The current issue and full text archive of this journal is available on Tarbawi at: https://doi. org/10. 62515/staf E-ISSN : 2828-318X Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah STITNU Al Farabi Pangandaran . nisanurrohmah@stitnualfarabi. Abstract . This research aims to describe the leadership strategies of kyai in forming the entrepreneurial character of santri through the use of JSTAF : biofloc at the Babangan Jamanis Islamic boarding school. The Siddiq. Tabligh. Amanah, subjects in this research were the caretakers of the Babangan Fathonah Jamanis Islamic boarding school, biofloc entrepreneurship coaches and students who were involved in forming entrepreneurial Vol 04 No 2 July 2025 character in the Islamic boarding school through the use of Biofloc. The data collection techniques used by researchers are observation. Hal : 340-351 interviews and documentation techniques. The data analysis https://doi. org/10. 62515/staf. technique in this research involves data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the Kyai's leadership strategy in forming the Received: 10 July 2025 entrepreneurial character of students through the use of biofloc at Accepted: 22 July 2025 the Babakan Jamanis Islamic Boarding School uses Geoff Mulgan's Published: 31 July 2025 theory which includes goals, environment, direction, action and PublisherAos Note: Publisher: Lembaga This biofloc is one of the entrepreneurial programs Penelitian dan Pengabdian Masyarakat supported by the government to develop entrepreneurship in Islamic (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran, boarding schools. The presence of biofloc in the Babakan Jamanis Indonesia stays neutral with regard to jurisdictional claims in published maps Islamic Boarding School environment supports the formation of the and institutional affiliations. entrepreneurial character of students. The facilities provided and collaboration with fisheries experts create a conducive environment Copyright: A 2023 by the authors. for the development of entrepreneurial skills. Kyai directs the Submitted for possible open access students to undertake training to understand and learn how to publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC manage fish with the biofloc system. In this effort, students are guided BY) by trainers who are very experienced in the biofloc system from the . ttps://creativecommons. org/licenses/by -sa/4. Provincial Agriculture and Fisheries Service. The actions taken by Kyai and students in managing the biofloc business reflect commitment and hard work in achieving entrepreneurial goals. In his learning activities. Kyai selects several students who are believed to have an interest and talent in fish management to take part in training. The results of the formation of the entrepreneurial character of students through the use of biofloc show that students can be said to have an entrepreneurial character. Students have a self-confident character, are task and result oriented, dare to take risks, have leadership, are forward-looking and original. Keywords . Kyai leadership strategy, santri entrepreneurial character, use of biofloc Vol 04 No 2 July 2025 | 340 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah Abstrak . Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan strategi kepemimpinan kyai dalam pemebentukan karakter wirausaha santri melalui pemanfaatan bioflok di pondok pesantren babakan jamanis. Subjek dalam penelitian ini adalah pengasuh pondok pesantren babakan jamanis, pembina wirausaha bioflok dan santri yang terlibat dalam pembentukan karakter wirausaha di pondok pesantren melalui melalui Pemanfaatan Bioflok. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi kepemimpinan Kyai dalam pembentukan karakter wirausaha santri melalui pemanfaatan bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis menggunakan teori Geoff Mulgan yang mencakup tujuan, lingkungan, pengarahan, tindakan dan Bioflok ini menjadi salah satu program wirausaha yang didukung oleh pemerintah untuk mengembangkan wirausaha di pesantren. Adanya bioflok di lingkungan Pondok Pesantren Babakan Jamanis mendukung pembentukan karakter wirausaha santri. Fasilitas yang disediakan dan kolaborasi dengan pakar perikanan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan keterampilan wirausaha. Kyai mengarahkan para santri untuk melakukan pelatihan guna memahami dan mempelajari cara mengelola ikan dengan sistem bioflok. Dalam upaya ini, santri dibimbing oleh pelatih yang sangat berpengalaman dalam sistem bioflok dari Dinas Pertanian dan Perikanan Provinsi. Tindakan yang diambil oleh Kyai dan santri dalam mengelola usaha bioflok mencerminkan komitmen dan kerja keras dalam mencapai tujuan Dalam kegiatan pembelajarannya Kyai memilih beberapa santri yang dipercayai memiliki minat dan bakat dalam pengelolaan ikan untuk mengikuti pelatihan. Hasil dari pembentukan karakter wirausaha santri melalui pemanfaatan bioflok menunjukan bahwa santri sudah dapat dikatakan memiliki karakter wirausaha. Santri memiliki karakter yang percaya diri, berorientasi tugas dan hasil, berani mengambil risiko, berjiwa kepemimpinan, berorientasi ke depan dan keorisinalan. Kata Kunci . Strategi kepemimpinan kyai, karakter wirausaha santri, pemanfaatan bioflok Pendahuluan Dalam persaingan global, pendidikan memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kemampuan seseorang. Pendidikan yang baik dapat menciptakan individu yang kreatif, inovatif, dan kompetitif. Tujuannya adalah agar individu dapat beradaptasi dengan perubahan dan mampu bersaing di dunia kerja. Namun di Indonesia, pendidikan belum sepenuhnya berhasil dalam membentuk karakter peserta didik. Sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pendidikan karakter sehingga dibutuhkannya suatu metode yang paling efektif dalam membangun pendidikan karakter. Pendidikan penanaman nilai-nilai yang dapat mendorong keunggulan individu. Salah satu aspek penting adalah penanaman nilai-nilai kemandirian bagi peserta didik. Dalam hal ini, mengembangkan sektor kewirausahaan bagi masyarakat menjadi 341 | Vol 04 No 2 July 2025 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah salah satu bentuk nilai-nilai kemandirian yang ditanamkan (Hasan, 2. Kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh, sebagai individu yang memiliki karakter, pemahaman, dan keterampilan sebagai wirausaha. Pondok pesantren berfungsi di masyarakat sebagai sebagai lembaga dakwah Islam, pengembangan ilmu pengetahuan, pengkaderan ulama dan pemimpin umat, serta lembaga pengabdian sosial kemasyarakatan. Pondok Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang sampai saat ini terus memberikan kontribusi penting di bidang keagamaan (Muhammad Ali Ridho. Muhammad Yulian MaAomun, 2. Namun. Pondok Pesantren dianggap perlu untuk menerapkan kewirausahaan dalam menumbuhkan kemandirian guna dapat bersaing di era global saat ini. Karena selain dituntut paham sebuah ilmu agama, santri juga perlu memiliki pemahaman di bidang kewirausahaan untuk menciptakan suatu peluang usaha. Kewirausahaan bukan hanya tentang mendirikan bisnis, tetapi juga tentang kemampuan untuk berpikir inovatif, mengambil risiko yang terukur, beradaptasi dengan perubahan, dan memanfaatkan peluang. Oleh karena itu, dengan memiliki karakter kewirausahaan dapat membantu mempersiapkan diri untuk menghadapi dunia nyata dengan lebih siap dan tanggap. Di Pesantren. Kyai merupakan tokoh utama yang memiliki peran penting dalam menjalankan sistem pesantren sebagai lembaga pendidikan islam. Segala kebijakan dan pengambilan keputusan berada dalam kendali seorang Kyai (Irpan Ilmi, 2. Dengan kata lain. Kyai