Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. EFEK JUS TOMAT (Lycopersicum esculentu. TERHADAP JUMLAH ERITROSIT TIKUS PUTIH (Rattus norvegicu. YANG TERPAPAR ASAP OBAT NYAMUK BAKAR I Nyoman Bagus Aji Kresnapati1*. Iis Rizka Afriani2. Ayudia Cipta Khairani3. Mia Ariasti4. Salsabila Yunita Kurniawan5 1,3,4,5 Program Studi Farmasi. Fakultas Kesehatan. Universitas Bumigora Program Studi Biomedik. Fakultas Biologi. Universitas Nasional ajikresnapati@gmail. com, 2aprianisrizka@gmail. ayudia@universitasbumigora. id, 4mia. ariasti@universitasbumigora. salsabila@universitasbumigora. ABSTRAK Asap obat nyamuk bakar mengandung radikal bebas yang dapat memicu terjadinya stress oksidatif. Radikal bebas yang berlebih di dalam tubuh dapat mempengaruhi jumlah eritrosit. Jus tomat mengandung likopen yang berperan sebagai antioksidan untuk mencegah efek negatif dari radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian jus tomat terhadap jumlah eritrosit tikus putih terpapar asap obat nyamuk bakar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap. Hewan uji pada penelitian ini adalah Rattus norvegicus yang dipilih secara acak dan dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok kontrol negatif (K-) tanpa perlakuan, kontrol positif (K ) dipaparkan asap obat nyamuk bakar selama 8 jam/hari, perlakuan (P. dipaparkan asap obat nyamuk bakar selama 8 jam/hari dan diberikan jus tomat 3,76 gr/200gr BB, dan perlakuan 2 (P. selama 8 jam/hari dan diberikan jus tomat 7,52 gr/200gr BB. Pada hari ke-37 dilakukan pengambilan sampel darah dan dilakukan pemeriksaan jumlah eritrosit. Analisis deskriptif didapatkan nilai rataan jumlah eritrosit pada kelompok kontrol positif cenderung lebih tinggi dan rendah pada kelompok perlakuan P1 dan P2. Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif dan kelompok perlakuan . <0,. Paparan asap obat nyamuk bakar cenderung meningkatkan jumlah eritrosit. Sedangkan pemberian jus tomat cenderung menurunkan jumlah eritrosit mendekati nilai kontrol negatif. Kata Kunci : Antioksidan. Eritrosit. Obat Nyamuk Bakar. Tomat sering kali menyebabkan isu kesehatan PENDAHULUAN Indonesia lingkungan ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak. Terdapat beragam jenis spesies nyamuk di Indonesia, salah satunya Aedes aegypti, yang Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Aedes demam berdarah yang penyebarannya dapat menyebabkan kematian (Kantao. Permasalahan ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu lokasi Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. yang ideal dalam mengkomersialisasi d-phenothrin, esbiothrin yang tergolong sebagai menyediakan berbagai produk, seperti Particulate Matter 2,5(Permatasari et yang berbentuk liquid, obat nyamuk , 2. Particulate Matter 2,5 bakar, aerosol, vaporizer, matt elektrik merupakan partikel kecil dan halus dan lotion (Yunita, 2. yang berukuran hingga 2,5 mikrometer Menurut Indonesia Survei (SKI) Kesehatan bahan-bahan aktif obat nyamuk bakar penggunaan obat nyamuk di indonesia seperti pyrethroid (Santiasih et al. tergolong tinggi. Upaya pencegahan gigitan nyamuk di rumah tangga persentase tertinggi menggunakan obat menganggu pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida di alveoli paru. Tahun . ,4%), . ,9%), repelen . ,9%), insektisida Berdasarkan . ,2%), dan kasa nyamuk . ,0%) (SKI, 2. Obat nyamuk bakar merupakan menghasilkan Particulate Matter (PM salah satu pembasmi nyamuk yang 2,. yang