PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Esensi Bertuhan Dalam Pandangan Metafisika Islam Fahrizal,1 Syarifuddin 2 Universitas Pembangunan Panca Budi Medan fahrizal@gmail. com, syarifuddin@dosen. Abstract: Discussion of the Spirit is a discussion that cannot be separated from metaphysics. Metaphysics is a part of the philosophy of science that studies behind reality. Metaphysics is a part of philosophy about the nature behind physics . hich appear. In reality, the concept of divine metaphysics is not well understood by adherents of the monotheistic sect themselves, even by Muslims Muslims, as well as adherents of this monotheistic sect, are still fixated on the concept level explicitly and not implicitly, so that much is understood using reason . and not with the soul . This causes the spirit of monotheism among Muslims and adherents of monotheism to be doubted, thereby affecting their ability to reflect monotheism in their environment, so that enlightenment regarding monotheism is reduced. This research aims to find out and analyze how to increase monotheism among Muslims and also adherents of monotheism themselves. The research method applied is descriptive qualitative with documentation studies, where the data collection technique uses documentation studies. In accordance with the results of existing research, it can be concluded that there are several ways to introduce the teachings of monotheism to Muslims and adherents of the monotheism sect, where these methods are by carrying out religious and theological education, socializing the values of monotheism, practicing worship. consistently, studying the Qur'an and hadith, increasing awareness and cleanliness of the heart, avoiding heresy and heresy, explaining monotheism on social media and da'wah, as well as conducting religious discussions and dialogue. Keywords: The essence of god in Islamic metaphysics. Abstrak: Pembahasan tentang Roh adalah pembahasan tidak terlepas dari metafisika. Metafisika adalah bagian dari filsafat ilmu yang memperlajari di balik realitas. Metafisika merupakan bagian falsafah tentang hakikat yang ada di balik fisika . ang nampa. Dalam kenyataannya konsep metafisika ketuhanan ini kurang dipahami oleh penganut aliran tauhid itu sendiri, bahkan oleh umat Islam itu Umat Islam, maupun penganut aliran tauhid ini masih terpaku dalam tataran konsep secara tersurat dan bukan tersirat, sehingga banyak dipahami dengan menggunakan akal . dan bukan dengan jiwa . Hal ini menyebabkan jiwa ketauhidan seseorang dari umat islam dan juga penganut tauhid masih diragukan, sehingga mempengaruhi kemampuan mereka dalam merefleksikan ketauhidan di lingkungan mereka, sehingga pencerahan mengenai ketauhidan menjadi berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana cara meningkatkan ketauhidan umat Islam dan juga penganut aliran tauhid itu sendiri. Adapun metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan studi dokumentasi, dimana teknik pengumpulan data dengan menggunakan studi Sesuai dengan hasil penelitian yang ada, maka dapat disimpulkan bahwa ada beberapa cara yang dilakukan untuk memperkenalkan ajaran tauhid kepada umat Islam dan penganut aliran tauhid, dimana cara tersebut adalah dengan melaksanakan pendidikan agama dan teologi, melakukan sosialisasi terhadap nilai-nilai tauhid, melakukan praktek ibadah secara konsisten, studi al-qurAan dan hadits, meningkatkan kesadaran dan kebersihan hati, menghindari bidAah dan kesesatan, menjabarkan tauhid di media sosial dan dakwah, serta melakukan diskusi dan dialog agama. Kata kunci: Esensi bertuhan dalam metafisika Islam. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Pendahuluan Setiap manusia sudah pasti memiliki agama dan kepercayaannya masingmasimg. Dalam upaya untuk mencari tuhan setiap agama sudah pasti memiliki cara yang berbeda-beda sesuai keyakinan Dalam Islam bertuhan memiliki makna bahwa tuhan itu berupa konsep tauhid, dimana tauhid merupakan gagasan tentang keesaan dan keesaan Allah, yang menekankan bahwa tidak ada tuhan lain dan bahwa Allah adalah satu-satunya yang berhak disembah. 1 Mengikuti konsep ketauhidan dianggap sebagai landasan agama dan keyakinan dalam metafisika Islam. Landasan ketauhidan ini dipacu dengan semakin meningkatnya iman dan taqwa dari manusia itu sendiri, dimana iman dan taqwa pada diri manusia itu muncul akibat dari rasa percaya akan keberadaan Allah dan wujudnya, serta 99 kalam Allah. Tauhid merupakan konsep menyeluruh yang mencakup keberadaan seorang Muslim dalam memahami esensi Ruh dan Tuhannya. Dalam Tafsir Ibnu Katsir di sebutkan bahwa ilmu tentang Ruh ini hanya Allah Tala yang mengetahui dan Allah Tala hanya memberikan pengetahuan tentang ilmu ruh ini sedikit saja dan hanya kepada hamba-Nya yang di kehendaki-Nya. Menurut as-suhaili ada beberapa perbedaan memahami masalah Ruh, bahwa ruh itu apakah jiwa atau ada pengertian lainnya. Ada yang mengatakan bahw ruh adalah suatu dzat yang sangat lembut seperti udara yang beredar di dalam jasad seperti air yang beredar di dalam akar pohon. Di tetapkan pula bahwa ruh yang di tiupkan malaikat ke Supian. Argumen Eksistensi Tuhan Dalam Filsafat Barat. Jurnal Tajdid. XV. , 227Ae246. Sauq. Achmad. Meraih Kedamaian Hidup Kisah Spiritualitas Orang Modern. Yogyakarta: Sukses Offset. dalam janin adalah jiwa dengan dengan syarat berhubungan dengan badan, karena adanya hubungan dengan badan dan geraknya jiwa itu dengan sebab adanya ruh dengan sifat-sifat yang baik jiwa muthmainnah ( jiwa yang tenang ) atau jiwa yang menyuruh kepada keburukan . Dengan kata lain ruh merupakan pokok dan materi jiwa dan jiwa itu sendiri terdiri dari ruh. Dalam ayat lain juga menjelaskan tentang hal-hal yang bersifat metafisika di antaranya Q. S Ar-RaAd Ayat 2 . Au Allah yang meninggikan langit tanpa tiang . yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas AArsy. Dia menundukkan matahari dan bulan. masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan . akhluk-Ny. , dan menjelaskan tandatanda . ebesaran-Ny. , agar kamu yakin akan pertemuan dengan Tuhanmu. Ay Hal ini berdampak pada keyakinan, moralitas, agama, dan hubungan sehari-hari dengan makhluk hidup lainnya. Metafisika ketuhanan terhimpun dalam bertauhid adalah cara hidup yang melibatkan keyakinan dan penerapan praktis. Landasan keimanan dan ajaran Islam adalah gagasan monoteistik ini. Dalam pemikiran Islam, konsep tauhid merupakan hakikat ajaran agama dan menjadi landasan tegaknya kehidupan yang benar, adil, dan seimbang. Dalam kenyataannya konsep bertauhid ini kurang dipahami oleh penganut aliran tauhid itu sendiri, bahkan oleh umat Islam itu sendiri. Umat Islam, maupun penganut aliran tauhid ini masih terpaku dalam tataran konsep secara tersurat dan bukan Abdul Ghoffar dkk ( 2. Tafsir Ibnu Katsir Jilid 4-8 . Pustaka Imam asy-SyafiAi. Bogor PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 tersirat, sehingga banyak dipahami dengan menggunakan akal . dan bukan dengan jiwa . Hal ini menyebabkan jiwa ketauhidan seseorang dari umat islam dan juga penganut tauhid masih diragukan, mereka dalam merefleksikan ketauhidan di lingkungan mereka, sehingga pencerahan mengenai ketauhidan menjadi berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatkan ketauhidan umat Islam dan juga penganut aliran tauhid itu sendiri. Rumusan Masalah