CIVIC EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Volume 5 Nomor 2 Edisi Bulan Desember 2023 Partisipasi Organisasi Kepemudaan dalam Proses Pemilihan Kepala Daerah di Desa Cinta Rakyat Alti Laksana Simaremare1. Gerry Frizi Jonatan Malau2. Philip Jose Sinaga3 . Julia Ivanna4 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan simaremarealti638@gmail. com1, gerryfrizzy69@gmail. com2, josesng124@gmail. juliaivanna@unimed. Abstrak Pemuda sebagai agen perubahan merujuk pada peran penting generasi muda dalam menginisiasi, mendorong, dan mewujudkan perubahan positif dalam masyarakat. Desa Cinta Rakyat memiliki organisasi kepemudaan yakni karang taruna. Karang taruna ikut serta dalam berpartisipasi atau berperan dalam mensukseskan Pilkada. Dalam isu-isu pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Oleh karena itu, kehadiran dan kontribusi dari karang tarunasangat penting. Tujuan Penelitian ini adalah Bagaimana Bentuk Partisipasi Organisasi Kepemudaan (Karang Tarun. dalam Proses Pemilihan Kepala Daerah di desa Cinta Rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan obeservasi, wawancara yang mendalam . ndepth intervie. dan Focus Group Discussion (FGD,) serta penulusuran pustaka. Analisa data dilakukan dalam berbagai tahapan analisis data diantaranya melalui reduksi data, penyajian atau display data serta kesimpulan atau Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa organisasi Karang Taruna Desa Cinta Rakyat memiliki peran yang signifikan dalam pemilihan kepala daerah, didorong oleh sejumlah faktor pendukung yang mendukung partisipasi aktif mereka. Dukungan kuat dari masyarakat, kerjasama yang erat dengan pemerintah desa, dan inovasi dalam strategi kampanye menjadi pilar utama yang memperkuat peran karang Melalui kampanye yang kreatif, sinergi dengan pemerintah desa, dan kepercayaan masyarakat, karang tarunamampu menjadi agen perubahan yang membentuk dan memperkaya proses pemilihan kepala daerah. Kata Kunci: Partisipasi. Karang Taruna. Pilkada Abstract Youth as agents of change refers to the important role of the younger generation in initiating, encouraging and realizing positive change in society. Cinta Rakyat Village has a youth organization, namely Karang Taruna. Karang Taruna takes part in participating or playing a role in making the regional elections a success. In the issues of implementing regional head elections, therefore, the presence and contribution of Karang Taruna is very important. The aim of this research is the form of participation of youth organizations (Karang Tarun. in the regional head election process in Cinta Rakyat village. The research method used is descriptive Data collection was carried out by observation, in-depth interviews and JURNAL PROGDI PPKn. FKIP UNIVET BANTARA SUKOHARJO BEKERJA SAMA DENGAN ASOSIASI PROFESI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (AP3KNI) JAWA TENGAH CIVIC EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Volume 5 Nomor 2 Edisi Bulan Desember 2023 Focus Group Discussions (FGD) as well as searching the literature. Data analysis is carried out in various stages of data analysis including through data reduction, data presentation or display as well as conclusions or verification. Based on the research results, it can be seen that the Karang Taruna Dessa Cinta Rakyat organization has a significant role in regional head elections, driven by a number of supporting factors that support their active participation. Strong support from the community, close collaboration with the village government, and innovation in campaign strategies are the main pillars that strengthen the role of Karang Taruna. Through creative campaigns, synergy with the village government, and community trust. Karang