Volume 4 Issue 1 . Pages 52 - 66 Bata Ilyas Educational Management Review ISSN : 2828-2256 (Onlin. Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Andi Mansyur 1 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Abstrak Penelitian ini membahas tentang Strategi Pengembangan dan Pengadaan Koleksi Bahan Pustaka di Perpustakaan Pascasarjana UIN Alauddin. Pokok permasalahan yang diangkat dalam Penelitian ini adalah bagaimana Strategi Pengembangan dan pengadaan koleksi bahan Pustaka di Perpustakaan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Pengembangan dan pengadaan bahan pustaka dan dalam menerapkan strategi seleksi dan pengadaan bahan pustaka di perpustakaan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Dalam penelitian ini merupakan penelitian lapangan . jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan ialah obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah kepala perpustakaan dan pustakawan di Perpustakaan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Kata kunci : Pengembangan dan Pengadaan Bahan Pustaka Copyright . 2024 Andi Mansyur A Corresponding author : Email Address : mansyur. andi@gmail. PENDAHULUAN Perguruan tinggi merupakan suatu lembaga ilmiah yang proses kehidupannya adalah proses belajar mengajar, proses peningkatan kecerdasan yang dilandasi oleh akhlak yang tinggi. Sebagai suatu almamater perguruan tinggi adalah satu kesatuan yang bulat antara pengajar, karyawan, administrasi dan perpustakaan yang harus mampu melaksanakan fungsi tridarma perguruan tinggi yaitu : pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Sistem pendidikan diperguruan tinggi berfungsi untuk menghasilkan ilmuan yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu, sehingga mampu membangun dirinya secara pribadi seutuhnya, serta mampu mengembangkan keilmuannya untuk turut serta dalam membangun bangsa dan negara. Dukungan perpustakaan perguruan tinggi antara lain berupa penyediaan koleksi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa . , titik temu antara koleksi dan kebutuhan ini menjadikan perpustakaan sebagai bagian integral dari kegiatan belajar Sistem penelitian diarahkan kepada penemuan dan pengembangan teori, hukum atau kaidah, prinsip, informasi inferensi atau kegenerasi baru, atau pengujian kembali dan renovasi penemuan dan pengembangan terdahulu sehingga memberikan manfaat untuk keperluan menggambarkan, menerangkan, memprediksi bahkan Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 | 52 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. mengendalikan gejala-gejala alam, termasuk unsur manusia dengan budaya serta Perpustakaan perguruan tinggi adalah perpustakaan yang berada di bawah naungan lembaga pendidikan tinggi. Fungsi utama perpustakaan perguruan tinggi adalah mendukung proses belajar mengajar dan penelitian di perguruan tinggi yang Mengacu pada tugas dan fungsi tersebut maka sudah jelas bahwa perpustakaan hari ini akan mempertimbangkan rasio koleksi yang mampu disandingkan dengan jumlah masyarakat yang akan dilayaninya. Perkembangan zaman saat ini ditandai dengan terjadinya perubahan yang sangat cepat, perubahan dalam segala bidang kehidupan masyarakat. Perpustakaan sebagai lembaga yang orientasinya melayani masyarakat penggunanya, harus tanggap dengan perubahan itu kalau tidak ingin ditinggalkan. Perpustakaan harus cepat beradaptasi dengan perkembangan yang terjadi, bukanya mengisolir dalam dunianya sendiri. Masih tentang pentingnya perpustakaan dalam penyelengaraan pendidikan di lembaga pendidikan tinggi, jika merujuk Pasal 106 PP RI Nomor 30 tahun 1990 tentang pendidikan tinggi menyebutkan bahwa mahasiswa berhak memanfaatkan fasilitas belajar dalam rangka kelancaran proses belajar, salah satu bentuk fasilitas itu adalah perpustakaan dan koleksi yang tersedia didalamnya. Perpustakaan merupakan salah satu unit layanan teknis yang dapat menunjang pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Perpustakaan saat ini bukan lagi merupakan hal yang baru di kalangan masyarakat, seperti di sekolah-sekolah, baik sekolah umum maupun sekolah kejuruan, instansi pemerintah maupun swasta. Meski bukan merupakan hal yang baru, masih banyak orang yang memberikan definisi yang salah tentang perpustakaan. Banyak masyarakat yang mengasosiasikan perpustakaan itu dengan buku-buku, sehingga setiap tumpukan buku pada suatu tempat tertentu disebut perpustakaan. Padahal tidak setiap semua tumpukan buku dapat dikatakan sebagai perpustakaan. Memang salah satu ciri perpustakaan adalah adanya bahan pustaka atau koleksi Padahal arti perpustakaan itu adalah merupakan unit kerja, perpustakaan harus mengelola sejumlah bahan pustaka, perpustakaan harus dimanfaatkan oleh pengguna, sesuai dengan fungsinya sebagai sumber informasi. Agar koleksi perpustakaan dapat dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya, ada dua hal yang harus dimiliki oleh perpustakaan, pertama bahan pustaka yang sesuai