Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 5 No. April 2013 PENGARUH PEMBERIAN PAKAN BERYODIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN YODIUM BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpi. EFFECT OF IODIZED FEEDING ON THE GROWTH AND CONTENT OF IODINE IN CARPFISH SEED (Cyprinus carpi. Lia Enggar C. Agustono dan Mirni Lamid Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Kampus C Mulyorejo - Surabaya, 60115 Telp. Abstract Carpfish culure have a quiet effort to profit and developed by people, because it have characteristic like adapted with the environtment, have rapid growth and resistance of disease. Carpfish cultivation is often cultivated in mountainous area far from sources of iodine (Cholik etc, 2002 . Susanto. This causes iodine contain is very low, carp fish has only 1. 7 mg/100g iodine contain. That amount is not sufficient people nutrition needs. Purpose of this study was to increase the iodine contain and Experiment have been conducted in April until May 2011, for 1 month in Aquaculture Development Laboratory Hang Tuah University. Surabaya. Data retrieval was done by observation, direct participation and documentation thechnique. The research method is an experiment method with a completely randomized desigen consisted of 5 treatment and 4 replication, at a dose of 0 mg / kg of feed, 20 mg / kg of feed, 40 mg / kg of feed, 60 mg / kg feed and 80 mg / kg of feed. Each treatment used 15 carp seed (Cyprinus carpi. measuring 5-8 cm is maintained for 30 days. The parameter used include the primary parameter and parameter support. The main parameter of the growth and content the iodine, while supporting the water quality parameter. Result of this study were analized by using analysis of various with an error rate 5% later, followed by Duncan multiple rate test. Result of this study indicate that feeding iodized can increased the growth in wight and iodine content of carp. Keywords : Cyprinus carpio, iodine, growth Pendahuluan Perairan tawar memiliki potensi yang baik, karena selain memiliki kesesuaian dengan kondisi iklim untuk kegiatan budidaya, metode pemeliharaan yang mudah, serta memiliki pasar yang baik (Lingga, 1. Budidaya ikan mas semakin diminati oleh masyarakat untuk dikembangkan dalam bentuk usaha, karena ikan mas termasuk ikan konsumsi yang tergolong mudah dalam pembenihan dan pemeliharaannya karena cenderung bersifat adaptif . udah menyesuaikan dir. terhadap lingkungannya, pertumbuhannya cepat, dan tahan terhadap berbagai jenis penyakit serta mempunyai Data rata-rata perkembangan setiap tahunnya mengalami peningkatan sebesar 564 ton dengan persentase kenaikan sebesar 117,72% setiap tahunnya (Kadir Sabilu dan Frida Marth. Lingkungan perairan yang ideal adalah daerah dengan ketinggian yang berkisar antara 150 sampai 600 meter di atas permukaan laut dengan suhu antara 25-300C, oleh karenanya ikan mas sering kali ditemukan dibudidayakan di daerah pegunungan yang jauh dari sumber yodium (Cholik dkk, 2002 . Susanto, 1. Hal ini menyebabkan kandungan yodium pada ikan mas sangat rendah, ikan mas hanya memiliki kandungan iodium 1,7 g/100 g (Huda, 2. Jumlah tersebut tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi masyarakat. Pada ikan, yodium berperan dalam pembentukan hormon thyroid, yaitu hormon thyroksin (T. dan triiodothyronin (T. Hormone thyroid berfungsi dalam mengontrol oksidasi seluler dan metabolisme nutrien, pertumbuhan (Halver, 1. Kelainan yang sering kali ditimbulkan akibat kekurangan yodium dalam tubuh adalah pembesaran kelenjar tiroid atau goiter (Chan et al, 1. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatan pertumbuhan pada benih ikan mas (Cyprinus carpi. dan untuk meningkatan kandungan yodium pada benih ikan mas (Cyprinus carpi. Manfaat penelitian ini adalah untuk mahasiswa dan para pembudidaya mengenai pengaruh pemberian pakan beryodium terhadap pertumbuhan dan konsentrasi yodium pada Pengaruh Pemberian Pakan Beryodium. benih ikan mas (C. Penelitian ini diharapkan menghasilkan teknologi alternatif dalam usaha pembesaran ikan mas. Metodologi Penelitian telah dilakukan pada bulan April sampai Mei 2011 selama 1 bulan, di Laboratorium pengembangan budidaya perairan Universitas Hang Tuah. Surabaya. Dalam penelitian ini bahan yang dibutuhkan adalah benih ikan mas (Cyprinus carpi. berukuran 5-8 cm, pakan ikan komersial, tetes, dan yodium murni. Dalam penelitian ini menggunakan alat sebagai berikut akuarium percobaan berukuran 30 cm x 20 cm x 60 cm sebanyak 20 buah, termometer, alat pengukur DO. PH meter, timbangan analitik, peralatan aerasi. Rancangan Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan perlakuan dosis yodium dalam pakan adalah sebagai berikut : Perlakuan A : tanpa penambahan yodium Perlakuan B : pakan yodium dengan dosis 20 mg/kg pakan Perlakuan C : pakan yodium dengan dosis 40 mg/kg pakan Perlakuan D : pakan yodium dengan dosis 60 mg/kg pakan Perlakuan E : pakan yodium dengan dosis 80 mg/kg pakan Prosedur Kerja Tahap Persiapan Persiapan Akuarium Akuarium yang akan di gunakan terlebih dahulu dibersihkan dan disterilisasi dengan menggunakan klorin untuk menghindari bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan Aklimatisasi Aklimatisasi ikan dilakukan dengan menempatkan ikan dengan kepadatan 75-100 ekor/m3 dalam bak fiber berukuran 1. 5 x 1. 5 x 2 m selama tiga minggu sebelum penelitian Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Jumlah pakan di berikan berdasarkan jumlah ikan dalam kolam dengan kisaran kebutuhan 3-5% dari bio massa per hari, dengan frekuensi pemberian 2-3 kali (Marlin Aquarindo, 2. Penyiponan air media dilakukan setiap hari. Pencampuran yodium pada pakan Dosis yodium yang akan dicampurkan pada pakan untuk untuk masing-masing perlakuan adalah 20 mg/kg pakan, 40 mg/kg pakan, 60 mg/kg pakan, dan 80mg/kg pakan. Masing-masing dilarutkan dahulu dengan air yang kemudian dicampurkan pada masing-masing pakan, dan kemudian ditambahkan tetes 5% dan kuning telur sebagai perekat. Tahap Pelaksanaan Pemeliharaan benih ikan mas Pemeliharaan ikan mas (Cyprinus carpi. dilakukan pada akuarium berukuran 30 cm x 20 cm x 60 cm sebanyak 20 buah, yang diisi air bersih dengan ketinggian 15 cm. Masing-masing akuarium berisi 15 ekor benih Selang aerasi dipasang pada masingmasing tepi akuarium untuk mengalirkan Selama penelitian berlangsung benih ikan mas diberikan pakan setiap 2 kali sehari selama 1 bulan. Disamping pemberian pakan, setiap 2 hari selama 1 bulan kondisi kualitas air juga diperhatikan seperti: pH. DO dan suhu. Penyiponan dan penggantian air di lakukan selama 2 hari sekali. Hal ini bertujuan untuk memperkecil peluang timbulnya penyakit. Kandungan yodium Kandungan