PROSIDING SEMMAU 2021 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKADEMIK STMIK MOBILE SYSTEM MENGGUNAKAN METODE PIECES FRAMEWORK PADA STMIK ICHSAN GORONTALO Ifriandi Labolo1,*. Rahma Putri Al Hamid2. Abdul Rahman Ismail3 123 Sistem Informasi. STMIK Ichsan Gorontalo. Kota Gorontalo. Indonesia Email: 1,*iadifriandi@gmail. com, 2rahmaputrialhamid@gmail. com, 3abdulrahmanismail123@gmail. Email Penulis Korespondensi: iadifriandi@gmail. ABSTRACT Information system is a system that provides information for management in making decisions and also for carrying out company operations, where the system is a combination of people, information technology and organized procedures. One example is the use of a mobile-based academic information system at STMIK Ichsan Gorontalo which can help campuses and students in lectures. The STMIK Mobile system has been used for 4 years but has never been tested or analyzed and evaluated whether it can still meet user needs. Later this will complicate the development of systems to support campus operations in the medium and long term. For this reason, researchers try to conduct research to determine the performance of the system using the PIECES method to determine the quality of information systems in terms of Performance. Information. Economics. Control. Efficiency, and Service. PIECES). From the results of the study, the data obtained from the questionnaire distributed to 90 respondents obtained the value of the PIECES variable, namely the performance variable obtained a value of 4. 28 with the predicate satisfied, the information variable obtained a value of 4. with the predicate satisfied, the economic variable obtained a value of 4. 15 with the predicate satisfied, the control variable obtained a value of 3. 78 with the predicate satisfied, the efficiency variable obtained a value of 62 with the predicate satisfied and the service variable obtained a value of 4. 29 with the predicate satisfied. The STMIK Ichsan Gorontalo academic information system based on the PIECES framework has been able to provide an overview to determine the success of the implementation and the quality of the software that has been The PIECES framework can be used to analyze the level of user satisfaction with the information system used. Keywords: Pieces Framework. System Analysis. Academic Information System. PROSIDING SEMMAU 2021 PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi dalam era globalisasi ini tumbuh dengan sangat pesat. Perkembangan teknologi informasi saat ini memberi berbagai keuntungan dan kemudahan bagi manusia di abad ini. Berbagai aspek kehidupan dan kegiatan memerlukan adanya teknologi informasi untuk menunjang kebutuhan mereka masing-masing bagi manusia di abad ini. Berbagai aspek kehidupan dan kegiatan memerlukan adanya teknologi informasi untuk menunjang kebutuhan mereka masing-masing. Oleh karena itu teknologi informasi merupakan elemen yang sangat penting yang tidak dipisahkan dengan peradaban dunia saat Sistem informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi prosedur-prosedur Biasanya suatu perusahan atau badan usaha menyediakan semacam informasi yang berguna bagi manajemen. Menurut Andre Leon Abdillah pada tahun 2006, bahwa teknologi informasi kini telah menjadi lebih berkolaborasi dengan banyak aspek. Salah satu contoh yaitu pemanfaatan sistem informasi akademik berbasis mobile pada STMIK Ichsan Gorontalo yang dapat membantu pihak kampus dan mahasiswa dalam Dengan sistem informasi akademik dapat tersajikan informasi yang akurat, tepat waktu dan sesuai kebutuhan guna menunjang proses fungsi Ae fungsi manajemen dan pengambilan STMIK Mobile System telah dipergunakan selama 4 tahun namun sebelumnya belum pernah dilakukan pengujian atau analisis dan evaluasi apakah masih dapat memenuhi kebutuhan Kelak hal ini akan menyulitkan dalam operasional kampus jangka menengah dan jangka untuk itu peneliti mencoba melakukan penelitian untuk mengetahui kinerja sistem dengan metode PIECES. Analisis dilakukan untuk mengenali pengaruh kesuksesan implementasi dan tingkat kualitas perangkat lunak yang selama ini