Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 Konstruksi Realitas Berita Lgbt Pada Media Online Esadella Unggulya Ramadhani1. Farid Pribadi2 Program Studi Sosiologi. Jurusan Ilmu Sosial. FISH-Unesa 19093@mhs. id1, faridpribadi@unesa. Abstract At present the development of technology is increasing rapidly, this is indicated by the development in the field of information technology. The existence of online media to convey various information to the public. According to research results as of June 2022 by the Reuters Institute, some of the online media that are most in demand by the public, one of which is cnnindonesia. The issue that was widely reported was the LGBT couple Ragil Mahardika and Frederick Vollert. This study aims to understand the text that is reported, identify ideology in the media com and to analyze the media's construction in reporting on the LGBT couple Ragil Mahardika and Frederick Vollert. The theory in this research is social media construction by Peter L berger and symbolic violence by Piere Bordieu. This research method uses qualitative data analysis using Murray Edelman's framing analysis. The results of this study are cnnindonesia. com in reporting related to LGBT couples. In this news the choice of words and sentences tends not to lead to media symbolic violence. In news media, cnnindonesia. com also reports repeatedly but does not use obscure language or sentences. CNNIndonesia media in reporting related to LGBT by displaying responses from various parties such as the chairman of the MUI, legal experts, political figures and government officials. From the news carried out by the media, cnnindonesia. com highlighted related to state law regarding LGBT. This report focuses more on LGBT law because LGBT in Indonesia are considered deviant and same-sex marriage is considered illegal in Indonesia. Saat ini perkembangan teknologi semakin pesat, hal tersebut ditandai dengan adanya perkembangan dalam bidang teknologi informasi. Adanya media online untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Menurut hasil riset per juni 2022 oleh reuters institute, beberapa media online yang paling banyak diminati oleh masyarakat salah satunya adalah cnnindonesia. Isu yang ramai diberitakan yaitu pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederick Vollert. Penelitian ini bertujuan untuk memahami teks yang diberitakan, mengidentifikasi ideologi pada media cnnindonesia. dan untuk menganalisis konstruksi media tersebut dalam memberitakan pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederick vollert. Teori dalam penelitian ini adalah konstruksi sosial media Peter L berger dan kekerasan simbolik oleh Piere Bordieu. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan analisis data menggunakan analisis framing Murray Edelman. Hasil dari penelitian ini adalah com dalam memberitakan terkait dengan pasangan LGBT. Dalam pemberitaan tersebut pemilihan kata maupun kalimat cenderung tidak mengarah kedalam kekerasan simbolik Dalam pemberitaan media cnnindonesia. com juga melakukan pemberitaan secara berulangulang namun tidak dengan menggunakan bahasa atau kalimat pengkaburan. Media cnnindonesia dalam memberitakan terkait dengan LGBT dengan menampilkan tanggapan dari berbagai pihak seperti dengan ketua MUI, pakar Hukum, tokoh politik dan pejabat pemerintah. Dari pemberitaan yang dilakukan oleh media cnnindonesia. com menyorot terkait dengan hukum negara mengenai LGBT. Pada pemberitaan tersebut lebih menyorot terkait dengan hukum LGBT karena LGBT di negara Indonesian dianggap menyimpang dan perkawinan sejenis dianggap ilegal di negara Indonesia. Keywords: Media. News. LGBT. Construction Media. Berita. LGBT. Konstrusi Pendahuluan Saat ini masyarakat dipermudah untuk memperoleh berbagai informasi, informasi tersebut disampaikan dalam bentuk pemberitaan melalui berbagai macam salah satunya yaitu melalui media Dalam hal ini media komunikasi dibagi kedalam beberapa jenis diantaranya yaitu media massa, media elektronik dan media online. Bentuk dari media massa seperti majalah dan Koran. Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 sedangkan media elektronik seperti televisi dan radio dan bentuk dari media online merupakan internet seperti webite. Dari berbagai jenis media tersebut memiliki berbagai strategi yang berbedabeda dalam usaha untuk menarik perhatian masyarakat atau pembaca berita (Nur, 2. Adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat tersebut, sehingga dapat memudahkan manusia dalam mengakses berbagai informasi secara cepat dan tepat. Media online memuat beberapa macam berita mulai dari berita mengenai ekonomi, bisnis, agama, politik, olahraga maupun infotaiment. Berita merupakan sajian berbagai informasi yang dilihat, didengar maupun dibaca oleh masyarakat luas (Irawatiningrum & Rohid, n. Peran media selain sebagai penyalur informasi juga digunakan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat. Isi berita dalam media online tersebut merupakan konsumsi otak bagi masyarakat, sehingga berbagai berita/isu yang diberitakan di masyarakat dapat mempengaruhi (Khatimah, 2. Indonesia juga merupakan negara yang beragam. Keberagaman tersebut memunculkan pro dan kontra dimasyarakat. Isu-isu keberagaman yang marak pada saat ini adalah mengenai kepercayaan atau agama masing-masing masyarakat. Tidak hanya itu,terdapat keberagaman lain seperti LGBT, penyandang disabilitas, maupun mengenai isu perempuan (Valentika & Winduwati, 2019. Salah satu pemberitaan yang ramai diperbincangkan dimasyarakat adalah mengenai LGBT. Dalam pemberitaan terkait dengan LGBT media berlomba-lomba untuk membingkai pemberitaan terkait dengan isu LGBT tersebut. adalah media detik. com, kompas. com dan cnnindonesia. Identitas kelompok LGBT memang masih menjadi kontroversi. Kelompok LGBT sering distigma sebagai kelompok tidak bermoral dan menyimpang, dianggap sumber penyakit HIV/AIDS, bertentangan dengan agama. LGBT sebagai suatu penyakit, serta tidak sesuai dengan ideologi negara. Kelompok LGBT pun dianggap sebagai warga negara kelas dua. Stigma yang didapat oleh kelompok LGBT ini sedikit banyak dipengaruhi oleh pemberitaan media (Hamidah. , et al. Media khususnya media jurnalistik memiliki beberapa peran dalam memberikan informasi mengenai LGBT kepada masyarakat, seperti dengan cara pemberitaan-pemberitaan yang telah diunggah oleh Pemberitaan yang dibuat oleh media tidak berada pada satu pandangan saja. Melainkan pemberitaan yang dibuat oleh media bervariasi meskipun fenomena pemberitaannya sama. Sudut pandang media memberitakan LGBT bergantung pada pandangan media terhadap LGBT. Pandangan media pada LGBT dilihat melalui kecondongan realitas yang dibangun dalam pemberitaan, karena media ada di antara realitas dan juga berbagai kepentingan. Posisi media yang strategis menyebabkan banyak kepentingan dalam pengoperasian media. Hal ini menyebabkan berita yang ditulis media terkadang lebih menonjolkan realitas yang mengedepankan pihak tertentu dibandingkan realitas lain. Berita yang dihasilkan tidak hanya menampilkan fakta dan pendapat narasumber melainkan juga menunjukkan konstruksi yang ingin dibangun oleh media. (Lingga & Syam, 2. Salah satu media online nasional adalah cnnindonesia. Media cnnindonesia. com dapat menyajikan berbagai pemberitaan mengenai nasional, politik, ekonomi, internasional, olahraga, teknologi maupun gaya hidup. Salah satu isu yang sedang ramai diperbincangkan yaitu mengenai pemberitaan LGBT. LGBT merupakan kepanjangan dari Lesbian. Gay. Biseksual dan Transgender. LGBT mencakup