Murai : Jurnal Papua Teologi Kontekstual ISSN : 2746-4814 Vol 6. No 2. Juli 2025 TANGGUNG JAWAB ANAK REMAJA KRISTEN JEMAAT GKI PENGHARAPAN JAYAPURA DALAM MENJAGA LINGKUNGAN BERDASARKAN KEJADIAN 1 Apri Arianto Tefbana STFT GKI I. S Kijne Jayapura apritefbana@gmail. ABSTRAK Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan telah menjadi salah satu masalah di kota Jayapura yang mendesak, dan kontribusi dari anak remaja Kristen sangatlah penting dalam merawat dan melestarikan lingkungan. Tingkat kesadaran anak remaja Kristen dalam menjaga dan merawat lingkugan hidup sering kali masih Dalam situasi ini ajaran firman Tuhan dalam gereja dapat memberikan pandangan atau arahan moral yang penting. Ajaran firman Tuhan yang bersumber dari Alkitab menekankan pentingnya anak remaja Kristen menjaga dan merawat lingkungan ciptaan Tuhan, termasuk alam dan isisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tanggung jawab anak remaja Kristen dan peran anak remaja Kristen dalam merawat ciptaan Tuhan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan. Metode kepustakaan digunakan untuk mengumpulkan infromasi dan data melalui literatur, buku catatan, jurnal referensi dan penelitian relevan. Hasil kajian ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak remaja Kristen tentang tanggung jawabnya dalam menjaga lingkungan hidup sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Tanggung Jawab. Lingkungan. Anak Remaja. Kristen. Kejadian 1 ABSTRAC Climate change and environmental degradation have become one of the pressing issues in the city of Jayapura, and the contribution of Christian adolescents is crucial in caring for and preserving the The level of awareness of Christian adolescents in maintaining and caring for their living environment is often still lacking. In this situation, the teachings of God's word in the church can provide important moral insights or directions. The teachings of God's word sourced from the Bible emphasize the importance of Christian teenagers to protect and care for God's created environment, including nature and its isis. This study aims to examine the responsibilities of Christian adolescents and the role of Christian adolescents in caring for God's creation. This research method uses a qualitative approach with literature The literature method is used to collect information and data through literature, notebooks, reference journals and relevant research. The results of this study increase the knowledge and awareness of Christian adolescents about their responsibilities in protecting the environment as a form of worship to God in daily Keywords: Responsibility. Environment. Adolescents. Christianity. Genesis 1 PENDAHULUAN Keberadaan gereja di tengah-tengah dunia dalam lingkup persekutuan orang percaya, tetapi gereja memiliki tugas yang sangat penting dari Allah yang harus dijalankan sebagai wujud keberadaan di dunia. Salah satu tugas gereja adalah penatalayanan pada lingkungan di sekitar gereja yang menjadi tempat bersekutu, tempat tinggal, dalam menopang kebutuhan hidup manusia termasuk anak remaja. Tugas penatalayanan ini merupakan mandate dari Allah yang diemban oleh anak remaja untuk mengusahakan dan memelihara lingkungan jemaat GKI pengharapan Jayapura (Kejadian 2: . Lingkungan hidup sebagai sebagai tempat tinggal manusia dan maklukh hidup lainnya, memiliki nilai untuk mendukung seluruh kebutuhan hidup menusia dan ciptaan lain. Semua makhluk hidup dapat hidup dan berkembang biak karena unsur-unsur lingkungan yang berhubungan erat dengan kebutuhan hidup manusia, seperti udara yang mengandung oksigen dibutuhkan manusia untuk bernafas, air diminum, tanah menyediakan berbagai kebutuhan bahan makanan setiap waktu. Alam menjadi sumber kebutuhan hidup manusia di dunia Kerusakan lingkungan dapat menurunkan daya dukung lingkungan dan berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan hidup, baik masa kini maupun masa yang akan datang. Lingkungan hidup di kota jayapura saat ini terus mengalami kerusakan yang memprihatinkan, semakin banyak kasus kerusakan lingkungan seperti tanah longsor, banjir, dan pencemaran air laut. Hasil penelitian Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) kota Jayapura menyatakan kerusakan lingkungan di kota Jayapura makin mengkhawatirkan terutama kondisi tanah yang mudah longsor, sungai, mangrove, hutan dan pencemaran air. Ada beberapa contoh kerusaka lingkungan hidup yang terjadi di kota Jayapura antara lain. kondisi tanah yang mudah longsor di pemukiman Skyland, longsor di APO Kali mati diskrik Bhayangkara, pencemaran kali di Entrop dan APO tercemar limbah-limbah plastic yang mengandung melamin dan logam berat. METODE PENELITIAN Penelitian studi ini menggunakan metode kualitatif. Metode penelitian ini dipilih karena dapat meningkatkan pemahaman anak remaja dalam menjaga lingkungan sekitar jemaat GKI Pengharapan Jayapura. 