digunakan. STMIK Ichsan Gorontalo memiliki jumlah mahasiswa keseluruhan 1028 orang dan yang aktif 810 orang, untuk prodi sistem informasi memiliki 926 orang, komputerisasi akuntansi 69 orang, menejemen informatika 33 orang. peneliti akan membagikan kuisioner kepada 100 orang mahasiswa sebagai sampel. Dalam penelitian ini dilakukan kegiatan evaluasi terhadap sebuah sistem informasi akademik untuk menilai apakah sistem sudah dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa dan pihak kampus. Dalam memberikan analisis atau evaluasi terhadap suatu sistem, dapat dilakukan dengan beberapa model analisis. Dalam penelitian ini, akan digunakan modul analisis PIECES Framework. PIECES Framework sendiri merupakan suatu alat dalam menganalisa sistem informasi berbasis computer . , dimana terdiri dari point-point penting yang berguna untuk dijadikan pedoman/acuan dalam menganalisis sistem Secara singkat. PIECES Framework mengandung hal-hal penting dalam mengevaluasi Performace. Economics. Control. Efficiency, dan Service. Dengan menggunakan PIECES framework sebagai alat analisis sistem, suatu sistem secara detail dan menyeluruh akan mendapat perhatian khusus, sehingga kekuatan dan kelemahan sistem dapat diketahui untuk nantinya dijadikan acuan bagi perkembangan dan kemajuan institusi selanjutnya. TINJAUAN PUSTAKA Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti kesimpulannya . Objek penelitian ini adalah sistem informasi akademik STMIK Mobile System. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa/i STMIK Ichsan Gorontalo yang masih aktif kuliah dengan jumlah 810. Sampel Penelitian ini menggunakan sampel dengan ukuran sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin . Rumus Slovin : ycA ycu = 1 ycA. n : Sampel N : Populasi e : Taraf kesalahan ( 10% atau 0,1 ). Pengambilan sampel ini dilakukan pada taraf kesalahan 10% atau 0. 1 maka ukuran sampel dapat dihitung sebagai berikut : ycu= 1 810. ycu 1 810. ycu= ycu = 89. ycu = 89 Jadi dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin dapat disimpulkan bahwa jumlah sampel PROSIDING SEMMAU 2021 yang akan diambil sebanyak 89 mahasiswa namun peneliti bulatkan menjadi 90. Teknik yang digunakan adalah teknik simple random sampling . karena pengambilan anggota sampel dari penelitian ini secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi . Cara demikian dilakukan karena sifat populasi yang homogen . METODE PENILITIAN 1 Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Metode penelitian atau jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan, meringkas, berbagi kondisi, berbagai situasi atau berbagai variabel yang timbul di masyarakat yang menjadi objek penelitian . dalam hal ini objek penelitian yang diambil adalah sistem informasi Akademik pada STMIK Ichsan Gorontalo. 2 Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang, dapat disimpulkan perumusan masalah sebagai berikut: Menganalisi seberapa besar pengaruh kesuksesan implementasi dan tingakat kualitas penggunaan STMIK Mobile System berdasarkan variabel Performance Menganalisi seberapa besar pengaruh kesuksesan implementasi dan tingakat kualitas penggunaan STMIK Mobile System berdasarkan variabel Information Menganalisi seberapa besar pengaruh kesuksesan implementasi dan tingakat kualitas penggunaan STMIK Mobile System berdasarkan variabel Economic. Menganalisi seberapa besar pengaruh kesuksesan implementasi dan tingakat kualitas penggunaan STMIK Mobile System berdasarkan variabel Control. Menganalisi seberapa besar pengaruh kesuksesan implementasi dan tingakat kualitas penggunaan STMIK Mobile System berdasarkan variabel Efficiency. Menganalisi seberapa besar pengaruh kesuksesan implementasi dan tingakat kualitas penggunaan STMIK Mobile System berdasarkan variabel Service Hipotesis Penelitian Perumusan hipotesis merupakan jawaban sementara tehadap rumusan masalah penelitian. Menurut Sugiyono . menjelaskan tentang hipotesis. Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, oleh karena itu rumusan masalah penelitian biasanya disusun dalam bentuk kalimat pertanyaan. Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Jadi hipotesis juga dapat dinyatakan sebagai jawaban teoritis terhadap rumusan masalah penelitian, belum jawaban yang Berdasarkan kerangka pemikiran yang telah diuraikan diatas maka penulis mengemukakan hipotesis penelitian bahwa : Terdapat Pengaruh Partisipasi Pengguna Terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi. H1. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Performance 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan H2. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Information 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan H3. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Economic 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan H4. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Control 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan H5. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Efficiensi 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan H6. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Service 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Uji Instrumen Penelitian ini menggunakan data primer. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner, yaitu dengan memberikan pernyataan tertulis kepada Selanjutnya responden memberikan tanggapan atas pernyataan yang diberikan. Mengingat pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, kesungguhan responden dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan merupakan hal yang sangat penting dalam penelitian. Kuesioner yang diberikan dirancang dengan menggunaka skala likert. Untuk menguji keabsahan atau kesahihan penelitian ini, peneliti menggunakan pengujian Validitas dan reliabilitas. 2 Uji Validitas Dalam mengukur tingkat validitas peneliti menggunakan metode komputerisasi SPSS 22 dengan teknik pengujian dengan rumus product moment karel person. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan kriteria pengujian jika rhitung > rtabel maka alat ukur tersebut valid. Begitu pula sebaliknya, jika rhitung < rtabel maka alat ukur tersebut tidak valid. Uji validitas dengan 90 responden dan taraf signifikansi 5% . sehingga didapatkan yc ycycaycayceyco sebesar 0. 207 dan yc Eaycnycycycuyci yang didapat dari setiap hasil uji validitas rata-rata diatas Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa PROSIDING SEMMAU 2021 uji validitas pada variabel penelitian ini dari butir P1 hingga P23 bernilai valid sebab rata-rata yc Eaycnycycycuyci yang didapat dari setiap hasil uji validitas diatas Uji Reliabilitas Berdasarkan pengujian reliabilitas menggunakan bantuan software SPSS 22 (Statistical Package for the Social Science. nilai Cronbach Alpha untuk variable Performace 0. Information 0. Economy 0. Control 0. Efficiency 0. Service 0. 630 Hasil ini menunjukan bahwa kuesioner tersebut dapat dikatakan reliable karena nilai Alpha>0. Hasil Pipotesis H1. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Performance 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan. Pada penelitian yang menjadi hipotesis pertama ini menunjukan bahwa dari hasil analisis deskriftif menunjukan bahwa sebangian besar responden memberikan tanggapan baik skor . terhadap 7 indikator variable Performance. maka sesuai dengan uraian sebelumnya hasil dari variabel performance mendapatkan nilai 4 dengan kategori puas. dari hasil tersebut STMIK Mobile Sytem dikategorikan baik karena menu yang ada didalam website sesuai dengan isi yang dibutuhkan seperti kecocokan antara menu dengan kontennya dan waktu yang dibutuhkan website untuk melakukan proses kerja cepat. Untuk itu performance dari STMIK Mobile System ini harus di pertahankan atau ditingkatkan agar lebih baik lagi dengan meningkatkan kecepatan proses kerja. H2. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Information 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan. Pada penelitian yang menjadi hipotesis pertama ini menunjukan bahwa dari hasil analisis deskriftif menunjukan bahwa sebangian besar responden memberikan tanggapan baik skor . terhadap 4 indikator information. sesuai dengan uraian sebelumnya hasil dari variabel information mendapatkan nilai 4,28 dengan kategori puas. dari hasil tersebut STMIK Mobile System dikategorikan baik karena informasi yang diberikan STMIK Mobile System sesuai dengan kebutuhan saat ini dan informasi dapat di dapatkan sewaktu Ae waktu jika dibutuhkan. Untuk mempertahankan agar information tetap berjalan dengan baik maka informasi yang ada di dalam sistem harus selalu diperbaharui dengan waktu tertentu. H3. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Economic 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan. Pada penelitian yang menjadi hipotesis pertama ini menunjukan bahwa dari hasil analisis deskriftif menunjukan bahwa sebangian besar responden memberikan tanggapan baik skor . terhadap indikator variable Economic. maka sesuai dengan uraian sebelumnya hasil dari variabel Economic mendapakan nilai 4,15 dengan kategori puas. dari hasil tersebut STMIK Mobile System dikategorikan baik oleh karena itu economic dari STMIK Mobile System harus di pertahankan dengan selalu memperbaharui sistem agar bisa berjalan dengan baik. H4. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Control 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan. Pada penelitian yang menjadi hipotesis pertama ini menunjukan bahwa dari hasil analisis deskriftif menunjukan bahwa sebangian besar responden memberikan tanggapan baik skor . terhadap 2 indikator variable Control maka sesuai dengan uraian sebelumnya hasil dari Control mendapakan nilai 3,78 dengan kategori puas. Dari hasil tersebut control STMIK Mobile System dikategoriakn baik oleh karena itu STMIK Mobile System harus dipertahankan dengan memperbaharui sistem agar bisa berjalan dengan baik. H5. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Efficiensi 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan. Pada penelitian yang menjadi hipotesis pertama ini menunjukan bahwa dari hasil analisis deskriftif menunjukan bahwa sebangian besar responden memberikan tanggapan baik skor . terhadap 2 indikator variable Efficiensi. maka sesuai dengan uraian sebelumnya hasil dari variabel Efficiensi mendapatkan nilai 3,63 dengan predikat puas. Dari hasil tersebut STMIK Mobile System dikategoriakn baik oleh karena itu STMIK Mobile System harus dipertahankan dengan memperbaharui sistem agar bisa berjalan dengan baik. H6. Kepuasan pengguna aplikasi STMIK mobile system pada variabel Service 75 % dari kriteria idel yang ditetapkan. Pada penelitian yang menjadi hipotesis pertama ini menunjukan bahwa dari hasil analisis deskriftif menunjukan bahwa sebangian besar responden memberikan tanggapan baik skor . terhadap 3 indikator variable Service. maka sesuai dengan uraian sebelumnya hasil dari variabel Service mendapatkan nilai 4,29 dengan predikat puas. dari hasil tersebut service STMIK Mobile System dikategorikan baik karena STMIK Mobile System memberikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya oleh pengguna, oleh karena itu maka service harus dipertahankan agar tetap berjalan dengan baik dengan selalu mengisi sistem dengan informasi yang benar. PROSIDING SEMMAU 2021 PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan metode analisis kerangka kerja PIECES dalam mengevaluasi sistem informasi akademik STMIK Mobile System untuk mengetahui pengaruh kesuksesan implementasi dan tingkat kualitas perangkat lunak yang telah Performance. Informations. Economics. Control. Efficiency, dan Service (PIECES) didapatkan hasil dari tiap variabel yaitu variabel performance diperoleh nilai 4 dengan predikat PUAS, variabel information 28 dengan predikat PUAS, variabel economy diperoleh nilai 4. 15 dengan predikat PUAS, variabel control diperoleh nilai 4 dengan predikat PUAS, variabel efficiency diperoleh nilai 4 dengan predikat PUAS dan variabel service diperoleh nilai 4. 29 dengan predikat PUAS. Sistem informasi akademik STMIK Ichsan Gorontalo berdasarkan kerangka kerja PIECES sudah mampu memberikan gambaran untuk mengetahui kesuksesan implementasi dan tingakat kualitas perangkat lunak yang telah di Kerangka PIECES dapat digunaka untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna atas sistem informasi yang digunakan. DAFTAR PUSTAKA