mengenai orientasi seksual dan identitas seksual. Orientasi seksual seperti homoseksual, biseksual dll. Sedangkan identitas gender merupakan suatu kondisi biologis seseorang yang ditandai dengan jenis kelamin perempuan atau laki-laki. Diawali dengan podcast Deddy Corbuzier dengan pasangan gay Ragil Mahardika dan Frederik Vollert. Dari akun youtube Deddy Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 Corbuzier dalam kontennya bersama Gus Miftah yang membahas lebih lanjut mengenai podcastnya bersama pasangan LGBT. Konten tersebut menjelaskan bahwa masyarakat beranggapan bahwa Deddy Corbuzier mengkampanyekan LGBT kepada manyarakat, karena hal tersebut dianggap menyimpang. Namun menurut Deddy Corbuzier fenomena LGBT telah ada dimasyarakat dan konten mengenai LGBT telah menyebar luas dimasyarakat. Sehingga dengan adanya kegaduhan dimasyarakat tersebut. Deddy Corbuzier memutuskan untuk menghapus video podcast dengan pasangan LGBT dari akunnya (Sumber : Video Youtube deddy Corbuzie. Adanya isu LGBT yang menjadi perhatian di berbagai kalangan tersebut, membuat media mengunggah berbagai berita. Bentuk media dalam memberitakan mengenai isu LGBT sangat beragam, mulai dari karakter tulisan, gambar, judul berita maupun strategi agar masyarakat tertarik untuk membaca. Dalam penulisan berita tersebut tidak lepas dari kepentingan ideologi yang dianut oleh media online tersebut. Kajian Pustaka 1 Berita sebagai hasil konstruksi media Berita yang disajikan dalam media online merupakan bukan murni dari hasil dilapangan melainkan tergantung pada media yang memberitakan dan tergantung pada ideologi yang dianut dari tiap media. Berita yang disajikan dimedia sosial merupakan hasil dari konstruksi wartawan dan media online, dikarenakan dalam proses meliput berita wartawan menyimpulkan dan menyampaikan berita terkait dengan pandangannya sendiri, sehingga kemudian ditulis dalam bentuk berita dan kemudian tersebarluaskan ke khalayak. Konstruksi sosial merupakan suatu hasil dari ciptaan manusia dengan dunia sosialnya. Realitas ada karena dibentuk oleh individu maupun anggota kelompok. Hal tersebut bertujuan untuk mempengaruhi persepsi maupun pemikiran oranglain, dengan adanya hal tersebut sehingga dapat menjadi norrma maupun tata aturan di masyarakat. Menurut Peter L Berger manusia dan masyarakat merupakan suatu produk yang dealektis, dinamis dan plural secara terus menerus. Selain itu manusia dan masyarakat selama mempunyai aksi dan penghasilnya. Namun manusia juga merupakan hasil atau produk dari masyarakat. Konstruksi sosial media menurut Peter L Berger merupakan suatu perkembangan dari teori konstruksi atau realitas sosial. Dalam teori konstruksi sosial media merupakan teori yang menggambarkan proses sosial tindakan yang dilakukan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga realitas merupakan suatu pengalaman yang dimiliki oleh individu yang telah dikonstruksi melalui pemikiran individu lain agar menjadi suatu keyakinan bahwa terdapat kebenaran dalam realitas tersebut, karena setiap individu memiliki kesadaran untuk menafsirkan pengalaman yang telah dimilikinya dan kemudian diceritakan. Dengan adanya penyebaran berita secara cepat dan luas tersebut sehingga dapat membentuk konstruksi realitas yang sangat cepat pula. Karena media berfungsi sebagai penyebar informasi kepada masyarakat. Dalam proses dialektis terdapat 3 tahapan peristiwa atau momen menurut Berger, yaitu eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Dalam konstruksi realitas berita menurut Berger, berita merupakan hasil dari konstruksi atas realitas. Hal tersebut karena wartawan memiliki pandangan yang berbeda dalam melihat suatu peristiwa dan kemudian dijadikan sebuah teks berita. Pada saat tahap internalisasi wartawan menyerap realitas yang ada dengan penuh kesadaran. Kemudian pada proses eksternalisasi wartawan memaknai suatu realitas. Sehingga berita merupakan hasil dari interaksi antara kedua tahapan tersebut. Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 Media merupakan subjek yang mengkonstruksi realitas, dengan pandangan, bias maupun Media juga tidak hanya mnggambarkan realitas namun juga menunjukkan konstruksi dari media tersebut, sehingga media juga membentuk realitas dalam pemberitaan berita. Isi yang terdapat dalam pemberitaan merupakan suatu produk dari pemberitaan realitas yang dilakukan oleh Oleh karena itu sehingga media bebas untuk memilih realitas mana yang diliput maupun tidak Media juga dapat memilih peristiwa dan memilih sumber berita, dan dapat membingkai suatu Dalam hal itu sehingga media dapat menentukan bagaimana khalayak harus melihat maupun memahami berita dalam kaca mata tertentu. Analisis Framing Erving Goffman merupakan suatu analisis framing yang yang digunakan untuk mengetahui bagaimana suatu realitas dibingkai oleh media. Dalam pembingkaian tersebut melalui proses konstruksi. Melihat bagaimana media menonjolkan atau menekankan berita dengan menggunakan cara maupun teknik yang bagaimana. Seperti dengan adanya bagian berita yang dapat disembunyikan, dihilangkan maupun diinput dalam pemberitaan media. Analisis framing digunakan untuk memaknai berita yang ditampilkan oleh media. Setiap berita yang sama diberitakan berbedabeda oleh media, sehingga dengan menggunakan analisis framing dapat melihat bagaimana pesan maupun peristiwa yang telah dikonstruksi oleh media online tersebut. Dalam analisis framing terdapat 2 esensi yaitu, pertama adalah bagaimana suatu peristiwa tersebut Hal tersebut dengan melihat bagian mana yang diliput dan bagian yang tidak diliput. Kedua yaitu bagaimana suatu fakta tersebut ditulis yang berhubungan dengan pemakaian kata, gambar maupun yang lainnya untuk mendukung berita yang sedang dimuat. Dari analisis framing tersebut yang menjadi pusat perhatian adalah bagaimana pembentukan dari teks, atau dengan melihat wartawan mengkonstruksi peristiwa yang ada dan kemudian menyajikan kepada khalayak. (Eriyanto. Pada analisis framing berita melalui 2 proses setelah pembingkaian. 2 proses tersebut yaitu pertama seleksi isu dan kedua penekanan dan penonjolan isu. Pada proses seleksi isu dengan memilih fakta yang ada dilapangan. Dalam bagian ini terdapat bagian peristiwa yang ditonjolkan maupun dihilangkan dalam pemberitaan. Terdapat 2 cara dalam seleksi isu yang pertama yaitu pemilihan kata, media dan wartawan menyaring fakta dalam pemberitaan. Kedua yaitu skrip, dengan menghubungkan satu fakta dengan fakta yang lainnya. Pada ara kedua ini sehingga berita dapat dipahami oleh khalayak. Kemudian yang proses kedua yaitu penekanan dan penonjolan isu. Pada pennonjolan isu ini dapat dilihat pada berita yang telah disajikan oleh media, dengan melihat bagaimana pemilihan narasumber, kata, gambar, foto yang dapat mendukung para khalayak dalam memahami isi pemberitaan. Menurut Erving Goffman perspektif damaturgi merupakan suatu kerangka analisis dari presentasi simbol yang memiliki efek persuasif. Damaturgi memandang bahwa realitas layaknya seperti sebuah drama karena terdapat panggung depan dan panggung belakang. Setiap aktor berperan sesuai dengan karakter masing-masing, dan berperilaku dalam panggung untuk menciptakan kesan sehingga dapat meyakinkan khayalak. Adanya pendekatan dramaturgi terdapat 2 pengaruh yaitu media sebagai transisi dengan melihat bagaimana aktor menampilkan simbol maupun citra kepada khalayak dan yang kedua yaitu hubungan interaksionis antara khalayak dan aktor. Menurut erving Goffman analisis framing melalui frame sehingga dapat melihat realitas dengan pandangan tertentu sebagai sesuatu yang bermakma dan beraturan. (Eriyanto, 3-. 