1Penelitian kualitatif berarti proses eksplorasi dan memahami makna perilaku individu dan kelompok, menggambarkan masalah sosial atau masalah kemanusiaan. (Raco, 2. Fokus penelitian dari peneliti adalah bagaimana anak remaja Kristen di jemaat GKI Pengharapan Jayapura menjaga dan melindungi lingkungan sekitar. Dalam mengumpulkan data, literatur terkait sperti buku, jurnal, dan artikel, peneliti juga melihat secara langsung kondisi lingkungan jemaat GKI Pengharapan Jayapura seperti pencemaran air laut, pembuangan sampah sembarangan dan polusi. Selain itu peneliti program pengajaran di sekolah minggu yang telah di terapkan di jemaat Ae jemaat GKI di Tanah Papua untuk meningkatkan kesadaran anak remaja dalam menjaga lingkungan. Dalam melengkapi penulisan ini peneliti melakukan wawancara mendalam dengan beberapa anak remaja jemaat GKI Pengharapan Jayapura, wawancara ini bertujuan untuk menggali perspektif anak remaja mengenai tanggung jawab mereka dalam menjaga lingkungan dalam konteks kehidupan mereka sehari-hari. Proses wawancara dilakukan secara terbuka dan tidak terstruktur, untuk memungkinkan anak remaja mengungkapkan pemahaman dalam tanggung jawab mereka untuk menjaga lingkungan di sekitar jemaat GKI Pengharapan Jayapura secara bebas dan mendalam. HASIL DAN PEMBAHASAN Lingkungan Hidup Lingkungan adalah daerah (Kawasan dan sebagainy. Menurut (Sofyan A. Mufid 2. lingkungan dibagi dalam tiga bentuk yaitu . lingkungan alami yaitu lingkungan yang bersifat alami atau sengaja dilindungi eskosistemnya seperti tanah, air, hutan lindung, dan lain-lain. Lingkungan alami bukan berarti lingkungan yang belum tersentuk rekayasa manusia saja tetapi kebun yang sudah lama tidak digarap selama bertahun-tahun, sehingga berkembang biak flora dan fauna tanpa intervensi manusia, serta eskosistemnya mereka bentuk sendiri secara alami digolongkan sebagai Dr. Raco. Metode Penelitian Kualitatif Jenis. Karakteristik dann Kegunaan ( PT Gramedia Widiasarana Indonesia, 2. hal lingkungan alami. Lingkungan buatan yaitu lingkungan hasil teknologi atau rekayasa manusia atau sudah tersentuh tangan manusia. Lingkungan telah banyak diintervensi oleh manusia, sehingga keutuhan ekosistemnya telah terganggu dan lebih dominan bersifat artifisial tergantung keinginan manusia seperti taman-taman buatan dipekarangan rumah, ditanami beranekaragam amcam jenis bunga, tetapi sifatnya sangat terbatas karena selera manusia berbeda-benda terhadap jenis bunga dan dari sisi tempat . tidak mungkin meluas mengikuti pertumbuhan tanaman. 2 Contoh lain dari lingkungan buatan seperti perkebunan, pertanian, hutan tanaman industry dan sebagainya. lingkungan sosial. Lingkungan hidup adalah sistem kehidupan dimana terdapat campur tangan manusia terhadap tatanan eskosistem. 3Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Jadi lingkungan hidup merupakan suatu daerah yang di dalamnya terdapat organisme dan anorganisme yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi kehidupan kesejahtraan antara makhluk. (Danusaputra, 1. Setiap makhluk hidup termasuk anak remaja jemaat GKI Pengharapan Jayapura dikelilingi berbagai macam bahan makanan yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidupnya, serta lingkungan sekitar menjadi sumber energi dan materi. Setiap makhluk hidup yang bergantung dari lingkungan harus mempu beradaptasi dengan kondisi lingkungannya, sebaliknya lingkungan dapat dipengaruhi oleh makhluk hidup itu sendiri, misalnya sampah, cairan, gas atau bangkai makhluk hidup yang membentuk perubahan komposisi kimia lingkungan, baik bersifat merusak atau membangun. Jadi lingkungan dan makhluk hidup saling membutuhkan untuk menjalani proses kehidupan dan bagi makhluk hidup, lingkungan dibutuhkan untuk bertumbuh dan berkembang biak. (Edwin Hendry et al. , 