dengan sumber daya yang tersedia sekaligus memenuhi kebutuhan pemakainya. Kedua, pustakawan yang berpengalaman dalam melakukan seleksi bahan pustaka dan mempunyai kemampuan dalam mengantisipasi kebutuhan informasi, minat dan selera pemakainya. Sesuai dengan pernyataan Soejono Trimo bahwa : AySuatu perpustakaan dapat dikatakan berhasil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. Bilamana masyarakat yang dilayaninya merasa puas atas bahan-bahan yang tersedia dan koleksi tersebut benar-benar dipilih oleh pustakawan sesuai dengan kebutuhan, minat dan selera Setiap perpustakaan memiliki tanggung jawab dengan tuntutan profesionalisme pengelolaan, guna menjawab perkembangan zaman dan merespon serta berusaha memenuhi kebutuhan pemustaka yang selalu berkembang. Indonesia sebagai negara berkembang memiliki tanggung jawab besar dalam bidang pengembangan Berbeda dengan perpustakaan negara maju pada umumnya yang telah memiliki masyarakat pengguna yang menempatkan informasi sebagai kebutuhan . bukan pada keinginan . sehingga kehadiran perpustakaan sangat mendapat Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 | 53 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. respon yang sangat serius, baik dari kalangan pengelolah organisasi (Pustakawa. , pemegang kebijakan dalam hal ini pimpinan dari lembaga dimana perpustakaan berada, sampai pada pengguna perpustakaan yang merupakan sasaran dari berdirinya sebuah Pengembangan koleksi menjadi tanggung jawab pengelola perpustakaan, yang pelaksanaannya harus memperhatikan berbagai hal : . Kebutuhan informasi bagi pemustaka . Ketersediaan dana . Varian subjek ilmu pengetahuan . Jenis Koleksi . Jumlah Koleksi . Harga . Kualitas penerbitan dsb. Dalam konteks lebih luas, pengembangan koleksi juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan (Stake holder. , pemustaka . , pemerintah . ebagai pihak pemberi dan. , masyarakat, penerbit, pemasok, dan pimpinan. Pertimbangan berikutnya yang memperlancar kegiatan pengembangan koleksi yaitu terkait dana yang dibutuhkan. Setiap perpustakaan apapun jenisnya atau ukuranya, harus menyisihkan sebagian dari anggaranya untuk pengembangan koleksi. Berapa persen yang disisihkan dari anggaran total untuk pengembangan koleksi. Seleksi dapat dilakukan dengan menyesuaikan tipe perpustakaan dan struktur organisasi di setiap perpustakaan. Pada prinsipnya staf yang dapat melakukan seleksi bahan pustaka mencakup pustakawan, spesialis subyek termasuk guru/dosen, pimpinan organisasi induk, komisi perpustakaan bila ada maupun anggota lain. Pengembangan koleksi dapat dilakukan dengan beberapa cara pengadaan, namaun bisa dipastikan bahwa pengembangan koleksi yang sesuai dengan keinginan adalah koleksi yang diperoleh melalui pembelian. Survei awal yang dilakukan calon peneliti di Perpustakaan Stikes Mega Reski menemukan bahwa sumber penganggaran untuk dana pengembangan koleksinya masih belum terlaksna dengan baik. Lembaga induk menyediakan dana untuk perpustakaan setiap tahunya cukup berfariasi, namun fariasi itu tidak selalu pada peningkatan, namun terkadang terjadi pemangkasan anggaran untuk perpustakaan. UU No. 43 tahun 2007 menjelaskan bahwa salah satu sumber pendanaan untuk perpustakaan melalui dana pendidikan. Dana pendidikan setiap tahunya selalu bertambah, namun pada kenyataanya suplai dana yang disalurkan untuk perpustakaan belum sebagaimana mestinya. Seleksi bahan pustaka merupakan kegiatan penting yang perlu dilakukan karena berhubungan dengan mutu perpustakaan. Perpustakaan akan menjadi tidak berarti apabila koleksinya tidak sesuai dengan kebutuhan pemustakanya, mengidentifikasi kebutuhan koleksi dari segi subyek maupun jenis materi spesifik kemudian mengetahui berapa banyak dana yang tersedia dan mengalokasikan untuk tiap-tiap kategori subyek dan melakukan rencana identifikasi potensi materi yang bermanfaat untuk diperoleh dan kemudian melakukan penelusuran untuk materi-materi yang diinginkan. Berdasarkan Undang-undang perpustakaan nomor 43 tahun 2007 pasal 11 tentang standar nasional perpustakaan, dimana dalam pasal ini di ayat pertama menjelaskan bahwa koleksi perpustakaan yang tersedia harus berdasarkan standar nasional Kemudian dipertegas dalam pasal 24 ayat 1 yang menjelaskan bahwa setiap perguruan tinggi menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memerhatikan standar njasional pendidikan. Ayat 2 di pasal yang sama menjelaskan perpustakaan sebagaiman dimaksud dalam pasal 24 ayat 1 memiliki koleksi, baik jumlah judul maupun jumlah eksemplarnya yang mencukupi untuk mendukung pelaksanaan pendidikan penelitian, dan pengabdian kepada 54 | Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. Tugas awal yang dilakukan oleh pustakawan adalah menghimpun koleksi yang Indikasi untuk menilai kolekis berkualitas sebagaimana termuat dalam sebuah jurnal dengan judul kebijakan umum sumber daya informasi di Universitas College Dublin yang terdapat di Republik Irlandia menjelaskan bahwa dalam pengembangan koleksi perlu memperhatikan asas relevansi, kebutuhan pemustaka, kelengkapan, kemutakhiran, kerja sama, dan rangkaian kerja. Berdasarkan pengalamana pribadi sebelumnya mengenai sistem pengadaan koleksi pada perpustakaan, maka dalam kegiatan pemilihan dan pengusulan pengembangan koleksi membutuhkan sarana alat bantu untuk memudahkan memilih koleksi yang diperlukan. Adapun alat bantu yang digunakan dalam pemilhan buku adalah katalog penerbit, usulan dari staf dan dosen, survei ke toko buku atau hunting langsung. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar yang dikhususkan di bagian seleksi dan pengadaan bahan pustaka yang dimana Perpustakaan pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin sudah menerapkan yang namanya pengadaan bahan pustaka yang diadakan satu tahun sekali adapun cara pengadaan bahan pustaka melalui pembelian dan hadiah. Koleksi pada sebuah perpustakaan memegang peranan yang sangat penting karena produk utama yang ditawarkan oleh sebuah perpustakaan adalah ketersediaan koleksi yang lengkap dalam perpustakaan. Koleksi harus disesuaikan dengan kebutuhan Koleksi merupakan daya tarik utama dari sebuah perpustakaan. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang menggunakan wawancara untuk mendeskripsikan data yang penulis peroleh dari informan, untuk memperoleh gambaran yang jelas dan terperinci tentang bagaimana strategi seleksi dan pengadaan bahan pustaka koleksi di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Penelitian deskriptif adalah suatu metode penelitian yang ditunjukan untuk mengambarkan fenomena-fenomena yang ada, yang berlangsung pada saat ini atau saat yang lampau. Lokasi yang dijadikan penulis sebagai tempat untuk melakukan penelitian ini bertempat di Jl. HM. Yasin Limpo samata Gowa tepatnya di Unit Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Alasan Penulis menjadikan Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar sebagai tempat untuk meneiliti adalah penulis ingin mengetahui Strategi Seleksi dan Pengadaan Bahan Pustaka di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari objek yang diteliti. Menurut Sugiyono . Menyatakan bahwa dapat dilakukan saat peneliti mulai memasuki lapangan dan selama penelitian berlangsung memilih orang tertentu yang dipertimbangkan akan memberikan data yang diperlukan dan selanjutnya berdasarkan data atau informasi lainnya yang diharapkan dapat memberikan data yang lebih lengkap. Yang dimaksud dengan instrumen penelitian adalah alat yang digunakan dalam melaksanakan penelitian yang sesuai dengan metode yang digunakan. Adapun instrumen yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data antara lain: Wawancara, kegiatan wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur, dan dapat dilakukan melalui tatap muka . ace to fac. maupun dengan Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 | 55 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. menggunakan telepon (Sugiyono, 2012: . pedoman wawancara adalah proses tanya jawab dalam penelitian yang berlangsung secara lisan dimana wawancara tersebut dilakukan terhadap responden yang dianggap mampu memberikan data tentang apa yang sedang diteliti dengan menggunakan alat Oppo Neo7. Kamera adalah alat yang digunakan untuk mendokumentasikan data penelitian berbentuk gambar. Tape Recorder (Perekam suar. adalah alat yang digunakan untuk merekam pada saat wawancara berlangsung. Sehingga informasi yang diberikan oleh informan menjadi lebih akurat dan objektif. Dalam hal ini peneliti akan menggunakan handphone Oppo Neo7 untuk merekam percakapan tersebut nantinya. Penelitian sendiri sebagai instrument kunci dari penelitian tersebut HASIL PENELITIAN Setelah medapatkan ijin penelitian dari pihak perpustakaan yang bersangkutan, penulis mulai melaksanakan penelitian sejak 01 Agustus sampai dengan 30 agustus 2021. Dalam memperoleh data-data penulis melakukan wawancara kepada narasumber yaitu pustakawan selama satu hari dengan frekuensi waktu 1 jam dalam pertemuan. Dibagian ini akan diuraikan hasil penelitian yang telah diperoleh, baik melalui wawancara, observasi ataupun dokumentasi. Pengambilan data penulis dilakukan kepada pustakawan utama tentang bagaimana kinerja pustakawan dalam melakukan Strategi Seleksi dan Pengadaan Bahan Pustaka di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara terhadap 3 informan yang status sebagai pustakawan yang bertugas di kantor Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar khususnya di bagian pengadaan. Dari hasil penelitian tersebut, hasil penelitian dapat disajikan dalam bentuk deskriptif. Mengetahui kinerja pustakawan perpustakaan secara menyeluruh . enis dan jumlah koleksi, penambahan koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Megetahui kendala yang dihadapi oleh pustakawan dalam mengembangkan Perpustakaan yang dimiliki oleh Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Instrument