Taruna is able to become an agent of change that shapes and enriches the regional head election process Keywords: Participation. Youth Organizations. Regional Elections. Pendahuluan Demokrasi merupakan suatu bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara yang mewujudkan tercapainya kedaulatan rakyat atas negara tersebut dan pemerintah harus melaksanakan hak tersebut (Rosana, 2. Dengan demikian, negara demokrasi adalah negara yang diselenggarakan menurut kehendak rakyat, karena kedaulatan ada di tangan rakyat. Salah satu aspek terpenting dari negara demokratis adalah partisipasi politik. Arah pemerintahan sangat dipengaruhi oleh partisipasi politik. Partisipasi politik merupakan aspek yang sangat penting dalam demokrasi, landasan demokrasi. Partisipasi politik ialah wujud dari kedaulatan rakyat yaitu suatu hal yang sangat fundamental dalam proses demokrasi. Partisipasi politik memiliki makna yang sangat penting dalam bergeraknya roda dan sistem demokrasi, apabila masyarakat memiliki tingkat partisipasi yang tinggi, maka proses pembangunan politik dan praktik demokratis di Indonesia akan berjalan dengan baik. Sehingga akan sangat berarti pula terhadap perkembangan bangsa dan negara ini. Partisipasi politik merupakan keikutsertaan warga negara dalam kehidupan dalam mewujudkan berbagai kebutuhan dan kepentingannya, walaupun sering terjadi benturan dengan kepentingan dan kebijaksanaan dalam kegiatan pemilihan umum kepala daerah untuk menentukan hak suara dalam memilih pemimpin yang bijaksana, tegas, lugas dan bertanggung jawab, jujur serta dapat mengemban dan menjalankan tugasnya sebagai Negara tanpa partisipasi politik masyarakat cenderung otoriter dan Pengalaman politik pada saat orde baru memperlihatkan kesewenangan para pengambil keputusan politik dalam setiap perumusan kebijakan maupun perencanaan program. Akibatnya kebijakan atau yang diputuskan kerap tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Partisipasi politik masyarakat merupakan bentuk JURNAL PROGDI PPKn. FKIP UNIVET BANTARA SUKOHARJO BEKERJA SAMA DENGAN ASOSIASI PROFESI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (AP3KNI) JAWA TENGAH CIVIC EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Volume 5 Nomor 2 Edisi Bulan Desember 2023 pemberian diri baik dalam bentuk keikutsertaan, kehadiran, gagasan, keterlibatan dalam perumusan kebijakan dan pemberian diri dalam pengawasan manakala kebijakan itu hendak diimplementasikan. Dari penjelasan tersebut maka dapat di katakan bahwa jika kesadaran politik berpengaruh terhadap partisipasi politik masyarakat, karena apabila seseorang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara maka akan mendorong orang tersebut untuk berpartisipasi politik. Dapat disimpulkan bahwa usaha pemerintah desa dalam menjalankan dan mengajak masyarakat dalam kegiatan pemilihan umum bertujuan untuk mengajak masyarakat ikut serta dan menggunakan hak pilihnya sesuai dengan pilihan dan harapan untuk kedepan agar menjadi lebih baik. (Hemafitria et al. , 2. Kesadaran dari masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan politik merupakan tolak ukur keberhasilan penyelenggaraan demokrasi di tingkat lokal maupun nasional. Karena dari adanya kesadaran masyarakat akan menimbulkan aktivitas partisipasi aktif dalam mengikuti setiap kegiatan politik yang pada dasarnya merupakan proses transformasi kepentingan publik dalam ranah struktur politik. Terutama sebagai perwujudan dari kedaulatan rakyat, dimana pada saat pemilihan kepala daerah, kedudukan dan peran rakyat menjadi pihak yang paling menentukan proses politik di wilayahnya dengan memberikan suara secara langsung. Bila merujuk pada uraian tersebut, bahwa kesadaran akan partisipasi politik masyarakat apapun alasannya