Volume . Issue . September / 2026 JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS https://journal. id/index. php/jpeb Pengaruh Pelayanan Perpustakaan Sekolah Terhadap Minat Baca Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Tapa Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango Abd Sigit Talani *. Agil Bahsoan . Mamang Kasim . Melizubaida Mahmud . Cristian Polamolo. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Negeri Gorontalo. Indonesia1-. Email : Sigit. talani@gmail. ABTRACT This study aims to determine the effect of school library services on students' reading interest in economics at SMA Negeri 1 Tapa. Bone Bolango Regency. Thesis. Bachelor of Economics Education Study Program. Department of Education. Gorontalo State University. The data source for this study is primary data. The data collection technique was through the distribution of questionnaires. The population in this study was 165 students, while the sample in this study was 41 students. Data were analyzed using simple linear regression. The results of this study indicate that school library services have an effect on students' reading interest in economics at SMA Negeri 1 Tapa. Bone Bolango Regency. The Pearson correlation coefficient value obtained was 0. This indicates that library services exist at SMA Negeri 1 Tapa. Bone Bolango Regency, while the remaining 35. 1% is influenced by other variables not examined in this study. Keywords: Library Services. Reading Interest. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelayanan Perpustakaan Sekolah Terhadap Minat Baca Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA Negeri 1 Tapa Kabupaten Bone BolangoAy. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan ekonomi. Jurusan Pendidikan. Universitas Negeri Gorontalo. Sumber data dari penelitian ini Adalah data primer. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner/angket. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 165 Siswa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini Adalah 41 Siswa. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat Pelayanan Perpustakaan Sekolah Terhadap Minat Baca Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA Negeri 1 Tapa Kabupaten Bone Bolango. Diperoleh nilai Keofisien korelasi pearson sebesar 0,351. Ini menunjukan terdapat pelayanan perpustakaan di SMA Negeri 1 Tapa Kabupaten Bone Bolango, sedangkan sisanya sebesar 35,1% dipengaruh olah variable lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Pelayanan Perpustakaan. Minat Baca. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat memberikan kemudahan bagi manusia dalam memperoleh informasi secara cepat dan Salah satu cara yang efektif untuk memperoleh informasi adalah melalui kegiatan membaca. Membaca merupakan aktivitas yang sangat penting dalam proses pendidikan karena dapat menambah wawasan, memperluas pengetahuan, serta meningkatkan kemampuan berpikir seseorang. Melalui kegiatan membaca, peserta didik dapat memperoleh berbagai informasi yang mendukung proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar yang optimal. Menurut Ihsana . , belajar merupakan suatu aktivitas yang melibatkan proses perubahan perilaku dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti, serta dari tidak mampu menjadi mampu. Dalam proses tersebut, membaca menjadi salah satu kegiatan yang mendukung keberhasilan belajar. Semakin tinggi minat baca yang dimiliki seseorang, maka semakin besar peluang untuk memperoleh pengetahuan dan meningkatkan prestasi belajar. Oleh karena itu, minat baca menjadi salah satu faktor penting yang perlu dikembangkan pada diri peserta didik. Minat baca merupakan kecenderungan seseorang untuk melakukan aktivitas membaca secara sukarela karena adanya ketertarikan terhadap bahan bacaan. Menurut Ahmad dkk. , minat baca dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor Faktor internal meliputi motivasi, kebutuhan, dan kesadaran individu akan pentingnya membaca, sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga, sekolah, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan membaca. Minat baca berperan penting dalam membantu peserta didik memahami berbagai informasi yang diperlukan dalam proses pembelajaran. Namun demikian, tingkat minat baca masyarakat Indonesia masih tergolong Data UNESCO yang dikutip oleh Yoliadi . menunjukkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia masih sangat memprihatinkan. Selain itu, data Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia menghabiskan waktu lebih banyak untuk mengakses internet dibandingkan membaca buku. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa budaya membaca masih perlu ditingkatkan, terutama di lingkungan pendidikan. Salah satu sarana yang dapat mendukung peningkatan minat baca siswa adalah perpustakaan sekolah. Perpustakaan merupakan pusat sumber belajar yang menyediakan berbagai koleksi bahan pustaka yang dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk menunjang kegiatan belajar. Menurut Rahmawati dan Bachtiar . , perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam menyediakan sumber informasi yang dibutuhkan peserta didik selama proses pembelajaran. Keberadaan perpustakaan yang dikelola dengan baik dapat membantu siswa memperoleh informasi yang lebih luas serta meningkatkan kebiasaan membaca. Pelayanan perpustakaan merupakan salah satu aspek penting yang menentukan tingkat pemanfaatan perpustakaan oleh siswa. Pelayanan perpustakaan mencakup ketersediaan koleksi bahan pustaka, kenyamanan fasilitas, kemudahan akses Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 informasi, serta kualitas layanan yang diberikan oleh petugas perpustakaan. Menurut Rahman . , budaya baca dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu, perpustakaan perlu menyediakan fasilitas dan pelayanan yang memadai agar mampu menarik minat siswa untuk berkunjung dan memanfaatkan berbagai sumber belajar yang tersedia, (Malatani dkk. , 2. Seiring perkembangan teknologi informasi, perpustakaan tidak lagi hanya berbentuk konvensional, tetapi juga berkembang menjadi perpustakaan digital. Perpustakaan digital memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses berbagai sumber informasi secara cepat dan fleksibel. Kehadiran perpustakaan digital memungkinkan siswa memperoleh bahan bacaan kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang langsung ke perpustakaan. Dengan demikian, perpustakaan digital berpotensi meningkatkan akses informasi sekaligus menumbuhkan minat baca siswa. Dalam konteks pendidikan, minat baca memiliki hubungan yang erat dengan keberhasilan pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran ekonomi. Mata pelajaran ekonomi merupakan salah satu mata pelajaran yang bertujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai-nilai ekonomi yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Silangen. Mamentu, dan Dolonseda . , pembelajaran ekonomi dalam Kurikulum Merdeka berfokus pada pengembangan kemampuan peserta didik dalam memahami konsep ekonomi, menganalisis permasalahan ekonomi, serta mengambil keputusan secara rasional dan bertanggung Karakteristik mata pelajaran ekonomi menuntut siswa untuk aktif mencari, memahami, dan menganalisis berbagai informasi yang berkaitan dengan fenomena ekonomi yang terjadi di masyarakat. Materi ekonomi yang mencakup kebutuhan manusia, kelangkaan, kegiatan produksi, distribusi, konsumsi, pasar, lembaga keuangan, pembangunan ekonomi, serta berbagai masalah ekonomi lainnya mengharuskan siswa memiliki kemampuan literasi yang baik. Oleh karena itu, minat baca menjadi salah satu faktor penting yang dapat mendukung keberhasilan pembelajaran ekonomi. Irianto dan Marimin . menyatakan bahwa Perpustakaan sekolah dapat menjadi sarana yang efektif dalam mendukung pembelajaran ekonomi melalui penyediaan berbagai sumber belajar seperti buku teks, buku referensi, jurnal, majalah, surat kabar, serta sumber informasi digital lainnya. Ketersediaan koleksi yang lengkap dan pelayanan perpustakaan yang baik akan memudahkan siswa memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk memperdalam pemahaman terhadap materi Dengan demikian, pelayanan perpustakaan dan minat baca memiliki keterkaitan yang erat dalam mendukung pencapaian tujuan pembelajaran ekonomi. Penelitian terdahulu mengenai pengaruh kualitas pelayanan perpustakaan terhadap minat baca siswa telah dilakukan pada berbagai jenjang pendidikan. Salah satunya adalah penelitian yang berjudul AuPengaruh Kualitas Pelayanan Perpustakaan Sekolah terhadap Minat Baca Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 GorontaloAy. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kualitas pelayanan Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 perpustakaan berpengaruh terhadap minat baca siswa. Meskipun demikian, penelitian yang secara khusus mengkaji pengaruh pelayanan perpustakaan sekolah terhadap minat baca siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Tapa Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango belum pernah dilakukan. Berdasarkan hasil observasi awal di SMA Negeri 1 Tapa, diketahui bahwa tingkat kunjungan siswa ke perpustakaan masih tergolong rendah. Dari jumlah siswa sebanyak 480 orang, hanya 119 siswa yang tercatat mengunjungi perpustakaan pada semester ganjil. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar masih belum optimal. Selain itu, sebagian siswa lebih memilih mencari informasi melalui media sosial dan internet dibandingkan memanfaatkan sumber bacaan yang tersedia di perpustakaan. Kondisi ini menunjukkan adanya permasalahan yang perlu dikaji lebih lanjut terkait pelayanan perpustakaan dan minat baca siswa. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelayanan perpustakaan sekolah terhadap minat baca siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Tapa Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh pelayanan perpustakaan sekolah terhadap minat baca siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Tapa Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas perpustakaan terhadap minat baca siswa pada mata pelajaran Ekonomi kelas XI di SMA Negeri 1 Tapa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tapa. Kabupaten Bone Bolango. Provinsi Gorontalo pada bulan Mei sampai Juni 2026. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tapa, sedangkan objek penelitian meliputi fasilitas perpustakaan sebagai variabel bebas (X) dan minat baca siswa sebagai variabel terikat (Y). Populasi penelitian berjumlah 165 siswa kelas XI. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling, yaitu setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel. Sampel ditentukan sebesar 25% dari jumlah populasi sehingga diperoleh 41 siswa sebagai responden penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner . dengan skala Likert yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel. Variabel fasilitas perpustakaan diukur melalui lima indikator, yaitu reliability . , responsiveness . , assurance . , empathy . , dan tangibles . ukti fisi. Sementara itu, variabel minat baca siswa diukur melalui indikator kesenangan membaca, kesadaran akan manfaat membaca, frekuensi membaca, dan kuantitas sumber bacaan. Menurut Sugiyono . Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk memperoleh gambaran kondisi perpustakaan sekolah, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data mengenai fasilitas perpustakaan dan minat baca siswa, sedangkan dokumentasi digunakan untuk memperoleh data pendukung yang berkaitan dengan penelitian. Analisis data dilakukan dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 21. Tahapan analisis meliputi uji validitas menggunakan korelasi Product Moment Pearson, uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach, uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov, serta analisis regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh fasilitas perpustakaan terhadap minat baca siswa. Selain itu, dilakukan uji koefisien korelasi dan koefisien determinasi untuk mengetahui kekuatan hubungan dan besarnya kontribusi variabel fasilitas perpustakaan terhadap minat baca siswa. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel X Item 1 0,745 Item 2 0,472 Item 3 0,793 Item 4 0,661 Item 5 0,820 Item 6 0,608 Item 7 0,874 Item 8 0,799 Item 9 0,627 Item 10 0,636 Item 11 0,517 Item 12 0,820 Item 13 0,531 Item 14 0,458 Item 15 0,505 Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Pernyataan Keterangan 0,443 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan Tabel 1 hasil uji validitas variabel Pelayanan Perpustakaan (X), diketahui bahwa seluruh item pernyataan memiliki nilai ycEaycnycycycuyci yang lebih besar daripada nilai ycycycaycayceyco sebesar 0,443. Dengan demikian, seluruh item pernyataan pada variabel Pelayanan Perpustakaan dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 Tabel 2. Hasil Uji Validitas Variabel Y Keterangan Item 1 0,726 Valid Item 2 0,726 Valid Item 3 0,793 Valid Item 4 0,736 Valid Item 5 0,591 Valid Item 6 0,807 Valid Item 7 0,767 Valid Item 8 0,716 0,443 Valid Item 9 0,469 Valid Item 10 0,699 Valid Item 11 0,795 Valid Item 12 0,760 Valid Item 13 0,746 Valid Item 14 0,511 Valid Item 15 0,552 Valid Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Berdasarkan Tabel 2 hasil uji validitas variabel Minat Baca Siswa (Y), diketahui bahwa seluruh item pernyataan memiliki nilai ycEaycnycycycuyci yang lebih besar Pernyataan daripada nilai ycycycaycayceyco sebesar 0,443. Dengan demikian, seluruh item pernyataan pada variabel Minat Baca Siswa dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen Tabel 3. Hasil Uji Reliabalitas instrumen Cronbach's Variabel Syarat Keterangan Pelayanan Reliabel Perpustakaan Minat Baca Siswa Reliabel Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Berdasarkan Tabel 3 hasil uji reliabilitas