Original Article Hubungan pelaksanaan 4 pilar dengan quality of life pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara Jurnal Kesehatan e-ISSN: 2502-0439 Informasi artikel Diterima : 23 Mei 2025 Revisi : 22 Juli 2025 Diterbitkan : 31 Juli2025 Korespondensi nama penulis: Dwi Nugroho Heri Saputro afiliasi: STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta email: heri@stikesbethesda. Budiawan Adi Prakoso1. Dwi Nugroho Heri Saputro1* 1Keperawatan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum Yogyakarta Sitasi: Prakoso. Saputro. Hubungan pelaksanaan 4 pilar dengan quality of life pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara. Jurnal Kesehatan. Vol. ABSTRAK Latar Belakang: Studi awal yang dilakukan oleh peneliti pada 9 Desember 2022, didapatkan data kunjungan periksa pasien diabetes melitus pada bulan Januari Ae 9 Desember 2022 sebanyak 860 pasien. Peneliti menemukan bahwa tujuh dari sepuluh pasien yang diwawancara memiliki kualitas hidup dalam kategori tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan 4 pilar dengan quality of life pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Populasinya 110 pasien dan sampel diambil secara accidental sampling sebanyak 86 pasien. Analisis bivariat menggunakan bantuan program komputer dengan uji statistik SomersAoD. Hasil uji statistik dengan SomersAoD didapatkan p-value 0. 000 < 0. 05 dengan nilai keeratan 0. 518, maka dapat disimpulkan bahwa H diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pelaksanaan 4 pilar dengan quality of life pasien diabetes melitus tipe 2. Untuk peneliti selanjutnya dapat dijadikan referensi adanya faktor lain khususnya pelaksanaan 4 pilar dengan quality of life. Kata Kunci: Pelaksanaan 4 pilar Ae quality of life Ae diabetes melitus tipe 2 ABSTRACT Background: The initial study conducted by researchers on December 9, 2022, obtained data on the examination visits of diabetes mellitus patients in January Ae December 9, 2022 as many as 860 patients. Researchers found that seven out of ten patients interviewed had a poor quality of life. This study aims to determine the relationship between the implementation of the four pillars with the quality of life of patients with type 2 diabetes mellitus in the working area of the Mlonggo Health Center. Jepara Regency. This study used a correlation quantitative design, with a cross-sectional approach. The population was 110 patients and samples were taken by accidental sampling of the 86 patients. Bivariate analysis uses the help of the computer programs with SomersAoD statistical test. The result of statistical test with SomersAoD obtained p-values of 0. 000 < 0. 05 with a closeness value of 0,518, it can be concluded that H is accepted and Ho is rejected. Conclusion: The result showed that there was a relationship between the implementation of four pillars with the quality of life patients with type 2 diabetes mellitus. For further researchers, it can be used as a reference for the factors, especially the implementation of the four pillars with quality of life. Keywords: Implementation of four pillars Ae quality of life Ae type 2 diabetes melitus Pendahuluan (Prolani. Diabetes melitus merupakan suatu diabetes melitus tidak aktif mengikuti kegiatan ini dengan alasan tidak ada dengan adanya peningkatan kadar yang mengantar dan sibuk bekerja. glukosa darah melebihi nilai normal. Hasil penyakit diabetes melitus ini jika tidak ditangani secara cepat dan tepat dapat melitus yang melakukan pemeriksaan berdampak yaitu akan menimbulkan berbagai komplikasi pada organ tubuh. memiliki quality of life dalam kategori Prevalensi pasien diabetes melitus di kurang baik dan tiga pasien lainnya seluruh dunia terdapat sekitar 463 juta memiliki quality of life dalam kategori International Diabetes Federation empat pilar tujuh pasien memiliki memperkirakan hal ini akan mengalami peningkatan pada 578 juta orang farmakologis dalam kategori baik, lalu dewasa pada tahun 2030 dan 700 juta terkait dengan pengelolaan makan dan aktivitas fisik dalam kategori kurang menderita diabetes melitus. Jumlah baik dan tiga pasien lainnya memiliki pasien diabetes melitus pada tahun