2. AyPada dasarnya Allah telah memberikan segalanya kepada manusia yang berkaitan dengan segala isi yang ada di bumi semua adalah milik manusia sebab itu manusia memiliki hak dan kewajiban akan hal itu, untuk menjaga dan melestarikannya, terutama mengenai alam sekitar selaku manusia Au yang memiliki rasa syukur bahwa Allah menyediakan semua yang dibutuhkan oleh manusia di dalam alam yang adalah lingkungan Dasar Alkitab terhadap menjaga lingkungan Semua cipataan Tuhan adalah berharga dan ciptaan itu menunjukan kebesaran serta keagungan Tuhan. Melalui kekuatan firman dan Roh-Nya Allah telah menciptakan langit dan bumi, serta segala jenis binatang, tumbuh-tumbuhan dan segala ciptaan lainnya yang telah diatur sedemikian rupa dan setiap jenis ciptaan diberi sifat sendiri. Ditetapkan-Nya tugas mereka, ditentukan tempat dan rumah bagi mereka. Pemazmur mengungkapkan bahwa Allah tidak hanya mencipta tetapi terus menerus memelihara dan menumbuhkambangkan ciptaan-Nya pada mazmur 104 Au Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar lotengMu, bumi kenyang dari buah pekerjaan-Mu. Kenyang pohon-pohon Tuhan. Pohon pohon aras Libanon yang ditanam-Nya gunung-gunung tinggi adalah bagi kambing-kambing hutan, bukit-bukit batu adalah tempat bagi pelandukAy. Allah memberi kehidupan kepada hasil ciptaan-Nya dan semua ciptaan selalu mengharapkan berkat dari Tuhan berupa makanan dan minuman untuk pertumbuhan dan berkembang biak. Bukan hanya manusia yang diberi berkat dan dikasihi Tuhan, tetapi semua ciptaan dipelihara dalam dekapan kasih-Nya, dan Tuhan yang memberikan kehidupan kepada semua ciptaan, sehingga mereka tercipta. Jadi bukan manusia saja yang diberikan kehidupan, tetapi ciptaan lain juga diberikan kehidupan. Hal ini berarti manusia yang telah diperlengkapi dengan akal budi dan karunia yang besar sehingga manusia menjadi ciptaan yang paling unggul dari seluruh karya Allah. Keunggulan manusia dari ciptaan lain merupakan anugerah yang dikaruniakan Allah kepada manusia. Allah sebagai pemilik karunia itu dan kita sepatutnya menyadari bahwa tidak ada dalam diri kita sesuatu yang menjadi milik Sofyan Anwar Mufid Ekologi manusia (Bandung: Remaja Rosdakarya: 2. 89 St. Munadjat Danusaputra. Hukum Lingkungan Buku 11. Bandung: Nasional Binacit. kita sendiri, dan akan selalu bergantung kepada Allah. Allah memiliki segala sesuatu, dan kita memakai sekehendak-Nya segala sesuatu yang dijadikan-Nya semua terjadi karena kemahakuasaan Tuhan dan manusia harus tunduk pada kemahakuasaan Tuhan. ((HNK), 2. Lingkungan hidup tidak bisa dipisahkan dengan bumi sebab lingkungan hidup menjadi bagian dari bumi. Tuhanlah yang empunya bumi, serta yang diam di dalamnya (Mazmur 24:. dan manusia diberi tugas untuk menatalayani atau memelihara bumi (Kejadian 2:. tujuan Allah memberikan tugas kepada manusia supaya manusia berkuasa atas seluruh bumi . ejadian 1:. , kata berkuasa adalah menguasai seturut dan seiring dengan cara Allah menguasainya, yaitu memelihara dan mengelolah bumi yang termasuk lingkungan dengan cermat, demi kepentingan manusia dan ciptaan lainnya4. Berkuasa tidak berarti merusak atau memperlakukan bumi secara semena-mena tetapi harus mengelolah dan memeliharanya . ejadian 2:. secara bertanggung jawab. Demikian juga dengan perintah untuk menaklukkan bumi . ejadian 1:. perintah itu tidak berarti kekuasaan yang sangat kuat atas bumi untuk tujuan manusia, tetapi menunjukan penguasaan bumi. Manusia tidak mencari kesenangan dan pemuasan diri sendiri, melainkan diperhadapkan pada suatu tugas, bahwa bumi dan segala isinya ada untuk kebutuhan hidup manusia, dan genersi yang akan datang. Penatalayanan lingkungan yang adalah ciptaan Tuhan adalah konsep tologis yang menekankan tanggung jawab manusia yang adalah anak remaja sebagai pengelola bumi dengan tanggung jawab yang besar untuk merawat dan melestarikan ciptaan Tuhan. Konsep ini berakar kuat dalam diri anak remaja terutama dalam interpretasi Alkitab dari kejadian 1 terhadap tanggung jawab manusia dalam Dalam kejadaian 1 menusia diciptakan dalam gambar dan rupa Allah . ejadaian 1:26-. dan diberi tugas untuk berkuasa atas ciptaan Tuhan, namun otoritas ini bukanlah lisensi untuk eksploitasi merusak melainkan sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan rasa hormat dan cinta terhadap lingkungan ciptaan Tuhan. Pendidikan