berposisi sebagai direktur dalam istilah pesantren dikenal sebagai Dalam memimpin pesantren. Kyai memiliki beragam strategi dalam upaya mengembangkan pendidikan pesantren. Setiap Kyai, memiliki strategi berbeda-beda tergantung kecenderungan seorang Kyai masing-masing, sehingga tidak heran bila Pondok Pesantren Babakan Jamanis Parigi Pangandaran merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam paling awal di Kabupaten Pangandaran. Pesantren ini didirikan pada tahun 1965 oleh KH. Ahmad Tajuddin di Karangbenda. Parigi. Pangandaran. Jawa Barat. KH. Ahmad Tajudin mewasiatkan kepada KH. Udin Nawawi (Pengasuh Pondok Pesantren Pada saat in. agar melanjutkan kepemimpinan di Pesantren ini berfokus pada peminatan ilmu shorof dan mantiq yang Vol 04 No 2 July 2025 | 342 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah berkiblat pada kurikulum Pondok Pesantren Manbaul Ulum Jamanis Tasikmalaya. Selain pendidikan agama. Pondok Pesantren Babakan Jamanis juga memiliki beberapa wirausaha, salah satunya adalah budidaya ikan nila dengan sistem bioflok. Usaha ini dibangun melalui bantuan dari pemerintah, sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan ekonomi pesantren. Hal yang menarik adalah pengelolaan usaha budidaya ikan nila sistem bioflok yang berada di lingkungan pesantren Babakan Jamanis dipegang oleh santri, yang dipandu langsung oleh Kyai. Ini bukan hanya tentang menghasilkan uang, tetapi juga tentang pembelajaran. Kyai mengajarkan santri bagaimana mengelola sebuah usaha, mulai dari perencanaan, produksi, hingga pemasaran. Tujuannya adalah untuk membentuk karakter wirausaha pada santri, sehingga mereka tidak hanya menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa, tetapi juga memiliki keterampilan dan pengetahuan untuk mengurus sebuah usaha. Berdasarkan pemaparan tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terkait dengan bagaimana strategi kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Bahan dan Metode Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Parigi. Jl. Raya Parigi - Cigugur KM. 3,5. Desa Karangbenda. Parigi. Kab. Pangandaran. Provinsi Jawa Barat. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang dirancang untuk memperoleh informasi tentang Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Peneliti melakukan pengumpulan data melalui observasi langsung di Pondok Pesantren Babakan Jamanis, serta wawancara mendalam dengan Kyai, pembina wirausaha bioflok dan santri yang terlibat dalam program budidaya bioflok. Wawancara ini dilakukan untuk menggali informasi tentang strategi kepemimpinan Kyai dalam pembentukan karakter wirausaha santri dan proses pembelajaran wirausaha yang diterapkan melalui pemanfaatan Teknik analisis data yang diperoleh dilakukan dengan menggunakan analisis 343 | Vol 04 No 2 July 2025 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah data Model Miles dan Huberman dalam Hardani yang meliputi tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (Hardani, 2. Diskusi dan Pembahasan Kepemimpinan didefinisikan sebagai kekuatan untuk menggerakkan orang dan mempengaruhi orang (Kartono, 2. Blanchard mengatakan bahwa kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan individu atau kelompok dalam situasi tertentu. Menurut E. Mulyasa, kepemimpinan diartikan sebagai kegiatan untuk mempengaruhi orang lain terhadap tercapainya tujuan organisasi. Kyai H. Udin Nawawi. Sy. , memainkan peran penting dalam membimbing, mengelola dan memimpin sesuai dengan visi dan misi pesantren. Beliau bertanggung dalam mengarahkan kegiatan sehari-hari pesantren, termasuk dalam pengembangan program-program pendidikan, keagamaan dan wirausaha. Dengan pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki. Kyai H. Udin Nawawi. Sy. berperan sebagai inspirasi dan panutan bagi santri dan seluruh komunitas pesantren. Dalam