P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Analisis Pengaruh ESG Disclosure. Likuiditas. Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Indeks ESG Leaders Ghina Tirta Wangi1. Alfida Aziz2 UPNVJ1. UPNVJ2 ghinatirtawangi27@gmail. Alfidaaziz61@gmail. ABSTRAK Pembangunan berkelanjutan dapat didasarkan pada tiga aspek fundamental pelaksanaan kegiatan usaha yang terdiri dari pembangunan SDM, kemajuan ekonomi dan perlindungan Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pengungkapan Environmental. Social. Governance (ESG), likuiditas dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 30 perusahaan yang terdaftar dalam IDX ESG Leaders Indonesia periode 2020-2021. Pengujian dilakukan menggunakan metode uji statistik deskriptif dan analisis model regresi data panel dengan bantuan Eviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental Disclosure. Social Disclosure. Governance Disclosure, dan likuiditas secara parsial tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sementara profitabilitas memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Kata Kunci: ESG disclosure. Likuiditas. Profitabilitas. TobinAos Q ABSTRACT Sustainable development can be based on three fundamental aspects of the implementation of business activities which consist of human resource development, economic progress, and environmental protection. This study aims to examine the relationship between environmental, social. Governance (ESG) disclosures, liquidity, and profitability on firm value. The author uses a sample consisting of 30 companies listed on IDX ESG Leaders Indonesia for the 2020-2021 period. The test was carried out using descriptive statistical tests and panel regression model analysis. The results of the study show that environmental disclosure. Social Disclosure. Governance Disclosure, and liquidity partially have no effect on firm value. While profitability has an influence on firm Keywords: ESG disclosure. Liquidity. Profitability. Tobin's Q PENDAHULUAN Kondisi ideal pembangunan ekonomi yaitu dimana pertumbuhan ekonomi bergerak tinggi dan stabil serta Brundland Comission kemudian merumuskan sebuah istilah menyeimbangkan pemenuhan kebutuhan masa ini dengan tanpa mempertaruhkan kebutuhan masa mendatang (Suparmoko. Pembangunan berkelanjutan yang seimbang didasarkan pada tiga pilar yang menjadi aspek fundamental pelaksanaan kegiatan usaha yang terdiri dari pembangunan SDM, kemajuan ekonomi dan perlindungan lingkungan (Kusuma. Aksi perusahaan dalam ruang lingkup ini sering disebut sebagai ESG atau Environmental . Social . , dan Governance . ata kelol. ESG dikembangkan dalam laporan tahun 2004 oleh 20 lembaga keuangan yang diprakarsai oleh UN Global Compact. International Finance Corporation (IFC) serta Pemerintah Swiss yang bertujuan untuk mengintegrasikan ESG ke dalam pasar modal. ESG mengacu pada bagaimana perusahaan dan investor menggabungkan isu-isu lingkungan, sosial dan tata kelola ke dalam model bisnis mereka (Gillan et al. , 2. Penilaian kinerja keberlanjutan pengungkapan Laporan Keberlanjutan. Dalam Peraturan OJK (POJK) No. Tahun Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Jasa Keuangan. Emiten, dan Perusahaan Publik yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) penerapan kewajiban pelaporan mulai tahun 2019 dan berakhir tahun 2024. Dalam menyusun laporan keberlanjutan perusahaan dapat mengacu pada Global Reporting Initiative (GRI) yang menjadi Kerangka umum untuk melaporkan kinerja sosial, lingkungan, dan ekonomi organisasi disediakan oleh panduan pelaporan ini. Dengan proaktif menerbitkan informasi terkait tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan dalam pelaporan keuangan, beberapa perusahaan telah menunjukkan dedikasi mereka terhadap keberlanjutan (Zaitul, 2. ESG disclosure dan ESG pengambilan keputusan investasi baru dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa ahli berpendapat bahwa bisnis yang mapan dan stabil biasanya memiliki faktor ESG yang positif. Pentingnya pelaporan