e-ISSN : 2807-2448 com/index. php/bikes Jurnal Kebidanan. Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) 2025. Vol. 5 (No. : Halaman: 70-76 Hubungan Tingkat Stres Dan Pola Diet Pada Remaja Dengan Siklus Menstruasi Di Lingkungan STIKes Senior Medan Relationship Between Stress Levels And Diet Patterns In Adolescents With The Menstrual Cycle In The Senior Medan Health College Pratiwi Lumbantobing1*. Yuni Vivi santri P2. Fislinawati3 & Desi Handayani Lubis4 1*,2,3 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Senior. Medan. Indonesia 4 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora. Indonesia Disubmit: 01 Juli 2025. Diproses: 07 Juli 2025. Diaccept: 21 Juli 2025. Dipublish: 30 Juli 2025 *Corresponding author: E-mail: pratiwitobingjojocatryn22@gmail. Abstrak Pola siklus menstruasi adalah pola yang menggambarkan jarak antara hari pertama menstruasi dengan hari pertama menstruasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan pola diet pada remaja dengan siklus menstruasi di lingkungan STIKes Senior Medan. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah rancangan korelasi dengan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 72 responden dengan menggunakan analisis univariat dan bivariate. Pada penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan menggunakan Accidental Sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Stres sejumlah 38 responden . 8%), pola diet tidak sehat sejumlah 37 responden sejumlah . 7%), siklus mesntruasi tidak normal sejumlah 38 responden . 8%). Ada hubungan antara tingkat stres dan siklus menstruasi hasil uji statistic chi square yang di lalukan diperoleh angka signifikan atau nilai p . alue=0,. jauh lebih rendah dari standart signifikan dari 0,05. Ada hubungan antara pola diet dengan siklus mentruasi hasil uji statistic chi square yang di lalukan diperoleh angka signifikan atau nilai p . alue=0,. jauh lebih rendah dari standart signifikan dari 0,05. Kata Kunci: Stres. Pola Diet. Siklus Menstruasi Abstract Menstrual cycle pattern is a pattern that describes the distance between the first day of menstruation and the first day of the next menstruation. This study aims to determine the relationship between stress levels and dietary patterns in adolescents with menstrual cycles in the Medan Senior Health College environment. The type of research conducted in this study is a correlation design with a descriptive analytical design with a cross-sectional approach with a sample of 72 respondents using univariate and bivariate analysis. In this study, the author used a sampling technique using a Non-Probability Sampling technique using Accidental Sampling. The results of this study showed that 38 respondents . 8%) experienced stress, 37 respondents . 7%), and 38 respondents . 8%) experienced an abnormal menstrual cycle. There is a relationship between stress levels and menstrual cycles. The results of the chi-square statistical test obtained a significant number or p value . alue = 0. which is much lower than the significant standard of 0. There is a relationship between dietary patterns and the menstrual cycle. The results of the chi-square statistical test obtained a significant number or p-value . alue = 0. which is much lower than the significant standard of 0. Keywords: Stress. Diet. Menstrual Cycle DOI: 10. 51849/j-bikes. v%vi%i. Rekomendasi mensitasi : Lumbantobing. Santri P. YV. Zega. , & Lubis. DH. , 2025. Hubungan Tingkat Stres Dan Pola Diet Pada Remaja Dengan Siklus Menstruasi Di Lingkungan STIKes Senior Medan. Jurnal Kebidanan. Keperawatan dan Kesehatan (JBIKES), 5 . : Halaman. e-ISSN : 2807-2448 com/index. php/bikes PENDAHULUAN Pola siklus menstruasi adalah pola yang menggambarkan jarak antara hari pertama menstruasi dengan hari pertama menstruasi berikutnya. Pola siklus menstruasi dikatakan normal jika tidak kurang dari 21 hari dan tidak melebihi 35 Pola dipengaruhi oleh usia, tingkat stress, obatobatan dan alat kontrasepsi dalam rahim, kehamilan dan gangguan kehamilan, serta kelainan genetik (Winkjosastro H, 2. Stres merupakan suatu respon fisiologis, psikologis dan perilaku dari mengadaptasi dan mengatur baik tekanan internal dan eksternal . (Isnaeni. Stres HPA ypothalamus-pituitary-adrenal corte. aksis, sehingga dihasilkan hormone ketidakseimbangan hormonal termasuk hormone reproduksi dan terjadi suatu keadaan siklus menstruasi yang tidak teratur (Nasution, 2. Pola makan atau pola konsumsi pangan