yang digunakan penulis dalam pengumpulan data penelitian ini adalah berupa pedoman wawancara. Kategori penelitian ini merupakan kategori penelitian berdasarkan metode deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan sifat sesuatu yang sedang berlangsung, dengan tujuan agar objek yang di kaji dapat di bahas secara mendalam. Strategi Seleksi bahan pustaka Bahan Pustaka di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Menyiapakan daftar katalog. Pengecekan katalog perpustakaan. Pengecekan Anggaran Pengadaan Bahan Pustaka Pengadaan koleksi melalui Pembelian,Sumbangan . artisipasi mahasisw. Pembelian . Hadiah kendala-kendala yang dihadapi dalam menerapkan strategi seleksi dan pengadaan bahan pustaka di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. daftar katalog sudah outdated 56 | Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. Kurangnya tingkat kesadaran pengguna Perpustakaan Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar dalam memanfaatkan layanan usulan . Tiap tahunya anggaran pengadaan koleksi tidak menentu. Alat Bantu Dalam Pemilihan Bahan Pustaka . Katalog penerbit . Majalah tinjauan buku Selektor Koleksi . Pustakawan . Staf yang ada di Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Pembayaran Bahan Pustaka . Melalui bendahara . Kepala perpustakan Strategi Seleksi bahan pustaka Bahan Pustaka di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Strategi perpustakaan adalah suatu rumusan garis-garis besar keputusan dan tindakan yang ditetapkan oleh pengambilan keputusan untuk dilakukan dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditetapkan oleh pengambilan keputusan untuk dilakukan dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditatapkan. Strategi merupakan suatu bentuk atau rencana yang mengintegrasikan tujuan-tujuan utama, kebijakan-kebijakan dan rangkaian tindakan dalam organisasi dalam suatu organisasi menjadi satu kesatuan yang utuh. Strategi jika diformalisasikan dengan baik, akan membantu penyusunan dan mengalokasikan sumber daya yang dimiliki perpustakaan menjadi suatu bentuk yang unik dan dapat bertahan. Perpustakaan pascasarjana Universitas Islam negeri Alauddin Makassar mempunyai rencana mengembangkan koleksi yang sesuai dengan tuntutan, minat dan selera dari para pemustaka perpustakaan dengan tetap menjaga kualitas dari koleksi tersebut. Selain itu juga perpustakaan ini juga sepakat untuk mengembangkan koleksi yang berupa jurnal baik jurnal tercetak maupun elektronik serta rencana kedepannya juga akan menjalin kerjasama antar perpustakaan perguruan tinggi khususnya perpustakaan perguruan tinggi Islam. Rencana lain yang dilakukan oleh perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam negeri Alauddin ini menurut hasil wawancara adalah akan membangun repository tersendiri untuk karya-karya yang dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa Pascasarjana selama ini. Seleksi bahan pustaka merupakan kegiatan penting yang perlu dilakukan karena berhubungan dengan mutu perpustakaan. Perpustakaan akan menjadi tidak berarti apabila koleksinya tidak sesuai dengan kebutuhan pemustakanya. Adapun strategi dan tahapan proses seleksi bahan pustaka di Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Ada beberapa langkah dalam proses seleksi disemua jenis perpustakaan antara lain, mengidentifikasi kebutuhan koleksi dari segi subyek maupun jenis materi spesifik kemudian mengetahui berapa banyak dana yang tersedia dan mengalokasikan untuk tiap-tiap kategori subyek dan melakukan rencana identifikasi potensi materi yang bermanfaat untuk diperoleh dan kemudian melakukan penelusuran untuk materi-materi yang diinginkan. Strategi pengadaan koleksi adalah kegiatan yang merupakan dari implementasi dari kebutuhan dalam melakukan seleksi yang mencakup semua kegiatan untuk Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 | 57 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. mendapatkan bahan pustaka yang telah dipilih dengan cara membeli, tukar menukar, hadiah atau dengan cara menerbitkan sendiri. Menyiapakan daftar katalog Pemustaka dapat melakukan pemilihan, baik atas inisiatif sendiri maupun permintaan perpustakaan. Caranya adalah dengan mengisi formulir yang telah disediakan oleh perpustakaan berisi daftar bibliografis yang lengkap. Setelah itu formulir tersebut diisi, kemudian diserahkan ke perpustakaan. Apabila usulan tersebut disetujui, maka formulir akan diberi paraf dan tanggal, lalu dikumpulkan, dan dibuat daftar Seperti yang diungkapkan inforaman 1 bapak Syamsir " Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar telah menyiapkan katalog terbaru untuk melakukan pemilihan koleksi yang perlu diadakan dan bukan hanya pustakawan yang memilih tetapi dosen dan staf biasanya memesan koleksi kepada pemustaka untuk membeli buku yang dapat memenuhi kebutuhannya". awancara 20 Agustus 2. Menurut Informan II Laode : "pertama-tama menyuratkan dulu