keberlanjutan telah meningkat secara global termasuk di Indonesia. Namun jumlah perusahaan yang telah menerapkan ESG dan secara sukarela melakukan laporan keberlanjutan secara konsisten belum begitu banyak. Dengan ESG perusahaan akan memberikan dampak pada lingkungan dan sosial yang mana menjadi fokus berbagai pihak saat ini. LANDASAN TEORI 1 Teori Stakeholder Stakeholder perusahaan adalah kelompok-kelompok terlibat dalam kegiatan suatu perusahaan. Kelompok ini meliputi pelanggan, karyawan, pemasok, partai politik, komunitas lingkungan, komunitas lokal, media, lembaga keuangan, lembaga pemerintah, dan Menurut Freeman dan Reed Teori pemangku kepentingan Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 atau stakeholder adalah sejumlah kelompok orang atau individu yang dianggap saling mempengaruhi oleh aktivitas perusahaan (Prawita, 2. 2 Teori Signalling Signaling Theory oleh Arkelof pihak-pihak bertransaksi memiliki tingkat informasi yang berbeda mengenai nilai informasi tersebut (Safriani & Utomo, 2. Sinyal perusahaan akan dipandang sebagai faktor signifikan yang akan mempengaruhi keputusan investasi pihak di luar perusahaan. Dengan demikian, sinyal perusahaan harus memiliki otoritas untuk menyampaikan informasi yang dapat mengubah cara pihak luar memandang perusahaan. 3 Triple Bottom Line Triple bottom line adalah konstruksi yang berkaitan dengan sustainability atau keberlanjutan yang diciptakan oleh Elkington. Triple bottom line mulai diperkenalkan lewat buku berjudul Cannibals With Forks. : The Triple Bottom Line in 21st Century Business pada tahun 1997. Konsep Triple Bottom Line memiliki tiga bentuk bidang ekonomi, kualitas lingkungan, dan keadilan sosial (Purvis et al. , 2. Perusahaan perlu fokus dalam memenuhi kebutuhan masyarakat . dan secara aktif mendukung pelestarian . pencapaian keuntungan . 4 Nilai perusahaan Dengan mengirimkan sinyal kepada pihak luar dalam bentuk data keuangan terpecaya, nilai perusahaan dapat ditingkatkan dan asimetri informasi ketidakpastian atas potensi pertumbuhan perusahaan di masa depan (Brigham & Houston, 2. Persepsi investor terhadap emiten tercermin dalam nilai Nilai perusahaan dapat dipengaruhi oleh profitabilitas, ukuran, kepemilikan institusional, serta struktur modal (Pohan et al. , 2. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. 5 Environmental. Social. Governace (ESG) ESG mengacu pada bagaimana perusahaan dan investor memadukan komponen lingkungan, sosial dan tata kelola ke dalam model bisnis mereka (Gillan et al. , 2. Standar praktik investasi yang dikenal sebagai ESG kebijakan perusahaan dengan cara yang konsisten dengan konsep lingkungan, sosial, dan tata kelola. ata kelol. (Qodary, 2. Metode baru untuk mengukur pengungkapan informasi perusahaan secara sukarela adalah pengungkapan ESG, yang biasanya terdiri dari pelaporan keberlanjutan, pelaporan terintegrasi, dan pelaporan CSR dalam laporan tahunan yang terpisah (Putri, 2. 6 Likuiditas Likuiditas perusahaan ditentukan oleh kemampuannya dalam melunasi utang jangka pendek. Likuiditas perusahaan adalah kemampuannya untuk melakukan pembayaran utang jangka pendek tanpa menghambat aktivitasnya (Hambali, 2. Rasio yang digunakan dalam mengukur likuditas yaitu Rasio Lancar (Current Rati. Rasio Sangat Lancar (Quick Rati. dan Rasio Kas (Cash Rasi. (Brigham & Houston, 7 Profitabilitas Menurut Sartono (Purwanti, 2. kapabilitas perusahaan dalam mengelola aset atau modal kerjanya untuk menghasilkan laba dikenal sebagai profitabilitas. Laba perusahaan dan tindakan operasional diwakili oleh rasio profitabilitas (Brigham & Houston, 2. Efektivitas kinerja manajemen dalam menghasilkan keuntungan terbesar bagi organisasi dapat dievaluasi dengan menggunakan rasio profitabilitas. Rasio profitabilitas dapat di ukur menggunakan Return On Assets (ROA) dan Return On Equity (ROE). METODELOGI Dalam penelitian ini Variabel terikat yaitu nilai perusahaan yang diproksi TobinAos Q. Rasio Tobin's Q yang mempertimbangkan semua aspek utang, nilai pasar, dan aset perusahaan (Sudiyatno & Puspitasari, 2. Rumus TobinAos Q yaitu (Melinda & Wardhani, ycNycuycaycnycuA yc ycE = ycNycuycycayco ycoycaycycoyceyc ycycaycoycyce ycNycuycycayco ycaycuycuyco ycycaycoycyce ycuyce ycoycnycaycaycnycoycnycycnyceyc ycNycuycycayco ycaycuycuyco ycycaycoycyce ycuyce yaycycyceyc Variabel bebas yang digunakan yaitu Environmental Disclosure. Social Disclosure. Governance Disclosure. Likuditas, dan Profitabilitas. Variable Environmental disclosure mengacu pada Indeks GRI subtopic Environment yang terdiri 9 sub topik dengan 37 indikator. Variable Social Disclosure mengacu pada Indeks GRI yang terdiri dari 19 sub topik dengan 40 indikator. Variable Governance Disclosure mengacu pada Indeks GRI yang terdiri dari 9 sub topik dengan 76 indikator. Penghitungan pengungkapan variabel ESG dilakukan dengan memberikan skor 0 jika perusahaan belum mengungkapkan salah satu item sesuai indikator pengungkapan dan skor 1 jika bahwa perusahaan telah mengungkapkannya sesuai indikator. Kemudian nilai dari tiap variable akan dijumlahkan dengan menggunakan rumus sebagai berikut (Husada & Handayani, 2. yaycIya yaycnycycaycoycuycycycyce = ycAycnycoycaycn yaycyceyco ycEyceycuyciycycuyciycoycaycyycaycu yaycIya ycNycuycycayco ycEyceycuyciycycuyciycoycaycyycaycu ycAycaycoycycnycoycayco Variabel likuiditas dihitung menggunakan current ratio dengan yaycycycyceycuyc ycycaycycnycu = yaycycyceyc yaycaycuycaycayc yayceycycaycycnycaycaycu yaycaycuycaycayc Return on equity digunakan dalam variabel profitabilitas (ROE) penelitian ini. yaycaycayca yaAyceycycycnEa ycIycCya = ycNycuycycayco yaycoycycnycycayc Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Populasi perusahaan terdaftar dalam ESG Leaders Index periode 2020Ae2021. Pemilihan sampel menggunakan teknik sampel jenuh karena sedikit atau tidak ada anggota populasi. Dengan begitu anggota sampel pada penelitian ini terdiri dari 30 perusahaan dengan kriteria berikut: Pendekatan dalam pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Data sekunder penelitian berasal dari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan. Data penelitian bersumber pada laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan di periode 2020-2021. Dalam analisis data menggunakan data panel Uji statistik digunakan dalam penelitian untuk menganalisis data secara Eviews. Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2021. Perusahaan yang masuk di Indeks ESG Leaders periode 2020-2021. Perusahaan yang mempublikasikan laporan keuangan dan laporan HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Deskripsi Data Penelitian Tabel 1. Deskriptif statistik Nilai Perusahaan Environment Disclosure Social Disclosure Governance Disclosure Current Ratio ROE Mean Median Maximum Minimum Std. Dev Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Sum Sum Sq. Dev Observations Sumber: Data diolah oleh EViews Perbandingan nilai mean dengan standar deviasi TobinAos Q dari perusahaan sampel yaitu 1. 102976 dimana nilai mean lebih kecil dibanding nilai standar deviasinya. Hal tersebut menunjukan bahwa nilai mean adalah representasi yang buruk dari keseluruhan data. Variable Environment Disclosure. Social Disclosure, dan Governance Disclosure memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi dibanding nilai standar deviasinya. Jika hasil ketiga nilai rata-rata variabel dibandingkan dengan nilai pengungkapan maksimal sebesar 1, maka secara rata-rata perusahaan sampel Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 dalam mengungkapkan kelengkapan dan kesesuaian aspek lingkungan, sosial dan tata kelola masih rendah. Perbandingan nilai rata-rata Variable likuiditas . urrent rati. dengan standar deviasi current ratio yaitu 945000 > 1. 547101 dimana nilai rataratanya lebih tinggi dibanding nilai standar deviasinya. Hasil variable (ROE) perbandingan nilai mean dengan standar deviasi ROE yaitu 15. 