The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) Baterun Kunsah1. Nastiti Kartikorini1. Diah Ariana1 D3 Teknologi Laboratorium Medis FIK UMSurabaya Kunsah11980@gmail. ABSTRACT Tanggal Submit: 8 Maret 2021 Tanggal Review: 16 Maret 2021 Tanggal Publish Online: 18 Juni 2021 Makanan dan minuman yang dikemas dalam kaleng memiliki kemungkinan untuk terkontaminasi logam berat yang berasal dari komponen penyusun kaleng. Kontaminasi logam berat bisa menyebabkan keracunan dan berbahaya bila masuk ke dalam system metabolism tubuh dengan jumlah yang melebihi batas yang telah ditetapkan dalam SNI dan BPOM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Timbal (P. Kadmium (C. dan seng (Z. pada sarden, kornet, susu kaleng, sari buah, minuman berkarbonasi. pengambilan sampel dilakukan di dua lokasi berbeda yaitu pasar modern dan pasar tradisional, dengan tujuan agar dapat membandingkan Serapan logam diukur dengan menggunakan spektofotometri serapan atom (SSA) pada gelombang yang Hasil penelitian adalah kadar cadmium (C. tidak teridentifikasi, kadar logam Timbal (P. pada sampel makanan dan minuman kaleng adalah 0. 01 mg/kg, 0. 018 mg/kg, 0. mg/kg, 0. 012 mg/kg, 0. 027 mg/kg, 0. 027 mg/kg, 0. 018 mg/kg, 015 mg/kg, 0. 024 mg/kg dan 0. 019 mg/kg, sementara itu cemaran Zn adalah 0. 188 mg/kg, 0. 169 mg/kg, 0. 193 mg/kg, 184 mg/kg, 0. 129 mg/kg, 0. 105 mg/kg, 0. 107 mg/kg, 0. mg/kg, 0. 176 mg/kg, 0. 152 mg/kg. Semua sampel makanan dan minuman kaleng tidak ada yang melebihi batas maksimum cemaran yang telah di tetap kan dalam SNI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan. Kadar cemaran logam berat Pb dan Zn pada sampel makanan dan minuman kaleng dari pasar tradisional lebih tinggi daripada sampel makanan dan minuman kaleng dari pasar modern Kata kunci : Makanan-Minuman Kemasan Kaleng. SSA. Timbal, kadmium, seng untuk membeli produk tersebut. Saat PENDAHULUAN Perkembangan teknologi bidang ini kemasan kaleng pada makanan dan pangan membuat tampilan dan kemasan minuman mendominasi pasaran hanya pada pasar modern tetapi juga dengan tujuan untuk menarik konsumen banyak dijumpai pada pasar tradisional. Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 Berdasarkan BPS tertentu sehingga memicu terjadinya menunjukkan bahwa konsumsi makanan reaksi kimia antara kaleng dengan makanan/minuman. Kerusakan kimia jadi/olahan/kemasan kenaikan dua kali lipat ditahun 2019. makanan/minuman kaleng antara lain Indonesia, makanan kaleng yang paling kaleng terjadi pengaratan pada kaleng, diminati diantaranya adalah sarden dan terbentuknya warna hitam, pemudaran kornet kaleng, warna kaleng serta kaleng menjadi sedangkan minuman kaleng yang paling digemari diantaranya adalah susu kaleng . usu kental mani. Kerusakan mikrobiologi sari buah dan minuman berkarbonasi pada minuman kaleng dibedakan atas . iputan 6,2. , dua kelompok, yaitu kaleng menjadi Konsumen lebih tertarik untuk membeli makan dan minuman dalam kemasan kaleng karena lebih praktis, memiliki harga yang Pembentukan gas, terutama hidrogen (H. dan karbon dioksida (CO. yang dan memiliki daya tahan disebabkan oleh pertumbuhan berbagai yang tinggi. Pengemasan produk pangan spesies bakteri pembentuk spora yang merupakan hal yang sangat penting dilakukan untuk menjamin kualitas dari Clostridium, termasuk C. bahan