Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 Pengaruh Inflasi dan Suku Bunga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2018-2022 Lisda Aisyah1. Nur habibah2. Hushila Rizqiani Awalia3. Mukhlis Kaspul Anwar4. Muhammad Arief Budiman5 12345FEBI IAI Darussalam Martapura Lisdaaisyah33@gmail. com , nurhabibahme@gmail. Hushila. rizqiani@gmail. mukhlisanwar0412@gmail. com , muh. ariefbudiman91@gmail. Abstract: Inflation is a continual increase in the purchase price of products and services. Purpose of this research is to identify how much influence inflation and interest rates have on economic growth in South Kalimantan Province. The data used are secondary data in the form of time series data including data on inflation, interest rates, and economic growth in South Kalimantan province for the period 2018-2022. Quantitative descriptive methods were used to conduct this research. It uses Multiple Linear regression analysis methods, and data processing using Eviews 12 software. The findings of this research are that inflation has no significant effect on the economic growth of South Kalimantan Province, and also interest rates have no significant effect on the economic growth of South Kalimantan Province. Then together inflation and interest rates also have no significant effect on the economic growth of South Kalimantan Province with an R-squared value of 0. 636702 or 36. Keywords: BI Rate. Economic Growth. Inflation. Interest Rates. Abstrak: Inflasi adalah peningkatan harga pembelian produk dan jasa secara terus-menerus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data time series meliputi data inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi di provinsi Kalimantan Selatan periode 2018-2022. Metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk melakukan penelitian Menggunakan metode analisis regresi Linier Berganda, dan pengolahan data menggunakan software Eviews 12. Temuan penelitian ini adalah inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan, dan juga suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan. Kemudian secara bersamasama inflasi dan suku bunga juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan dengan nilai R-squared sebesar 0,636702 atau sebesar 36,3%. Kata Kunci : BI Rate. Pertumbuhan Ekonomi. Inflasi. Suku Bunga. Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 PENDAHULUAN Pertumbuhan ekonomi adalah peristiwa meningkatnya ekonomi suatu negara secara berkelanjutan yang dilihat dari pendapatan masyarakat dan berkurangnya tingkat Selain itu indikator yang dapat mempengaruhi juga berasal dari inflasi dan tingkat suku bunga. Untuk mempertahankannya maka perlu memperhatikan tingkat inflasi dan suku bunga agar terjaga kestabilan perekonomian. Tabel 1. Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2018-2022 Pertumbuhan Ekonomi Tahun (%) 5,08 4,09 -1,82 3,48 5,11 Sumber : Badan Pusat Statistik . Tabel 1. menunjukkan bahwa wabah Covid-19 berdampak pada perekonomian Provinsi Kalimantan Selatan. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan mengalami kontraksi yang cukup besar yaitu -1,82% pada tahun 2020, menurun tajam dibandingkan tahun 2019 yang tumbuh sebesar 4,09%. Kemudian tahun 2021 perekonomian Provinsi Kalimantan Selatan mulai melanjutkan pertumbuhan positif dan pada tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar 5,11%. Kebijakan yang dibuat oleh Bank Indonesia dalam menaikkan BI Rate bertujuan agar menstabilkan laju inflasi. Fungsi dari tingkat suku bunga adalah sebagai persediaan. Jika suku bunga ditingkatkan maka ketertarikan masyarakat dalam menabungkan uangnya akan semakin tinggi pula. Mereka akan memutuskan menyimpan atau menginvestasikannya daripada membelanjakan untuk sesuatu yang tidak dibutuhkan. Tingginya tingkat suku bunga juga dapat memberi motivasi masyarakat untuk membeli saham pada sektor perbankan dibandingkan investasi yang berisiko lebih tinggi, sehingga inflasi bisa terkendali melalui kebijakan dari tingkat suku bunga dengan berkurangnya aktivitas pada sektor riil. Menurut Bank Indonesia . terdapat tiga alasan penting dalam mengendalikan inflasi agar terjaga kestabilannya. Pertama, inflasi menjadi penyebab turunnya pendapatan riil masyarakat. Saat harga mengalami kenaikan maka akan mengurangi daya beli masyarakat. Kedua, inflasi menimbulkan keraguan kepada para pelaku ekonomi yang kemudian pada akhinya menahan laju tumbuhnya ekonomi. Kemudian ketiga, inflasi dalam negeri yang tinggi berpeluang menekan nilai tukar rupiah karena tingkat suku bunga riil yang kurang bersaing. 