merupakan suatu prasyarat utama yang harus dipenuhi dalam membangun negara bangsa yang demokratis. Artinya partisipasi politik adalah bagian penting dalam kehidupan suatu negara. Terutama bagi negara yang menyebut dirinya sebagai negara demokrasi, ukuran partisipasi politik merupakan faktor yang menentukan tinggi dan rendahnya kadar demokrasi yang berkembang di negara tersebut. Pemilihan kepala daerah merupakan suatu wujud demokratis lokal. Dimana dengan adanya pemilihan kepala daerah ini masyarakat lokal diberikan kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam pemilihan pemimpin di daerahnya (Adi Abdul Kadir. Michael Mamentu Trintje, 2. Penyelenggaraan pilkada telah membawa banyak manfaat yang signifikan, khususnya dalam membangun demokrasi di tanah air. Pemenuhan hak politik masyarakat yang dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam pemilihan kepala daerah merupakan perwujudan prinsip kedaulatan rakyat. Hak untuk memilih dan dipilih dalam pilkada merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi bagi seluruh warga negara di bidang politik, dan juga termasuk dalam hak asasi manusia (Yasin, 2. Saat ini, mayoritas orang menganggap bahwa kondisi politik yang sedang berlangsung penuh dengan politik yang hanya mempertimbangkan kepentingan pribadi. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, terdapat banyak kecurangan atau masalah yang terjadi dalam pelaksanaan pilkada, bahkan telah menjadi masalah yang kronis. Contohnya maraknya politik uang atau disebut money politik. Hal ini Ketidaksadaran masyarakat terhadap bahaya money politik merupakan masalah serius dalam konteks demokrasi dan tata kelola JURNAL PROGDI PPKn. FKIP UNIVET BANTARA SUKOHARJO BEKERJA SAMA DENGAN ASOSIASI PROFESI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (AP3KNI) JAWA TENGAH CIVIC EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Volume 5 Nomor 2 Edisi Bulan Desember 2023 pemerintahan (Qodir, 2. dan Banyak masyarakat tidak menggunakan hak pilihnya, hal ini disebabkan oleh tingginya angka golput. Mereka enggan memberikan suaranya karena kurangnya pemahaman terhadap para calon dan adanya rasa kecewa terhadap janji-janji palsu yang dibuat oleh para pemimpin saat kampanye (Lintang Yunisha Dewi. Hizkia Laritza Novelina Sinaga. Nur Aji Pratiwi, 2. Dalam permasalahan diatas dibutuhnya organisasi kepemudaan. Organisasi kepemudaan dalam politik merujuk pada kelompok atau entitas yang dibentuk oleh individu muda dengan tujuan terlibat secara aktif dalam proses politik dan mencapai perubahan positif dalam masyarakat (Angkasawati, 2. Pemuda sebagai agen perubahan merujuk pada peran penting generasi muda dalam menginisiasi, mendorong, dan mewujudkan perubahan positif dalam masyarakat. Di Desa Percut Sei Tuan memiliki organisasi kepemudaan yakni karang taruna. Karang taruna menurut kamus besar bahasa Indonesia (KKBI) adalah Karang berarti tempat kediaman,tempat berkumpul sedangkan taruna tempat kegiatan . erhimpun dan sebagainy. para pemuda remaja. Karang taruna merupakan organisasi sosial kemasyarakatan, wadah untuk mengembangkan generasi muda yang mampu menunjukkan keberaniannya melalui kreativitas, prakarsa dan karya di bidang kesejahteraan sosial masyarakat (Marratu Fahri. Ema Anita. Ella Puspita Sari. Harni Farhataini. Adam Purba, 2. Karang taruna adalah suatu organisasi kepemudaan yang berkembang di Indonesia. Karang taruna berfokus pada pemberdayaan pemuda di tingkat kelurahan atau desa dengan tujuan untuk meningkatkan potensi, kreativitas, dan kontribusi pemuda dalam pembangunan masyarakat. Karang taruna ikut serta dalam berpartisipasi atau berperan dalam mensukseskan Pilkada. Partisipasi karang taruna sangat diperlukan sebagai wujud solidaritas dan partisipasi