adalah susunan jenis dan jumlah pangan yang dikonsumsi oleh seseorang atau kelompok orang pada waktu tertentu. Remaja sehingga banyak remaja putri yang membatasi konsumsi makan dan banyak pantangan terhadap makanan. Masa remaja sering kali merupakan masa orang-orang mempertimbangkan untuk mengikuti diet dalam rangka mengubah bentuk tubuh Diet makanan-makanan tertentu misalnya karbohidrat. Hal ini tidak sehat bagi remaja yang sedang tumbuh dan memerlukan berbagai jenis makanan (Weekes, 2. World Health Organization (WHO) 2015 menyebutkan bahwa permasalahan remaja di dunia adalah seputar menstruasi . ,45%), masalah gizi yang berhubungan dengan anemia . ,3%), gangguan belajar . ,7%) serta masalah kegemukan . ,5%) (Angrainy R, dkk Berdasarakan Riset Kesehatan Dasar Tahun perempuan berusia 10-59 tahun yang mengalami menstruasi teratur 68% dan yang mengalami masalah menstruasi tidak teratur dalam 1 tahun sebanyak 13,7%. Masalah menstruasi tidak teratur pada usia 17-29 tahun serta pada usia 3034 tahu cukup banyak yaitu sebesar 16,4%. Adapun alasan yang dikemukakan perempuan yang mempunyai masalah siklus tidak teratur dikarenakan stres dan banyak pikiran sebesar 51% (Anjarsari & Sari, 2. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Pretynda, dkk . mengenai AuHubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri dalam Pembelajaran Daring di SMA Negeri 1 Kuta UtaraAy didapatkan bahwa, dapat disimpulkan bahwa kejadian tingkat stres di SMA Negeri 1 Kuta Utara cukup tinggi, dan angka kejadian siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 1 Kuta Utara cenderung tidak teratur dan hasil penelitian tentang hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja putri dalam pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Kuta Utara menunjukkan bahwa hasil uji analisis fisher exact test didapatkan hasil p e-ISSN : 2807-2448 com/index. php/bikes Selanjutnya hasil penelitian yang dilakukan oleh Nurlaila . , mengenai AuHubungan Stres dengan Siklus Mentruasi pada Mahasiswa Usia 18-21 TahunAy didapatkan bahwa Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 132 responden mengalami siklus menstruasi teratur berjumlah 72 0rang . ,5%) dan yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur berjumlah 60 orang . ,5%). Doperoleh pula 4 orang . %) merasa tidak merasa lemah, letih dan lesu serta tidak mempunyai masalah dengan konsentrasi dimana 3 orang . %) dengan pola makan yang tidak baik dan pola menstruasi yang baik sedangakn 1 orang . %) yang lain mempunyai pola makan yang tidak baik dan pola menstruasi yang tidak baik. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan di MTs MaAoArif Nyatnyono Kabupaten Semarang diperoleh 10 remaja Saat dilakukan wawancara dengan menggunakan pertanyaan tertutup kepada 10 orang remaja putri didapatkan 6 orang . %) merasa mudah lemah, letih dan lesu serta susah berkonsentrasi di mana 4 orang . %) dengan pola makan yang baik dan pola mentruasi yang tidak baik, sedangkan 2 orang . %) yang lain mempunyai pola makan yang tidak baik dan pola mentruasi yang baik. Berdasarkan tentang AuHubungan Konsumsi Fast Food dan Stres Terhadap Siklus Menstruasi pada siswi di SMAN 12 BekasiAy dapat disimpulkan persentase konsumsi fast food di kategori sering banyak 63,6 %. Sedangkan pada kategori jarang sebanyak 36,4%. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi fast food dan siklus menstruasi pada siswi dengan p-value 003 dan OR yang di dapat yaitu 5. 0 yang berarti siswi SMAN 12 Kota Bekasi dengan konsumsi fast food sering beresiko 5 kali lebih besar memiliki siklus menstruasi yang tidak normal disbanding dengan siklus menstruasi normal. Hasil survei yang dilakukan terhadap 10 mahasiswa perempuan yang tinggal di lingkungan asrama STIKes Senior Medan terdapat sebanyak 6 orang yang mengalami stress, 8 orang pola diet yang tidak sehat dan 8 orang mengalami gangguan haid. Berdasarkan permasalahan diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang AuHubungan Tingkat Stres Dan Pola Diet Pada Remaja Dengan Siklus Menstruasi Di Lingkungan STIKes Senior Medan Tahun 2025Ay . METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional merupakan jenis penelitian mencari hubungan antara variabel bebas . ingkat stres dan pola die. dengan variabel tergantung . iklus menstruas. dengan Pendekatan ini dapat mengambarkan hubungan tingkat stres dan pola diet pada remaja dengan siklus menstruasi di lingkungan STIKes Senior Medan. Penelitian ini akan dilaksanakan di Lingkungan STIKes Senior Medan. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Februari sampai dengan Mei Tahun 2025 dengan jumlah populasi sebanyak 72 orang dengan pengabilan sampel secara accidental sampling. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis univariat bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi dari suatu e-ISSN : 2807-2448 com/index. php/bikes Normal Tidak Normal Jumlah jawaban responden terhadap variabel berdasarkan masalah penelitian yang dituangkan dalam bentuk frekuensi. Maka diperoleh hasil sebagai berikut: Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami stres yaitu sebanyak 38 orang . ,8%), mayoritas responden menjalani pola diet yang tidak sehat yaitu sebanyak 37 orang . ,7%), dan mayoritas responden memiliki siklus menstruasi yang tidak normal yaitu sebanyak 38 orang . ,8%). Tabel 1. Karakteristik Responden Variabel Tingkat Stres Tidak Stres Stres Pola Diet Sehat Tidak Sehat Siklus Menstruasi Tabel 2. Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Remaja di Lingkungan STIKes Senior Medan Tahun 2025 Tingkat Stres Tidak Stres Stres Jumlah Siklus Menstruasi Normal Tidak Normal 30,56 16,67 16,67 36,10 47,23 52,77 Berdasarkan Tabel 2. dari 72 responden, bahwa responden yang tidak mengalami stres memiliki siklus menstruasi normal sejumlah 22 responden . 56%), dan siklus menstruasi tidak normal sejumlah 12 responden . 67%). Responden yang mengalami stres memiliki siklus menstruasi normal sejumlah 12 . 67%), menstruasi tidak normal sejumlah 26 responden . 10%). Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-Square, diperoleh nilai p-value= 0,005, yang berarti ada hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi. Jumlah 47,23 52,77 p value 0,005 . Hasil nilai OR diketahui bahwa responden yang mengalami stres lebih beresiko sekurang kurangnya 1. 489 kali lipat mengalami siklus menstruasi tidak teratur dan paling besar lebih beresiko 596 kali lipat mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti dapat ditarik kesimpulan ada hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja di stikes Senior Medan Tahun 2025. Tabel 3. Hubungan Pola Diet Dengan Siklus Menstruasi Remaja di Lingkungan STIKes Senior Medan Tahun 2025 e-ISSN : 2807-2448 com/index. php/bikes Pola Diet Sehat Tidak Sehat Jumlah Siklus Menstruasi Normal Tidak Normal 33,33 16,67 13,89 36,11 47,22 52,78 Jumlah p value 0,001 . Tabel 3. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Citra Merek Citra Merek Baik Kurang Total dapat diketahui bahwa mayoritas responden berusia 31- 45 tahun sebanyak 128 orang . ,4%). Sedangkan mayoritas jenis kelamin responden yang berobat di klinik andhika adalah perempuan dengan jumlah sebanyak 214 orang . ,5%), kemudian mayoritas responden yang berobat di klinik memiliki pekerjaan ibu rumah tangga yaitu sebanyak 126 orang . ,7%). Pada jenjang pendidikan mayiritas responden ada pada jenjang pendidikan SMA dengan jumlah sebanyak 196 responden . ,8%). Berdasarkan tabel dapat diketahui distribusi frekuensi Citra Merek dari 317 responden dengan mayoritas Baik berjumlah 250 orang . 9%). Tabel 4. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Keputusan Memilih Keputusan Memilih Baik Kurang Total Tabel 2. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Kualitas Pelayanan Medis Pelayanan Baik Kurang Total Berdasarkan tabel 4 dapat diketahui distribusi frekuensi Keputusan Pasien Memilih Layanan Kesehatan di Klinik Berdasarkan tabel dapat diketahui Pratama Andhika dari 317 responden distribusi frekuensi Kualitas Pelayanan dengan mayoritas memilih Iya berjumlah Medis dari 317 responden dengan 254 orang . 1%). mayoritas Baik berjumlah 243 orang . 7%). Berdasarkan tabel 3 didapatkan hasil siklus menstruasi tidak normal sejumlah jumlah responden yang memiliki pola 26 responden . 11%). Berdasarkan hasil makan sehat mengalami siklus menstruasi uji statistik dengan menggunakan Chinormal sejumlah 24 responden . 33%). Square, diperoleh nilai p-value= 0,001, dan siklus menstruasi tidak normal yang berarti ada hubungan antara pola diet sejumlah 12 responden . 67%). dengan siklus menstruasi. responden yang memiliki pola makan tidak Hasil nilai OR diketahui bahwa sehat mengalami siklus menstruasi normal responden yang memiliki pola makan tidak sejumlah 10 responden . 89%), dan sehat lebih beresiko sekurang kurangnya e-ISSN : 2807-2448 com/index. php/bikes 901 kali lipat mengalami siklus menstruasi tidak teratur dan paling besar lebih beresiko sebesar 14. 