JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2579-9. VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP MELALUI KEGIATAN DUTA LINGKUNGAN HIDUP DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Environmental Education Program through the Green Ambassador Activity In the Senior High School Bayu Widiyanto1*. Retna Kusuma Astuti1. Yuni Arfiani1 Program Studi Pendidikan IPA. Fakultas Keguruan dan Ilmu Penddidikan. Universitas Pancasakti Tegal. Jl. Halmahera KM. 01Ae Kota Tegal 52122 * Penulis Korespodensi : bayu. slawi@gmail. *e-mail korespondensi: bayu. slawi@gmail. ABSTRAK Kegiatan ini merupakan kegiatan IbM (IPTEK bagi Masyaraka. yang berupa program pendidikan lingkungan hidup melalui kegiatan duta lingkungan hidup sekolah. Duta Lingkungan Hidup Sekolah merupakan perwakilan individu terpilih pada tingkat sekolah yang memiliki pengetahuan dan berperan aktif dalam bidang lingkungan hidup. Mitra IbM yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal dan Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS). Duta Lingkungan Hidup dilaksanakan dalam 3 Tahap, tahap I merupakan tes kemampuan kognitif, tahap II merupakan uji kreativitas . embuat produk daur ulan. atau uji ide/ gagasan dalam memecahkan permasalahan lingkungan, sedangkan tahap i merupakan tahap orasi ilmiah. Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal diikuti oleh 80 peserta, sedangkan di Kabupaten Brebes diikuti oleh 71 peserta. Di akhir kegiatan telah terpilih Duta Lingkungan Hidup I. II, dan II untuk Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal. Selain itu terpilih juga Duta Lingkungan Hidup Favorit yang penilaiannya didasarkan atas keunikan kostum saat pelaksanaan kampanye Go Green. Kegiatan Duta Lingkungan, diharapkan dapat menjadi program rutin pemerintah Kegiatan ini juga dapat menjadi media kerjasama berbagai pihak baik pemerintah, akademisi, swasta, dan masyarakat, sehingga menumbuhkan semangat untuk menciptakan lingkungan yang Bersih. Elok. Nyaman. Aman dari polusi dan penuh pengHijauan. Kata Kunci : Duta Lingkungan Hidup. Pendidikan Lingkungan Hidup ABSTRACT This activity is an IbM (Science and Technology for Societ. in the form of environmental education program through activity of Green Ambassadors. Green Ambassadors is the representative of selected individuals at the school level who are knowledgeable and active in the environmental field. Mitra IbM is Environmental Office (DLH) of Tegal Regency and Environment and Waste Management Agency (DLHPS). Green Ambassadors implemented in 3 Phases, phase I is a test of cognitive ability, stage II is a test of creativity . aking recycled produc. or test ideas / ideas in solving environmental problems, while stage i is the stage of scientific oration. Election of Green Ambassadors of Tegal Regency was attended by 80 participants, while in Brebes District was attended by 71 participants. At the end of the activity has been selected Green Ambassadors I. II, and II for Brebes and Tegal regency. Also elected are the Favorite Green Ambassadors whose assessment is based on the uniqueness of the costumes during the Go Green campaign. Green Student Activities, is expected to become a regular program of local government. This activity can also be a medium of cooperation between various parties, whether government, academia, private, and community, so that the spirit to create a clean, elegant, comfortable, safe environment of pollution and full of hazard. Keywords: Green Ambassador. Environmental Education PENDAHULUAN Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) merupakan salah satu upaya yang . dikembangkan