ISSN: 2597-3851 DOI: https://doi. org/10. 35747/hmj. Homepage: https://journal. id/index. php/healthy Preeklampsia dan Kaitannya dengan Kesehatan Mental ibu Hamil (Scoping Revie. Rizki Amalia1. Pratiwi Puji Lestari1*. Ali Yasir2. Zaiyidah Fathony1. Annisa1 1Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Banjarmasin. Kalimantan Selatan. Indonesia 2Universitas Sari Mulia. Banjarmasin. Kalimantan Selatan. Indonesia * Email: pratiwipuji@umbjm. ABSTRACT Preeklamsia diduga berdampak buruk terhadap kesehatan mental ibu hamil, termasuk peningkatan risiko depresi, kecemasan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD). Scoping review ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh preeklamsia terhadap kesehatan mental ibu hamil. Metode yang digunakan mengacu pada pedoman Arksey dan OAoMalley serta PRISMA flowchart. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar. PubMed. ScienceDirect, dan Wiley Online Library, dengan kriteria inklusi artikel primer berbahasa Inggris yang diterbitkan tahun 2021Ae2025. Kualitas artikel dinilai menggunakan JBI Critical Appraisal. Sebanyak lima artikel memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Hasil menunjukkan bahwa wanita dengan preeklamsia secara konsisten mengalami tekanan psikologis yang lebih tinggi dibandingkan kehamilan tanpa komplikasi. Faktor penyebab mencakup mekanisme fisiologis seperti neuroinflamasi, disfungsi endotel, gangguan aksis HPA, serta aktivitas faktor antiangiogenik, dan juga stresor psikososial akibat kehamilan berisiko tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi layanan skrining dan dukungan kesehatan mental dalam perawatan prenatal dan postnatal bagi wanita dengan preeklamsia. Keywords : Preeklamsia, kesehatan mental, kehamilan risiko tinggi, depresi, kecemasan Received: May 2025. Accepted: June 2025. Published: June 2025 A2025. Published by Institute for Research and Innovation Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. This is Open Access article under the CC-BY-SA License . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). LATAR BELAKANG Preeklamsia sitokin inflamasi dan disfungsi endotel yang terkait multisistem yang memengaruhi sekitar 5Ae8% keha milan di seluruh dunia dan tetap menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan perinatal . Selain dampak fisiologisnya, preeklamsia semakin kesehatan mental ibu yang merugikan, termasuk depresi, kecemasan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD) . Wanita yang mengalami preeklamsia memiliki risiko yang jauh lebih tinggi untuk mengalami depresi pascapersalinan dibandingkan dengan wanita yang . Mekanisme Neuroinflamasi, yang dipicu oleh peningkatan kadar gangguan suasana hati . Gangguan pada sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA), terjadi pada preeklamsia, juga dikaitkan dengan kecemasan dan depresi . Studi-studi yang muncul menggunakan neuroimaging telah mendokumentasikan perubahan otak struktural dan fungsional pada wanita pascapersalinan dengan riwayat preeklamsia, khususnya di daerah-daerah yang terlibat dalam pengaturan suasana hati . Selain itu, stresor psikososial yang melekat dalam pengalaman kehamilan berisiko tinggi, termasuk ketakutan akan hasil janin yang buruk dan rawat inap yang lama, berkontribusi terhadap beban psikologis . Meskipun ada temuan-temuan ini, skrining Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 84 Ae 91 e-ISSN: 2598-2095 kesehatan mental belum menjadi komponen rutin METODE perawatan obstetrik bagi wanita dengan preeklamsia . Kesenjangan kurangnya diagnosis dan kurangnya pengobatan