2 Media. Seksualitas dan Gender Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 Seksualitas merupakan suatu perilaku yang dilaksakan karena adanya dorongan seksual pada dirinya. Adanya perilaku seksualitas tersebut karena merupakan suatu fungsi reproduksi yang dilampiaskan tidak memperdulikan dengan siapa maupun kapanpun itu. Pelaku seksualitas seringkali tidak mengakui identitas seksualnya. Namun pelaku harus mengakui identitas asli yang dimilikinya. Media selalu menyorot mengenai identitas seksual tersebut, sehingga dengan hal tersebut menjadi kegaduhan dimasyarakat. Selain itu masyarakat juga menganggap perilaku seksualitas merupoakan perilaku yang menyimpang dari agama maupun aturan negara. Gender merupakan suatu perbedaan yang membedakan antara perempuan dan laki-laki. Gender dapat dilihat dari perbedaan tingkah laku antara perempuan dan laki-laki. Selain itu gender merupakan kodrat yang dimiliki antara perempuan atau laki-laki dari mereka dilahirkan. Masyarakat dapat mengglongkan antara gender perempuan dan laki-laki melalui karateristik yang dimilikinya, sehingga dalam pemberitaan mengenai isu LGBT tersebut masyarakat sudah mengetahui identitas asli antara perempuan maupun laki-laki. Adanya pemberitaan media mengenai perilaku seksualitas dan gender tersebut merupakan suatu bentuk kekerasan simbolik. Kekerasan simbolik merupakan suatu tindakan dengan memanfaatkan media untuk merugikan orang lain. Dalam kekerasan simbolik dampak yang ditimbulkan memang tidak langsung mengenai fisik, namun dengan menyakiti hati. Kekerasan simbolik pada media online, merupakan suatu bentuk fakta dimasyarakat. Media online dalam menyajikan berita seringkali tidak bersifat objektif dan faktual, karena terdapat kepentingan di luar pemberitaan. Seringkali dijumpai media online dalam memberitakan berita dilakukan secara berulang-ulang dengan isu yang sama. Kekerasan simbolik menurut Piere Bordieu merupakan suatu kekuasaan yang dapat dikendalikan atas tujuan yaitu mendapatkan pengakuan. Sehingga kekuasaan yang dimiliki tidak dapat dikenali Kekerasan simbolik sendiri dengan cara menyembunyikan kekerasan yang ada sehingga dapat diterima. Penanaman kekerasan terjadi secara terus menerus sehingga diterima dan dianggap Media online dalam proses pemberitaan dengan mengkonstruksi berita terhadap realitas, sehingga hal tersebut disebut sebagai kekerasan simbolik. Media dalam meberitakan berita selalu menggunakan berbagai simbol atau bahasa untuk menyembunyikan kekerasan yang ada. Kekerasan pada media dapat terjadi melalui bahasa, isi bahasa, ucapan maupun ekspresi yang disampaikan. Media merupakan pemegang kekuasaan, dimana media bebas memberitakan berita sesuai dengan ideologi yang dianut oleh media online tersebut. Metode Penelitian Jenis penelitian ini adalah kualitatif, pada penelitian ini berfokus pada bagaimana kostruksi media online cnnindonesia. com dalam memberitakan terkait isu LGBT pasangan gay Ragil Mahardika dan Frederik Vollert. Sumber data dari penelitian ini adalah data sekunder, sumber data berasal dari subjek dari penelitian ini adalah isu LGBT pasangan gay Ragil Mahardika dan Frederik Vollert dan Isu LGBT di citayam fashion week. Sedangkan mengenai objek dari penelitian ini adalah media online cnnindonesia. Analisis data dari penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis framing Murray Edelman. Murray Edelman merupakan ahli komunikasi yang banyak menulis mengenai bahasa dan simbol politik dalam berkomunikasi. Dalam bukunya yang berjudul AuContestable Categories and Public OpinionAy yang mengatakan bahwa realitas atau mengenai dunia tergantung pada bagaimana kita dalam membingkai dan mengkonstruksi atau menafsirkan realitas tersebut. Terdapat pilihan mana