oleh masyarakat dunia untuk mengoptimalkan peran masyarakat dalam Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 Pengertian PLH sendiri dapat diartikan sebagai upaya mengubah perilaku dan sikap yang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran masyarakat tentang nilainilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan yang pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang. Pendidikan lingkungan hidup mempelajari masalah dan pengelolaan pencemaran, kerusakan lingkungan serta sumber daya dan konservasi (Tim MKU PLH Unnes. Aspek penting yang diterapkan dalam pembelajaran PLH adalah kognitif dan Aspek kognitif meliputi proses pemahaman, dan menjaga keseimbangan aspek-aspek yang lain. Materi PLH harus diberikan sebagai materi yang harus diketahui dan dipahami oleh siswa, selanjutnya dikembangkan sendiri oleh Aspek afektif yang dapat diterapkan dalam PLH meliputi tingkah laku, nilai dan membangun masyarakat yang berkelanjutan . Rendahnya sikap dan kepedulian siswa terhadap memprihatinkan, karena melalui pendidikan di sekolah semestinya sikap dan perilaku peduli terhadap lingkungan hidup telah Kenyataannya, meskipun pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sudah diberikan sejakSekolah Dasar, tetapi belum mampu membekali siswa dengan pengetahuan dan sikap peduli terhadap Untuk dapat mengajarkan pendidikan lingkungan dan menanamkan sikap peduli lingkungan kepada siswa, guru VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. tentang pendidikan lingkungan dan cara menanamkan sikap peduli lingkungan (Amini dan Munandar, 2. Beberapa isu penting dalam masalah lingkungan yang sering ditemui di Indonesia, khususnya Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes adalah masalah persampahan. Peningkatan volume sampah berkembang secara eksponensial sejalan dengan perkembangan jumlah penduduk dan peningkatan aktivitas pembangunan yang belum dibarengi dengan pengelolaan sampah kota. Sampah akan menjadi beban bumi, artinya ada risiko-risiko yang akan ditimbulkannya (Hadi, 2. Berdasarkan data dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Tegal tahun 2005-2025. Produksi sampah pada tahun 2004 rata-rata sebanyak 345 m3/hari, dengan sampah yang terangkat atau tertangani sebanyak 248,81 m3/hari . ,12 %). Sebagian besar produksi sampah berasal dari sampah pasar . ,47 m3/har. dan permukiman . ,90 m3/har. Dari volume sampah tersebut. 46,20 % merupakan sampah organik dan 34,15 % merupakan sampah berupa karet atau Produksi sampah ini akan terus meningkat jumlahnya seiring dengan semakin bertambah banyaknya penduduk. Kabupaten Tegal terdiri dari 18 Kecamatan. Secara geografis kabupaten Tegal memiliki bentang alam dari laut sampai pegunungan. Di bagian hulu . ilayah selata. masih banyak dijumpai kawasan Hutan tepatnya daerah Gunung Slamet yang merupakan kawasan lindung sebagai daerah penyangga. Namun di bagian hilir terutama kota masih kurang akan Kondisi ini mengakibatkan wilayah bagian utara memiliki suhu udara yang panas. Kondisi sungai pun hampir Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 selalu ditemukan adanya sampah plastik, karena masyarakatnya masih membuang limbah rumah tangga secara sembarangan. Kegiatan industri pun turut andil dalam pencemaran limbah tahu sampai dengan pencemaran logam berat dari home industri pengecoran logam. Kabupaten Brebes memiliki luas wilayah administrasi sebesar 166. 