The current issue and full text archive of this journal is available on Tarbawi at: https://doi. org/10. 62515/staf E-ISSN : 2828-318X Strategi Kepala Madrasah dalam Pembentukan Disiplin Belajar Siswa Melalui Program Tahfidz QurAoan di MTs MaAoarif Curug Cijulang Ulpah Nupusiah STITNU Al Farabi Pangandaran . ulpahnupusiah@stitnualfarabi. JSTAF : Siddiq. Tabligh. Amanah. Fathonah Vol 04 No 2 July 2025 Hal : 291-298 https://doi. org/10. 62515/staf. Received: 10 July 2025 Accepted: 22 July 2025 Published: 31 July 2025 PublisherAos Note: Publisher: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran. Indonesia stays neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations. Copyright: A 2023 by the authors. Submitted publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY) Abstract . Management strategy is a plan that can determine a manager's planning in a directed manner towards long-term goals accompanied by the preparation of efforts on how to achieve the expected goals. The problem in the background of this study is related to the principal's strategy in forming the character of student learning discipline through the Quran memorization program because of the decline in the spirit of learning from students. This study focuses on the management strategy used by the principal in forming the character of student learning discipline through the Quran memorization program. This study uses a qualitative method, with the research subjects being the principal, the Quran memorization teacher and students. The study was conducted at MTs Ma'arif Curug Cijulang. The data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used were data reduction, data presentation, and drawing The results of the research can be concluded that the strategies implemented by the madrasah head show an increase in student learning discipline, both is terms of time, compliance with rules, and daily attitudes. This proves the success of the Tahfidz AlQurAoan program in forming studentsAo disciplined learning character which is implemented through the stages of strategy formulation, strategy implementation and strategy evaluation. Keywords . Strategic Management. Madrasah Principal. Learning Discipline. Tahfidz Qur'an Program Abstrak . Strategi manajemen merupakan suatu rencana yang dapat -sa/4. menentukan sebuah perencanaan para manajer secara terarah pada tujuan jangka panjang yang disertai dengan penyusunan akan upaya bagaimana agar mencapai tujuan yang diharapkan. Adapun permasalahan pada latar belakang penelitian ini terkait strategi kepala sekolah dalam pembentukan karakter disiplin belajar siswa melalui program tahfidz qurAoan karena menurunnya spririt belajar dari diri siswa. Penelitian ini berfokus pada manajemen strategi yang digunakan kepala sekolah dalam pembentukan karakter disiplin belajar siswa melalui program tahfidz qurAoan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan subjek penelitian kepala madrasah, guru tahfidz dan peserta didik. Penelitian dilaksanakan di MTs MaAoarif Curug Cijulang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah . ttps://creativecommons. org/licenses/by Vol 04 No 2 July 2025 | 291 Strategi Kepala Madrasah dalam Pembentukan Disiplin Belajar Siswa Melalui Program Tahfidz QurAoan di MTs MaAoarif Curug Cijulang Ulpah Nupusiah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa strategi yang diterapkan oleh kepala madrasah menunjukkan peningkatan terhadap disiplin belajar siswa, baik dalam hal waktu, kepatuhan terhadap aturan, maupun sikap sehari-hari. Hal ini membuktikan keberhasilan program Tahfidz QurAoan dalam membentuk karakter disiplin belajar siswa yang dilaksanakan melalui tahapan formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Kata Kunci . Manajemen Strategi. Kepala Madrasah. Disiplin Belajar. Program Tahfidz QurAoan Pendahuluan Disiplin belajar siswa adalah salah satu faktor kunci yang dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif dan optimal. Idealnya, siswa yang disiplin akan memiliki perhatian yang baik selama proses pembelajaran, mampu mematuhi tata tertib, menghargai waktu, berpartisipasi aktif, serta menjaga kesopanan dan kehadiran di (Sari & Hadijah, 2. Kehadiran yang baik menjadi indikator utama disiplin, karena siswa yang sering absen atau terlambat menunjukkan kurangnya komitmen terhadap kegiatan belajar. Gie mengembangkan kecakapan belajar yang baik serta membentuk watak yang tangguh. Disiplin ini tidak datang secara alami, tetapi melalui latihan yang konsisten dan tekad kuat (Jaelani et al. , 2. Namun, realita yang terjadi di MTs MaAoarif Curug Cijulang menunjukkan adanya permasalahan yang signifikan terkait semangat belajar siswa. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal, seperti kurangnya perhatian dari orang tua dan pengaruh negatif teknologi, terutama permainan digital yang menarik minat siswa. Selain itu, letak geografis sekolah yang dekat dengan objek wisata memudahkan masuknya budaya asing yang mempengaruhi gaya hidup siswa, mengakibatkan mereka tumbuh dalam lingkungan yang kurang mendukung pengembangan kesadaran keagamaan. Seperti yang dijelaskan oleh Sumiati, lingkungan belajar tidak hanya memengaruhi hasil belajar secara langsung, tetapi juga mempengaruhi aspek kognitif dan personal siswa, yang pada akhirnya berdampak pada kehidupan mereka di masa mendatang. (Izzatika & Tias, 2. Berbagai penelitian terdahulu telah membahas strategi peningkatan karakter siswa melalui program Tahfidz Qur'an. Misalnya, penelitian oleh Imelda Jesika yang berjudul "Strategi Pengembangan Pendidikan Karakter Melalui Program Tahfidz Al- 292 | Vol 04 No 2 July 2025 Strategi Kepala Madrasah dalam Pembentukan Disiplin Belajar Siswa Melalui Program Tahfidz QurAoan di MTs MaAoarif Curug Cijulang Ulpah Nupusiah Qur'an pada Siswa Kelas IV-V di MIN 03 Kepahiang" menunjukkan bahwa program Tahfidz dilakukan melalui metode keteladanan dan pembiasaan, yang berhasil meningkatkan karakter religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian pada siswa (Jesika et al. , 2. Selain itu, penelitian Sudarsono yang berjudul "Peran Kepala Madrasah pada Pengelolaan Program Tahfidz Qur'an untuk Meningkatkan Karakter Siswa di SD Anak Emas Denpasar Bali" juga menunjukkan bahwa peran kepala madrasah sangat penting dalam pengelolaan program Tahfidz. Kepala madrasah bertugas dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program secara menyeluruh, termasuk dalam aspek motivasi dan pendekatan karakter siswa (Sudarsono, 2. Penurunan disiplin belajar siswa di MTs MaAoarif Curug Cijulang dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut. Oleh karena itu, salah satu upaya penguatan karakter disiplin adalah melalui program Tahfidz QurAoan yang diterapkan oleh Hj. Edeh Sahidah. Ag. MM. , selaku Kepala Madrasah. Program ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, berbudi pekerti luhur, memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang baik, serta mengukuhkan akhlakul karimah. Berdasarkan hal ini, peneliti tertarik untuk mengkaji bagaimana strategi kepala madrasah dalam meningkatkan disiplin belajar siswa melalui program Tahfidz Qur'an, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Bahan dan Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode yang berlandaskan pada filsafat postpossitivisme atau enterpretif, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci. (Sugiyono, 2. Data disajikan dengan analisis deskriptif berbentuk kata-kata, tulisan dalam menjabarkan data dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, dan dianalisis dengan menggunakan metode yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang meliputi tiga kegiatan yaitu pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Vol 04 No 2 July 2025 | 293 Strategi Kepala Madrasah dalam Pembentukan Disiplin Belajar Siswa Melalui Program Tahfidz QurAoan di MTs MaAoarif Curug Cijulang Ulpah Nupusiah Diskusi dan Pembahasan Manajemen strategik program tahfidz Qur'an untuk membentuk karakter disiplin siswa melibatkan perencanaan yang cermat, penempatan personil organisasi sekolah yang sesuai, alokasi finansial yang memadai, serta adanya supervisi dan evaluasi untuk memperbaiki sistem dari dalam. Proses perbaikan dilakukan melalui analisis lingkungan strategik, baik internal maupun eksternal. Kebijakan yang ditetapkan disesuaikan dengan visi, misi, dan tujuan sekolah, dan evaluasi secara rutin dilakukan sebagai langkah untuk memperbaiki strategi atau kebijakan yang ada. Adapun strategi