setara dengan membakar 75- penggunaannya dengan cara dibakar 137 batang rokok (Lee et al. , 2. sehingga asap yang dihasilkan dapat Berbagai membunuh nyamuk (Azda, 2. terkandung pada obat nyamuk bakar Berbagai senyawa yang terkandung dalam obat nyamuk bakar terbukti efektif membunuh nyamuk, namun dapat mengiritasi mata dan kulit yang sensitif (Permatasari et al. , 2. masyarakat penggunaan obat nyamuk Senyawa-senyawa ini secara inhlasi bakar secara jangka panjang dapat masuk ke dalam saluran pernafasan membahayakan kesehatan (Charisma sebagai radikal bebas yang dapat & Ningtyas, 2. memicu kerusakan sel-sel pada trakea Obat berbagai bahan bahan kelas menengah yang Kerusakan aktif seperti pyrethroid, d-allethrin, menyebabkan gangguan pernafasan transflutrin, bioallethrin, pralethrin, (Aizah. Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Studi Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. sebelumnya menunjukkan kandungan Antioksidan dimefluthrin pada obat nyamuk bakar eksogen yang berasal dari makanan sehari-hari yang juga diperlukan untuk nekrosis sel histopatologi limpa dan meminimalkan stres oksidatif, seperti vitamin-vitamin . itamin C, vitamin dipaparkan obat nyamuk bakar 8 jam E, yAekarote. , dan senyawa fitokimia per hari selama 20 hari (Andini et al. arotenoid, polifeno. (Putri, 2. dan juga Kerusakan Wistar likopen (Arballo et al. , 2. serangan radikal bebas dikenal dengan Likopen yang terkandung dalam stress oksidatif. Pada keadaan normal terjadi keseimbangan antara keduanya di dalam tubuh. Stress oksidatif terjadi Dibandingkan karena peningkatan jumlah radikal bebas atau Reactive Oxygen Spesies merupakan eliminator radikal bebas (ROS) yang paling efektif. Likopen memiliki kemampuan mengikat oksidan tunggal antioksidan berkurang. Keadaan ini dua kali lebih baik daripada -karoten dipengaruhi oleh Reactive Oxygen dan sepuluh kali lebih tinggi daripada Spesies (ROS) (Ayudiah et al. , 2. Aetokoferol (Lialismeri et al. , 2. Antioksidan Studi protektif yang menonaktifkan Reactive menunjukkan, pemberian jus tomat Oxygen Spesies (ROS) secara signifikan dapat mencegah menurunkan kadar kolesterol pada Antioksidan secara alami berada dalam sel manusia (Del Castillo Vidal et al. , 2. Superokside Dismutase (SOD), tersebut maka dilakukan penelitian Katalase (CAT), dan Gluthathion yang berjudul efek jus tomat terhadap Peroksidase (GP. (Maharani et al. jumlah eritrosit tikus putih yang terpapar asap obat nyamuk bakar. Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Berdasarkan Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian kumparannya mengandung kandungan d-allethrin sebesar 0,56 g dengan berat pada bulan Juli sampai agustus 2024 tiap kumparan yaitu 25 gram dengan diameter 15 cm. Penelitian Laboratorium Mikrobiologi Universitas Mataram Laboratorium Pakan hewan percobaan Selama. ,Rattus Norvegicus Hepatika. Mataram. standar secara ad libitum serta diberi Instrumen penelitian minum air keran. Hewan percobaan Alat penelitian Hewan yang digunakan dalam Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah 24 ekor tikus penelitian ini adalah kandang hewan putih jantan (Rattus Norvegicu. galur percobaan, kandang perlakuan, sonde Sprague dawley yang berasal dari lambung, kawat kotak untuk pemisah Fakultas Kedokteran Ilmu antara obat nyamuk bakar dengan Kesehatan (FKIK) Universitas tikus timbangan digital, gelas ukur 100 Mataram, dengan memenuhi kriteria mL, kain penyaring, tabung EDTA. Auto Hematology Analyzer Sysmex Dan berumur 8-12 minggu dengan berat KX-21, spuit injeksi, juicer. badan 200 g, kondisi sehat . ktif dan Besar Sampel tidak caca. Adapun hewan coba Besaran Rattus norvegicus maupun cara kerja pada penelitian telah melalui prosedur ethical clearance yang di keluarkan Komisi Etik FKIK Mataram Universitas melalui penentuan rumus Federer . Ou 15 Dimana n= jumlah replikasi t = jumlah perlakuan dalam hal ini 4 (K-. K . P1. , sehingga 132/UN18. 