297Ha. Secara administrasi. Kabupaten Brebes terbagi dalam 17 kecamatan dan297 desa/kelurahan. Kondisi lingkungan hidup (LH) di Kabupaten Brebes saat ini cenderung mengalami penurunan kualitas. Berbagai tindakan manusia yang tidak ramah lingkungan menyebabkan kerusakankerusakan yang akhirnya menjadi salah satu Seperti kerusakan hutan akibat penebangan liar, pembuangan limbah sembarangan atau penambangan galian C tanpa izin, dan Masyarakat Brebes juga masih ada yang menebang pohon di daerah hulu dan membangun rumah pada lereng kemiringan lebih dari 450, akibatnya terjadi bencana longsor pada tebing terjal dan banjir pada hilir sungai. Lemahnya penegakan hukum lingkungan dan ringannya sanksi bagi pelanggar mengakibatkan sulitnya usaha pelestarian lingkungan (KLH Kab. Brebes. Berdasarkan permasalahan yang bahwa kepedulian masyarakat Kab. Tegal dan Kab. Brebes untuk menjaga lingkungan masih kurang. Oleh karena itu setiap orang harus dibekali pendidikan lingkungan hidup (PLH) agar lebih peduli terhadap Penekanan pembelajaran PLH bukan hanya pada ranah teori tetapi harus dilibatkan secara aktif dalam praktek yang dapat mengubah sikap dan pola pikir VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. masyarakat agar lebih peduli terhadap masalah lingkungan. Pelaksanaan PLH juga dapat dilaksanakan di luar sekolah dengan melibatkan masyarakat dan instansi negeri atau swasta. Implemetasi PLH harus diwujudkan dalam suatu program yang dapat menggerakkan masa, dan juga terdapat penghargaan bagi yang berprestasi dalam bidang lingkungan hidup. Salah satunya dengan serangkaian kegiatan Duta Lingkungan Hidup. Duta Lingkungan Hidup (Green Ambassado. individu terpilih pada suatu lembaga atau wilayah pemerintahan yang memiliki pengetahuan dan berperan aktif dalam membangun komunitas / masyarakat yang peduli terhadap kelestarian lingkungan Duta Lingkungan hadir dalam perannya sebagai garis depan yang secara garis besar bertugas untuk menyuarakan masyarakat luas. Tugas-tugas duta lingkungan yang akan dilaksanakan diantaranya: . Menyosialisasikan dan memberi informasi berbagai isu lingkungan, baik secara lisan . maupun tertulis. Pengemasan gaya sosialisasi juga dapat dipersiapkan menjadi lebih atraktif dan menarik bergantung pada bagaimana cara setiap duta lingkungan mensosialisasikan materi serta kondisi masyarakat sebagai sasaran. Memotivasi setiap individu mengenai isu Duta Lingkungan merupakan seorang motivator lingkungan yang menjadi layaknya psikolog dengan kerja dan fungsi seperti orator. Menjadi pencetus atau Dibutuhkan seorang duta lingkungan yang bisa menjadi pencetus gagasangagasan baru dalam kapasitasnya sebagai Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 duta pada bidang lingkungan hidup. Dalam berbagai program maupun gagasan yang muncul, perlu adanya aksi nyata untuk membuat gagasan tersebut menjadi lebih menginspirasi, namun yang lebih utama adalah mampu memberi efek perubahan terhadap pola perilaku yang lebih memiliki karakter khususnya mengenai lingkungan Melalui Duta lingkungan dan serangkaian kegiatannya diharapkan dapat mewakili dan menyebarkan semangat dalam melestarikan lingkungan kepada warga sekolah pada khususnya dan kepada masyarakat yang lebih luas . METODE Pelaksanaan kegiatan IbM ini menggunakan metode Transfer Knowledge yang merupakan penciptaan nilai nilai, dan menghasilkan keunggulan kompetitif yang berkesinambungan dengan mengoptimalkan proses komunikasi dan aplikatif sistem pengetahuan (Sangkala, 2007:. Khalayak sasaran pada pengabdian ini meliputi panitia dan peserta kegiatan Duta Lingkungan Hidup. Panitia kegiatan ini sebagian dari mitra IbM yaitu pegawai BLH dan sebagian lagi dari pihak Universitas (Dosen dan Mahasisw. yang akan mendampingi dalam serangkaian kegiatan DLH. Peserta kegiatan DLH ini meliputi siswa dan siswi perwakilan Duta Lingkungan Hidup dengan