kefakultas untuk memasukkan judul koleksi yang dibutuhkan pemustaka. Baru pihak kepala perpustakaan mengirim daftar koleksi apasaja yang dibutuhkan oleh pemustaka ke rektorat agar koleksi tersebut di pajang sesegera mungkin di rak supaya pemustaka dapat meminjam koleksi yang dibutuhkannya". awancara 24 Agustus 2. Pengecekan katalog perpustakaan Apabila perpustakaan telah memiliki katalog yang benar dan lengkap, semua data pustaka dapat dicek lewat katalog perpustakaan. Apabila pustaka yang diusulkan untuk diadakan sudah ada, maka usulan tersebut dibatalkan. Namun apabila ternyata perpustakaan belum memilikinya, atau jumlah eksemplarnya dianggap belum cukup, maka usulan tersebut dapat diterima. Menurut informan II Bapak Laode "setelah melakukan pengecekan bahwa koleksi yang dipilih di Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar sudah ada maka pustakawan membatalkan daftar usulan namun jika koleksi tersebut belum ada dan jumlahnya pun belum banyak maka perlu ditambah" . awancara 24 Agustus 2. Pengecekan Anggaran Anggaran pengadaan bahan pustaka selalu terbatas, baik di perpustakaan kecil maupun besar, maka di perlukan pemikiran yang matang dalam mengeluarkan Karena keterbatasan anggaran, tidak semua usulan yang diterima dan telah dinyatakan dapat diteruskan, dapat dilaksanakan pengadaanya secara serentak. Informan I bapak Syamsir mengatakan bahwa "Anggaran pengadaan koleksi sebenarnya tidak ditentukan berapa dana dalam setahun untuk pengadaan koleksi akan tetapi pihak perpustakaan hanya pembeli buku sesuai dengan anggaran yang ada "(Wawancara 24 Agustus 2. Hal yang sama dikatakan informan i Ibu Sukma bahwa : "seleksi pengadaan bahan pustaka di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar memiliki anggaran dana yang cukup untuk mengadakan koleksi bahan pustaka. Pada tahun 2020 kemarin mendapatkan anggaran pembelian koleksi, dengan demikian kebutuhan koleksi buku diharapkan dapat terpenuhi semua, walaupun harganya ada yang relatif mahal dan jumalah koleksi yang dibeli disesuaikan dengan anggaran dana yang ada". awancara 24 Agustus 2. 58 | Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. Usulan dari staf dan Dosen Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar memberi kesempata kepada staf, dosen dan Mahasiswa untuk memberika saran atau usulan kepada perpustakaan tetang buku yang dibutuhkan dan harus diadakan. Daftar usulan tersebut sangat membatu perpustakaan dalam hal penambahan koleksi. Setelah usulan tersebut sampai keperpustakaan, pihak perpustakaan menyeleksi usulan tersebut. Apabila buku yang di maksud bersifat wajib dan perpustakaan belum memiliki, maka buku tersebut akan segera diadakan. Kriteria Seleksi Kriteria-kriteria secara umum yang ditetapkan dalam seleksi. Yaitu: Tujuan, cakupan, dan kelompok pembaca bahan pustaka yang dipilih untuk dikembangkan dan diadakan harus secara sungguh-sungguh dipertimbangkan dan diusulkan kesesuaiannya dengan tujuan, cakupan dan kelompok pembaca. Tingkatan koleksi. Hal ini menjadi salah satu faktor utama untuk menentukan seleksi Tingkat mana yang diprioritaskan dapat berbeda antara perpustakaan yang satu dengan perpustakaan yang lain. Dasar perbedaan tersebut ditimbulkan adanya perbedaan tipe dan jenis-jenis perpustakaan. Otoritas dan kredibilitas pengarang. Karena jika pengarang bukan pakar yang dikenal dalam bidangnya, kualifikasinya dalam penulisan buku harus diteliti dengan baik sehingga otoritas pengarang harus ditentukan secermat-cermatnya. Harga. selektor perlu mempertimbangkan secara bertanggung jawab ketika memutuskan pemilihan bahan pustaka diatas harga rata-rata karena apabila buku yang terbilang mahal itu menjadi salah satu daftar pengembangan koleksi dan tidak terlalu dibutuhkan dan tidak terlalu digunakan oleh pustakawan atau pemustaka maka perpustakaan mengalami kerugian dari berbagai sisi. Kemutakhiran. Data tentang tanggal penerbitan bahan pustaka menjadi penting Karena ilmu pengetahuan dan terutama teknologi berkembang dengan sangat cepat. Jangan sampai perpustakaan mengadakan pengembangan dan pengadaan koleksi yang telah diterbitkan beberapa tahun yang lalu sehingga nilai instrinstik dan kemutakhirannya berkurang. Penyajian fisik buku. Karena bahan pustaka seharusnya bersih,tertata dengan rapi agar pemustaka senag berkunjung ke perpustakaan. Menurut Informan I bapak Syamsir mengatakan bahwa: "Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar hanya menyesuaikan dengan kebutuhan pemustakannya dan menyiapkan apa-apa saja yang dibutuhkan setiap pengujung yang datang". awancara 25 Agustus 2. Dari pernyataan informan diatas penulis dapat menyimpulkan bawah strategi seleksi dan pengadaan bahan pustaka di Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yaitu dengan lima cara, yang pertama menyiapkan daftar katalog, kedua melakukan pengecekan katalog karna biasanya daftar usulan yang diinginkan pemustaka itu sudah ada diperpustakaan jadi pihak perpustakaan tidaka akan membeli buku itu lagi, ketiga anggaran pengadaan itu tidak menentu tiap tahunya namu pihak perpustakan hanya membeli koleksi yang sesuaia dengan angaran yang ada, keempat, usulan dari staf atau dosen. kelima kriteria dalam menyeleksi bahan pustaka, namun Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar telah memenuhi standar yang berlaku bahwa telah mengikuti sebagian dari proses dilakukanya seleksi dan pengadan bahan pustaka selama ini. Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 | 59 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. Pengadaan koleksi melalui Pembelian. Sumbangan . artisipasi mahasisw. Koleksi pada perpustakaan perguruan tinggi tidak jauh beda dengan perpustakaan pada umumnya terdiri atas buku dan non buku, masing-masing jenis koleksi terdiri atas beberapa macam koleksi. Semua jenis koleksi tadi mempunyai ciri dan kegunaan Apabila koleksi itu dikombinasikan, akan memberikan informasi yang lebih lengkap dan semakin memperkaya ilmu pengetahuan pembacanya. Buku terdiri atas buku bacaan, buku referensi, buku teks, dan fisik sedangakan koleksi non buku terdiri atas: terbitan berseri, . ajalah, surat kabar, dan lain-lai. Brosuer phamphlet, guntingan surat kabar . , serta bahan pandang dengar . udio visua. Menurut Sulistiyo-Basuki, . 1: . hadiah bahan pustaka ada juga kaitanya pada perpustakaan karena diwajibkan ataupun sukarela. Semua itu dapat dimanfaatkan perpustakaan untuk mengembangkan koleksinya. Adapun yang perlu diperhatikan dalam pengadaan koleksi melalui hadia yatitu : Pertimbangan dalam hadiah. Sebelum perpustakaan memutukan untuk menerima hadiah bahan pustaka, sebaiknya perpustakaan mempunyai persyaratan yang dapat dijadikan sebangai bahan pertimbangan yaitu: Penilaian secara seksama mengenai kesesuaian subjek koleksi yang sedang dikembangkan oleh perpustakaan. Kebebasan bagi perpustakaan dalam mengolah koleksi yang dihadiahkan sesuai dengan kepentingan perpustakaan. Cara penerimaan hadiah Ada dua cara yang dapat ditempuh dalam penerimaan hadiah bahan pustaka, yaitu hadiah atas permintaan sendiri dan hadiah tidak atas permintaan. Hadiah atas permintaan, yaitu: Mempesiapkan daftar donator yang akan diminta sumbangannya . Perpustakaan menyusun daftar bahan pustaka yang aka diajukan . Daftra permohonan dapat dikirim disertai surat pengatar . Penerimaan hadiah tidak atas permintaan: Bahan pustakan yang dikirim dicocokan dengan surat pengantar . Perpustakaan menulis ucapa terima kasih . Periksa apakah subjeknya sesuai dengan tujuan perpustakan apakah terjadi jika sesuai, segera diproses . Apabila tidak sesuai, disisihkan sebagai bahan pertukaran atau dihadiahkan kepada orang lain (Qalyubi, 2007: . Pengadaan koleksi bisa melalui beberapa cara, yakni membeli,tukar menukar, titipan, hadiah, akan tetapi dalam pengadaan koleksi Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar hanya menggunakan dua cara dan pengadaan dilakukan satu kali dalam setahun. Menurut Informan II bapak Laode mengatakan bahwa: "pengadaan koleksi di Unit pelaksana Teknis Perpustakaan Universitas Negeri Makassar dengan cara pembelian langsung ke penertbit atau toko-toko buku yang ada dalam daftar, dengan terlebih dahulu melakukan seleksi koleksi yang di butuhkan setelah itu daftar buku-buku yang telah diseleksi akan diberikan kepada pimpinan". wancara 27 Agustus 2. 60 | Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. Pernyataan Informan II tersebut juga ditambahkan oleh informan I yang diungkapakan sebagai berikut: "pengadaan koleksi di Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yaitu pengadaan koleksi dengan cara pembelian langsung ke tokotoko dan memesang langsung kepenerbit dalam pemebelian koleksi pimpinan menyuruh pustakawan untuk mencari koleksi koleksi yang dibutuhkan pemustaka misalnya buku yang berkaitan dengan ilmu ekonomi terbitan 2015/2016 maka itu akan diutamakan untuk dibeli jadi sebagai pustakawan itu, mencari ketika ada buku-buku keluaran terbaru maka itu yang diutamakan untuk dibeli. Dengn sumbangan yang ada itu biasanya yang disumbangakan diperpustakan". awancara 27 Agustus 2. Dari pernyataan informan diatas penulis menyimpulkan bahwa pengadaan koleksi pada Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yaitu dengan dua cara, yang pertama dengan cara pembelian langsung ke toko-toko dan memesan langsung ke penerbit, yang kedua melalui partisipasi mahasiswa . wajib yang dilakukan setiap mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya adapun proses dalam pembelian dengan terlebih dahulu melakukan seleksi koleksi yang akan dibeli setelah itu daftar koleksi yang telah dipilih diajukan kepimpinan untuk kemudian diberikan ijin untuk membeli buku yang telah diseleksi. kendala-kendala yang dihadapi dalam menerapkan strategi seleksi dan pengadaan bahan pustaka di Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Dalam melakukan kegiatan pengadaan ada beberapa sedikit kendala