8/ETIK/2017 Ou 15 Obat Nyamuk Bakar . Ou 15 Obat n-1 Ou 15/3 digunakan adalah obat nyamuk merk n -1 Ou 5 n Ou5 1 Berdasarkan didapatkan pada produk, pada obat Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu nOu6 Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. Sehingga jumlah replikasi . tiap kelompok perlakuan yaitu 6 ekor Prosedur pemaparan asap obat nyamuk bakar Rattus Norvegicus, sehingga besaran Prosedur pemaparan asap obat sampel yaitu 24 ekor nyamuk bakar sebagai berikut: Cara kerja penelitian Menyiapkan Penelitian di awali berukuran panjang 54 cm, lebar 36,5 24 ekor Rattus Norvegicus secara cm dan tinggi 29 cm dengan volume random, di aklimitasi selama 7 hari pemaparan asap obat nyamuk bakar. Percobaan Bagian atas kandang berupa ventilasi masing-masing dengan diameter 20 cm dan bagian perlakuan terdiri atas 6 ekor Rattus dalam kadang berisi kaleng dengan Norvegicus, (K-) diameter 18 cm dan tinggi 10 cm berupa 6 ekor Rattus Norvegicus sebagai tempat wadah obat nyamuk diberi pakan standar, kelompok (K ) berupa 6 ekor Rattus Norvegicus Rattus Norvegicus sebanyak dipaparkan asap obat nyamuk bakar 18 ekor pada perlakuan K . P1 dan P2 selama 8 jam sehari, kelompok (P. yang telah di tandai pada bagian ekor, berupa 6 ekor Rattus Norvegicus punggung dan kaki di masukkan pada diberi perlakuan sama seperti kontrol kandang pemaparan asap obat nyamuk positif (K ) dan diberikan jus tomat 3 bakar X. Obat nyamuk bakar X yang mL/hari dengan dosis 3,76 g/200 gr di paparkan memiliki spesifikasi yaitu BB, dan kelompok (P. 6 ekor Rattus tiap kumparan berdiameter 15 cm Norvegicus dengan dosis 7,52 g/200 gr BB. kemasannya mengandung d-allethrin selama 30 hari, dan setelah hari ke 31 sebesar 0,56 g yang dipaparkan ke tikus di bius untuk selanjutnya di Rattus norvegicus selama delapan jam bedah untuk diambil darahnya melalui Sampel berupa darah Rattus WITA selama 30 hari. Perhitungan dosis tomat Prosedur Semua 00Ae16. Berdasarkan studi terdahulu, 100 gram tomat segar 9,56 mg likopen (Kresnapati et al. Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. , sedangkan kebutuhan likopen Pembuatan jus tomat manusia dewasa yaitu sebesar sebesar Tomat yang digunakan dalam 20 mg/perhari (Imran et al. , 2. penelitian ini adalah jenis tomat Ranti Berdasarkan literatur studi diatas, yang didapatkan di pasar tradisional Mandalika. Mataram. x20mg/9,56 Berdasarkan Prosedur ini merupakan hasil kebutuhan tomat bagi manusia dewasa dilakukan oleh (Adipratama et al. untuk memperoleh kebutuhan 20 mg Tomat yang diolah menjadi jus likopen per hari yaitu sebesar 209,2 adalah tomat Ranti yang diperoleh dari gram tomat/per hari atau kurang lebih Pasar Mandalika. Mataram. Jus tomat 2 buah tomat segar per hari. Jika potongan-potongan kecil buah tomat memakan tomat 209 gram tomat/ 2 ke dalam alat juicer yang akan memisahkan antara ampas dengan sari Perhitungan dosis ke hewan coba buah tomat. Sari buah inilah yang akan digunakan dalam penelitian yaitu 