Analisis Informasi Laba Akuntansi dan Arus Kas Terhadap Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. Parso ANALISIS INFORMASI LABA AKUNTANSI DAN ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2014-2. Parso Fakultas Ekonomi. Universitas MH Thamrin Correspondence author: Parso, parsfit_03@yahoo. Jakarta. Indonesia Abstract The purpose of this study was to determine the analysis of accounting earnings and cash flow information on stock prices in the manufacturing sector food and beverage subsector consumption sector listed on the Indonesia Stock Exchange both partially and simultancously. The research method used in this study is quantitative research with descriptive design. Data collection was carried out by library research on some literature and downloading from setus w. The population in this study were 17 companies of consumer goods industries which were found in the Indonesian Stock Exchange from 2014-2018 What is done using the withdrawal technique to stabilize desgn samples is to use pusposive sepling. Based on the sampling technique above, what will become the sample in this study are 4 manufacturing companies in the consumer goods industry. The research data were processed by statistical analysis with tests of normality, multicollinearity, heterosecadity, autocorrelation, multiple linear regression hypothesis testing, t test, f test, and the coefficient of determination. The results of this study indicate that accounting earnings and cash flow information has a positive effect on stock prices, adjusted R-Squere value of 0. This shows that the independent variable accounting income and cash flow is able to explain the dependent variable . tock pric. 4% and the remaining 43. 6% is explained by other variables for example: financial performance, overall, political concessions, natural conditions, security conditions. Countries, etc. ) not examined in this study. Keywords: accounting profit, cash flow, share price Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis laba akuntansi dan informasi arus kas atas harga saham pada sektor manufaktur subsektor makanan dan minuman subsektor konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka pada beberapa literatur dan download dari situs Populasi dalam penelitian ini adalah 17 perusahaan industri barang konsumsi yang terdapat di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2014-2018 Yang dilakukan dengan teknik penarikan untuk menstabilkan desain sampel adalah dengan menggunakan pusposive sepling. Berdasarkan teknik pengambilan sampel REMITTANCE JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN VOLUME 01 NOMOR 01 JUNI 2020 ISSN 2774-2407 . -iss. | 2774-2288 . -iss. di atas, yang akan menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 4 perusahaan manufaktur yang bergerak di industri barang konsumsi. Data penelitian diolah dengan analisis statistik dengan uji normalitas, uji multikolinearitas, heterosekaditas, autokorelasi, uji hipotesis regresi linier berganda, uji t, uji f, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laba akuntansi dan informasi arus kas berpengaruh positif terhadap harga saham, nilai adjusted RSquere sebesar 0,564. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen pendapatan akuntansi dan arus kas mampu menjelaskan variabel dependen . arga saha. sebesar 56,4% dan sisanya 43,6% dijelaskan oleh variabel lain misalnya: kinerja keuangan, keseluruhan, konsesi politik, kondisi alam, keamanan kondisi. Negara, dl. tidak diperiksa dalam penelitian ini. Kata Kunci : laba akuntansi, arus kas, harga saham PENDAHULUAN Perkembangan dunia usaha yang semakin meningkat seiring dengan majunya teknologi informasi, semakin menambah tingkat persaingan perusahaan dalam memperoleh Investasi pada hakikatnya merupakan penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan untuk memperoleh keuntungan di masa depan. Pihak investor mempertimbangkan resiko atas dana yang mereka investasikan. Prospek keuntungan yang diharapkan dapat diperkirakan dengan melihat harga saham yang selalu naik turun informasi akuntansi yang dikeluarkan oleh Menurut Nor Hardi . "pasar modal merupakan sarana atau wadah untuk mempertemukan penjual dan pembeli. Analogi penjual dan pembeli disini berbeda dengan pasar komuditas di pasar tradisional dan pembeli adalah penjualan dan pembeli instrument keuangan dalam rangka investasi. Investor sebagai pihak yang ingin menanamkan dananya di pasar modal berkepentingan untuk mengetahui pola risiko atas dana yang mereka investasikan yaitu dengan melihat harga saham suatu Perubahan harga saham perusahaan yang dipasar modal sangat dipengaruhi oleh tinggi rendahnya permintaan investor terhadap suatu saham. Semakin tinggi permintaan investor terhadap suatu saham, semakin tinggi pula harga saham tersebut sebaliknya. Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan salah satu bursa efek yang cepat alternatif yang disukai perusahaan go public yang mencari dana. Perkembangan bursa efek dapat dilihat dengan semakin banyaknya anggota bursa. Juga dapat dilihat dari perubahan-perubahan harga saham yang Perubahan harga saham dapat memberi petunjuk tentang ketakutan dan kelemahan aktivitas pasar modal serta pemodal dalam melakukan transaksi jual beli Investasi dapat dilakukan oleh pihak investor dengan melakukan pembelian sekuritas seperti saham. Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak . adan usah. dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Harga saham selalu mengalami perubahan setiap harinya. Bahkan tiap detikpun harga saham dapat Oleh karena itu, investor harus faktor-faktor mempengaruhi harga saham. Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka penulis mengindentifikasi permasalahan yang akan dibahas sebagai berikut: Bagaimana informasi laba akuntansi terhadap harga saham pada perusahaan Analisis Informasi Laba Akuntansi dan Arus Kas Terhadap Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. Parso manufaktur sektor industri barang konsumsi subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Bagaimana arus kas terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Seberapa besar pengaruh informasi laba akuntansi dan arus kas terhadap harga saham perusahaan manufaktur sector industri barang konsumsi subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018 secara simultan maupun secara parsial. Akuntansi merupakan suatu sistem informasi yang memberikan keterangan mengenai data ekonomi untuk pengambilan Setelah transaksi dicatat dan diikhtisarkan, maka dibuat laporan bagi Laporan akuntansi yang menghasilkan informasi demikian disebut laporan keuangan. Menurut L. Samryn . "laporan keuangan meliputi ikhtisar-ikhtisar yang menggambarkan posisi keuangan, hasil usaha dan arus kas serta perubahan ekuitas sebuah organisasi dalam suatu periode waktu tertentu". Sementara menurut Kasmir . "laporan keuangan adalah laporan yang menunjukan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu periode tertentu. Menurut Mamduh M. Hanafi dan Abdul Halim . , tujuan laporan keuangan dimulai dari yang paling umum, kemudian bergerak ketujuan yang lebih spesifik adalah sebagai berikut: Informasi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan. Tujuan yang paling umum adalah bahwa pelaporan keuangan harus memberikan informasi yang bermanfaat untuk investor, kreditor dan pemakai laporan lainnya, saat ini maupun potensial . asa mendatan. , untuk pembuatan keputusan investasi, kredit dan investasi, kredit dan investasi semacam lainnya. Informasi kedua ini menyatakan laporan keuangan harus memberikan informasi yang bermanfaat untuk pemakai eksternal untuk memperkirakan jumlah, waktu dan ketidakpastian . ang berarti risik. penerimaan kas yang berkaitan. Tujuan ini penting, karena investor atau pemakai eksternal mengeluarkan kas untuk memperoleh aliran kas masuk. Pemakai eksternal harus yakin bahwa ia akan memperoleh aliran kas masuk yang lebih dari aliran kas keluar. Pemakai eksternal harus memperoleh aliran kas masuk bukan hanya yang bisa mengembalikan kas keluar . eturn on investmen. , tetapi juga aliran kas masuk yang bisa return yang sesuai dengan risiko yang ditanggungnya. Laporan keuangan diperlukan untuk membantu menganalis jumlah dan saat/waktu penerimaan kas . aitu deviden, bung. dan juga memperkirakan yang berkaitan. Informasi yang bermanfaat untuk memperkirakan aliran kas perusahaan. Penerimaan kas pihak eksternal akan ditentukan oleh aliran kas masuk Perusahaan yang kesulitan kas akan mengalami kesulitan untuk member kas ke pihak eksternal dan dengan penerimaan kas pihak eksternal akan terpengaruh. Berikut penyajian berupa tabel terkait perubahan komponen laporan keuangan setelah adanya International Financial Reporting Standars di Indonesia: REMITTANCE JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN VOLUME 01 NOMOR 01 JUNI 2020 ISSN 2774-2407 . -iss. | 2774-2288 . -iss. Tabel 1. Perubahan Komponen Laporan Keuangan Menurut PSAK Menurut PSAK baru Lama setelah konvergensi IFRS Laporan Posisi Neraca Keuangan Laba Rugi periode akhir Laporan Laporan Laba Rugi Perubahan Komprehensif Laporan Perubahan Ekuitas Ekuitas Selama Laporan Arus Periode Kas Catatan atas 4. Laporan Arus Kas selama periode Laporan Catatan atas Laporan Keuangan Keuangan Laporan Posisi Keuangan periode kompraratif Pemakai Laporan Keuangan Pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan menurut . Pemilik Untuk melihat kondisi dan posisi perusahaan saat ini. Untuk perkembangan dan kemajuan perusahaan dalam suatu periode. Untuk menilai kinerja manajemen atas target yang telah ditetapkan. Artinya penilaian diberikan untuk manajemen perusahaan ke depan, apakah perlu pergantian manajemen atau tidak. Manajemen Dengan laporan keuangan yang dibuat, manajemen dapat menilai dan mengevaluasi kinerja mereka dalam suatu periode, apakah telah mencapai target-target atau tujuan yang telah ditetapkan atau tidak. Manajemen juga akan melihat kemampuan mereka mengoptimalkan perusahaan selama ini. Laporan keuangan dapat digunakan kelemahan yang dimiliki perusahaan saat ini sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan di masa yang akan datang. Laporan keuangan dapat digunakan keuangan ke depan berdasarkan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan, baik dalam hal pengendalian ke depan sehingga target-target yang diinginkan dapat Kreditor Pihak kreditor tidak ingin usaha yang dibiayainya mengalami kegagalan dalam hal pembayaran kembali pinjaman tersebut . Pihak kreditor juga perlu memantau terhadap kredit yang sudah berjalan untuk melihat kepatuhan perusahaan membayar kewajibannya. Pihak kreditor juga tidak ingin kredit atau pinjaman yang diberikan justru menjadi beban nasabah dalam pengembaliannya apabila ternyata kemampuan perusahaan diluar dari yang diperkirakan. Pemerintah Untuk menilai kejujuran perusahaan dalam melaporkan seluruh keuangan perusahaan yang sesungguhnya. Untuk perusahaan terhadap Negara dari hasil laporan keuangan yang dilaporkan. Investor, adalah pihak yang hendak menanamkan dana di suatu perusahaan. Jika suatu perusahaan memerlukan dana untuk memperluas usaha atau kapasitas pinjaman dari lembaga keuangan serperti bank dapat pula diperoleh dari para investor melalui penjualan saham. Analisis Informasi Laba Akuntansi dan Arus Kas Terhadap Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. Parso Pengertian Harga Saham Menurut Khaerul Herry . harga saham adalah nilai sekarang atau present value dari aliran kas yang diharapkan diterima. Harga saham tidak dapat diprediksi atau mempunyai pola tidak tentu. Ia bergerak mengikuti random walk sehingga pemodal harus puas dengan normal return dengan tingkat keuntungan yang diberikan oleh mekanisme pasar. Menurut Buddy Sentioso . mendefinisikan bahwa pengertian harga saham yaitu "harga saham adalah pertimbangan penting ketika investasi saham, itu hanya salah satu faktor dari dua faktor penting evaluasi. Faktor penting lainnya adalah nilai dari perusahaan". Pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa harga saham adalah harga pasar terakhir saat saham tersebut diperjualbelikan dipasar modal oleh investor. Dipasar sekunder atau dalam aktivitas perdagangkan saham sehari-hari, harga- harga saham mengalami fluktuasi baik berupa kenaikan maupun penurunan. Penilaian Harga Saham Menurut Jogiyanto . ada beberapa nilai yang berhubungan dengan saham antara lain: Nilai Buku yaitu nilai buku merupakan aktiva bersih yang dimiliki oleh pemegang saham dengan memiliki satu lembar saham. Nilai buku per lembar saham adalah total ekuitas dibagi dengan jumlah saham yang beredar. Nilai