E-ISSN : 2797-1910 Vol. No. Desember 2023. Hlm. DOI: 10. 37274/ukazh. Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Keterampilan Mendengar dan Berbicara di Madrasah Tsanawiyah Serta Solusinya Safran Fauzi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Indonesia safranfauzi@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisa problematika istimaAo dan kalam yang dihadapi oleh peserta didik MTs Minhajul Haq dalam Pembelajaran Bahasa Arab dari aspek istimaAo . dan kalam . baik dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan hasil Permasalahan tersebut dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di MTs Minhajul Haq Purwakarta. Data-data dalam studi ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis oleh peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan yang lebih dominan dalam pembelajaran istimaAo . dan kalam . yang dihadapi peserta didik berkaitan dengan linguistik . yaitu kesulitan dalam mengenali bunyi . dari huruf yang berbahasa Arab dan ini terlihat dari kesalahan di dalam pengucapan huruf yang tidak sesuai dengan makhraj yang benar, kesulitan pengucapan suara yang didengar, tidak membedakan antara harokat yang panjang dan yang pendek ketika mendengar sehingga terlihat kesalahan tersebut ketika berbicara, terlebih lagi ketika mendengarkan suara yang cepat, siswa masih membutuhkan membaca materi yang ada di buku ajar atau di papan tulis ketika mengucapkan suara yang didengar belum mencapai istimaAo hurr . , di mana siswa mampu mengucapkan suara tanpa harus membaca. Banyak siswa yang salah dalam pengucapan dengan mengganti huruf mengurangi atau menambah huruf, tidak mengucapkan tertib atau intonasinya tidak tepat. Sedangkan permasalahan yang lebih dominan dalam pembelajaran istimaAo . dan kalam . yang dihadapi peserta didik berkaitan dengan non-linguistik . on kebahasaa. adalah motivasi belajar peserta didik yang kurang, sehingga menghasilkan asumsi bahwa bahasa arab adalah bahasa asing yang susah untuk dipelajari. Diserahkan: 07-10-2023 Disetujui: 03-11-2023. Dipublikasikan: 28-12-2023 Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Keterampilan Mendengar dan Berbicara di Madrasah Tsanawiyah Serta Solusinya Kata Kunci : Keterampilan mendengar. Keterampilan berbicara. Problematika pembelajaran bahasa arab PENDAHULUAN Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi, baik berbentuk lisan ataupun tulisan, untuk berkomunikasi, dalam arti alat untuk menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau perasaan. 1 dan diantara bahasa dunia yang banyak digunakan adalah Bahasa Arab, sehingga bahasa arab menjadi penunjang dalam pembelajaran agama Islam didunia, terkhusus di indonesia yang terkenal dengan mayoritas jumlah kaum musliminnya banyak menggunakan bahasa arab dalam lembaga pendidikan formal ataupun non formal, bahkan diantara beberapa sekolah atau madrasah menjadikan Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran. Salah satu diantara lembaga pendidikan formal yang menjadikan Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar adalah MTs Minhajul Haq. Bahasa Arab terdiri atas empat keterampilan yang harus dikembangkan dan menjadi tujuan dalam pembelajarannya. Empat keterampilan bahasa Arab yakni, keterampilan mendengar . aharah al-istimaA. , keterampilan berbicara . aharoh al kala. , keterampilan membaca . aharoh al-qiroa. dan keterampilan menulis . aharoh al-kitaba. Keempat keterampilan tersebut diklasifikasikan sebagai keterampilan verbal . enyimak dan berbicar. serta keterampilan visual . embaca dan Dapat diklasifikasikan juga sebagai keterampilan reseptif atau menyerap . enyimak dan membac. serta keterampilan produktif . erbicara dan menuli. 2 Pada umumnya para ahli pembelajaran bahasa sepakat bahwa keterampilan berbahasa terdiri dari empat keterampilan, adapun keterampilan bahasa arab kita kenal dengan istilah Maharoh. Abdul Chaer dan Leonie Agustina. Sosiolinguistik Perkenalan Awal, (Jakarta: Rineka Cipta, 2. , hlm. Eko Bowo Wicaksana dan Alfy Mamduh Nuruddin. AuAO O I EIE EIN eIA,Ay AoARABIYYA: JURNAL STUDI BAHASA ARAB 10, no. Juni 2. : 51, https://doi. org/10. 