1 Chairannisa Arjunita. AuFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Inflasi Di Indonesia,Ay Ecosains: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Pembangunan 5, no. : 138. Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 Tabel 2. Perkembangan Inflasi Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2018-2022 Tahun Inflasi (%) 2,63 4,01 1,68 2,55 6,99 Sumber : Badan Pusat Statistik . Tabel 2. menunjukkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel mencatat perkembangan inflasi Provinsi Kalimantan Selatan dari tahun ke tahun. Inflasi rata-rata periode 20182020 yaitu sebesar 3,572%. Kemudian pada tahun 2020 menjadi inflasi yang terendah yaitu sebesar 1,68%, turun signifikan dari tahun sebelumnya yang sebesar 4,01%. Sedangkan inflasi paling tinggi pernah dicapai sebesar 6,99% pada tahun 2022. Bank Indonesia mengumumkan BI Rate atau SBI dengan tenor satu bulan sebagai sinyal kebijakan moneter . olicy rat. Kenaikan atau penurunan BI rate berpengaruh terhadap suku bunga penbankan dan deposito. Hal tersebut akhirnya dapat merubah beban bunga pinjaman. Oleh sebab itu BI rate sebagai pemberi tanda dari pemerintah kepada perbankan untuk membangkitkan sektor riil agar memajukan pertumbuhan Tabel 3. Perkembangan BI Rate Tahun 2018-2022 Tahun BI Rate (%) 4,25 6,00 4,75 3,50 3,50 Sumber : Badan Pusat Statistik . Tabel 3. menunjukkan suku bunga paling tinggi pernah dicapai pada tahun 2019 yaitu sebesar 6,00%, sementara suku bunga paling rendah pada tahun 2021 dan 2020 yaitu sebesar 3,50%. Hasil penelitian mengenai inflasi maupun suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi masih bervariatif. Sehingga penelitian dengan variabel yang sejenis masih perlu untuk Berdasarkan pemaparan masalah dan penelitian terdahulu yang telah dipaparkanmaka menarik untuk melakukan pengkajian mengenai pengaruh inflasi dan suku bunga pada pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan. Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 PEMBAHASAN Pertumbuhan Ekonomi Menurut Untoro, pertumbuhan ekonomi ialah berkembangnya aktivitas ekonomi yang menambah produksi barang atau jasa serta kesejahteraan masyarakat 2. Sedangkan menurut Kuznets, pertumbuhan ekonomi merupakan kenaikan daya tampung barang ekonomi untuk menyediakan kebutuhan masyarakat suatu negara dalam jangka Inflasi Menurut Kuncoro, inflasi ialah peristiwa kenaikan harga barang atau jasa secara Inflasi juga diartikan suatu peristiwa turunnya daya beli mata uang. Jika naiknya harga sangat tinggi maka semakin turun nilai uang. Pengukuran inflasi biasanya menggunakan IHK atau IBH. Indeks tersebut didasarkan kepada harga suatu kelompok barang atau jasa yang berpacu pada pola belanja masyarakat. Menurut Boediono, inflasi merupakan gejala kenaikan terus menerus suatu tingkat harga secara umum. Sehingga naiknya satu atau dua harga barang bukan dikategorikan inflasi jika naiknya harga tidak meluas pada harga barang lainnya. Kemudian menurut Putong, inflasi merupakan kenaikan harga barang secara umum dikarenakan rancangan pengadaan komoditi tidak sinkron dengan tingkat pendapatan Berikut berbagai jenis inflasi menurut Sukirno, yaitu : 6 Inflasi merayap ialah inflasi dibawah 10% per tahun Inflasi sederhana ialah inflasi diantara 10-30% per tahun Hiperinflasi ialah inflasi tingkat tingkat tinggi, biasanya dalam satu tahun tingkat harga menjadi naik dua kali lipat bahkan lebih. Suku Bunga Suku bunga merupakan beban yang ditanggungkan pada pinjaman uang dalam bentuk persen dari banyaknya uang yang dipinjam. Tingkat suku bunga tersebut dapat dibebankan dalam jangka waktu perbulan atau pertahun. Berdasarkan Teori Ekonomi Klasik, tingkat suku bunga adalah teori permintaan dan penawaran deposito. Suku bunga salah satu indikator penyeimbang supply and demand dari dana investasi yang sumbernya dari deposito. Adapun indikator yang dapat memengaruhi suku bunga yaitu 7 : 2 Rinaldi Syahputra. AuAnalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia,Ay Jurnal Samudra Ekonomika 1, no. : 184. 3 Marselino Wau. Leni Wati, and Jhon Firman Fau. Teori Pertumbuhan Ekonomi (Kajian Konseptual Dan Empiri. (Jawa Tengah: Eureka Media Aksara, 2. , 9. AuAnalisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar. Suku Bunga Sbi Dan Nilai Tukar Terhadap Inflasi Di Indonesia,Ay Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan, 2016, 3. 5 Amir Salim. Fadilla Fadilla, and Anggun Purnamasari. AuPengaruh Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia,Ay Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Ekonomi Syariah 7, no. : 20. 