Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 1. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 Analisis Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa Pada Mata Kuliah Teknik Riset Operasional Melinda Yanuar1*. Huswatun Hasanah2. MaAoulfi Kharis Abadi3 Pendidikan Matematika Universitas Bina Bangsa. Banten, 42124. Indonesia Pendidikan Akuntansi. Universitas Banten Jaya. Banten 42171. Indonesia *Coresponding author: melindayanuar1992@gmail. Diterima: 13 Juni 2025, disetujui untuk publikasi 28 Juni 2025 Abstrak. Mata kuliah Teknik Riset Operasional menjadi salah satu mata kuliah penting yang mengajarkan mahasiswa untuk menggunakan pendekatan matematis dalam menyelesaikan permasalahan kompleks di berbagai Kemampuan representasi matematis menjadi kunci utama dalam proses ini, karena mahasiswa dituntut untuk mampu mentransformasikan masalah nyata ke dalam model matematika yang dapat dianalisis dan diselesaikan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi matematis mahasiswa pada mata kuliah Teknik Riset Operasional, dengan fokus pada identifikasi tingkat kemampuan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan representasi matematis mahasiswa Sistem Informasi sebanyak 22 orang pada mata kuliah Teknik Riset Operasional di tahun akademik Genap 2024/2025. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian 2 soal uraian yang dirancang untuk mengukur kemampuan representasi matematis mahasiswa pada materi program linear yang menjadi bahasan awal mata kuliah Teknik Riset Operasional. Proses analisis data mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan representasi matematis mahasiswa pada materi Program Linier yang terdapat dalam Mata Kuliah Teknik Riset Operasional berada pada kategori sedang. Hasil kemampuan representasi matematis mahasiswa per indikator, yaitu representasi visual . ,86%), representasi simbolik . ,23%), dan representasi verbal . ,79%). Kata Kunci: Analisis. Representasi Matematis. Teknik Riset Operasional Citation: Yanuar. Hasanah. , & Abadi. Analisis Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa Pada Mata Kuliah Teknik Riset Operasional. Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika: 6. , hal. 68 Ae 76. Representasi matematis mencakup kemampuan Pendahuluan Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mahasiswa dalam menggunakan berbagai bentuk representasi, seperti simbolik, grafis, dan verbal, untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai menggambarkan konsep dan solusi dari masalah yang Indikator pengetahuan dalam memecahkan masalah dunia Mulyaningsih Mata kuliah Teknik Riset Operasional menjadi (Hajriyanto, dkk. , 2. yaitu representasi verbal, salah satu mata kuliah penting yang mengajarkan Penjelasan dari masing-masing bentuk tersebut adalah sebagai berikut: . representasi verbal . , merujuk pada penyampaian solusi atau pemahaman produksi, dan manajemen. Kemampuan representasi terhadap suatu masalah melalui lisan atau tulisan. matematis menjadi kunci utama dalam proses ini, representasi visual diwujudkan dalam bentuk tabel, grafik, diagram, atau bentuk gambar lainnya yang mentransformasikan masalah nyata ke dalam model matematika yang dapat dianalisis dan diselesaikan representasi simbolik melibatkan penggunaan simbol- secara sistematis. simbol matematika yang secara fungsional memiliki Yanuar. Hasanah. , & Abadi. Analisis Kemampuan Representasi Matematis. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 1. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 menyampaikan ide atau penyelesaian masalah. (Mulyadi, 2. Banyak penelitian sebelumnya telah membahas representasi matematis, namun lebih Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan terfokus pada mata pelajaran dasar seperti aljabar, representasi matematis mahasiswa antara lain adalah terhadap kemampuan representasi matematis dalam Sayangnya, mata kuliah terapan seperti Teknik Riset Operasional menyelesaikan masalah yang melibatkan representasi masih sangat terbatas. Padahal. Riset Operasional Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa merepresentasikan berbagai situasi kompleks ke dalam kemampuan representasi matematis mahasiswa dalam bentuk model matematis, seperti fungsi objektif, mata kuliah yang berkaitan dengan riset operasional, kendala, grafik, dan tabel. seperti program linier dan masalah transportasi, masih Riset Operasional, kemampuan representasi matematis Monariska, dkk. , . menemukan bahwa meskipun justru menjadi sangat krusial, karena mahasiswa dituntut untuk memodelkan berbagai persoalan matematis yang cukup baik, mereka masih mengalami kompleks dari dunia nyata ke dalam bentuk kesulitan dalam membangun model matematika dan Dalam Riset Operasional, mahasiswa harus menentukan solusi yang tepat mampu mengidentifikasi variabel, menyusun fungsi Sementara itu, pada mata kuliah seperti Teknik Selain Misalnya. Shofia kendala-kendala, menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan menggunakan metode optimasi seperti Simplex atau representasi matematis tinggi mampu menyelesaikan analisis jaringan. Namun, masih sangat sedikit masalah riset operasional dengan menggunakan berbagai representasi, baik visual maupun verbal, bagaimana mahasiswa menggunakan representasi secara lengkap dan tepat. Sebaliknya, mahasiswa Kesenjangan Riset Operasional. memberikan representasi visual dan kurang dalam representasi belum mendapat perhatian yang cukup representasi verbal, sehingga solusi yang diberikan tidak lengkap. Hal ini menunjukkan pentingnya Operasional. pengembangan kemampuan representasi matematis Riset Penelitian yang ada umumnya masih berfokus pada kemampuan penyelesaian masalah . roblem pembelajaran dan pemahaman mereka dalam mata solvin. atau pencapaian akhir . , bukan pada kuliah Teknik Riset Operasional. proses berpikir dan representasi yang digunakan Penelitian Rahmatika, . mahasiswa dalam memahami masalah. Padahal, menunjukkan bahwa adanya perbedaan gaya kognitif representasi merupakan proses awal yang sangat matematis yang dimiliki. Oleh karena itu, penting (Agriyanto dkk. , 2021. Pohan dkk. , 2023. Simamora & untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Darari, 2. Ketika mahasiswa gagal memahami kemampuan representasi matematis mahasiswa dalam bagaimana membentuk representasi yang tepat dari mata kuliah Teknik Riset Operasional agar dapat suatu masalah, maka proses penyelesaian pun menjadi merancang strategi pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. pemodelan yang benar. Sayangnya, penilaian terhadap Kemampuan pembelajaran matematika, karena berfungsi sebagai jembatan antara masalah dunia nyata dengan model matematis yang dapat dianalisis dan diselesaikan proses representasi masih jarang dilakukan, sehingga dosen mungkin tidak mengetahui secara pasti letak kesulitan mahasiswa. Selain itu, dalam konteks riset operasional. Yanuar. Hasanah. , & Abadi. Analisis Kemampuan Representasi Matematis. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 1. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 representasi, mulai dari model linear programming, persoalan riil. Tanpa informasi ini, inovasi dalam jaringan distribusi, hingga fungsi biaya dan manfaat pembelajaran sulit dilakukan secara tepat sasaran. yang kompleks. Setiap jenis masalah memerlukan Maka dari itu, penelitian ini sangat dibutuhkan sebagai pendekatan representasi yang berbeda. Minimnya dasar untuk merancang intervensi pedagogis yang penelitian yang memetakan bentuk representasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Riset matematis yang paling dominan maupun yang paling Operasional di perguruan tinggi. sulit dipahami mahasiswa menjadi celah penting yang Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan perlu diisi. Informasi ini sangat penting bagi dosen bahwa terdapat beberapa kesenjangan penting yang dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih belum banyak diteliti dalam konteks representasi sesuai dengan karakteristik materi dan kemampuan matematis mahasiswa pada mata kuliah Teknik Riset Operasional, baik dari segi jenis representasi, tahapan Aspek lain yang belum banyak diteliti adalah implikasinya terhadap kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Padahal, representasi merupakan bagian secara mendalam kemampuan representasi matematis integral dari proses pemodelan, terutama pada tahap mahasiswa dalam konteks RO, serta mengidentifikasi formulasi masalah. Jika kemampuan representasi kendala dan bentuk representasi yang paling umum mahasiswa rendah, maka akan berdampak langsung digunakan, sehingga dapat memberikan kontribusi pada kualitas model yang mereka bangun. Dengan demikian, penelitian yang mengkaji representasi secara peningkatan kualitas kompetensi mahasiswa di bidang mendalam juga secara tidak langsung memberikan berpikir, kesulitan yang dihadapi mahasiswa, maupun kontribusi terhadap peningkatan pemahaman konsep Dengan mengkaji gap-gap tersebut, penelitian dan kemampuan berpikir tingkat tinggi . igher-order thinking skill. Lebih jauh lagi, sebagian besar pendekatan pengajaran dalam Riset Operasional masih bersifat Operasional. Penelitian prosedural, berfokus pada teknik penyelesaian model memberikan gambaran yang lebih dalam tentang yang sudah jadi. Pendekatan ini kurang memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar mengembangkan menggunakan representasi dalam konteks pemodelan, representasi mereka sendiri dari suatu masalah. Hal ini tetapi juga memberikan landasan bagi pengembangan membuat mahasiswa kurang terbiasa berpikir secara konseptual dan kontekstual, dan cenderung hanya pengajaran Riset Operasional dapat disesuaikan langkah-langkah Melalui Teknik Riset Akibatnya, ketika dihadapkan pada kasus nyata yang dengan kebutuhan aktual mahasiswa, pembelajaran menjadi lebih bermakna dan aplikatif. mengalami kesulitan dalam membangun model yang Berdasarkan uraian di atas, penelitian ini Penelitian ini hadir untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menggali kemampuan mahasiswa representasi matematis mahasiswa pada mata kuliah dari sisi representasi. Teknik Dari sisi pengembangan pembelajaran, belum Riset Operasional, identifikasi tingkat kemampuan dan faktor-faktor yang banyak media, strategi, atau metode pengajaran yang Adapun dikembangkan secara spesifik untuk memperkuat penelitian ini dapat memberikan gambaran yang jelas kemampuan representasi matematis dalam konteks mengenai kondisi kemampuan representasi matematis Riset Operasional. Hal ini disebabkan oleh kurangnya mahasiswa, serta memberikan rekomendasi bagi data yang menjelaskan secara rinci bagaimana pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran mahasiswa berpikir dan menyusun representasi dari Yanuar. Hasanah. , & Abadi. Analisis Kemampuan Representasi Matematis. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 1. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 yang lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis mahasiswa di masa depan. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif Menurut (Suardi, 2. , penelitian deskriptif Tabel 2. Hasil Tes Kemampuan Matematis Mahasiswa Nilai Nilai Jumlah RataStandar Maksi Mini Mahasiswa Deviasi 29,17 56,63 18,31 Data menunjukkan hasil tes kemampuan kualitatif adalah sebuah label yang digunakan dalam representasi matematis dari 22 mahasiswa. Nilai penelitian kualitatif untuk studi yang bersifat deskriptif maksimal yang dicapai adalah 100 yang menunjukkan dan banyak digunakan bahwa terdapat setidaknya satu mahasiswa yang fenomena terkait sosial. Penelitian ini digunakan untuk mampu menguasai seluruh aspek dalam tes dengan sangat baik. Nilai minimal adalah 29,17 yang representasi matematis mahasiswa Sistem Informasi sebanyak 22 orang pada mata kuliah Teknik Riset memiliki kemampuan representasi matematis yang Operasional di tahun akademik Genap 2024/2025. sangat rendah. Rata-rata nilai mahasiswa adalah 56,63. Pengumpulan yang menunjukkan bahwa secara umum kemampuan pemberian 2 soal uraian yang dirancang untuk representasi matematis mahasiswa berada pada kategori sedang. Standar deviasi sebesar 18,31 mahasiswa pada materi program linear yang menjadi menunjukkan adanya variasi atau penyebaran nilai bahasan awal mata kuliah Teknik Riset Operasional. yang cukup lebar. Artinya, terdapat perbedaan Proses analisis data mencakup tahapan reduksi data, kemampuan yang cukup mencolok antar mahasiswa, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil tes beberapa sangat baik, sementara yang lain masih jauh kemampuan representasi matematis siswa kemudian di bawah rata-rata. diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: tinggi, sedang. Pengelompokan didasarkan pada kriteria Arikunto (Hardianti et al. Pembahasan Kemampuan representasi berdasarkan kategori tinggi, sedang, dan rendah dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 1. Kriteria Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa Kategori Kriteria Nilai ycu Ou ycuI yc Tinggi ycuI Oe yc O ycu < ycuI yc Sedang ycu < ycuI Oe yc Rendah Keterangan: nilai mahasiswa . nilai rata-rata mahasiswa . cuI ). standar deviasi . Hasil Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Sistem Informasi pada materi program linear dalam mata kuliah Teknik Riset Operasional. Sebagai tahap awal, data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa tes kemampuan representasi matematis. Data yang terkumpul berupa hasil pengerjaan tes oleh para Data tersebut dapat dirangkum pada Tabel 2. Kemampuan kategori tinggi sebanyak 2 orang. Artinya, hanya sebagian kecil mahasiswa yang memiliki kemampuan representasi matematis dalam kategori tinggi. Mereka mampu menyelesaikan soal representasi matematis nomor 1 dan 2 dengan baik, serta menggunakan representasi verbal, visual, dan simbolik secara efektif. Tabel 3. Persentase Kriteria Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa Jumlah Kategori Kriteria Nilai Persentase Siswa ycu Ou 74,94 Tinggi 9,09% 38,32 O ycu < 74,94 Sedang 77,27% ycu < 38,32 Rendah 13,64% Gambar representasi verbal yang baik dengan menyusun informasi soal ke dalam bentuk tabel. Tabel tersebut memuat data campuran kopi Toraja dan kopi Flores yang masing-masing digunakan dalam Campuran 1 Yanuar. Hasanah. , & Abadi. Analisis Kemampuan Representasi Matematis. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 1. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 dan Campuran 2, serta keuntungan dari masingmasing Penyusunan Kemampuan representasi verbal yang baik membuat mahasiswa mampu membuat representasi simbolik dari permasalahan yang diberikan dengan mengekstraksi informasi dari soal berbentuk narasi menambahkan simbol x1 dan x2. Murtianto, dkk. dan mengorganisasikannya dalam format yang lebih mengemukakan bahwa kemampuan verbal siswa Hal ini sejalan dengan pendapat Murtianto, mendukung proses mengubah soal cerita ke model . , yang menyatakan bahwa kemampuan matematis . Berdasarkan simbol atau model menuliskan informasi penting dari soal cerita untuk menggambarkan grafik permasalahan dengan benar. Monariska & Komala . mengungkapkan bahwa Kemampuan menjadi model matematika. kemampuan representasi matematis penting bagi Setelah memahami permasalahan secara verbal. Dalam konteks materi Program Linear, mahasiswa melanjutkan dengan membuat model matematika yang terdiri atas fungsi objektif dan membuat model matematika dan menentukan solusi Fungsi objektif yang disusun adalah Z = 000x1 100. 