pangan. yang memproduksi racun yang sangat Kemasan (H. Kaleng tetap terlihat normal yaitu tidak kembung karena Tidak seperti keracunan, bentuk kerusakan terbentuk gas,kerusakan semacam ini yang terjadi antara lain kerusakan fisik adalah Busuk asam yang disebabkan . erusakan karena benturan kera. yang oleh pembentukan asam oleh beberapa pada umumnya tidak secara langsung bakteri pembentuk spora yang tergolong membahayakan konsumen. Selanjutnya Bacillus. Busuk sulfida yang disebabkan kerusakan kimia berupa kerusakan yang oleh pertumbuhan bakteri pembentuk Pembentukan berlangsung di dalam bahan makanan menghasilkan hidrogen sulfida (H2S) berupa penurunan pH, reaksi reduksi dan oksidasi. Hal tersebut disebabkan busuk dan berwarna hitam karena reaksi penggunaan jenis bahan kaleng yang tidak sesuai untuk makanan/minuman minuman kaleng, masalah yang sering Pada Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 dijumpai dalam kemasan kaleng itu Serapan Atom, sendiri adalah adanya korosi, faktor susu kental manis yang tidak memenuhi yang mempengaruhi besarnya korosi syarat yang ditetapkan oleh Peraturan pada kaleng bagian dalam yaitu, tingkat BPOM RI NO. 03725/B/SK/VII/89 sisa oksigen dalam makanan. Adanya dengan konsentrasi Pb sebesar 0,1434 dan 0,1436. Menurut Novita dkk . senyawa sulfur lainnya, pH minuman ditemukan adanya kandungan seng (Z. pada margarin dalam kemasan kaleng Suhu terdapat dua sampel penyimpanan, dan jenis kaleng dan lapisan penahan korosi (Perdana WW, melebihi ambang batas yang sudah ditetapkan oleh SNI nomor 7387 tahun Tingkat kontaminasi logam berat yang kemungkinan dapat bereaksi dengan isi dikonsumsi akan menyebabkan masalah kaleng dan melepaskan unsur unsur kesehatan yang serius (Miskiyah, 2. logam ke dalam makanan dan minuman Berdasarkan latar belakang tersebut yang di kalengkan. Dari unsur yang dilepaskan kemungkinan terdapat logam apakah logam berat (Pb. Cd dan Z. berat seperti Timbal (P. Besi (F. Timah (S. Kadmium (C. ,dan seng (Z. yang dapat mengganggu kesehatan. manakah logam berat (Pb. Cd dan Zn ) Adanya logam tersebut , walaupun yang paling banyak terkandung pada dengan kadar kecil akan membahayakan makanan dan minuman serta kaleng kesehatan konsumen dan mengingat sarden, kornet, susu, sari buah dan logam berat akan tertimbun di dalam Tujuan penelitian ini adalah tubuh, sehingga lambat laun kadarnya untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan logam timbal (P. , cadmium mg/kg. merupakan bahan yang inert, sehingga mg/kg Kaleng yang terbuat dari logam 0,792 (C. , al, 2. besarnya kandungan logam berat timbal (Z. membahayakan kesehatan (Sugiastuti et Berdasarkan Zink (P. , cadmium (C. Zink (Z. dilakukan oleh Rasyid dkk . makanan dan minuman kaleng. Manfaat terhadap kandungan logam timbal pada penelitian untuk mengetahui kandungan sampel susu kental manis kemasan logam berat (Pb Cd. pada makanan kaleng menggunakan Spektrofotometri dan minuman kaleng yaitu sarden. Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 kornet, susu, sari buah dan Pemeriksaan berkarbonasi, berapa kadar kandungan Laboratorium Kesehatan logam berat (Pb Cd. pada makanan Sampel dan minuman kaleng yaitu sarden, minuman kaleng dengan masa simpan kornet, susu, sari buah dan baru (< 1 tahu. Instrumen yang dipakai dalam kepada masyarakat ataupun penelitian penelitian ini adalah Spektrofotometri guna penelitian berikutnya. Serapan Atom. Surabaya. laboratorium, neraca analitik, hot plate stirer, kertas saring Whatman no 42. METODE PENELITIAN Penelitian Lokasi Pasar Pasar . inim Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah larutan menggunakan rancangan acak kelompok yang ditunjukkan pada tabel 1. standar CdCl2. 2H20 (Merc. , larutan Table 1. rancangan acak kelompok Sampel standar ZnSO4 (Mer. , larutan HNO3 manis, minuman sari buah dan minuman Susu Sari Pb(NO. 2 (Mer. , 65% (Mer. , sarden, kornet, susu kental Minum berkarbonasi, aquades. Proses Destruksi (Aminah dkk, 2. Preparasi sampel yaitu dengan dimasukkan ke dalam gelas kimia 100 Populasi dalam peneltian ini mL ditambahkan 15 mL larutan HNO 3 adalah sarden, kornet, susu, sari buah 65% dan dipanaskan di atas hot plate pada suhu 2500C selama 16 jam. Setelah kemasan kaleng yang dijual di itu sampel di tanur pada suhu 300OC modern dan pasar tradisional wilayah selama 4 jam. Kemudian hasil sampel Mulyosari Surabaya. Sampel dalam yang sudah di tanur diencerkan dengan penelitian ini adalah makanan dan air suling hingga 50 mL ke dalam labu minuman kaleng yang diambil 3 macam takar kemudian disaring menggunakan makanan dan minuman kaleng kertas saring Whatman. Filtrat yang Setiap Jadi logam Pb. Cd dan Zn. Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 Pembuatan Kurva Standart 0,05. 0,1. 0,2. 0,5. dan 1,0 ppm setelah Timbal (P. itu diukur absorbansi larutan standar Larutan standart Pb induk 1000 logam Zn pada panjang gelombang mg/L dibuat dari larutan dengan merk dagang E-Merch. Larutan Pb 10 mg/L Spektrofotometri dibuat dengan cara memindahkan 2 mL Kemudian Dibuat kurva kalibrasi larutan larutan baku 1000 mg/L kdalam labu standar Zn dan hitung konsentrasi Zn ukur 200 mL kemudian diencerkan pada larutan sampel. sampai tanda batas. Larutan standart Pb Pembuatan kurva kalibrasi larutan 0,5 mg/L. 1 mg/L. dan 5 mg/L dibuat standar Cd Serapan Atom. dengan cara memindahkan 2,5 mL. Larutan stok Cd 1000 ppm dan 25 mL larutan baku 10 mg/L ke dipipet sebanyak 5 mL, diencerkan dalam labu ukur 50 mL kemudian dengan HNO3 65% hingga 50 mL didapatkan larutan standar Cd 100 ppm. Kemudian larutan tersebut dianalisis Kemudian dipipet 10 mL larutan standar dengan spektrofotometri serapan atom Cd 100 ppm, diencerkan dengan HNO3 bersamaan dengan sampel yang telah 65% hingga 100 mL didapatkan larutan standar Cd 10 ppm. Kemudian dibuat konsentrasi logam Pb dalam sampel. larutan standar logam Cd 0,05. 0,1. 0,2. pembuatan kurva kalibrasi larutan 0,5. dan 1,0 ppm dan 20 ppm yaitu standar Zn dipipet masing Ae masing 0,25. 0,5. Larutan stok Zn 1000 ppm 2,5. dan 5 mL larutan standar 10 ppm, dipipet sebanyak 5 mL, diencerkan diencerkan dengan HNO3 65% hingga dengan HNO3 65% hingga 50 mL 50 mL, sehingga diperoleh konsentrasi didapatkan larutan standar Zn 100 ppm. 0,05. 0,1. 0,2. 0,5. dan 1,0 ppm setelah Kemudian dipipet 10 mL larutan standar itu diukur absorbansi larutan standar Zn 100 ppm, diencerkan dengan HNO3 logam Cd pada panjang gelombang 65% hingga 100 mL didapatkan larutan standar Zn 10 ppm. Kemudian dibuat Spektrofotometri larutan standar logam Zn 0,05. 0,1. 0,2. Kemudian Dibuat kurva kalibrasi larutan 0,5. dan 1,0 ppm dan 20 ppm yaitu standar Cd dan hitung konsentrasi Cd dipipet masing Ae masing 0,25. 