p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter di PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri Nabilah Saputri. Taufiqurrahman Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jl. Ir. Djuanda No. 95 Ciputat. Kota Tangerang Selatan 15412. Indonesia Correspondence author: Nabilah Saputri, nabilahsaputri002@gmail. DOI : https://doi. org/10. 37012/jipmht. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan pendidikan karakter di PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangannya, dan merumuskan rekomendasi praktis perbaikan. Selain itu juga menganalisis kompetensi manajerial kepala sekolah dalam pengembangan pendidikan karakter. Pendidikan karakter sangat penting bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia, mempersiapkan anak untuk menjadi warga negara dan mengembangkan sifat-sifat kepribadian. Namun rendahnya pendidikan karakter dapat terhambat oleh pengetahuan orang tua, kondisi keluarga yang tidak mendukung dan ketidakmampuan menjadi teladan. Pemerintah Indonesia meluncurkan program Pendidikan Anak Usia Dini Integratif dan Holistik untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, memanfaatkan observasi dan analisis mendalam terhadap data dari makalah yang diterbitkan di jurnal lokal dan internasional, memanfaatkan akses luas terhadap bahan tertulis dan soft copy. Budaya Islam di Indonesia sangat penting dalam pendidikan anak usia dini, dan kepala sekolah memainkan peran penting dalam pengembangan pendidikan karakter. Mereka mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam ke dalam kehidupan sekolah, mengajarkan nilai-nilai keluarga, komunitas, dan masyarakat. Program pendidikan karakter di PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri bertujuan untuk menumbuhkan perilaku baik dan pemahaman terhadap ajaran Islam sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, jujur, dan tertib. Komunikasi yang efisien, keterampilan manajemen, dan kepemimpinan yang etis sangat penting untuk keberhasilan implementasi. Kata Kunci: Kepala Sekolah. Kompetensi Manajerial. Pendidikan Karakter Abstract The research examines the challenges of character education at PAUD Baiturrohmah and PAUD Kenanga Asri, analyzes factors influencing its development, and formulates practical recommendations for improvement, while also examining the managerial competence of school principals. Character education is very important for early childhood education (PAUD) in Indonesia, preparing children to become citizens and developing personality However, low character education can be hampered by parental knowledge, unsupportive family conditions, and the inability to be a role model. The Indonesian government launched an Integrative and Holistic Early Childhood Education program to overcome this challenge. This research uses a qualitative descriptive methodology, utilizing in-depth observation and analysis of data from papers published in local and international journals, utilizing wide access to written materials and soft copy. Islamic culture in Indonesia is very important in early childhood education, and school principals play an important role in developing character education. They integrate Islamic principles into school life, teaching the values of family, community and society. The character education program at PAUD Baiturrohmah and PAUD Kenanga Asri aims to foster good behavior and understanding of Islamic teachings while creating a safe, honest and orderly learning environment. Efficient communication, management skills, and ethical leadership are critical to successful implementation. Keywords: Character Education. Managerial Competency. Principal http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 PENDAHULUAN Pendidikan karakter sangat penting bagi pendidikan anak usia dini atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia. Ini mempersiapkan anak-anak untuk menjadi warga negara yang baik dalam batas-batas nilai moral dan membantu mereka mengembangkan sifat-sifat kepribadian seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Pendidikan karakter hendaknya memberikan berbagai kegiatan untuk melatih perilaku yang mengembangkan seluruh aspek karakter, dan hal itu harus dilakukan oleh berbagai pihak terkait terutama guru dan orang tua. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan orang tua mengenai pendidikan karakter, kondisi sosial ekonomi keluarga yang kurang mendukung, dan ketidakmampuan orang tua dalam menjadi role model merupakan beberapa permasalahan yang dapat menyebabkan rendahnya pendidikan karakter (Prof. Dr. Solehuddin. Pd. , 2. Pemerintah Indonesia telah meluncurkan program Pendidikan Anak Usia Dini Integratif dan Holistik (PAUD-HI), yang dirancang untuk terhubung langsung dengan pos kesehatan terpadu . untuk memberikan pendidikan yang beragam demi kepentingan masa depan Indonesia (Asep F, 2. Petunjuk teknis pendidikan karakter anak usia dini di PAUD memuat tujuh prinsip yang harus dilaksanakan, yaitu: melalui keteladanan dan keteladanan, dilaksanakan secara terus menerus, menyeluruh, terpadu dalam segala aspek perkembangan, menciptakan suasana cinta kasih, kasih sayang, memotivasi anak secara aktif. , melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat, serta penilaian (Tussubha & Hadiyanto, 2. Pentingnya penerapan pendidikan karakter mandiri sejak dini ditekankan untuk membentuk anak yang kuat dan percaya diri serta mampu mengambil keputusan dengan baik (Aslamiah et al. , 2. Karena sejumlah alasan, keterlibatan kepala sekolah dalam menumbuhkan pendidikan karakter sangat penting (Noor et al. , 2. Pertama dan terpenting, sebagai kepala sekolah, kepala sekolah menetapkan standar perilaku dan moralitas di kalangan siswa (Syahnaz et al. , 2. Membangun lingkungan pendidikan yang mendukung dan peduli di mana kebajikan seperti empati, akuntabilitas, rasa hormat, dan kejujuran diakui dan didorong adalah tugas kepala Selain itu, kepala sekolah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap inisiatif dan program pendidikan karakter yang dipilih dan dilaksanakan sekolah (Astuti, 2. Selain itu, kepala sekolah juga berperan penting dalam memberikan contoh dan mendorong perilaku Mereka menjadi teladan bagi staf dan siswa, dan cara mereka bertindak dan berperilaku berdampak besar pada cara orang lain memandang mereka (Kurniasih & Elvadola, 2. http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 Dari penjelasan tersebut, penelitian ini berfokus pada permasalahan terkait pendidikan karakter di PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri dengan berfokus pada peran kompetensi manajerial kepala sekolah Oleh karena itu, mengingat konteks di atas, jelas bahwa tujuan penelitian ini adalah penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan pendidikan karakter di PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangannya, dan merumuskan rekomendasi praktis untuk perbaikannya serta untuk mengidentifikasi dan menganalisis kompetensi manajerial kepala sekolah dalam pengembangan pendidikan karakter di PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri, dan menyusun rekomendasi optimalisasinya. Dengan melakukan penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pengetahuan yang lebih mendalam tentang tujuan utama penelitian dan kontribusi kompetensi manajerial kepala sekolah dalam pengembangan pendidikan karakter di PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri. Selanjutnya, dapat dipergunakan untuk mengembangkan strategi dan program yang efektif dalam pengembangan pendidikan karakter di PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri. METODE Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, ipenelitian iyang idilakukan idengan imengamati ifenomena yang iada idisekitarnya idan imenganalisisnya idengan Penelitian dikumpulkan umumnya berbentuk kata-kata, gambar-gambar dan kebanyakan bukan angkaangka, memanfaatkan observasi dan analisis mendalam terhadap data dari makalah yang diterbitkan di jurnal lokal dan