47498/arabiyya. Reni Fitria. AuSOLUSI TERHADAP PROBLEM MAHAROH (KEMAHIRAN) BERBAHASA ARAB: Solutions In Learning Maharoh (Skill. Arabic,Ay MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 2, 1 . Juni 2. : 6, https://doi. org/10. 35719/pba. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Fauzi Keterampilan mendengar . aharoh istimaA. adalah salah satu dari empat keterampilan bahasa yang dipelajari pertama kali sebelum pembelajaran keterampilan bahasa lainnya. Kemampuan mendengar yang baik sangat bermanfaat dalam memahami ide-ide pokok secara terperinci. 4 Keterampilan mendengar . l-mah rah alistima Ao/listening skil. adalah kemampuan seseorang dalam mencerna atau memahami kata atau kalimat yang diujarkan oleh mitra bicara atau media tertentu. 5 Adapun Shaleh Abdul Majid mengemukakan bahwa keterampilan menyimak adalah kemampuan menganalisa simbol-simbol bahasa ke dalam makna-makna yang dimaksud oleh pembicara tanpa ada tambahan atau pengurangan. 6 Oleh karena itu pendengar yang baik menurut Rusydi Ahmad Thuaimah harus ditunjang dengan kemampuan berikut7: . memiliki pengetahuan bahasa Arab yang baik, tidak hanya dalam hal ilmu ashwat, kosakata dan struktur kalimat, tetapi juga aspek-aspek kebahasaan yang lain, . memiliki pengetahuan tentang tema-tema baru bahasa Arab, . memiliki pengetahuan tentang tujuan atau arah apa yang dibicarakan dalam tema tersebut, . memiliki pengalaman yang tentang berbicara bahasa Arab, . memiliki pengetahuan tentang bentuk-bentuk budaya yang berkaitan dengan bahasa Arab terutama yang memiliki arti khusus. Keterampilan berbicara . aharoh al-kala. adalah kemampuan mengungkapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan pikiran seperti ide, pendapat, keinginan, atau perasaan kepada mitra bicara. 8 Seseorang dapat dikatakan mampu bercakap apabila ia dapat mengucapkan bunyi-bunyi bahasa yang dapat dipahami oleh si pendengar . awan bicar. , menguasai kaidah-kaidah bahasa . haraf dan Hasan Sahatah. TaAolim al-Lughoh al-AoArabiyah baina an-Nadhoriyah wa at-Tathbiq. ayrut: ad-Dar al-Misriyah al-Libnaniyah, 1. Acep Hermawan. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. (Cet. Bandung: PT. Remaja RosdaKarya, 2. Shalah Abdul Majid. TaAoallum al- Luqhah al-Hayyah Wa TaAolmuhA, (Cet. Beirut : Maktabah Lubnan, 1. Rusydi Ahmad Thuaimah. al-marjaAo fi TaAolim al-Lughoh al-AoArabiyah li an-Natiqiina bi Lughot Ukhro. (Riyadh:JamiAoah Umm al-Quro MaAohad al-Lughoh al-AoArabiyahWahdah al-Buhuts wa al-Manahij Silsilah Dirosat fi TaAolim al-AoArabiyah,1. Ulin Nuha, ragam metdologi & media pembelajaran bahasa arab. (Yogyakarta: DIVA Press. ,2. , hlm. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Keterampilan Mendengar dan Berbicara di Madrasah Tsanawiyah Serta Solusinya nahw. , dan mampu menggunakan kosa kata dengan tepat sesuai dengan pikiran dan situasi . di mana ia berbicara, kapan, kepada siapa, dan tentang apa. Penelitian tentang problematika pembelajaran keterampilan mendengar . aharah al istimaA. dan keterampilan berbicara . aharoh al-kala. telah banyak dikaji diantaranya : AuProblematika Pembelajaran Keterampilan Berbicara dalam Bidang Studi Bahasa Arab Pada SMPIT Al-Fityan SchoolAy yang ditulis oleh saifudin. AuProblematika dan Solusi Pembelajaran Keterampilan Berbicara pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di UIN Raden Mas Said SurakartaAy yang ditulis oleh Marinda Noviani. Moh. Abdul Kholiq Hasan. AuProblematika Kemampuan Menyimak Mahasiswa Dalam Pembelajaran Menyimak Bahasa ArabAy yang ditulis oleh Miftahul Huda. Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Dalam Keterampilan Berbicara Dan Menulis di Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) Amanatul Ummah SurabayaAy yang ditulis oleh Lailatul Kamaliyah. Lailatul Fitriyah, & Umi kalsum. AuProblematika Pembelajaran keterampilan berbicara Bahasa Arab Berbasis Komunikatif Interaktif Dalam Bingkai Pembelajaran Kitab kuningAy yang ditulis oleh Ahmad Helwani SyafiAoi. Nurjanah. Husnan. Berdasarkan penelitian terdahulu yang relevan banyak dibahas tentang problematika pembelajaran bahasa arab namun tidak disebutkan secara sistematis dengan baik sehingga pembaharuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan permasalahan yang ada dalam pembelajaran bahasa dari dua aspek sekaligus yaitu dari aspek keterampilan menyimak dan keterampilan berbicara, dan mengklasifikasikan permasalahan dalam pembelajaran bahasa arab dari sisi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan hasil pembelajaran. Permasalahan dalam pembelajaran bahasa arab di Mts Minhajul Haq banyak dikeluhkan oleh para tenaga pendidik pada umumnya, dan para peserta didik khususnya, yang berusaha fokus memperdalam bahasa arab, dan belum ditemukannya solusi terhadap permasalahan dalam pembelajaran bahasa arab. Beberapa dari peserta didik Dadang Sunendar dan Iskandarwassid. Strategi Pembelajaran Bahasa, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2. , hlm. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Fauzi tidak mengetahui bahwa hal tersebut merupakan kesalahan dalam bahasa arab sehingga membuat kesalahan bahasa arab menjadi hal yang biasa di lingkungan Mts Minhajul Haq. Berdasarkan permasalah yang dihadapi oleh para peserta didik seperti yang telah disebutkan diatas, peneliti menganggap hal tersebut sangat penting untuk diteliti, dikarenakan permasalahan ini berkaitan dengan tujuan dari berbahasa yaitu menguasi empat keterampilan dalam berbahasa, khususnya pada pembelajaran Bahasa Arab, dan juga peneliti merasa termotivasi untuk menemukan solusi terkait permasalahan tersebut kedalam sebuah penelitian dalam rangka mencari solusi terhadap problematika yang terjadi pada keterampilan mendengar, dan berbicara pada pembelajaran Bahasa Arab di MTs Minhajul Haq Purwakarta. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analisis ada alasan penggunaan pendekatan Sumber data primer pada penelitian ini, yaitu guru, dan peserta didik. Sedangkan sumber data sekunder adalah artikel-artikel dari internet terkait dengan problematika keterampilan menyimak . aharah al-istimaA. , dan keterampilan berbicara . aharoh al kala. pada pembelajaran Bahasa Arab. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi lapangan, dokumentasi ada alasannya Subjek penelitian penulis yaitu seluruh peserta didik MTs Minhajul Haq Purwakarta serta guru pengampu mata pelajaran Bahasa Arab, di mana seluruh populasi menjadi sampel pada penelitian ini. Adapun objek penelitiannya adalah problematika pembelajaran keterampilan mendengar . aharah al-istimaA. dan keterampilan berbicara . aharoh al kala. pada Mata Pelajaran Bahasa Arab. Harus terlihat Analisis data Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara, dan lembar observasi. Penulis mengutip problematika linguistik dan non linguistik pada pembelajaran keterampilan mendengar . aharah al-istimaA. dan keterampilan berbicara . aharoh al kala. Pada penelitian kali ini, peneliti mengumpulkan data melalui observasi pada kelas VII A. Vi D, dan IX A MTs Minhajul Haq Purwakarta mengenai bagaimana pembelajaran keterampilan mendengar . aharah al-istimaA. dan keterampilan berbicara . aharoh al kala. di kelas tersebut, yang mana Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Keterampilan Mendengar dan Berbicara di Madrasah Tsanawiyah Serta Solusinya dikelas tersebut banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam melafalkan beberapa huruf hijaiyah seperti huruf syin (A )CAdiganti dengan lafadz sin (A)EA, huruf dlad (A ) AAdiganti huruf dzhad (A)A, kesalahan dalam penggunaan huruf panjang dari sisi ilmu tajwid, kesalahan dalam mengungkapkan ungkapan berbahasa arab dari sisi ilmu shorf dan ilmu Sedangkan langkah analisis data yang dilakukan peneliti dengan pengumpulan data berupa reduksi data dan penarikan