Pasar yaitu Nilai pasar adalah harga saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku Nilai Intrinsik yaitu nilai intrinsik atau nilai fundamental adalah nilai yang seharusnya dari suatu saham. Dua macam analisis yang banyak digunakan untuk menentukan nilai sebenarnya dari suatu saham adalah analisis sekuritas fundamental menggunakan data yang berasal dari keuangan perusahaan dan informasi dalam perusahaan, sedangkan analisis teknis menggunakan data pasar dari saham untuk menetukan nilai dari Analisis Harga Saham Terdapat dua pendekatan yang digunakan dalam melakukan analisis saham yaitu: Analisis Teknikal merupakan teknik untuk memprediksi harga saham dan indikator pasar saham lainnya. Analisis teknikal mendasarkan diri pada data-data pasar dimasa lalu seperti data harga saham dan volume penjualan saham sebagai dasar untuk mengestimasi harga saham di masa mendatang. Analisis teknikal pada dasarnya merupakan upaya untuk menentukan tindakan kapan membeli atau menjual saham agar investor dapat memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan data historis untuk membuat grafik sehingga terbentuk pola dan menganalisisnya untuk mendapatkan celah-celah keuntungan dari pola yang Analisis Fundamental Tiga tahapan dalam melakukan analisis fundamental. Analisis ekonomi dan pasar modal Merupakan analisis tahap pertama yang bertujuan untuk membuat keputusan alokasi penginvestasian dibeberapa Negara atau dalam negeri dalam bentuk saham, obligasi, ataupun kas. Analisis industri Analisis tahap kedua yang didasarkan pada analisis ekonomi dan pasar untuk menentukan jenis industri mana saja yang menguntungkan dan mana yang tidak memiliki prospek yang baik. Analisis analisis tahap ketiga yang didasarkan pada hasil analisis industri untuk menentukan perusahaan-perusahaan mana dalam industri yang memilih prospek baik. Faktor-Faktor Harga Saham Mempengaruhi REMITTANCE JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN VOLUME 01 NOMOR 01 JUNI 2020 ISSN 2774-2407 . -iss. | 2774-2288 . -iss. Menurut Agus Sartono . ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham adalah : Laba Waktu penerimaan laba Tingkat resiko usaha. Penggunaan utang. Kebijakan deviden. Faktor eksternal lain. Pasar Modal Indonesia Menurut undang-undang pasar modal 8 tahun 1995 tentang pasar modal, mendefinisikan pasar sebagai berikut: "kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek". Berdasarkan keppres No. 53/1990 tentang pasar modal yang dimaksud dengan pasar modal adalah bursa efek. Sedangkan bursa efek menurut UU No. 8/1995 tentang menyelengarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka. Sedangkan pengertian pasar modal di Indonesia berbeda dengan tujuan pasar modal di Negara-negara lainnya. Pasar modal di Indonesia memiliki jangkauan dan misi yang lebih luas. Jangkauan ini diusahakan sesuai dengan pasal 33 ayat 1 UUD 1945 yang menyebutkan bahwa perekonomian kita dijalankan dengan azas Ada 3 aspek mendasar yang ingin dicapai pasar modal di Indonesia yakni: Mempercepat proses perluasan partisipasi masyarakat dalam pemilikan sahamsaham perusahaan. Pemerataan melalui kepemilikan saham. Menggairah Partisipasi masyarakat dalam pengerahan penghimpunan dana untuk digunakan secara produktif. METODE PENELITIAN Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deksriptif, yang memiliki langkah-langkah yang sistematis. Menurut Sugiyono . menyatakan bahwa : "metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu". Metode penelitian mencakup prosedur dan teknik Metode penelitian merupakan masalah- masalah penelitian. Kerangka Pemikiran Gambar 1. Kerangka Pemikiran H1 : Informasi Laba Akuntansi memiliki pengaruh positif terhadap harga saham perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi subsector makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. H2 : Arus Kas memiliki pengaruh positif terhadap harga saham perusahaan manufaktur sector industri barang konsumsi subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. H3 : Informasi Laba Akuntansi dan Arus Kas memiliki pengaruh positif terhadap harga saham perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi subsektor makanan dan minuman yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Analisis Informasi Laba Akuntansi dan Arus Kas Terhadap Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. Parso HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik gambaran atau deskripsi suatu data. Dalam statistic deskriptif berisi tentang jumlah sampel yang diteliti, nilai minimum dan maksimum, mean, dan standar deviasi. Berikut ini adalah hasil dari uji deskriptif data: Untuk variabel laba akuntansi nilai mean yang diperoleh sebesar 3307. 