komplikasi psikologis, yang mengakibatkan hasil jangka panjang yang buruk bagi ibu dan anak. Ada semakin banyak bukti yang mendukung intervensi seperti terapi perilaku kognitif (CBT), yang telah Literatur review pada artikel ini merupakan jenis scoping review yang bertujuan untuk memetakan evidence based, meringkas dan menyebar luaskan temuan penelitian dan identifikasi kesenjangan ataupun perbedaan penelitian secara ilmiah . Scoping review ini mengacu pada Langkah scoping review Arkshey dan O`Malley yaitu: Kerangkan kerja yang digunakan pada kajian ini terbukti dapat meringankan kecemasan dan gejala adalah PEO (Popilation. Exposure. Outcom. untuk depresi pada wanita yang terkena preeklamsia . membantu pencarian article, menentukan kriteria Psikoedukasi dan konseling suportif juga telah inklusi dan eksklusi, serta mengidentifkasi artikel yang Pertanyaan pada scoping review ini adalah ketahanan psikologis selama periode perinatal. Dari Auapakah perspektif neurobiologis, faktor antiangiogenik seperti Framework Population neurovaskular yang memengaruhi kesehatan mental ibu . Selain itu, perubahan epigenetik yang Exposure Outcomes dipicu oleh stres preeklamsia dapat berdampak lintas Urgensi dilakukankan review ini adalah untuk penanganan preeklamsia ditegaskan oleh implikasinya ibu-bayi, . Tanpa perawatan komprehensif yang mencakup dukungan kesehatan mental, wanita yang terkena preeklamsia dapat terus menderita tanpa disadari setelah masa Tujuan Tabel 1. PEO Framework generasi pada perkembangan saraf . Kesehatan mental ibu hamil?Ay sFlt-1, yang terlibat dalam preeklamsia, dapat secara Identifikasi pertanyaan penelitian Keyword Pregnant woman Pregnancy Preeklampsia Anxiety Stress Identifikasi studi yang relevan Strategi pencarian artikel yang digunakan penulis untuk menemukan artikel yang sesuai yaitu dengan menentukan kriteria inklusi dan eksklusi, menggunakan kata kunci dalam pencarian artikel, dan menggunakan beberapa data base publikasi. Kriteria inklusi yaitu artikel primer yang diterbitkan pada tahun 2021-2025, berbahasa Inggris. Kriteria eksklusi yaitu literatur review, artikel RCT, makalah opini. Startegi pencarian menggunkan kata kunci, menggunakan medical mengidentifikasi pengaruh preeklampsia terhadap subject heading (MesSH), menggunakan operator Bolean (OR. AND, dan NOT). Kesehatan mental ibu hamil. Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 84 Ae 91 Data base yang digunakan yaitu Google Scholar, e-ISSN: 2598-2095 Pemetaan data Pubmed. Willey online library, dan Science Direct. Kata Penilaian kualitas artikel pada penelitian ini kunci yang digunakan dalam pencarian artikel pada menggunakan Joanna Briggs Institute Critical Appraisal. penelitian ini adalah sebagai berikut: Hasil penilaian dapat dilihat pada tabel 3. Tabel 2. Kata Kunci Pencarian Artikel Population AuPregnant womanAy OR pregnancy AND Exposure/ Intervention Preeklampsia AND Sintesis artikel pada penelitian ini berdasarkan grafik Outcomes Joanna Briggs Institute yang terdiri dari judul artikel. Anxiety Stress Depression tujuan, metode penelitian dan hasil penelitian. Pemilihan artikel Seleksi artikel pada penelitian ini berdasarkan diagram alir Preferred Reporting Items for Systematic Review (PRISMA) dan PRISMA-ScR Checklist untuk mendokumentasikan protocol penelusuran artikel Pemetaan data dapat dilihat pada tabel 4. Tabel 3. Hasil Critical Appraisal Kode Artikel Design dan Metode Penelitian Studi kasus Cross-sectional Cross-sectional Case control Cross-sectional Hasil Penilaian 9/10 9/10 HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Scoping