GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan eissn: 25806416 pISSN: 23016671 PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD, DAN INDIKATOR DALAM KURIKULUM PAI DI SEKOLAH/MADRASAH Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 1,2,3Pendidikan Agama Islam. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Medan. Indonesia 1 andre0331224003@uinsu. id, 2hadi0331224016@uinsu. sitihalimah@uinsu. Abstract Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Kompetensi Inti (KI), serta Kompetensi Dasar (KD) dalam pengembangan penanda serta tujuan pendidikan dalam kurikulum Pembelajaran Agama Islam (PAI) di madrasah ataupun sekolah. Tulisan ini bertujuan menganalisa kesesuaian pengembangan SKL. KI. KD, dan Indikator di lingkungan pendidikan sekolah juga madrasah. Pengembangan materi tulisan dengan menggunakan metode studi pustaka dari sumber-sumber referensi terkait guna memperkaya khazanah keilmuan dalam analisa SKL. KI. KD, dan Indikator PAI. Berdasarkan kajian ini, ditemukan bahwa pentingnya penerapan Standar Kompetensi Lulusan. Kompetensi Inti, dan Kompetensi Dasar, serta Indikator dalam pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian. Kata-kata kunci: Kurikulum. PAI. Analisis. Kompetensi. Indikator. Pendahuluan Kurikulum ialah sesuatu rangkaian rencana serta pengaturan yang meliputi modul serta tata cara pendidikan yang digunakan selaku panduan dalam proses pengajaran buat menggapai tujuan pembelajaran. Peran kurikulum dalam pendidikan sangatlah penting, karena melalui kurikulum inilah tujuan pendidikan diatur dan dijaga agar tetap tercapai sesuai dengan rencana yang telah dibuat. (Prabowo, 2. Kurikulum menjadi penting dalam pendidikan karena memberikan panduan kepada eissn: 25806416 pISSN: 23016671 GENTA MULIA- JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 guru untuk mencapai tujuan pendidikan dengan merencanakan dan mengatur materi serta metode pembelajaran yang tepat. Dengan adanya kurikulum, tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif dan terencana. Menerapkan standar sebagai kondisi yang selalu berubah. Tujuan ideal yang ditetapkan semakin tinggi seiring berjalannya waktu. Belakangan ini, masalah di sekolah menjadi semakin jelas. (Ikhwan, 2. Dalam menghadapi perubahan yang terus-menerus, penting bagi kita untuk menetapkan tujuan yang semakin tinggi. Masalah yang terjadi di sekolah dapat menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan Pedoman yang digunakan untuk memenuhi standar kompetensi lulusan dalam pendidikan dasar serta menengah adalah peraturan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Nomor 20 Tahun 2016, yakni tentang Standar Kompetensi Lulusan pada Pendidikan Dasar sampai Menengah. Siswa yang lulus dari satuan pendidikan dasar ataupun menengah, setiap dari mereka diharapkan dapat memiliki kompetensi dalam tiga sasaran dimensi, yaitu sikap, berlanjut pada pengetahuan, dan berakhir memiliki keterampilan. (Pendidikan, 2. implementasi pedoman ini perlu dilakukan secara baik dan konsisten oleh semua pihak terkait, mulai dari pemerintah, pengembang kurikulum, kepala sekolah, hingga guru dan staf pendidikan. Hal ini akan membawa dampak positif guna meningkatkan aspek kualitas di dalam pendidikan. Kurikulum 2013 memiliki fokus yang ditujukan pada pengembangan karakter dan kompetensi siswa. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk menciptakan individu yang terdidik dengan kepribadian diri yang memiliki ketaqwaan serta keimanan kepada Allah SWT. Kurikulum ini bertujuan untuk melatih siswa agar mampu menghadapi tantangan zaman, memiliki akhlak yang mulia, mandiri, kreatif, berpengetahuan, serta juga menjadikan peserta didik selaku warga negara yang mempunyasi sebuah rasa untuk bisa tanggung jawab serta berpaham (Nuraini, 2. Implementasi Kurikulum 2013 perlu dilakukan secara baik dan konsisten oleh semua pihak terkait, mulai dari pemerintah, pengembang kurikulum, kepala sekolah, hingga guru dan staf pendidikan, dimana ini akan membawa dampak yang bersifat positif. Tujuan Penelitian ini ialah untuk memahami urgensi dari peran untuk menganalisis standar kompetensi kelulusan, kompetensi inti, kompetensi dasar, serta indikator dalam suatu materi pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), sehingga nantinya kegiaan telaah analisis materi pembelajaran PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 ini menjadi salah satu aktivitas pendidik yang diutamakan dalam dunia Metode Artikel ini menggunakan metodologi tinjauan pustaka . ibrary researc. dengan jenis penelitian kualitatif, yaitu menggunakan pendekatan data bacaan berdasarkan penelitian kepustakaan yaitu artikel-artikel ilmiah yang terpublikasi terdahulu terindex Google Scholar, serta beberapa buku yang dipublikasikan oleh Kemendikbud. Maka berdasarkan objek yang diteliti mengenai kebenaran dari dua perspektif maka metode ini dapat dipergunakan. Buku dan artikel yang sesuai dengan artikel ini berfungsi sebagai sumber perpustakaan, dimana ditampilkan dalam penelitian ini sumber primer penelitian meliputi lima buku dan jurnal Hasil dan Pembahasan Standar Kompetensi Lulusan Pengertian Standar Kompetensi Lulusan Satuan pembelajaran ialah standar keahlian yang wajib dipunyai oleh lulusan, yang mencakup pengetahuan, keahlian, serta perilaku, serta digunakan selaku pedoman buat memperhitungkan apakah partisipan didik sudah lulus dari satuan pembelajaran tersebut. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) mencakup seluruh kompetensi yang terpaut dengan mata pelajaran ataupun kelompok mata pelajaran. Adapun. SKL ini memiliki suatu tujuan buat membagikan unsur kecerdasan, lalu kemudian pengetahuan, diikuti dengan karakter serta moralitas yang baik, lalu keahlian yang dibutuhkan buat hidup mandiri serta melanjutkan pembelajaran di tingkatan yang lebih besar. (Mulyasa, 2. Dengan menggunakan standar ini, kita dapat memastikan bahwa lulusan telah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi atau memasuki ranah dunia kerja. Karena sebab itulah, maka diperlukan adanya suatu konsistensi dan keseragaman didalam penggunaan standar ini oleh kesemua pihak terkait, sehingga nantinya siswa dapat memperoleh manfaat maksimal dari pendidikan yang diberikan. Tujuan dari SKL pada pendidikan menengah umum adalah untuk memperkaya kemampuan intelektual, pengetahuan, karakter, moralitas yang baik, serta kemampuan pada keterampilan yang diperlukan guna untuk dapatkan hidup secara mandiri serta dapat melanjutkan ke pendidikan dengan level tingkatan yang lebih tinggi. (Mulyasa, 2. SKL PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 ini akan mencangkup pada standar kompetensi yang minimal serta juga wajib dicapai oleh siswa. Regulasi yang mengatur SKL ini dituangkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Tujuan Standar Kompetensi Lulusan Standar Kompetensi Lulusan dihadirkan sebagai landasan utama dalam menetapkan standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar keprofesian pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, persyaratan manajemen, dan standar Ruang Lingkup Standar Kompetensi Lulusan Standar Kompetensi Lulusan mencakup persyaratan kemampuan yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik setelah menyelesaikan pendidikan mereka di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah. (Indonesia, 2. Adapun standar kompetensi lulusan untuk tingkat MTs, yakni (Tabel Tabel 1 Standar Kompetensi Lulusan Untuk Tingkat