hal ini di dukung oleh pendapat Mastuhu yang mendefinisikan dalam bukunya bahwa kepemimpinan adalah sebagai suatu seni memanfaatkan seluruh daya pesantren seperti dana, sarana dan tenaga untuk mencapai suatu tujuan pesantren. Seni memanfaatkan daya tersebut adalah cara menggerakan dan menggarahkan unsur pelaku pesantren untuk berbuat sesuai dengan kehendak pemimpin pesantren dalam rangka mencapai tujuan pesantren (Duryat, 2. Dalam mencapai tujuan pesantren, kyai melibatkan berbagai pihak seperti keluarga, asatidz . , santri dan tokoh masyarakat dengan cara bermusyawarah. Musyawarah menjadi sarana penting untuk merumuskan kebijakan, menyelesaikan masalah, serta membangun kesepahaman bersama untuk mencapai tujuan pesantren. Tujuan utama pesantren yaitu mewujudkan visi dan misi, mencetak Generasi muslim yang memiliki pengetahuan luas, iman yang kuat dan akhlak yang baik. Sehingga dengan ilmu dan akhlak yang baik, individu yang dididik di pesantren diharapkan dapat berkembang dan berkontribusi positif dalam masyarakat di masa depan. Dalam ajaran Islam, strategi digunakan untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam membimbing Rosulullah SAW dan umatnya untuk menerapkan starategi dalam dakwah yang terdapat pada surat An-Nahl ayat 125 berbunyi: Vol 04 No 2 July 2025 | 344 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah a A aO aE a aEa a eEa eE aI a aO eE aI eO aA a AIa o auIac aacEa N aaO a eEa aI a aI eIA A acE eaIA a A a eA a eAIa a n aOa a eE aN eI aEacaO aN aO aA a A a eE aA a A auEa OA aA aO aE aN n aON aaO a eEa aI a eE aI eN a aOIA AuArtinya: Serulah . kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjukAy (Surat An-Nahl Ayat 125 Arab. Latin & Terjemah Bahasa Indonesia, n. Dari pengertian ayat di atas menjelaskan bahwasannya cara dakwah seorang muslim itu harus menggunakan strategi yang tepat agar di dalam menyampaikan suatu pemahaman bisa diterima dengan baik. Dalam dakwah, penting untuk mengedepankan dialog yang baik dan berdiskusi dengan cara yang baik pula. Dengan demikian, pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh orang lain. Sebagai pemimpin. Kyai harus mampu merumuskan dan menerapkan strategi yang efektif dan efisien untuk menggerakkan dan mengarahkan semua elemen pesantren agar dapat bekerja sesuai dengan kehendak dan mencapai tujuan lembaga Menurut Stephanie K. Marrus, strategi didefinisikan sebagai proses penentuan rencana oleh para pemimpin yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi dan bagaimana cara atau upaya untuk mencapai tujuan tersebut (Naja. Selanjutnya Quinn mengartikan strategi adalah suatu bentuk atau rencana yang mengintegrasikan tujuan-tujuan utama, kebijakan-kebijakan dan rangkaian tindakan dalam suatu organisasi menjadi suatu kesatuan yang utuh (Tasya, 2. Strategi diformulasikan dengan baik akan membantu penyusunan dan pengalokasian sumber daya yang dimiliki perusahaan menjadi suatu bentuk yang unik dan dapat bertahan. Geoff Mulgan memberikan perspektif lain mengenai strategi, terutama dalam konteks organisasi publik atau pemerintah. Menurutnya, strategi adalah pemanfaatan sumber daya dan kekuatan publik oleh badan-badan publik secara sistematis untuk mencapai tujuan (Aneta, 2. Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di Pondok Pesantren Babakan Jamanis, strategi yang diterapkan oleh kyai H. Udin Nawawi. Sy. , dalam pembentukan karakter wirausaha santri melalui pemanfaatan bioflok. Strategi yang diterapkan oleh Kyai Pondok Pesantren Babakan Jamanis dalam pembentukan karakter 345 | Vol 04 No 2 July 2025 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah wirausaha santri dengan membangun program wirausaha di pesantren. Program wirausaha ini memiliki tujuan yaitu untuk mendukung kemandirian pesantren dan sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan berwirausaha santri sesuai dengan misi pesantren yaitu mengembangkan sarana dan prasarana untuk melatih santri menjadi pandai, terampil, dan disiplin. Dengan pendekatan ini, pesantren tidak hanya menjadi tempat pendidikan agama, tetapi juga menjadi tempat yang memberikan pembelajaran tentang Melalui program wirausaha, santri dapat belajar tentang manajemen usaha, kreativitas, serta tanggung jawab sebagai seorang pengusaha. Hal ini tidak hanya mendukung kemandirian pesantren secara ekonomi, tetapi juga membantu santri untuk mengembangkan karakter yang mandiri, inovatif, dan bertanggung jawab. Berdasarkan hasil wawancara dengan pengasuh pondok pesantren mengatakan bahwa di Pondok Pesantren Babakan Jamanis, terdapat beragam program wirausaha yang telah diimplementasikan, antara lain: Pertanian Padi Program wirausaha pertama di Pondok Pesantren Babakan Jamanis adalah wirausaha Pertanian Padi. Kyai membimbing santri dalam mengelola lahan pertanian, mulai dari proses membajak sawah, penanaman padi, perawatan tanaman, hingga aktivitas panen. Selain itu, santri juga terlibat dalam kegiatan lain yang mendukung produksi bahan pangan seperti menanam sayur-sayuran. Di pesantren Babakan Jamanis, terdapat kelompok santri tani yang bertanggung jawab atas pengelolaan sawah. Mereka bekerjasama dengan masyarakat sekitar untuk mengoptimalkan hasil pertanian. Dengan adanya program wirausaha pertanian padi di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Kyai memberikan kesempatan bagi santri untuk belajar dan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian. Hal ini tidak hanya membantu dalam mencapai kemandirian pesantren, tetapi juga memberikan pengalaman berharga kepada santri dalam mengembangkan keterampilan pertanian yang berkelanjutan untuk masa depan. Depot Air Minum Di Pondok Pesantren Babakan Jamanis, terdapat depot air minum sebagai salah satu unit bisnis yang dikelola oleh santri. Depot air ini merupakan usaha yang didirikan dengan bantuan dari pemerintah untuk mendukung keberlangsungan Pondok Vol 04 No 2 July 2025 | 346 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah Pesantren. Santri bertanggung jawab dalam pengelolaan depot air ini dengan tujuan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan air bagi santri, ustadz dan pengurus pesantren, tetapi juga untuk mendukung kegiatan pemberdayaan di pesantren. Depot air minum ini menjadi salah satu sumber pendapatan bagi pesantren dan juga memberikan manfaat langsung bagi seluruh komunitas pesantren. Dengan adanya depot air minum, pesantren dapat memastikan ketersediaan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari, serta menciptakan sumber pendapatan tambahan yang dapat digunakan untuk pengembangan pesantren dan kegiatan pemberdayaan masyarakat sekitar. Melalui pengelolaan depot air minum, santri tidak hanya belajar tentang manajemen usaha, tetapi juga mengembangkan keterampilan dalam berwirausaha dan tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan usaha. Program wirausaha seperti depot air minum ini tidak hanya berdampak ekonomis, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam hal pemberdayaan dan pembelajaran praktis bagi santri di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Perkebunan Melon Inthanon dengan Greenhouse Pondok Pesantren Babakan Jamanis tidak hanya memiliki wirausaha pertanian padi, tetapi juga memiliki perkebunan melon yang merupakan contoh wirausaha ilmu pertanian modern. Kerjasama ini dilakukan antara Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Pondok Pesantren Al Ittifaq Bandung dan Bank Indonesia (BI). Salah satu fasilitas yang digunakan dalam program ini adalah greenhouse, yang menjadi tempat para santri belajar secara praktis dalam aktivitas pertanian khususnya di bidang perkebunan Program ini mengintegrasikan greenhouse dalam budidaya