220 kali lipat mengalami siklus menstruasi tidak Maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti dapat ditarik kesimpulan ada hubungan antara pola diet dengan siklus menstruasi pada remaja di stikes Senior Medan Tahun 2025. H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti dapat ditarik kesimpulan ada hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja di STIKes Senior Medan Tahun 2025. Ada hubungan antara pola diet dengan siklus menstruasi pada remaja di STIKes Senior Medan Tahun 2023 dengan hasil uji statistic chi square yang di lalukan diperoleh angka signifikan atau nilai p . alue=0,. jauh lebih rendah dari standar signifikan dari 0,05. Hasil nilai OR diketahui bahwa responden yang memiliki pola makan tidak sehat lebih beresiko sekurang kurangnya 1. kali lipat mengalami siklus menstruasi tidak teratur dan paling besar lebih beresiko sebesar 14. 220 kali lipat mengalami siklus menstruasi tidak Maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti dapat ditarik kesimpulan ada hubungan antara pola diet dengan siklus menstruasi pada remaja di STIKes Senior Medan Tahun SIMPULAN Sebagian responden adalah Stres sejumlah 38 responden . 8%), dan responden yang tidak mengalami stres sejumlah 34 responden . 5%). Sebagian besar responden memiliki pola diet tidak sehat sejumlah 37 responden sejumlah . 7%), dan responden yang memiliki pola diet sehat sejumlah sejumlah 35 responden . 3%). Sebagian besar responden memiliki siklus mesntruasi tidak normal sejumlah 38 responden . 8%), dan responden yang memiliki siklus mesntruasi teratur sejumlah 34 responden . 2%). Ada hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstuasi pada remaja di STIKes Senior Medan Tahun 2023 dengan hasil uji statistic chi square yang di lalukan diperoleh angka signifikan atau nilai p . alue=0,. jauh lebih rendah dari standar signifikan dari 0,05. Hasil nilai OR diketahui bahwa responden yang mengalami stres lebih beresiko sekurang kurangnya 1. 489 kali lipat mengalami siklus menstruasi tidak teratur dan paling besar lebih beresiko 596 kali lipat mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Maka DAFTAR PUSTAKA Arikunto,S. Prosedur Penelitian:Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Pustaka Rineka Cipta Drs. Djoko Pekik Irianto. Kes. Panduan Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan. Hapsari. Blak-blakan Gangguan payudara dan menstruasi. Jakarta: Trasinfomedia Hotima. Perkembangan Remaja. Jakarta: Mitrajaya Isnaeni DN. Hubungan antara stres mahasiswa D IV Kebidanan Jalur Reguler Universitas Sebelas Maret Surakarta . Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta. e-ISSN : 2807-2448 com/index. php/bikes Jones, . Permasalahan kesehatan Jakarta: EGC. Kinton dan Caserani. Pengertian Menu. Kusmiran. Eni. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika. Kusmiran. Kesehatan reproduksi Wanita. Jakarta: Salemba Medika Mardalena. Ida. Dasar-Dasar Ilmu Gizi konsep dan penerapan pada Asuhan Keperawatan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. Masturoh. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta Selatan: Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Nasution IS. Hubungan stres dengan siklus menstruasi yang tidak normal pada mahasiswi Fakultas Kedokteran USU angkatan 2007 . Medan: Universitas Sumatera Utara. Pretynda. , dkk . Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri dalam Pembelajaran Daring di SMA Negeri 1 Kuta Utara Priyoto. Konsep Manajemen Stres. Yogyakarta: Nuha Medika. Proverawati Atikah. Gizi dan Kesehatan untuk Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika. Rahma. B . Hubungan Kebiasaan Konsumsi Fast Food Dan Stress Terhadap Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Sman 12 Kota Bekasi. Jurnal Health Sains 2. Sediaoetomo. Ilmu gizi untuk mahasiwa dan profesi di Indonesia. Jakarta: penerbit Dian Rakyat. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Pustaka Alfabeta Utami. , dkk . Hubungan pola makan dan pola menstruasi dengan kejadian Jurnal Keperawatan Soedirman, 10. , 67-75. Verawaty. Merawat dan menjaga kesehatan seksual wanita. Bandung. Grafindo Weekes. Mengatasi stres, diterjemahkan oleh Soemanto. Jakarta: Penerbit Arcan. Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi VI (WKNPG VI). Angka kecukupan gizi (AKG) untuk remaja dan dewasa. Wiknjosastro H. Ilmu kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka