JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 Gotong Royong sebagai Wujud Perilaku Prososial dalam Mendorong Keberdayaan Masyarakat Melawan Covid-19 Fadjarini Sulistyowati Prodi Ilmu Komunikasi STPMD AuAPMDAy Yogyakarta Email: dzarbela@yahoo. Abstrak Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat. Indonesia termasuk ke dalam kelompok berisiko tinggi terinfeksi Covid-19. Proses deteksi penyebaran Covid-19 di Indonesia diprediksi kurang efektif karena masih kurang masifnya tes PCR dan kurang disiplinnya masyarakat dalam mematuhi kebijakan protokol kesehatan. Di samping itu, kebijakan pemerintah yang tarik ulur antara fokus ke penanganan kesehatan atau pertumbuhan ekonomi mengakibatkan tidak adanya kejelasan pengambilan kebijakan untuk penanggulangan Covid-19. Namun, di sisi lain masyarakat memiliki modal sosial yakni budaya gotong royong. Artikel ini membahas budaya gotong royong dalam mendorong keberdayaan masyarakat melawan Covid-19. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan jenis penelitian deskriptif analisis melalui data sekunder. Hasil analisis menunjukkan solidaritas masyarakat cepat bergerak, bahkan lebih cepat daripada kebijakan dari pemerintah. Budaya gotong royong yang merupakan wujud perilaku prososial merupakan modal sosial masyarakat Indonesia. Inisiatif dan semangat membantu sesama menjadi kekuatan yang cukup besar untuk memberdayakan masyarakat dalam melawan Covid19. Kata-kata kunci: gotong royong, pandemi Covid-19, prososial, modal sosial Abstract The global pandemic Covid-19 has caused considerable impacts in society. The Indonesian population is deemed to be highly exposed to the risks of Covid-19. Furthermore, the method used to detect the spreading of Covid-19 in Indonesia is still ineffective, because the Indonesians themselves donAot heed the social limitations and the PCR test being limited to certain places. Furthermore, the governmentAos dilemma in prioritizing between prioritizing health care and economy growth cause the governmentAos policies to be uncertain. Even so, the people themselves have great social equipment, which is the culture of gotong royong. This essay will discuss the role of gotong royong in boosting the capabilities of the people in combatting Covid-19. The research method used in this essay is the literature method with descriptive analysis through secondary data as the research type. The results show that peopleAos solidarity gains massive boosts, more than what is caused by governmentAos policies. Gotong royongAian action formed through pro-social behaviorAiis an essential equipment of Indonesians. Awareness and the willingness to help have a big impact on equipping the people in combatting the Covid-19. Keywords: gotong royong, pandemic Covid-19, prosocial, social modal JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 PENDAHULUAN Di sisi yang lain, tampak ketidak- Pada awal tahun 2020, dunia dikejutkan siapan pemerintah dalam menangani adanya Pandemi Covid-19. Wabah Pandemi Covid-19, hal ini dapat dilihat virus Corona merupakan virus jenis dari keterlambatan kebijakan yang dike- baru dan belum ada vaksinnya. Virus luarkan pemerintah dalam penanganan yang awal mulanya menyebar di Wuhan Covid-19. Pemerintah baru mengeluar- China ternyata begitu cepat menyebar kan status darurat bencana terhitung ke berbagai negara di dunia termasuk di Indonesia. Dari data tanggal 16 Mei Kemudian, bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan adanya menginfeksi lebih dari 4,6 juta orang, orang pertama terinfeksi virus pada (Sarah Nurul Fatia, 2. Penyakit ini tanggal 2 Maret 2020, (Kurniawan, sedemikian cepatnya menyebar bukan Pada tanggal 13 Maret 2020, hanya ke negara-negara Asia, melain- dikeluarkan Keppres No. 7 Tahun 2020 kan juga negara-negara di Afrika. Eropa bahkan USA. Penanganan Covid-19 yang kemudian Covid-19 Februari Presiden Joko Widodo Gugus Tugas Percepatan direvisi oleh Keppres No. 9 Tahun 2020. Penyebaran virus ini mewakili Tujuan pembentukan gugus tugas yang krisis kesehatan global besar-besaran di diketuai oleh Doni Munardo yang juga seluruh dunia, begitu pula di Indonesia. Indonesia menjabat sebagai Kepala BNPB untuk meningkatkan ketahanan nasional di terlambat dalam menangani penyebaran virus Corona. Korban virus Corona penanganan Covid-19 melalui sinergi sampai 8 bulan sejak pasien 1 dan 2 diumumkan belum menunjukkan data Kementerian/Lembaga Pemerintah Daerah, (Pratama Guitara, penurunan bahkan setiap hari terjadi fluktuasi kenaikan pasien positif Covid19. Bukan hanya itu. Pandemi Covid- Sejak Gugus 19 juga mengorbankan puluhan tenaga Covid-19, pemerintah mensosialisasi- Pandemi kan kebiasaan baru yakni 3M. mencuci tangan, memakai masker dan JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 Learning from this situation, all organizations must have a strategy and the ability to deal with changes that occur and cannot be predicted. COVID-19 has changed the organizational culture and also the productivity of its human resources, (Irawan, menjaga jarak serta ditambah menjauhi Protokol kebiasaan ini telah mengubah perilaku masyarakat, yakni keharusan jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter, menghindari ajang kumpul-kumpul baik berupa pesta Kondisi pandemi Covid-19 yang pernikahan atau hajatan lain. Bagi Indonesia. Indonesia berbulan-bulan mengakibatkan banyak perusahaan mengalami kebangkrutan. Baik dari sektor industri pariwisata, yang tinggi. Namun, dengan pandemi semakin menurun. kegiatan peribadatan pun, awalnya bah banyak dan daya beli masyarakat menghindari bepergian. Bahkan untuk Pengangguran bertam- Covid-19 masyarakat diimbau untuk katering dan banyak lagi industri yang kumpul-kumpul karena kekerabatan Dampak merupakan permasalahan yang besar. melaksanakan ibadah di tempat ibadah Semakin demi menghindari kumpulan massa. masyarakat yang kehilangan pekerjaan Pandemi Covid-19 dan semakin sulit dalam memenuhi menimbulkan dampak yang cukup Pengalihan anggaran APBN pun harus dilakukan untuk membantu kelompok Seperti yang disampaikan Irawan: masyarakat miskin di masa Pandemi Covid-19 sehingga keuangan negara The spread of COVID-19 certainly does not only have an impact on health aspects but more broadly, its impacts on economic, social, cultural, political and security aspects of all countries in the world. pun semakin menipis. Kekhawatiran dampak ekonomi disampaikan oleh Indrawati: JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 IndonesiaAos economic growths are at risk of decreasing by 2. in a bad scenario and then continue to -0. 4% in the worst Therefore, to prevent economic crisis and financial severity, an additional 2020 State Budget (APBN) of Rp405. trillion is needed to manage the effects of pandemic, (Sihombing et al. , 2. penyebaran virus Corona tersebut. Bencana mendorong masyarakat lebih cepat Pandemi Upaya yang dilakukan masyarakat dan setia kawan yang masyarakat terhadap bencana yang terjadi di Indonesia. Bencana yang silih Covid-19 merupakan bencana yang tidak terduga Indonesia tanggap dalam menghadapinya. yang dihadapi Indonesia dan negaraInisiatif negara lain di dunia. Namun, sampai kelompok-kelompok saat ini kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia penyediaan APD bagi para medis, merumuskan strategi kebijakan yang sumbangan sosial maupun sembako tepat dalam mengatasi penyebaran virus pada masyarakat miskin dan lain-lain. Corona dan memberikan bantuan sosial Berbagai partisipasi masyarakat ini ke masyarakat yang rentan secara membuktikan bahwa pemerintah tidak bekerja sendiri dalam mengatasi penye- menjalin komunikasi dengan berbagai baran Covid-19. Masyarakat memiliki elemen masyarakat hingga memuncul- sikap kepedulian yang tinggi. Salah satu kan kepercayaan dari masyarakat. modal besar masyarakat Indonesia Pemerintah untuk mengatasi bencana yakni perilaku Di sisi yang lain, solidaritas masya- Gotong rakat cepat bergerak, bahkan lebih cepat merupakan modal sosial yang dimiliki daripada pemerintah. Rasa solidaritas masyarakat Indonesia dalam mengatasi dan setia kawan masyarakat Indonesia krisis dan bencana. Rasa solidaritas merupakan elemen yang memperkuat ketahanan bangsa ini. Muncul gerakan masyarakat untuk bangkit mengatasi dari berbagai kelompok masyarakat dalam menggalang kegiatan di berbagai menganalisis bagaimana gotong royong daerah untuk mengatasi dampak sebagai wujud perilaku prososial Artikel JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 mampu memberdayakan masyarakat tradisi turun temurun dilaksanakan oleh Indonesia dalam mengatasi penyebaran Budaya Indonesia dengan Covid-19. Hal ini menarik untuk dikaji mengingat gotong royong merupakan psikologi sosial dikenal sebagai budaya modal sosial masyarakat Indonesia kolektivisme, yang memang banyak yang dapat mem-bantu mengatasi krisis. ditemukan di negara-negara seperti Amerika Tengah. Amerika Selatan. METODE PENELITIAN Metode Asia dan Afrika (Farah Farida Tantiani, penelitian ini adalah studi kepustakaan, yaitu pengkajian literatur, baik berupa Gotong royong merupakan bagian hasil tulisan di media massa, jurnal dari budaya kolektivisme. Budaya ilmiah, buku, maupun artikel lain. Data kolektivisme, berkaitan dengan konsep yang dibutuhkan dalam melakukan diri. Markus dan Kitayama menyatakan bahwa dalam budaya kolektivisme, sumber pustaka, dokumen atau hasil dikenal adanya Interdependent Self, riset, (Zed, 2. Beberapa artikel dari yakni melihat diri terkait dengan orang- penelitian terdahulu menjadi kajian (Myers. Dalam royong yang muncul di masa pandemi kolektivisme, self-esteem berkorelasi Covid-19. Studi kepustakaan dilakukan dengan apa yang dipikirkan oleh orang lain terhadap saya dan kelompok saya penelitian yang disampaikan penulis, sehingga lebih bersifat sesuai konteks, yakni bagaimana gotong royong dilihat dibandingkan sesuatu yang sudah stabil Sedangkan di bagian dunia memberdayakan masyarakat Indonesia lain, seperti di negara-negara Eropa, dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Kanada dan sebagian Amerika lainnya, lebih mementingkan nilai individu HASIL DAN PEMBAHASAN sehingga negara-negara ini dikenal Gotong Royong sebagai Perilaku Prososial merupakan contoh budaya individualisme. Pada budaya individualisme, self- Indonesia kaya budaya dan tradisi lokal esteem lebih personal sifatnya dan yang sampai saat ini masih merupakan JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 Ada nilai-nilai Nunung Unayah . 7: . Istilah berasal dari bahasa Jawa. Gotong . Kebersamaan berarti pikul atau angkat, sedangkan Gotong royong mencerminkan kebersa- royong berarti bersama-sama. Jika maan yang tumbuh dalam lingkungan diartikan secara harfiah, gotong royong Dengan gotong royong, berarti mengangkat secara bersama- sama atau mengerjakan sesuatu secara bersama-sama untuk membantu orang bersama-sama (Nunung Unayah, 2017: lain atau untuk membangun fasilitas Kata gotong royong berasal dari yang bisa dimanfaatkan bersama. bahasa Jawa, tetapi tradisi ini ada di . Persatuan berbagai suku dan budaya di Indonesia Kebersamaan gotong royong sekaligus melahirkan royong telah dianut dan diakui secara persatuan antar anggota masyarakat. Untuk mewujudkan gotong Dengan persatuan yang ada, masyarakat royong dalam kehidupan masyarakat, menurut Koentjaraningrat ada tiga nilai yang disadari, yaitu pertama bahwa individu harus menyadari hidupnya selalu tergantung pada orang lain . Rela berkorban sehingga harus menjaga hubungan baik Gotong royong mengajari setiap orang dengan orang lain. Kedua, individu untuk rela berkorban. Pengorbanan tersebut dapat berbentuk apa pun, mulai Ketiga, individu harus selalu berusaha untuk tidak terlalu menonjol atau melebihi orang lain pengorbanan tersebut dilakukan demi dalam kehidupan bermasyarakat (Farah kepentingan bersama. Masyarakat rela Farida Tantiani, 2015: . mengesampingkan kebutuhan pribadinya Semua JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 Tolong menolong Gotong royong membuat masyarakat Eisenberg dan Mussen menyatakan saling bahu-membahu untuk menolong bahwa perilaku prososial berkenaan satu sama lain. Sekecil apa pun dengan tindakan sukarela yang berniat kontribusi seseorang dalam gotong pertolongan dan manfaat untuk orang (Putra & Made Diah Lestari, 2016: Perilaku prososial merupakan suatu bentuk konsekuensi terhadap Dilihat dari konsep bahwa gotong orang lain. Menurut Eisenberg, aspek penting dalam perilaku prososial adalah membantu orang lain, maka dapat empati dan helpfulness. Empati yaitu dikatakan gotong royong merupakan kemampuan individu untuk merasakan salah satu wujud perilaku prososial. emosi yang dirasakan oleh orang lain Perilaku prososial dapat didefinisikan sedangkan aspek helpfulness, yaitu sebagai berikut. seseorang yang menyukai tindakan menolong orang lain dan tidak suka Behavior Prosocial can be behaviour of helping others, regardless of the objective (Eisenberg and Fabes 1998. Beck et al. Auny et al. conceptual revision of the construct and concluded that it is Aua complex phenomenon which involves individual actions based on beliefs and feelings, and which describes the way these individuals are oriented towards the others when engaging in solidarity (Vilar et al. , 2. Dari apabila orang lain mengalami musibah (Ekawati & Martanu, 2013: . Prososial juga dipengaruhi budaya hal ini yang disampaikan oleh Vilar: Prosocial Behavior can be understood within a particular context which involves a combination of psychological . houghts, behaveor. and social factors . uch as cultur. , (Vilar et al. Perilaku dikatakan perilaku prososial merupakan perilaku membantu yang disengaja . ikiran, emosi dan perilak. dan faktor tanpa dilihat tujuannya. Demikian juga sosial . Gotong royong muncul JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 dari budaya masyarakat Indonesia yang Penggagas modal sosial Fukuyama, mengilustrasikan modal sosial melekat Gotong royong merupa- nilai-nilai kan salah satu bentuk perilaku prososial (Tadjudin Noor Effendy, yang merupakan kombinasi dari faktor Artinya, psikologi dan budaya. mengandung nilai-nilai kepercayaan . aling percay. yang mengakar dalam Gotong Royong sebagai Modal Sosial untuk Keberdayaan Masyarakat faktor kultural, seperti etika dan moral. Gotong royong merupakan sebagai interaksi sosial, maka komunitas telah menanamkan nilai-nilai moral sebagai masyarakat Indonesia seperti yang jalan menuju berkembangnya nilai-nilai Ketika trust menjadi pegangan dalam Tadjuddin, mengonsep gotong royong sebagai Salah satu ilmuwan yang percaya dengan modal sosial adalah Putnam menggambarkan usaha bersama suatu yang menyatakan: AuModal sosial adalah amal, pekerjaan, atau karya bersama, bagian-bagian dari kehidupan sosialAe jaringan, norma dan kepercayaanAeyang (Tadjudin Noor Effendy, 2. Gotong tujuan bersamaAy (John Filed, 2. konsep modal sosial, yakni adanya Modal sosial adalah basis yang inheren kerelaan individu untuk kepentingan dalam demokrasi baik dalam konteks Modal sosial sering kali termanifestasi ke dalam budaya gotong . akyat dipimpi. serta hubungan horizontal . ntar warga atau antar komunitas royong telah lama