penerapan empat pilar dalam kategori 2019 insiden tertinggi ada di negara China dengan 116,5 juta. India 77,0 dengan jumlah pasien diabetes melitus pasien diabetes melitus tipe 2 yang Kabupaten Jepara, didapatkan hasil melakukan pemeriksaan kesehatan di wawancara dengan dokter dan dua Sampel dalam penelitian ini adalah Desember 2022 di Puskesmas Mlonggo Penelitian Teknik pengambilan sampel dilakukan oleh peneliti pada tanggal 9 sebanyak 10,7 juta (IDF, 2. Penelitian ini merupakan penelitian sendiri memasuki tingkatan ke tujuh Metode juta. Amerika 31,0 juta. Indonesia Hasil Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara yang berjumlah 86 responden. Alat program pengelolaan penyakit kronis ukur yang digunakan dalam penelitian Brief Clinical Inventory (DQOL-BCI). ini adalah kuesioner penatalaksanaan 4 Teknik pilar diabetes melitus untuk variabel bantuan program komputer dengan uji pelaksanaan 4 pilar diabetes melitus SomersAoD. dan kuesioner Diabetes Quality of Life Hasil Peneltian ini telah mendapatkan 040/KEPK. 01/V/2023. penelitian ini tersaji dalam tabel di Kesehatan STIKES Bethesda Yakkum Hasil bawah ini: dengan nomor Tabel 1. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Usia. Jenis Kelamin. Tingkat Pendidikan. Pekerjaan. Lama Menderita pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara Tahun 2023 Karakteristik Responden Usia Jumlah Jenis Kelamin Jumlah Tingkat Pendidikan Jumlah Pekerjaan Kategori 40 - 50 51 - 60 61 - 70 71 - 80 >80 Presentase Tidak Sekolah SMP SMA Perguruan Tinggi Tidak Bekerja Swasta PNS/TNI/POLRI Pensiunan Lain-lain Laki-laki Perempuan Jumlah Lama Menderita Diabetes Melitus Jumlah Sumber: Data Primer Terolah, 2023 Frekuensi <10 Tahun >10 Tahun Tabel 1 menunjukkan distribusi usia frekuensi terbesar adalah usia 61 Ae 70 tahun dengan jumlah 31 responden bahwa dari 86 responden berdasarkan . %), sedangkan frekuensi terkecil adalah usia > 80 tahun dengan jumlah responden . 3%). Berdasarkan jenis 2 responden . 3%). Berdasarkan jenis pekerjaan frekuensi terbesar adalah . 8%), 4%), frekuensi terkecil adalah PNS/TNI/Polri laik-laki dengan jumlah 1 responden . 2%). dengan jumlah 27 responden . Berdasarkan lama menderita diabetes Berdasarkan melitus frekuensi terbesar adalah > 10 frekuensi terbesar adalah SD dengan tahun dengan jumlah 47 responden . 2%), 7%), sedangkan frekuensi terkecil sedangkan frekuensi terkecil adalah adalah < 10 tahun dengan jumlah 39 responden . 3%). Tabel 2. Distribusi Frekuensi Variabel Penelitian Pelaksanaan 4 Pilar dengan Quality of Life Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara Tahun Kategori Frekuensi Presentase Kurang Baik Baik Sangat Baik Jumlah Tidak Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik Sangat Baik Jumlah Sumber: Data Primer Terolah, 2023 Tabel 2 menunjukkan bahwa dari sedangkan quality of life dari 86 responden memiliki quality of life dalam melaksanakan 4 pilar penatalaksanaan kategori baik sejumlah 54 responden diabetes melitus tipe 2 dalam kategori . 8%). baik sejumlah 72 responden . 7%), Tabel 3. Hubungan Pelaksanaan 4 Pilar dengan Quality of Life Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara Tahun 2023 Pelaksanaan 4 Quality Of Life Oc p-value Pilar Tidak Baik Kurang Cukup Baik Baik Sangat Baik Baik Kurang Baik Baik Sangat Baik Total Sumber: Data Primer Terolah, 2023 Tabel 3 menunjukkan bahwa setelah dilakukan uji statistik dengan hubungan pelaksanaan 4 pilar dengan quality of life pasien diabetes melitus menggunakan uji SomersAoD didapatkan tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas p-value 0. 000 < 0. 