Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 848-865 ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP HASIL PRODUKSI USAHATANI PADI ORGANIK DI PROVINSI JAWA BARAT (Suatu kasus di Kelompok Tani Sari Alam Desa Cibatu Kabupaten Sukabumi dan Kelompok Tani Terlaksana Kelurahan Sukakarya Kota Sukabum. EFFICIENCY ANALYSIS AND FACTORS THAT INFLUENCE ON ORGANIC RICE PRODUCTION PRODUCTION IN WEST JAVA PROVINCE (A case in the Sari Alam Farmer's Group. Cibatu Village. Sukabumi Regency and the Implemented Farmer's Group. Sukakarya Village. Sukabumi Cit. Romy Sudiawan*1. Euis Dasipah2. Dety Sukmawati2 Dinas Ketahanan Pangan. Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti *Email: rsudiawan. romy@gmail. (Diterima 17-03-2022. Disetujui 01-06-2. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produksi apa saja yang mempengaruhi produksi padi organik dan bagaimana efisiensi penggunaan faktor produksi tersebut di Kelompok Tani Sari Alam Desa Cibatu Kabupaten Sukabumi dan Kelompok Tani Terlaksana Kelurahan Sukakarya Kota Sukabumi. Metode daerah penelitian dilakukan secara purposive . Jumlah sampel sebanyak 40 petani dari Kelompok Tani Sari Alam Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi dan 40 petani Kelompok Tani Terlaksana Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Data yang digunakan adalah selama satu kali musim tanam. Hipotesis pertama dianalisis dengan analisis regresi berganda, hipotesis kedua meliputi efisiensi teknis, efisiensi harga dan efisiensi ekonomi dengan menggunakan fungsi frontier. Hasil analisis dari kedua wilayah sampel uji statistik menunjukkan bahwa secara serempak variabel bebas yang terdiri atas luas lahan, bibit, pupuk kompos, pupuk organik cair dan tenaga kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat yaitu produksi padi organik. Uji asumsi klasik menunjukkan data penelitian berdistribusi normal, bebas gejala multikolinearitas dan tidak ada korelasi kuat antar variabel bebas. Hasil perhitungan usahatani padi organik menunjukkan di Kelompok Tani Sari Alam efisiensi teknis (ET) sebesar 0,997, efisiensi harga (EH) sebesar 7,266 dan efisiensi ekonomis (EE) sebesar 7,204 dan di Kelompok Tani Terlaksana efisiensi teknis (ET) sebesar 0,998, efisiensi harga (EH) sebesar 5,960 dan efisiensi ekonomis (EE) sebesar 5,948. Nilai ekonomi di kedua kelompok tani lebih dari 1, artinya kegiatan usahatani padi organik di kedua kelompok sangat efisien. Kata kunci: Input Produksi. Efisiensi Teknis. Efisiensi Harga. Efisiensi Ekonomis. Usahatani Padi Organik ABSTRACT This study aims to analyze what production factors affect organic rice production and how efficient the use of these production factors is in the Sari Alam Farmer Group. Cibatu Village. Sukabumi Regency and the Implemented Farmer Group. Sukakarya Village. Sukabumi City. The research area method was carried out purposively . The number of samples was 40 farmers from the Sari Alam Farmer Group. Cibatu Village. Cikembar District. Sukabumi Regency and 40 farmers from the Implemented Farmer Group. Sukakarya Village. Warudoyong District. Sukabumi City, the data used was for one planting season. The first hypothesis is analyzed by multiple regression analysis, the second hypothesis includes technical efficiency, price efficiency and economic efficiency using the frontier function. The results of the analysis of the two statistical test ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARH TERHADAP HASIL PRODUKSI USAHATANI PADI ORGANIK DI PROVINSI JAWA BARAT Romy Sudiawan. Euis Dasipah. Dety Sukmawati sample areas showed that simultaneously the independent variables consisting of land area, seeds, compost, liquid organic fertilizer and labor had a significant effect on the dependent variable, namely organic rice production. The classical assumption test shows that the research data is normally distributed, free of multicollinearity symptoms and there is no strong correlation between independent variables. The results of organic rice farming calculations show that in the Sari Alam Farmer's Group technical efficiency (ET) is 0. 997, price efficiency (EH) is 7. 266 and economic efficiency (EE) is 7. 