AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 2024, 1-9 Available at:https://w. id/index. php/khidmah/index Pelatihan pembuatan media flash card sebagai media literatif untuk pemercepatan keaksaraan bagi alumni pendidikan guru sekolah dasar FKIP Undana Kupang Karus Maria Margareta*1. Marselus Robot2. Hayon G. Nico3. Karolus Budiman Jama4. I Nyoman Reteg5. Margaretha P. Djokaho6. Dian Sari A. Pekuwali7 1,2,3,4,5,6,7 Universitas Nusa Cendana. Indonesia e-mail: karusmargareta@staf. *Corresponding Author. Received: 9 April 2024. Revised: 12 April 2024. Accepted: 30 April 2024 Abstrak: Latar belakang dilakukannya kegiatan PPM ini dikarenakan survei awal yang dilakukan Tim PPM Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menunjukkan kelas- kelas sekolah dasar termasuk ruang kuliah di lingkungan PGSD FKIP Undana tempat paraalumni menjalani perkuliahan, nyaris tanpa gambar, apalagi gambar-gambar literatif termasuk media flash card sebagai salah satu contoh media literatif yang ditempel atau digantung di dinding. Gambar satu-satunya hanya foto presiden dan wakil presiden. Itulah sebabnya. PPM ini dimaksudkan untuk menjawab tantangan itu. PPM ini dilakukan dengan tujuan: . memberikan pemahaman yang komperhensif tentang pentingnya media literatif bagi upaya pemercepatan keaksaraan di kelas rendah/awal sekolah dasar. melakukan pendampingan terhadap para alumni dalam membuat media flash card sebagai media literatif untuk pemercepatan keaksaraan. Seluruh kegiatan PPM yang diawali dengan kegiatan penyajian materi dan diikuti kegiatan pendampingan dalam pembuatan media literatif berjalan dengan baik dan berlangsung kondusif. Diharapkan agar materi publikasi dalam bentuk jurnal, mendapat apresiasi dari para alumni maupun guru-guru SD pada Kata kunci: Pemercepatan, keaksaraan, media flash card, media literatif, dan kelas rendah How to Cite: Margareta. Robot. Nico. Jama. Reteg. Djokaho. Pekuwali. , . Pelatihan pembuatan media flash card sebagai media literatif untuk pemercepatan keaksaraan bagi alumni pendidikan guru sekolah dasar FKIP Undana Kupang. AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4. , 1-9. https://doi. org/ 10. 55210/khidmah. Pendahuluan Indonesia termasuk negara dengan tingkat literasi rendah,dalam perkembangan terakhir, ada 10 negara yang dikategorikan sebagai negara dengan tingkat literasi rendah, bahkan dikatakan 10 negara paliing buruk soal pendidikan, diantaranya: . Chad, . Mali, . Burkina Faso, . Sudan Selatan, . Afghanistan, . Republik Afrika Tengah, . Nigeria, . Somalia, . Guinea, . Benin(Zulfikar, 2. Walaupun Indonesia tidak ada di dalam daftar di atas, tetapi persoalan literasi di Indonesia masih merupakan hal yang belum terpecahkan. Hal ini dibuktikan dengan hasil riset berkenaan dengan pemeringkatan minat baca yang dilakukan oleh Central Connecticut State University, pada Maret 2016 yang lalu, di mana Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara, soal minat membaca. Itu berarti berkenaan dengan literasi. (Devega, 2. Ada tiga hal pokok yang dibahas dalam tulisan ini, yaitu . media literatif, . media flash card, dan . pemercepatan keaksaraan. Media literatif secara harafiah bisa diterjemahkan sebagai media yang bersifat literasi artinya media yang berperan sebagai bacaan yang dapat membuat atau mempercepat proses keaksaraan terutama untuk kelas-kelas Sekolah Dasar(Arnus, 2. Sedangkan, pemercepatan keaksaraan sama dengan proses mempercepat yang dalam bahasa Inggris disebut boost. This is an open access article under the CCAeBY license. https://doi. org/10. 