MTs. Dimensi Sikap Pengetahuan Kualifikasi Kemampuan Menunjukkan suatu perilaku yang menunjukkan akan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan, memiliki karakter jujur, peduli, bertanggung jawab, sampai kepada menjadi pembelajar sepanjang hidup, serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Perilaku ini diharapkan dapat sesuai dengan suatu perkembangan pada anak dalam berbagai lingkungan seperti halnya dalam sekolah, kemudian keluarga hingga nantinya di masyarakat, juga di alam, dalam berbangsa serta bernegara, lalu di kawasan regional. Mengetahui dasar akan suatu pengetahuan mengenai sebuah ilmu pengetahuan, teknologi, seni, hingga kebudayaan serta mampu menghubungkannya dengan diri pribadi sendiri, lalu keluarga, kemudian di sekolah, sampai pada masyarakat serta lingkungan alam, dalam berbangsa juga negara, kemudian wilayah PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 Keterampilan Mampu untuk memperluas suatu keterampilan akan berpikir serta bertindak dengan cara yang kreatif juga produktif, hingga kritis disertai kemandirian, berkolaboratif, juga komunikatif. Lalu dapat terus untuk dikembangkan melalui suatu pendekatan yang bersifat ilmiah sesuai akan materi yang sedang dipelajari dalam lingkungan kependidikan. Selain itu, sumber meningkatkan kemampuan belajar mandiri. Adapun standar kompetensi lulusan untuk tingkat MA, yakni (Tabel . Tabel 2 Standar Kompetensi Lulusan Untuk Tingkat MA Dimensi Sikap Pengetahuan Keterampilan Kualifikasi Kemampuan Menunjukkan komitmen dan rasa hormat kepada Yang Mahakuasa melalui tindakan, menunjukkan sikap yang baik, jujur, dan peduli terhadap sesama, bertanggung jawab atas segala pembelajaran sepanjang hidup, serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Sikap dan perilaku ini disesuaikan dengan tahap perkembangan individu dalam lingkungan keluarga, institusi pendidikan, masyarakat, dan lingkungan sekitar. Mempunyai konseptual, praktis, dan pemikiran teknis, khusus, rumit, dan introspektif dalam humaniora, serta dalam seni, sains, dan profesi terkait lainnya. mampu menerapkan informasi ini ke berbagai situasi, termasuk yang bersifat komunitas, dan lingkungan. Mampu menunjukkan akan suatu kemampuan dalam realisasi berpikir serta bertindak yang bersifat kreatif juga produktif, dengan kritis disertai kemandirian yang kooperatif juga komunikatif dengan menggunakan sebuah PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 metodologi yang bernilai ilmiah dipelajari lewat sumber selain pendidikan yang bersifat formal. Kompetensi Inti Pengertian Kompetensi Inti Menurut peraturan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, pada nomor 24 tahun 2016, kompetensi inti didalam Kurikulum 2013 adalah merupakan kemampuan yang harus bisa dan dapat dimiliki oleh para siswa disetiap tingkatan kelas, guna agar mencapai standar kompetensi dari ranah kelulusan. Kompetensi ini akan meliputi sikap spiritual, lalu sosial, kemudian pengetahuan, dan juga keterampilan. Baik kompetensi inti maupun kompetensi dasar menjadi landasan dalam pengembangan buku yang isinya teks untuk dijenjang pendidikan dasar juga menengah. (Lubis, 2. Dalam peningkatan kualitas pendidikan, kompetensi inti dan kompetensi dasar berperan penting dalam mengembangkan buku teks pelajaran untuk pendidikan dasar dan menengah. Kompetensi Inti (KI) ialah suatu kemampuan yang semestinya haruslah bisa dimiliki siswa disetiap tingkatan kelas agar bisa mencapai standar kompetensi lulusan. KI merupakan cara konkret dalam menerapkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk memperlihatkan kualitas yang semestinya harus dipunyai oleh para siswa pada kesetiap tingkatan kelas ataupun program yang diambil, dan ini akan