Jumlatuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab https://ejournal. id/index. php/jumlatuna/index Volume . Nomor . e-ISSN 3110-0325 NILAI KEMANFAATAN PENGEMBANGAN KURIKULUM BAHASA ARAB DI MADRASAH TSANAWIYAH AL-ISTIQOMAH PACITAN Biqi Asshafah Zain Pendidikan Bahasa Arab. ISIMU Pacitan biqizain@isimupacitan. ABSTRACT The purpose of this study is to determine the function and benefits of Arabic Language Curriculum Development, the Suitability of Arabic Language Curriculum Development with the Vision and Mission, and the Problematics of Arabic Language Curriculum Development at MTs Istiqomah. The method and design in this study are qualitative approaches with the type of research used is descriptive. The results of the study indicate that the Axiology of Arabic Language Curriculum Development at this Madrasah is the use of Arabic in learning and language habits (Bi'ah Lughowiya. as oral and written Through the development of the curriculum. Axiologically it is considered to have utility and benefits in understanding the Qur'an, hadith and Arabic The Development of the Arabic Language Curriculum at MTs Istiqomah is adjusted to the Vision and Mission of character formation and noble morals through Language Habits (Bi'ah Lughowiya. in learning and in the Madrasah environment. The problem of curriculum development in Madrash is in terms of some teachers who do not participate enough in curriculum development, some OPPM administrators and KMI Curriculum Staff in implementing Language Habituation. While other inhibiting factors are the diverse backgrounds of students, internal motivation from students, violations, discipline, and Arabic is still considered unimportant for students and the problem of Arabic language habituation which does not pay attention to the Grammatical aspects of Language. Keywords: Utility Value. Arabic Language Curriculum Development. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab,Kesesuaian Pengembangan Kurikulum Bahasa Arabdengan Visi dan Misi. ProblematikanPengembangan Kurikulum Bahasa Arab di MTs Istiqomah. Metode dan rancangan dalam Penelitian ini adalah kualitatifdengan jenis penelitian yang digunakan adalah Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aksiologi Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab di Madrasah iniyaitu penggunaan Bahasa Arab dalam pembelajaran dan pembiasaan Bahasa (BiAoah Lughowiya. sebagai komunikasi lisan maupun Melalui pengembangan kurikulum tersebut, secara Aksiologi dinilai memiliki daya guna dan manfaat dalam memahami Al QurAoan, hadits maupun teks-teks bahasa arab. Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab di MTs Istiqomah disesuaikan dengan Visi Misi pembentukan karakter dan berakhlak mulia Nilai Kemanfaatan Pengembangan Kurikulum Bahasa ArabA Jumlatuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab https://ejournal. id/index. php/jumlatuna/index Volume . Nomor . e-ISSN 3110-0325 melalui Pembiasaan Bahasa (BiAoah Lughowiya. pada pembelajaran dan pada lingkungan Madrasah. Problematika pengembangan kurikulum di Madrash ini adalahdari segi beberapa guru yang kurang berpartisipasi dalam pengembangan kurikulum, sebagian pengurus OPPM dan Staf Kurikulum KMI dalam penerapan Pembiasaan Bahasa. Sedangkan faktor penghambat yang lain adalah beragamnya latar belakang siswa, motivasi internal dari diri siswa, pelanggaran, kedisipilnan, dan bahasa Arab masih dianggap belum penting bagi siswa serta problematika pembiasaan Bahasa Arab memperhatikan aspek Gramatikal Bahasa. Kata Kunci: Nilai Kemanfaatan. Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab. PENDAHULUAN Kurikulum merupakan bagian terpenting dalam sistem pendidikan. Kurikulum juga disebut sebagai alat untuk mencapai tujuan dalam pendidikan, seluruh kegiatan telah tersusun dengan rapi dan sistematis. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa berhasil tidaknya suatu proses belajar mengajar dalam lembaga pendidikan tidak terlepas dari kurikulum yang ada di lembaga pendidikan tersebut. Secara teoritis. Kurikulum pembelajaran bahasa Arab berorientasi pada aspek religius dan ideologis, yakni mempelajari bahasa Arab bertujuan untuk memahami dan memahamkan peserta didik dengan ajaran Islam, baik itu secara aktif maupun pasif (Hermawan, 2. Dalam proses pelaksanaannya, kurikulum bahasa Arab di lembaga pendidikan khususnya pesantren dapat dilihat dengan adanya kurikulum bahasa Arab terintegrasi, yakni kurikulum bahasa Arab pemerintah dengan kurikulum khas Integrasi kurikulum tersebut merupakan penggabungan kurikulum bahasa Arab dengan beberapa mata pelajaran lokal berbahasa Arab. Sesuai dengan kebutuhan zaman, pengembangan kurikulum pembelajaran Bahasa Arab selalu dilakukan, mengingat pentingnya bahasa Arab yang berperan besar dalam peradaban Islam dan merupakan bahasa Al-QurAoan. Tidak hanya pada wilayah teori, praktik dan pembiasaan komunikatif sangat dibutuhkan dalam pembelajaran bahasa arab. sehingga diharapkan proses pembelajaran lebih aktif dan komunikatif khususnya dalam memahami ilmu-ilmu keislaman. Sebagai lembaga pendidikan dalam naungan pondok pesantren modern. MTs Istiqomah dipilih sebagai objek penelitian tentang aksiologi pengembangan kurikulum bahasa Arab. Hal ini dikarenakan MTs Istiqomah mempunyai ciri kemodernan suatu lembaga pendidikan yang menerapkan sistem pembelajaran komunikasi aktif dalam berbahasa Arab. Pembinaan bahasa yang ditekankan kepada penguasaan keterampilan dasar kebahasaan yang diharapkan para santri mampu mengaplikasikannya dalam rutinitas sehari-hari. Hal yang menggelitik peneliti adalah sistem kurikulum yang diterapkan di Madrasah ini begitu unik, yaitu menggunakan komunikasi berbahasa Arab dari awal hingga pembelajaran. Sistem pembelajaran ini disusun dari Kurikulum KMI (Kulliyyatu-l-muAoallimin Al-islamiyya. yang merupakan kurikulum tersendiri pondok pesantren Modern. Dengan adanya penerapan tersebut, melatih pembiasaan Bahasa/BiAoah Lughowiyah siswa. Nilai Kemanfaatan Pengembangan Kurikulum Bahasa ArabA Jumlatuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab https://ejournal. id/index. php/jumlatuna/index Volume . Nomor . e-ISSN 3110-0325 Pembelajaran Bahasa pada lembaga ini secara Aksiologi dinilai sebagai pembiasaan komunikasi bahasa Arab yang memiliki daya guna dan manfaat dalam memahami Al QurAoan, hadits maupun teks-teks bahasa arab. Pengembangan kurikulum di MTs Istiqomah diharapkan pula mampu menghasilkan peserta didik yang mampu berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat melalui kompetensi yang dimiliki. Hal ini menjadi karakteristik dan ciri khas sistem pembelajaran Bahasa Arab di MTs Istiqomah. Sesuai dengan fenomena tersebut, penulis tertarik untuk menelaah lebih lanjut Aksiologi pengembangan kurikulum yang dilakukan di MTs Pondok Pesantren Modern Istiqomah dengan memunculkan beberapa pertanyaan mendasar, diantaranya Fungsi dan Manfaat pengembangan kurikulum bahasa Arab, korelasi pengembangan kurikulum bahasa Arab dengan Visi dan Misi madrasah, dan problematika pengembangan Kurikulum Bahasa Arab di MTs Istiqomah Tulungagung. METODE Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik. Tiga teknik tersebut sesuai dengan apa yang ditawarkan oleh Bogdan dan Biklen, yaitu: observasi partisipatif . articipant observatio. , wawancara mendalam . ndept intervie. , dan dokumentasi . (Bogdan, 1. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif dengan menempuh tiga langkah yang terjadi secara bersamaan menurut Miles dan Huberman yaitu (Faisal, 1. : . reduksi data , . penyajian data, dan . penarikan kesimpulan/verifikasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam kaitannya dengan Aksiologi Kurikulum Bahasa Arab MTs Istiqomah, penulis mendukung upaya dan usaha pengembangan Kurikulum yaitu penggunaan Bahasa Arab dalam pembelajaran dan pembiasaan Bahasa (BiAoah Lughowiya. sebagai komunikasi lisan maupun tulisan. Hal ini selaras dengan tuntutan dengan kebutuhan zaman, pengembangan kurikulum pembelajaran Bahasa Arab selalu dilakukan, mengingat pentingnya bahasa Arab yang berperan besar dalam peradaban Islam dan merupakan bahasa Al-QurAoan. Melalui pengembangan kurikulum tersebut, secara Aksiologi dinilai memiliki daya guna dan manfaat dalam memahami Al QurAoan, hadits maupun teks-teks bahasa arab. Pada komponen Etika Pembelajaran Bahasa Arab di MTs Istiqomah, prinsipprinsip moral, kebiasaan berkenaan apa yang baik, benar dan tepat dalam pelaksanaan belajar dan mengajar sudah terlaksana dengan efektif. Akan tetapi secara aplikatif etika pembelajaran siswa/santri MTs Istiqomah lebih efektif ketika berhadapan dengan Ustadz/guru pengabdian dari Pondok pesantren dari pada guru pelajaran umum. Hal ini dikarenakan Ustadz/guru pengabdian lebih mengenali karakter dan sikap siswa di lingkungan pondok (Observasi Peneliti, 2. Sedangkan estetika Pembelajaran Bahasa Arab diartikan tentang indah atau tidaknya pembelajaran antara guru dan siswa dalam aplikasinya pada empat Maharah Dalam proses pembelajaran, estetika berkaitan dengan bagaimana keindahan bahasa Arab di pahami oleh peserta didik maupun guru. MTs Istiqomah Nilai Kemanfaatan Pengembangan Kurikulum Bahasa ArabA Jumlatuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab https://ejournal. id/index. php/jumlatuna/index Volume . Nomor . e-ISSN 3110-0325 memiliki komunikasi Bahasa Arab tersendiri dan unik yang mungkin tidak dimiliki Pondok Modern lainnya. Ciri khas komunikasi kebahasan ini biasanya tidak memperhatikan aturan gramatikan Bahasa Arab, yang terpenting adalah menciptkan pemahan bersama dan pertukaran informasi serta makna (Observasi Peneliti, 2. Saran peneliti, ada baiknya pengembangan kurikulum Kurikulum Bahasa Arab MTs Istiqomah memfokuskan pada empat Maharah Lughowiyah secara menyeluruh. Misalkan pada ranah Maharah IstimaAo. Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab di MTs Ponpes Istiqomah belum mengkhususkan pada penyusunan materi pembelajaran. Tetapi pembiasaan mendengar dari madrasah dilakukan ketika komunikasi Bahasa Arab di kelas maupun lingkungan pondok. Itupun kurang berjalan maksimal karena secara aplikatif terdapat banyak kesalahan ketika siswa menulis kata atau kalimat yang didengar (Wawancara Peneliti, 2. Problemtika juga ditemukan pada gramatikal bahasa saat berkomunikasi bahasa Arab. Karena memang prinsipnya adalah masalah benar atau salah dalam berbahasa tidak menjadi kendala, yang terpenting keberanian siswa untuk berkomunikasi dengan dua bahasa. Sebab, benar dan salah tersebut akan terkikis dengan sendiri-nya setelah santri mempelajarinya beberapa tahun, tetapi faktanya kesalahan masih ditemukan terutama pada kelas atas MTs Istiqomah. Terkait Problematika pengembangan kurikulum bahasa Arab di MTs Istiqomah, yaitu dari segi beberapa guru yang kurang berpartisipasi dalam pengembangan kurikulum, sebagian pengurus OPPM dan Staf Kurikulum KMI dalam penerapan Pembiasaan Bahasa. Sedangkan faktor penghambat yang lain adalah beragamnya latar belakang siswa, motivasi internal dari diri siswa, pelanggaran, kedisipilnan, dan bahasa Arab masih dianggap belum penting bagi siswa (Wawancara Peneliti, 2. Fonemena ini sangatlah wajar dan menjadi problematika