menjadi ciri khas Indonesia (Widayani pemerintah atau pemimpin dengan yang royong dan rembuk warga. Tradisi bersama secara efektif untuk mencapai Konsep gotong royong sesuai dengan dalam masyaraka. (Yunanto, 2. Rachman. Konsep gotong royong juga dapat dimaknai dalam konteks pemberdayaan mengandung nilai jaringan sosial. masyarakat karena bisa menjadi modal sosial untuk membentuk kekuatan JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 kelembagaan di tingkat komunitas, masyarakat negara serta masyarakat dilakukan sejak zaman nenek moyang lintas bangsa dan negara Indonesia dapat menjadi modal sosial untuk dalam mewujudkan kesejahteraan. meningkatkan keberdayaan masyarakat saat menghadapi bencana maupun Gotong royong merupakan modal permasalahan bersama. Gotong royong Anwas merupakan kearifan lokal yang ada dalam masyarakat sehingga dalam bahwa pemberdayaan . kondisi tertentu sikap tersebut pasti merupakan konsep yang berkaitan muncul untuk mendorong keberdayaan dengan kekuasaan . (Mustangi et Konsep Modal sosial akan tampak nyata dan besar ketika bencana melanda pemberdayaan yang lain disampaikan oleh Robbins. Chatterjee, & Canda Indonesia tempat bencana bahkan jauh lebih cepat pada individu dan kelompok untuk dermawan begitu cepat mengalir ke proses yang menggambarkan sarana (Yunanto, 2. Solidaritas sosial para mengemukakan pemberdayaan adalah daripada tindakan pemerintah. sumber daya dan keuntungan kontrol Pandemi Covid-19 atas hidup mereka (A. Ramos & bencana nasional yang memengaruhi Prideaux, 2. Sejalan dengan itu, banyak hal dalam kehidupan manusia Rappaport dan masyarakat secara luas. Pemerintah pemberdayaan dianggap sebagai proses tidak bisa mengatasi bencana ini sendiri kolaboratif di mana orang yang kurang perlu adanya partisipasi masyarakat. berdaya akan sumber daya bernilai Partisipasi masyarakat tampak dari dikerahkan untuk meningkatkan akses dan kontrol atas sumber daya untuk memecahkan masalah pribadi dan/atau menghimpun dana untuk bantuan APD para medis, bantuan sembako bagi (Hamill Stein, warga yang mengalami dampak Covid19 dan lain-lain. Partisipasi masyarakat Berarti dengan adanya gotong diwujudkan dalam perilaku gotong royong yang merupakan bagian dari royong yang merupakan modal sosial JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 sembako dari pemerintah, warga RT 55 mencoba mengatasi persoalan mereka. Inisiatif membantu dengan memberikan Salah satu wujud gotong royong donasi semampu mereka merupakan bagian dari perilaku prososial yang royong yang diinisiasi komunitas baik formal (RT. RW. Dusun atau Des. RT bukan hanya terjadi di RT 55 Kampung Yogyakarta Lung Tinulung (Gelar Gulun. yang merupakan kegiatan gotong royong Ketua Karangwaru Kota Yogyakarta, tetapi berbagai kelompok melakukan Gerakan Lumantar Guyub Pengumpulan donasi di tiap atau masyaraka. RT 55 Kampung Kota mengatasi persoalan dalam lingkungan . elompok-kelompok di dunia maya Karangwaru Pedukuhan RT. RW, serentak menginisiasi warganya untuk Hal ini bukan hanya pada mengumpulkan donasi bagi warga yang terdampak pandemi dengan mendirikan mini market dengan harga murah dan Pandemi Covid-19 membuka ATM (Anjungan Tetulung muncul sebagai bagian dari budaya Mandiri Beras Telur dan Makana. , masyarakat Indonesia. dari ATM ini warga yang tidak mampu dapat mengambil beras, telur atau Wujud makanan secara gratis. Pendanaan dari Kampung Karangwaru yang diinisiasi kegiatan tersebut berasal dari gotong Ketua RT merupakan bukti perilaku royong warga yang mendonasikan prososial masyarakat dari kampong Solidaritas ini mencerminkan sebesar 85 juta rupiah (Cristi Mahatma perilaku prososial karena adanya empati Wardani, 2. Inisiatif perintah atau instruksi dari pemerintah Covid-19. Masyarakat didorong untuk menunjukkan sikap Sebelum adanya kebijakan pembagian mengalami musibah. Sebagai bagian JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 dari warga di Kampung Karangwaru kelompok Santri Lomo sendiri dan tidak masyarakat mencoba menolong mereka ada campur tangan negara. yang mengalami musibah. Berbagai Kegiatan individu dan kelompok masyarakat mendonasikan sayuran ke masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19, dilakukan sejak awal pencanangan yang diinisiasi oleh Santri Lomo yang bencana nasional di bulan Maret. merupakan sebuah komunitas yang Individu maupun kelompok masyarakat terdiri 25 orang atau dalam Bahasa Jawa yakni loro lan limo, dan lomo berarti Mereka ini merupakan tenaga medis di rumah sakit dan klinik, santri-santri Dusun berbagai perkantoran serta sekolah- Desa Pandean. Bentuk bantuan lain juga Ngablak. Kabupaten diberikan dalam bentuk pembagian Magelang. Donasi sayur-sayuran ini makanan misalnya program AuOperasi tidak hanya dilakukan di desa mereka. Makan Gratis Bersama 1. 000 WartegAy tetapi ada lima lokasi yang dituju untuk penyaluran donasi sayuran ini, antara menyajikan bantuan makanan siap lain di Salatiga. Grogol. Ambarawa dan Muntilan, program beras gratis untuk warga Candimulyo. Kabupaten Magelang. Tanggulangin. Kecamatan APD Jabodetabek (Eko Susanto, 2. Donasi sayuran kegiatan konser musik dilakukan secara merupakan wujud solidaritas warga online untuk penggalangan dana yang terhadap kelompok masyarakat lain. disumbangkan bagi masyarakat yang Bantuan terdampak Pandemi Covid-19. KK. Blondo. Mungkid dan Kota Magelang. Beberapa diberikan pada warga sekitar, tetapi ke Bila melihat berbagai partisipasi menunjukkan sikap prososial Santri mengatasi pandemi Covid-19 maka Lomo pada kelompok masyarakat lain. dapat dikatakan budaya gotong royong Inisiatif ini juga munculnya dari masyarakat Indonesia sangat tinggi. JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 mampu dan berdaya dalam melawan muncul dari berbagai kelompok di Pandemi Covid-19 telah kebersamaan dan gotong royong semua menumbuhkan empati, solidaritas dan Corona SIMPULAN Sikap ini muncul karena Dalam mengatasi Pandemi Covid-19 didorong perasaan kemanusiaan yang sama, bencana wabah yang cukup lama Masyarakat Indonesia memiliki modal dirasakan masyarakat mendorong sikap sosial yakni budaya gotong royong yang solidaritas dan empati yang merupakan akan mendorong kepedulian terhadap bagian dari budaya Indonesia yakni Gotong royong merupakan gotong royong. senantiasa tumbuh dalam masyarakat. Aspek penting dalam perilaku prososial manusia (Maulana Irfan, 2. Hal ini adalah empati dan helpfulness. Sikap sesuai dengan teori prososial. Oleh empati dan helpfulness muncul karena karenanya gotong royong tetap aktual adanya bencana kemanusiaan yakni dalam periodisasi manusia kapan pun pandemi Covid-19. Dengan adanya manusia berkehidupan. Sebagai sebuah sikap gotong royong yang merupakan asumsi, gotong royong berubah wujud dapat saja terjadi. Namun, nilai-nilai masyarakat Indonesia dapat menjadi modal sosial dalam melawan wabah Kegotongroyongan Corona. hilang sebab bagi bangsa Indonesia Kepedulian gotong royong tidak hanya berbicara tentang perilaku, tetapi juga berperan keseharian masyarakat yang tentunya sebagai nilai-nilai moral. akan melanggengkan budaya gotong Sikap prososial yang ditunjukkan Pemerintah royong sangat kuat dan tentunya hal ini menjadi modal sosial untuk mendorong solidaritas dari masyarakat sehingga keberdayaan masyarakat. Masyarakat budaya gotong royong sudah mengakar JURNAL MASYARAKAT dan DESA Vol. No. Juni 2021 ISSN: 2798-1339 dalam masyarakat Indonesia dapat terus Magelang Sedekah mendorong keberdayaan masyarakat Detikcom. https:// news. dalam melawan Pandemi Covid-19. berita-jawa-tengah /d -5008822/ gotong- DAFTAR PUSTAKA