204 and in Implemented Farmers Group technical efficiency (ET) is 0. price efficiency ( EH) of 5. 960 and economic efficiency (EE) of 5. The economic value in both farmer groups is more than 1, meaning that organic rice farming activities in both groups are very Keywords: Production costs, production, productivity, income. One Roof program beras, jagung, daging ayam, daging sapi. PENDAHULUAN Dalam keterangan pers sejalan telur, minyak goreng, gula pasir, cabai dengan penanganan Covid-19 pada 24 merah, cabai rawit, bawang merah, dan Maret 2020. Presiden Joko Widodo bawang putih (Humas Istana Merdeka menginstruksikan semua Kementerian Dalam memprioritaskan kebutuhan bahan pokok mengenal ada beras organik dan beras selama proses pengendalian penyebaran non-organik. Covid-19 di Indonesia. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo juga meminta agar mengalami peningkatan yang cukup baik produksi pertanian tetap berjalan bahkan selama beberapa tahun ini. Kementerian terus ditingkatkan karena sektor ini Pertanian berpotensi besar dalam menumbuhkan setidaknya Indonesia telah mengekspor 252 ton beras organik ke berbagai negara dukungan atas pemberlakuan Work From seperti Jepang. Hongkong. Jerman. AS. Home (WFH) yang menjadi kebijakan Perancis, pemerintah pusat dalam memutus rantai Peningkatan produksi beras organik yang dilaporkan di berbagai media telah Sebagai Covid-19. Kementerian Pertumbuhan Malaysia. Indonesia Singapura. Pertanian juga telah menandatangani Indonesia stabilisasi pasokan, dan harga pangan, dengan pemasok dan produsen terkait organik dari negara lain, mengingat sebelas bahan pokok. Adapun kesebelas tingginya nilai ekspor beras organik yang bahan pokok itu diantaranya komoditas juga selalu meningkat dari tahun ke Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 848-865 Potensi pemasaran beras organik Pasar beras organik di Indonesia memberikan harapan baru bagi para dinilai amat potensial, terutama dengan petani untuk memperoleh peningkatan penduduk Indonesia merupakan salah taraf hidup karena hasil panen yang satu konsumen beras perkapita yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi terbesar di dunia. Pasar di Indonesia pun dibandingkan beras biasa. Terlepas dari diprediksi kian meningkat, bahkan bisa tingginya nilai ekspor beras organik berkembang 15-20 persen per tahunnya. untuk konsumsi mancanegara, sangat Analisis tim KAYA Strategic, dengan disayangkan bahwa bahasan mengenai asumsi kelompok konsumen potensial konsumen beras organik dari dalam mengonsumsi sebanyak 5 kg beras per negeri justru sangat minim mendapatkan orang untuk setiap bulannya, potensi perhatian media. Padahal, tidak sedikit pasar beras organik bisa mencapai lebih Indonesia dari 700 ribu ton per tahun. Dan mengonsumsi beras ini secara rutin Indonesia semakin berkembang seperti terlihat dalam grafik pada Gambar 1. (Kementrian Pertanian RI 2. 142,28 543,09 313,56 364,49 401,32 826,20 974,19 Sumber : Statistik Pertanian Organik Indonesia Tahun 2019 Gambar 1. Jumlah Luasan Produksi Beras Organik (H. Pertahun di Indonesia Tahun 2012-2018 Pengembangan pertanian organik komitmen jajaran Kementerian Pertanian untuk memperbaiki lahan kritis dan ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARH TERHADAP HASIL PRODUKSI USAHATANI PADI ORGANIK DI PROVINSI JAWA BARAT Romy Sudiawan. Euis Dasipah. Dety Sukmawati menumbuhkan petani mandiri. Untuk Tani Sari Alam. Kelompok Tani Riung penerapannya secara luas dipandang Gunung. Kelompok Tani Gotong Royong perlu untuk melakukan pengembangan dan Kelompok Tani Sugema. Kelompok budidaya padi organik di beberapa daerah Tani (Kabupaten/Kot. anggotanya yang melaksanakan usahatani organiknya sudah berkembang dan atau padi organik. Padi organik di Kelompok dikembangkan secara spesifik lokasi Tani Sari Alam juga telah memiliki sertifikat organik yang dikeluarkan oleh (Dirjen Kementan RI, 2. Pertanian Sari Alam ICERT, dengan luas 14,3 Ha. Kota Sukabumi saat ini baru ada dilakukan tanpa menggunakan bahan satu kelompok tani yang melaksanakan kimia atau pestisida, pertanian organik usahatani padi organik, yaitu Kelompok mampu mengurangi dampak negatif pada Tani Terlaksana Kelurahan Sukakarya tanah maupun alam sekitar. Penggunaan Kecamatan Warudoyong. Yang telah varietas lokal merupakan ciri utama tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi dalam pertanian organik sehingga relatif Organik/Indonesian alami, dengan menggunakan pestisida Certification (Inofic. , seluas 6,03 Ha organik dan pupuk organik. Pertanian yang dikelola oleh 10 anggota. Dan yang akan diproses sertifikasi seluas 12,22 Ha Organic Farming yang dikelola oleh 20 orang anggota lingkungan semakin meningkat. Karena Upaya untuk meningkatkan daya terbebas dari bahan kimia sehingga hasil tarik petani terhadap usahatani padi dari pertanian organik ini pun terbebas organik, maka diperlukan peningkatan dari zat berbahaya (Syafruddin 2. penghasilan dari usahatani padi organik. Kabupaten Sukabumi Untuk melaksanakan usahatani padi organik tersebut harus diketahui faktor produksi Desa Cibatu Kecamatan Cikembar organik (Surdianto and Sutrisna 2. Gabungan Kelompok Tani (Gapokta. Dalam Sugih Mukti, yang terdiri atas Kelompok memperoleh hasil produksi maksimal Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 848-865 pentingnya pemilihan penggunaan faktor Keputusan mengkombinasikan secara optimal dan dimilikinya seperti lahan, tenaga kerja maupun modal untuk kegiatan usahatani menyebabkan tidak mengertinya petani sangat ditentukan oleh respon petani mengalokasikan faktor produksi secara efisien antara lain rendahnya tingkat ekonomis seperti harga komoditas itu pendidikan dan terbatasnya modal petani sendiri, harga faktor produksi, dan juga (Surdianto and Sutrisna 2. faktor-faktor non ekonomis seperti iklim. Banyak Menurut (Rahim produksi tenaga kerja teknologi, sarana transportasi maupun bersama-sama kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan faktor produksi yang lain, bila dengan komoditi faktor-faktor tersebut (Syafruddin meningkatkan produksi secara maksimal. Oleh karena itu, penelitian ini Setiap penggunaan tenaga kerja produktif diarahkan untuk menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi produksi dan efisiensi usahatani padi organik. Hal ini Upaya peningkatan produksi dapat berarti petani secara rasional melakukan usahatani dengan tujuan meningkatkan penggunaan teknologi, serta insentif bagi keuntungan (Syafruddin 2. petani dengan penetapan harga input dan Karakteristik sistem pertanian padi output yang layak. Upaya peningkatan organik memiliki beberapa perlakuan produksi tersebut tidak akan tercapai sepenuhnya dari petani, oleh karena itu dibandingkan dengan padi anorganik. perlu diciptakan keadaan yang dapat Berikut perbedaan sistem pertanian padi merangsang petani untuk meningkatkan organik dan anorganik dapat dilihat pada produksi (Setianingsih and Padang 2. Tabel 1. Tabel 1. Perbedaan Sistem Pertanian Padi Organik dan Anorganik No. Kegiatan Sistem Padi Organik SeleksiBenih Benih yang bersertifikat organik dengan menggunakan benih hasil budidaya tanaman Sistem Padi Anorganik Tidak terdapat pemilihan benih secara khusus dalammenyeleksi benih yang akan ditanam ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARH TERHADAP HASIL PRODUKSI USAHATANI PADI ORGANIK DI PROVINSI JAWA BARAT Romy Sudiawan. Euis Dasipah. Dety Sukmawati Penyemaian Persemaian langsung di lahan sawah atau wadah semaidengan menggunakan pupuk Pengolahan tanah dengan urutan tanah dibajak, digaru dengan ditambah pupuk organik secara merata dan tanah diratakan Pola pengairan menggunakan filterisasi eceng gondok untukmencegah kontaminasi zat kimia Menggunakan pupuk organik/kompos dari kotoran hewan ternak Menggunakan pestisida organik Pengolahan Tanah Pengairan Pemupukan Pengendalian Hama Sumber : (Andalas and Sudrajat 2. Persemaian Pengolahan tanah dengan urutan tanah dibajak kemudian digaru dan diratakan Lahan dalam keadaan basah atau digenangi air secara terus menerus Menggunakan pupuk kimia, antara lain urea. TSP. KCL dsb. Menggunakan racun kimia Model atau fungsi faktor produksi Untuk mengetahui apakah luas lahan, bibit, pupuk kompos, pupuk masukan (X1. X2. X3. X4. dapat yaitu regresi Untuk Dan Alam Terlaksana Kelompok Tani LnY = Lna b1 LnX1 b2LnX2 b3LnX3 b4LnX4 b5LnX5 AA Y = Produksi padi . on/h. X1 = Luas lahan . X2 = Bibit . g/h. X3 = Pupuk kompos . g/h. X4 = Pupuk organik cair . iter/h. X5 = Tenaga kerja (HOK) AA = Kesalahan karena fakor acak . esidual ter. dengan menggunakan analisis efisiensi faktor produksi frontier. Model yang digunakan adalah fungsi produksi Cobbdimaksudkan sebagai berikut : penggunaan faktor produksi, dianalisis Douglas, logaritma dengan basis e . og natura. usahatani padi organik di Kelompok Tani Sari berganda dengan uji asumsi klasik dan uji (Y) Y = aX1b1 X2b2 X3b3 X4b4 X5b5eAA dianalisis dengan menggunakan analisis fungsi produksi digambarkan persamaan sebagai berikut : memberikan pengaruh positip terhadap menganalisis apakah terdapat hubungan antara produksi padi sebagai variabel Untuk terikat dengan input produksi sebagai penggunaan input faktor-faktor tingkat produksi usahatani padi organik (Adhiana and Riani 2. Secara umum fungsi Cobb-Douglas statistik dan metode Ordinary Least dapat digambarkan sebagai berikut : Square (OLS) dengan melihat R2. F-test. Y = f ( x1, x2, x3, x4, x5 ) dan t-test dimana faktor produksi akan Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 848-865 berpengaruh nyata terhadap produksi bila t-test > t table (Saeri 2. pengalaman bertani, kepemilikan lahan di (Taufik. Kurniawan, and Pusparini 2. METODE PENELITIAN Penelitian dilakukan di Provinsi Sedangkan data sekunder diperoleh dari Jawa Barat di Kelompok Tani Sari Alam Dinas Desa Cikembar Sukabumi. Dinas Ketahanan Pangan. Kabupaten Sukabumi dan Kelompok Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi. Tani Terlaksana Kelurahan Sukakarya Penyuluh Pertanian Lapangan. Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Uji Statistik Cibatu Kecamatan Sebelum Metode penelitian yang digunakan adalah untuk mengangkat fakta, variabel, atau aktualnya, diukur dari goodness of fit-nya. (Sugiyono 2. Penilaian dilakukan dengan melihat nilai Metode yang digunakan untuk statistik t, nilai statistik F dan koefisien penentuan wilayah penelitian dengan determinasinya (Hardani et al. Purposive Efisiensi ekonomi usahatani padi dapat dinyatakan sebagai berikut : Sampling, wilayah penelitian petani padi Kabupaten ketepatan fungsi regresi dalam menaksir nilai fenomena yang ada pada saat penelitian Pangan lanjut, terlebih dahulu dilakukan uji statistik penelitian kuantitatif yang dilakukan Tanaman Penentuan EE = TE x EH EE = Efisiensi ekonomi ET = Efisiensi teknik EH = Efisiensi biaya karena responden dari kedua kelompok tani pada penelitian ini hanya berjumlah EE berada diantara 0 dan 1 yang disimbolkan 40 orang. dengan 0 < EE O 1. Metode pengumpulan data yang Hipotesis : digunakan pada penelitian ini adalah data H0 : EE = 1. Efisien primer dan data sekunder. Data primer H1 : EE < 1. Inefisien adalah data yang di peroleh dari petani melalui wawancara dengan petani dengan HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Petani Sampel . Data lain yang dibutuhkan Penelitian ini dilakukan terhadap 40 tentang karakteristik petani meliputi, petani di Kelompok Tani Sari Alam Desa Cibatu Kecamatan Cikembar dan Kelompok ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARH TERHADAP HASIL PRODUKSI USAHATANI PADI ORGANIK DI PROVINSI JAWA BARAT Romy Sudiawan. Euis Dasipah. Dety Sukmawati Tani Terlaksana di Kelurahan Sukakarya pendidikan, pekerjaan dan lama berusaha Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, serta luas lahan tersaji pada Tabel 2. dengan karakteristik umur, jenis kelamin. Tabel 2. Karakteristik Sampel Kelompok Tani Sari Alam dan Tarlaksana Kelompok Tani Sari Alam Kelompok Tani Terlaksana No. Karakteristik Frekuensi . Persentase (%) Frekuensi . Persentase (%) 1 Umur < 30 tahun 0,00 0,00 30 - 40 tahun 5,00 22,50 41 - 50 tahun 22,50 15,50 > 50 tahun 72,50 60,00 2 Jenis Kelamin Perempuan 0,00 25,00 Laki-laki 100,00 75,00 3 Pendidikan 65,00 27,50 SMP 22,50 30,00 SMA 12,50 42,50 0,00 0,00 4 Lama usaha tani < 10 tahun 20,00 35,00 10 - 30 tahun 80,00 65,00 31 - 50 tahun 0,00 00,00 > 50 tahun 0,00 00,00 5 Luas lahan < 0,5 Ha 80,00 80,00 0,5 - 1 Ha 15,00 17,50 > 1 Ha 5,00 2,50 6 Jumlah Tanggungan < 2 Orang 27,50 27,50 2 - 5 Orang 72,50 72,50 > 5 Orang 0,00 0,00 Sumber : Data Primer diolah, 2021 Tabel 2 memperlihatkan bahwa yakni sebanyak 26 orang . ,00 %). berdasarkan umur, mayoritas responden Berdasarkan lama usaha tani, mayoritas pada Kelompok Tani Sari Alam adalah responden dengan lama usaha tani antara berumur antara > 50 tahun 10-30 tahun yakni sebanyak 32 orang %). ,00 %). Berdasarkan luas lahan. Berdasarkan jenis kelamin, mayoritas mayoritas responden memiliki luas lahan kurang dari < 0,5 Ha yakni sebanyak 32 Berdasarkan . ,50 laki-laki . ,00 %). ,00 %). Tabel 2 memperlihatkan bahwa responden, adalah berpendidikan SD berdasarkan umur, mayoritas responden Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 848-865 pada Kelompok Tani Terlaksana adalah berumur antara > 50 tahun Y = c -0. 