dalam pembangunan moral, sosial dan politik daerahnya. Pemerintah memberikan hak istimewa kepada para pemuda dan pemudi karang taruna harus dapat mempersiapkan diri untuk membangun masyarakat yang memiliki nilai-nilai moral. Partisipasi pemuda dalam politik sangatlah penting, terutama partisipasi mereka dalam penyebaran gagasan di pesta demokrasi. Aspirasi konstruktif generasi muda sangat penting demi kebaikan negara ini, terutama karena generasi muda adalah pemimpin masa depan (Agna Ghasani, 2. Dalam isu-isu pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Oleh karena itu, kehadiran dan kontribusi dari karang tarunasangat penting. Partisipasi karang tarunamemegang peranan penting karena setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya tanpa dipengaruhi oleh kepentingan politik pribadi. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka peneliti menginginkan adanya sebuah penelitian secara mendalam tentang Partisipasi Organisasi Karang Taruna dalam Proses Pemilihan Kepala Daerah di desa Cinta Rakyat. JURNAL PROGDI PPKn. FKIP UNIVET BANTARA SUKOHARJO BEKERJA SAMA DENGAN ASOSIASI PROFESI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (AP3KNI) JAWA TENGAH CIVIC EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Volume 5 Nomor 2 Edisi Bulan Desember 2023 Metode Peneliti melakukan penelitian di Desa Cinta Rakyat. Metode penelitian penulis adalah kualitatif deskriptif yaitu jenis penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan obeservasi, wawancara yang mendalam . ndepth intervie. dan Focus Group Discussion (FGD,) serta penulusuran Penentuan informan dalam penelitian menggunakan teknik purposive Teknik ini didalamnya mencakup orang-orang yang diseleksi atas dasar kriteria tertentu yang dibuat peneliti berdasarkan tujuan penelitian (Kriyantono. Informan penelitian ini adalah pengurus karang taruna yang dipilih karena memiliki informasi yang cukup banyak. Analisa data dilakukan dalam berbagai tahapan analisis data diantaranya melalui reduksi data, penyajian atau display data serta kesimpulan atau verifikasi. Tahapan pertama yaitu reduksi data yang dilakukan setelah hasil wawancara ditranskrip dan kemudian dipilah data yang sesuai dan tidak sesuai dengan topik penelitian. Selanjutnya data didisplay dengan format deskriptif, data tersebut selanjutnya dilakukan verifikasi. Dalam hal ini penulis akan mendekripsikan secara detail mengenai partisipasi karang taruna dalam proses pemilihan kepala daerah di Desa Cinta Rakyat. Hasil dan Pembahasan Organisasi Karang Taruna Desa Cinta Rakyat memegang peran krusial dalam membentuk dan mendorong kemajuan di wilayahnya. Penelitian ini mendalam mengenai kontribusi yang diberikan oleh karang taruna dalam memajukan daerah tersebut, dengan fokus pada kepedulian mereka terhadap lingkungan dan partisipasi aktif dalam berbagai inisiatif pembangunan lokal. Wujud Partisipasi Organisasi Karang Taruna Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Di Desa Cinta Rakyat Menurut Ramlan Surbakti . partisipasi politik adalah keikutsertaan warga negara biasa dalam menentukan segala keputusan yang menyangkut atau mempengaruhi hidupnya. Partisipasi politik berarti keikutsertaan warga negara biasa . ang tidak mempunyai kewenanga. dalam mempengaruhi proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan politik. Jadi dapat diambil kesimpulan menurut pendapat beliau, bahwa partisipasi politik merupakan bentuk dari keikutsertaan warga negara biasa yang tidak mempunyai wewenang atau jabatan dalam menentukan proses pelaksanaan politik, yang menyangkut dan mempengaruhi dirinya dalam Kekikutsertaan tersebut dapat dilakukan dengan memberikan partisipasi politiknya di desa melalui organisasi karang taruna. Karang taruna merupakan suatu