Jurnal Ekonomi Mengabdi Volume 03 Nomor 02. Oktober 2024 SOSIALISASI PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA AySAKINAHAy Rosalina Pebrica Mayasari. Muhammad Titan Terzaghi. Dwi Septa Aryani. Kusminaini Armin. Crysta Armereo. Emilya Winda Sari. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Tridinanti. Palembang. Sumatera Selatan 1,2,3,4,5 Email koresponden : 1 rosalina_mayasari@yahoo. Abstrak Perencanaan keuangan bagi keluarga muslim sangat penting karena merupakan pondasi untuk menjalankan kehidupan yang sukses dan berkah, baik secara materi maupun non materi, berfokus pada dunia maupun akhirat sesuai dengan syariat Islam. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait prinsip-prinsip dalam perencanaan keuangan keluarga, tahapan perencanaan keuangan keluarga, peran anggota keluarga dalam mewujudkan keuangan yang sakinah dan tujuan perencanaan keuangan keluarga sesuai dengan maqashid syariah. Sosialisasi ini diberikan kepada ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa Sidomulyo Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Hasil dari sosialisasi ini diperoleh pemahaman yang mendalam oleh peserta mengenai tujuan perencanaan keuangan yang mencakup tujuan dunia dan akhirat serta orientasi . perencanaan keuangan yang bersifat utuh meliputi materi dan non materi. Kata Kunci: Keluarga. Manajemen Keuangan. Maqashid Syariah. Perencanaan Keuangan PENDAHULUAN Masalah keuangan merupakan hal yang penting dalam sebuah keluarga. Keluarga perlu merencanakan dan mengelola dengan baik keuangannya, jika tidak, akan mempengaruhi Aukeharmonisan keluarganyaAy. Berdasarkan data tahun 2015-2018 di Mahkamah Agung, kasus gugatan perceraian meningkat tiga kali lebih banyak. 1 Sebanyak 80% kasus perceraian didominasi oleh permasalahan keuangan dalam keluarga. 2 Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kasus perceraian mencapai angka 447. 743 kasus pada 2021, meningkat 53,50% dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 291. 677 kasus (Indrianti, 2. Banyak keluarga yang masih menganggap remeh dan antipati terhadap masalah Beberapa di antaranya berpandangan bahwa perencanaan keuangan keluarga hanya untuk keluarga kaya berpenghasilan besar saja, padahal besar kecilnya penghasilan bukan Jurnal Ekonomi Mengabdi Volume 03 Nomor 02. Oktober 2024 inti permasalahan. Penghasilan yang relatif kecil jika direncanakan dan dikelola dengan baik akan mendatangkan kebaikan bagi keluarga, sebaliknya, sebesar apapun penghasilan, jika tidak direncanakan dan dikelola dengan baik akan mendatangkan keburukan bagi keluarga. Perencanaan keuangan keluarga menjadi bagian penting dalam keluarga muslim. Hal ini memiliki beberapa alasan antara lain: . untuk mengetahui kondisi kesehatan keuangan suatu keluarga . inancial health checku. , . untuk mempersiapkan dana darurat . mergency fun. dan mengelola risiko . isk managemen. , . untuk mengelola arus kas . ash flow managemen. , . untuk mengelola hutang . ebt managemen. , . untuk mengelola aset . sset managemen. , . untuk mengelola kebutuhan dana pensiun . etirement fund managemen. , . untuk mengelola dana pendidikan . ducation fund managemen. untuk mengelola dana kebutuhan sekunder dan tersier . econdary and tarsier fund managemen. , serta . untuk mendistribusikan atau mewariskan aset . sset distribution plannin. (Hazmi, 2. Alasan-alasan ini dapat berbeda antara satu keluarga dengan keluarga lainnya serta dapat berkembang sesuai dengan profil keluarga dan keuangannya masing-masing. Profil keluarga muslim tentu akan memiliki visi dan misi keuangan keluarga yang sesuai dengan ajaran Islam. Ajaran Islam mengarahkan pengelola keuangan sesuai dengan ajaran Allah untuk memastikan kesuksesan dalam hidup (Nurdyastuti et al. , 2. Kesuksesan bukan hanya dalam kehidupan dunia namun terlebih untuk kehidupan akhirat. Kesuksesan bukan masalah nominal materi namun lebih pada keberkahan. Keberkahan akan tercapai jika keuangan keluarga berasal dari sumber yang halal, dikelola dengan cara yang halal dan dibelanjakan pada jalan yang Perencanaan keuangan bagi keluarga muslim tentu akan memperhatikan aspek filantropi . akat, infaq, shadaqah dan waqaf/ZISWAF) dan bertujuan untuk kemaslahatan sesuai dengan tujuan syariah . aqashid syaria. (Fauzyan, 2. Universitas Tridinanti melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) berupaya berperan aktif dalam mengatasi berbagai permasalahan di masyarakat, salah satunya melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) berserta mahasiswa FEB berupaya memberikan sosialisasi perencanaan keuangan keluarga melalui kegiatan PKM di desa Sidomulyo kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Kegiatan PKM ini dikuti oleh Ibu-Ibu PKK desa Sidomulyo. Tujuan kegiatan PKM ini ini adalah untuk untuk memberikan pemahaman kepada peserta terkait prinsip-prinsip dalam perencanaan keuangan keluarga, tahapan perencanaan keuangan keluarga. Jurnal Ekonomi Mengabdi Volume 03 Nomor 02. Oktober 2024 peran anggota keluarga dalam mewujudkan keuangan yang sakinah dan tujuan perencanaan keuangan keluarga sesuai dengan maqashid syariah. METODE PELAKSANAAN Sosialisasi kegiatan PKM dimulai dengan memberikan pre-test sebelum pemaparan Hal ini dilakukan untuk mengetahui persepsi para peserta terkait isu keuangan keluarga dan pemahaman peserta terkait perencanaan keuangan. Selanjutnya, pemaparan materi AuPerencanaan Keuangan Keluarga SakinahAy oleh dosen-dosen FEB. Selain pemaparan materi, peserta juga diminta untuk melakukan simulasi dengan dibantu oleh mahasiswa FEB. Peserta diminta membuat pos-pos pemasukan dan pengeluaran keuangan keluarga secara umum serta perhitungan pemasukan dan pengeluaran kas setiap bulan dengan menggunakan buku kas yang telah dibagikan. Diskusi dan tanya jawab interaktif juga dilakukan agar peserta dapat lebih memamahi materi yang telah diberikan. Sesi terakhir, sosialisasi ditutup dengan memberikan post-test setelah materi diberikan. Hal ini bertujuan untuk melihat pencapaian dari sosialisasi yang telah dilakukan. Sosialisasi ini diikuti oleh lebih kurang 25 orang ibu-ibu PKK dan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Sidomulyo. Materi diberikan melalui media power point, simulasi dengan menggunakan buku kas, serta pre-test dan post-test dengan menggunakan aplikasi kahoot. Sosialisasi dilaksanakan pada hari Senin, 12 Agustus 2024 di rumah Kepala Desa Sidomulyo. HASIL DAN PEMBAHASAN Perencanaan keuangan bagi keluarga muslim merupakan hal yang sangat penting karena merupakan pondasi untuk menjalankan kehidupan yang sukses dan berkah, baik secara materi maupun non materi, berfokus pada dunia maupun akhirat sesuai dengan syariat Islam. Hal inilah yang menjadi urgensi dan pokok pembahasan dalam kegiatan PKM ini yaitu perencanaan keuangan keluarga AuSAKINAHAy (Sukses Akhirat dan berka. yang menjadi tujuan dari keuangan keluarga muslim. Para peserta diberikan pemahaman terkait prinsip-prinsip dalam perencanaan keuangan keluarga, tahapan perencanaan keuangan keluarga, peran anggota keluarga dalam mewujudkan keuangan yang sakinah, dan tujuan perencanaan keuangan kelarga sakinah yang sesuai dengan Jurnal Ekonomi Mengabdi Volume 03 Nomor 02. Oktober 2024 maqashid syariah. Materi-materi ini merupakan penjelasan dari urgensi perencanaan keuangan bagi keluarga muslim. Perencanaan keuangan keluarga AuSAKINAHAy adalah perencanaan keuangan yang di dalam prosesnya baik dalam sumber, pengelolaan dan distribusi/pembelanjaannya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang bersumber dari Alquran dan hadis. Prinsip-prinsip syariah terkait pengelolaan keuangan, harta dan muamalahnya bersumber dari nilai-nilai . okok-pokok akhla. yang terkandung dalam Alquran. Nilai-nilai/pokok-pokok akhlak dalam Alquran salah satunya terdapat dalam surah An-Nahl 90: AuSesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil dan berbuat ihsan, serta memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaranAy (QS. An-Nahl . : . Surah An-Nahl 90 berisi tentang tiga sumber kebaikan yaitu berlaku adil, berbuat kebajikan (Ihsa. , dan memberi kepada kaum kerabat yang harus diterapkan dalam kehidupan. Selain itu, terdapat tiga sumber kejahatan di dunia yang berdampak siksa di akhirat yaitu perbuatan keji, perbuatan munkar, dan permusuhan. Allah memberi pengajaran kepada hambaNya melalui perintah dan larangan melalui ayat ini. Nilai-nilai pokok akhlak yang terkandung dalam surah An-Nahl 90 dirumuskan menjadi empat yaitu keadilan, kebaikan . , tolongmenolong . dan kemaslahatan . (Mayasari et al. , 2. Prinsip Keadilan Setiap aktivitas perencanaan keuangan mulai dari sumber penghasilan/pendapatan, pengelolaan dan pengeluaran keuangan haruslah berjalan sesuai dengan koridor syariah. Dalam hal sumber pendapatan diwajibkan bagi umat muslim untuk mencari sumber pendapatan yang halal dan tayyib . serta menghindari mendapatkan harta dengan cara yang batil . idak bena. , sedangkan dari sisi pengeluaran tidak diperkenankan untuk boros. Prinsip Kebaikan (Ihsa. Prinsip kebaikan . dalam perencanaan keuangan keluarga tercermin dalam pengelolaan keuangan yang profesional, memiliki arah tujuan yang jelas, perencanaan dan anggaran yang optimal, pencatatan yang lengkap dan dapat ditelusuri, serta laporan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk evaluasi di masa yang akan datang. Prinsip Tolong Menolong (Takafu. Jurnal Ekonomi Mengabdi Volume 03 Nomor 02. Oktober 2024 Perencanaan keuangan keluarga tidak akan terwujud jika tidak adanya saling tolong menolong, kerjasama dan sinergi antara anggota keluarga. Dengan prinsip ini, silaturahim antar anggota keluarga akan semakin erat khususnya dalam mencapai tujuan keuangan Jika ada anggota keluarga yang mengalami permasalahan keuangan tentu akan menjadi permasalahan bersama yang akan diselesaikan dengan jalan musyawarah dan Prinsip Kemaslahatan (Mashlaha. Perencanaan keuangan keluarga berfokus pada tujuan holistik dan multidimensi yang merupakan perwujudan dari maqashid syariah. Perencanaan keuangan keluarga akan mengarahkan tujuan keuangannya untuk menjaga lima dimensi maqashid syariah yaitu: pemeliharaan/penjagaan dimensi spiritual . , dimensi fisik dan kultural . iwa/dir. , intelektual . , sosial . dan finansial . dari lembaga. Penjagaan dan stakeholdersnya untuk mencari keberkahan dan keridhoan Allah ridha Allah (Mayasari. Perencanaan keuangan keluarga merupakan suatu proses yang sistematis, menyeluruh, dan terencana untuk mengidentifikasi dan menganalisa kebutuhan serta tujuan keuangan keluarga dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang (Devie, 2. Tahapan yang dilakukan dalam perencanaan keuangan keluarga akan menjadi jalan menuju keuangan yang AuSAKINAHAy. Tahapan perencanaan keuangan keluarga haruslah dimulai dari prinsip . iat yang bena. dan mekanisme . ara yang benar sesuai dengan syariat Islam, peraturan lembaga dan pihak terkait lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan syariat Alla. Beberapa tahapan dalam perencanaan keuangan, yaitu: . Perencanaan (Plan/P), . Pelaksanaan (Do/D), . Pemantauan dan Pengukuran (Check/C), serta . Perbaikan dan Peningkatan (Act/A). Tahapan ini dikenal dengan PDCA yang dipopulerkan oleh W. Edwards Deming. 