053 X1 7. 101 X2 0. X3 -0. 006X4 0. 077 X5 -0. ,00%). Dengan menggunakan persamaan Berdasarkan jenis kelamin, mayoritas Berdasarkan laki-laki . ,00 %). lahan (X. , bibit (X. , pupuk kompos (X. , pupuk organik cair (X. , dan responden dengan lama usaha tani antara tenaga kerja (X. 10-30 tahun yakni sebanyak 26 orang Pada Tabel 3 dapat dilihat bahwa . ,00 %). Berdasarkan luas lahan, tanaman padi organik ini adalah: luas Berdasarkan lama usaha tani, mayoritas memberikan pengaruh terhadap produksi yakni sebanyak 17 orang . ,50 %). Variabel-variabel responden, adalah berpendidikan SMA nilai signifikansi X1 0. 02 < 0,05. 000 < 0,05. X4 < 0,05, sehingga kurang dari < 0,5 Ha yakni penggunaan luas lahan, pupuk kompos sebanyak 32 orang . ,00%). dan pupuk organik cair terdapat pengaruh Model Regresi Analisis Produksi dan Efisiensi Padi Organik Model Regresi di Kelompok Tani Sari Alam usahatani padi organik. Sedangkan X2 253 > 0,05. X5 0. 335 > 0,05, sehingga Tabel 3. Hasil Analisis Estimasi Produksi dan Efisiensi Padi Organik Variabel Koefisien regresi t-hit Sig. LnX1 LnX2 LnX3 LnX4 LnX5 F-hitung 0,000b Sumber : Data Primer diolah, 2021 banyaknya bibit dan tenaga kerja tidak terhadap produksi usahatani padi organik. Analisis Produksi dan Efisiensi Padi OrganikModel Regresi di Kelompok Tani Terlaksana Tabel 4. Hasil Analisis Estimasi Produksi dan Efisiensi Padi Organik Variabel Koefisien regresi t-hit Sig. LnX1 LnX2 LnX3 LnX4 LnX5 F-hitung 0,000b Sumber : Data Primer diolah, 2021 Berdasarkan hasil estimasi pada Tabel 3. maka kondisi produksi padi organik bila diformulasikan dalam model adalah sebagai berikut : ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARH TERHADAP HASIL PRODUKSI USAHATANI PADI ORGANIK DI PROVINSI JAWA BARAT Romy Sudiawan. Euis Dasipah. Dety Sukmawati determinasi (R. , serempak . ji-F), dan Berdasarkan hasil estimasi pada Tabel 4. maka kondisi produksi padi uji parsial . organik bila diformulasikan dalam model Koefisien Determinasi (R. adalah sebagai berikut : Untuk mengukur seberapa jauh Y = c 0. 084 X1 5. 990 X2 -0. 002 X3 kemampuan model dalam menerangkan 003 X4 -0. 030 X5 -0. Dengan menggunakan persamaan Variabel-variabel Hasil analisis di Kelompok Tani Sari Alam Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi seperti pada tabel 4. 5 menunjukkan bahwa tanaman padi organik ini adalah : luas koefisien determinasi untuk model ini lahan (X. , bibit (X. , pupuk kompos adalah 0,997. Artinya bahwa 99,7 % (X. , pupuk organik cair (X. , dan tenaga kerja (X. % - 99,7 %) dipengaruhi oleh variabelvariabel lain yang tidak dapat dijelaskan dalam model ini, seperti pestisida nabati dan teknologi yang sederhana. Sedangkan X2 0. 974 > 0,05. X4 0. 0,05, 0,05, Hasil analisis di Kelompok Tani Terlaksana banyaknya bibit, pupuk organik cair dan Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi tenaga kerja tidak terdapat pengaruh dan tenaga kerja. Sedangkan 0,3 % . 027 < 0,05, sehingga penggunaan luas bibit, pupuk kompos, pupuk organik cair, nilai signifikansi X1 0. 007 < 0,05. dipengaruhi oleh variabel luas lahan. Pada Tabel 4 dapat dilihat bahwa koefisien determinasinya (R ). memberikan pengaruh terhadap produksi seperti pada tabel 4. 6 menunjukkan bahwa koefisien determinasi untuk model usahatani padi organik. ini adalah 0,998. Artinya bahwa 99,8 % Uji Statistik Uji hipotesis dalam penelitian ini dipengaruhi oleh variabel luas lahan, dilakukan dengan analisis regresi linier bibit, pupuk kompos, pupuk organik cair, berganda yang terdiri atas koefisien dan tenaga kerja. Sedangkan 0,2 % . Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 848-865 % - 99,8 % ) dipengaruhi oleh variabel- Kecamatan variabel lain yang tidak dapat dijelaskan Sukabumi dalam model ini, seperti pestisida nabati sebagai berikut: dan teknologi yang sederhana. Y = b0 X1 b1 X2 b2 X3 b3 X4 b4 X5 Uji Serempak (Uji-F) Kabupaten Dari Tabel 3. hasil analisa di Y = c -0. 053 X1 7. 101 X2 0. 060 X3 - Kelompok Tani Sari Alam Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Cikembar 006X4 0. 077 X5 -0. Kabupaten Sukabumi menunjukkan bahwa secara Ln = -0. 101 X1 0. 060X2 - serempak variabel bebas yang terdiri atas 006X3 0. 077X4 - 0. Pengaruh variabel-variabel bebas luas lahan, bibit, pupuk kompos, pupuk organik cair dan tenaga kerja mempunyai sebagai berikut : variabel terikat yaitu produksi padi Konstanta . 053 artinya organik pada tingkat kepercayaan = 5 jika tidak terdapat pengaruh dari Hal ini dapat dilihat dari sig F adalah variabel luas lahan, bibit, pupuk lebih kecil dari sig 0,05. kompos, pupuk organik cair dan tenaga kerja maka produksi tanaman Kelompok Tani Terlaksana Kelurahan padi organik akan turun sebesar Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota 053 %. Dari Tabel Sukabumi menunjukkan bahwa secara Koefisien regresi luas lahan (X. = serempak variabel bebas yang terdiri atas 101 menunjukkan bahwa luas lahan luas lahan, bibit, pupuk kompos, pupuk berpengaruh positif terhadap produksi organik cair dan tenaga kerja mempunyai tanaman padi organik. Artinya setiap penambahan 1 % luas lahan maka variabel terikat yaitu produksi padi akan meningkatkan produksi padi organik pada tingkat kepercayaan = 5 sebesar 7,101 %. Variabel luas lahan Hal ini dapat dilihat dari sig F adalah memiliki sig p-value 0,002 lebih kecil lebih kecil dari sig 0,05. dari sig 0,05. Berdasarkan kriteria Uji Parsial (Uji-. keputusan maka H1 diterima, yang Dari Tabel 3. hasil analisa di artinya variabel luas lahan memiliki Kelompok Tani Sari Alam Desa Cibatu pengaruh yang signifikan terhadap ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARH TERHADAP HASIL PRODUKSI USAHATANI PADI ORGANIK DI PROVINSI JAWA BARAT Romy Sudiawan. Euis Dasipah. Dety Sukmawati produksi tanaman padi organik. Koefisien regresi bibit (X. = 0. Artinya penambahan 1 % pupuk organik cair maka akan meningkatkan produksi berpengaruh positif terhadap produksi padi sebesar 0,077 %. Variabel pupuk tanaman padi organik. Artinya setiap organik cair memiliki sig p- value penambahan 1 % bibit maka akan 0,007 lebih kecil dari sig 0,05. menaikan produksi padi sebesar 0,06 Berdasarkan kriteria keputusan maka Variabel bibit memiliki sig p-value H1 diterima, yang artinya variabel 0,253 lebih besar dari sig 0,05. pupuk organik cair memiliki pengaruh Berdasarkan kriteria keputusan maka yang signifikan terhadap produksi H1 ditolak, yang artinya variabel bibit tanaman padi organik. tidak berpengaruh signifikan terhadap Koefisien regresi tenaga kerja (X. = produksi tanaman padi organik. 006 menunjukkan bahwa tenaga Koefisien regresi pupuk kompos (X. kerja berpengaruh negatif terhadap = -0. 006 menunjukkan bahwa pupuk kompos berpengaruh negatif terhadap Artinya setiap penambahan 1 % tenaga kerja maka akan menurunkan Artinya setiap penambahan 1 % produksi padi sebesar 0,006 Variabel tenaga kerja memiliki sig p- produksi padi sebesar value 0,335 lebih besar dari sig 0,006 %. Variabel pupuk kompos 0,05. Berdasarkan kriteria keputusan memiliki sig p-value 0,000 lebih kecil dari sig 0,05. Berdasarkan kriteria variabel tenaga kerja tidak memiliki keputusan maka H1 diterima, yang pengaruh yang signifikan terhadap produksi tanaman padi organik. Dari disimpulkan bahwa variabel luas lahan, pupuk kompos dan pupuk organik cair Koefisien regresi pupuk organik cair (X. = 0. 