yang dialami oleh Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Berikut disampaikan kendala-kendala dalam pengadaan bahan pustaka buku di Unit Pelakasan Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Seperti yang diungkapkan oleh Informan I bapak Syamsir mengatakan bahwa kendala yang dihadapi Unit Pelaksana Teknis yaitu Terkadang daftar usulan yang diusulkan oleh civitas akademika tidak lengkap sehingga pihak perpustakaan harus melengkapi dengan melihat alat bantu seleksi seperti katalog penerbit atau melihat ke internet. Tidak mempunyai subjek spesialis dalam masing-masing bidang. Kurangnya tingkat kesadaran pengguna Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dalam memanfaatkan layanan usulan buku. Judul yang dipesan tidak ada dipenerbit. sehingga pihak perpustakaan mencari ke penerbit lain untuk mendapatkan koleksi yang diinginkan. Judul buku yang sudah diusulkan dari fakultas dobel sudah ada diperpustakaan sehingga pihak perpustakaan tidak memesan lagi ke penerbit " . awancara 17 Mei 2. Menurut informan II bapak Laode mengatakan cara mengatasi kendala yang ada di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yaitu : Menyebarkan katalog penerbit di fakultas. Lingkungan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar agar dapat dimengerti oleh mahasiswa dan dosen. Menyediakan katalog penerbit di Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar untuk memudahkan penguna dalam mengusulkan buku yang Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 | 61 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. Meminta daftar kebutuhan buku dari fakultas. Pihak pengadaan meminta daftar kubutuhan buku dari masing-masing fakultas untuk mengetahui buku-buku apa saja yang dibutuhkan oleh fakultas. Menyediakan blanko pengusulan buku kepada pengunjung perpustakaan atau Menyediakan kolom bagi pengguna Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar untuk mengisi saran, kritik atau usulan buku. Dengan demikian pengguna perpustakaan dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan sebenarbenarnya" . awancara 27 Agustus 2. Dari penjelasan di atas dapat saya simpulkan bahwa kendala-kendala yang ada di Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Yaitu ada tiga kendala, yang pertama Terkadang daftar usulan yang diusulkan oleh civitas akademika tidak lengkap sehingga pihak perpustakaan harus melengkapi dengan melihat alat bantu seleksi seperti katalog penerbit atau melihat ke internet,terkadang daftar katalog yang datang biasanya tidak up date. Kedua daftar buku yang diusulkan itu sudah dobel jadi tidak bisa lagi dipesan,ketiga biasanya koleksi yang dipesan dipenerbit itu tidak ada sehingga pihak perpustakaan mencari ketempat lainnya untuk memenuh kebutuhn Alat Bantu Dalam Pemilihan Bahan Pustaka Berikut ini merupakan alat bantu yang digunakan dalam pemilihan bahan pustaka (Wijono: 1981:. Bibliografi, berisi daftar buku yang memuat judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, dan keterangan lain tentang isi atau masalah yang dibahas dalam buku-buku yang terdaftar. Abstrak, memuat intisari dari isi atau hal-hal yang dibahas oleh buku tersebut. Book in print, memuat daftar buku-buku yang tercetak dalam periode tertentu. Book review atau timbangan buku, berisi tentang isi, pembahasan, dan penilaian terhadap buku-buku. Katalog penerbit, memuat daftar buku yang diterbitkan oleh suatu penerbit. Iklan buku, biasanya terdapat dalam surat kabar atau majalah. Saran, merupakan anjuran atau saran dari ahli dalam bidang tertentu. Namun dari hasil wawancara yang kami dapatkan di Unit Pelakasana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yang dapat melakuakan kegiatan seleksi tersebut. Daftar katalog penerbit penerbit selalu mengeluarkan informasi tentang terbitan buku yang diterbitkan. Katalog penerbit memudahkan perpustakaan untuk mengenali koleksi yang akan diadakan melalui pembelian. Katalog ini memberi gambaran mengenai fisik dan harga buku. Menurut Informan I bapak Junais mengatakan bahwa: "dimana Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar alat yang dipakai dalam pemilihan bahan pustaka adalah katalog penerbit yang dapat membantu pustakawan dalam pemilihan koleksi". Pernyataan Informan I tersebut juga ditambahkan oleh informan II bapak Laode yang diungkapakan sebagai berikut: "di Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar menggunakan katalog penerbit untuk memudahkan pustakawan dalam melakuakan penyeleksian mengenai koleksi yang akan diadakan melalui pembelian". 