melon Inthanon untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman. Dalam pengelolaanya kyai dibantu oleh santri. Santri diberikan pengetahuan tentang cara menanam melon, merawat tanaman melon hingga proses panen. Peternakan Ikan dengan Sistem Bioflok Di Pondok Pesantren Babakan Jamanis, terdapat program wirausaha baru di bidang perikanan yang sedang merintis dalam pengembangannya. Program ini melibatkan pemanfaatan teknologi bioflok dalam budidaya ikan untuk efisiensi pengelolaan limbah. Budidaya ikan dengan sistem bioflok ini merupakan kepemilikan penuh pesantren namun didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 347 | Vol 04 No 2 July 2025 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah Pembina wirausaha bioflok Bapak Karnaen. Pd. , menjelaskan bahwa pemanfaatan bioflok merupakan salah satu program wirausaha yang didukung oleh pemerintah untuk mengembangkan usaha di pesantren. Program ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk budidaya ikan menggunakan sistem bioflok. Bantuan budidaya ikan sistem bioflok ini disalurkan oleh pemerintah pada tahun 2023, dengan penyediaan 8 kolam ikan yang masing-masing dapat menampung 2. 000 ekor Adanya bioflok di lingkungan Pondok Pesantren Babakan Jamanis mendukung pembentukan karakter wirausaha santri. Fasilitas yang disediakan dan kolaborasi dengan pakar perikanan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan keterampilan wirausaha. Kyai memberikan pengarahan yang sesuai dan tepat kepada santri dalam mengembangkan keterampilan berwirausaha. Melalui bimbingan, arahan dan dorongan, santri diberi petunjuk yang jelas dalam menjalankan usaha bioflok dengan efektif dan efisien. Kyai di Pondok Pesantren Babakan Jamanis mengarahkan para santri untuk melakukan pelatihan guna memahami dan mempelajari cara mengelola ikan dengan sistem bioflok. Dalam upaya ini, santri dibimbing oleh pelatih yang sangat berpengalaman dalam sistem bioflok dari Dinas Pertanian dan Perikanan provinsi. Tindakan yang diambil oleh Kyai dan santri dalam mengelola usaha bioflok mencerminkan komitmen dan kerja keras dalam mencapai tujuan wirausaha. Dalam kegiatan pembelajarannya Kyai memilih beberapa santri yang dipercayai memiliki minat dan bakat dalam pengelolaan ikan untuk mengikuti pelatihan. Pada umumnya seorang wirausaha adalah mereka yang berpotensi untuk berprestasi dan mempunyai motivasi yang besar untuk maju. Wirausaha berusaha mandiri untuk menolong dirinya dan bahkan orang lain untuk mengatasi masalah Berdasarkan hasil wawancara dengan Khoerudin sebagai santri pengabdi dan pengelola budidaya ikan sistem bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis, mengatakan bahwa penerapan strategi kyai dalam membentuk karakter wirausaha bagi santri melalui pemanfaatan bioflok sangat bermanfaat. Beberapa aspek yang diungkapkan Khoerudin sebagai manfaat dari strategi kyai tersebut meliputi: Orang yang percaya diri Vol 04 No 2 July 2025 | 348 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah Program wirausaha budidaya ikan melalui sistem bioflok menanamkan sikap percaya diri melalui pelatihan dan bimbingan, dimana dalam pelatihan tersebut santri diberikan pemahaman yang lebih jauh tentang berwirausaha yang baik. Selain itu, santri juga di berikan motivasi agar selalu bersemangat dalam berwirausaha. Berorientasi tugas dan hasil Berorientasi pada tugas dan hasil artinya semua tindakan dan keputusan yang dibuat oleh wirausaha bertujuan untuk menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan Melalui pemanfaatan bioflok yang masih baru dirintis, santri dapat berhasil mengelola ikan dari tahap pembenihan hingga pemanenan dengan lancar. Hal ini menunjukkan bahwa mereka fokus pada tugas-tugas yang harus dilakukan, seperti santri dengan tekun mempelajari teknik budidaya bioflok, menjalankan proses budidaya