yodium pada masingmasing perlakuan dapat diketahui melalui pemeriksaan di laboratorium. Pembuatan sampel ikan dilakukan setelah 1 bulan pemeliharaan dengan cara memisahkan daging ikan dari isi perut dan sisiknya, kemudian sampel dihaluskan. Pertumbuhan Untuk mengetahui apakah penambahan pertumbuhan ikan mas, perlu dilakukan pengukuran terhadap panjang dan berat ikan pada awal dan akhir penelitian. Laju pertumbuhan larva dinyatakan sebagai perubahan bobot tubuh rata-rata selama percobaan berlangsung. Pertumbuhan dihitung dengan rumus yang dikemukakan oleh Effendie dalam Rudiyanti . , yaitu: W = Wt Ae Wo W = Pertumbuhan mutlak . Wt = Bobot rata-rata benih saat akhir percobaan . Wo = Bobot rata-rata benih saat awal percobaan . = jumlah hari selama percobaan. Menurut Anik . pertumbuhan panjang mutlak adalah selisih panjang tubuh ikan awal dan akhir penelitian. Pertumbuhan Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 5 No. April 2013 panjang mutlak ikan dapat dihitung dengan menggunakan rumus : Lm = T L1 Ae T Lo Keterangan : TL1 : Panjang total pada akhir pemeliharaan . TLo : Panjang total pada awal pemeliharaan . Lm : Pertumbuhan panjang mutlak . Parameter penunjang dalam penelitian ini adalah kualitas air meliputi kandungan oksigen terlarut (DO), pH, dan suhu air. Pengukuran kualitas air dilakukan 2 hari sekali. Pengukuran DO dilakukan dengan menggunakan Do meter. Pengukuran pH dilakukan dengan menggunakan kertas pH. Pengukuran suhu dilakukan dengan menggunakan thermometer. Hasil dan Pembahasan Penelitian mengetahui pengaruh penambahan yodium (I) dalam pakan ikan mas (Cyprinus carpi. terhadap pertumbuhan dan kadar yodium dalam Pertumbuhan pertumbuhan berat dan panjang yang dilakukan pada awal dan akhir penelitian. Data pertambahan berat benih ikan mas pada perlakuan beberapa dosis yodium dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Data pertambahan berat benih ikan mas Perlakuan Pertambahan Berat . 1,2495 ab 1,4073 a 1,3516 ab 1,2961 ab 1,0824 b Keterangan : a, ab, dan b adalah Superskrip yang berbeda pada kolom yang sama menunjukkan adanya perbedaan yang nyata . <0. Diagam rata-rata pertambahan berat benih ikan mas untuk tiap perlakuan dapat dilihat pada Gambar 1. Hasil Anova pertambahan berat menghasilkan F hitung > F table 0,05 yang berarti bahwa penambahan yodium pada pakan dengan berbagai dosis memberikan perbedaan, dan hasil uji jarak Duncan perlakuan B memberikan hasil yang terbaik sedangkan perlakuan yang memberikan hasil terendah adalah perlakuan E. Pertumbuhan Panjang Data pertumbuhan panjang benih ikan mas pada perlakuan berbagai dosis yodium dalam pakan terdapat pada Tabel 2. Tabel 2. Data pertumbuhan panjang benih ikan Perlakuan Pertumbuhan Panjang . 2,1956 2,4413 2,263 2,188 2,0314 Diagram pertumbuhan panjang ikan mas dapat dilihat pada Gambar 2. Hasil Anova pertumbuhan panjang mutlak benih ikan mas menghasilkan F hitung < F tabel 0. 