98417 < 25. dimana nilai rata-ratanya lebih kecil dibanding nilai standar deviasinya. Swamy and Arora estimator of component variances Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. ROE Rho P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Effects Specification 2 Uji Hipotesis Tabel 2. Uji Koefisien Determinansi dan Uji0. Cross-section Idiosyncratic random f-Statistik Weighted Statistics R-squared Adjusted R-squared of regression F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Sum squared resid Durbin-Watson stat Pengujian menggunakan Random Effect Model persamaan regresi sebagai berikut: Nilai Perusahaan = 1. 917060EDit 288128SDit 923914GDit 0. 188590CRit 071129ROEit 0. Unweighted Sumber: Data diolah oleh Statistics EViews R-squared Sum squared resid Mean dependent var 04796 Durbin-Watson stat Berdasarkan tabel 2 didapatkan nilai probabilitas f-statistik sebesar 000000 yang lebih kecil dibanding nilai signifikasi sebesar 0. Sehingga hasil uji f-statistik menunjukan bahwa secara bersama-sama atau simultan variable Environment Dislosure. Social Disclosure. Governance Disclosure. Current Ratio dan ROE memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai Berdasarkan tabel 2 nilai Adjusted R-Square didapatkan sebesar Artinya variable Environment Disclosure. Social Disclosure. Governance Disclosure. Current Ratio dan ROE dapat menjelaskan nilai Sementara sisanya sebesar 29. dapat dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diungkapkan pada model penelitian seperti struktur modal dan ukuran perusahaan (Brigham & Houston, 2. 3 Uji Regresi Data Panel Tabel 3. Uji Regresi Data Panel Dependent Variable: NP Method: Panel EGLS (Cross-section random effect. Date: 12/16/22 Time: 20:14 Sample: 2020 2021 Periods included: 2 Cross-sections included: 30 Total panel . observations: 60 Swamy and Arora estimator of component variances Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. ROE Rho Sumber: Data Effects diolahSpecification oleh EViews Cross-section random Idiosyncratic random Penentuan daerah penerimaan melalui uji t dilakukan dengan melihat tabel distribusi t dengan level signifikasi () 0,05 dan derajat kebebasan . = 601-6 = 53. Berdasarkan tabel distribusi t nilai ttabel sebesar 2,00575. Berdasarkan tabel 3 didapatkan bahwa thitung Variable Environment Disclosure (-1,042. Social Disclosure (-0. Governance Disclosure (-0. , dan current ratio . lebih besar daripada nilai ttabel . ,00. Tingkat signifikasi yang didapatkan dari pengelolaan data keempat variabel ini juga lebih beesar dari tingkat signifikasi sebesar 0,05. Maka hasil uji t menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh variable Environment Disclosure. Social Disclosure. Governance Disclosure, dan current ratio terhadap nilai perusahaan. Hasil pada tabel 3 menunjukan bahwa thitung variable ROE sebesar Sehingga nilai thitung > ttabel . 99132 > 2. Selain itu nilai signifikansi yang didapatkan sebesar 0000 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi sebesar 0,05. Maka hasil uji t menyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan variable ROE terhadap nilai 4 Pembahasan 1 Environment Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Environment Disclosure adalah informasi terkait pengelolaan lingkungan oleh organisasi dalam proses produksi dan operasional secara keseluruhan. Dari hasil pengelolaan data dapat disimpulkan bahwa Environment Disclosure tidak Weighted Statistics R-squared Adjusted R-squared of regression F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Sum squared resid Durbin-Watson stat Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. berpengaruh signifikan terhadap nilai Temuan penelitian ini sejalan dengan penelitian (Toti & Johan, 2. yang menemukan bahwa praktik lingkungan memiliki biaya tinggi dalam keberlanjutan terhadap keuangan akan memiliki signifikansi dalam jangka Selain itu juga bahwa environmental disclosure masih belum diwajibkan yang mana akan mempersulit pemegang saham untuk menilainya. Penelitian (Husada & Handayani, 2021. Zhang et al. , 2. juga menyatakan jika biaya pengungkapan lingkungan lebih tinggi dari pada pengungkapan informasi