000x2, yang menggambarkan total keuntungan dari dua jenis campuran kopi. Selain itu, mahasiswa juga menyusun dua kendala dalam bentuk pertidaksamaan linear, yakni 4x1 8x2 O 48. 000 dan x1 x2 O 6. 000, berdasarkan batasan bahan dan jumlah produksi maksimum. Penggunaan simbol x1 dan x2 kontekstual ke dalam bentuk simbolik. Kemampuan ini mencerminkan pemahaman yang baik terhadap konsep model linear programming dan menjadi representasi penting dalam proses pemecahan masalah secara matematis. Sebagai langkah akhir, mahasiswa menyajikan grafik dari sistem pertidaksamaan yang telah dibuat Dalam grafik terlihat bahwa kedua garis kendala digambar dengan akurat, menunjukkan titiktitik potong dengan sumbu koordinat dan antar Wilayah solusi yang memenuhi kedua Gambar 1. Jawaban Mahasiswa Representasi tinggi kendala juga diarsir dengan jelas. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu menyusun Hasil model matematis, tetapi juga memvisualisasikannya dominan berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak dalam bentuk grafik kartesius. Visualisasi ini sangat 17 orang . ,27%). Sebagian besar mahasiswa berada penting dalam menentukan titik-titik pojok . orner dalam kategori ini. Mereka menunjukkan penguasaan point. yang menjadi kandidat solusi optimal. Dengan matematis, masih mengalami kesulitan pada aspek- penguasaan dalam merepresentasikan data secara aspek tertentu, seperti menerjemahkan informasi visual untuk mendukung analisis dan pengambilan verbal ke dalam bentuk simbolik atau visual. Gambar keputusan dalam konteks program linear. 2 menunjukkan jawaban mahasiswa yang mengawali Yanuar. Hasanah. , & Abadi. Analisis Kemampuan Representasi Matematis. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 1. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 penyelesaian dengan menyajikan informasi soal dalam dan ditandai secara tepat. Grafik dilengkapi dengan bentuk tabel yang memuat model pakaian, jenis kain garis Z dan arah gradiennya yang digunakan untuk . olos dan bergari. , serta harga jual. Tabel ini menentukan nilai optimum dari fungsi objektif. Representasi variabel dan sumber daya yang tersedia. Penyajian mahasiswa tidak hanya memahami model matematis kemampuan representasi verbal, yakni mengorganisasi informasi dari soal cerita menjadi format yang Kemampuan ini penting dalam menemukan solusi optimal dengan pendekatan grafis, serta menguatkan Selanjutnya, mahasiswa mengubah informasi verbal menjadi model matematika dalam bentuk pemahaman konsep batasan dan pilihan terbaik dalam ruang solusi. fungsi objektif dan kendala. Fungsi objektif yang Pada jawaban gambar 2, mahasiswa mengalami disusun adalah Z = 150. 000x2, yang kesulitan dalam menerjemahkan informasi dalam soal, mewakili keuntungan dari model pakaian tipe 1 dan 2. sehingga mahasiswa mengalami kesalahan dalam Mahasiswa juga menyusun dua kendala berdasarkan jumlah kain polos dan bergaris, yaitu x1 3x2 O 150. membuat permisalan pakaian model I atau II dengan dan 2x1 x2 O 100. 