05 yang berarti bahwa penambahan yodium pada pakan benih ikan tidak memberikan perbedaan pada pertumbuhan panjang benih ikan mas. Hasil penelitian untuk kandungan yodium pada daging benih ikan mas diperoleh dari hasil analisa yang di lakukan Laboratorium. Data rata-rata kandungan yodium pada daging benih ikan selama penelitian dapat dilihat pada Tabel 3. Gambar 1. Diagram pertambahan berat benih ikan mas Pengaruh Pemberian Pakan Beryodium. Gambar 2. Diagram pertumbuhan panjang benih ikan mas Gambar 3. Diagram rata-rata kandungan yodium benih ikan mas Tabel 3. Data rata-rata kandungan yodium pada daging benih ikan mas Perlakuan Kandungan Yodium (%) 0,0915b 0,1376a 0,1423a 0,13005a 0,1211ab Keterangan : a, ab, dan b adalah Superskrip yang berbeda pada kolom yang perbedaan yang nyata . <0. Kandungan yodium tertinggi terdapat pada perlakuan C . ,1423%) yang tidak berbeda dengan perlakuan B . ,1376%), perlakuan D . ,13005%), dan perlakuan E . ,1211%), namun berbeda dengan perlakuan A . ,0915%). Kandungan yodium terendah terdapat pada perlakuan A . ,0915%) yang tidak berbeda dengan perlakuan E . ,1211%), namun berbeda dengan perlakuan lainnya. Diagram kandungan yodium pada masing-masing perlakuan dapat dilihat pada Gambar 3. Hasil perhitungan Anova kandungan yodium pada benih ikan mas menghasilkan F hitung > F tabel 0,05 yang berarti bahwa penembahan yodium pada pakan ikan memberikan pengaruh terhadap kandungan yodium dalam daging ikan, dan hasil uji jarak Duncan perlakuan B. C, dan D memberikan hasil yang sama baiknya sedangkan perlakuan yang memberikan hasil terendah adalah perlakuan A. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 5 No. April 2013 Tabel 4. Data Kualitas Air Parameter Suhu C 28 - 30 28 - 30 28 - 30 28 - 30 28 - 31 DO . 0 - 4. 0 - 4. 0 - 4. 0 - 4. 0 - 4. Kualitas air memiliki peran yang penting dalam kegiatan budidaya, karena dapat mempengaruhi pertumbuhan ikan budidaya. Kualitas air dipengaruhi oleh sifat fisika dan kimia diantaranya pH. DO, dan suhu. Data penunjang dalam penelitian ini adalah kualitas air meliputi pH, suhu, dan DO. Pada penelitian ini hasil pengukuran suhu berkisar antara 28 sampai 30 oC. DO berkisar antara 3. 0 sampai 7 ppm, sedangkan pH berkisar 6 sampai 8. Hasil pengukuran kualits air selama penelitian dapat dlihat pada Tabel 4. Pertumbuhan merupakan pertambahan ukuran panjang atau berat pada suatu waktu (Effendie, 2. Nutrisi dan kualitas air merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ikan (Aquatic community, 2. Pertumbuhan akan terjadi apabila ada kelebihan energi setelah kebutuhan untuk metabolisme dan pergerakan terpenuhi. Selama proses metabolisme, protein, lemak dan karbohidrat akan dirombak menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga dapat diserap tubuh untuk digunakan atau disimpan (Avrianto dan Liviaty, 2. Selama pelaksanaan penelitian jumlah pakan, padat tebar, kualitas air dan sistem pemeliharaan berada dalam kondisi yang sama. Pada penelitian ini kualitas air cukup sesuai dengan syarat pemeliharaan ikan mas, sehingga tidak mempengaruhi pertumbuhan ikan. Perbedaan pada pertumbuhan disebabkan oleh perbedaan perlakuan dosis yodium pada pakan, yang mempengaruhi nafsu makan ikan. Berat rata-rata pada ikan mas yang diberi perlakuan penambahan yodium pada pakan dengan dosis yang berbeda mengalami Kecepatan pertumbuhan berat mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan B . mg/kg paka. dengan nilai GR 1,4073 gram. Diikuti oleh perlakuan C . ,3516 gra. , perlakuan D . ,2961 gra. , dan perlakuan A . ,2495gra. , pertumbuhan terendah terdapat pada perlakuan E . mg/kg paka. dengan nilai GR 1,0824. Pada perlakuan dengan dosis 20 mg/kg pakan memberikan hasil yang paling baik, hal ini menunjukkan bahwa penambahan yodium dalam pakan dapat diserap