6 Siwi Indriyani. AuAnalisis Pengaruh Inflasi Dan Suku Bunga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Tahun 2005Ae2015,Ay Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana 4, no. : 3. 4 A Mahendra. Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 Berdasarkan Teori Ekonomi Klasik, suku bunga dapat dipengaruhi permintaan dan penawaran tabungan dari investor maupun sektor rumah tangga Berdasarkan Teori Keynes, suku bunga dipengaruhi oleh permintaan dan perputaran uang di masyarakat. Menurut Siamat. BI Rate adalah suku bunga yang diumumkan Bank Sentral dengan tenor satu bulan sebagai sinyal kebijakan moneter . olicy rat. secara periodik dalam jangka waktu tertentu 8. METODE PENELITIAN Penelitian dikerjakan dengan memakai metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan berbentuk data time series tahun 2018-2022 yang mencakup data inflasi, suku bunga dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan. Data sekunder tersebut didapat dari situs resmi BPS Kalimantan Selatan . ttps://kalsel. dengan menganalisisnya menggunakan regresi linier berganda didukung software Eviews 12. Tujuan dari pendekatan kuantitatif tersebut untuk mengukur hipotesis penelitian yang sudah ditetapkan yaitu untuk mengetahui pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan. HASIL PENELITIAN Uji Linier Dependent Variable: Y Method: Least Squares Sample: 2018 2022 Variable Coefficien Std. Error t-Statistic Prob. Sumber : E-views 12. Data diolah 2023 Berdasarkan analisis data diatas, sehingga didapat model persamaan berikut. Y = a X1 X2 Y = 1. 355717 0,799446 Inflasi Ae 0. 232577 Suku Bunga Berdasarkan persamaan diatas maka dapat disimpulkan : Konstanta = 1. 355717 menunjukkan bahwa pengaruh pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan sebesar 1. 355717 dengan variabel lain dianggap bernilai tetap. Koefisien inflasi = 0,799446 menunjukkan jika inflasi naik 1% maka pertumbuhan ekonomi turun sebesar 0,799446 dengan variabel lain dianggap bernilai tetap. 7 Sadono Sukirno. Makroekonomi Teori Pengantar, 3rd ed. (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2. , 8 Annisa Dewi Ambarwati. I Made Sara, and Ita Sylvia Azita Aziz. AuPengaruh Jumlah Uang Beredar (JUB). BI Rate Dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2009-2018,Ay Warmadewa Economic Development Journal (WEDJ) 4, no. : 23. Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 . Koefisien suku bunga = Ae0. 232577 menunjukkan jika suku bunga naik 1% maka pertumbuhan ekonomi turun sebesar 0. 232577 dengan variabel lain bernilai tetap. Uji Normalitas Series: Residuals Sample 2018 2022 Observations 5 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Kriteria dalam pengujian normalitas yaitu : Apabila nilai Prob. J-B > 0,05, artinya data berdistribusi normal Apabila nilai Prob. J-B < 0,05, artinya data tidak berdistribusi normal Diperoleh nilai Probability J-B = 0,823749 yang artinya lebih dari . ,823749 > 0,. Kesimpulannya data penelitian ini berdistribusi normal. Uji Asumsi Klasik Multikolinieritas Variance Inflation Factors Sample: 2018 2022 Variable Uncentere Coefficient Centered Variance VIF VIF Sumber : E-views 12. Data diolah 2023 Jika nilai VIF diantara 1-10 maka model regresi terbebas dari multikolinieritas. Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai Centered VIF untuk variabel inflasi = 054799 < 10 dan variabel suku bunga = 1. 054799 < 10. Nilai Centered VIF dari tiap variabel independen bernilai tidak lebih dari 10, maka didapat kesimpulan data ini terbebas dari multikolinieritas. Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 Heteroskedastisitas Heteroskedasticity Test: Breusch-Pagan-Godfrey Null hypothesis: Homoskedasticity F-statistic Obs*R-squared Scaled explained Prob. Prob. Chi1. 946674 Square. Prob. Chi0. 165179 Square. Sumber : E-views 12. Data diolah 2023 Berdasarkan output yang diperoleh nilai Prob. Chi-Square = 0. 3778 artinya lebih besar dari . 3778 > 0,. Kesimpulannya data ini tidak mengandung gejala Autokorelasi Breusch-Godfrey Serial Correlation LM Test: Null hypothesis: No serial correlation at up to 1 lag F-statistic Obs*R-squared Prob. Prob. Chi1. 207006 Square. Sumber : E-views 12. Data diolah 2023 Berdasarkan output yang diperoleh nilai Prob. Chi-Square Breush-Godfrey LM Test = 2719 artinya lebih dari . 