077 menunjukkan bahwa terhadap produksi padi organik. Hal ini berarti semakin tinggi penggunaan luas positif terhadap produksi tanaman lahan, pupuk kompos, dan pupuk organik Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 848-865 cair maka semakin tinggi produksi 0,084%. tanaman padi organik. Namun yang Koefisien regresi luas lahan (X. = berpengaruh signifikan positif terhadap 990 menunjukkan bahwa luas lahan produksi tanaman padi organik hanya berpengaruh positif terhadap produksi luas lahan, pupuk kompos dan pupuk tanaman padi organik. Artinya setiap organik cair, sedangkan variabel bibit dan penambahan 1 % luas lahan maka jumlah tenaga kerja berpengaruh negatif akan meningkatkan produksi padi terhadap produksi tanaman padi. Hal ini sebesar 5,990 %. Variabel luas lahan menunjukkan semakin tinggi jumlah bibit memiliki sig p-value 0,007 lebih kecil dan tenaga kerja maka produksi padi dari sig 0,05. Berdasarkan kriteria semakin menurun. keputusan maka H1 diterima, yang Dari artinya variabel luas lahan memiliki Kelompok Tani Terlaksana Kelurahan pengaruh yang signifikan terhadap Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota produksi tanaman padi organik. Sukabumi Tabel Koefisien regresi bibit (X. = -0. sebagai berikut : Y = b0 X1 b1 X2 b2 X3 b3 X4 b4 X5 Y = c 0. 084 X1 5. 990 X2 -0. 002 X3 003 X -0. 030 X -0. Artinya setiap penambahan 1 % produksi padi sebesar 0,002 %. Ln = 0. 990 X1 Ae 0. 002 X2 Variabel bibit memiliki sig p-value 003 X3 - 0. 030 X4 - 0. 001 X5 0,974 lebih besar dari sig 0,05. Pengaruh variabel-variabel bebas Berdasarkan kriteria keputusan maka H1 ditolak, yang artinya variabel bibit sebagai berikut : tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi tanaman padi organik. Konstanta . sebesar 0,084 artinya jika tidak terdapat pengaruh dari Koefisien regresi pupuk kompos variabel luas lahan, bibit, pupuk (X. = 0. 003 menunjukkan bahwa kompos, pupuk organik cair dan pupuk kompos berpengaruh positif tenaga kerja maka produksi tanaman padi organik akan tetap sebesar Artinya setiap penambahan 1 ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARH TERHADAP HASIL PRODUKSI USAHATANI PADI ORGANIK DI PROVINSI JAWA BARAT Romy Sudiawan. Euis Dasipah. Dety Sukmawati Variabel tenaga kerja memiliki sig p- meningkatkan produksi padi sebesar value 0,618 lebih besar dari sig 0,003 %. Variabel pupuk kompos 0,05. Berdasarkan kriteria keputusan memiliki sig p-value 0,027 lebih kecil dari sig 0,05. Berdasarkan kriteria keputusan maka H1 diterima, yang Dari disimpulkan bahwa variabel luas lahan Koefisien regresi pupuk organik cair (X. = -0. 030 menunjukkan bahwa pengaruh yang positip terhadap produksi padi organik. Hal ini berarti semakin negatif terhadap produksi tanaman tinggi penggunaan luas lahan dan pupuk kompos maka semakin tinggi produksi penambahan 1 % pupuk organik cair tanaman padi organik. Namun yang maka akan menurunkan produksi padi berpengaruh signifikan positif terhadap sebesar 0,030 %. Variabel pupuk produksi tanaman padi organik hanya organik cair memiliki sig p- value luas lahan dan pupuk kompos sedangkan 0,442 lebih besar dari sig 0,05. variabel bibit, pupuk organik cair dan Berdasarkan kriteria keputusan maka jumlah tenaga kerja berpengaruh negatif H1 ditolak, yang artinya variabel terhadap produksi tanaman padi. Hal ini pupuk organik cair tidak berpengaruh menunjukkan semakin tinggi jumlah secara signifikan terhadap produksi bibit, pupuk organik cair dan tenaga kerja tanaman padi organik. maka produksi padi semakin menurun. Artinya Koefisien regresi tenaga kerja (X. = 0. 001 menunjukkan bahwa tenaga Efisiensi kerja berpengaruh positif terhadap Efisiensi Teknis Efisiensi Artinya setiap penambahan 1 % tenaga kerja maka akan menaikan kombinasi beberapa input saja untuk produksi padi sebesar 0,001 %. menghasilkan output yang maksimal. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 848-865 Dalam Fungsi produksi Cobb Douglas teknisnya secara otomatis terlihat dari Y = c 0. 084 X1 5. 990 X2 -0. 002 X3 hasil output software Frontier Version 003X -0. 030 X -0. Ln Y = 5. 990 X1 - 0. 002 X2 0. 003 X3 - Efisiensi teknis di Kelompok Tani 030 X4 Ae 0. 001 X5 Sari Alam Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Nilai Return of Scale produksi Sukabumi diperoleh sebesar 0,9998. Itu artinya 5,960 perhitungan sebagai berikut : b1 b2 b3 b4 b5 = 5. 990 - 0. 030Ae 0. 