Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: Decision Support System Untuk Menentukan Kelayakan Penerimaan Bantuan Pemasangan Air PAM Bersubsidi Di Desa Laenuaha Dengan Menggunakan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) Adhani Capah *. Ardianto Pranata **. Elfitriani ** * Program StudiSistemInformasi. STMIK Triguna Dharma ** Program StudiSistemInformasi. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Keyword: PDAM Sistem Pendukung Keputusan Metode WASPAS ABSTRACT Meningkatnya permintaan kebutuhan air bersih seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk membuat PDAM berperan penting dalam penyediaan air minum bagi penduduk didaerah kabupaten dairi salah satunya desa laenuaha. Namun hal ini ditujukan khusus kepada masyarakat yang kurang mampu dan yang menjadi persoalan adalah PDAM yang masih menggunakan cara manual dalam menentukan calon penerima bantuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersubsidi. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut di gunakan sutau alat bantu yang dapat mempercepat proses kinerja secara cepat dan efisien, yaitu Decision Support System. Yang memanfaatkan dukungan komputer dalam pengambilan keputusan dan kemudian dikombinasikan dengan metode WASPAS. Metode ini merupakan metode yang dapat mengurangi kesalahankesalahan atau pengoptimalan dalam penafsiran untuk memilih nilai tertinggi dan terendah. Dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan sehingga menghasilkan suatu keputusan yang tepat. Diharapkan dengan menggunakan metode ini dapat membantu Pihak PDAM dalam menentukan calon penerima bantuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersubsidi di desa Laenuaha. Copyright A 2020 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved First Author Nama : Adhani Capah Kampus :STMIK Triguna Dharma Program Studi : Sistem Informasi E-Mail : adhanicapah466@gmail. PENDAHULUAN Air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Selain memilikii peran penting air sudah menjadi salah-satu kebutuhan pokok bagi manusia. Tersedianya sumber daya air di suatu wilayah untuk mencukupi kebutuhan dan mudah untuk mengaksesnya merupakan harapan yang sangat dinanti oleh masyarakat saat ini . Namun saat ini diberbagai daerah masih banyak yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih layak konsumsi salah satunya desa Laenuaha. Desa Laenuaha merupakan perkampungan yang masih kesulitan mendapatkan air bersih, hingga penyediaan air bersih masih menjadi persoalan serius bagi masyarakat setempat. Sehingga melihat kondisi seperti ini perangkat desa bekerja sama dengan pihak PDAM berupaya untuk memberikan solusi dengan melakukan pemasangan air PAM bersubsidi di tiap-tiap warga yang kurang mampu. Dalam pemberian satu bantuan, baik bantuan tunai atau bantuan barang, kecil maupun besar diperlukan sebuah pertimbangan yang harus diteliti terlebih dahulu . Tujuannya agar mengetahui apakah sicalon penerima layak atau tidak mendapatkan bantuan tersebut. Penyebab permasalahan yang terjadi adalah pada proses pemilihan calon penerima bantuan yang masih bersifat manual sehingga memperlambat proses kinerja dan hasilnya kurang efektif dan efisien. Maka dibuatlah suatu alat tindak lanjut dalam menyelesaikan permasalahan yaitu sistem pendukung keputusan (SPK). Sistem Pendukung Keputusan yang mengacu pada suatu sistem yang memanfaatkan dukungan komputer dan pengambilan Keputusan . Agar tujuan dari SPK terwujud dengan baik maka dibantu dengan menggunakan