lingkungan dalam sekolah minggu sangat penting untuk melestarikan dan merekonsiliasi lingkungan hidup di Indonesia. Asia dan seluruh dunia untuk mencapai keberlanjutan. Pendidikan lingkungan hidup sebaiknya diberikan kepada masyarakat mulai dari usia dini, terutama ditujukan kepada generasi muda . nak remaj. Beberapa alasan utama dalam mengapa pendidikan lingkungan hidup penting bagi generasi muda Kristen. Pertama. Tuhan memberikan amanat kepada manusia untuk menjaga lingkungan . Kedua, manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, mereka. Bertanggung jawab untuk marawat, melestarikam dan mengelola ciptaan lainnya . ejadian 2: . Tanggung Jawab Anak Remaja Kristen Untuk Menjaga Lingkungan Dalam kata bertanggugjawab terkandung dua kata yang penting yaitu. Kata AutanggungAy dan AujawabAy di dalam dua kata ini terkandung makna Aukemampuan untuk menjawab kepada orang lain atas akibat yang ditimbulkan oleh tindakan seseorang untuk menanggung akibat-akibat yang ditimbulkan oleh perbuatnnya. Pada bagian ini tanggung jawab di bahas sedikit mendalam dan meluas seperti yang akan dijabarkan kemudian(Seleeman, 2. Dewasa ini kita melihat sikap tanggung jawab sangat penting dalam kehidupan bersama di lingkungan masyarakat. Masyarakat akan menjadi kacau dan rusak Ketika kita atau orang-orang yang mendapat kepercayaan untuk memimpin, membina, mengelolah ternyata tidak mempunyai rasa tanggung jawab5. Anak remaja bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan berdasarkan Kejadian 1. Tanggung jawab ini berdasarkan prinsip Kristen seperti keadilan, integritas, kasih dan kebenaran akan tertanam dalam diri anak remaja melalui penajaran Firman Tuhan yang bersumber dari Alkitab dan bimbingan orang tua yang akan menjadi landasan dalam pengembangan perilaku bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan. Dengan menanamkan pada anak remaja Kristen rasa hormat terhadap keragaman dan pelestarian lingkungan firman Tuhan juga meningkatkan rasa tanggung jawab sosial anak remaja dan membantu mereka menjadi warga negara yang taat hukum. Berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan gereja membantu anak remaja mengembangkan karakter yang bertanggung jab dan menerapkan nilainilai dalam Alkitab. (Kristian et al. , 2. ,AyInternalisasi nilai dan pengembangan karakter yang bertanggung jawab semakin diperkuat oleh lingkungan yang mendukung dari guru sekolah minggu, pendeta, orang tua, teman sebaya dan pendidik di sekolah. Generasi anak remaja dengan integritas tinggi Sinode am Gereja Hervormd Belanda (NHK) Taman Eden itu semkain Tandus terj. Tobing -Kartohadiprojo Jakarta: BPK Gunung Mulia 1994 hal 40 Stephen Seleeman. Buku pendidikan Agama Kristen (Indonesia: kementrian Pendidikan dan Kebudayaa. 2017 hal 33 kasih sayang, tanggung jawa, peduli dihasilkan melalui pengajaran dari Alkitab melalui menanamkan nilai-nilai KritenAy Pembelajaran tentang menjaga lingkungan pertama kali di dapat dalam keluarga, sat anak kecil belum mengetahui hal-hal yang bersih dan hal-hal yang kotor, peran orang tualah yang sangat besar dalam hal ini, harus dimainkan dan diperankan dengan baik oleh orang tua untuk membimbing, mengajari, dan menuntun masa pertumbuhan anak remaja. Orang tua memberikan pengertian untuk halhal uang bersih dan untuk hal-hal yang kotor kepada anak-anaknya, memberikan apreiasi jika anaknya merapikan hal yang berantakan, orang tua menunjukan cara membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman-tanaman yang ada di sekitar rumah dan hal lainnya. Sampai menjadi anak remaja yang berperan aktf dalam kegiatan gereja untuk tetap memperhatikan lingkungan dimana anak remaja berada. Allah menciptakan manusia menurut gambarNya dapat kita simpulkan bahwa dmana Allah meniptakan bumi dan segala isisnya dengan sangat baik, begitupun manusia sehingga manusia memiiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk mempertahankan dan melestarikan ciptaan Alah itu. Manusia termasuk anak remaja diberikan. Kekuasaan atas segala yang ada di bumi, sebab itu sebagai anak remaja Kristen harus ikut serta dalam tanggung jawab tersebut. Menjaga lingkungan sekitar adalah ibadah kepada Tuhan. Menjaga lingkungan bukan sekedar henya kepentingan tetapu sebagai penopang kehidupan setiap anak remaja jemaat GKI Pengharapan Jayapura. Hubungan manusia dan lingkungan adalah