yang dapat diambil dan tidak dengan pilihan kata-kata semata, namun menghadirkan suatu realitas di Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 tengah masyarakat. Sehingga realitas yang dipahami oleh khalayak merupakan realitas yang telah Adanya realitas tersebut khalayak dipaksa untuk memahami realitas tersebut dengan menggunakan bingkai tertentu (Eriyanto, 185-. Menurut Murray Edelman dalam membingkai suatu realitas dengan beberapa cara yaitu kategorisasi, rubrikasi dan ideologi. Menurut Edelman analisis framing disejajarkan dengan kategorisasi, yaitu abstraksi dan fungsi dari pikiran. Adanya kategorisasi dapat membantu memahami suatu realitas menjadi bermakna. Menurut Edelman kategorisasi berhubungan dengan ideologi. Ideologi sendiri merupakan suatu cara pikir seseorang maupun golongan yang berisi tentang suatu gagasan atau pikiran yang memiliki tujuan bagi kelangsungan hidup manusia. Selanjutnya yaitu rubrikasi, dimana suatu peristiwa dan fenomena harus dijelaskan. Pada rubrikasi suatu peristiwa dikategorikan kedalam rubrik-rubrik. Hal tersebut sehingga pendefinisian realitas dalam segi pemberitaan dapat dilihat dari bagaimana peristiwa tersebut dalam rubrik tertentu. Hasil dan Pembahasan 1 Media Online CNNIndonesia. CNN berdiri pada tanggal 20 Oktober 2014, situs ini merupakan situs internasional yang dapat diakses berbagai negara. CNN menggunakan berbagai strategi untuk menarik minat pembaca di berbagai negara dengan bekerjasama ditiap negara. CNNIndonesia. com berdiri pada tahun 2014 hal ini terbentuk atas kerjasama yang dilakukan oleh Trans Media dan Turner Internasional. Isi dari CNNIndonesia. com yaitu berbagai konten lokal maupun internasional dan berisi berita umum, bisnis, olahraga, hiburan maupu teknologi. CNNIndonesia memiliki visi dan misi yaitu panjang bukan berarti membosankan, pendek tidak berarti dangkal. Panjang pendek bukanlah rumus, panjang pendek bukanlah kungkungan. selain itu banyak berita CNNIndonesia yang menarik perhatian pembaca karena berita dilengkapi dengan gambar, tabel maupun grafik sehingga memudahkan pembaca . Pada penelitian yang akan dijadikan materi kajian terletak pada rubrik nasional. 2 Konstruksi sosial media berita pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederick Vollert Media online cnnindonesia ini merupakan media online yang menyoroti aspek pemberitaan dengan menampilkan berbagai narasumber yang berlatarbelakang hukum, agama dan pemerintah. Dalam pemberitaan dengan dilengkapi terkait dengan UU. Alur pada pemberitaan ini berurutan dimulai dengan viralnya podcast yang mengundang pasangan LGBT, berbagai kritikan kontra LGBT, dan dilanjutkan dengan pemberitaan terkait berbagai narasumber yang menyoroti terkait UU pernikahan Hal tersebut di negara Indonesia LGBT ditolak. Hal tersebut dapat diketahui dari pemberitaan mengenai pasangan LGBT yang mempersoalkan mengenai hukum atau UndangUndang LGBT. Kategorisasi cnnindonesia dalam mengkategorisasikan pemberitaan mengenai pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederick Vollert tersebut memberitakan mengenai podcast pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederick Vollert dan membahas mengenai hukum LGBT dengan pemberitaan yang bernarasumber seperti Ketua MUI. Wakil ketua MUI. Kementrian Agama. Menkopolhukam. Pakar hukum, dan Komisi i DPR. Rubrikasi pada cnnindonesia. com pada pemberitaan pasangan LGBT tersebut ditempatkan pada rubrik nasional dengan beberapa sub rubrik yaitu sub rubrik peristiwa, sub rubrik hukum kriminal dan sub rubrik politik. Ideologi cnnindonesia. com terkait dengan pemberitaan mengenai pasangan LGBT lebih condong mengenai UU yang mengatur tentang hukum Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 LGBT atau pernikahan sejenis. Tabel analisis