3 Tahapan PDCA ini disintesiskan dengan prinsip-prinsip islam (Prinsip keadilan, kebaikan, tolong-menolong dan kemaslahata. sehingga menjadi tahapan NIMH yang merupakan akronim dari Niat. Istiqamah. Muhasabah dan Hijrah. Tahapan PDCA/NIMH dalam perencanaan keuangan yang dilakukan keluarga ditampilkan pada gambar 1. PDCA - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Jurnal Ekonomi Mengabdi Volume 03 Nomor 02. Oktober 2024 Gambar 1. Tahapan Perencanaan Keuangan Keluarga (PDCA/NIMH) Perencanaan keuangan keluarga yang AuSAKINAHAy akan tercapai jika masing-masing anggota keluarga mampu menjalankan prinsip dan tahapan perencanaan keuangan dengan Setiap anggota keluarga memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Pada intinya tanggungjawab sesuai dengan kesepakatan keluarga yang tentunya berkesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah yang Allah tetapkan. Anggota keluarga hendaknya mampu mengharmoniskan hubungan antara insan di dalamnya serta senantiasa ikhtiar Aymenghadirkan AllahAy dalam keluarganya tentu akan dengan mudah menjalankan perannya masing-masing dalam keuangan keluarga. Hubungan ini dapat tergambar dalam gambar 2. Jurnal Ekonomi Mengabdi Volume 03 Nomor 02. Oktober 2024 Gambar 2. Peran & Fungsi dalam Perencanaan Keuangan Keluarga Dalam Islam, tujuan ditetapkannya syariat dalam kehidupan manusia yaitu untuk mencapai kebahagian dan keselamatan hidup di dunia dan di akhirat sebagai jalan untuk mencapai ridho dari Allah. Sama hanya dengan tujuan dalam rumah tangga Islam salah satunya adalah membentuk keluarga sakinah mawadah warahmah yaitu mencari kebahagiaan kesejahteraan dan keselamatan dunia dan akhirat dalam ridho Allah. Tujuan perencanaan keuangan keluarga tidak hanya berorientasi dunia namun juga akhirat. Tujuannya bukan hanya bersifat menjaga efektivitas dan efisiensi hal yang bersifat materi . ang, aset fisik lainny. namun juga non materi seperti tujuan penjagaan intelektual, sosial, fisik, kultural dan spiritual. Hal ini sesuai dengan tujuan syariah . aqashid syaria. yaitu mencapai mashlahah di dunia dan di akhirat. Berikut gambar 3 pelaksanaan sosialisasi kegiatan PKM yang diikuti oleh ibu-ibu PKK dan peserta KKN di desa Sidomulyo kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Jurnal Ekonomi Mengabdi Volume 03 Nomor 02. Oktober 2024 Gambar 3 : Pelaksanaan PKM KESIMPULAN Dosen dan mahasiswa diharapkan dapat berperan serta secara aktif dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat, salah satunya melalui kegiatan PKM. Masalah keuangan keluarga merupakan masalah penting karena keluarga merupakan pondasi pertama dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Kegiatan PKM Sosialisasi AuPerencanaan Keuangan Keluarga SakinahAy menjadi salah satu sumbangsih dosen dan mahasiswa dalam memberikan pemahaman terkait urgensi perencanaan keuangan bagi keluarga, prinsip yang mendasari perencanaan keuangan keluarga, tahapan perencanaan, peran serta angota keluarga. Tujuan hakiki dari perencanaan keuangan bagi keluarga muslim yaitu tujuan dunia dan akhirat yang orientasi . perencanaan keuangan yang bersifat utuh meliputi materi dan non Kegiatan PKM ini sangat diapresiasi oleh peserta. Para peserta diberikan pencerahan terkait masalah keuangan keluarga mereka dengan cara yang sederhana, menarik dan mudah diterapkan dalam kehidupan keuangan mereka. Para peserta berharap kegiatan PKM ini dapat dilanjutkan dengan sosialisasi berikutnya misalnya terkait investasi syariah bagi keluarga Dosen dan mahasiswa berharap dapat melaksanakan kegiatan PKM sejenis di berbagai komunitas, desa maupun kelompok masyarakat lainnya sehingga literasi keuangan bagi keluarga muslim dapat meningkat. DAFTAR PUSTAKA