000, serta menyertakan syarat non- memisalkan kain polos atau kain bergaris. Kesalahan negatif x1, x2 Ou 0. Pemodelan ini menunjukkan bahwa pada representasi verbal tersebut yang mengakibatkan menginterpretasikan hubungan antara variabel dan melakukan representasi simbolik dan representasi sumber daya, serta menuliskannya dalam bentuk Penelitian yang dilakukan oleh Lutfi & Khusna, sistem pertidaksamaan linear. Ini merupakan indikator . kuat dari representasi simbolik dalam konteks kemampuan representasi matematis adalah pada pemecahan masalah program linear. representasi verbal. Mahasiswa sering kali mengalami menyatakan bahwa kelemahan indikator kesulitan dalam menggunakan bahasa matematika untuk menyampaikan ide atau solusi, baik secara lisan maupun tulisan. Tidak hanya dialami oleh mahasiswa dengan kemampuan representasi matematis kategori sedang, kesulitan representasi verbal pun terjadi pada kategori Jumlah kemampuan representasi matematis kategori rendah sebanyak 3 orang, yang menunjukkan lemahnya kemampuan mereka dalam merepresentasikan konsep matematika, baik secara verbal, simbolik, maupun Gambar 3 menunjukkan salah satu jawaban tes kemampuan representasi mahasiswa kategori rendah yang mengalami kesulitan dalam representasi visual dari representasi verbal dan simbolik yang telah Gambar 2. Jawaban mahasiswa representasi sedang Gambar representasi verbal dengan menyusun tabel informasi Pada tahap akhir, mahasiswa menyajikan grafik awal yang memuat jenis campuran kopi (Toraja dan dari sistem pertidaksamaan dalam bidang koordinat. Flore. , kapasitas masing-masing bahan . dan 54 k. , termasuk menggambar garis kendala dan menentukan serta keuntungan tiap campuran. Penyusunan tabel ini daerah feasible . Titik-titik potong antar garis menggambarkan pemahaman mahasiswa terhadap kendala maupun dengan sumbu koordinat dihitung konteks permasalahan secara jelas dan sistematis. Yanuar. Hasanah. , & Abadi. Analisis Kemampuan Representasi Matematis. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika ISSN: 2746-3656 Volume: 6. Nomor: 1. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. Aktivitas ini termasuk ke dalam representasi verbal mahasiswa tidak hanya memahami makna matematis karena mahasiswa mampu mengorganisasi data dari soal naratif ke dalam bentuk yang lebih terstruktur dan merepresentasikannya secara formal ke dalam bahasa mudah dianalisis. Hal ini penting sebagai landasan matematika yang terstruktur dan logis. dalam membangun model matematika yang tepat. Menurut Dihna Sudihartinih mahasiswa sering kali mengalami kesulitan dalam membuat representasi visual yang akurat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya dasar-dasar pemahaman dan pengalaman dalam representasi visual, yang menyelesaikan masalah matematika secara efektif. (Rahmawati dkk. , 2. menambahkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan representasi verbal ke grafik, pendidik sebaiknya membiasakan mengajarkan siswa soal-soal yang berkaitan dengan translasi representasi yaitu membuat soal-soal yang meminta siswa untuk menyajikan dengan gambar. Secara menunjukkan kemampuan representasi matematis Mahasiswa menyajikan data verbal dalam bentuk tabel, tetapi juga mengubahnya menjadi model matematis . dan menginterpretasikannya dalam grafik . Hal ini mencerminkan penguasaan komprehensif atas Gambar 3. Jawaban Mahasiswa Representasi Rendah Dalam aspek representasi simbolik, mahasiswa pada gambar 3 menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam mengubah informasi verbal dari soal menjadi model matematika yang relevan. Mahasiswa menuliskan fungsi tujuan dengan benar, yaitu Z = 80. 000x2, yang merepresentasikan keuntungan maksimum dari dua jenis campuran kopi. Selanjutnya, pertidaksamaan sebagai batasan, yaitu 4x1 6x2 O 48, masing-masing maksimal penggunaan kopi Toraja dan kopi Flores. Mahasiswa juga mencantumkan syarat non-negatif x1, x2 Ou 0, yang sesuai dengan konteks bahwa jumlah campuran tidak mungkin bernilai negatif. Selain mampu merumuskan model simbolik dengan tepat, mahasiswa juga melakukan substitusi nilai untuk menemukan titik potong pada sumbu x dan y, yang merupakan bagian penting dalam langkah menyusun grafik solusi. Kemampuan ini menunjukkan bahwa