0,5. pada larutan sampel. Serapan Atom. 2,5. dan 5 mL larutan standar 10 ppm. Pengolahan Data Teknik yang diencerkan dengan HNO3 65% hingga digunakan dalam analisis ini adalah 50 mL, sehingga diperoleh konsentrasi metode kurva kalibrasi. Kurva standar. Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 dimana terdapat hubungan Konsentrasi maka dapat diketahui kadar dari sampel (C) dengan Absorbansi (A). Maka nilai dengan menggunakan rumus: yang dapat di ketahui adalah nilai Slope Kadar . g/k. dan Intersep. Kemudian nilai konsentrasi HASIL DAN PEMBAHASAN regresi linear dengan menggunakan Data hasil analisa didapatkan data hukum LambertBeer yaitu: Y = ax b seperti yang ditunjukkan dalam table 2 Keterangan: Y = Absorbansi Sampel x = Table 2 Data konsentrasi PB. Cd. Zn Konsentrasi sampel a = Slope b = pada sampel makanan dan minuman Intersep Dari perhitungan regresi linear. Lokasi Pengambilan Kode sampel ngan Rata-rata Rata-rata Pasar Tradisional Kadar . g/k Keteran Kadar . g/k. Keterangan Kadar Zn . g/k. Keteran Rata-rata Rata-rata Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 Rata-rata Rata-rata Rata-rata Rata-rata Rata-rata Rata-rata Pasar Modern TMS Keterangan : Referensi Persyaratan : *Standar Nasioal Indonesia7387:2009 : kadar Pb makanan olahan MS : Memenuhi Syarat (<1 mg/k. TMS: Tidak Memenuhi Syarat (>1mg/k. , minuman MS : Memenuhi Syarat (<0,02 mg/k. TMS: Tidak Memenuhi Syarat (>0,02 mg/k. kadar Cd makanan olahan MS : Memenuhi Syarat (<1 mg/k. TMS: Tidak Memenuhi Syarat (>1mg/k. , minuman MS : Memenuhi Syarat (<0,03 mg/k. TMS: Tidak Memenuhi Syarat (>0,03 mg/k. * BPOM RI. No. 03725/B/SK/VII/89 kadar Zn yaitu maksimal 40 mg/Kg (Z. Dari adanya migrasi logam-logam penyusun kaleng ke dalam produk, hal ini dapat logam berat pada sampel makanan dan disebabkan karena beberapa faktor, seperti pH, waktu penyimpanan, suhu Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 Sisa minuman kaleng mengandung cemaran bahan pangan, dan beberapa faktor Pb. SNI 7387:2009. (Perdana. WW, 2. Adanya cemaran Pb tersebut disebabkan Timbal (P. Timbal (P. merupakan salah satu Cemaran logam berat Pb teridentifikasi logam berat yang terkandung dalam dalam sampel makanan dan miniman kemasan kaleng, keberadaan partikel Pb ini dapat berasal dari kaleng yang dengan rata-rata konsentrasi 0. 01 mg/kg, 018 mg/kg, 0. 026 mg/kg, 0. 012 mg/kg, penyambungan antara kedua bagian sisi 027 mg/kg, 0. 027 mg/kg, 0. 018 mg/kg, dari tin plate untuk membentuk badan 015 mg/kg, 0. 024 mg/kg dan 0. kaleng atau antara bagian badan kaleng mg/kg. dari data tersebut menunjukkan dan tutupnya yang dipatri (Amin, 2. bahwa semua sampel makanan dan kadar cemaran Pb 0,03 0,026 0,024 0,025 0,02 0,019 0,018 0,015 0,019 0,015 0,018 0,015 Susu Sari Buah Karbonasi 0,012 0,01 0,01 0,005 Sarden Kornet Tradisional Modern Gambar 1 hasil analisis kadar cemaran Pb pada pasar tradisional dan pasar Berdasarkan tinggi dikarenakan Kemasan kaleng menunjukkan bahwa cemaran Pb yang termasuk jenis kemasan yang banyak melebihi stndar SNI 7387:2009 (> 0,02 digunakan dalam produk olah baik mg/k. adalah pada produk susu dan makanan atau minuman. Terjadinya konsentrasi berturut-turut 0,027 mg/kg kemungkinan dari logam dasar pembuat 024 mg/kg. Pada jenis minuman kaleng dan bahan