timbal balik dan seimbang. Pemberian mandat kepada manusia karena hanya manusia yang segambar dan serupa dengan Allah untuk berkuasa atas seluruh bumi. Makna dari Augambar dan rupa AllahAy di dalam diri manusia adalah kemampuan manusia untuk bersekutu dengan Allah, kemampuan manusia untuk memahami dan melaksanakan kehendak Allah dalam menjaga dan melestarikan lingkungan yang telah diciptakan oleh Allah. (Deane-Drummond, 2. Gambar dan rupa Allah dalam diri manusia merupakan suatu kualitas yang menjadikan manusia istemewa dalam hubunganya dengan Allah. Manusia berbeda dengan semua makhluk ciptaan lainnya, dan manusia menjadi ciptaan Allah yang tertinggi atas seluruh ciptaan 6. Manusia yang adalah anak remaja menjadi makhluk yang istemewa, memiliki rasio, moral, sosial dan spritualitas yang memungkinkan anak remaja dapat berhubungan dan bersekutu dengan Allah. Dengan memiliki kedudukan yang tinggi anak remaja sebagai ciptaan Allah yang paling mulia memiliki kedudukan yang paling tinggi yaitu segambar dan serupa dengan Allah dalam diri anak remaja masih dibatasi oleh kemungkinan anak remaja dapat jatuh kedalam dosa. Ketaatan anak remaja pada kehendak Allah akan mencapai kesempurnaan yang lebih tinggi yaitu menjaga dan melindungi segala ciptaan Allah termasuk lingkungan. Penatalayanan lingkungan ciptaan Tuhan ini mengajarkan kita bahwa bumi dan segala isisnya milik Allah dan manusia hanya diberi kepercayaan dari Allah untuk mengelolah sumber daya yang telah Tuhan sediakan. Dalam pandangan ini manusia bukanlah pemilik mutlak, melainkan hanya penatalayanan yang harus bertindak sesuai dengan kehendak Allah. Ini berarti bahwa setiap tindakan manusia terhadap alam harus mempertimbangkan dampaknya terhadap keutuhan ciptaan dan masa depan generasi mendatang. Penatalayanan yang baik akan memastikan bahwa sumber daya alam digunakan dengan bijaksana, menjaga keseimbangan ekosistemnya dan melindungi spesies lainnya. Konsep penatalayanan ini mengandung aspek moral dan etis bagi anak remaja, di dalamnya terkandung pengakuan bahwa kerusakan lingkungan adalah hasil dari dosa manusia termasuk anak remaja terutama dosa keserakahan dan ketidakpedulian. Ketika manusia menyalahgunakan kekuasaan atas ciptaan Tuhan, kerusakan yang terjadi tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi mengkhianati amanat yang telah diberikan oleh Tuhan . ejadian 1:. Oleh karena itu tindakan merawat lingkungan menjadi tindakan keadilan dan pengabdian yang sejalan dengan iman anak remaja kepada Tuhan. Tanggung jawab ini mencakup upaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, memperbaiki kerusakan yang terjadi, serta mendidik anak remaja tentang pentingnya menjaga alam ciptaan Tuhan. Dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia termasuk anak remaja memerlukan sumber daya ama berupa tanah, air, udara dan sumber daya alam lainnya. Ilmu lingkugan memiliki teori dan rumus bagaimana sebaiknya manusia mengelola lingkungan agar manusia dapat aman bertahan hidup dengan (Samosir & Boiliu, 2. Kehidupan zaman ini sudah berada dalam situasi dimana planet bumi mengalami kondisi semakin menurun kualitasnya seiring dengan meningkatnya populasi manusia. Celia Deane-Drummond Teologi dan ekologi Buku Pegangan Trj. Robert P. Borrong Jakarta: BPK Gunung Mulia 2012 hal 19 menipisnya cadangan sumber daya alam serta meningkatnya pengembangan iptek. Hal ini selain memang fenomena alam, namun bila direnungkan,bahwa telah terjadi kondisi dimana hubungan mausia dengan alam cenderung didominasi adanya ekplorasi yang berlebihna. Sehingga mengarah pada terjadinya degradasi alam yang telah menyebabkan kualitas lingkungan hidup semakin menurun. Atas dasar itu. Allah sebagai pemilik bumi memberikan anak remaja tanggung jawab untuk melaksanakan kehendak Allah yaitu mengelolah dan memelihara segaala ciptaan-Nya sehingga anak remaja berperan sebagai penatalayanan atau pelaksana atas segala ciptaan. Penguasaan anak remaja atas bumi berdasarkan hak pakai bukan hak milik. Jadi anak remaja memiliki hak dan kewajiban atas bumi, hak anak remaja untuk tinggal dan menjadikannya sumber kehidupan dan kewajiban anak remaja untuk memelihara serta mewariskan kepada generasi seterusnya. Anak remaja menjadi tuan atas pegeloaan ciptaan Tuhan dan sekaligus menjadi anak dalam ketergantungannya kepada Allah. Allah