001 = 5,960 menghasilkan produksi. Nilai 5,960 > 1, berada dalam Increasing Fungsi produksi Cobb Douglas Return to Scale. Artinya jika input Y = c -0,053 X1 7,101 X2 0,060 X3 - dinaikkan 2 kali lipat atau kenaikan 100 0,006 X 0,077 X -0,006 % maka output meningkat sebesar 2 5,960. Ln Y = 7,101 X1 0,060 X2 Ae 0,006 X3 Efisiensi Harga 0,077 X4 Ae 0,006 X5 Dalam penelitian ini nilai efisiensi Nilai Return of Scale produksi 7,266 harganya secara otomatis terlihat dari hasil output software Frontier Version perhitungan sebagai berikut : b1 b2 b3 b4 b5 = 7,101 0,060 Ae 0,006 Efisiensi teknis di Kelompok Tani 0,077 Ae 0,006 = 7,266 Sari Alam Desa Cibatu Kecamatan Nilai 7,266 > 1, berada dalam Increasing Cikembar Return to Scale. Artinya jika input diperoleh sebesar 0,997. Itu artinya dinaikkan 2 kali lipat atau kenaikan 100 % maka output meningkat sebesar 2 7,266. Efisiensi teknis di Kelompok Tani Terlaksana Kelurahan Kabupaten Sukabumi menghasilkan produksi. Sukakarya Efisiensi teknis di Kelompok Tani Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi Terlaksana diperoleh sebesar 0,999. Itu artinya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi diperoleh sebesar 0,998. Itu artinya menghasilkan produksi. Kelurahan Sukakarya ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARH TERHADAP HASIL PRODUKSI USAHATANI PADI ORGANIK DI PROVINSI JAWA BARAT Romy Sudiawan. Euis Dasipah. Dety Sukmawati KESIMPULAN DAN SARAN menghasilkan produksi. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan Efisiensi Ekonomis Efisiensi analisis data tentang faktor faktor yang mempengaruhi produksi padi organik di menggunakan persamaan: Kelompok Tani Sari Alam Desa Cibatu EE = ET x EH Kecamatan Cikembar Sukabumi EE = Efisiensi Ekonomis Terlaksana Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Kabupaten Kelompok Kelurahan Efisiensi dapat disimpulkan bahwa : Teknis Kelompok Tani Tani Sukakarya Sari Alam Efisiensi kompos dan pupuk organik cair Harga terdapat pengaruh secara simultan Sehingga berdasarkan nilai efisiensi terhadap produksi usahatani padi teknik dan efisiensi harga dapat dihitung organik, sedangkan bibit dan tenaga efisiensi ekonomis di Kelompok Tani kerja tidak terdapat pengaruh secara Sari Alam Desa Cibatu Kecamatan simultan terhadap produksi usahatani Cikembar Kabupaten Sukabumi sebesar padi organik. Di Kelompok Tani 7,266 x 0,997= 7,204. Nilainya diatas 1. Terlaksana penggunaan luas lahan, maka artinya sangat efisiensi secara dan pupuk kompos terdapat pengaruh secara simultan terhadap produksi Dan di Kelompok Tani Terlaksana Kelurahan Sukakarya usahatani padi organik, sedangkan Kecamatan bibit, pupuk organik cair dan tenaga Warudoyong Kota Sukabumi sebesar kerja tidak terdapat pengaruh secara 5,960 x 0,998 = 5,948. Nilainya diatas 1, simultan terhadap produksi usahatani maka artinya sangat efisiensi secara padi organik. Produksi tanaman padi organik di Kelompok Tani Sari Alam dipengaruhi oleh variabel luas lahan, bibit, pupuk kompos, pupuk organik Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 848-865 cair, dan tenaga kerja. Dan Produksi mempengaruhi produksi padi organik di tanaman padi organik di Kelompok Kelompok Tani Sari Alam dan di Tani Terlaksana dipengaruhi juga Kelompok oleh variabel luas lahan, bibit, pupuk mencapai hasil maksimal, maka dengan kompos, pupuk organik cair, dan ini disampaikan saran saran sebagai tenaga kerja. Tani Terlaksana. Efisiensi teknis di Kelompok Tani Penggunaan luas lahan, bibit, pupuk Sari Alam diperoleh sebesar 0,997, kompos, pupuk organik cair dan tenaga kerja sebagai faktor produksi usahatani organik perlu diperhatikan efisien dalam menghasilkan produksi Secara teknis penggunaan bibit dan Kelompok Tani Terlaksana diperoleh tenaga kerja perlu dikurangi untuk sebesar 0,998, penggunaan faktor menghasilkan produksi optimum. Begitu dalam ukuran standard. Untuk efisien dalam menghasilkan produksi antara kedua kelompok tani, agar padi organik. Berdasarkan nilai efisiensi teknik dan efisiensi harga dapat dihitung efisiensi meningkatkan produksi padi organik ekonomis di Kelompok Tani Sari di kedua kelompok. Alam sebesar 7,266 x 0,997= 7,204. Kedua kelompok tani bisa bekerja dan di Kelompok Tani Terlaksana sama dalam hal pemasaran, karena sebesar 5,960 x 0,998 = 5,948. kebutuhan konsumen sebagian perlu Nilainya diatas 1, maka artinya sangat adanya ketersediaan produk, sehingga efisiensi secara ekonomi. Usahatani di daerah penelitian secara teknis, biaya dan ekonomis berada padakondisi sangat efisien. DAFTAR PUSTAKA