instrumen, diketahui bahwa masingmasing variabel memiliki nilai CronbachAos Alpha yang lebih besar dari pada nilai syarat reliabilitas sebesar 0,60 sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pernyataan pada masing-masing variabel memiliki tingkat konsistensi yang baik sehingga layak digunakan dalam proses pengumpulan data penelitian. Tabel 4. Analisis Deskriptif Variabel X Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 Indikator Pernyataan Ketersediaan Koleksi Nilai Mean 4,49 4,51 4,41 Total rata-rata Indikator 4,47 Aksesibilitas Total rata-rata Indikator Pemanfaatan 4,46 4,46 4,51 4,48 4,59 4,44 4,44 Total rata-rata Indikator Kepuasan Pengguna 4,49 Total rata-rata Indikator Kualitas Layanan 4,55 Total rata-rata Indikator Total rata-rata Keseluruhan 4,63 4,54 4,49 4,59 4,41 5,00 4,67 4,53 Keterangan Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Berdasarkan Tabel 4 hasil analisis statistik deskriptif variabel Pelayanan Perpustakaan (X), diperoleh total rata-rata keseluruhan sebesar 4,53 dengan kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan perpustakaan yang diberikan kepada siswa telah berjalan dengan sangat baik berdasarkan penilaian responden. Indikator dengan nilai rata-rata tertinggi terdapat pada kualitas layanan dengan rata-rata sebesar 4,67 yang menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan perpustakaan dinilai memuaskan oleh siswa. Sementara itu, indikator ketersediaan koleksi memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,47, aksesibilitas sebesar 4,48, pemanfaatan sebesar 4,49, dan kepuasan pengguna sebesar 4,55 yang seluruhnya berada pada kategori sangat baik. Nilai tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan mampu menyediakan layanan yang mudah diakses serta dimanfaatkan dengan baik oleh siswa. Dengan demikian, variabel Pelayanan Perpustakaan dapat dikatakan Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 telah memenuhi harapan responden dalam mendukung kegiatan belajar dan membaca siswa. Tabel 5. Analisis Deskriptif Variabel Y Nilai Indikator Pernyataan Keterangan Mean 4,46 Sangat Baik Kesenangan 4,51 Sangat Baik Membaca 4,56 Sangat Baik Sangat Total rata-rata Indikator 4,51 Baik 4,54 Sangat Baik Kesadaran akan 4,54 Sangat Baik Manfaat dari 4,61 Sangat Baik Bacaan 4,59 Sangat Baik Sangat Total rata-rata Indikator 4,57 Baik 4,59 Sangat Baik 4,49 Sangat Baik Frekuensi Membaca 4,71 Sangat Baik 4,49 Sangat Baik Sangat Total rata-rata Indikator 4,57 Baik 4,56 Sangat Baik 4,51 Sangat Baik Kuantitas Sumber item 13 Bacaan 4,63 Sangat Baik 4,76 Sangat Baik Sangat Total rata-rata Indikator 4,62 Baik Sangat 4,57 Total rata-rata Keseluruhan Baik Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Berdasarkan Tabel 5 hasil analisis statistik deskriptif variabel Minat Baca Siswa (Y), diperoleh total rata-rata keseluruhan sebesar 4,57 dengan kategori sangat Hal ini menunjukkan bahwa minat baca siswa berada pada tingkat yang sangat baik berdasarkan hasil jawaban responden. Indikator dengan nilai rata-rata tertinggi terdapat pada kuantitas sumber bacaan sebesar 4,62 yang menunjukkan bahwa siswa memiliki sumber bacaan yang cukup beragam. Selanjutnya, indikator kesadaran akan manfaat dari bacaan dan frekuensi membaca masing-masing memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,57, sedangkan indikator kesenangan membaca memperoleh nilai Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 rata-rata sebesar 4,51. Seluruh indikator tersebut berada pada kategori sangat baik yang menandakan bahwa siswa memiliki ketertarikan serta kebiasaan membaca yang tinggi. Dengan demikian, minat baca siswa dalam penelitian ini dapat dikatakan berada pada kondisi yang sangat baik. Tabel 6. Hasil Uji Analisis Regresi Sederhana Coefficientsa Standardi Unstandardize Coefficien d Coefficients Std. Model Error Beta (Constan. Pelayanan Perpustakaan (X) Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Sig. Persamaan regresi tersebut menunjukkan bahwa nilai konstanta sebesar 25,010 mengandung arti bahwa apabila variabel Pelayanan Perpustakaan . cU)bernilai 0, maka nilai Minat Baca Siswa . cU)sebesar 25,010. Sementara itu, nilai koefisien regresi sebesar 0,640 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel Pelayanan Perpustakaan akan meningkatkan Minat Baca Siswa sebesar 0,640 satuan. Tabel 7. Hasil Uji Hipotesis (Uji T) Coefficientsa Standardi Unstandardize Coefficien d Coefficients Std. Model Error Beta (Constan. Pelayanan Perpustakaan (X) Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Sig. Berdasarkan table 7 hasil uji hipotesis, diperoleh nilai ycEaycnycycycuyci sebesar 4,595 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai tersebut menunjukkan bahwa ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco . ,595 > 2,. dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. Dengan Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 demikian, variabel Pelayanan Perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Baca Siswa. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa AuTerdapat pengaruh positif dan signifikan Pelayanan Perpustakaan terhadap Minat Baca SiswaAy dinyatakan diterima. Tabel 8 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Std. Error Mode Adjusted R of the Square Square Estimate Predictors: (Constan. Pelayanan Perpustakaan (X) Dependent Variable: Minat Baca Siswa (Y) Sumber: Data Olahan SPSS, 2026 Berdasarkan Tabel 8 hasil uji koefisien determinasi, diperoleh nilai R square sebesar 0,351 atau 35,1%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel Pelayanan Perpustakaan (X) mampu memberikan pengaruh terhadap Minat Baca Siswa (Y) sebesar 35,1%. Hal ini berarti bahwa sebesar 35,1% perubahan atau peningkatan Minat Baca Siswa dapat dijelaskan oleh variabel Pelayanan Perpustakaan. Sementara itu, sisanya sebesar 64,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian yang tidak diteliti oleh peneliti seperti kebiasaan membaca di lingkungan rumah, ketersediaan bahan bacaan, serta perkembangan teknologi dan media digital. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pelayanan perpustakaan di SMA Negeri 1 Tapa berada pada kategori sangat baik, demikian pula dengan minat baca siswa yang juga berada pada kategori sangat baik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan telah mampu memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dalam memperoleh informasi dan bahan bacaan sehingga dapat mendukung peningkatan minat baca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca siswa. Semakin baik pelayanan yang diberikan perpustakaan, maka semakin tinggi pula minat siswa untuk membaca dan memanfaatkan berbagai sumber bacaan yang tersedia. Pelayanan yang baik tercermin dari ketersediaan koleksi yang memadai, kemudahan akses layanan, pemanfaatan fasilitas yang optimal, kepuasan pengguna, serta kualitas pelayanan yang diberikan Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 oleh petugas perpustakaan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pelayanan perpustakaan memberikan kontribusi terhadap peningkatan minat baca siswa, meskipun masih terdapat faktorfaktor lain di luar penelitian yang turut memengaruhi minat baca, seperti lingkungan keluarga, budaya membaca di sekolah, motivasi belajar, ketersediaan bahan bacaan, serta perkembangan teknologi informasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan perpustakaan merupakan salah satu upaya yang efektif untuk meningkatkan minat baca siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah perlu terus mengembangkan dan meningkatkan pelayanan perpustakaan agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, menarik, dan mampu mendorong siswa untuk lebih gemar membaca serta memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelayanan perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca siswa. Hal ini ditunjukkan oleh kategori pelayanan perpustakaan yang sangat baik dengan nilai ratarata 4,53 dan minat baca siswa yang juga berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 4,57. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,595 lebih besar dari t tabel 2,022 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis penelitian Selain itu, nilai koefisien determinasi (R Squar. sebesar 0,351 menunjukkan bahwa pelayanan perpustakaan memberikan kontribusi sebesar 35,1% terhadap minat baca siswa, sedangkan 64,9% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak Dengan demikian, semakin baik pelayanan perpustakaan yang diberikan, maka semakin tinggi pula minat baca siswa. SARAN Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada pihak sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas perpustakaan agar minat baca siswa semakin meningkat, kepada pengelola perpustakaan agar memberikan layanan yang lebih optimal dan menciptakan suasana yang nyaman sehingga siswa tertarik untuk berkunjung dan membaca, kepada siswa agar lebih aktif memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar, serta kepada peneliti selanjutnya agar menambahkan variabel lain yang dapat memengaruhi minat baca siswa sehingga penelitian menjadi lebih lengkap dan mendalam. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. // Volume 3 No. 2 September 2026 113 - 124 DAFTAR PUSTAKA