dan dimanfaatkan ikan untuk aktifitas pertumbuhanya. Yodium yang masuk bersama pakan dapat diserap secara optimal oleh usus halus setelah diubah menjadi bentuk yang lebih sederhana . dan kemudian akan dialirkan darah menuju kelenjar Dalam kelenjar thyroid yodium dioksidase menjadi senyawa antar yod, yaitu enzim yang membantu dalam pembentukan monoyodotirosin dan diyodotirasin dengan menggabungkan yodium kedalam residu tirosil dalam tiroglobulin . sam amino yang dihasilkan kelenjar tiroi. Penggabungan oksidatif berikutnya dari yodotirosin ke dalam hormon tiroid, membentuk hormon thyroksin (T. dan triiodothyronin (T. Hormon tersebut berperan dalam mempercepat metabolisme nutrien yang secara tidak langsung berperan dalam pembentukan energi. Kelebihan energi yang terbentuk dari hasil metabolisme nutrien akan digunakan dalam proses pertumbuhan. Pada perlakuan C dan D tidak menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan menurunnya nafsu makan ikan sehingga asupan nutrisi dari makanan berkurang. Perlakuan E memberikan hasil yang paling buruk, hal ini dikarenakan pada konsentrasi ini ikan sudah tidak mampu mentoleransi jumlah yodium yang terlalu banyak, sehingga berdampak pada menurunya pertumbuhan ikan. Pertambahan ukuran panjang ataupun berat ikan umumnya diukur dalam waktu Pertumbuhan pada fase awal dari hidup ikan berjalan dengan lambat tetapi kemudian pertumbuhan berjalan dengan cepat dan diikuti oleh melambatnya pertumbuhan pada usia tua. Pada penelitian ini pertambahan panjang ikan mas tidak terlihat signifikan, hal ini dikarenakan ekspresi pertumbuhan panjang ikan baru dapat dilihat dalam rentang waktu yang lebih lama bila dibandingkan dengan ekspresi pertumbuhan Oleh karenanya pada penelitian ini tidak terlihat adanya korelasi antara pertumbuhan berat dan panjang ikan. Kandungan yodium dalam daging ikan ikan mas yang diberi perlakuan penambahan yodium pada pakan dengan berbagai dosis mengalami perbedaan. Kandungan yodium ratarata pada ikan mas yang diberi perlakuan penambahan yodium pada pakan dengan dosis Pengaruh Pemberian Pakan Beryodium. Kandungan yodium tertinggi terdapat pada perlakuan C . ,1423%) yang diikuti dengan perlakuan B . ,1376%). D . ,13005%), dan E . ,1211%). Kandungan yodium terendah terdapat pada perlakuan A dengan kadar yodium 0,0915%. Dari data tersebut menunjukkan bahwa penambahan yodium sebesar 20, 40, dan 60 mg/kg memberikan hasil yang sama baiknya, hal ini disebabkan kebutuhan yodium dalam pakan terbatas jumlahnya dan kelebihan yodium akan diekskresi tubuh melalui urin. Parameter kualitas air yang paling berpengaruh pada pemeliharaan ikan adalah pH, suhu, dan DO. Selama penelitian dilaksanakan suhu air berkisar antara 28 sampai dengan 31oC, dengan pH antara 6-8 dan DO berkisar antara 8 ppm. Hal ini kurang sesuai dengan pernyataan Cholik dkk . dan Susanto . bahwa lingkungan yang ideal dengan suhu antara 25-30, dengan pH 6-8, dan DO antara 4-5 ppm, namun masih dalam batas Kesimpulan Pemberian pakan beryodium dapat meningkatkan pertambahan berat ikan mas (C. Pemberian pakan beryodium dapat meningkatkan kandungan yodium pada ikan mas (C. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan melakukan penambahan yodium dengan dosis 20 mg/kg pakan dalam suplementasi pakan ikan guna meningkatkan pertumbuhan maupun kandungan yodium ikan mas (C. Daftar Pustaka