framing Murray Edelman Tanggal Judul berita Kategorisasi Rubrikasi 09 Mei Ketua MUI Kritik Frame : LGBT diberi ruang di Nasional Pasangan LGBT podcast Peristiwa Malah Diberi Ruang Pihak kita : Ketua MUI di Podcast Youtube Fatwa no 57 Tahun 2014 tentang Lesbian. Gay. Sodomi dan Pihak mereka : Podcast Deddy Corbuzier 10 Mei Anwar Abbas Kritik Keras Konten LGBT di Podcast Deddy Corbuzier LGBT Frame : Konten LGBT di Nasional podcast Deddy Corbuzier Peristiwa Pihak kita : Pengamat sosial dan keagamaan (Anwar Abba. Podcast LGBT tidak layak Pihak mereka : Deddy corbuzier Podcast LGBT 10 Mei Gaduh Podcast Frame : Perkawinan sejenis tak Nasional LGBT. Kemenag diakui Peristiwa Tegaskan Perkawinan Pihak kita : Kementerian agama Sejenis Tak Diakui Pernikahaan sejenis tidak diakui Ideologi Podcast pasangan LGBT Deddy Corbuzier Podcast pasangan LGBT Deddy Corbuzier Hukum Indonesia UU Nomor1 Tahun 1974 Pihak mereka : Podcast LGBT 10 Mei p Gerah Podcast Deddy Corbuzier soal LGBT_ Take Down Pasangan sejenis Frame : Takedown podcast Nasional Deddy Corbuzier Peristiwa Pihak kita : Anggota komisi I DPR RI fraksi p Usulan down podcast pasangan LGBT Usulan untuk mentakedown podcast LGBT Pihak mereka : Deddy corbuzer Podcast LGBT 10 Mei Deddy Corbuzier Frame : Takedown video Nasional Minta Maaf dan Take podcast LGBT Peristiwa Down Video Podcast Pihak kita : Deddy Corbuzier LGBT Menghapus LGBT Pihak mereka : Kritikan Tanggapan Deddy Corbuzier untuk Ketua MUI 11 Mei Buntut Podcast Pengamat sosial dan keagamaan Gaduh Frame : Keberlanjutan podcast Nasional LGBT: LGBT Peristiwa Tanggapan Deddy Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 Video Take Down. Pihak kita : Deddy Corbuzier Deddy Corbuzier Permohonan Minta Maaf menghapus video podcast LGBT Pihak mereka : Berbagai pihak dan Masyarakat 11 Mei Mahfud Klaim Frame : UU mengenai LGBT Nasional Dorong DPR Buat Pihak kita : Menteri koordinator Hukum Pelarangan bidang politik, hukum, dan kriminal LGBT Sejak 2017 keamanan (Mahfud MD) Mengusulkan mengenai LGBT Pihak mereka : Hukum LGBT di Indonesia 11 Mei Respons Mahfud. Frame : Undang-undang LGBT Nasional Komisi i DPR Pihak kita : Anggota Komisi i Politik Pastikan LGBT-Zina DPR RI fraksi p Masuk Draf RKUHP Draf perancangan kitab UU kitab hukum pidana Pihak mereka : LGBT 12 Mei Pakar Hukum Sanggah Mahfud soal Hukum LGBT di RI Hukum LGBT Frame: Hukum LGBT di Nasional Indonesia Hukum Pihak kita : Pakar hukum pidana kriminl UU No 1 Tahun 1974 pasal 1 Pihak mereka : Menteri Koordinator Bidang politik. Hukum dan Keamanan 12 Mei Konten LGBT Deddy Corbuzier yang Disorot Mahfud MD dan Delik di RKUHP Hukum LGBT di Indonesia Frame : Kritik terhadap konten Nasional LGBT Deddy Corbuzier Hukum Pihak kita : Menkopolhukam kriminl (Mahfud MD) Corbuzier untuk Usulan pembuatan UU mengenai LGBT LGBT termasuk dalam RKUHP Tanggapan dari Menkopolhukam yang dinilai salah karena sudah ada Berbagai kritikan pasangan LGBT Hukum LGBT Pihak mereka : Anggota komisi i DPR RI fraksi p (Arsul Draf RKUHP hasil pembahasan di DPR periode 2014-2024 12 Mei LGBT Masuk Draf Frame : RKUHP LGBT Rubrik RKUHP, Publik Pihak kita : Staf CRM (Riska nasional Minta Transparansi Carolin. Subrubrik Transparansi RKUHP LGBT Pihak mereka : Anggota komisi i DPR RI Fraksi p LGBT dan Zina termasuk pada RKUHP 12 Mei Podcast Deddy. Frame : LGBT di RKUHP Nasional LGBT dan Ancaman Pihak kita : Staf CRM (Riska Hukum Tuntutan mengenai draf RKUHP mengenai LGBT Hukum LGBT di RKUHP Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 Diskriminasi RKUH di Carolin. Jauhi ranah privat warga negara Pihak mereka : Pemerintah 12 Mei Mahfud UU Frame : Hukum LGBT Nasional Perkawinan Bukan PIhak kita : Menkopolhukam Hukum Hukum untuk (Mahfud MD) Memidanakan LGBT UU No 1 Tahun 1974 Pihak mereka : Pakar hukum pidana UI (Chudry Sitompu. 