merepresentasikan ide matematis dalam berbagai bentuk, yang penting dalam menyelesaikan soal-soal kontekstual secara efektif dan sistematis. Adapun gambaran kemampuan representasi matematis per indikator dapat dilihat pada Tabel 4. Berdasarkan kemampuan yang paling rendah secara keseluruhan adalah indikator representasi visual . ,86%). Faktor penyebab rendahnya representasi visual menurut Nabila et al. , . adalah pemahaman konsep ide-ide matematis dalam berbagai bentuk representasi, serta strategi pembelajaran yang masih berpusat pada guru atau dosen. Faktor penyebab ketiga berupa strategi pembelajaran yang kurang melibatkan mahasiswa secara aktif dapat menjadi evaluasi bagi dosen dalam melaksanakan perkuliahan Teknik Riset Operasional. Hasil kemampuan representasi mahasiswa pada materi Program Linier dapat menjadi dasar untuk Yanuar. Hasanah. , & Abadi. Analisis Kemampuan Representasi Matematis. Program Studi Pendidikan Matematika - Universitas Negeri Medan Junnal Fibonaci : Jurnal Pendidikan Matematika Volume: 6. Nomor: 1. Tahun: 2025 Doi. 24114/jfi. ISSN: 2746-3656 Teknik Riset Operasional. Kemampuan Representasi Matematis representasi matematis merupakan pintu masuk Mahasiswa Melalui Perkuliahan Geometri dalam menyelesaikan persoalan-persoalan matematis Analitik Topik Garis. JIPM (Jurnal Ilmiah yang rumit (Ruamba et al. , 2. Pendidikan Matematik. , 11. , 318Ae331. Hajriyanto. Ratnaningsih. , & Rahayu. Tabel 4. Kemampuan representasi matematis setiap . Analisis kemampuan representasi matematis Peserta didik pada materi relasi. Visual 60,23% 37,5% 48,86% Soal 1 Soal 2 Total Simbolik 65,91% 54,54% 60,23% Verbal 65,91% 55,68% 60,79% Primatika, 13. , 9Ae24. Hardianti. Nia. , & Effendi. Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMA Kelas XI. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovati. , 4. , 1093Ae Penutup https://doi. org/10. 22460/jpmi. Penelitian Lutfi. , & Khusna. Analisis Sistem Informasi dalam menyelesaikan soal program Kemampuan Representasi Matematis Siswa linear umumnya berada pada kategori sedang, dengan berdasarkan Tingkat Motivasi Belajar pada rata-rata nilai 56,63 dan standar deviasi 18,31. Hanya Pandemi Covid-19. Jurnal Cendekia : Jurnal 9,09% mahasiswa yang masuk kategori tinggi. Pendidikan Matematika, 05. , 2185Ae2197. sementara sebagian besar . ,27%) berada di kategori Mahasiswa Monariska. , & Komala. Analisis Kemampuan Representasi Matematis representasi verbal, simbolik, dan visual secara Mahasiswa Pada Mata Kuliah Program menyeluruh, sedangkan mahasiswa lainnya masih Linear. JES-MAT, 7. , 43Ae58. mengalami kesulitan terutama pada aspek verbal dan Mulyadi, dkk. Representasi Siswa dengan Representasi visual menjadi aspek terlemah Kemampuan Matematis Tinggi dalam dengan rata-rata 48,86%, dibandingkan simbolik Memecahkan Masalah Matematika. Jurnal . ,23%) dan verbal . ,79%). Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 06. Dosen disarankan untuk lebih menekankan pengembangan representasi verbal dan visual melalui 533Ae546. Murtianto, dkk. Analisis Kemampuan pendekatan kontekstual, latihan representasi berganda. Representasi Verbal Siswa Dalam Pemecahan dan penggunaan media visual seperti grafik digital Masalah Matematika Berdasarkan Tahapan atau perangkat lunak. Evaluasi rutin dan pembelajaran Krulik and Rudnick Ditinjau Dari Motivasi berbasis proyek juga penting untuk meningkatkan Belajar Siswa. JIPMat, 4. , 77Ae84. Upaya https://doi. org/10. 26877/jipmat. Nabila. Armiati. , & Mukhni. matematis yang komprehensif sebagai dasar dalam Analisis Kemampuan Matematis: menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan Teknik Representasi Matematis Peserta Didik Kelas Riset Operasional Xi SMA Pertiwi 2 Padang. Jurnall Inovasi Pendidikan, 7. , 238Ae245. Daftar Pustaka