62 | Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. Dari penjelasan diatas dapat disimpulakan bahwa di Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar menggunakan katalog penerbit untuk memudahkan pustakawan dalam melakukan pengusulan koleksi yang akan diadakan melalui pembelian. Selektor Koleksi Perpustakaan yang bermutu seharusnya mempunyai tim seleksi buku yang Untuk menjadi pemilih buku koleksi yang baik harus. Menurut Sulistyo Basuki . memenuhi syarat sebagai berikut: Menguasai sarana bibliografis yang tersedia, paham akan dunia penerbitan, khususnya mengenai penerbit, spesifikasi penerbit,kelemahan mereka, standar, hasil terbitan yang ada selama ini. Mengetahui latar belakang pemakai perpustakaan, misalnya siapa saja yang menjadi anggota, kebiasaan membaca mereka, minat dan penelitian, berapa banyak mereka menggunakan perpustakaan dan sebagainya. Memahami apa yang dibutuhkan pengguna. Mencerminkan sifat netral Mengetahui secara lebih mendalam koleksi perpustakaan. Menguasai teknik membaca dan menganalisis bacaan dengan baik. Namun dari hasil wawancara yang kami dapatkan di Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar yang dapat melakuakan kegiatan seleksi Pustakawan seseorang pustakawan yang berkerja diperpustakaan dan membantu orang menemukan informasi yang diinginkan baik dengan menggunakan komputer, berbasis data elektronik, dan peralatan pencarian internet. Menurut Informan I bapak Syamsir mengatakan bahwa: "yang dapat melakukan seleksi bahan pustaka di Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar adalah Pustakawan yang ada dibagian pengadaan dan memahami semua jenis koleksi yang akan diseleksi". awancara 17 mei Pernyataan informan I tersebut juga ditambahkan oleh informan II bapak Laode yang diungkapkan sebagai berikut: "seleksi dilakukan tegantung dari tipe perpustakaannya namun di Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar yang berhak melakukan seleksi pengadaan bahan pustaka yaitu bagian pengadaan karna dia yang paham betul yang baik untuk perpustakaan tersebut". Dari penyataan informan diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa yang dapat melakukan seleksi dan pengadaan bahan pustaka itu hanya pustakawan yang ada pada ruang pengadaan dan dia lebih paham betul dengan penyeleksi bahan pustaka yang datang setiap tahunya yang dapat dibutuhkan oleh pemustaknya. Pembayaran Bahan Pustaka Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar melakukan pembayaran setelah barang yang dipesan sudah sampai di perpustakaan. Sebelum dibayar buku yang dikirim harus di cocokan dan harus sesuai dengan daftar Apabila pustaka yang dikirim itu cocok dengan daftar pesanan maka barang bisa diterima dan dilakukan pembayaran, namun apabila pustaka yang dikirim tidak Bata Ilyas Educational Management Review, 4. , 2024 | 63 Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam NegeriA. cocok dengan daftar pesanan maka pihak Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan mengembalikan buku tersebut ke pengirim. Menurut Informan I bapak Syamsir mengatakan bahwa: "untuk pembayaran koleksi yang telah dipesan, bendahara yang bertanggung jawab pustakawan hanya mengusulkan buku-buku dan mengecekan buku-buku apakah sudah sesuai dengan daftar pesanan". Menurut Informan i Ibu Sukma mengatakan bahwa: "Koleksi yang telah disetujui untuk dibeli dan telah melewati beberapa tahapan seleksi selanjutnya kwitansi pembayaran yang harus dibayar kemudian diajukan ke bendahara untuk kemudian melakukan proses pembayaran koleksi". Dari pernyataan informan diatas dapat disimpulkan proses pembayaran koleksi Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar. pembeyaran koleksi yang telah dipilih dan memenuhi kebutuhan untuk dijadikan koleksi perpustakaan, dalam hal ini pustakawan tidak berwewenag dalam proses pembayaran koleksi, yang bertanggung jawab yaitu bendahara. Pada Perpustakaan Pascasarjana Univesrsitas Islam Negeri Alauddin Makassar tidak mengelolah anggaran untuk pengadaan koleksi dan untuk fasilitas-faslitas perpustakaan Melainkan bendahara yang mengelolah semua persoalan anggaran perpustaan. SIMPULAN Dari hasil analisis yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa Strategi seleksi bahan pustaka yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Terlebih dahulu pustakawan menyurat kefakultas untuk mendapatkan daftar judul buku yang diinginkan para dosen dan mahasiswa dan perpustakaan menyiapkan daftar katalog yang dimana di dalamnya terdapat judul-judul koleksi yang terbaru dan menerima sumbangan karya ilmiah dari alumni-alumni mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Pengadaan koleksi di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, dalam hal ini hanya melakukan dua cara pengadaan koleksi yaitu pembelian dan sumbangan . artisipasi mahasisw. , dengan cara membeli ke toko buku, atau membeli langsung kepenerbit. dan menerima sumbangan karya ilmiah dari alumni-alumni mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di Universitas Negeri Makassar. kendala-kendala yang dihadapi oleh Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dalam melakukan starategi seleksi dan pengadaan bahan pustaka yaitu setiap daftar katalog penerbit tidak up to date dan daftar usulanya pun tidak lengkap dan buku yang datang tidak sesuai dengan daftar pengusulan. Referensi :