menjadi dasar dalam pengembangan Kompetensi Dasar (KD). Kompetensi Inti akan mencakup aspek dari sikap: spiritual serta sosial, lalu diikuti dengan pengetahuan, sampai kepada keterampilan. (Rachman, 2. Untuk mendukung kompetensi inti, kemampuan yang mestinya dapat untuk dicapai oleh para siswa di dalam setiap mata pelajarannya, dapat dijelaskan secara terperinci sehingga menjadi kompetensi dasar. Penjelasan yang terperinci mengenai kompetensi dasar bertujuan untuk memastikan bahwa pencapaian pembelajaran tidak hanya terbatas pada penguasaan pengetahuan semata, tetapi juga melibatkan penguasaan keterampilan dan mencerminkan sikap yang diinginkan. Kompetensi dasar dalam kelompok kompetensi inti tidak hanya diajarkan, dihafal, atau diuji kepada peserta didik. (Mulyasa, 2. Kompetensi inti ini menciptakan pendidikan yang lebih komprehensif, membentuk karakter yang baik, mengintegrasikan aspek sosial dan spiritual, serta memberikan pedoman yang jelas bagi pendidik dalam proses pembelajaran. Fungsi Kompetensi Inti PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 Kompetensi inti memiliki peran sebagai elemen yang menyusun dan mengatur Kerangka Dasar (KD). Sebagai pengatur. Kompetensi Inti berfungsi sebagai penghubung yang mengatur hubungan vertikal serta horizontal antara KD. Pengaturan vertikal dari Kompetensi Dasar yang mencakup hubungan diantara konten ke konten dari satu tingkat atau kelas pendidikan ke tingkat atau kelas yang lebih tinggi. Sementara itu, pengaturan horizontal melibatkan hubungan antara konten dari Kompetensi Dasar (KD) dari mata pelajaran yang sama pada satu minggu serta di kelas yang sama, dengan tujuan terjadi saling penguatan dalam proses pembelajaran. (Rachmawati, 2. Karenanya perlu ada konsistensi dan keseragaman dalam penggunaan Kompetensi Inti oleh semua pihak terkait untuk memastikan bahwa siswa mendapat manfaat maksimal dari pendidikan yang diberikan. Adapun di dalam rincian Kompetensi Inti (KI) pada kelas di setiap jenjang Madrasah Tsanawiyah (MT. dalam dijabarkan pada . berikut ini: Tabel 3 Kompetensi Inti (KI) pada kelas di setiap jenjang Madrasah Tsanawiyah (MT. Kompetensi Inti Kelas Kompetensi Inti Kelas Kompetensi Inti VII Vi Kelas IX Menghargai serta Menghargai juga Menghargai dan menghayati suatu juga menghayati penghayatan akan ajaran agama yang ia dalam ajaran suatu ajaran yang dianut serta yakini terdapat di dalam Menginternalisasi dan Mempraktikkan Mempraktikkan mempraktikkan dan perilaku yang jujur, perilaku yang perilaku yang jujur, kemudian berdisiplin bersifat jujur serta berdisiplin, serta serta bertanggung disiplin, lalu bersifat tanggung jawab yang peduli bertanggung jawab, jawab, kemudian kepada orang lain, peduli akan orang peduli yang meliputi: yaitu: bertoleransi, lain, yakni: toleransi, gotong bergotong royong, bertoleransi, juga royong, selanjutnya serta sopan santun, gotong royong, bersikap sopan santun sampai kepada hingga sopan juga percaya diri dalam memiliki rasa percaya santun, serta berinteraksi pada diri untuk memiliki rasa akan lingkungan sosial serta berinteraksi pada percaya diri untuk lingkungan sosial juga dapat berinteraksi PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 alam di sekitarnya tempat tinggal. alam melalui cara yang efektif, sesuai akan lingkup pergaulan serta keberadaan individu. Mempunyai suatu pemahaman tentang pengetahuan . akta, konsep, serta cara melakukanny. dimana hal ini didasarkan akan rasa keingin tahuan mengenai suatu ilmu pengetahuan, serta teknologi, lalu seni juga kebudayaan yang ini terkait dengan suatu fenomena dan peristiwa yang dapat diamati secara Memiliki pemahaman dan kemampuan pengetahuan . akta, konsep, dan cara melakukanny. ini didasarkan pada suatu