organisasi kepemudaan yang ada di Indonesia dan merupakan sebuah wadah tempat JURNAL PROGDI PPKn. FKIP UNIVET BANTARA SUKOHARJO BEKERJA SAMA DENGAN ASOSIASI PROFESI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (AP3KNI) JAWA TENGAH CIVIC EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Volume 5 Nomor 2 Edisi Bulan Desember 2023 pengembangan jiwa sosial generasi muda. Karang taruna tumbuh atas kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari masyarakat dan untuk masyarakat itu sendiri khususnya generasi muda yang ada disuatu wilayah desa itu sendiri. Berdasarkan Undang-undang Nomor 77 Tahun 2010 tentang pedoman dasar karang taruna, yaitu karang taruna merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang diakui keberdayaannya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial sebagaimana tercantum dalam pasal 38 ayat . huruf d tentang peran masyarakat Undang-undang Nomor 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial dan pemuda-pemudi adanya kesadaran darin diri sendiri ikut serta dan peduli terhadap politik disekeliling daerahnya. Secara umum wujud partisipasi politik masyarakat yang dilakukan dalam oleh organisasi karang Taruna Cinta Rakyat dalam kegiatan kegiatan pemilihan kepala daerah di desa cinta Rakyat berlangsung sangat baik. Kondisi ini diwujudkan melalui partisipasi politik pemuda karang Taruna yang ikut dalam memberikan suara, melakukan kegiatan kampanye, ikut dalam diskusi politik. Hal ini dapat diketahui berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dari beberapa sumber yang menyatakan secara umum bahwa wujud partisipasi politik organisasi kepemudaan di desa Cinta Rakyat terwujud dari antusias para pemuda pergi ke TPS untuk memberikan suara dan ikut serta dalam kegiatan pemilihan umum kepala daerah dan masyarakat juga ikut andil dalam kegiatan politik seperti diskusi politik atau bertukar fikiran membicarakan tentang kegiatan pemilihan umum yang berlangsung didesa masyarakat juga ikut serta dalam kegiatan kampanye. Tingkat partisipasi organisasi karang taruna Dessa Cinta Rakyat dalam pemilihan kepala daerah mencerminkan komitmen mereka terhadap pembangunan demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih, karang taruna aktif dalam berbagai kegiatan mobilisasi seperti kampanye pendaftaran pemilih dan peningkatan kesadaran masyarakat. Melalui kampanye politik positif, penyuluhan pemilih, dan organisasi forum publik, mereka berperan sebagai fasilitator dialog antara calon dan pemilih. Sebagai pengamat pemilu. Karang Taruna berkontribusi pada transparansi proses pemilihan, memastikan integritas pemilu dijaga. Selain itu, karang taruna turut mendukung pemuda dalam peran aktifnya dalam pemilihan, menciptakan energi positif dalam proses politik. Dengan memberikan dukungan logistik dan terlibat dalam penggalangan dana untuk kampanye, mereka memastikan bahwa proses pemilihan berlangsung secara lancar dan setiap pemilih memiliki akses yang adil. Sebagai mediator potensial, karang taruna juga dapat memainkan peran dalam menangani konflik dan mempertahankan kondisi kondusif selama periode kampanye. Sebagai bagian dari aparat desa. Karang Taruna Desa Cinta Rakyat memberikan kontribusi penting dalam memastikan bahwa pemilihan kepala daerah mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan menggabungkan upaya dalam mobilisasi, kampanye, dan pendidikan pemilih, karang taruna menjadi elemen penting dalam membangun partisipasi warga JURNAL PROGDI PPKn. FKIP UNIVET BANTARA SUKOHARJO BEKERJA SAMA DENGAN ASOSIASI PROFESI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (AP3KNI) JAWA TENGAH CIVIC EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Volume 5 Nomor 2 Edisi Bulan Desember 2023 dalam pembentukan masa