kesimpulan. Teknik analisis data ini menyederhanakan, menggolongkan, dan membuang yang tidak perlu sehingga dapat menghasilkan informasi yang bermakna dan memudahkan dalam penarikan kesimpulan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Fokus peneliti dalam penelitian ini adalah meneliti permasalahan dalam pembelajaran keterampilan mendengar . aharah al-istimaA. , dan keterampilan berbicara . aharoh al-kala. di MTs Minhajul Purwakarta, karena dua keterampilan ini disebut keterampilan verbal, yakni saling melengkapi satu dengan yang lainnya, jika terjadi kesalahan dalam keterampilan mendengar . aharah al-istimaA. maka akan terjadi kesalahan pula pada ketermpilan berbicara . aharoh al kala. Banyak sekali kesalahan yang terjadi dalam bunyi suatu huruf yang dilafalkan oleh peserta didik baik dari sisi tanda baca atau tajwid seperti pelafalan huruf AAo(Aai. dilafalkan dengan A( Aali. atau ACA . dilafalkan dengan A( EAka. , ataupun kesalahan dalam morfem dan juga sintaksis ketika penyusunan kalimat sempurna . umlah mufida. seperti ungkapan: Au A uaOEA e Aa aaI e aNA a a a A Ay EAIAataupun Au A Ay a aaI EaA Ca eAhal ini disebabkan kesalahan yang AA aA e a a AEA a aEaA a AeO EA aa e a didengar oleh peserta didik pada pembelajaran keterampilan mendengar . aharah alistimaA. ataupun kesalahan dalam memahami ungkapan berbahasa arab dalam pembelajaran keterampilan mendengar . aharah al-istimaA. sehingga akan terlihat hasilnya pada keterampilan berbicara . aharoh al kala. Dalam proses pembelajaran Bahasa Arab dikelas ketika guru menyampaikan materi terdapat problematika yang ditemui, baik dari sisi linguistik ataupun non Secara linguistik terdapat kesalahan menyimak dan mengucapkan fonem . suatu huruf, dan juga kesalahan dalam morfem ataupun sintaksis ketika Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Fauzi melafalkan kalimat-kalimat berbahasa arab. Selain problematika linguisitk terdapat juga problematika non linguistik, salah satunya adalah faktor siswa yang kurang berminat dalam pembelajaran tersebut. Selanjutnya ada faktor metode, dalam metode yang digunakan kurang adanya kesesuaian yang membuat materi yang disampaikan kurang Proses Pembelajaran Keterampilan Menyimak dan Berbicara Bahasa Arab Peserta didik di MTs Minhajul Haq Purwakarta Pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara di MTs Minhajul Haq Purwakarta diberikan untuk seluruh peserta didik baik yang berada di kelas VII. Vi, dan IX MTs pada mata pelajaran bahasa arab sebagai pelajaran yang wajib diikuti, dan menjadikan buku Al-Aoarabiyyah Baina Yadaik sebagai bahan ajar dalam pembelajaran bahasa arab. Berdasarkan observasi dan wawancara yang telah peneliti lakukan diketahui bahwa metode yang digunakan dalam proses pembelajaran keterampilan menyimak bahasa Arab adalah metode al-qawaid wa al-tarjamah . etode kaidah dan terjema. yaitu mengajarkan peserta didik tentang kaidah bahasa dan juga menerjemahkan bahasa asing ke bahasa indonesia, hal ini untuk mengasah keterampilan menyimak peserta didik, adapun pada pembelajaran keterampilan berbicara metode pembelajaran yang digunakan adalah al-TawAsuliyyah al-ItishAliyyah . , yaitu pembelajaran yang mengharuskan peserta didik untuk praktik berbicara bahasa Arab setiap proses pembelajaran bahasa arab dikelas tanpa harus memperhatikan susunan dan bentuk kata. Guru memerintahkan para peserta didik untuk menutup buku terlebih dahulu, kemudian guru membacakan teks berbahasa arab yang kemudian diikuti oleh para peserta didik. Selama proses pembelajaran berlangsung guru menerjemahkan kosa kata . atau ungkapan . aAobi. yang sulit untuk dipahami oleh peserta didik, dan menjelaskan sedikit kaidah-kaidah dasar bahasa, selanjutnya guru memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk bertanya tentang kosa kata . atau ungkapan . aAobi. yang sulit dipahami. Sebelum proses pembelajaran selesai, guru memberikan evaluasi dengan menampilkan gambar atau cuplikan video yang sesuai dengan tema pembelajaran dikelas, kemudian guru bertanya kepada Amrina Rodlatul Janah dkk. AuPROBLEMATIKA MAHARAH QIRAAoAH DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI KELAS X IPA MA AL-MUKAROM PONOROGOAy 2 . : 18. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Keterampilan Mendengar dan Berbicara di Madrasah Tsanawiyah Serta Solusinya beberapa peserta didik tentang makna dari kosa kata . tersebut yang selanjutnya peserta didik diperintahkan untuk membuat kalimat sempurna . umlah mufida. yang sesuai dengan tema tersebut. Problematika Pembelajaran Keterampilan Menyimak dan Berbicara Bahasa Arab Peserta didik di MTs Minhajul Haq Purwakarta Secara umum problematika dalam pembelajaran bahasa arab terbagi menjadi dua, yaitu: problem kebahasan atau yang disebut problem linguistik dan problem nonkebahasaan atau yang disebut non-linguistik hal ini perlu diketahui oleh seorang guru karena pengetahuan guru tentang dua problem tersebut akan meminimalisir problem serta mencari solusi yang tepat dari permasalahan yang dihadapi baik oleh peserta didik maupun pendidik. Problem kebahasaan adalah persoalan-persoalan yang dihadapi siswa atau pembelajar . yang terkait langsung dengan bahasa. Sedangkan, problem non kebahasaan adalah persoalan-persoalan yang turut mempengaruhi, bahkan dominan bisa menggagalkan, kesuksesan program pembelajaran yang dilaksanakan. Berdasarkan data obeservasi dan wawancara yang telah peneliti lakukan, diketahui bahwa terdapat beberapa problematika yang dihadapi oleh peserta didik MTs Minhajul Haq dalam pembelajaran keterampilan menyimak dan keterampilan berbicara bahasa Arab. Probematika tersebut terbagi menjadi dua jenis, yaitu problematika linguistik . dan non-linguistik . on-kebahasaa. Peneliti akan mendeskripsikan permasalahan dalam pembelajaran bahasa arab dari tiga sisa. pembelajaran, proses pembelajaran, dan hasil pembelajaran Perencanaan Pembelajaran Permasalahan dalam perencanaan pembelajaran bahasa arab pada aspek Keterampilan Menyimak dan Berbicara di Mts Minhajul Haq sebagai berikut: Strategi pembagian jam pembelajaran bahasa arab yang direncanakan oleh pendidik sebelum memulai pembelajaran masih kurang maksimal, hal ini Aziz Fahrurrozi dan Erta Mahyudin. Pembelajaran Bahasa Asing (Jakarta: Bania Publishing, 2. , hlm. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Fauzi terlihat dari perencanaan pembelajaran (RPP) dimana guru banyak menggunakan jam pembelajaran untuk menerangkan makna kosakata daripada memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melatih keterampilan istimaAo . dan kalam . Tidak merencanakan jam pembelajaran khusus untuk menyimak audio berbahasa arab dari native speaker . embicara asl. dan memperaktekkannya untuk melatih keterampilan berbicara. Para peserta didik yang lemah banyak dikumpulkan dalam satu kelas artinya tidak disebarkan ke kelas-kelas lain, hal ini berbeda dengan beberapa kelaskelas lainnya. Sarana yang kurang mendukung dalam pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara seperti lab bahasa yang menjadikan pembelajaran terlaksana dengan kondusif. Kurangnya Guru dalam memberikan motivasi kepada peserta didik sebelum memulai pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran Permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa arab pada aspek Keterampilan Menyimak dan Berbicara di Mts Minhajul Haq sebagai berikut: Guru tidak memperhatikan semangat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, sehingga metode mengajarnya terkesan membosankan karena tidak kreatif Guru hanya fokus menggunakan metode al-qawaid wa al-tarjamah . etode kaidah dan terjema. dalam pembelajarannya A Guru tidak memberikan audio native speaker . enutur asl. sebagai bentuk pelatihan dalam pembelajaran keterampilan menyimak. Kurangnya waktu yang tersedia untuk pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara, karena guru lebih dominan menjelaskan kosakata . daripada memberikan praktek berbicara atau praktek berbahasa dikelas. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Keterampilan Mendengar dan Berbicara di Madrasah Tsanawiyah Serta Solusinya A Guru hanya banyak fokus dalam menjelaskan makna kosakata . kepada peserta didik, sehingga kurangnya perhatian guru dalam melatih keterampilan berbicara peserta didik dalam pembelajaran bahasa arab. Guru tidak memberikan evaluasi proses pembelajaran kepada peserta didik dalam bentuk pertanyaan atau latihan berbicara yang disimak dari audio Hasil Pembelajaran Permasalahan dalam hasil pembelajaran bahasa arab Keterampilan Menyimak dan Berbicara di Mts Minhajul Haq sebagai berikut: kesalahan bunyi dalam melafalkan kosakata ataupun kalimat bahasa arab banyak ditemukan pada peserta didik yaitu merubah makna kata atau kalimat hal ini akibat dari merubah satu huruf kata seperti A( CEAhat. ke A ( EEAanjin. , kesalahan dalam tekanan kata . , memanjangkan bunyi huruf bukan pada tempatnya seperti " A " IAdibaca menjadi " A " IOA. kesulitan dalam membedakan huruf A AUA AAsehingga dilafalkan menjadi huruf A Aseperti ACa aIA dilafalkan menjadi A Ca aIAatau Ketika melafalkan aOA e A Amenjadi AaOA e AA. Kosakata . merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam memperoleh keterampilan bahasa terkhusus dalam keterampilan menyimak dan berbicara, sehingga perbendaharaan kosakata . harus banyak, peneliti mendapatkan peserta didik yang tidak sedikit diantara mereka melalaikan kewajiban menulis kosakata . hal ini terlihat dari proses pembelajaran ketika guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mencatat kosakata . yang telah disampaikan, melupakan hal-hal yang penting dalam kosakata . seperti antonim . , sinonim . , singular . , plural . , feminine . aAonis. , masculine . Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Fauzi A permasalahan susunan kalimat yang dihadapi oleh peserta didik berkenaan dengan aturan aturan bahasa . owaid lugho. dari hubungan satu kata dengan yang lainnya sebagai pernyataan gagasan dan sebagai bagian dari a struktur kalimat seperti ungkapan AA aA e AEA e A a aaI e aNAini adalah bentuk a Ae uaOE E aAI e EA a aEaA kesalahan dari sisi morfologi . adapun bentuk kesalahan dari sisi nahwu yang banyak terjadi adalah dalam bentuk idhofah seperti eaA eOEA a A uaOE aA a aAeaIA A NEEa a eaA aOaaIadapun kesalahan iAorob peserta didik adalah ketika membentuk kalimat sempurna kemudian peserta didik tersebut tidak memahami kedudukan setiap kata yang ada pada kalimat tersebut. Problematika memahami isi teks . ahmul masmuA. Peserta didik kesulitan dalam memahami, mengingat urutan dan detail teks arab yang disimaknya ketika guru membacakan teks tersebut dengan cepat hal ini terlihat ketika guru menunjuk beberapa peserta didik untuk mengucapkan kembali apa yang dibacakan oleh guru pada saat pembelajaran bahasa arab berlangsung dikelas. Kesulitan ini menghasilkan kesulitan yang lain, yaitu kesulitan dalam mengungkapkan kembali apa yang didengar peserta didik dengan bahasa yang lancar dan benar. Peserta didik tidak memahami isi teks yang didengarnya hal ini disebabkan peserta didik sehingga ketika guru menanyakan kepada peserta didik hal fahimtum ? mereka menjawab dengan kompak : naAoam fahimna. Hal ini merupakan kesulitan yang banyak dihadapi oleh peserta didik. Problematika Interferensi Bahasa . aqobul lughow. Permasalahan ini menjadikan peserta didik memasukkan unsur-unsur bahasa indonesia kedalam bahasa arab baik secara sintaksis, morfologi, semantik, fonologi ataupun leksikal, sehingga terkesan bahwa bahasa arab yang diucapkan oleh peserta didik adalah hasil dari terjemah bahasa indonesia ke bahasa arab seperti A eOA e aA aEAyang artinya dalam bahasa a AA aI eOA Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Keterampilan Mendengar dan Berbicara di Madrasah Tsanawiyah Serta Solusinya indonesia Ausudah adaAy AA e A a aCA a eA aIAyang artinya dalam bahasa indonesia Aukamu ajaAy interferensi semantik seperti a EacIa aOOacA a A E aAI e aAyang artinya dalam