3,76 manusia dewasa ke tikus yaitu 209,2 g/200 g BB untuk kelompok perlakuan gram x 0,018 = 3,76 gram yang akan 1 (P. di berikan pada tikus dengan rerata Untuk kelompok perlakuan 2 berat badan 200 gram. Berdasarkan (P. dosis tomat yang digunakan perhitungan diatas diperoleh tabel adalah 2 x 3,76 g/0,2 kg bb = 7,52 konversi sebagai berikut. g/200 gr BB. Jus tomat ini diberikan Tabel I. Konversi dosis manusia ke tikus (Rattus norvegicu. Berat Kebutuh Kebutuha badan an tomat n likopen per hari per hari . Rerata 70 kg 209,2 20 mg Rerata 3,76 0,36 mg secara oral dengan sonde lambung dengan volume masing-masing 3 mL pada setiap perlakuan. Analisis Data Penelitian penelitian eksperimental laboratorium Analisis data digunakan dengan uji ANOVA Least Significant Different (LSD) dengan Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. syarat data harus berdistribusi normal melalui uji Shapiro-Wilk dan homogen menunjukkan jumlah eritrosit yang melalui LeveneAos Test. Adapun analisis Dari data di uji lanjutan dengan bantuan program SPSS versi 27. HASIL DAN PEMBAHASAN Telah terhadap 24 ekor tikus putih (Rattus masing-masing kontrol positif yaitu sebesar 8,70 106/AAL perlakuan 1 dan 2, masing-masing sebesar 8,16 106/AAL dan 7,98 106/AAL. galur Sprague dawley jantan berumur 8-12 minggu dengan Uji Normalitas dan Homogenitas berat badan 200 g yang dipaparkan Uji Normalitas menggunakan uji asap obat nyamuk bakar merk X serta Shapiro-Wilk dan Homogenitas metode pemberian jus tomat (Lycopersicum esculentu. terhadap jumlah eritrosit. Hasil pemeriksaan diuraikan sebagai LeveneAos Test. Dari hasil uji normalitas terlihat nilai signifikansi untuk semua kelompok lebih besar dari 0,05 . >0,. , berdistribusi normal. Kemudian untuk Jumlah Eritrosit Hasil menguji asumsi selanjutnya dilanjutkan Pada Hasil eritrosit tikus putih yang terpapar asap obat nyamuk bakar dan diberi jus metode LeveneAos Test diperoleh hasil tomat disajikan pada Tabel II dan p=0,204. Gambar 1. signifikansi untuk variabel lebih besar Tabel II. Hasil pemeriksaan jumlah eritrosit tikus putih percobaan Rerata Jumlah Kelompok percobaan Eritrosit Rata-rata A SD /AAL) dari 0,05 . > 0,. , sehingga disimpulkan data penelitian ini homogen. Karena data berdistribusi normal dan homogen maka untuk menguji hipotesis penelitian ini Kontrol Ae (K-) 7,86A 0,01 telah memenuhi syarat uji One Way Kontrol (K ) 8,70 A 0,53 ANOVA. Perlakuan 1 (P. 8,16 A 0,90 Perlakuan 2 (P. 7,98 A 0,12 Uji One Way Anova dan (Least Significant Differenc. Berdasarkan Tabel II rerata Uji ANOVA (Analysis of Varian. jumlah eritrosit pada kontrol negatif, digunakan untuk menguji penelitian lebih dari 2 perlakuan sampel. Data dikatakan Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. terdapat perbedaan jika signifikansi yang diperoleh . < 0,. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan semua kelompok dengan nilai 0,001 . <0,. , disimpulkan terdapatefek jus tomat . ycopersicum esculentu. terhadap (Rattus norvegicu. terpapar asap obat nyamuk Hasil uji Post Hoc dengan Least Significant Difference(LSD) pada berat Gambar 1. Diagram batang rerata jumlah eritrosit tikus putih percobaan paru disajikan pada tabel di bawah ini: Tabel i. Hasil Uji LSD Berat paru-paru Dependent Variabel Jumlah Kelompok (I) Kontrol Negatif Kontrol Positif Diagram batang pada Gambar 1 menunjukkan bahwa paparan asap Kelompok (J) Kontrol Positif Perlakuan 1 0,001* meningkatkan jumlah eritrosit pada 