perasaan untuk ingin tahu mengenai suatu ilmu kemudian teknologi, yang disertai pada seni juga budaya, dikaitkan dengan suatu fenomena serta peristiwa yang bisa diamati oleh peserta didik dengan secara yang langsung. Mengaplikasikan, menyajikan, dan berpikir kritis dalam hal yang nyata . eperti memecah, merangkai, mengubah, dan mencipt. serta dalam hal yang abstrak . eperti menulis serta membaca, kemudian Melakukan percobaan, mengolah, dan pengetahuan dalam bentuk konkret . eperti memecah, merangkai, mengubah, juga untuk membua. dan dalam bentuk abstrak diantaranya seperti: aktivitas menulis serta yang secara efektif di lingkungan sosial juga alam dalam hal lingkup pergaulan serta kehidupan yang dijalani seharihari. Memiliki pemahaman dan pengetahuan . akta, konsep, dan didasarkan kepada perasaan yang ingin mengetahui perihal keilmu pengetahuan juga teknologi, disertai dengan seni dan budaya yang berkaitan pada suatu fenomena dan kejadian yang bisa diamati dengan mata telanjang. Menerapkan, dan berpikir kritis dalam hal yang konkret . eperti memecah, merakit, mengubah, dan membua. serta dalam hal yang abstrak . eperti menulis, juga PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 membaca, lalu menghitung diikuti kemudian membuat sesuatu yang sesuai dengan apa yang telah atau akan dipelajari di sekolah dan sumbersumber lainnya, dengan pendekatan yang serupa dari sudut pandang atau teori yang sama. menghitung, lalu menggambar, serta mengaran. sesuai dengan pengetahuan yang diperoleh dari aktivitas di sekolah, disertai dengan sumber-sumber lainnya melalui suatu sudut pandang, ataupun teori yang membaca, serta menghitung, juga menggambar, serta juga mengarang, yang disesuai bersama apa yang dipelajari di dalam lingkungan sekolah, bersamaan dengan sumber-sumber lainnya dengan dari pandangan ataupun teori yang sama. Kompetensi Inti (KI) dimana ia terdiri daripada empat kelompok, yaitu yang merupakan sikap akan keagamaan peserta didik (Kompetensi Inti . , lalu sikap akan perilaku sosial (Kompetensi Inti . , pengetahuan (Kompetensi Inti . , dan kemudian ada penerapan akan pengetahuan (Kompetensi Inti . Kelompok tersebut menjadikannya suatu dasar pada pengembangan Kompetensi Dasar (KD) yang seharusnya mampu untuk diterapkan dengan cara yang integratif dalam setiap kegiatan pada alur pembelajaran yang ada. Dalam hal ini, kompetensi berkaitan dengan suatu sikap akan keagamaan serta kesosialan, yang dikembangkan melalui cara yang tidaklah langsung, yaitu lewat asimilasi pada pengetahuan (Kompetensi Inti . dan juga aplikasinya (Kompetensi Inti . (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Ini akan membawa dampak positif dalam kehidupan mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan mampu memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat dan bangsa. Oleh karenanya, implementasi dari Kompetensi Inti perlu diterapkan dengan serius dan konsisten oleh semua pihak terkait dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, siswa dapat memperoleh manfaat maksimal dari pembelajaran yang diberikan dan menjadi individu yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan kepribadian yang terdidik dan berkualitas. PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 Adapun untuk dapat melihat hubungan antara Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dengan Kompetensi Inti (KI), ini dapat dilihat melalui penjabaran di dalam tabel 4 berikut. Tabel 4 Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dengan Kompetensi Inti (KI) Ranah Kompetensi Sikap Spiritual Sikap Sosial Pengetahuan Keterampilan Kompetensi Inti Menerima serta menjalankan akan suatu ajaran agama yang dianut oleh peserta didik. Mampu untuk menunjukkan suatu perilaku