dengan disiplin sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, memantau perkembangan ikan secara berkala untuk memastikan pertumbuhan yang optimal dan menerapkan strategi pemasaran yang efektif untuk menjual hasil panen. Berani mengambil risiko Kemampuan untuk mengambil risiko merupakan hal yang penting dalam dunia wirausaha, termasuk ketika santri melakukan pemasaran dalam usaha budidaya ikan dengan sistem bioflok. Dalam situasi di mana santri ingin mendapatkan keuntungan yang besar namun belum mencapai hasil yang diharapkan melalui pemasaran yang luar biasa, kemampuan untuk mengambil risiko dapat menjadi faktor penentu dalam mencapai kesuksesan. Berjiwa kepemimpinan. Kemampuan seseorang yang mempunyai jiwa kepemimpinan adalah bertindak secara aktif, dapat berkomunikasi dengan baik, kemampuan dalam menerima kritik dan saran, dapat bersifat tegas dan menjadi teladan yang baik. Dalam mengelola usaha melalui budidaya ikan sistem bioflok santri dilatih untuk mempunyai jiwa kepemimpinan, diantaranya mampu mengatur waktu yang baik untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas wirausaha dan kewajiban lainnya, seperti waktu Kemudian seorang pemimpin yang baik harus terbuka terhadap masukan, kritik, dan saran dari orang lain. Ketika santri menerima kritik dan saran dari orang lain, 349 | Vol 04 No 2 July 2025 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah mereka justru merasa senang dan melihatnya sebagai kesempatan untuk belajar dan Berorientasi ke depan Seorang wirausaha adalah seorang yang selalu memikirkan tentang masa Sama halya denga santri yang sedang mengelola usahanya termasuk dalam pengelolaan budidaya ikan sistem bioflok, mereka selalu merencanakan dan merancang langkah-langkah untuk masa depan. Dalam pendampingan sebagai para santri tidak hanya pokus pada kegiatan mengaji, tetapi juga pada pengembangan jiwa wirausaha untuk masa depan. Keorisinalan Keorisinilan artinya seorang wirausaha dapat melihat peluang yang ada, memanfaatkan peluang tersebut menjadi ide yang baru, dan menuangkan imajinasinya untuk menghasilkan ide yang beda dari yang lain. Santri pengelola budidaya ikan sistem bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis menunjukkan inovasi yang kreatif dengan melakukan kerjasama dengan orang-orang yang akan menjualnya lagi seperti dengan pemilik rumah makan. Dalam upaya pemasaran usaha budidaya ikan dengan sistem bioflok, ketika santri ingin mencapai keuntungan yang besar namun belum mencapai hasil yang diharapkan melalui strategi pemasaran konvensional, kemampuan untuk menciptakan inovasi menjadi kunci dalam menarik perhatian pelanggan. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian terkait Strategi Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis mendapatkan kesimpulan bahwa strategi yang digunakan oleh Kyai di Pondok Pesantren Babakan Jamanis dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri adalah dengan membangun program wirausaha yang memberikan fasilitas dan pembelajaran bagi santri untuk mengembangkan jiwa wirausaha. Program wirausaha ini difokuskan pada usaha budidaya ikan dengan menggunakan sistem bioflok. Kyai memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar dan berlatih dalam mengelola usaha budidaya ikan dengan sistem bioflok yang ada di lingkungan pesantren. Hasil dari pembentukan karakter wirausaha santri melalui pemanfaatan bioflok menunjukan bahwa santri sudah dapat dikatakan memiliki karakter wirausaha. Santri Vol 04 No 2 July 2025 | 350 Strategi Kepemimpinan Kyai dalam Pembentukan Karakter Wirausaha Santri Melalui Pemanfaatan Bioflok di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Nisa Nurrohmah memiliki karakter yang percaya diri, berorientasi tugas dan hasil, berani mengambil risiko, berjiwa kepemimpinan, berorientasi ke depan dan keorisinalan. Referensi