internasional, memanfaatkan akses luas terhadap bahan tertulis dan soft copy. (Muhammad Asif Kamal et al. , 2. HASIL PEMBAHASAN Pendidikan Karakter di PAUD Definisi dan Konsep Pendidikan Karakter di PAUD Pendidikan karakter Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bertujuan untuk membentuk karakter anak sejak dini dengan menitik beratkan pada komponen seni verbal, kognitif, fisik-motorik, sosial-emosional, religius, dan moral. Hal ini komprehensif, berkelanjutan, dan terintegrasi ke dalam semua bidang pembangunan, membina lingkungan yang penuh http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 kasih sayang dan secara aktif memotivasi anak-anak. Melibatkan pendidik, orang tua, dan masyarakat, serta mencakup kegiatan evaluasi dan pembelajaran. (Safira, 2020. Tussubha & Hadiyanto, 2. Peran pendidikan karakter dalam pembentukan karakter anak usia dini Pendidikan karakter pada anak usia dini secara signifikan membantu dalam membangun landasan moral, etika, dan keterampilan sosial yang kuat, sehingga mempengaruhi perilaku dan pilihan di kemudian hari. Hal ini dipengaruhi oleh keteladanan, pembelajaran, dan kesempatan yang diberikan oleh pendidik dan orang tua. (Yusuf & Akbar, 2. Pendidikan karakter pada anak usia dini melibatkan permainan peran, bercerita, dan diskusi kelompok untuk mengajarkan sifat-sifat berharga seperti penerimaan, pengertian, penyelesaian perselisihan secara damai, dan perilaku penuh kasih sayang, dibantu dengan bimbingan yang disengaja. (Mei-Ju et al. , 2014. Saroh et al. , 2. Penguatan pendidikan karakter memerlukan kolaborasi antara warga masyarakat, orang tua, dan pendidik. Konsistensi dan penguatan kualitas karakter dalam konteks sekolah dan rumah mendorong anak untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ini ke dalam kehidupan sehari-hari. (Nursaptini et al. , 2. Pendidikan karakter anak usia dini merupakan upaya kolaboratif antara pendidik, orang tua, dan masyarakat, bertujuan untuk mengembangkan generasi muda yang bertanggung jawab, penuh kasih sayang, dan penuh hormat serta berkontribusi kepada masyarakat. (Muslimah & Rukiyati, 2. Pendidikan karakter memegang peranan penting dalam membentuk karakter anak usia dini karena sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Berikut adalah beberapa fungsi pendidikan karakter dalam pembentukan karakter anak usia dini: Membentuk perilaku baik Pendidikan karakter membantu anak memiliki perilaku yang baik dan memperjelas nilai-nilai yang penting dalam kehidupan (Firdausi, 2. Mempersiapkan anak untuk mengolah emosi Pendidikan karakter pada anak usia dini menumbuhkan kematangan dalam mengolah emosi, mempersiapkan anak menghadapi emosi yang mengancam nyawa. (Sudaryanti. Membentuk nilai-nilai dan norma dalam masyarakat Pendidikan karakter sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi yang berbudi luhur dan mulia (Firdausi, 2. http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 Membentuk karakter yang diterapkan dan dipraktikkan Pendidikan karakter pada anak usia dini melibatkan pengajaran kepada anak-anak melalui teladan dan teladan, membantu mereka memahami dan mempraktikkan karakter dalam kehidupan mereka. Membentuk lingkungan sekolah yang aman, jujur, dan disiplin Pendidikan karakter anak usia dini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, jujur, dan disiplin, sehingga memungkinkan anak memahami dan mengamalkan karakter dalam kehidupannya (Widiastuty, 2. Pendidikan karakter anak usia dini bertujuan untuk mengembangkan karakter praktis dan terapan pada anak, membina keterlibatan keluarga, masyarakat, dan warga negara, serta dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan strategi efektif dalam PAUD. Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Komponen-Komponen Kompetensi Manajerial yang Relevan Berbagai kemampuan dan sifat yang diperlukan untuk kepemimpinan dan pengambilan keputusan yang efisien dalam suatu organisasi termasuk dalam kompetensi manajerial. Menurut (Piaw et al. , 2. , unsur-unsur tersebut terdiri dari: Berpikir dan Merencanakan Secara Strategis Manajer harus memiliki pemikiran strategis, perencanaan jangka panjang, analisis pasar, identifikasi peluang dan bahaya, serta keterampilan pengambilan keputusan untuk memastikan keberhasilan dan perkembangan perusahaan. Komunikasi Efektif Manajer memerlukan keterampilan komunikasi yang kuat untuk mengkomunikasikan visi, tujuan, dan harapan mereka secara efektif, sambil secara aktif mendengarkan staf, klien, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memahami perspektif mereka dan menyelesaikan masalah. Membangun Tim dan Motivasi Seorang manajer yang kompeten dapat membimbing tim berkinerja tinggi dengan mengenali kekuatan dan kelemahan individu, memberikan bimbingan, dan membina lingkungan kerja yang positif. Mengambil Keputusan dan Memecahkan Masalah http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 Manajer yang efektif memiliki keterampilan pemecahan masalah yang kuat dan penilaian yang baik, terutama dalam situasi kompleks, untuk secara efektif mengatasi hambatan dan perselisihan dalam perusahaan. Kemampuan Beradaptasi dan Manajemen Perubahan Dalam dunia komersial yang serba cepat saat ini, para manajer harus mudah beradaptasi, mampu membimbing timnya melalui perubahan organisasi sambil mempertahankan semangat kerja dan mencapai hasil. Etika Kepemimpinan Manajemen yang kompeten melibatkan moral dan integritas dalam pengambilan keputusan dan interaksi, menumbuhkan kredibilitas dan kepercayaan dalam perusahaan melalui komitmen terhadap norma dan cita-cita etika. Individu dapat meningkatkan kompetensi manajemen mereka dengan memimpin dan mengelola tim secara efektif, mendorong pencapaian organisasi, dan menumbuhkan budaya kerja yang positif. Hubungan antara Kompetensi Manajerial dan Efektivitas Kepemimpinan di PAUD Kompetensi manajerial yang kuat pada seorang kepala sekolah secara signifikan meningkatkan efektivitas kepemimpinan di PAUD, memungkinkan perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian sumber daya yang efektif, serta meningkatkan pendidikan karakter dalam berbagai aspek pendidikan. Menurut (Sudaryanti, 2. dalam jurnal "Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Anak Usia Dini" yang diterbitkan oleh Universitas Negeri Yogyakarta, pendidikan karakter pada anak usia dini sangat penting untuk membentuk generasi yang berbudi luhur dan berakhlak mengimplementasikannya di PAUD. Kompetensi manajerial yang kuat meningkatkan efektivitas kepemimpinan di PAUD, termasuk pengembangan pendidikan karakter, menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter yang efektif. Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Pendidikan karakter merupakan salah satu aspek krusial dalam pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang bertujuan untuk membentuk karakter anak sejak dini, agar mereka dapat memahami dan mengamalkan karakter dalam kehidupannya. http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 Dalam konteks pengelolaan pendidikan anak usia dini. Menurut (Waluyo et al. , 2. Pendidikan karakter sangat penting untuk pengembangan anak usia dini secara holistik, yang melibatkan pemangku kepentingan seperti pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam upaya kolaboratif untuk membangun nilai-nilai moral dan etika, sebagai berikut : Inklusi dalam Kurikulum dan Praktik Pengajaran Kurikulum PAUD dapat memasukkan pendidikan karakter ke dalam strategi pembelajaran, menumbuhkan empati, akuntabilitas, dan kolaborasi melalui kegiatan interaktif, diskusi kelompok, dan bercerita, memastikan pengajaran berkelanjutan dan paparan nilai-nilai inti. Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat. Pengelola PAID harus melibatkan masyarakat dan orang tua dalam pendidikan karakter untuk menyelaraskan tujuan dan meningkatkan perkembangan anak usia dini melalui program yang berfokus pada komunikasi dan etika. Pengembangan Profesi Pendidik Guru memerlukan pengetahuan dan keterampilan untuk mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam rencana pembelajaran, dan peluang pengembangan profesional dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip dan teknik praktik. Menumbuhkan Budaya Sekolah yang Positif Kepala mempromosikan program pendidikan karakter yang berpusat pada nilai-nilai seperti kejujuran, kasih sayang, dan rasa hormat, serta membantu guru dalam menciptakan lingkungan inklusif untuk pengembangan karakter. Pendidikan karakter dalam pengelolaan PAUD melibatkan integrasi kurikulum, kolaborasi, pengembangan profesional, dan penanaman budaya sekolah yang positif, membina siswa yang bertanggung jawab, empati, dan menghargai kontribusi masyarakat. Profil Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Kompetensi Menurut Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor 14 tahu 2005 disebutkan bahwa kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati dan dikuasai oleh guru dan dosen dalam melaksanakan tugas dan keprofesionalannya (Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005. Manajerial http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 Manajerial adalah suatu upaya artistik manusia untuk memanfaatkan sumber daya untuk pengorganisasian, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan operasi yang berhasil diselesaikan dengan melibatkan partisipasi seluruh anggota organisasi untuk mencapai tujuan bersama (Hasibuan, 2. Kepala sekolah Kepala sekolah adalah seorang pendidik kompeten yang diberi tanggung jawab ekstra untuk mengawasi sekolah tempat pengajaran berlangsung dan terjadi kontak antara pengajar dan murid (Wahjosumidjo, 2. Oleh karena itu, kepala sekolah adalah seorang guru yang mempunyai tanggung jawab ekstra untuk mengawasi suatu lembaga pendidikan. Budaya Islami Dalam pengertian ini, budaya Islam mengacu pada proses mengintegrasikan prinsipprinsip agama Islam ke dalam kehidupan sekolah (Sahlan, 2. Dengan demikian, penanaman prinsip-prinsip ajaran agama Islam sebagai adat istiadat dalam berperilaku dan budaya organisasi yang dianut oleh seluruh personel sekolah inilah yang hendaknya dipahami sebagai budaya Islam. PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri PAUD Baiturrohmah adalah sekolah yang terletak di Jl. Semangka IV RT: 08 RW : Jati Pulo. Kec. Palmerah. Kota Jakarta Barat Prov. Jakarta, sedangkan PAUD Kenanga Asri adalah sekolah yang terletak di Jl. Nanas No. 3 RT. 11/02. Jati Pulo. Kec. Palmerah. Kota Jakarta Barat Prov. Jakarta, yang bertujuan untuk pendidikan anak usia dini terhadap ilmu, aturan, dan perintah agama Islam sangat penting bagi umat Islam untuk menunaikan kewajibannya dalam beribadah kepada Allah SWT dan menjauhi larangan. Hal ini diimbangi dengan pengetahuan umum untuk kehidupan di masa depan. Implementasi Pengembangan Pendidikan Karakter Penerapan program pendidikan karakter di PAUD Baiturrahmah dan PAUD Kenanga Asri dapat meningkatkan pengembangan karakter anak usia dini sehingga memberikan hasil yang beragam: Program perilaku positif Program pendidikan karakter menumbuhkan perilaku yang baik, memahami prinsipprinsip hidup, dan mengembangkan kecerdasan emosional dengan mengajarkan anak http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 untuk mempraktikkan kebajikan dalam situasi dunia nyata, termasuk pengolahan . Program norma-norma dan nilai-nilai sosial Program pendidikan karakter membantu anak-anak dalam belajar dan menunjukkan perilaku yang sesuai dengan peran mereka sebagai anggota keluarga, komunitas, dan warga negara. Program dalam mengelola sumber daya Penerapan program pendidikan karakter dapat membantu pengelola sekolah dalam mengawasi program pendidikan karakter PAUD Baiturrahmah dan PAUD Kenanga Asri, termasuk pengelolaan sumber daya. Program menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, jujur, dan teratur Program pendidikan karakter menumbuhkan perilaku moral pada anak dengan membina lingkungan belajar yang aman, jujur, dan tertib di sekolah. Program pendidikan karakter di PAUD Baiturrahmah dan PAUD Kenanga Asri