yang bersifat jujur disertai dengani disiplin, juga bertanggung jawab yang santun, kemudian peduli serta percaya akan dirinya saat melakukan interaksi dengan dan pada teman, guru, hingga keluarganya. Mampu memperoleh pemahaman pengetahuan yang bersifat faktual dengan dapat melakukan pengamatan meliputi: mendengar serta melihat, sampai pada membaca, juga bertanya yang didasarkan akan perasaan untuk ingin tahu suatu hal pada diri sendiri, makhluk yang diciptakan Tuhannya, lalu kegiatan yang dilaksanakan, serta benda yang diketemukan di lingkungan rumah hingga sekolah. Mampu untuk menyajikan suatu pengetahuan, dimana itu bersifat faktual dengan dan melalui akan bahasa yang bersifat jelas lagi logis, dalam karya estetis, digerakan juga dicerminkan pada keadaan tubuh peserta didik yang sehat, serta suatu tindakan tercermin melalui suatu perilaku, dimana hal ini sebagai peran dan praktik sebagai anak yang beriman serta berakhlak mulia, dan juga berilmu. Kompetensi Dasar (KD) KD adalah merupakan suatu kemampuan yang haruslah dimiliki oleh para peserta didik di dalam setiap mata pelajaran dan setiap kelas, yang kesemuanya ini ialah berasal dari KI. Pengembangan kompetensi ini mempertimbangkan karakteristik peserta didik, kemampuan awal mereka. PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 dan sifat khusus dari mata pelajaran tersebut. (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Adapun Kompetensi Dasar untuk dipergunakan di dalam kurikulum 2013 dirancang dengan sebagai berikut : Kompetensi dasar Pendidikan Agama adalah menjadi individu yang beriman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki perilaku yang mulia, profesional, dan memiliki dedikasi kerja yang tinggi. Selain itu, mereka juga menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan kehidupan. Beberapa Kompetensi Inti (KD) dipisahkan oleh empat Kompetensi Inti (KI) yang muatan dari jumlahnya itu tergantung daripada kedalaman serta keluasan dimasing-masing kompetensi inti dalam materi pembelajaran. Pengintegrasian kompetensi dasar dan ilmu sosial yang dekat makna isinya dengan muatan pendidikan agama dan moral, diikuti pancasila serta kewarganegaraan, berbahasa Indonesia, memahami matematika, serta sampai kepada pendidikan jasmani, yakni: olahraga disertai dengan kesehatan, yakni dalam hubungannya dengan kelas I. II dan i. Sebaliknya, di kelas IV. V dan VI kompetensi dari ilmu-ilmu yang unsur di dalam dasar dan ilmu-ilmu sosial memiliki sifat yang mandiri dan tanpai d kemudian dihubungkan dengan mata pelajaran yang ada di kelas IV. V dan VI. Kompetensi dasar adalah ia merupakan dari suatu kemampuan yang memiliki karakteristik spesifik. Dimana pada kompetensi ini, ia akan terkait dengan muatan ataupun mata pelajaran, dan ini mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. (Rachman, 2. Hal ini akan membantu siswa membangun kemampuan holistik dan siap menghadapi tantangan masa depan. Adanya konsistensi dan keseragaman dalam penggunaan KI dan KD dalam penyusunan rencana pembelajaran serta pelaksanaannya. Dengan demikian, kita dapat memberikan pengajaran yang terarah dan efektif sehingga siswa dapat memperoleh manfaat maksimal dari pendidikan yang diberikan. Analisis SKL. KI, dan KD dalam Kurikulum 2013 Pencapaian dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL), kemudian Kompetensi Inti (KI), sampai pada Kompetensi Dasar (KD), ini kesemuanya melalui suatu yang disebut dengan proses pembelajaran serta asesmen yang mana ini tergambar dalam sajian grafis hubungan ketiganya dibawah berikut ini: PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 Gambar 1 Proses Pembelajaran Serta Asesmen Analisis dari KD kemudian SKL lalu KI adalah merupakan suatu proses dimana