05 yang berarti H Mlonggo diterima dan Ho ditolak dengan ini Pembahasan Pengetahuan yang baik tentang Kabupaten Jepara pelaksanaan empat pilar manajemen fasilitas pelayanan kesehatan dengan diabetes melitus tipe 2 diharapkan Edukasi dengan tujuan hidup dapat meningkatkan sikap tentang sehat perlu didapatkan sebagai salah kepedulian pasien terhadap penyakit satu upaya dalam pencegahan dan yang diderita, sehingga diharapkan pengelolaan pasien diabetes melitus secara holistik (Perkeni, 2. Peneliti memiliki asumsi bahwa pelaksanaan kesehatan dengan melakukan aktivitas empat pilar diabetes melitus tipe 2 perawatan diri, termasuk di dalamnya pengelolaan diet/pengaturan makan. membutuhkan partisipasi aktif dari Edukasi Pasien diabetes melitus itu sendiri, pencegahan dan pengobatan pada pasien diabetes melitus. Tidak hanya sebatas edukasi terkait dengan kadar Kualitas hidup pada pasien diabetes glukosa di dalam darah saja, edukasi melitus tipe 2 adalah suatu persepsi lain dalam pilar diabetes melitus dapat meliputi pola makan, aktivitas fisik, terhadap kepuasan yang dirasakan baik secara sosial, lingkungan. Penyakit diabetes seumur hidup karena penyakit ini tidak melitus yang diderita oleh pasien akan dapat disembuhkan dengan kata lain dapat mempengaruhi kualitas hidup penyakit ini hanya dapat dikontrol oleh dikarenakan adanya suatu tuntutan pasien itu sendiri (Prawirasatra et al. secara terus menerus selama hidup. Penelitian makan/diet, penelitian yang dilakukan oleh Putra et monitoring gula darah, pembatasan al . bahwa terdapat hubungan aktivitas fisik, gejala yang dapat timbul pelaksanaan 4 pilar meliputi edukasi, ketika kadar glukosa dalam darah pengelolaan makan, kegiatan jasmani, mengalami penurunan, dan adanya terapi farmakologis terhadap rerata ketakutan pada pasien akibat adanya gula darah. Hasil penelitian ini juga (Roifah. Peneliti memiliki asumsi bahwa quality of life dilakukan oleh (Nafiah et al . pasien diabetes melitus dipengaruhi dengan hasil penelitian pasien diabetes karena adanya tuntutan secara terus melitus yang memiliki kualitas hidup menerus yang dialami oleh pasien baik berjumlah 19 . 3%) dan pasien terkait dengan adanya pembatasan diabetes melitus yang memiliki kualitas pengaturan pola makan, pembatasan hidup kurang baik ada 11 . 7%). aktivitas fisik dan ketakutan yang Hasil penelitian menunjukkan bahwa quality of life pasien diabetes melitus komplikasi yang dapat timbul. dalam kategori baik, hal ini terjadi Keberhasilan yang dapat dicapai dikarenakan pasien diabetes melitus oleh pasien diabetes melitus tidak sudah menderita diabetes melitus sejak metode pengobatan yang tepat, dalam Peneliti memiliki asumsi bahwa hal ini ada empat pilar penatalaksanaan semakin baik pasien melaksanakan untuk pasien diabetes melitus tipe 2 penatalaksanaan 4 pilar pengelolaan dengan edukasi, terapi nutrisi medis, diabetes melitus makan akan semakin kegiatan jasmani, terapi farmakologis. baik juga quality of life pasien, hal ini Pengobatan dibuktikan dengan adanya hubungan pelaksanaan 4 pilar dengan quality of Hasil penelitian ini dapat digunakan life pasien diabetes melitus tipe 2. pelaksanaan 4 pilar dengan quality of life pasien diabetes melitus tipe Kesimpulan Data berdasarkan usia 61 Ae 70 tahun, jenis Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara. kelamin perempuan, tingkat pendidikan Puskesmas SD, pekerjaan tidak bekerja, lama Jepara menderita diabetes melitus > 10 tahun. Hasil penelitian ini dapat digunakan Mayoritas kategori pelaksanaan 4 pilar dalam kategori baik dengan persentase pelaksanaan 4 pilar dengan quality Mayoritas kategori quality of life of life pasien diabetes melitus tipe dalam kategori baik dengan persentase 2, sehinga hal ini dapat dilihat jika Hasil penelitian menggunakan Pasien uji statistik SomersAoD dengan bantuan program komputer diperoleh hasil nilai p-value 0. 000 < 0. 05 yang berarti H memperbarui pilar terbaru yang diterima dan Ho ditolak. STIKES Bethesda Perkumpulan kelima terkait dengan melakukan pengecekan kadar glukosa darah Hasil penelitian ini dapat digunakan Bethesda secara mandiri. Yakkum Bagi Peneliti Lain Yogyakarta khususnya dosen mata Dapat digunakan sebagai dasar kuliah keperawatan medikal bedah perkuliahan pada sistem endokrin pelaksanaan 4 pilar dan quality of terkait dengan pelaksanaan 4 pilar lima pilar yaitu ada tambahan pilar Yakkum Yogyakarta Kabupaten Endokrinologi Indonesia dengan Saran STIKES Mlonggo life pasien diabetes melitus tipe 2 diabetes melitus tipe 2. penelitian terkait dengan 5 pilar Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara penatalaksanaan Lampung. Empat Pilar Penatalaksanaan Pasien Diabetes diabetes melitus tipe 2. Mellitus Tipe 2 Four Pillars of Daftar Pustaka