55210/khidmah. AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 . , 2024, 1-9 Karus Maria Margareta. Marselus Robot. Hayon G. Nico. Karolus Budiman Jama. I Nyoman Reteg. Margaretha P. Djokaho. Dian Sari A. Pekuwali sehingga pemercepatan dapat diartikan sebagai proses untuk membuat lebih cepat(Mauk et al. , 2. Istilah pemercepatan keaksaraan lebih mengacu pada kegiatan literasi dasar di kelas-kelas awal(Sukma et al. , 2. Keaksaraan pada kelas-kelas awal/kelas rendah berkenaan dengan lima keterampilan dasar membaca, yaitu pengenalan huruf atau pengetahuan huruf,pengenalan fonem,pengenalan kata,kelancaran membaca dan pemahaman bacaan sederhana(Robot et al. , 2. Dengan demikian, kehadiran media flash card sangat berperan dalam mendukung pemercepatan pengenalan huruf atau pengetahuan huruf(Maryanto & Wulanata, 2. , pengenalan fonem(Cahyani, 2. , dan pengenalan kata(Anisa & Attamimi, 2. Ketiga keterampilan dasar membaca inilah yang secara langsung berpengaruh bila media flash card itu dipajang di dinding kelas atau digantung di dinding kelas. AuLangsung berpengaruhAy maksudnya mengalami pemercepatan, dalam arti pemajangan yang terus menerus akan memotivasi siswa untuk berpikir sekaligus merangsang pikirannya. Menurut Angreany & Saud, . Flash Card merupakan salah satu media pembelajaran yang berbentuk grafis, berupa kartu kecil berukuran 25 x 30 cm dan bergambar dan biasanya terbuat dengan menggunakan foto, simbol, atau gambar yang ditempelkan pada sisi depan dan pada sisi belakang terdapat keterangan berupa kata atau kalimat dari gambar Flash Card itu. Guna memudahkan siswa dalam membaca, maka gambar dan tulisan juga bisa dibuat dalam satu bidang yang sama. Gambar diletakkan pada bagian atas kartu dan di bawah gambar termuat kata atau kelompok kata dan atau kalimat sederhana tentang gambar. Dengan ukuran seperti di atas, media ini bisa tampak dalam jarak 4-5 meter. Dengan demikian, siswa yang duduk pada meja paling belakang masih dapat membaca dengan jelas tulisan pada media. Demikian pun gambar yang memvisualisasi tulisan, dapat terlihat dari jarak itu. Flash card dapat meningkatkan optimalisasi otak kanan sehingga mempermudah anak untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, baik berbahasa Inggris(Saputri, 2. maupun berbahasa Indonesia(Auliah AS et al. , 2. , terutama untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis(Hotimah, 2. Flashcard juga diartikan sebagai kartu pengingat, bisa juga diterjemahkan sebagai kartu yang diperlihatkan sekilas. Kegiatan literasi sekolah menurut Kurikulum 2013 Edisi Revisi(Harosid, 2. , meliputi: Literasi Dasar Kemampuan mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, dan meghitung . berkaitan dengan kemampuan analisis untuk memperhitungkan . , mempersepsikan informasi . , mengomunikasikan, serta menggambarkan informasi . berdasarkan pemahaman dan pengambilan kesimpulan pribadi. Literasi Perpustakaan Kemampuan pemahaman cara membedakan bacaan fiksi dan nonfiksi, memanfaatkan koleksi referensi dan periodikal, memahami Dewey Decimal System sebagai klasifikasi pengetahuan yang memudahkan dalam menggunakan perpustakaan, memahami penggunaan katalog dan pengindeksan, hingga memilki pengetahuan dalam memahami informasi. Literasi Media Kemampuan untuk mengetahui berbagai bentuk media yang berbeda, seperti media cetak, media elektronik . edia radio, media televis. , media digital . edia interne. , dan memahami tujuan . Literasi Teknologi Kemampuan memahami kelengkapan teknologi seperti peranti keras . , peranti lunak . , serta etiket dan etiket dalam memanfaatkan teknologi. Kemampuan dalam memahami teknologi untuk mencetak, mempresentasikan, dan