13 Mei Pakar Hukum_ Frame : Hukum LGBT di Nasional KUHP Saat Ini Baru KUHP Atur Kejahatan Pihak kita : Menteri koordinator Hukum Seksual Sesama Jenis bidang politik, hukum dan kriminal Tanggapan Menkopolhukam terkait dengan UU nomor 1 LGBT KUHP Hukum LGBT di KUHP Pihak mereka : Pakar hukum pidana universitas trisakti (Abdul Fickar H) Pakar hukum pidana Universitas Muhammadiyah Jakarta (Chairul Hud. Pasal 281, 292 KUHP 3 Kekerasan simbolik cnnindonesia. com dalam berita pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederick Vollert Media merupakan suatu objek yang dapat melakukan kekerasan simbolik dalam menyajikan suatu Sebagai media yang menyampaikan berbagai informasi seharusnya bersifat netral, namun dibalik isi berita yang diberitakan oleh media tersebut terdapat kepentingan diluar pemberitaan. Sehingga isi berita tersebut tidak dapat dipertanggung jawabkan. Pemberitaan yang diunggah dalam bentuk berita tersebut seringkali hanya berisi sebuah pendapat, pandangan dan dilakukan secara berulang-ulang sehingga hal tersebut dapat meyakinkan pembaca padahal belum benar kebenaran berita tersebut. Media juga melakukan kekerasan melalui bahasa yang digunakan di dalam isi Dari beberapa bahasa yang digunakan tersebut seringkali pembaca tidak tersadar jika hal tersebut sudah termasuk dalam kekerasan simbolik yang dilakukan oleh media. Dalam hal ini media atau penulis berita berperan sebagai pemegang kekuasaan sehingga mereka bebas untuk mengkonstruksi realitas secara terus menerus melalui bahasa maupun penkaburan bahasa yang dilakukan(Gusnita et al. , n. Dari temuan data yang telah diperoleh, cnnindonesia. com dalam memberitakan terkait dengan pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederick Vollert. Dalam pemberitaan tersebut pemilihan kata maupun kalimat cenderung tidak mengarah kedalam kekerasan simbolik media. Dalam pemberitaan media cnnindonesia. com juga melakukan pemberitaan secara berulang-ulang namun tidak dengan menggunakan bahasa atau kalimat pengkaburan. Media cnnindonesia dalam memberitakan terkait dengan LGBT dengan menampilkan tanggapan dari berbagai pihak seperti dengan ketua MUI, pakar Hukum, tokoh politik dan pejabat pemerintah. Dari pemberitaan yang dilakukan oleh media com menyorot terkait dengan hukum negara mengenai LGBT. Paradigma. Volume 12. Number 2, 2023 Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti mengambil kesimpulan mengenai hasil analisis framing dari media cnnindonesia. com mengenai pemberitaan pasangan LGBT yaitu terdapat perbedaan dalam memberitakan setiap berita yang diunggah. Konstruksi yang dilakukan media cnnindonesia dalam memberitakan terkait pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederick Vollert yaitu dengan menyoroti aspek pemberitaan dengan menampilkan berbagai narasumber yang berlatarbelakang hukum, agama dan pemerintah. Dalam pemberitaan dengan dilengkapi terkait dengan UU. Media Cnnindonesia merupakan pihak kontra terhadap LGBT, dalam pemberitaan yang dilakukan oleh media cnnindonesia mengenai pasangan LGBT juga dapat diketahui terkait dengan tanggapan dari berbagai narasumber mengarah pada penolakan adanya LGBT. Alur pada pemberitaan ini berurutan dimulai dengan viralnya podcast yang mengundang pasangan LGBT, berbagai kritikan kontra LGBT, dan dilanjutkan dengan pemberitaan terkait berbagai narasumber yang menyoroti terkait UU pernikahan sejenis. Hal tersebut di negara Indonesia LGBT ditolak. Karena negara Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman agama namun mayoritas agama di negara Indonesia adalah mayoritas agama islam, negara Indonesia juga merupakan negara hukum, sehingga LGBT di negara ini dianggap merupakan sikap yang menyimpang dari hukum negara maupun agama. Daftar Pustaka