salah satu metode dalam Decision Support System yaitu. Metode WASPAS. Penelitian sebelumnya membuktikan bahwa Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: dengan menggunakan metode WASPAS dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, kemudian melakukkan proses perangkingan dari calon penerima sehingga menghasilkan keputusan yang tepat. KAJIAN PUSTAKA 1 PDAM Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang air minum yang bertugas melayani suply air bersih di lingkungan masyarakat. PDAM menyebar luas ada di setiap Daerah. Provinsi. Kabupaten, dan Ibukota. Dalam menjalankan perannya PDAM membawa dua misi utama yaitu misi sosial dan misi mencari keuntungan. 2 Subsidi Subsidi adalah bentuk bantuan yang diberikan oleh pemerintah yang berupa uang atau bentuk barang yang diberikan kepada masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu agar mereka dapat mengkonsumsi suatu produk dalam kuantitas yang lebih besar atau pada harga yang lebih Murah. 3 Pengertian Decision Support System (Sistem Pendukung Keputusa. Sistem pendukung keputusan adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang digunakan untuk membantu para pengambil keputusan dengan memanfaatkan data-data yang sudah ada untuk memecahkan suatu masalah sehingga menghasilkan solusi yang benar . Sistem pendukung keputusan adalah Tindakan Mengambil keputusan dengan cara melakukan proses perhitungan yang diantaranya menghitung nilai bobot setiap alternatif sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan sehingga menghasilkan tujuan tertentu . 4 Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS) Metode WASPAS adalah suatu metode yang digunakan untuk mengurangi kesalah-kesalahan dan menentukan penaksiran dalam pemilihan nilai tertinggi dan terendah. Metode WASPAS kombinasi unik WSM dan Metode WPM. WASPAS digunakan untuk memecahkan berbagai masalah seperti dalam pembuatan keputusan, evaluasi, alternatif, dan seterusnya. Berikut ini langkah-langkah dalam penyelesain dengan menggunakan metode metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) yaitu . Pertama membuat nilai pada setiap alternatif (Xi. dan pada setiap kriteria (Ci. yang telah ditentukan. Membuat matriks keputusan. X11 X12 . X1n X21 X22 . X2n A A Xm1 Xm2 A Xmn Melakukan normalisasi matriks X. Untuk Kriteria Keuntungan (Benefi. Xij = ycuycnyc ycoycaycu ycnycuycnyc . Untuk Kriteria Biaya (Cos. Xij = ycoycnycuycnycuycnyc ycuycnyc . Menghitung Nilai Preferensi (Q. ycEycn = 0,5 Ocycuyc=1 ycUycnycyc 0,5 Oaycuyc=1. Dimana : =Nilai dari Q ke i Xij W = Perkalian nilai Xij dengan bobot . = Ketetapan Alternatif yang memiliki nilai Qi tertinggi adalah alternatif yang terbaik. Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: METODOLOGI PENELITIAN DAN HASIL 1 Metode Penelitian Berikut metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Observasi Kegiatan observasi dalam penelitian ini dilakukan dengan tinjuan langsung ke Kantor PDAM Tirta Nciho Kabupaten Dairi. Di perusahaan tersebut dilakukan analisis masalah yang dihadapi dalam menentukan kelayakan penerimaan bantuan air PAM bersubsidi di desa laenuaha serta mencari informasi-informasi yang dibutuhkan dalam melakukan penelitian. Selain itu juga dilakukan analisis kebutuhan dari permasalahan yang ada sehingga dapat dilakukan pemodelan sistem. Wawancara wawancara dilakukan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam rekrutmen bantuan air PAM bersubsidi serta wawancara pihak-pihak tersebut dan menanyakan