mengidentifikasi pengaruh preeklampsia terhadap Kesehatan mental ibu hamil. Artikel yang dipilih telah PRISMA Flowchart. Artikel yang didaptkan yaitu sejumlah 5 Berdasarkan tabel 3 menunjukkan 2 artikel dari Turki, 1 artikel dari Amerika, 1 artikel dari Indonesia, dan 1 artikel dari Spanyol. Ke enam artikel tersebut menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan rincian 3 artikel cross-sectional, 1 artikel case-control, dan 1 artikel studi kasus. Hasil penilaian kualitas artikel Gambar 1. PRISMA Flow Chart pada tabel 4 menunjukkah bahwa 5 artikel memenuhi Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 84 Ae 91 e-ISSN: 2598-2095 Tabel 4. Pemetaan data Judul/ Penulis Variation wellbeing among nulliparous women with preeclampsia Negara Amerika Tujuan Mengidentifikasi kelaskelas stressor psikososial preeklampsia dan untuk hubungan antara kelaskelas ini dan korelasi nya dengan kesejahteraan Design dan Metode Penelitian Studi kuantitatif dengan Analisis sekunder . tudi kasu. terhadap Wanita yang mengalami preekalmpsia dari kohort hasil kehamilan pada nullipara : Monitoring Mothers-to-be . uMoM2. pada tahun 2010-2013. Analisis kelas laten digunakan untuk mengidentifikasi kelas-kelas pemicu stress social berdasarkan tujuh indicator psikologis dan sosiokultural. Hasil Diantara ibu yang mengalami preeklampsia terdapat 3 kelas yang mencerminkan kesejahteraan psikososial yaitu kelas 1 Kesejahteraan psikososial menengah . %), kelas 2 Kesejahteraan psikososial positif . %), kelas 3 kesejahteraan psikososial negative . %). Ibu dengan kesejahteraan psikososial negatif lebih memungkinkan memilki kualitas tidur yang buruk dibandingkan dengan kelas kesejahteraan psikososial positif dan menengah. Kelas kesejahteraan psikososial negative dan menengah melaporkan kekhawatiran terhadap kualitas pelayanan Kesehatan dibandingkan dengan kelas kesejahteraan Anxiety depression during Differential impact preeclampsia and preterm premature membranes . Spanyol Mengidentifikasi apakah prevalensi kecemasan dan depresi pada ibu hamil tanpa komplikasi, komplikasi KPD dan Studi kuantitatif menggunakan desain Cross-sectional dengan responden yaitu tiga kelompok ibu hamil yaitu ibu hamil dengan preeklampsia, ibu hamil dengan KDP, dan ibu hamil tanpa Pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner State-Trait Anxiety Inventory (STAI ), dan kuesioner depresi menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) pada tahun 2016-2018 Stress Levels and Pre-Eclampsia Pregnancy . Indonesia Menilai keadaan distress pada Effect of high-risk level: A prospective case-control study . Turki Menentukan dampak kehamilan berisiko tinggi terhadap tingkat stress prenatal dibandingkan dengan ibu hamil yang Pregnancy-Related Anxiety Prenatal Attechment Pregnannt Women with Preeclampsia and/ or Gestational Diabetes Mellitus: A Cross-Sectionel Study . Turki Membandingkan kehamilan dan tingkat . renatal attachmen. antara ibu hamil yang berisiko rendah dan ibu preeklampsia dan/ atau Studi kuantitatif menggunakan desain Cross-sectional dengan responden dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok preeklampsia dan nonpreeklampsia. Alat ukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) dan Depression Anxiety and Stress Scale-21(DASS-. pada Desember 2022- Februari 2023 Studi kuantitatif menggunakan desain case-control pada bulan SeptemberDesember Responden penelitian yaitu ibu hamil risiko tinggi UK C36 minggu sebagai kelompok kasus dan ibu hamil sehat sebagai kelompok control. Kuesioner yang digunakan yaitu Antenatal Perceived Stress Inventory (APSI) dan Revised Prenatal Distress Quetionnaire (NUPDQ-17 Versio. Studi kuantitatif menggunakan desain cross-sectional, responden pada penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok yaitu ibu hamil dengan preeklampsia dan/ atau GDM, dan ibu hamil dengan risiko rendah. Kuesioner yang digunakan yaitu PregnancyRelated Anxiety QuestionnaireRevised-2 (PRAQ-R. , dan Prenatal Attachment Scale (PAS) Responden sejumlah 214 ibu hamil: 106 ibu hamil tanpa komplikasi, 55 ibu hamil dengan KPD, dan 53 ibu hamil dengan preeklampsia berat. Ibu hamil yang mengalami preeklampsia berat memiliki skor yang lebih tinggi pada STAI dibandingkan dengan ibu hamil yang mengalami KPD. Ibu hamil dengan KPD dan preeklampsia menunjukkan proporsi skor abnormal yang lebih tinggi secara signifikan pada hasil STAI >30. EPDS >10, dan EPDS >13 dibandingkan dengan ibu hamil tanpa komplikasi Ibu hamil preeklampsia secara signifikan lebih merasa tertekan dan stress dibandingkan kelompok non-preeklampsia. Distress ibu diukur dengan skor PSS berkorelasi positif dengan terjadinya preeklampsia . <0,. Namun tidak ada perbedaan signifikan pada skor kecemasan antar kelompok. ibu hamil yang berisiko tinggi lebih berisiko mengalami stress selama kehamilan, hal ini ditunjukkan dengan hasil analisis regresi liner pada kuesioner APSI (R2= 0,043, p <0. dan NUPDQ (R2=0,033, p=0,. Skor keterikatan prenatal . renatal attachmen. pada ibu hamil yang bekerja dalam kelompok yang berisiko rendah lebih tinggi dibandingkan dengan skor keterikatan prenatal pada ibu hamil yang tidak bekerja. Tidak ditemukan perbedaan signifikan secara statistic antara ibu hamil risiko rendah dan ibu hamil dengan preeklampsia dan/ atau GDN pada skor PAS. PRAQ-R2 dan subdimensi PRQ-R2 . > 0,. Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 84 Ae 91 e-ISSN: 2598-2095 PEMBAHASAN dengan preeklamsia, yang menyebabkan hilangnya Preeklamsia, gangguan hipertensi kompleks pada kesempatan untuk intervensi dini. kehamilan, memengaruhi sekitar 5Ae8% kehamilan di Terapi perilaku kognitif (CBT) telah menunjukkan seluruh dunia dan berkontribusi signifikan terhadap kemanjuran dalam mengurangi kecemasan dan gejala morbiditas dan mortalitas ibu dan perinatal . depresi di antara wanita hamil dan pascapersalinan Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak bukti yang terkena preeklamsia . Konseling suportif yang menyoroti dampak kesehatan mental yang dan psikoedukasi juga efektif dalam menumbuhkan merugikan terkait dengan preeklamsia, termasuk ketahanan psikologis selama periode perinatal. depresi, kecemasan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD) . Dari antiangiogenik seperti tirosin kinase-1 mirip fms yang Depresi pascapersalinan lebih umum terjadi pada larut . Flt-. , yang meningkat pada preeklamsia, wanita dengan riwayat preeklamsia dibandingkan dapat berkontribusi pada perubahan neurovaskular dengan mereka yang hamil dengan tekanan darah yang memengaruhi kesehatan mental ibu . Selain itu, modifikasi epigenetik yang disebabkan oleh stres . Hubungan multifaktorial, dengan neuroinflamasi memainkan peran utama. Peningkatan sitokin inflamasi dan disfungsi endotel yang diamati pada preeklamsia telah keturunan . dikaitkan dengan gangguan sistem neurotransmitter. Implikasi Kesehatan sehingga memengaruhi pengaturan suasana hati . ditangani pada preeklamsia meluas hingga melampaui Disregulasi sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal periode pascapersalinan. Studi menunjukkan dampak (HPA) merupakan mekanisme penting lain yang buruk pada ikatan ibu-bayi, praktik menyusui, dan