tentang dimensi lain, sehingga informasi dari aspek lain sebagian akan lingkungan terhadap nilai perusahaan. Temuan kontradiktif dengan (Kurniawan et al. Zaitul, 2. yang mengemukakan bahwa Environment Disclosure memiliki Sementara temuan oleh (Abdi et al. , 2022. Atahau & Kausar, 2. menunjukan pengaruh positif antara Environment Disclosure dan nilai Dengan adanya informasi terkait lingkungan yang perusahaan publikasikan akan membantu pemangku mengevaluasi dampak operasi bisnis yang dilakukan perusahaan pada 2 Social Disclosure Nilai Perusahaan Terhadap Social Disclosure informasi terkait kinerja, standar atau aktivitas dalam tanggung jawab sosial Pada penelitian ini Social Disclosure didasarkan pada standar GRI aspek sosial yang terdiri dari perusahaan terkait pemenuhan hak-hak karyawan dan masyarakat. Dari hasil Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 perhitungan dan pengelolaan data didapatkan bahwa Social Disclosure tidak berpengaruh terhadap nilai Dari sisi teori signalling, hasil penelitian ini tidak sejalan. Dimana pengungkapan kinerja sosial seharusnya dapat menjadi sinyal baik bagi para stakeholder khususnya investor bahwa perusahaan sudah lebih mapan untuk mampu memperhatikan aspek sosial di lingkungan perusahaan tersebut sehingga mendorong nilai perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Atahau & Kausar, 2022. Husada & Handayani, 2021. Kurniawan et al. Zaitul, 2. yang menunjukan bahwa pengungkapan sosial tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Tidak berpengaruhnya antara Social Disclosure terhadap nilai perusahaan dapat disebabkan oleh pengungkapan bidang sosial merupakan pengungkapan yang sudah umum dipublikasikan oleh banyak perusahaan sehingga tidak dapat meningkatkan nilai perusahaan (Atahau & Kausar, 2. Pengungkapan aspek Social Disclosure memberikan dampak pada impresi stakeholder terkait aktivitas perusahaan atas sumber daya manusia di sekitar lingkungkan perusahaan. Pada penelitian (Abdi et al. , 2022. Toti & Johan, 2022. Zhang et al. , 2. menunjukan bahwa Social Disclosure berpengaruh positif signifikan pada nilai perusahan yang mana tidak sejalan dengan hasil peneltian 3 Governance Disclosure terhadap Nilai Perusahaan Governance Disclosure adalah informasi mengenai kinerja, standar atau aktivitas dalam tata kelola perusahaan. Pada Governance Disclosure didasarkan pada standar GRI aspek tata kelola yang terdiri dari 76 Dari hasil perhitungan dan pengelolaan data didapatkan bahwa Governance Disclosure berpengaruh terhadap nilai perusahaan. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Hal ini bertentangan dengan teori pemangku kepentingan yang menyatakan bahwa perusahaan dengan pengungkapan perusahaan akan mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para stakeholder sehingga akan mengingkatkan citra positif perusahaan dan juga berdampak pada nilai perusahaan. diartikan bahwa setiap aktivitas atau kegiatan operasionalnya sesuai dengan standar ESG. Dengan kinerja dan kelengkapan ESG yang baik maka perusahaan sudah memenuhi ekspektasi dan kepentingan dari berbagai pemangku kepentingan baik internal . aryawan dan pemegang saha. ataupun eksternal . emerintah, lembaga terkait, dan Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Zaitul, 2. yang menunjukan bahwa Governance berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sama dengan halnya Social Disclosure dimana tidak adanya pengaruh antara Governance Disclosure terhadap nilai perusahaan dikarenakan secara umum pengungkapan tata kelola perusahaan merupakan pengungkapan yang sudah umum dipublikasikan oleh banyak perusahaan sehingga tidak dapat meningkatkan nilai perusahaan. Pada penelitian yang dilakukan oleh (Abdi et , 2022. Toti & Johan, 2022. Zhang et Governance Disclosure berpengaruh positif signifikan pada nilai perusahan yang mana tidak sejalan dengan hasil peneltian ini. Berdasarkan model regresi yang terbentuk dari pengujian didapatkan bahwa variabel Environment Disclosure. Social Disclosure, dan Governance