ini kesemuanya bertujuan untuk dapat memahami hubungan antara Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) dari berbagai aspek. Analisis ini memungkinkan kita untuk memeriksa masing-masing komponen ini dan hubungannya satu sama lain untuk memberikan informasi yang berguna untuk merancang pembelajaran yang efektif. (Rachman, 2. Akan sangat penting bagi diri kita untuk dapat memahami suatu kerangka berpikir yang mana itu terkait dengan sebuah aktivitas analisis SKL yang berlanjut ke KI dan berakhir pada KD, ini guna memastikan bahwasanya suatu pembelajaran yang disajikan dapat serta mampu untuk berjalan sesuai dengan suatu skema akhir yang besar, yaitu suatu pencapaian dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL) di dalam Kurikulum 2013. Analisis dari SKL KI KD merupakan proses yang menguraikan komponen-komponen SKL. KI, dan KD, baik itu KD Pengetahuan maupun KD Keterampilan. Selain itu, analisis tersebut juga menjelaskan hubungan dan keterkaitan antara komponen-komponen yang sedang dianalisis menjadi bagian-bagian yang lebih terperinci. (Rachman, 2. Dalam analisis, langkah yang diambil adalah menguraikan sejauh mana kompetensi dalam KD pengetahuan dapat dicapai. Hasilnya akan memastikan bahwa KD sejalan dengan SKL, sehingga mengembangkan pembelajaran yang akurat dan sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan. Kurikulum 2013 dilaksanakan dengan tujuan untuk membekali peserta didik dengan kompetensi yang meliputi sikap mental, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan yang dapat memungkinkan mereka untuk berhasil bersaing di abad 21 global. Untuk mencapai manfaat tersebut, kurikulum ini juga berfokus pada pengembangan keterampilan abad 21 PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 seperti berpikir kritis, berpikir kreatif, kolaborasi dan komunikasi . C). Manfaat tersebut diidentifikasi dan dituangkan dalam Standar Kompetensi Lulusan (SKL). (Sahriani. Palloan P, 2. Penyebabnya adalah kurangnya pemahaman dan pemanfaatan yang optimal terhadap SKL yang tercantum dalam standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar pada standar isi (SI), sehingga tidak memberikan arahan yang jelas bagi sekolah untuk melaksanakan pembelajaran yang efektif. SKL ini berlaku secara umum untuk setiap jenjang pendidikan dan mencakup tiga aspek penting, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Proses pembelajaran dapat optimal apabila guru memahami Kompetensi Dasar (KD) dan menggunakan keterampilan pedagogik secara benar, sehingga kompetensi dasar yang diungkapkan dalam kalimat dapat diwujudkan dalam diri siswa. (Rachman, 2. Bahan dan proses pembelajaran sangatlah penting dalam mencapai Standar Kompetensi Lulusan yang diharapkan. Penekanan pada mengindikasikan bahwa standar tersebut harus dijadikan sebagai acuan utama dalam merancang materi pembelajaran. Inti dari kalimat ini adalah bahwa proses pembelajaran harus didesain secara baik dan benar agar dapat memastikan tercapainya kompetensi dasar siswa sesuai dengan standar kompetensi lulusan yang ditetapkan. Analisis pada keterkaitan dan keterikatan diantara SKL, dengan KI, serta KD, dimana ini terperinci sebagai berikut (Tabel . Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam Budi Pekerti Kelas : IV Materi Ajar : Bersih Itu Sehat Tabel 5 Analisis pada keterkaitan dan keterikatan diantara SKL, dengan KI, serta KD Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam Budi Pekerti Domain SKL Indikator Mempunyai 1. Menerima, 1. Menerapk Mengajarkan menjalankan, an akan untuk peserta mencermink serta didik bisa Sikap an sifat-sifat menghagai dari orang segala hal ritual dalam dari ajaran agama yang Agama diri yang dianut oleh Islam di berasal dari PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 Pengetahu -an uan luas, diri, dan secara efektif sosial dan halnya di hingga pada Memahami yang diikuti serta seni Menunjukk an suatu dari disiplin, lalu jawab, serta diri dalam teman, guru, hingga pada Mengerti dan tanya jawab yang dari hadats kecil dan Memiliki u jujur asi dari n ayat Alquran Surat AtTaubah ayat ke 119 Mengetah Allah, bahwa itu Dia itu hal-hal yang kecil maupun Menanamkan sebagai suatu sikap dalam segala aspek Menumbuhk an budaya jujur dalam si, berbelanja, dan saat ujian atau Memperkuat ucapan dan Membuktika n Allah ciptaan-Nya PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 Keterampi faktual dan pada rasa ingin tahu, dari sudut yang terjadi Mempunyai untuk dapat berpikir dan peserta didik dan kreatif dalam situasi oleh rasa Tuhan serta bendabenda yang di sekitar n terhadap n rumah ciptaan-Nya Menyampaik fakta dengan bahasa yang dan logis, melalui hasil karya yang indah secara gerakan yang fisik anak. Melakukan kan dalam n terhadap Allah, terdapat di Melakukan dapat berupa dari teks lisan disertai tulisan, yang akan dapat kasi akan PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 tugas yang an suatu anak yang n rumah n Allah. serta dapat hasil dari Allah di Prosedur Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Prosedur Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merujuk pada serangkaian langkah yang dilakukan untuk menganalisis dan mengidentifikasi kompetensi yang diharapkan dari lulusan suatu program pendidikan. Dalam prosedur analisis SKL, beberapa langkah yang umum dilakukan antara lain: Pada awal tahun ajaran, tim pengembang, kepala sekolah, dan guru melakukan analisis inti dari Standar Kompetensi Lulusan. Tim pengembang, kepala sekolah. Guru Kelas, dan Guru Mapel mengidentifikasi tuntutan SKL untuk sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Formulasi kegiatan yang dapat memenuhi standar dilakukan melalui kegiatan kokurikuler, ekstrakurikuler, dan intrakurikuler. Dokumen-dokumen yang relevan terkait program dan pelaksanaan pemenuhan standar lulusan disimpan. (Pendidikan, 2. Analisis dan penyusunan program yang terstruktur dan terencana dengan baik dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan, serta memberikan panduan bagi para guru dalam mengajar dan siswa dalam belajar. Dengan menyimpan dokumen-dokumen terkait program dan pelaksanaan pemenuhan standar lulusan, sekolah dapat melakukan evaluasi dan perbaikan pada program pendidikan untuk meningkatkan efektivitasnya. Kesimpulan Analisis kesesuaian pengembangan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Kompetensi Inti (KI). Kompetensi Dasar (KD), dan indikator dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah/madrasah bertujuan PERAN ANALISIS KESESUAIAN PENGEMBANGAN SKL. KI. KD Andre Nova Frarera1. Hadi Sufyan2. Siti Halimah3 untuk mengevaluasi sejauh mana kurikulum PAI yang ada telah memenuhi standar pembelajaran dan kebutuhan siswa. Memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pengembangan kurikulum PAI dan membantu para guru dan pengambil kebijakan dalam mengoptimalkan proses pembelajaran. Maka kegiatan analisis kesesuaian antara SKL. KI. KD, dan Indikator menjadi sangat penting dilakukan guru, karena hal ini memungkinkan guru untuk merencanakan pengajaran yang efektif dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa di sekolah/madrasah Ucapan Terimakasih Ucapan Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu kontribusi ide, berbagi saran, masukan dalam penyelesaian artikel ini. Terutama kepada bapak / ibu dosen FITK UIN Sumatera Utara yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan dalam menuliskan karya lmiah yang baik. Daftar Pustaka