pelapis kaleng , susu memiliki kadar cemaran Pb yang dimana logam tersebut kontak langsung Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 dengan isi dari olahan produk susu. makanan dan minuman aman untuk di Selain itu packing kaleng yang kurang sempurna dapat menyebabkan korosi Seng (Z. (Anggaraeni. AM. Berdasarkan pada hasil analisis Jenis kadar cemaran Zn pada sampel makanan minuman karbonasi memiliki kadar konsentrasi cemaran Zn yang bervariasi dikarenakan sifat minuman karbonasi 188 mg/kg, 0. 169 mg/kg, 0. yang dapat membentuk asam karbonat mg/kg, 0. 184 mg/kg, 0. 129 mg/kg, 0. sehingga dapat membuat kaleng menjadi mg/kg, 0. 107 mg/kg, 0. 098 mg/kg, 0. cepat korosi (Perdana. WW, 2. mg/kg, 0. 152 mg/kg. semua konsentrasi Pada minuman karbonasi yang dijual dari cemaran Zn tersebut masih dibawah pada pasar tradisional memiliki kadar cemaran Pb yang cenderung lebih tinggi 03725/B/SK/VII/89 sebesar 40 mg/kg. dibandingkan yang dijual pada pasar adanya kontaminasi Zn pada makanan modern dimungkinkan karena tempat dan minuman kaleng dapat disebabkan karena adanya korosi pada bagian yang lebih baik sehingga terhindar dari dinding makanan dan minuman kaleng. Korosi bisa terjadi karena jenis paduan Cadmium (C. logam penyusun kaleng tersebut dan BPOM RI. No. Data hasil analisis cemaran Cd homogenitas dalam pembuatan kaleng. pada sampel makanan dan minuman Bila suatu paduan memiliki elemen paduan yang tidak homogen maka cemaran Cd yang dimungkinkan karena paduan logam tersebut akan memiliki konsentrasi cemaran Cd sangat kecil karakteristik ketahanan korosi berbeda- sehingga tidak teridentifikasi oleh alat. beda pada tiap bagiannya sehingga Sehingga dilihat dari sudut pandang kadar cemaran Cd seluruh sampel (Hellna. T, 2. Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 kadar Zn . g/k. 0,25 0,193 0,184 0,188 0,169 0,15 0,176 0,152 0,129 0,105 0,107 0,098 Susu Sari Buah 0,05 Sarden Kornet Tradisional Karbonasi Modern Gambar 2. Hasil analisis kadar cemaran Zn pada pasar tradisional dan pasar Berdasarkan pada gambar 2 kadar persyaratan SNI dan BPOM makanan dan minuman kaleng yang Kadar logam Timbal (P. pada dijual pada pasar tradisional memiliki sampel makanan dan minuman kaleng adalah 0. 01 mg/kg, 0. dibandingkan dengan yang dijual pada mg/kg, mg/kg, mg/kg, mg/kg, mg/kg, mg/kg. Hal mg/kg, 0. 024 mg/kg dan 0. mengenai kondisi penyimpanan yang mg/kg, sementara itu cemaran berpengaruh terhadap kelembapan yang Zn adalah 0. 188 mg/kg, 0. mg/kg, mg/kg, terjadinya korosi pada bahan kaleng, mg/kg, mg/kg, mg/kg, mg/kg, berpindahnya materi kaleng pada bahan mg/kg, mg/kg, makanan dan minuman. mg/kg. Semua sampel makanan dan minuman kaleng masih layak untuk dikonsumsi KESIMPULAN Tidak Kadar cemaran logam berat Pb Cd pada sampel dan Zn pada sampel makanan makanan dan minuman kaleng, dan minuman kaleng dari pasar Terdeteksi adanya cemaran PB tradisional lebih tinggi daripada dan Zn pada sampel makanan sampel makanan dan minuman dan minuman kaleng. Semua kaleng dari pasar modern. Kunsah. Nastiti K. , dan Diah A. Analisa Cemaran Logam Berat (Pb. Cd. Pada Makanan Dan Minuman Kemasan Kaleng Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 4. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical LaboratoryTechnologist No. 4Vol. 1Mei2021 ISSN: 2597-3681 DAFTAR PUSTAKA