apa yang menjadi masalah selama ini. Untuk data yang digunakann dalam penelitian ini adalah data premier dan sekunder dari kantor PDAM Tirta Nciho Kabupaten Dairi berupa hasil wawancara dan juga dokumentasi Kantor. Berikut ini Data yang diperoleh dari PT. Bungkus Teknologi Indonesia yaitu sebagai berikut : Table 1. Data Calon Penerima Bantuan dari Perusahaan Kriteria Alternatif Iwan Purba Petani RI. Pemilik Sah Alwi Pasaribu Buruh Bangunan RI. Sewa Robi Akbar Supir Becak RI. Pemilik Sah Wahyu Rukmana Wiraswasta RI. Pemilik Sah Hendro Hutagalung Supir Angkot RI. Sewa Arya Santoso Wiraswasta RI. PemilikSah Hari Susilo Lubis Petani RI. Sewa Indra Angkat Buruh Bangunan RI. Pemilik Sah Dimas Arya Supir Angkot RI. Sewa Lukman Panggabean Supir Becak RI. Sewa (Sumber : KABAG. Tekmik PDAM Tirta Nciho Kabupaten Dair. Dalam proses pengambilan keputusan dibuat berdasarkan pada kriteria yang sudah ditetapkan Kantor PDAM Tirta Nciho dalam menentukan calon Penerima Banutuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersubsidi berikut ini adalah kriteria yang digunakan : Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: Tabel 2. Nama Kriteria dan Nilai Bobot Kriteria Nama Kriteria Bobot (W. Jenis Petani 20% = 0. Benefit Penghasilan 30% = 0. Benefit Jumlah Tanggungan 20% = 0. Benefit Daya Listrik 15% = 0. Benefit Status Kepemilikan Tempat Tinggal 15% = 0. Benefit (Sumber : KABAG. Teknik PDAM Tirta NcihoKabupaten Dair. Berdasarkan data yang telah didapatkan, dilakukanlah konversi setiap kriteria untuk dapat dilakukan proses perhitungan kedalam metode WASPAS. Berikut ini adalah tabel konversi dari kriteria yang digunakan : Kriteria Pekerjaan Berikut ini Nilai bobot dari kriteria pekerjaan sebagai berikut : Tabel 3. Kriteria Pekerjaan Keterangan Pekerjaan Bobot Alternatif Petani Buruh Bangunan Supir Becak Supir Angkot Wiraswasta Kriteria Penghasilan Berikut ini Nilai bobot dari kriteria penghasilan sebagai berikut : Tabel 4. Kriteria Penghasilan Keterangan Penghasilan Bobot Alternatif 0 Ae 1. 000 Ae 2. 000 Ae 4. 000 Ae 5. >5. Kriteria Jumlah Tanggungan Berikut ini Nilai bobot dari kriteria jumlah tanggungan sebagai berikut : Tabel 5. Kriteria Jumlah Tanggungan Kriteria Jumlah Tanggungan Bobot Alternatif 0Ae3 3Ae5 5Ae7 7Ae9 > 9 Kriteria Daya Listrik Berikut ini Nilai bobot dari kriteria daya listrik sebagai berikut : Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: Tabel 6. Kriteria Daya Listrik Keterangan Daya Listrik Bobot Alternatif RI. RI. RI. RI. RI. Kriteria Status Kepemilikan Tempat Tinggal Berikut ini Nilai bobot dari kriteria status kepemilikan tempat tinggal sebagai berikut : Tabel 7. Kriteria status kepemilikan tempat tinggal Kriteria Status Kepemilikan Tempat Bobot Alternatif Pemilik Sah Sewa Berdasarkan data diatas maka perlu dilakukan penilaian setiap kriteria dengan tabel kriteria agar dapat melakukan perhitungan. Berikut ini adalah data hasil konversi data alternatif. Tabel 10. Hasil Konversi data alternatif Kriteria Alternatif Iwan Purba Alwi Pasaribu Robi Akbar Wahyu Rukmana Hendro Hutagalung AryaSantoso Hari Susilo Lubis Indra Angkat Dimas Arya Lukman Panggabean Nilai Max Berikut ini langkah-langkah dalam penyelesain metode WASPAS sebagai berikut : Membuat Matriks Keputusan Berikut ini adalah matriks keputusan berdasarkan data hasil konversi terhadap nilai alternatif yaitu, sebagaii Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: 5 5 2 4 3 4 4 2 4 1 3 4 2 4 1 1 3 1 2 3 2 5 3 4 1 1 3 3 3 3 5 5 2 4 1 Menghitung Matriks Ternormalisasi 4 4 1 4 3 Berikut ini adalah normalisasi matriks dari nilai alternatif sesuai dengan Kriterianya. 