2719 > 0,. Kesimpulannya data ini tidak mengandung Uji Hipotesis Parsial Ho1 : tidak ada pengaruh variabel inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan H1 : ada pengaruh variabel inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan Ho2 : tidak ada pengaruh variabel suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan H2 : ada pengaruh variabel suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan Simultan Ho : tidak ada pengaruh variabel inflasi dan suku bunga terhadap ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 Ha : ada pengaruh variabel inflasi dan suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan Uji Hipotesis Parsial (Uji T) Variable Coefficien Std. Error t-Statistic Prob. Sumber : E-views 12. Data diolah 2023 Berdasarkan output yang diperoleh maka dapat disimpulkan : Inflasi 0. 4236 > 0,05 atau Tstatistik 0. 997559 < Ttabel 2. 920, sehingga disimpulkan Ho diterima atau tidak adanya pengaruh antara Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan . Suku Bunga 0. 8982 > 0,05 atau Tstatistik -0. 144747 < Ttabel 2. 920, sehingga disimpulkan Ho diterima atau tidak adanya pengaruh antara Suku Bunga dan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan Uji Hipotesis Simultan (Uji F) Dependent Variable: Y Method: Least Squares Sample: 2018 2022 Mean dependent 363298 var R-squared Adjusted Rsquared F-statistic Prob(F-statisti. 0 Sumber : 88325 views 12, dependent var 7 Data diolah Durbin-Watson stat Diperoleh nilai Prob (F-Statisti. = 0. 636702 > 0,05 atau Fstatistik 0. 570593 < Ftabel 19. 000, maka kesimpulannya Ho diterima dan Ha ditolak yang bermakna secara simultan tidak adanya pengaruh variabel inflasi dan suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan. Interpretasi Data/Uji Determinasi (R. Coefficien Variable Std. Error t-Statistic ER-squared Mean dependent 363298 var Prob. Sumber : views 12, 18800 Data diolah Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 Y = 1. 355717 0,799446 Inflasi Ae 0. 232577 Suku Bunga Berdasarkan persamaan diatas, maka dapat disimpulkan : Koefisien inflasi = 0,799446 menunjukkan jika inflasi naik dalam satu tahun, maka tingkat Pertumbuhan Ekonomi juga naik sebesar 0,799446 Koefisien suku bunga = Ae 0. 232577 menunjukkan apabila suku bunga naik dalam satu tahun, maka tingkat Pertumbuhan Ekonomi menurun sebesar 0. Pada tabel output regresi, nilai R-Square = 0. 363298 menunjukkan variabel inflasi dan suku bunga memiliki pengaruh sebesar 36,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya sebesar 63,7% Penelitian dari 9 mengandung hasil inflasi dan suku bunga berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara yang berarti jika inflasi dan tingkat suku bunga naik maka pertumbuhan ekonomi turun. Kemudian penelitian oleh 10 menghasilkan kesimpulan bahwa suku bunga kredit signifikan berpengaruh negatif sebaliknya inflasi secara signifikan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi. Berbanding terbalik dalam penelitian yang dilakukan oleh 11 pada pengujian parsial menunjukkan pengaruh variabel inflasi tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mamuju, begitu pula secara simultan juga berpengaruh tidak signifikan. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Inflasi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan yang dilihat dari nilai probabilitas inflasi = 0. Suku Bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan yang dilihat dari nilai probabilitas suku bunga = Berdasarkan pengujian simultan inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan yang dilihat dari nilai R-Square = 0. Hasil tersebut menunjukkan variabel inflasi dan suku bunga berpengaruh 36,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya sebesar 63,7% Saran Pemerintah dapat mengendalikan pertumbuhan ekonomi negara terkhusus daerah Kalimantan Selatan supaya inflasi, suku bunga dan pertumbuhan ekonomi terjaga Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan dapat melakukan pengawasan terhadap harga dan memusatkan perhatian pada masalah inflasi. Elfina OP Damanik. Resna Napitu, and Dina Valentina Pratiwi. AuPengaruh Inflasi Dan Suku Bunga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2013Ae2021,Ay Jurnal Ilmiah Accusi 5, no. : 14Ae24. 10 Risky Nofitasari. Amri Amir, and Candra Mustika. AuPengaruh Inflasi. Suku Bunga. Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi,Ay E-Jurnal Perspektif Ekonomi Dan Pembangunan Daerah 6, no. : 77Ae84. 11 Muh Yusuf. Yati Heryati, and Rusli Rusli. AuPengaruh Inflasi Dan Tingkat Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi,Ay vol. 25, 2023, 750Ae59. Jurnal Al-Ujrah Vol. 2 No. 1 Januari - Juni 2024 seperti mendorong para pelaku ekonomi untuk meningkatkan produksi. Sebab jika inflasi terus tinggi maka akan berakibat pada pertumbuhan ekonomi daerah. REFERENSI