batasan tingkat X atau XI SMA. SMK, dan MA seKabupaten atau Kota. Setiap sekolah hanya mengirimkan satu putra dan satu putri perwakilan DLH tingkat sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui beberapa tahapan yaitu: . koordinasi dengan BLH. Pembuatan portal web duta lingkungan hidup. Sosialisasi dan pendaftaran kegiatan. VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. Pembekalan materi lingkungan hidup. Seleksi / pemilihan Duta Lingkungan Hidup. Kegiatan Bhakti Lingkungan. Sosialisasi hasil kegiatan para duta lingkungan hidup ke sekolah masingmasing. Tahap Koordinasi dimaksudkan agar adanya transfer ide dan gagasan akan pentingnya pendidikan lingkungan hidup melalui kegiatan Duta Lingkungan Hidup, sekaligus membahas segala persiapannya. Persiapan yang dilakukan antara lain: . perencanaan jadwal kegiatan dan strategi pelaksanaannya. Pembuatan materi dan soal seleksi. persiapan kebutuhan peralatan. Tahap selanjutnya yaitu pembuatan portal web, dimaksudkan sebagai media informasi seputar Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) dan sebagai media komunikasi kegiatan Duta Lingkungan Hidup. Informasi PLH meliputi. kasus pencemaran lingkungan baik pada skala lokal, nasional ataupun internasional. pola hidup ramah lingkungan. ramah lingkungan seperti penggunaan energi baru terbarukan. sampai kebijakan pro lingkungan. Portal web Duta Lingkungan Hidup dimaksudkan sebagai Duta Lingkungan Hidup mulai dari cara jadwal seleksi. hasil seleksi dan agenda kegiatan Duta Lingkungan Hidup. Pembekalan materi lingkungan hidup bertujuan untuk menambah wawasan/ pengetahuan peserta akan pentingnya PLH upaya menambah rasa lingkungan hidup. Metode yang digunakan bisa berupa ceramah, pemutaran video, atau demonstrasi misalnya cara daur ulang Materi lingkungan hidup juga harus dirumuskan dalam bentuk makalah Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 persuasif yang mengajak pembaca atau audience agar menjalankan pola hidup ramah lingkungan dalam kehidupan seharihari. Makalah tersebut dibagikan pada tiap peserta DLH yang nantinya mereka harus mensosialisasikan ke sekolah mereka masing-masing. Pemilihan Duta Lingkungan Hidup dimaksudkan menyeleksi peserta untuk dipilih sebagai juara 1 putra dan 1 putri Duta Lingkungan Hidup tingkat Kabupaten. Seleksi DLH dilakukan dengan beberapa tahap antara lain: Tahap I: uji Pengetahuan tentang Lingkungan Hidup . Soal pilihan Tahap II : meliputi 2 uji / test: Penulisan essay . angsung di tempa. dengan memilih tema yang di sudah ditentukan Presentasi atau demonstrasi uji limbah/pengalaman di bidang PPLH Tahap i : orasi ilmiah di depan publik dengan memilih tema yang sudah ditentukan mengenai isu-isu lingkungan Penentuan jumlah nominasi peserta tiap tahap dapat ditentukan sesuai kesepakatan atau mengikuti aturan berikut: Tahap I: diambil 15 besar putra dan putri . Tahap II : diambil 5 besar putra dan putri . Tahap i : diambil juara 1, 2, 3 putra dan putri . Kegiatan Duta Lingkungan Hidup bukan hanya sekedar pemilihan, akan tetapi yang terpenting adalah kegiatan aksi nyata memalui Bhakti Lingkungan. Kegiatan ini AuGo GreenAy . enggunakan banner/ poster membagi stiker Go Gree. bersih-bersih pantai atau sungai. dan penanaman pohon. VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. Waktu bersih-bersih bisa dilakukan saat bertepatan dengan hari lingkungan hidup . Jun. hari bumi . Apri. atau bebas sesuai jadwal yang ditentukan, namun untuk penanaman pohon sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan yaitu pada bulan Oktober sampai November. Tahapan evaluasi dilakukan dengan survei dan wawancara kepada para siswa-siswi peserta DLH. pengisian kuesioner kepada panitia dari mitra IbM dalam hal ini pegawai BLH. Survei dan wawancara kepada siswa-siswi peserta DLH dimaksudkan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan seputar pendidikan lingkungan hidup, selain itu juga mendapatkan opini berupa kesan dan saran selama kegiatan DLH. Sedangkan pengisian kuesioner kepada panitia dari mitra IbM dalam hal ini pegawai BLH dimaksudkan untuk menganalisis kekuatan, kekurangan, peluang dan hambatan (SWOT) dari program Duta Lingkungan Hidup. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Duta Lingkungan Hidup di Kabupaten Tegal Serangkaian kegiatan IBM yang kami lakukan melibatkan banyak pihak, antara lain Dinas Lingkungan Hidup. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Satpol PP, dan SMA/MA/SMK se-Kabupaten Tegal. Oleh karena itu perlu adanya persiapan yang matang. Selain itu, koordinasi yang dilakukan juga bertujuan sebagai evaluasi atas kegiatan yang dilakukan sebelumnya. Kami telah melakukan beberapa kali koordinasi, baik melalui rapat panitia kecil sampai rapat seluruh panitia serta pihak lain Koordinasi dilakukan ketika mendekati pelaksanaan Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 seleksi Duta Lingkungan Hidup. Kegiatan koordinasi yang kami lakukan secara rinci dapat dilihat pada Tabel 1. Penggunaan website begitu penting dalam menunjang kelancaran pelaksaan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal. Selain itu, adanya website khusus Dinas Lingkungan Hidup juga menjadi sarana informasi bagi masyarakat tentang kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup serta informasi-informasi lain yang VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. berkaitan dengan lingkungan hidup. Sebelumnya, kegiatan-kegiatan DLH Kab. Tegal diunggah di dalam website Kabupaten Tegal, sehingga kami berupaya untuk membuat website khusus Dinas Lingkungan Hidup launching bersamaan dengan kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasiional yang diadakan di Taman Rakyat Slawi. Tabel 1. Hasil Rapat Koordinasi Kegiatan IbM di Kab. Tegal Tanggal 8 Februari 2017 10 Februari 2017 Tempat Ruang Prodi Pendidikan IPA UPS Tegal DLH Kab. Tegal 16 Februari 2017 DLH Kab. Tegal DLH Kab. Tegal 1 April 2017 6 April 2017 Aula SMA N 3 Slawi DLH Kab. Tegal 9 April 2017 DLH Kab. Tegal Untuk meningkatkan kompetensi yang berkaitan dengan pengelolaan web, kami juga telah melakukan pelatihan coordinator bidang di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal. Kegiatan pelatihan ini bertujuan agar setiap kali DLH melalukan kegiatan dapat segera diketahui oleh masyarakat luas. Kegiatan pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal diikuti oleh 40 peserta putra dan 40 peserta putri dari SMA/MA/SMK se-Kabupaten Tegal. Kegiatan ini telah dilaksanakan dalam 3 Tahap. Seleksi Tahap I Kegiatan Rapat awal panitia kecil membahas gambaran umum rencana kegiatan Duta LH Penyampaian inisiatif adanya kegiatan Duta LH dari prodi Pendidikan IPA UPS Tegal ke DLH Kab. Tegal Koordinasi awal kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional dan Duta LIngkungan Hidup Kab. Tegal Koordinasi pelaksanaan seleksi Tahap 1 Duta LH Kab. Tegal Persiapan akhir seleksi tahap 1 Evaluasi pelaksanaan seleksi tahap 1 dan persiapan seleksi Tahap 2 Evaluasi pelaksanaan seleksi tahap 2 dan persiapan seleksi Tahap 3 Seleksi Tahap I dilaksanakan tanggal 2 April 2017 dan merupakan seleksi awal yang diberikan kepada seluruh peserta Seleksi ini berupa tes tertulis dengan bentuk soal objektif. Hasil dari seleksi Tahap I akan diambil 15 besar peserta putra dan 15 besar