mengindahkan tanah ini, mengaruniainya kelimpahan dan membuatnya sangat kaya (Mazmur 65:. Dengan demikian anak remaja memiliki rasio untuk berkreasi, memampunakan anak remaja untuk menciptakan teknologi, namun rasio itu bukan untuk merusak lingkungan tetapi untuk melestarikan lingkungan, memiliki sikap solidaritas, keadilan kasih dan kepedulian terhadap lingkungan. Pada kenyataan, penatalayanan ciptaan Tuhan dapat diwujudkan melalui berbagai cara seperti mendukung kebijakan pemerintah kota Jayapura yang ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastic, mengurangi jejek karbon, berpartisipasi dalam konsevasi alam dan meningkatkan pemahaman orang tentang pentingnya menjaga lingkungan. Gereja dalam hal ini memainkan peran yang sangat penting dalam mendorong kegiatan-kegiatan ini, dengan menekankan bahwa merawat lingkungan adalah bagian integral dari ibadah dan kehidupan orang beriman. Selain itu penatalayanan lingkungan juga mengajak orang untuk merenungkan gaya hidup mereka sendiri dan mempertimbangkan bagaiamana tindakan sehari-hari mereka, seperti penggunaan energi, konsumsi dan pengeloaan sampah, dapat berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan. Dengan demikian penatalayanan lingkungan dalam konteks Kristen bukan hanya tentang tanggung jawab individu, tetapi juga tentang komitmen bersama umat manusia untuk men jaga keutuhan ciptaan sebagai bentuk penghormatan terhadap Tuhan yang telah memberikan mandate ini. Ini adalah panggilan untuk menjalankan peran anak remaja sebagai penjaga bumi dengan penuh kasih, kebijaksanaan dan rasa tanggung jawab agar lingkungan dapat tetap menjadi tempat yang indah dan lestari, baik untuk saat ini maupun untuk generasi yang akan datang. Allah adalah pemilik bumi dan Allah berkenan mempercayakan pegeloaan dan pemeliharaan kepda manusia termasuk anak remaja. Konsekuensinya manusia termasuk anak remaja menjadi penggung jawab atas tanah ini, dan pemilik tanah adalah Allah sendiri. Allah tidak menanggalkan tanggung jawabNya sebagai tuan tanah, tetapi memelihara seluruh ciptaan. Pengeloaan ini menjadikan manusia dan anak remaja sebagai penghuni sementara, manusia menjadi orang asing dan pendatang di bumi ini, dan Allah-lah pemilik tanah ini. AuTanah jangan dijual mutlak, karena Akulah pemilik tanah itu sedangkan kamu adalah orang asing dan pendatang bagi-Ku (Imamat 25:. hal ini juga yang difirmankan Tuhan kepada Musa, melarang orang Israel memberikan tanahnya kepada suku-suku yang lain, tetapi orang Israel harus memegang milik pusaka nenek moyangnya sendiri (Bilangan 36:. Peran Anak Remaja Kristen Dalam menjaga Lingkungan Anak remaja Solidaritas dengan Alam ( II Korintus . (Eunike Clarisa Nababan et al. , 2. (NAINGGOLAN, 2. Lingkungan dan manusia adalah ciptaan Allah. Anak remaja Kristen tidak seharusnya bersikap kejam terhadap lingkungan, anak remaja Kristen turut merasakan kerusakan yang terjadi pada lingkungan alam yang sering terjadi. Anak remaja harus tergerak hatinya melihat kerusakan yang terjadi seperti banjir, longsor, pencemaran air laut dan lain-lain, seluruh lingkungan tidak dipelakukan semenamena, tidak dirusak dan tidak dicemari. Seringkali anak remaja lebih memiliki sikap yang sangat acuh tak acuh atau tidak peduli terhadap lingkungan, tetapi tidak berlaku bagi anak remaja Kristen. Sikap yang solider ter hadap lingkungan dapat dilakukan dengan menunjukan rasa hormat dan menghargai alam dengan tidak membuang sampah di sembarangan tempat, karena jika alam rusak maka kebutuhan anak remaja Kristen pun akan berkurang juga. Hal ini memang sangat sepele dan selalu terkendala pada hal pada kenyataan yang terjadi banyak sampah yang menumpuk adalah musuh besar lingkungan dan berdampak buruk pada manusia termasuk anak remaja Kristen. Sekecil apapun sampah pasti akan membawa dampak buruk nantinya. Oleh karena itu anak remaja Kristen diharapkan dapat mengambil tindakan menanggulangi sampahsampah yang ada disekitar, dan sebelumnya dimulai dari diri sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan tempat. Pengendalian diri anak remaja Kristen ( 1 Timotius . Kerusakan lingkungan adalah dampak dari keserakahan dan kerasukan manusia. Penebangan hutan sembarangan untuk dijual kayunya, perusakan hutan manggorove yang terjadi di Kawasan pantai Hamadi, membakar lahan hutan untuk disewakan secara illegal