Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 PENGARUH FASILITAS KERJA DAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PHONE VERIFICATION DI PT SWAKARYA INSAN MANDIRI. KOTA BEKASI Vanessa Ayu LestariA. Dinni Agustin2. Ahmadun3 Program Studi Administrasi Bisnis. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Respati Indonesia Email: vanessaayul24@gmail. com, dinniagustin@urindo. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas kerja dan efektivitas komunikasi terhadap produktivitas kerja karyawan pada divisi Phone Verification di PT Swakarya Insan Mandiri. Kota Bekasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan produktivitas kerja yang dikaitkan dengan keterbatasan fasilitas kerja serta hambatan komunikasi internal dalam lingkungan kerja berbasis layanan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan divisi Phone Verification yang berjumlah 50 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, serta evaluasi model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, sedangkan efektivitas komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Secara simultan, fasilitas kerja dan efektivitas komunikasi memiliki pengaruh yang kuat terhadap produktivitas kerja dengan nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,848. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas komunikasi memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas kerja dibandingkan fasilitas kerja fisik, khususnya pada pekerjaan yang menuntut ketepatan, koordinasi, dan efisiensi waktu seperti layanan phone Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen untuk memperkuat sistem komunikasi internal dan meningkatkan kompetensi komunikasi karyawan guna mendukung peningkatan produktivitas kerja. Kata kunci: fasilitas kerja, efektivitas komunikasi, produktivitas kerja. SEM-PLS Abstract This study aims to analyze the effect of work facilities and communication effectiveness on employee work productivity in the Phone Verification division of PT Swakarya Insan Mandiri. Bekasi. The research is motivated by a decline in employee productivity associated with limitations in work facilities and internal communication barriers within a digital service-based work environment. This study employs a quantitative associative approach using Structural Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS version 4. The population consists of all 50 employees in the Phone Verification division, and a saturated sampling technique was applied, whereby the entire population was used as the research Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed through validity testing, reliability testing, and structural model evaluation. The results indicate that work facilities do not have a significant effect on employee work productivity, whereas communication effectiveness has a positive and significant effect on productivity. Simultaneously, work facilities and communication effectiveness jointly explain employee work productivity, with an RA value of 0. 848, indicating a strong explanatory power of the model. These findings highlight the dominant role of effective communication in enhancing employee productivity, particularly in work settings that require accuracy, coordination, and time efficiency such as phone verification services. The study provides practical implications for management to strengthen internal communication systems, develop clear communication procedures, and enhance communication skills training to improve employee productivity. Keywords: work facilities, communication effectiveness, work productivity. SEM-PLS PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi dan koordinasi kerja yang tinggi. komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam sistem kerja organisasi. Produktivitas karyawan menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam konteks perusahaan outsourcing, produktivitas kerja sangat dipengaruhi oleh dukungan fasilitas kerja serta efektivitas komunikasi internal . PT Swakarya Insan Mandiri layanan outsourcing menghadapi tantangan dalam menjaga produktivitas karyawan Phone Verification Fenomena menunjukkan adanya keluhan karyawan peralatan kerja yang kurang ergonomis dan kendala teknis, serta hambatan komunikasi antara karyawan dan atasan. Kondisi ini kerja secara keseluruhan . Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa fasilitas penting dalam memengaruhi produktivitas tergantung pada konteks organisasi dan jenis pekerjaan . Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa produktivitas kerja karyawan tidak hanya Rumusan Masalah Apakah fasilitas kerja berpengaruh dipengaruhi oleh aspek teknis pekerjaan, karyawan Phone Verification? organisasi dan dukungan lingkungan kerja. Apakah Devanti dan Puspasari, menegaskan bahwa berpengaruh terhadap produktivitas komunikasi yang jelas dan dua arah mampu kerja karyawan Phone Verification? meningkatkan efektivitas kerja karyawan. Apakah fasilitas kerja dan efektivitas terutama pada organisasi yang berbasis layanan. Sementara itu, pada penelitian berpengaruh terhadap produktivitas terdahulu menemukan bahwa fasilitas kerja kerja karyawan Phone Verification? berdampak pada peningkatan efektivitas dan produktivitas karyawan . Berdasarkan METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan Populasi penelitian adalah seluruh karyawan divisi Phone Verification di PT penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Swakarya Insan Mandiri yang berjumlah 50 secara empiris pengaruh fasilitas kerja dan Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga Phone seluruh populasi dijadikan sebagai sampel Verification di PT Swakarya Insan Mandiri. Kota Bekasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia serta kontribusi praktis bagi manajemen perusahaan. Pengumpulan kuesioner dengan skala Likert lima poin. Analisis Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Evaluasi model dilakukan melalui pengujian Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 reliabilitas konstruk, serta pengujian inner model melalui koefisien determinasi (RA) dan uji hipotesis menggunakan teknik bootstrapping . Efektivitas EK2 0,887 Valid Produktivi- PK1 0,923 Valid Komunikas tas Kerja Model Struktural Penelitian Gambar 1 menunjukkan path diagram SEMPLS yang menggambarkan hubungan antara Fasilitas Kerja (X. HASIL DAN PEMBAHASAN Evaluasi Model Pengukuran (Outer Mode. Efektivitas Komunikasi (X. terhadap Produktivitas Evaluasi model pengukuran dilakukan untuk Kerja (Y). menilai validitas dan reliabilitas konstruk Gambar 1. Path Diagram SEM-PLS Ae dibuat Hasil Uji Outer Loading Fasilitas Indikato Outer Ketera Loading -ngan FK1 0,812 Valid FK2 0,845 Valid HeterotraitAeMonotrait Ratio (HTMT), Validitas Konvergen dan Reliabilitas Konstruk Kerja Efektivitas analisis SEM-PLS . Kerja Fasilitas pengujian model struktural. Evaluasi ini menggunakan SmartPLS 4 Variabel EK1 0,901 Valid Berdasarkan hasil pengolahan data yang Komunikas disajikan pada Tabel 1, seluruh variabel penelitian, yaitu Fasilitas Kerja. Efektivitas Komunikasi. Produktivitas Kerja, memiliki nilai Average Variance Extracted Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 (AVE) di atas batas minimum 0,50. Nilai AVE Ou 0,50 dan CR Ou 0,70 merupakan indikator untuk variabel Fasilitas Kerja sebesar 0,681, utama terpenuhinya validitas konvergen Efektivitas Komunikasi sebesar 0,734, dan dan reliabilitas konstruk dalam model SEM- Produktivitas Kerja sebesar 0,756. Hal ini PLS. masing-masing konstruk mampu menjelaskan lebih dari 50 persen varians indikator-indikator yang Tabel 1. Average Variance Extracted (AVE) dan Composite Reliability (CR) Composite Variabel kriteria validitas konvergen. AVE Reliability (CR) Selain itu, nilai Composite Reliability (CR) untuk seluruh konstruk juga berada di atas nilai ambang 0,70. Variabel Fasilitas Kerja Fasilitas Kerja (X. memiliki nilai CR sebesar 0,912. Efektivitas Efektivitas Komunikasi Komunikasi 0,928, Produktivitas Kerja sebesar 0,941. Nilai-nilai 0,681 0,912 ini memiliki konsistensi internal yang tinggi Kerja (Y) Reliabel Valid 0,734 0,928 Reliabel tersebut menunjukkan bahwa indikatorindikator yang digunakan dalam penelitian Valid (X. Produktivitas Ketera- Valid 0,756 0,941 Reliabel dan mampu mengukur konstruk secara Dengan demikian, dapat disimpulkan Kriteria: bahwa seluruh konstruk dalam model - AVE Ou 0,50 Ie validitas konvergen penelitian telah memenuhi kriteria valid dan reliabel, sehingga layak digunakan dalam - CR Ou 0,70 Ie reliabilitas konstruk terpenuhi Berdasarkan Tabel 1, seluruh konstruk memiliki nilai AVE di atas 0,50 dan nilai Temuan ini sejalan dengan pendapat Hair et Composite Reliability di atas 0,70. Hal ini . yang menyatakan bahwa nilai AVE Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 penelitian telah memenuhi kriteria validitas konseptual dan empiris berdiri sendiri, meskipun saling berhubungan dalam model sehingga layak digunakan dalam pengujian model struktural . Hasil Validitas Diskriminan diskriminan yang dikemukakan oleh Hair yang menyatakan bahwa nilai HTMT di Selanjutnya. HeterotraitAe Monotrait Ratio (HTMT). Hasil pengujian HTMT Tabel bawah 0,90 menandakan terpenuhinya validitas diskriminan dalam model SEM-PLS . menunjukkan bahwa seluruh nilai HTMT Tabel 2. Hasil Uji Validitas Diskriminan antar konstruk berada di bawah batas (HTMT) maksimum 0,90. Nilai HTMT antara Fasilitas Kerja dan Efektivitas Komunikasi sebesar 0,742. Fasilitas Kerja Variabel Produktivitas Kerja sebesar 0,698, serta Efektivitas Komunikasi Produktivitas Kerja sebesar 0,815. Fasilitas Kerja Produ Fasilit Efektivitas Komunika Kerja Ai 0,742 0,698 0,742 0,815 0,698 0,815 Ai Kerja Efektivita Nilai-nilai tersebut mengindikasikan bahwa masing-masing konstruk memiliki tingkat mengukur konsep yang berbeda secara Dengan kata lain, tidak terdapat Komunik Produktiv itas Kerja masalah tumpang tindih antar konstruk Fasilitas Hal Kerja. Kriteria: Nilai HTMT < 0,90 Ie validitas diskriminan terpenuhi Efektivitas Komunikasi, dan Produktivitas Kerja merupakan variabel yang secara Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 Hasil Monotrait E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Produktivitas HeterotraitAe Verification di PT Swakarya Insan Mandiri pada tahap analisis selanjutnya. Ratio (HTMT) Kerja Phone bahwa seluruh nilai HTMT antar konstruk berada di bawah batas 0,90. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa setiap konstruk dalam model penelitian memiliki tingkat diskriminasi yang baik dan mampu mengukur konsep yang berbeda secara Temuan penelitian ini memperkuat hasil bahwa efektivitas komunikasi organisasi menjadi faktor krusial dalam meningkatkan kinerja karyawan di era kerja digital . Komunikasi yang efektif memungkinkan memadai . koordinasi kerja berjalan lebih efisien. Implikasi Hasil Evaluasi Outer Model mengurangi kesalahan operasional, serta Berdasarkan hasil evaluasi validitas dan reliabilitas tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pengukuran dalam penelitian khususnya pada pekerjaan yang menuntut ketepatan dan kecepatan seperti phone ini telah memenuhi seluruh kriteria statistik yang dipersyaratkan. Dengan terpenuhinya Lebih lanjut, hasil penelitian ini sejalan validitas konvergen, reliabilitas konstruk, dengan temuan penelitian sebelumnya yang dan validitas diskriminan, maka pengujian menyatakan bahwa produktivitas kerja terhadap model struktural dan hipotesis merupakan hasil interaksi antara faktor penelitian dapat dilakukan secara lebih individual, lingkungan kerja, dan sistem akurat dan dapat dipertanggungjawabkan komunikasi organisasi. Dalam konteks PT secara ilmiah. Swakarya Hasil evaluasi outer model ini memperkuat Insan Mandiri, menunjukkan bahwa faktor sosial dan psikologis memiliki peran yang lebih besar dibandingkan faktor fisik fasilitas kerja. Fasilitas Kerja dan Efektivitas Komunikasi terhadap Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Evaluasi Model Struktural (Inner Mode. Kriteria pengujian: T-statistics > 1,96 dan Pvalues < 0,05 Ie pengaruh signifikan Evaluasi model struktural dilakukan untuk menguji hubungan kausal antar variabel Berdasarkan hasil pengujian yang disajikan pada Tabel 3, diketahui bahwa hubungan pengaruh Fasilitas Kerja dan Efektivitas antara Fasilitas Kerja dan Produktivitas Kerja Komunikasi terhadap Produktivitas Kerja. memiliki koefisien jalur sebesar 0,124 Pengujian dilakukan menggunakan teknik dengan nilai T-statistics sebesar 1,214 dan bootstrapping pada SEM-PLS sebagaimana P-values sebesar 0,225. Nilai tersebut direkomendasikan oleh Hair . sehingga dapat disimpulkan bahwa Fasilitas Tabel 3. Hasil Uji Model Struktural (Inner Model / Path Coefficien. Hubunga n Antar Variabel Koefi Jalur () Produktivitas Kerja Phone Keter Verification di PT Swakarya Insan Mandiri. Statis Valu Temuan fisik belum menjadi faktor penentu utama dalam Fasilitas meningkatkan produktivitas kerja pada Kerja Ie Produkti Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Tidak 0,124 konteks pekerjaan berbasis layanan digital. 1,214 0,225 signifi Sebaliknya, hubungan antara Efektivitas Kerja Komunikasi Efektivit menunjukkan koefisien jalur sebesar 0,768 dengan nilai T-statistics sebesar 9,842 dan Komunik asi Ie Produkti 0,768 9,842 0,000 Signifi P-values Komunikasi Produktivitas Kerja 0,000. Hasil Efektivitas signifikan terhadap Produktivitas Kerja. Kerja Dengan Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 menyatakan adanya pengaruh signifikan pelatihan komunikasi kerja, mekanisme umpan balik dua arah, serta penyusunan produktivitas kerja karyawan diterima. standar operasional prosedur komunikasi yang jelas guna meningkatkan produktivitas Nilai koefisien determinasi (RA) sebesar kerja karyawan . 0,848 menunjukkan bahwa Fasilitas Kerja dan Efektivitas Komunikasi secara simultan Disarankan Swakarya Insan Mandiri 84,8% Produktivitas Kerja karyawan. Nilai tersebut meningkatkan sistem komunikasi internal, mengindikasikan bahwa model struktural menyusun standar operasional prosedur memiliki daya jelaskan yang sangat kuat, (SOP) komunikasi kerja yang jelas, serta sehingga model penelitian ini dinilai layak memberikan pelatihan komunikasi efektif dan memiliki kemampuan prediktif yang kepada karyawan dan supervisor. Penelitian tinggi . KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan kepemimpinan, motivasi kerja, dan beban disimpulkan bahwa efektivitas komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, sedangkan fasilitas kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan kontribusi yang kuat terhadap produktivitas DAFTAR PUSTAKA