setiap lembaga di Pondok pesantren modern, maka menurut peneliti perlu ketegasan dari pihak Pengembang Kurikulum Bahasa Arab dan OPPM Pondok Darul dalam menangani permasalahan tersebut. Namun. MTs Istiqomah telah berupaya dengan mengerahkan segala kemampuan dan memanfaatkan fasilitas yang ada secara optimal. Tidak sedikit prestasi siswa pada bidang Bahasa Arab misalkan debat bahasa arab tingkat nasional. Taqdimul Qishoh, kaligrafi, dan olimpiade bahasa arab lainnya. Bahkan ada beberapa siswa yang pindah ke lembaga lain dan di sekolah baru tersebut ia mewakili lomba bidang bahasa Arab hingga mendapatkan juara. Nilai Kemanfaatan Pengembangan Kurikulum Bahasa ArabA Jumlatuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab https://ejournal. id/index. php/jumlatuna/index Volume . Nomor . e-ISSN 3110-0325 SIMPULAN Aksiologi Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab MTs Istiqomah yaitu penggunaan Bahasa Arab dalam pembelajaran dan pembiasaan Bahasa (BiAoah Lughowiya. sebagai komunikasi lisan maupun tulisan. Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab di MTs Istiqomah disesuaikan dengan Visi Misi pembentukan karakter dan berakhlak mulia melalui Pembiasaan Bahasa (BiAoah Lughowiya. pada pembelajaran dan pada lingkungan Madrasah. Problematika pengembangan kurikulum bahasa Arab di MTs Istiqomah, yaitu dari segi beberapa guru yang kurang berpartisipasi dalam pengembangan kurikulum, sebagian pengurus OPPM dan Staf Kurikulum KMI dalam penerapan Pembiasaan Bahasa. DAFTAR RUJUKAN Abdulhak, . Filsafat ilmu pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Connel. Helen, 2004. Reformasi Pendidikan. Terj. Ahmad Syahid. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. Data Dokumentasi Madrasah Tsanawiyah Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung, dalam http://w. Faisal. Sanapiah Penelitian Kualitatif: Dasar-dasar dan Apikasi. Malang:YA3. Fathurrohman. Muhammad & sulistyorini, peningkatan mutu pendidikan islam. Implementasi Hardoyo. Hafid, 2005. kurikulum yang tersembunyi di pondok modern gontor, ponorogo: ISID gontor. Hermawan. Acep, 2011. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Bandung: PT Remaja Rosdakarya http://armanyuni. com/2014/11/resume-etika-pembelajaran. akses pada 09 Oktober 2018 http://hardjasapoetra. com/2010/03/aksiologi-etika-dan-estetikafilsafat. http://zakavikryan. com/2014/10/estetika-bahasa-sastra. Meleong. Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Muhammad Ali Al-Khuli. Asalib Tadris al-Lughah al-Arabiyyah. http://firdaus3092. Nasution, 2005. Asas-asas Kurikulum. Jakarta: Bumi Aksara. Nur Sholeh & Ulin Nuha, 2013. Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab, (DIVA Press: Jogjakarta. Nilai Kemanfaatan Pengembangan Kurikulum Bahasa ArabA Jumlatuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab https://ejournal. id/index. php/jumlatuna/index Volume . Nomor . e-ISSN 3110-0325 Reksoatmodjo. Edjo Narsoyo. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Teknologi dan Kejujuran. Robert C. Bogdan dan Sari Knopp Biklen, 1998. Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston: Aliyn and Bacon. Inc. Sudjana. Nana 2002. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekolah. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Sukmadinata. Nana Syaodih. Pengembangan Kurikulum. Teori dan Praktek. Sukmadinata,Nana Saodih, 1997. Pengembangan Kurikulum Teori & Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya. Syafii. Inu Kencana, 2004. Pengantar Filsafat. Cet. Bandung: Refika Aditama. Syukri Zarkasyi. Abdullah, 2007. Gontor dan Pembaharuan Pendidikan Pesantren. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Nilai Kemanfaatan Pengembangan Kurikulum Bahasa ArabA