dan hal-hal materealistis lainnya. Karena materalistis adalah dasar dari kerasukan alam yang sering kita jumpai dan mencintai materi (Matius 6:19-. , menjadi hamba uang maka segala hal pun akan dilakukan, sekalipun dengan merusak alam sekitar. Oleh karena itu, sebagai anak remaja Kristen yang percaya dan takut akan Tuhan, diingatkan untuk tidak menjadi sama dengan dunia ini, yang menghalkan segala cara untuk hidup nyaman, dan bergemilang harta. Belajar untuk mengendalikan diri, belajar untuk mencintai diri sendiri, mencintai lingkungan dan Pelayanan yang bertanggung jawab (Matius 25:14-. Anak remaja Kristen diberi mandate dan kepercayaan untuk memanfaatkan alam dalam segala kebutuhan manusia. Melipat gandakan hasil tanah dan untuk di suburkan dengan tetap menjaganya agar hasil tanaman tetap baik dan tetap untuk hari mendatang. Tugas dan tanggung jawab ini sudah menjadi pelayaanan bagi anak remaja Kristen, dengan menumbuhkan rasa bertanggung jawab penuh untuk kelangsungan hidup dan kebaikan alam dalam mencukupi kebutuhan anak remaja Kristen. Oleh karena itu sebagai remaja Kristen jemaat GKI Pengharapan Jayapura musti memahami bahwa alam ciptaan ini merupakan pemberian Allah yang harus dijaga dan dilindungi agar selalu mendatangkan kebaikan, sebab bumi ini melambangkan kehadiran Allah dalam arti menyatakan kebaikan hati Allah kepada manusia oleh karena itu harus dihargai dengan sikap dan perilaku yang baik terhadap alam dengan menjaga lingkungan jemaat GKI Pengharapan Jayapura agar terhindar dari lingkungan yang kotor. Anak remaja jemaat GKI Pengharapan Jayapura juga harus memiliki kepekaan khususnya terhadap keadaan lingkungan hidup sekitar, hidup yang menghargai dan menghormati perlu ditanam dan dikembangkan dalam kehidupan bersama sebagai ciptaan Tuhan. Manusia tidak begitu saja menghabiskan kekayaan alam tanpa memikirkan kebersamaan dengan kehidupan alam sekitar karena manusia hanyalah bagian kecil dari seluruh sistem ekologis, maka seharusnya manusis bertanggung jawab atas tindakannya terhadapt diri, sesame dan lingkungan. Dengan demikian anak remaja jemaat GKI Pengharapan Jayapura dipanggil untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan dan alam sekitarnya. Karena ekosistem yang didalamnya terdapat tumbuh-tumbuhan binatang, alam dan manusia adalah merupakan bagian dari ciptaan Allah yang seharusnya dijaga dan dipelihara guna membangun hubungan yang harmonis diantara berbagai komponen yang ada. Manusia tidak harus memandang alam sebagai fakta biologis yang fisik atau objek tetapi terutama sebagai keberadaan yang menjadi cerminan sang pencipta yaitu Allah. Itu tidak berarti bahwa alam itu semu dan hanya ada sebagai bayang-bayang Allah, tetapi manusia harus menjaga dan menghargai alam sebagai karya Allah. Anak remaja dapat diartikan sebagai individu yang jika dilihat secara fisik sedang mengalami pertumbuhan secara psikis sedang mengalami perkembangan kognitif, emosional serta secara spiritual sedang menempati level mengetahui siapa yang dia akan percaya, dan menjaganya dalam kehidupan setiap hari. Pada umumnya ada dua kategori sikap yang harus dimiliki oleh anak remaja Kristen terkait lingkungan yaitu: pertama, anak remaja yang peduli dengan lingkungan. Kedua suka berpetualangan di alam dan menikmati keindahan lingkungan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menolong anak remaja dalam menjaga lingkungan. Dalam penelitian ini terdapat Langkah-langkah yang dapat digunakan oleh guru sekolah minggu untuk menolong anak remaja Kristen jemaat GKI Pengharapan Jayapura dalam menjaga lingkungan antara lain: Membuka ruang diskusi bersama dengan anak-anak remaja Kristen di jemaat GKI Pengharapan Jayapura dengan membahas fenomena yang dialami oleh anak remaja Kristen dalam menjaga lingkungan. Masalah lingkungan. Harus ditangani oleh generasi muda termasuk anak remaja Kristen yang akan menjadi pemuda gereja, karena akan menjadi panutan yang berperan sebagai agen perubahan demi terciptanya kehidupan yang sehat bagi generasi yang akan datang. Karena kebersihan lingkungan merupakan factor utama dalam mewujudkan kehidupan yang Peran anak remaja Kristen dalam menjaga kebersihan lingkungan beraarti menciptakan lingkungan yang sehat bebas dari kotoran, seperti debu, sampah dan bau yang tidak sedap. Untuk menjaga kebersihan lingkungan anak