bahasa indonesia sekolah SMP/MTs. Interferensi sintaksis AA a A uaOE E aAI e aA a A aOe a a e aNAtidak sesuai dengan kaidah yang mengharuskan A a eIAsetelah kata Aa aOe aA. Interferensi morfologi seperti AIA a A aO EEAyang artinya saudaraku yang mulia tidak sesuai kaidah karena AIA a A EEAadalah bentuk plural sedangkan. Interferensi fonologi seperti dalam penggunaan konsonan arab yang disamakan dengan konsonan bahasa indonesia seperti huruf Au A Ay AAmenjadi Au P Ay Nababan menyebutkan bahwa interferensi sebagai suatu AupengacauanAy yang terjadi pada penutur dua bahasa, hal ini disebabkan karena penguasaan bahasa yang tidak seimbang. Solusi dari Problematika Pembelajaran Keterampilan Menyimak dan Berbicara Bahasa Arab Peserta didik di MTs Minhajul Haq Purwakarta Perencanaan Pembelajaran Solusi dari Permasalahan dalam perencanaan pembelajaran bahasa arab pada aspek Keterampilan Menyimak dan Berbicara di Mts Minhajul Haq sebagai A Memberikan pelatihan untuk guru dalam penyusunan modul ajar (RPP) dengan baik dan benar A Menekankan pada strategi perencanaan pembelajaran untuk fokus dalam melatih keterampilan menyimak dan berbicara A Menyediaka sarana da prasarana yang mendukung dalam melatih keterampilan menyimak seperti lab bahasa Nababan. Sosiolingistik, suatu pengantar. Jakarta: Grafindo, 1991, hlm. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Fauzi A Meyebarkan peserta didik yang lemah dalam pembelajaran ke semua kelas secara merata agar termotivasi dengan teman lainnya yang memiliki A Guru diberikan arahan untuk selalu memotivasi peserta didik sebelum memulai pembelajaran A Mengadakan MGMP . usyawarah guru mata pelajara. untuk menyatukan metode menyamakan tujuan pembelajaran atau mencari metode yang terbaik untuk peserta didik Proses Pembelajaran Solusi dari Permasalahan dalam proses pembelajaran bahasa arab pada aspek Keterampilan Menyimak dan Berbicara di Mts Minhajul Haq sebagai berikut: Mengadakan evaluasi terkait proses pembelajaran dan memberikan training khusus untuk meningkatkan kualitas pendidik A Pendidik harus memberikan pembelajaran secara proporsioanal dalam materi yang disampaikan sehingga tujuan pembelajaran terlaksana dengan A Tidak fokus kepada penjelasan makna kosakata . dan kaidahkaidah . sehingga tujuan dari melatih keterampilan menyimak dan berbicara tidak terlaksana dengan baik A Guru harus sabar untuk mengulangi materi pembelajaran keterampilan menyimak sebanyak banyaknya agar peserta didik dapat menyimak dengan baik sehingga tidak terjadi kesalahan dalam berbicara. Guru mengadakan jam tambahan pembelajaran diluar kelas pada malam hari sebagai bentuk pelatihan maharoh istimaAo dan kalam Guru perlu meberikan evaluasi dalam pembelajaran sebelum mengakhiri proses pembelajaran hal ini perlu dilakukan agar mengetahui apakah tujuan pembelajaran terlaksana atau tidak. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Keterampilan Mendengar dan Berbicara di Madrasah Tsanawiyah Serta Solusinya A Guru menggunakan metode al-qawaid wa al-tarjamah . etode kaidah dan terjema. akan melemahkan keterampilan menyimak dan berbicara peserta didik, disebabkan metode ini banyak mengabaikan ashwat . unyi huru. , banyak menggunakan bahasa asli daripada bahasa asing, peserta didik hanya menerima tanpa aktif-kreatif, inilah diantara kekurangan metode al-qawaid wa al-tarjamah. 14 Proses pembelajaran dikatakan bermakna yaitu ketika proses proses pembelajaran tersebut melibatkan berbagai aktivitas siswa. Untuk itu guru harus berupaya untuk mengaktifkan siswa. Memberikan pelatihan khusus dalam pembelajaran bahasa arab untuk meningkatkan kompetensi guru Hasil Pembelajaran A Guru menyiapkan waktu khusus dalam keterampilan berbicara bahasa arab, seperti pekan bahasa arab sehingga peserta didik akan lebih fokus kepada bahasa arab, peserta didik dituntut untuk berbicara dengan bahasa arab tanpa menggunakan bahasa ibu dan diberikan hukuman bagi yang melanggar dengan menggunakan bahasa ibu, hal ini