Disclosure memiliki arah hubungan yang negatif, hal ini tidak sesuai dengan tujuan utama pembentukan ESG yang bertujuan kepada keberlanjutan ekonomi. Pendapat Friedman . memaparkan bahwa perusahaan memiliki tujuan utama semata-mata kekayaan pemegang sahamnya dan tujuan non-financial akan menyebabkan penurunan efektivitas perusahaan dalam mencapai tujuan financialnya (Safriani & Utomo, 2. Hasil penelitian oleh (Safriani & Utomo, 2. pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia juga menunjukan arah hubungan yang negatif antara ESG Disclosure dan nilai perusahaan (TobinAos Q). Selain itu penelitian oleh (Junius et , 2. yang meneliti pengaruh ESG Disclosure terhadap nilai perusahaan di negara ASEAN mengindikasikan bahwa kesadaran terkait kelengkapan ESG Disclosure secara khusus di Indonesia masih begitu kurang. 4 ESG Disclosure terhadap Nilai Perusahaan Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Environment Disclosure. Social Disclosure, dan Governance Disclosure tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Tidak adanya pengaruh variabel-variabel tersebut dapat mengindikasikan bahwa kesadaran atau awareness terhadap kesesuaian faktor lingkungan, sosial dan tata kelola terhadap standar yang berlaku masih begitu kurang sehingga informasi dalam pengungkapan tidak memiliki dampak pada penilaian perusahaan. Merujuk pada signalling theory informasi yang terkandung pada ESG Disclosure dapat dijadikan sinyal yang mencerminkan aktivitas dan kinerja perusahaan. Perusahaan dengan ESG yang baik Hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian sebelumnya (Li et al. Yu et al. , 2. yang memaparkan bahwa ESG Disclosure berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. ESG disclosure dapat meningkatkan nilai transparasi dan akuntanbilitas sehingga meningkatkan kepercayaan stakeholder. 5 Likuiditas Perusahaan Nilai Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Kapasitas perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya secara tepat waktu diukur dengan rasio yang disebut likuiditas. Dari hasil perhitungan dan pengelolaan data didapatkan bahwa likuiditas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Pada signalling theory, likuditas menggambarkan ketercukupan dana yang dimilikii perusahaan untuk melunasi semua kewajiban yang jatuh tempo dalam jangka pendek. Hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian (Oktaryani et al. , 2. yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Tidak adanya pengaruh likuiditas yang di prosikan dengan current ratio terhadap nilai perusahaan karena current ratio dapat menjadi Auwindow dressingAy oleh Dimana manajemen dapat membuat seolah-olah necara dalam kondisi yang baik sehingga bebera investor berhati-hati dalam menggunakan rasio untuk pertimbangan 6 Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Profitabilitas adalah rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan menggunakan modal kerja untuk Dari perhitungan dan pengelolaan data berpengaruh positif terhadap nilai Kinerja sebuah perusahaan dapat dilihat melalui profitabilitasnya. Dimana perusahaan maka akan meningkatkan return atau pengembalian kepada Semakin besar profit yang didapatkan maka tingkat pengembalian kepada pemegang saham lewat dividen dan sebagainya akan mendorong peningkatan harga saham perusahaan. Penelitian ini sejalan dengan (Fatimah. Hambali, 2021. Oktaryani et al. Zulaika & Sihombing, 2. yang berpengaruh positif terhadap nilai Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 KESIMPULAN Berdasarkan proses pengolahan data hingga pembahasan dari hasil peneltian mengenai Analisis Pengaruh ESG Disclosure. Likuiditas dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan dapat Environment Disclosure. Social Disclosure dan Governance Disclosure tidak memiliki pengaruh dalam jangka pendek terhadap nilai perusahaan. Sedangkan likuiditas juga tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Sementara profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai DAFTAR PUSTAKA