0,002* kontrol positif (K ) dibandingkan Perlakuan 2 0,015* Perlakuan 1 0,495 Perlakuan 2 0,095 Perlakuan 2 0,297 Sig dengan kontrol negative (K-) yang tidak mendapatkan paparan asap obat Perlakuan 1 nyamuk bakar. Hasil ini sesuai dengan Keterangan * : Perbedaan bermakna menyimpulkan paparan Hasil Difference(LSD) Least Significant masing-masing Hasil uji LSD rerata jumlah eritosit pada tabel menunjukkan terdapat . <0,. kelompok kontrol negatif terhadap kontrol asap obat nyamuk bakar dapat meningkatkan jumlah eritrosit pada hewan uji Rattus norvegicus (Abdrabouh, 2. Kenaikan terjadi karena hipoksia yang dialami oleh tikus selama diberi perlakuan. Hipoksia disebabkan karena kadar positif, perlakuan 1 dan perlakuan 2, oksigen dalam udara sekitar ruangan sehingga bisa di simpulkan efek paparan tikus menurun akibat adanya asap obat asap obat nyamuk bakar secara signifikan nyamuk bakar sehingga menyebabkan penurunan konsentrasi oksigen dalam Rattus norvegicus. <0,. (Niswah Konsentrasi oksigen dalam jaringan Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. dapat berikatan dengan Hemoglobin dalam darah, yang bergantung pada (H. dalam darah sebesar 230 kali jumlah oksigen yang masuk ke paru lebih cepat dibandingkan dengan O2 dan jumlah yang dibawa oleh darah. Asap (COH. Carboxy Hemoglobin sumber polusi udara di dalam ruangan. fungsi Hb dalam mendistribusikan Hal ini disebabkan pembakaran obat nyamuk bakar dapat menghasilkan mengakibatkan jaringan tubuh tidak asap berbahaya yang mengandung mendapat suplai oksigen yang cukup partikel-partikel kecil dan zat kimia (Saraswati, 2. yang dapat menyebabkan iritasi serta Setiap keadaan yang dapat saluran pernapasan (Wulandhani & jumlah oksigen ke jaringan akan Purnamasari, nyamuk bakar mengandung sejumlah Saat besar partikel submikrometer yaitu menyebkan tekanan oksigen dalam diameter < 2,5 m atau PM2,. dan petibulus ginjal kecil, sehingga akan polutan dalam bentuk gas seperti Hormon Asap . artikel (CO), monoksida (CO). NO. NO2, dan NH3 (Nugroho et al. , 2. Berdasarkan eritrosit dan membantu mematangkan eritroblas menjadi eritrosit (Sirat et al. pembakaran satu kumparan Hal ini di dukung studi literatur Rattus Particulate Matter (PM 2,. yang batang rokok (Lee et al. , 2. Karbon di paparkan asap obat nyamuk bakar salah satu polutan gas terbanyak yang selama 6 jam per hari selama 4 minggu (Abdrabouh, 2. hormone Erythropoietin (EPO) setelah nyamuk bakar. Karbon monoksida Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu Selanjutnya, perlakuan yang Jurnal Ilmiah Pharmacy. Vol. 12 No. Oktober 2025 ISSN P. 2406-8071 E. diberikan jus tomat menunjukkan jumlah eritrosit mengalami penurunan mendekati nilai kelompok kontrol Hal ini menunjukkan bahwa paparan asap obat nyamuk bakar memberikan pengaruh yang bermakna terhadap peningkatan jumlah ertirosit dan pemberian jus tomat pada tikus yang terpapar asap obat nyamuk bakar terlihat mampu menurunkan jumlah Hal ini terjadi karena tomat merupakan eliminator radikal bebas. Likopen dalam tomat berperan sebagai radikal bebas. Hasil ini tidak sesuai dengan studi literatur sebelumnya, eritrosit setelah pemberian lycopene (Khalid et al. , 2. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan secara bermakna . <0,. menurunkan jumlah eritrosit Rattus Norvegicus yang terpapar asap obat nyamuk bakar. Saran dalam penelitian pemeriksaan lain dalam penelitian ini. Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu DAFTAR PUSTAKA