akan melahirkan lingkungan berbahasa arab . iAoah lughowiya. Guru memberikan penjelasan khusus terkait interferensi bahasa antara kelebihan dan kekurangannya sehingga peserta didik tidak banyak memasukkan unsur-unsur bahasa ibu. Guru senantiasa mentalqinkan setiap kalimat dan tidak terburu-buru dalam membacanya sehingga setiap bunyi huruf terdengar baik oleh peserta didik, yaitu metode gabungan yang mengambil aspek-aspek positifnya baik dari keterampilan maupun pengetahuan bahasa, sehingga mencapai tujuaan dan hasil pembelajaran yang maksimal Zulfiah Sam, lihat AuMETODE PEMBELAJARAN BAHASA ARAB,Ay t. , 20. Sandi Sudirman. AuMetode Abdurrahman Al-FauzAn dalam pembelajaran Bahasa Arab,Ay Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam 15, no. Desember 2. : 255, https://doi. org/10. 32832/tawazun. Sam. AuMETODE PEMBELAJARAN BAHASA ARAB,Ay 7. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Fauzi hal ini agar tidak terjadi banyak kesalahan dalam menyimak yang akan mengakibatkan kesalahan dalam keterampilan berbicara. Guru memberikan pelatihan kepada peserta didik dalam pengucapan hurufhuruf bahasa arab, hal ini perlu diperhatikan karena banyak kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik adalah dalam hal bunyi . A Guru mengingatkan selalu peserta didik untuk memperbanyak menulis kosakata . karena modal utama dalam berbahasa adalah banyaknya kosakata yang akan digunakan. IV. KESIMPULAN Hasil penelitian tentang problematika pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara terbagi menjadi tiga yaitu. problematika keterampilan menyimak dan berbicara dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan hasil Problematika yang dihadapi peserta didik dalam perencanaan pembelajaran adalah waktu pembelajaran yang diberikan kurang maksimal, sarpras yang kurang memadai, peserta didik yang lemah dikumpulkan disatu kelas. Problematika yang dihadapi peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran adalah guru yang tidak memperhatikan motivasi peserta didik, cara mengajar yang bersifat monotom, guru tidak memberikan evaluasi dari proses pembelajaran, guru terlalu cepat dalam membaca teks arab, guru terlalu fokus menjelaskan kaidah dan makna kosakata bahasa arab. Problematika yang dihadapi peserta didik dalam hasil pembelajaran banyak kesalahan peserta didik dalam melafalkan bunyi bahasa arab, kemudian kesalahan dalam memahami teks bahasa arab, kesalaahn dalam interferansi bahasa, sedikitnya Adapun keterampilan menyimak dan berbicara terbagi menjadi tiga pula. Solusi dari Permasalahan dalam perencanaan pembelajaran bahasa arab pada aspek Keterampilan Menyimak dan Berbicara di Mts Minhajul Haq sebagai berikut: membrikan pelatihan untuk guru dalam menyusun modul ajar (RPP) yang baik, mengadakan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajara. , guru memotivasi peserta didik sebelum memulai pembelajaran, guru menyebarkan peserta didik yang lemah ke semua kelas secara Solusi dari Permasalahan dalam proses pembelajaran bahasa arab adalah guru Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Keterampilan Mendengar dan Berbicara di Madrasah Tsanawiyah Serta Solusinya mengadakan jam tambahan khusus diluar kelas, guru menngunakan metode intiqoiyyah, memberikan pelatihan khusus kepada para guru. Guru perlu meberikan evaluasi dalam pembelajaran sebelum mengakhiri proses pembelajaran. Tidak fokus kepada penjelasan makna kosakata . dan kaidah-kaidah . , guru harus sabar mengulangi materi yang disampaikan. Solusi dari Permasalahan dalam hasil pembelajaran bahasa arab adalah Guru menyiapkan waktu khusus dalam keterampilan berbicara bahasa arab, seperti pekan bahasa arab. Guru mengingatkan selalu peserta didik untuk memperbanyak menulis kosakata . Guru memberikan pelatihan kepada peserta didik dalam pengucapan huruf-huruf bahasa arab. Guru memberikan penjelasan khusus terkait interferensi bahasa. Guru senantiasa mentalqinkan setiap kalimat dan tidak terburu-buru. DAFTAR PUSTAKA