remaja Kristen perlu untuk mengerti cara memilah sampah yang ada di lingkungan sekitar. Penggunaan kembali, mengharuskan anak remaja Kristen memanfaatkan barangbarang yang masih layak dipakai. Seperti botol kaca atau botol plasitik bekas dapat digunakan kembali untuk menyimpan minuman atau makanan. Kertas bekas juga dapat dimanfaatkan untuk membuat catatan memo. Dengan menggunakan kembali barang-barang ini dapat mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan oleh mayarakat. Daur ulang. Memanfaatkan sampah yang dapat didaur ulang seperti kertas, plastic, dan kaca. Anak remaja Kristen dapat terlibat dalam mendaur ulang sampah yang dapat menjadi barang yang digunakan atau bernilai untuk digunakan kembali seperti produk baru. Dengan menaur ulang kita dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan sampah dan menghemat sumber daya alam. KESIMPULAN Lingkungan yang diciptakan oleh Allah telah dipercayakan kepada manusia yang adalah anak anak remaja Kristen untuk ditaklukkan dan dikuasai. Tetapi seringkali manusia menyalahgunakan arti dari pernyataan tersebut, manusia tidak menghargai, mengelolah alam dengan baik atau dapat dikatakan manusia menaklukkan alam dengan cara yang buruk. Allah menciptakan manusia dengan keunikan yang tidak dimiliki oleh ciptaan lain. Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, dan diberi tugas untuk merawat, memelihara dan mengelolah ciptaan lainnya. Anak remaja memiliki kekuasaan untuk mengenadalikan ciptaan lain hanya karena anak remaja dibentuk istimewa dari ciptaan yang lain. Lingkungan hidup di sekitar anak remaja mencakup semua benda, situasi dan makhluk hidup terdiri dari manusia dan sifatnya yang berpengaruh pada kelangsungan hidup anak remaja serta makhlukh hidup lainnya. Tanggung jawab menjaga lingkungan dipelajari dan dilakukan pertama kali dilakukan dalam keluarga ketika anak mulai belajar membedakan hal yang bersih dan hal yang kotor. Hingga menjadi keluarga Kristen yang berperan aktif dalam berbagai kegiatan, bahkan saat terlibat dalam kegiatan gereja akan tetap menjaga lingkungan sekitarnya. Menjaga lingkungan sekitar adalah bentuk ibadah anak remaja Kristen kepada Tuhan, menjaga lingkungan bukan hanya tentang kepentingan tetapi sebagai penopang kehidupan setiap individu karena hubungan antara manusia dan lingkungan saling ketergantungan sehingga harus seimbang. Anak remaja Kristen perlu tegerak hatinya ketika melihat kerusakan yang terjadi pada lingkungan. Lingkungan harus diperlakukan dengan benar, tidak dirusak, dan tidak dicemari. Sikap yang kuat terhadap lingkungan dapat diperlihatkan dengan menghormati dan menghargai lingkungan karena kerusakan lingkungan dapat mempengaruhi kebutuhan anak remaja Kristen. Hal ini memang terlihat sepele dan sering terkendala padahal sampah yang menumpuk adalah ancaman lingkungan yang besar dan berakibat buruk pada anak remaja Kristen. Karenanya diharapkan generasi anak remaja Kristen dapat bertindak dalam mengatasi permasalahan sampah. Kerusakan lingkungan disebabkan oleh keserakahan dan kerasukan manusia. Materealisme dapat menyebabkan kerusakan lingkungan karena mengutamakan cinta pada materi dan menjadi budak uang, hal ini yang mendorong tindakan yang merugikan lingkungan. Oleh karena itu sebagai anak remaja Kristen yang percaya dan takut akan Tuhan, diingatkan untuk menjaga alam sesuai dengan mandat yang Tuhan tugaskan kepada anak remaja Kristen. Orang tua adalah pendidik utama dalam keluarga, karena itu betapa pentingnya peranan orng tua dalam membentuk karakter bertanggung jawab dalam kehidupan anak remaja untuk menjaga dan melindungi Hal ini sangat penting karena bagi keluarga-keluarga Kristen mendidik anak adalah sesuatu yang penting seperti yang tekankan pada Alkitab Ulangan 6:7. Melalui penerapan firman Tuhan ini nilai tanggung jawab dan nilai moral, anak remaja diajarkan untuk bertanggung jawab bukan untuk merusak. Lingkungan hidup merupakan sumber daya alam atau kekayaan alam yag sangat dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup yang jumlahnya sangat terbatas. Jika manusia selalu mengotori lingkunga dengan membuang sampah sembarangan tempat, menebang pohon sembarangan, dan membakar sampah sembarangan, bisa jadi sumber daya alam yang berada didalamnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akan hilang. DAFTAR PUSTAKA