79, nilai standar deviasi sebesar 3581. Sedangkan nilai minimum sebesar 127 dan nilai maksimum sebesar 16310. Arus Kas. Untuk variabel arus kas nilai mean yang diperoleh sebesar 5635. nilai standar deviasi sebesar 5014. Sedangkan nilai minimum arus kas sebesar 163 dan nilai maksimum sebesar Harga Saham. Untuk variabel harga saham nilai mean yang diperoleh sebesar Rp. 00 nilai standar deviasi sebesar Rp. Sedangkan minimum harga saham Rp. 10450 dan maksimum sebesar Rp. Kolmogorov-Smirnov menyatakan positif, yaitu diketahui bahwa nilai Asymp. Sig. adalah 0,200 dan nilai ini diatas 0,05 berarti dapat dikatakan bahwa variabel residual berdistribusi normal. Berdasarkan hasil yang diperoleh VIF untuk variabel indenpenden yang berada di bawah > 10 dan variabel indenpenden yang besaran toleransi < 0,10, sehingga dapat multikolinearitas antar variabel bebas. Nilai Durbin Watson kemudian dibandingkan dengan nilai d-tabel. Hasil perbandingan akan menghasilkan kesimpulan seperti kriteria sebagai berikut: a. Jika d < dl, berarti terdapat autokorelasi positif, b. Jika d> . , berarti terdapat autokorelasi negatif, c. Jika du < d<. - d. , berarti tidak terdapat autokorelasi, d. Jika dl < d Ftabel - 3,49 yang berarti Laba Akuntansi (X. dan Arus Kas (X. secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Harga Saham (Y). hasil Berdasarkan maka Ha diterima dan H0 ditolak, dapat dikatakan bahwa laba akuntansi dan arus kas perpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham secara Dengan demikian hipotesis H3. Uji T (Uji Parsia. Untuk uji regresi signifikan parsial hasilnya dengan nilai koefisien Laba Akuntansi (X. sebesar 0,109 yang menandakan bahwa Laba Akuntansi (X. mempunyai pengaruh positif terhadap harga saham (Y). Nilai thitung 0,083 < ttabel = 0,689 dan nilai signifikansi 0,935 > 0,05 dapat dikatakan bahwa Laba Akuntansi (X) secara individual tidak memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Harga Saham (Y). berdasarkan hasil di atas maka H0, diterima dan Ha, ditolak. Dengan demikian hipotesis H1, terbukti. Untuk uji regresi signifikan parsial hasilnya dengan nilai koefisien Arus Kas (X. sebesar 4,590 yang menunjukkan bahwa Arus Kas (X. , memiliki pengaruh positif terhadap Harga (Y). Nilai thitung 4,879 > ttabel = 0,689 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti Arus Kas (X. memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham (Y) tidak terbukti. hasil diatas maka H, diterima dan H, ditolak. Dengan demikian hipotesis H2 terbukti. Koefisien Determinasi Berdasarkan nilai adjusted R-Square sebesar Hal ini menunjukkan bahwa variabel indenpenden laba akuntansi dan arus kas mampu menjelaskan variabel dependen . arga saha. sebesar 56,4% dan sisanya 43,6% dijelaskan oleh variabel lain . keseluruhan, kondisi politik, kondisi alam, kondisi keamanan Negara dan lain-lai. yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan sebelumnya maka dapat dihasilkan bahasan sebagai berikut: Pengaruh Laba Akuntansi terhadap Harga Saham Nilai koefisien regresi untuk Laba Akuntansi B1 = 0,109 mengukur besamya pengaruh laba akuntansi (XI) terhadap harga saham (Y) signifikan sebesar 0,109. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi, hasilnya menunjukkan bahwa nilai t-hitung 0,083 < t-tabel 0,689 dan probabilitas nilai p value 0,935 > 0,05 dapat dikatakan bahwa laba akuntansi mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham. Secara teori semakin besar laba yang diperoleh oleh perusahaan akan semakin tinggi return yang diharapkan pemodal, tetapi dalam penelitian ini laba tidak berpengaruh signifikan terhadap harga Hal ini mungkin dikarenakan laba yang dihasilkan perusahaan adalah rekayasa dari pihak manajemen agar para investor tertarik untuk menanamkan investasinya pada perusahaan mereka. Pengaruh Arus Kas terhadap Harga Saham Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi, hasilnya menunjukkan nilai t-hitung 4,879 > t-tabel 0,689 dan sig-t 0,000 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa laba mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Hal ini menandakan bahwa investor tidak melakukan investasi di perusahaan Peningkatan arus kas yang menjadi pertanda bahwa memiliki kemampuan yang cukup untuk pinjaman, memelihara kemampuan perusahaan untuk tetap beroperasi, dan membayar deviden perusahaan. Pengaruh Laba Akuntansi dan Arus Kas terhadap Harga Saham Nilai Frimmy= 13,271 > Fuhel = 3,49 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dapat menjamin bahwa laba akuntansi dan Analisis Informasi Laba Akuntansi dan Arus Kas Terhadap Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2. Parso pengaruh arus positif dan signifikan terhadap harga saham. Hasil kerangka keuangan bahwa seluruh variabel internal . aba akuntansi dan ka. mempengaruhi harga saham secara bersama-sama disebabkan karena investor adalah bahwa informasi dalam, khususnya informasi dalam laporan arus kas dan laba pengambilan keputusan investasi. PENUTUP Berdasarkan hasil uji data dan pembahasan hasil penelitian mengenai analisis informasi laba akuntansi dan arus kas terhadap harga saham pada Perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai Informasi Laba Akuntansi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga Berdasarkan hasil perhitungan analisis menunjukan bahwa nilai thitung = 0,083 < ttabel -0,689 dan nilai signifikansi 0,935 > 0,05 yang berarti laba akuntansi tidak memiliki pengaruh terhadap harga saham. Laba akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham karena semakin tinggi laba bersih tahun berjalan maka harga saham meninggkat (H, ditola. Sedangkan hasil analisis regresi Arus Kas, hasilnya menunjukan bahwa nilai tame= 4. het = 0. 689 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti arus kas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap harga Dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa arus kas memiliki kandungan informasi untuk investor, bahwa arus kas merupakan faktor penting dalam menilai suatu kondisi suatu perusahaan schingga arus kas juga dapat dijadikan pertimbangan investor dalam berinvestasi (Hz diterim. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan penulis dengan menggunakan uji hasil F yaitu nilai statistik F sebesar 271 dengan nilai signifikan sebesar 000 < 0. 05 dan Fieung= 13. 271 > Fabet = 3. 49, dalam uji F ini dapat regresi, hasilnya saham. Kunci bahwa diterima atau dengan kata lain laba akuntansi (XI) dan arus kas (X. secara simultan terhadap harga saham (Y). Berdasarkan determinasi sebesar, diperoleh nilai adjusted RSquare sebesar 0,564, artinya besamya koefisien determinasi sebesar 0,564 hal ini menyatakan bahwa variabel dependen sebesar 56,4%. Sisanya 43,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model regresi ini. Berdasarkan kesimpulan yang didapat dan dengan mempertimbangkan keterbatasan yang ada dalam penelitian ini, maka saran untuk penelitian selanjutnya antara lain: Penelitiun Selanjutnya Memperluas objek penelitian dari industri manufaktur barang-barang konsumsi yang tercatat di bursa efek Indonesia (BEI) menjadi manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia (BEI) sehingga mewakili manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI). Penambahan atau perpanjangan tahun menjadi 7 tahun atau periode Untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan variabel penelitian diluar model yang diteliti dalam penelitian seperti kondisi kepemilikan Manajemen Perusahaan. Untuk pemegang saham terhadap perusahaan, maka perusahaan mampu menunjukkan kinerja perusahaan yang bagus dan menyampaikan informasi yang cukup kepada investor mengenai perkembangan REMITTANCE JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN VOLUME 01 NOMOR 01 JUNI 2020 ISSN 2774-2407 . -iss. | 2774-2288 . -iss. Pengumuman mengenai deviden merupakan informasi penting yang harus disampaikan oleh perusahaan pada pemegang saham. DAFTAR PUSTAKA