peserta putri yang akan melanjutkan ke seleksi tahap II. Pengumuman 15 besar putra dan dapat dilihat di alamat w. Seleksi Tahap II Peserta yang lolos seleksi tahap I selanjutkan menghadapi seleksi tahap II yang dilaksanakan tanggal 9 April 2017. Seleksi ini diawali dengan kegiatan field trip ke bekas lokasi penambangan kapur Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 Danau Beko di Kecamatan Margasari. Kabupaten Tegal. Di sana peserta dipersilahkan untuk melihat apa saja yang ada di sekitar Danau Beko sebagai bahan kajian yang akan ditulis oleh masingmasing peserta. Setelah melakukan perjalanan, peserta diajak kembali ke DLH Kab. Tegal, kemudian membuat tulisan yang berkaitan dengan hasil perjalanan yang dilakukan. Tulisan yang dibuat peserta meliputi identifikasi masalah, analisis masalah, dan alternatif solusi. Hasil tulisan peserta pada seleksi Tahap II dinilai oleh 3 juri dengan 5 kriteria penilaian yaitu kedalaman identifikasi masalah, kedalaman analisis, alternative solusi yang sesuai, tata bahsa, dan tata tulis. Peserta yang lolos seleksi Tahap II diambil dari 60% nilai tahap I dan 40% nilai Tahap II. Pengumuman pelaksanaan Kampanye Go Green atau sebelum Seleksi Tahap i. VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. Seleksi Tahap i Seleksi Tahap i dilaksanakan pada tanggal 23 April 2017 di Pendopo Amangkurat Kabupaten Tegal. Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan kampanye Go Green yang diikuti oleh seluruh peserta dengan mengenakan pakaian yang dibuat dari daur ulang limbah padat. Sebelum dilakukan seleksi tahap i diumumkan 5 peserta putra dan 5 peserrta putrid yang lolos tahap II. Selanjutnya 1 peserta ini akan mendapatkan pertanyaan yang diambil langsung oleh peserta secara acak dan dijawab langsung oleh peserta secara lisan di hadapan audience. Penilaian hasil seleksi Tahap i diambil dari 60% rata2 nilai Tahap I dan II serta 40% nilai tahap i. Pemenang Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal dapat dilihat di id atau pada Tabel 2 dan Tabel 3. Tabel 2. Hasil Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Putra Kabupaten Tegal Tahun 2017 Juara Nama Sekolah Adel Ayubi SMK BP Dukuhwaru Mahmud Hidayatuloh SMK N 2 SLAWI i Brian Muktiaji Alfat SMA N 1 Kramat Favorit Ahmad Tahrudin SMK N 1 Dukuhturi Tabel 3. Hasil Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Putri Kabupaten Tegal Tahun 2017 Juara Nama Sekolah Hayyuning Lathi SMA N 1 Slawi Ajeng Kartika Widyas SMK BP Dukuhwaru i Dewi Sartika SMK N 1 Dukuhturi Favorit Elsa Setiyani SMK N 1 Slawi Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. Gambar 1. Seleksi Tahap 1 . embekalan & seleksi pengetahuan tentang LH) Gambar 2. Seleksi Tahap 2 (Field tri. pemilihan Duta LH Kab. Tegal Gambar 3. Seleksi Tahap 3 Duta LH Kab. Tegal dan kampanye AuGo Green dengan busana daur ulan. Kegiatan kampanye go green dilaksanakan tanggal 23 April 2017 mulai 30 WIB. Peserta kampanye ini adalah seluruh peserta Duta Lingkungan Hidup, mahasiswa Pendidikan IPA UPS Tegal, dan pihak DLH Kabupaten Tegal. Kegiatan kampanye diisi dengan berjalan kaki mulai dari Gedung Rakyat Slawi sampai Pendopo Amangkurat Kabupaten Tegal. Peserta Duta Lingkungan Hidup menggunakan berbagai jenis limbah padat. Peserta dengan kostum terbaik berdasarkan penilaian juri akan dinobatkan menjadi Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal yang hasilnya dapat dilihat pada Tabel 2. Selain berjalan kaki, peserta kampanya Go Green juga membagikan sticker yang berisi pesanpesan bertema lingkungan hidup dengan tujuan mengingatkan warga masyarakat Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. akan