yang dilaksanakan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan karakter disiplin belajar siswa melalui program tahfidz qurAoan diantaranya melalui tahapan formulasi strategi, implementasi strategi, serta evaluasi strategi. Formulasi Strategi kepala madrasah dalam membentuk disiplin belajar siswa melalui program tahfidz qurAoan Tahapan pertama yaitu formulasi strategi yang terdiri dari tahapan merumuskan Visi. Misi, dan Tujuan dengan menggunakan pendekatan analisis SMART (Spesifik. Measurale. Achievable. Realistic/relevant, dan Time Boun. Kemudian, melakukan analisis faktor internal dan eksternal, menetapkan tujuan jangka panjang, serta menghasilkan, mengevaluasi dan memilih strategi. Adapun strategi yang dirumuskan oleh kepala madrasah sebagai upaya pembentukan karakter disiplin belajar siswa yaitu melalui program tahfidz qurAoan yang di dalamnya terdapat beberapa strategi yang berkaitan dengan pembentukan disiplin, diantaranya: . Menetapkan target hafalan siswa . Menentukan metode hafalan siswa . Upgrading Kebijakan Program Tahfidz QurAoan . Pembiasaan . Keteladanan . Peningkatan Motivasi. Secara sederhana proses formulasi strategi dapat dilihat pada gambar berikut ini: 294 | Vol 04 No 2 July 2025 Strategi Kepala Madrasah dalam Pembentukan Disiplin Belajar Siswa Melalui Program Tahfidz QurAoan di MTs MaAoarif Curug Cijulang Ulpah Nupusiah Formulasi Strategi Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Belajar Siswa Perumusan visi dan misi Menentukan Analisis faktor eksternal dan Program tahfidz QurAoan . menetapkan target hafalan siswa . menentukan metode hafalan siswa . Upgrading Kebijakan Program Tahfidz QurAoan . Pembiasaan . Keteladanan . Peningkatan Motivasi. Gambar 1. Formulasi Strategi Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Belajar Siswa Implementasi Strategi kepala madrasah dalam membentuk disiplin belajar siswa melalui program tahfidz qurAoan Tahapan kedua yaitu implementasi strategi, pada tahapan ini merupakan pengaplikasian dari strtaegi yang telah di pilih oleh kepala madrasah yang berdampak pada pembentukan karakter disiplin belajar siswa diantaranya: Pertama, menetapkan target hafalan dalam program tahfidz Qur'an dapat memotivasi dan mendisiplinkan siswa, yang pada gilirannya membentuk karakter disiplin dalam diri mereka. Dengan adanya target hafalan yang ditetapkan oleh sekolah, siswa dapat merencanakan diri mereka untuk mencapai target tersebut, sehingga mereka akan memanfaatkan waktu dan target yang telah ditentukan secara optimal. Secara tidak langsung, hal ini membuat siswa lebih disiplin terhadap waktu dan membantu membentuk konsep diri yang konsisten. Kedua, menentukan metode hafalan dalam program tahfidz qurAoan akan berdampak pada Keterampilan berkomunikasi . ommunication skill. Metode hafalan seperti metode klasikal dan setoran individual melibatkan komunikasi antara guru dan siswa. Dengan metode setoran individual, pengajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan setiap siswa. Metode ini memungkinkan siswa untuk fokus sepenuhnya pada hafalan mereka tanpa gangguan dari teman sekelas, yang Vol 04 No 2 July 2025 | 295 Strategi Kepala Madrasah dalam Pembentukan Disiplin Belajar Siswa Melalui Program Tahfidz QurAoan di MTs MaAoarif Curug Cijulang Ulpah Nupusiah pada gilirannya akan mendukung pemahaman dan penguasaan hafalan yang lebih Ketiga, peningkatan kebijakan program tahfidz Al-Qur'an ini, yang melibatkan integrasi program tahfidz ke dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) sebagai bagian dari pembelajaran Baca Tulis Qur'an (BTQ), berhubungan erat dengan disiplin belajar Dengan memasukkan program tahfidz ke dalam kurikulum resmi, siswa akan memiliki jadwal dan struktur yang jelas untuk menghafal Al-Qur'an. Ini membantu membentuk rutinitas yang mendukung kedisiplinan mereka dalam belajar, karena siswa harus mematuhi jadwal dan target hafalan yang ditetapkan. Selain itu, integrasi ini memastikan bahwa siswa yang belum lancar dalam membaca Al-Qur'an mendapatkan perhatian dan dukungan yang diperlukan, mendorong mereka untuk berlatih secara konsisten dan membangun disiplin belajar yang lebih kuat. Keempat, pembiasaan yang melibatkan seluruh siswa untuk mengulangi aktivitas yang sama secara