perkembangan anak usia dini . Peningkatan Berdasarkan perubahan sensitivitas reseptor glukokortikoid dapat meningkatkan kerentanan terhadap kecemasan dan kesehatan mental ke dalam perawatan prenatal dan depresi pada populasi ini . pascapersalinan rutin bagi ibu dengan preeklamsia. Studi neuroimaging telah mengungkap perubahan Model perawatan komprehensif yang demikian dapat meningkatkan hasil jangka panjang bagi ibu dan anak- pascapersalinan dengan preeklamsia, khususnya di anak mereka. Tantangan signifikan lainnya adalah area yang mengatur regulasi emosi seperti korteks kurangnya representasi populasi yang beragam dalam prefrontal dan amigdala . Temuan ini memberikan studi penelitian. Sebagian besar literatur yang ada dasar biologis untuk hasil psikologis yang diamati. berfokus pada negara-negara berpenghasilan tinggi. Stresor psikososial yang melekat pada kehamilan berisiko tinggiAitermasuk rawat inap yang lama, lingkungan berpenghasilan rendah dan menengah, di ketakutan akan gangguan janin, dan intervensi mana beban preeklamsia dan akses ke layanan medisAimenambah lapisan beban psikologis lainnya kesehatan mental mungkin sangat berbeda. Namun, skrining kesehatan mental masih kurang dimanfaatkan dalam perawatan obstetrik untuk wanita Healthy-Mu Journal. Vol. 9 No. Juni 2025. Page 84 Ae 91 e-ISSN: 2598-2095 Selain itu, masih terdapat kekurangan studi longitudinal yang menganalisis dampak kesehatan University. Rurangirwa AA. Mogren I. Nyirazinyoye L, mental pada wanita dengan preeklamsia dalam jangka Ntaganira J. Krantz G. Determinants of poor waktu yang lama. Penelitian semacam ini sangat utilization of antenatal care services among psikologis jangka panjang dan untuk mengembangkan BMC intervensi yang ditargetkan. Childbirth. 17:1Ae10. KESIMPULAN Rwanda. Pregnancy Garady L. Soota A. Shouche Y. Chandrachari KP. KV S. Shankar P, et al. A Narrative Review of the Role of Blood Biomarkers in the Risk Prediction of Review ini menyoroti sejumlah bukti signifikan dan terus Cardiovascular Diseases. Cureus. bertambah yang menghubungkan preeklamsia dengan dampak kesehatan mental ibu yang merugikan, termasuk Karunarathna I. Kusumarathna K. Gunarathna I, meningkatnya angka depresi, kecemasan, dan gangguan Rathnayake B. Jayathilake P. Hanwallange K. stres pascatrauma. Di kelima studi yang ditinjau, wanita Navigating Pre-eclampsia: Anesthesia and ICU dengan preeklamsia secara konsisten menunjukkan tekanan Management Strategies for Maternal and Fetal psikologis yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka Well-being. Uva Clin Lab Retrieved from Res. yang hamil tanpa komplikasi. Hubungan yang teridentifikasi tampaknya didorong oleh mekanisme fisiologisAiseperti Transl Stroke Res. :53Ae65. neuroinflamasi, disfungsi endotel, gangguan aksis HPA, dan aktivitas faktor antiangiogenikAiserta stresor psikososial yang Cipolla MJ. Therapeutic induction of collateral Mohamedain A. Rayis DA. AlHabardi N. Adam I. Association Hasil menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan layanan abortion and preeclampsia: a caseAecontrol study. skrining dan dukungan kesehatan mental ke dalam jalur BMC Pregnancy Childbirth. :715. perawatan prenatal dan postnatal bagi wanita yang Roberts Davis M. Hiatt SO. Gupta N. Dieckmann didiagnosis dengan preeklamsia. Intervensi kesehatan NF, mental, termasuk terapi perilaku kognitif dan psikoedukasi, cardiovascular nursing research to advance Hansen Denfeld mengurangi dampak negatif ini dan harus dianggap sebagai womenAos komponen penting dari perawatan ibu yang komprehensif. :206Ae11. DAFTAR PUSTAKA