mengakses internet. Al-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 . , 2024, 1-9 Karus Maria Margareta. Marselus Robot. Hayon G. Nico. Karolus Budiman Jama. I Nyoman Reteg. Margaretha P. Djokaho. Dian Sari A. Pekuwali Kemampuan menggunakan komputer (Computer Literac. yang ada di dalamnya mencakup menghidupkan dan mematikan komputer, menyimpan dan mengelola data, serta mengoperasikan program perangkat lunak. Pemahaman yang baik dalam mengelola informasi yang dibutuhkan masyarakat. Literasi Visual Kemampuan memanfaatkan materi visual dan audiovisual secara kritis dan bermartabat. Kemampuan menafsirkan materi visual baik dalam bentuk cetak, auditori, maupun digital atau perpaduannya . eks multimoda. Kegiatan PPM ini diadakan guna mendukung kegiatan literasi sekolah, pada komponen literasi Ada tiga tahap literasi sekolah. Tahap pertama, pembiasaan dengan membaca 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung. Tahap kedua, mendiskusikan bacaan secara berpasangan atau dalam kelompok kecil, apa yang telah dibaca. Tahap ketiga, pembelajaran(Faizah et al. , 2. Pada bagian ketigalah peran media flash card, terutama pada kelas-kelas awal dalam membantu pemercepatan keaksaraan. Proses pembelajaran yang menghadirkan media dapat memotivasi siswa untuk belajar. Setelah proses pembelajaran berlangsung dan selesai, maka media flash card ini bisa dipajang di dinding kelas. Dengan demikian, setiap saat bisa dilihat oleh siswa di dalam kelas. Ini merupakan proses repetisi yang membantu siswa mengingat bahkan mencermati tulisan yang ada di bawah gambar. Repetisi itu sangat membantu siswa, terutama kelas-kelas awal dalam proses pemercepatan keaksaraan(Urbaningrum, 2. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) diberikan kepada para alumni Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP UNDANA. Latar belakang dilakukannya kegiatan PPM ini dikarenakan survei awal yang dilakukan Tim PPM Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menunjukkan kelas- kelas sekolah dasar termasuk ruang kuliah di lingkungan PGSD FKIP Undana tempat para alumni menjalani perkuliahan, nyaris tanpa gambar, apalagi gambargambar literatif termasuk media flash card sebagai salah satu contoh media literatif yang ditempel atau digantung di dinding. Gambar satu-satunya hanya foto presiden dan wakil presiden. Sehingga PPM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komperhensif tentang pentingnya media literatif bagi upaya pemercepatan keaksaraan di kelas rendah/awal sekolah dasar, melakukan pendampingan terhadap para alumni dalam membuat media flash card sebagai media literatif untuk pemercepatan keaksaraan. Metode Kegiatan PPM dilaksanakan dengan cara ceramah, demonstrasi dan diskusi. Pelatihan pembuatan media flash card ini dilakukan di PGSD FKIP Undana. Sebelum pelaksanaan kegiatan ada beberapa langkah yang harus ditempuh: Meminta izin kepada Koorprodi PGSD FKIP Undana melalui surat izin pengabdian pada masyarakat (PPM) . Berkoordinasi dengan Koorprodi PGSD guna menghimpun para alumni . Memfasilitasi para alumni/guru dengan memberikan pemahaman awal tentang konsep-konsep dasar pemercepatan keaksaraan, . Menyajikan materi langkah-langkah membuat media flash card. Menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat media flash card. Melakukan pendampingan dalam membuat media flash card Pelatihan ini akan dilakukan selama kurang lebih dua hari berturut-turut, pada hari pertama penanaman konsep-konsep dasar keaksaraan dan pemercepatan keaksaraan serta langkah- langkah membuat media flash card, pada hari kedua pendampingan pembuatan