depan demokratis dan berkelanjutan bagi Desa Cinta Rakyat. Faktor Penghambat dan Pendukung Partisipasi Karang Taruna dalam Pemilihan Kepala Daerah Faktor-faktor pendukung yang berkontribusi terhadap partisipasi aktif karang taruna dalam pemilihan kepala daerah di Desa Cinta Rakyat menjadi landasan penting bagi peran positif organisasi ini dalam dinamika politik lokal. Pertama, dukungan kuat dari masyarakat setempat membuka jalan bagi keterlibatan karang taruna. Kepercayaan dan dukungan warga menciptakan dasar solid, memotivasi anggota karang taruna untuk menjadi agen perubahan dan berperan aktif dalam proses pemilihan kepala daerah. Selanjutnya, kerjasama erat dengan pemerintah desa menjadi pilar yang memperkuat partisipasi karang taruna. Sinergi yang baik antara karang taruna dan pemerintah desa membantu dalam memanfaatkan sumber daya dan dukungan kelembagaan yang diperlukan. Keterlibatan pemerintah desa juga memperkuat legitimasi karang taruna, memberikan akses lebih besar terhadap informasi dan memudahkan koordinasi kegiatan pemilihan. Inovasi dalam strategi kampanye turut menjadi faktor pendukung utama. Kemampuan karang taruna untuk mengadopsi pendekatan yang kreatif, seperti memanfaatkan teknologi informasi atau merancang kegiatan yang menarik, membuka peluang untuk menjangkau pemilih dengan cara yang lebih efektif. Dengan demikian, karang taruna dapat memperluas dampak dan memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam membentuk kesadaran politik dan partisipasi warga dalam pemilihan kepala daerah. Secara keseluruhan, faktor-faktor pendukung ini tidak hanya memberikan kekuatan bagi karang taruna untuk terlibat secara efektif dalam pemilihan kepala daerah, tetapi juga menciptakan iklim partisipatif yang mendukung demokrasi dan pembangunan lokal di Desa Cinta Rakyat. Simpulan Secara keseluruhan, penelitian ini mengungkapkan bahwa organisasi Karang Taruna Desa Cinta Rakyat memiliki peran yang signifikan dalam pemilihan kepala daerah, didorong oleh sejumlah faktor pendukung yang mendukung partisipasi aktif Dukungan kuat dari masyarakat, kerjasama yang erat dengan pemerintah desa, dan inovasi dalam strategi kampanye menjadi pilar utama yang memperkuat peran karang taruna. Melalui kampanye yang kreatif, sinergi dengan pemerintah desa, dan kepercayaan masyarakat, karang taruna mampu menjadi agen perubahan yang membentuk dan memperkaya proses pemilihan kepala daerah. Dalam konteks ini, karang taruna bukan hanya sebagai kelompok pemuda biasa, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun demokrasi partisipatif di JURNAL PROGDI PPKn. FKIP UNIVET BANTARA SUKOHARJO BEKERJA SAMA DENGAN ASOSIASI PROFESI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (AP3KNI) JAWA TENGAH CIVIC EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Volume 5 Nomor 2 Edisi Bulan Desember 2023 tingkat desa. Kemampuan mereka untuk menjalankan peran tersebut membawa dampak positif, seperti peningkatan kesadaran politik masyarakat, pemberdayaan pemilih, dan terciptanya lingkungan pemilihan yang lebih terbuka dan demokratis. Meskipun demikian, tantangan dan penghambat seperti keterbatasan sumber daya atau konflik internal perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi karang taruna dalam pemilihan kepala daerah di masa mendatang. Strategi penanganan yang bijaksana dan keberlanjutan kerjasama dengan berbagai pihak terkait akan menjadi kunci untuk meningkatkan dampak positif karang taruna dalam mendukung demokrasi lokal dan pembangunan berkelanjutan di Desa Cinta Rakyat. Keseluruhan, peran karang taruna membuktikan bahwa keterlibatan pemuda melalui organisasi lokal dapat menjadi kekuatan pendorong perubahan positif dalam dinamika politik dan pembangunan di tingkat desa. Referensi