Bagaimana Esensi Bertuhan Dalam Pandangan Metafisika Islam?. Tujuan Penelitian Untuk mendeskripsikan tentang Esensi Bertuhan Dalam Pandangan Metafisika Islam. Metode Penelitian Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian dokumentasi, dimana metode penelitian deskriptik kualitatif dengan pendekatan studi dokumentasi adalah suatu strategi penjelasan atau gambaran menyeluruh dan mendalam terhadap suatu fenomena atau keadaan tertentu. Dengan menggunakan data deskriptif dari makalah, catatan, arsip, dan sumber lain, metode ini memberikan gambaran komprehensif dan mendalam tentang suatu subjek. 4 Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi dokumentasi. Analisa data digunakan secara kualitatif dan Pembahsan dan Hasil Penelitian Firdaus. Makna Teologi Dalam Novel Tuhan Maha Asyik Sudjiwo Tejo Dan Dr. Mn. Kamba. Jurnal Aqidah Dan Filsafat Islam, 3. , 104Ae124. Cara Meningkatkan Ketauhidan Umat Islam metafisika ketuhanan. Peningkatan keyakinan monoteistik umat Islam dan penganut tauhid dapat dilakukan melalui berbagai taktik dna strategi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, spiritualitas, dan pendidikan. Ada sejumlah pendekatan atau cara yang dapat digunakan untuk mempromosikan ajaran ketauhidan umat islam: Manusia secara nature dapat merasakan Yang Gaib karena di dalam dirinya ada unsur spirit. Spirit sering digambarkan dengan jiwa halus yang ditiupkan oleh Tuhan ke dalam diri manusia. AlQusyairi dalam tafsirnya LathA`if alIsyArat menunjukkan bahwa roh memang lathfah . iwa halu. ditempatkan Tuhan dalam diri manusia sebagai potensi untuk membentuk karakter yang terpuji. Roh merupakan semacam sim card ketuhanan yang berhubungan dengan Tuhan sebagai kebenaran sejati . l-aqqa. Karena adanya roh, manusia mempunyai bakat bertuhan, artinya roh-lah yang membuat manusia mengenal Tuhan sebagai potensi bawaan lahir. Dengan adanya roh, manusia mampu merasakan dan meyakini keberadaan Tuhan dan kehadiran-Nya dalam setiap fenomena di alam semesta ini. Oleh karena itu meningkatkan pemahaman tentang esensi ruh dalam diri insan. Pendidikan agama dan teologi dilakukan dengan memberikan pengajaran agama yang komprehensif dan berkelanjutan, ceramah, seminar, atau penelitian tentang prinsip-prinsip tauhid dan konsepsi akurat tentang Allah, umat Islam dapat lebih memahami gagasan tauhid dengan konsep metafisika islam secara mendalam melalui tariqat sebagaimana ajaran dari Prof. Dr. HS. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Kadirun Yahya. Pendiri Univ. Pembangunan Panca Budi Medan Sosialisasi nilai-nilai tauhid dilakukan dengan menanamkan cita-cita tauhid melalui berbagai kegiatan sosial, seperti pengabdian masyarakat dan program amal, serta menghimbau umat Islam untuk berperilaku sesuai dengan ajaran tauhid, seperti kejujuran, keadilan dan kasih sayang. Praktek dilakukan dengan menghimbau umat Islam untuk melaksanakan ibadah secara rutin, seperti zikir bersama, suluk/ IAtikaf, shalat, puasa, dan menekankan bahwa ibadah merupakan seseorang kepada Allah. Studi al-qurAan dan Hadist dilakukan dengan mendorong umat Islam untuk mempelajari lebih jauh ajaran tauhid melalui kajian mendalam terhadap AlQur'an dan Hadits, serta melalui seminar tafsir Al-Qur'an dan debat literatur hadis terkait. Kesadaran pentingnya membersihkan hati dari sifat-sifat buruk, seperti rasa dengki, mengedepankan toleransi, kasih sayang, dan perdamaian sebagai wujud tauhid yang sesungguhnya. Menghindari bidAah dan kesesatan dilakukan dengan mencegah perilaku sesat atau doktrin yang bertentangan dengan tauhid, tingkatkan kesadaran akan pengertian tauhid. Media sosial dan dakwah dilakukan dengan mendorong umat Islam