konsisten. Pembiasaan ini memperkuat asosiasi antara stimulus dan respon, sehingga membentuk kebiasaan disiplin yang kuat. Menurut Ramayulis dalam Yuyun Yunarti, pembiasaan membantu membentuk akhlak dan menciptakan kebiasaan otomatis tanpa perencanaan. (Yunarti, 2. Di MTs MaAoarif Curug Cijulang, pembiasaan shalat duha bersama dilakukan setelah kelas tahfidz untuk melatih disiplin siswa, tanpa sanksi khusus, tetapi melalui kesadaran diri. Pembiasaan ini, seperti yang dinyatakan oleh kepala madrasah, diharapkan dapat membentuk karakter disiplin dan membiasakan siswa dengan peraturan. Penelitian Uswatun Hasanah menunjukkan bahwa pembiasaan shalat duha dapat meningkatkan disiplin siswa dan membantu mereka mengelola waktu untuk ibadah, belajar, dan bermain dengan baik. Kelima. Selain pembiasaan, keteladanan juga merupakan strategi penting dalam membentuk karakter disiplin siswa. Ibu Hj. Edeh Sahidah. Ag. MM. , kepala madrasah, memberikan contoh langsung dalam disiplin waktu, disiplin perbuatan, dan disiplin Ia selalu datang lebih awal ke sekolah dan masjid sebelum siswa untuk kelas tahfidz dan shalat duha. Menurut Howard Kirschebaum, seperti dikutip oleh M. Ary Irawan dan rekan-rekannya, keteladanan di lingkungan sekolah penting dalam penanaman nilai-nilai kebenaran (Irawan et al. , 2. Keteladanan membantu siswa mengembangkan konsep diri positif dengan meniru perilaku guru. Penelitian oleh Dimas Teguh Saputra menunjukkan bahwa keteladanan guru efektif dalam 296 | Vol 04 No 2 July 2025 Strategi Kepala Madrasah dalam Pembentukan Disiplin Belajar Siswa Melalui Program Tahfidz QurAoan di MTs MaAoarif Curug Cijulang Ulpah Nupusiah menanamkan karakter disiplin pada siswa, baik di dalam maupun di luar pembelajaran (Saputra et al. , 2. Keenam. Peningkatan motivasi siswa dalam program tahfidz Qur'an dilakukan dengan memberikan penghargaan kepada peserta didik yang mencapai target hafalan dan memberikan dukungan kepada guru tahfidz. Siswa yang berhasil menyelesaikan hafalan di akhir tahun pembelajaran berkesempatan mengikuti wisuda tahfidz, menerima mahkota simbolik untuk orang tua, serta reward untuk hafalan yang mencapai predikat sangat baik. Kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan wisuda dan pemberian reward bertujuan untuk memotivasi siswa. Metode reward dan punishment, yang berasal dari teori behavioristik, digunakan untuk memodifikasi perilaku dengan mengaitkan stimulus dan respon, serta telah terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa (Pramudya Ikranagara, 2. Evaluasi Strategi kepala madrasah dalam membentuk disiplin belajar siswa melalui program tahfidz qurAoan Evaluasi strategi adalah bagian penting dari formulasi dan implementasi program tahfidz Qur'an untuk membentuk karakter disiplin siswa. Evaluasi bertujuan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana, mengidentifikasi perkembangan dan masalah, serta menentukan langkah perbaikan. Pada 31 Juli 2024, peneliti mengamati evaluasi di MTs MaAoarif Curug Cijulang, di mana kepala madrasah dan guru membahas faktor pendukung dan penghambat dalam program. Dukungan orang tua dianggap sebagai faktor pendukung, sedangkan motivasi siswa yang fluktuatif menjadi faktor penghambat. Evaluasi ini memungkinkan identifikasi masalah dan pengambilan keputusan untuk perbaikan. Menurut teori Scriven, evaluasi fokus pada kinerja program dan hasilnya, baik positif maupun negatif, untuk meningkatkan efektivitas program. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian terkait strategi kepala madrasah dalam pembentukan karakter disiplin belajar siswa melalui program Tahfidz QurAoan di MTs MaAoarif Curug Cijulang, dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan oleh kepala madrasah menunjukkan peningkatan terhadap disiplin belajar siswa, baik dalam hal waktu, kepatuhan terhadap aturan, maupun sikap sehari-hari. Hal ini membuktikan keberhasilan program Tahfidz QurAoan dalam membentuk karakter disiplin belajar Vol 04 No 2 July 2025 | 297 Strategi Kepala Madrasah dalam Pembentukan Disiplin Belajar Siswa Melalui Program Tahfidz QurAoan di MTs MaAoarif Curug Cijulang Ulpah Nupusiah Keberhasilan ini terlihat dari pelaksanaan tahapan formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Referensi