pentingnya menjaga lingkungan dari segala bentuk kerusakan. koordinasi, launching website DLH Kabupaten Tegal. Pemilihan Duta Lingkungan Hidup, dan Kampanye Go Kegiatan Duta Lingkungan Hidup di Green. Di Kabupaten Brebes, kami telah Kabupaten Brebes melakukan beberapa kali koordinasi Serangkaian kegiatan IBM yang terutama dilakukan ketika mendekati dilakukan di Kabupaten Brebes tidak pelaksanaan seleksi Duta Lingkungan jauh berbeda dengan kegiatan IbM di Hidup. Kegiatan koordinasi yang kami Kabupaten Tegal. Kami lakukan secara rinci dapat dilihat pada mengelompokkannya menjadi 4, yaitu Tabel 4. kegiatan yang berkaitan dengan rapat Tabel 4. Hasil Rapat Koordinasi KegiatanIbM di Kab. Brebes Tanggal Tempat Kegiatan DLHPS Kab. Brebes Penyampaian inisiatif adanya 9 Februari 2017 kegiatan Duta LH dari prodi Pendidikan IPA UPS Tegal ke DLH Kab. Brebes DLHPS Kab. Brebes Koordinasi pelaksanaan seleksi 28 Juli 2017 Tahap 1 Duta LH Kab. Brebes sekaligus launching web Aula SMK N 1 Brebes Persiapan akhir seleksi tahap 1 4 Agustus 2017 DLHPS Kab. Brebes Evaluasi pelaksanaan seleksi tahap 8 Agustus 2017 1 dan persiapan seleksi Tahap 2 Evaluasi pelaksanaan seleksi tahap 12 Agustus 2017 DLHPS Kab. Brebes 2 dan persiapan seleksi Tahap 3 Seperti di Kabupaten Tegal, kami telah membuat website khusus Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes dengan alamat w. yang kami launching pada tanggal 28 Juli 2017 sekaligus memberikan pelatihan coordinator-koordinator bidang di kantor DLHPS Kabupaten Brebes. Kegiatan pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes diikuti oleh 13 SMA/MA/SMK di Kabupaten Brebes dengan jumlah 71 peserta. Kegiatan ini telah dilaksanakan dalam 3 Tahap. Seleksi Tahap I Seleksi Tahap I dilaksanakan tanggal 5 Agustusl 2017 dan merupakan seleksi awal yang diberikan kepada seluruh peserta Seleksi ini berupa tes tertulis dengan bentuk soal objektif. Hasil dari seleksi Tahap I diambil 15 besar peserta putra dan 15 besar peserta putri yang akan melanjutkan ke seleksi tahap II. Seleksi Tahap II Peserta yang lolos seleksi tahap I selanjutkan menghadapi seleksi tahap II yang dilaksanakan tanggal 9 Agustus 2017. Seleksi Tahap II merupakan uji kreativitas dan uji gagasan/ide. Peserta dipersilahkan memilih diantara 2 jenis materi presentasi yaitu presentasi produk maupun presentasi ide/gagasan. Masing-masing peserta pada seleksi Tahap II dinilai oleh 3 juri dengan 6 kriteria penilaian sebagai berikut: Kriteria penilaian presentasi produk: C Kebermanfaatan produk Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 C Persentase penggunaan limbah sebagai bahan dasar produk C Orisinalitas dan daya tarik C Media presentasi C Cara penyampaian C Cara menjawab pertanyaan juri . Kriteria ide/gagasan: C Manfaat dari ide/gagasan bagi VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. C Ketepatan C Orisinalitas ide C Media presentasi C Cara penyampaian C Cara menjawab pertanyaan juri Peserta yang lolos seleksi Tahap II diambil dari 60% nilai tahap II dan 40% nilai Tahap I. Pengumuman dilakukan setelah pelaksanaan Kampanye Go Green Seleksi Tahap i. Gambar 4. Seleksi Tahap 2 . ji kreativitas dan lomba karya tuli. Gambar 5. Kampanye AuGo Green dengan busana daur ulangAy pada seleksi tahap 3 pemilihan Duta LH Kab. Brebes Seleksi Tahap i Seleksi Tahap i dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2017 di Gedung DPRD Kabupaten Brebes. Seleksi tahap i dihadiri langsung oleh Bupati Brebes. Hj Idza Priyanti. SE. Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan kampanye Go Green yang diikuti oleh seluruh peserta dengan mengenakan pakaian yang dibuat dari daur ulang limbah padat. Sebelum dilakukan seleksi tahap i diumumkan 5 peserta putra dan 5 peserrta putri yang lolos tahap II. Selanjutnya 1 peserta ini akan mendapatkan pertanyaan yang diambil langsung oleh peserta secara acak dan dijawab langsung oleh peserta secara lisan di hadapan Penilaian hasil seleksi Tahap i Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 diambil dari 40% rata2 nilai Tahap I dan II serta 60% nilai tahap i. VOLUME 1 NOMOR 2TAHUN 2017 (Halaman 40-. Hasil pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes Tahun 2017 dapat dilihat di pada Tabel 5 dan Tabel 6. Tabel 5. Hasil Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Putra Kabupaten Brebes Tahun 2017 Juara Nama Sekolah Ibnu Hafizh Haqiqi SMK N 1 Bulakamba Ruhi Asandi SMA N 1 Banjarharjo i Wigit Eko Prastio SMA IT. Huda Bumiayu Favorit Joko Susilo SMK N 1 Brebes Tabel 6. Hasil Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Putri Kabupaten Brebes Tahun 2017 Juara i Favorit Nama Indah Sheptia Whiting Hayati Arifa Dwi Syahputri Elshinta Nafissah Salma Kegiatan kampanye go green dalam serangkaian kegiatan Duta LIngkungan Hidup di Kabupaten Brebes dilaksanakan tanggal 13 Agustus 2017 mulai pukul 09. WIB. Kampanye ini diikuti oleh 40 peserta Duta Lingkungan Hidup yang teridiri dari 30 peserta seleksi tahap II ditambah 10 peserta seleksi tahap I. Kegiatan kampanye diisi dengan berjalan kaki mulai dari halaman SMA Negeri 2 Brebes sampai halaman Gedung DPRD Kabupaten Brebes. Peserta Duta Lingkungan Hidup dalam kampanye ini diwajibkan mengenakan kostum bertemakan lingkungan hidup yang dibuat menggunakan berbagai jenis limbah Peserta dengan kostum terbaik berdasarkan penilaian juri akan dinobatkan menjadi Duta Lingkungan Hidup terfavorit Kabupaten Brebes Tahun 2017 yang hasilnya dapat dilihat pada Tabel 4. Selain berjalan kaki, peserta kampanya Go Green juga membagikan sticker yang berisi pesanpesan bertema lingkungan hidup dengan tujuan mengingatkan warga masyarakat Sekolah SMK N 1 Bulakamba SMA IT. Huda Bumiayu SMA N 2 Brebes SMAN 1 Brebes akan pentingnya menjaga lingkungan dari segala bentuk kerusakan. PENUTUP Berdasarkan seluruh kegiatan IbM dapat disimpulkan bahwa kegiatan Duta Lingkungan Hidup terbukti menjadi kegiatan positif dalam upaya memberikan Pendidikan Lingkungan Hidup khususnya di kalangan pelajar yang nantinya akan disosialisasikan di kalangan mayarakat Pendidikan Lingkungan Hidup yang diberikan melalui kegiatan ini sudah meliputi tiga aspek yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. DAFTAR RUJUKAN Amini. , dan Munandar A. , 2010, Pengaruh Model Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Berbasis Outdoor Terhadap Penguasaan Konsep endidikan Lingkungan Bagi Calon Guru Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11. : 2-4 Bayu W. Retna K. Yuni A. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGANA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2579-9. Diterima: November 2017 Disetujui: November 2017 Dipublikasikan: Desember 2017 Braus. , and Wood. , 1994, Environmental Education in the Schools: Creating a Program that Works! North American Association for Environmental Education ERIC Clearinghouse Science. Mathematics. Environmental Education. Ohio: The Ohio State University Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes. Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Brebes. Pemerintah Kabupaten Brebes - Kantor Lingkungan Hidup. Brebes. North American Association Environmental Education, 2001. Using Environment-Based Education Advance Learning Skills and Character Development. A Report. Annotated Bibliography,