untuk menggunakan media sosial untuk menggunakannya untuk menyebarkan ide-ide positif tentang dakwah dan Diskusi dan dialog agama dilakukan dengan memfasilitasi perbincangan dan beragama guna menghormati dan menghargai keberagaman pandangan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan yang dianut oleh semua agama. Menurut hasil penelitian menjabarkan mengenai cara yang dilakukan untuk memperkenalkan ajaran tauhid kepada umat Islam dan penganut aliran tauhid, dimana cara tersebut adalah dengan melaksanakan pendidikan agama dan teologi, melakukan sosialisasi terhadap nilai-nilai tauhid, melakukan praktek ibadah secara konsisten, studi al-qurAan dan hadits, meningkatkan kesadaran dan kebersihan hati, menghindari bidAah dan kesesatan, menjabarkan tauhid di media sosial dan dakwah, serta melakukan diskusi dan dialog agama. Hal ini sejalan dengan penelitian5 yang menjabarkan bahwa cara yang dilakukan untuk memperkenalkan ilmu tauhid akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan umat islam untuk mempraktekkan ajaran tauhid, serta manciptakan iman dan taqwa terhadap Allah S. T dalam rangka menumbuhkan kepercayaan dan mengurangi adanya kesesatan untuk mempercayai bahwa selain Allah ada tuhan seperti ajaran agam lainnya yang masih dalam kategori perdebatan panjang di setiap umat manusia. Kalau unsur roh dalam manusia ini tidak ada, maka frekuensi langsung kepada Allah pun terputus saluran pun tidak menyambung lagi karena channel-Nya tidak ada lagi /telah lenyap dan tidak ada seorang manusia pun yang mempunyai frekeunsi yang melainkan yang diberikan oleh Allah SWT pada para Rasul-rasul yang hanya inilah dia inti yang di bawa tarekatullah yang sebnar-benarnya. Beratus-ratus ribu umat islam, para intelektual, para alim Kartawinata. Konsep Metafisika Muhammad Iqbal. AlAAraf: Jurnal Pemikiran Dan Filsafat Islam. Xi. , 48Ae63. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 pembesar-pembesar, menterimenteri dan lain lain semua telah melihat kebenaran ini dengan sangat memuaskan dan dengan sangat gembira karena telah menemukan metode sacral dalam islam yang selama hidup telah di cari-cari metode langsung secara teknis ( bukan langsung secara awam ) antara arwah Insan dengan Allah SWT ( hubungan langsung teknis antara arwah ahmba dengan Khaliqnya ) sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Al qurAan ( QS Al - maidah ayat 35 ) bagi orang-orang beriman dan yang Taqwa untuk mencari cara /metode agar dapat langsung hampir diri kepada Allah, metode mana selama ini terpendam tersembunyi dalam tarekatullah dan yang telah di ungkapkan secara ilmiah eksakta oleh Bapak Prof. Dr. HSS Kadirun Yahya yang tidak dapat disangkal oleh siapapun karena berdasarkan Al QurAan dan Hadist ( melaui ilmu tasawuf sebagai lapisan sebelah dalam dari Al Islam ) dan ilmu pengetahuan teknologi modern6 (Kadirun Yahya. Z Imran. Lubis Sakban, 2. Kesimpulan Sesuai dengan hasil penelitian yang ada, maka dapat disimpulkan bahwa ada beberapa cara yang dilakukan untuk memperkenalkan ajaran tauhid kepada umat Islam dan penganut aliran tauhid, dimana cara tersebut adalah dengan melaksanakan pendidikan agama dan Mempelajari metafisika ketuhanan dengan pengamalan tariqat . etode zikir, suluk/IAtikaf dan ubudiya. sebagaimana ajaran dari Prof. Dr. Kadirun Yahya melakukan sosialisasi terhadap nilai-nilai tauhid, melakukan praktek ibadah secara konsisten, studi al-qurAan dan hadits, meningkatkan kesadaran dan kebersihan hati, menghindari bidAah dan kesesatan, menjabarkan tauhid di media sosial dan Kadirun Yahya . Metafisika Tasawuf Islam, ,Fekon Unpab Press,Medan dakwah, serta melakukan diskusi dan dialog Daftar Pustaka