2 4 2 4 1 Rumus = ycuycnyc ycoycaycu 3 ycnycu 4 ycnyc1 Matriks Kinerja Kriteria I : A21= = 0. A31= = 0. A41= = 0. A51= = 0. A11= = 1 A71= = 1 A81= = 0. A91= = 0. A101= = 0. A61= = 0. Matriks Kinerja Kriteria II : A22= = 0. A32= = 0. A42= = 1 A52= = 0. A12= = 1 A72= = 1 A82= = 0. A92= = 0. A102= = 0. A62= = 0. Matriks Kinerja Kriteria i : A23= = 0. A33= = 0,2 A43= = 1 A53= = 0,6 A13= = 0. A73= = 0. A83= = 0. A93= = 0. A103= = 0. A63= = 1 Matriks Kinerja Kriteria IV : A24= = 1 A34= = 1 A14= = 1 A74= = 1 A84= = 1 A64= = 0. Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: A44= = 0. A54= = 1 A94= = 1 A104= = 0. Matriks Kinerja Kriteria V : A25= = 0. A35= = 1 A45= = 1 A55= = 0. A75= = 0. A85= = 1 A95= = 0. A105= = 0. A15= = 1 A65= = 1 Berikut ini Hasil dari matriks kinerja ternormalisasi : Menghitung Nilai Qi Rumus yang digunakan dalam menghitung Qi adalah Sebagai berikut : ycu ycu ycEycn = 0,5 Oc ycUycnycyc 0,5 Oa . ycyc 4yc=1 0. 67 1 yc=1 Nilai Q1 =0. *0. *0. 66*0,. 66*0. *0. ) 0. )x. ,660,. ) = 0. 461=0. Nilai Q2 =0. 8*0. 8*0. 66*0. *0. 33*0. =0. 350=0. Nilai Q3 =0. 6*0. 8*0. 33*0. *0. *0. =0. 339= 0. Nilai Q4 =0. 2*0. 6*0,. 33*0. 5*0. *0. ) 0. = 0. 225= 0. Nilai Q5 =0. 4*0. *0. *0. *0. 33*0. ) 0,5(. = 0. 353 = 0. Nilai Q6 =0,5(. 2*0. 6*0. *0. 75*0. *0. ) 0,5. =0. 298= 0. Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: Nilai Q7 =0. *0. *0. 66*0. *0. 33*0. ) 0. =0. 391= 0. Nilai Q8 =0. 8*0. 8*0. 33*0. *0. *0. ) 0. =0. 359= 0. Nilai Q9 =0. 4*0. 8*0. 66*0. *0. 33*0. ,40. =0. 304 = 0. Nilai Q10 =0,5(. 6*0. 8*0. 33*0. 75*0. 33*0. ) 0. =0,295 0. 275= 0. Perangkingan Berdasarkan nilai Qi diatas berikut hasil dan Perangkingan dari Penilaian Qi yaitu sebagai berikut : Tabel 11. Hasil perangkingan Metode WASPAS Alternatif Nilai Qi Akhir Rangking Iwan Purba Hari Susilo Lubis Hendro Hutagalung Indra Angkat Alwi Pasaribu Robi Akbar Arya Santoso Dimas Arya Lukman Panggabean Wahyu Rukmana Berdasarkan tabel diatas, standar nilai minimal yang layak untuk diterima mendapatkan bantuan pemasangan air PAM bersubsidi sebagai calon penerima dengan ketentuan pihak perusahaan yaitu lebih dari 0. 6000 akhir dari hasil perhitungan diatas diperoleh nilai A1 (Iwan Purb. A2 (Hari Susilo Lubis. A3 (Hendro Hutagalun. A4 (Indra Angka. A5 (Alwi Pasarib. A6 (Robi Akba. A7 (Arya Santos. A8 (Dimas Ary. yang nilainya mencukupi lebih dari 0. 6000 sehingaa dinyatakan layak menjadi penerima bantuan pemasangan air PAM bersubsidi. 2 Pengujian Dan Implementasi Implementasi sistem sebuah langkah yang digunakan untuk mengoperasikan sistem yang telah dirancang dan Dibawah ini merupakan tampilan dari implementasi sistem dari Decision Support System menentukan Calon Penerima Bantuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersubsidi dengan metode WASPAS. Tampilan Form Login Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: Tampilan Form Login adalah tampilan Pertama yang akan muncul pada aplikasi sistem pendukung keputusan. Form Login ini ditunjukkan kepada bagian administrasi pendukung keputusan dalam menentukan calon penerima bantuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersubsidi. Untuk Menginput username dan password dengan benar. Berikut adalah tampilan form login : Gambar 1. Form Login Tampilan Form Menu Utama Menu utama merupakan tampilan halaman awal sistem untuk melakukan pengolahan data di dalam Sistem