bertujuan untuk mengajarkan anak nilai-nilai keluarga, komunitas, dan masyarakat, sekaligus mengintegrasikan peran kepala sekolah dalam mencapai keberhasilan. Berikut adalah beberapa peran kepala sekolah dalam proses tersebut: Mengidentifikasi kompetensi manajerial yang relevan Pengembangan dan pemanfaatan kompetensi manajerial seperti pengendalian sumber daya, pengorganisasian, dan pengarahan sangat penting bagi pendidikan karakter dalam pengelolaan PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendidikan karakter Pengelolaan PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lingkungan sekolah, tenaga kependidikan, dan orang tua. Mengoptimalkan kontribusi kompetensi manajerial kepala sekolah Kompetensi manajerial kepala sekolah dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan strategi dan program yang efektif dalam pengembangan pendidikan karakter di PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri. Mengembangkan lingkungan sekolah yang aman, jujur, dan disiplin Lingkungan sekolah yang aman, jujur, dan disiplin dapat membantu anak memahami dan mempraktikkan karakter yang diterapkan dalam kehidupannya Mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam pengelolaan PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri bertujuan untuk meningkatkan karakter anak dalam http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 keluarga, masyarakat, dan kewarganegaraan, sekaligus mengembangkan strategi dan program yang efektif. Analisis Hubungan antara Kompetensi Manajerial dan Pengembangan Karakter Penelitian ini menemukan bahwa kepemimpinan yang cakap secara signifikan mempengaruhi efektivitas program pengembangan karakter pada pendidikan anak usia dini, menyoroti pentingnya kompetensi manajemen. Berikut ini secara ringkas diuraikan kesimpulan utama dari analisis tersebut: Pentingnya Perencanaan dan Pemikiran Strategis: Pemikiran strategis dan perencanaan jangka panjang sangat penting untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pengelolaan PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri, memastikan keselarasan dengan tujuan fasilitas pendidikan anak usia dini, memastikan pengembangan karakter yang konsisten dan berkelanjutan. Pentingnya Komunikasi yang Efisien Komunikasi yang efektif sangat penting untuk menciptakan suasana kooperatif dalam program pendidikan karakter PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri. Komunikasi yang terbuka dan jujur menumbuhkan pemahaman bersama di antara para pemangku kepentingan, sementara mendengarkan secara aktif memberikan umpan balik yang berharga untuk program yang disesuaikan. Pentingnya Kepemimpinan Moral Kepemimpinan etis sangat penting dalam memandu inisiatif pengembangan karakter di lingkungan PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri, memberikan contoh bagi guru, orang tua, dan siswa, membangun kredibilitas dan kepercayaan. Memasukkan Inisiatif untuk Pendidikan Karakter Penelitian mengungkapkan bahwa keterampilan manajemen yang efektif sangat penting untuk mengintegrasikan program pendidikan karakter ke dalam pengajaran dan kurikulum PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri, karena pengawas dengan kemampuan motivasi dan membangun tim yang kuat akan membina kerja sama dan beradaptasi dengan tuntutan perubahan. Pemberdayaan Pendidik Penelitian mengungkapkan bahwa kompetensi manajemen secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan profesional pendidik dalam pendidikan karakter, dengan memberdayakan guru dan menumbuhkan lingkungan belajar yang penuh kasih. http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 Penelitian ini menekankan pentingnya peran manajer di lembaga pendidikan anak usia dini dalam membina peserta didik muda yang bertanggung jawab, empati, dan penuh hormat melalui pemikiran strategis, komunikasi efektif, kepemimpinan etis, dan program pendidikan karakter kolaboratif. SIMPULAN Pendidikan karakter merupakan aspek krusial dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia, mempersiapkan anak menjadi warga negara. Hal ini melibatkan pemberian contoh dan mendorong perilaku moral, yang merupakan bagian integral dari semua aspek Kepala sekolah berperan penting dalam melaksanakan pendidikan karakter, menetapkan standar perilaku dan moralitas di kalangan siswa, serta membina lingkungan yang penuh kasih sayang. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan program Pendidikan Anak Usia Dini Integratif untuk memberikan pendidikan yang beragam demi kepentingan masa depan. Ada tujuh prinsip yang harus diterapkan: melalui keteladanan dan keteladanan, keluarga yang kurang mendukung, dan ketidakmampuan orang tua menjadi teladan. Suasana kasih sayang, kasih sayang, dan motivasi aktif anak sangat penting dalam pendidikan karakter. Tokoh kepala PAUD Baiturrohmah dan PAUD Kenanga Asri menitikberatkan pada peran, menekankan pentingnya penerapan pendidikan karakter mandiri sejak dini. Petunjuk teknis pendidikan karakter anak usia dini di PAUD memuat karakter yang sangat Dengan melibatkan pengetahuan dan keterampilan pendidik dan orang tua mengenai pendidikan karakter, maka kondisi sosial ekonomi dapat diketahui dan dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan pendidikan karakter di PAUD yang diberikan oleh pendidik dan orang tua, yang bertujuan untuk mengembangkan generasi muda. Pendidikan karakter memegang peranan penting dalam membentuk karakter anak usia dini. Penguatan pendidikan karakter memerlukan kolaborasi antara anggota masyarakat, orang tua, dan masyarakat. Ini membantu anak-anak memiliki pilihan perilaku yang baik dan jelas di kemudian hari, dipengaruhi oleh contoh, pembelajaran, dan kesempatan. Pendidikan karakter anak usia dini merupakan upaya komprehensif dan berkesinambungan antara nilai-nilai penting dalam kehidupan, meliputi motorik, sosial emosional, agama, dan moral. Ini komprehensif, berkelanjutan, dan melibatkan permainan peran, penceritaan, dan diskusi. Komponen kompetensi manajerial dalam pendidikan karakter anak usia dini meliputi kemampuan komunikasi yang kuat, pemikiran strategis, perencanaan jangka panjang, dan http://journal. id/index. php/jipmht/issue/view/105 Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 8 . Maret 2024 p-ISSN: 2549-3310 e:ISSN: 2623-2901 Hal 25-39 Manajer harus secara aktif mendengarkan staf, klien, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, jujur, dan disiplin yang memungkinkan anak-anak memahami dan memecahkan masalah. Komunikasi yang efektif sangat penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, jujur, dan disiplin. Dalam dunia komersial yang serba cepat saat ini, para manajer memerlukan pendidikan karakter untuk menjaga semangat dan mencapai hasil. Manajer yang efektif mempunyai keterampilan pemecahan masalah yang kuat dan dapat menerapkan pendidikan karakter yang efektif secara efektif. Pendidikan karakter di PAUD berperan penting dalam membentuk karakter anak, sehingga mampu meningkatkan kompetensi manajemennya, beradaptasi dengan perubahan situasi, serta menumbuhkan kredibilitas dan kepercayaan dalam organisasi. Kajian tersebut fokus pada pentingnya pendidikan karakter pada lembaga pendidikan anak usia dini, khususnya PAUD Baiturrahmah dan PAUD Kenanga Asri. Hal ini menyoroti perlunya guru untuk mengintegrasikan pengembangan profesional pendidikan dan menanamkan budaya sekolah yang positif, membina siswa yang bertanggung jawab, berempati, dan menghargai kontribusi masyarakat. Penelitian ini menyoroti peran penting manajer di lembaga pendidikan anak usia dini dalam mengintegrasikan program pendidikan karakter ke dalam pengajaran dan kurikulum. Hal ini menekankan pentingnya pengendalian sumber daya, komunikasi yang efektif, dan kepemimpinan etis dalam membina siswa yang bertanggung jawab, empati, dan penuh hormat yang dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Kepala sekolah, sebagai pendidik yang berkompeten, diberi tanggung jawab ekstra dalam melaksanakan program pendidikan karakter. REFERENSI