media flash card. Sedangakan untuk langkah-langkah membuat flash card secara manual pertama, guru menetapkan konsep. Konsep yang dikembangkan dapat disesuaikan dengan tema-tema di kelas awal yang ada di dalam buku guru Al-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 . , 2024, 1-9 Karus Maria Margareta. Marselus Robot. Hayon G. Nico. Karolus Budiman Jama. I Nyoman Reteg. Margaretha P. Djokaho. Dian Sari A. Pekuwali maupun buku siswa. Kedua konsep yang dikembangkan bisa merupakan kesepakatan bersama dengan para siswa di dalam kelas. Ketiga setelah menetapkan konsep, guru menyiapkan bahan yang dibutuhkan untuk membuat media flash card. Kemudian juga terdapat langkah-langkah membuat media flash card melalui Googling, berikut Direkomendasikan menggunakan HP/Laptop/PC. Kunjungi aplikasi google chrome, google firefox. Masuk ke laman google, kemudian klik di laman pencarian media flashcard apa yang mau kita cari, contoh seperti pada gambar di bawah. Gambar 1. Proses pencarian materi flash card dengan bantuan google chrome Ketika sudah ditampilkan di dekstop laman pencarian, kemudian klik untuk melihat media yang ingin digunakan. Gambar 2. Proses pencarian nama-nama hewan yang akan digunakan pada flash card, contoh nama-nama hewan dari A-Z Gambar 3. Daftar nama-nama hewan berdasarkan hasil pencarian dari google chrome Salin atau copy semua nama-nama media yang ingin kita gunakan dan disalin ke Microsoft Al-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 . , 2024, 1-9 Karus Maria Margareta. Marselus Robot. Hayon G. Nico. Karolus Budiman Jama. I Nyoman Reteg. Margaretha P. Djokaho. Dian Sari A. Pekuwali Gambar 4. Salin nama-nama hewan ke Microsoft word Ketika sudah ada nama-nama media yang kita cari, berikutnya kita mencari gambar di laman pencariaan google. Gambar 5. Pencarian gambar sesuai dengan yang telah terdaftar di Microsoft word Salin atau copy gambar hewan sesuai dengan nama hewan yang sudah kita siapkan di Microsoft word. Gambar 6. Sesuaikan gambar dan nama hewan Tempel semua gambar sesuai dengan nama media dari A-Z Proses pembuatan media tidak perlu melibatkan siswa. Setelah media selesai dibuat, maka sebaiknya seluruh media itu dilaminating, sehingga tidak mudah rusak. Selain itu, agar lebih mudah dipajang di dinding kelas. Pemajangan di dinding kelas membantu memotivasi siswa dalam belajar. Hasil dan Pembahasan Sebelum melaksanakan Pelatihan Pembuatan Media Flash Card sebagai Media Literatif untuk Pemercepatan Keaksaraan bagi Alumni Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Undana Kupang, maka dilakukan pertemuan awal dengan Ibu Koorprodi PGSD, untuk meminta tempat dan ruangan dan waktu pelaksanaan PPM, meminta Koorprodi PGSD memfasilitasi pelaksanaan kegiatan, meminta kesediaan Koorprodi PGSD untuk menghadirkan alumni peserta kegiatan PPM. Setelah hubungan kemitraan ini terbentuk, maka selanjutnya ditentukanlah hari pelaksanaan kegiatan pelatihan dan disepakati bahwa pelatihan akan berlangsung pada hari Jumat dan Sabtu, 7 dan 8 Juli 2023 bertempat di Lantai 2 Gedung PGSD FKIP Undana. Al-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 . , 2024, 1-9 Karus Maria Margareta. Marselus Robot. Hayon G. Nico. Karolus Budiman Jama. I Nyoman Reteg. Margaretha P. Djokaho. Dian Sari A. Pekuwali Pelatihan dilaksanakan selama dua hari. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 peserta, 7 orang Tim PPM serta 2 orang mahasiswa. Peserta kegiatan ini adalah para Alumni PGSD FKIP Undana, sebagai calon guru professional karena diharapkan para Alumni dapat membuat media flash card guna memfasilitasi siswa dalam proses pemercepatan keaksraan. Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari Ketua Pelaksana PPM yaitu Dra. Karus Maria Margareta. Pd, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Perwakilan Koorprodi PGSD FKIP Undana sekaligus membuka kegiaatan PPM ini dengan resmi. Gambar 7. Sambutan-sambutan . Sambutan Ketua Pelaksana PPM Dra. Karus Maria Margareta. Pd. Sambutan Perwakilan Koorprodi PGSD FKIP UNDANA sekaligus membuka kegiatan PPM ini dengan resmi. Pada hari pertama para narasumber menyajikan materi berkenaan dengankonsep-konsep dasar media dan media flash card, konsep-konsep literasi dasar, pemercepatan keaksaraan di kelas-kelas awal sekolah dasar, langkah-langkah pembuatan media flash card. Kemudian pada hari kedua dilakukan pendampingan pembuatan media flashcard. Gambar 8. Dra. Karus Maria Margareta. Pd. sedang Mempresentasikan Materi konsep- konsep dasar media dan media flash card. konsep-konsep literasi dasar. pemercepatan keaksaraan di kelaskelas awal sekolah dasar. langkah- langkah pembuatan media flash card. Al-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 . , 2024, 1-9 Karus Maria Margareta. Marselus Robot. Hayon G. Nico. Karolus Budiman Jama. I Nyoman Reteg. Margaretha P. Djokaho. Dian Sari A. Pekuwali Rincian kegiatan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini. Hari/tanggal Jumat, 7 Juli 2023 Tabel 1. Rincian Kegiatan PPM Materi Pelatihan/ Pendampingan Narasumber Konsep-konsep dasar media dan Dian Sari Pekuwali. media flash card sebagai media Drs. I Nyoman Reteg. Hum Konsep-konsep dasar tentang literasi Dra. Karus Maria Margareta. dasar di kelas rendah. Dr. Karolus B. Jama. Pemercepatan keaksaraan di kelas- Dr. Marselus Robot. kelas awal sekolah dasar. Dr. Hayon G. Nico. Hum Langkah-langkah pembuatan media flash card Sabtu, 8 Juli 2023 Pendampingan Pembuatan Media flash card Presentasi dan review media flash card yang sudah dibuat oleh peserta Dian Sari Pekuwali. Pd. Margareta Djokaho. Pd. Maria Naomilan Y. Gabir. Pd. Seluruh anggota Tim PPM Peserta dan seluruh anggota Tim PPM Pelaksanaan kegiatan PPM ini didukung oleh beberapa hal pertama, dukungan Koordinator Program Studi PGSD untuk menyebarkan undangan via WA Grup bagi para alumni PGSD sebagai peserta pelatihan ini. Kedua, semangat dan antusiasme peserta sangat besar. Hal ini terlihat dari kehadiran seluruh alumni yang diundang yang berjumlah 20 orang. Ketiga, peserta mampu membuat media flash card dengan baik. Gambar 9. Seluruh Peserta Mampu Membuat Media Flash Card Pelaksanaan kegiatan PPM ini tidak mengalami hambatan berarti. Sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Kesimpulan Kegiatan PPM ini telah terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana dan telah mendapat apresiasi yang setinggi tingginya dari Koorprodi PGSD dan dosen-dosen junior PGSD, serta seluruh alumni peserta PPM yang berjumlah 20 orang. Antusiasme dan semangat yang luar biasa ditunjukkan pada saat membuat media flash card. Selain itu, respon positif ditunjukkan oleh peserta ketika diminta untuk menuliskan kata di bawah gambar/media flash card. Kata yang ditulis lalu dipisahkan atas suku Dari 20 orang peserta, ada 19 orang . %) dapat memenggal kata menjadi suku kata secara Al-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 . , 2024, 1-9 Karus Maria Margareta. Marselus Robot. Hayon G. Nico. Karolus Budiman Jama. I Nyoman Reteg. Margaretha P. Djokaho. Dian Sari A. Pekuwali benar, hanya 1 orang . %) yang membuat kesalahan dalam pemenggalan suku kata. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PPM ini berhasil dengan sangat baik. Daftar Pustaka