Pendukung Keputusan Dalam menentukan calon penerima bantuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersubsidi menggunakan metode WASPAS. Berikut adalah tampilan form menu utama: Gambar 2. Form Menu Utama Berikut ini adalah fungsi dari tombol yang terdapat pada form Menu Utama yaitu sebagai berikut ini: File : Berfungsi untuk menampilkan tombol data kriteria bobot, sub kriteria dan tombol data calon penerima Bantauan yang akan menuju ke form penerima bantuan. Proses : Berfungsi untuk menampilkan tombol perrhitungan WASPAS yang akan menuju ke form perhitungan WASPAS. Laporan : Berfungsi untuk masuk ke dalam form laporan. Keluar : Berfungsi untuk keluar dari sistem. Tampilan Form Data Kriteria Bobot Form data kriteria merupakan form yang digunakan untuk meng-input data kriteria yang ada pada perusahaan. Berikut adalah tampilan form input data kriteria: Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: Gambar 3. Form Data Kriteria Tampilan Form Data Calon Penerima Bantuan Form data calon penerima bantuan merupakan form yang digunakan untuk meng-input data calon penerima Di bawah ini merupakan tampilan form input data calon penerima bantuan sebagai berikut: Gambar 4 Form Data Calon Penerima Bantuan Tampilan Proses WASPAS Form ini akan melakukan proses perhitungan dengan menggunakan metode WASPAS (Weighted Aggregated Sum Product Assessmen. yang akan diproses atau dihitung berdasarkan nilai kriteria yang telah dibobotkan. Berikut adalah tampilan form perhitungan : Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: Gambar 5. Form Perhitungan WASPAS Tampilan Laporan Form laporan hasil merupakan tampilan dari laporan dalam menentukan calon penerima bantuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersusidi adalah sebagai berikut : Gambar 5. Form Laporan Kesimpulan Berdasarkan Penelitian yang telah dilalui dalam tahap perancangan dan evaluasi Decison Support System untuk menentukan kelayakan penerimaan bantuan pemasangan pemasangan air PAM bersubsidi di desa Laenuha dengan menggunakan metode WASPAS maka dapat disimpulkan bahwa : Dengan sisitem ini, dalam menentukan penerima bantuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersubsidi dipengaruhi oleh kriteria dan nilai matrikas terbobot beserta nilai bobot yang dimasukkan. Sistem yang dibangun dengan cara menerapkan metode WASPAS yang tepat sasaran dan objektif dalam menentukan penerima bantuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersubsidi. Sistem ini dibangun agar dapat menenetukan penerima bantuan yang layak mendpatkan pemasangan air PAM bersubsidi secara akurat. Pengujian sistem pendukung keputusan untuk menentukan penerima bantuan yang layak mendapatkan pemasangan air PAM bersubsidi yaitu dengan membandingkan nilai inputan berdasarkan metode WASPAS yang diterapkan terhadapa hasil keputusan yang diperoleh dari sistem yang dirancang. Journal homepage: https://ojs. Cyber Tech Vol. No. Juli 2020, pp. ISSN: UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah Subhanu wa taAoala karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, yang masih memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat diselesaikan jurnal ilmiah ini dengan baik. terima kasih ditujukan kepada kedua Orang tua, atas kesabaran, ketabahan serta ketulusan hati memberikan dorongan moril maupun material serta doAoa yag tiada henti-hentinya. Ucapan terimakasih juga ditujukan untuk pihak-pihak yang telah mengambil bagian dalam penyusunan jurnal ilmiah ini. REFERENSI :