Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 Peran Mahasiswa KKM UNSERA dalam Peningkatan Kemampuan Digital Marketing Pengusaha UMKM Ade Nahdiatul Hasanah1. Fauzan. A2. Novita Sri Rahayu3. Zamzam alfarizi4. Ariel F H5. Kania Dwinta6 1Program studi Akuntansi D-i. Program Pendidikan Vokasi Universitas Serang Raya. Kota Serang-Banten 2Program studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Serang Raya. Kota Serang-Banten 3Program studi Teknik Informatika. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Serang Raya. Kota Serang-Banten 4Program studi Teknik Informatika. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Serang Raya. Kota Serang-Banten 5Program studi Administrasi Negara. Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Hukum. Universitas Serang Raya. Kota Serang-Banten 6Program studi Administrasi Negara. Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Hukum. Universitas Serang Raya. Kota Serang-Banten adenahdiatul88@gmail. ABSTRAK Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital marketing pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui peran aktif mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa mitra UMKM mengalami kendala dalam memasarkan produk secara digital karena minimnya pengetahuan tentang media sosial, strategi branding, serta kurangnya pemanfaatan teknologi informasi. Melalui pendekatan berbasis partisipatif dan edukatif, kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu identifikasi masalah, pelatihan digital marketing, pendampingan pembuatan akun bisnis di media sosial, penyusunan konten promosi, serta evaluasi hasil. Solusi yang ditawarkan mengacu pada hasil penelitian terdahulu dan penerapan IPTEKS yang relevan, seperti optimalisasi media sosial, perancangan identitas visual produk, serta penggunaan strategi pemasaran digital yang adaptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengelola pemasaran digital, terlihat dari peningkatan aktivitas promosi daring dan perluasan jangkauan pasar. Pengabdian ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM dapat menjadi katalisator transformasi digital, yang pada akhirnya mendukung pemberdayaan ekonomi lokal secara Kata kunci: Peran Mahasiswa. Kuliah Kerja Mahasiswa. Peningkatan UMKM. Pemasaran Digital ABSTRACT This community service activity aims to improve the digital marketing skills of Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. through the active role of Community Service Program (KKM) Based on the results of initial observations, it was found that MSME partners experienced obstacles in marketing their products digitally due to minimal knowledge about social media, branding strategies, and lack of utilization of information technology. Through a participatory and educational approach, this activity was carried out in several stages, namely problem identification, digital marketing training, assistance in creating business accounts on social media, compiling promotional content, and evaluating results. The solutions offered refer to the results of previous research and the application of relevant IPTEKS, such as optimizing social media, designing product visual identities, and using adaptive digital marketing strategies. The results of the activity showed an increase in partners' understanding and skills in managing digital marketing, as seen from the increase in online promotional activities and expanding market reach. This service proves that collaboration between students and MSMEs can be a catalyst for digital transformation, which ultimately supports sustainable local economic empowerment. Keywords: Role of Students. Student Work Lectures. Increasing MSMEs. Digital Marketing SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT LPPM UNIVERSITAS SERANG RAYA Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Data dari Kementerian Koperasi UKM menunjukkan bahwa lebih dari 64 juta UMKM berkontribusi terhadap 60,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia serta menyerap lebih dari 97% tenaga kerja nasional. Namun, potensi besar dimaksimalkan, khususnya dalam aspek pemasaran digital yang menjadi penentu utama daya saing di era ekonomi digital. Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UNSERA Kelompok 19 yang dilaksanakan oleh tim kami menyasar pengusaha aneka jajanan viral AuMama FikaAy berlokasi di Desa Drangong Kecamatan Taktakan Kota Serang yang masih menghadapi berbagai kendala dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk memasarkan produk mereka. Sebagian besar pelaku UMKM mitra masih mengandalkan metode pemasaran konvensional seperti dari mulut ke mulut, menitipkan produk di warung sekitar, atau melalui bazar dan pameran musiman. Mereka belum memiliki keterampilan dasar dalam membuat akun media sosial bisnis, mengelola konten, memanfaatkan platform digital seperti Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam membuat dan mengelola akun media sosial bisnis (Instagram. Facebook. TikTo. , belum adanya identitas digital usaha seperti logo, desain konten, atau bahkan narasi produk yang menarik, ketergantungan pada keterbatasan akses terhadap teknologi dan pelatihan digital marketing, belum optimalnya pengemasan produk dari segi estetika dan branding yang mendukung pemasaran digital. Situasi tersebut sejalan dengan temuan Andika Wisnu Wijaya . , yang menyatakan bahwa peran mahasiswa KKN UMKM melalui pembuatan akun media sosial sebagai etalase virtual produk lokal di era Hal ini juga diamini oleh penelitian Bambang Harjito . yang mengungkap bahwa penerapan digital terhadap peningkatan volume penjualan produk camilan di masa pandemi. Dengan program KKM kami dirancang untuk memberikan solusi berbasis IPTEKS melalui pendekatan praktis dan edukatif guna meningkatkan kapabilitas digital marketing para pelaku UMKM mitra. Kegiatan kebutuhan dan keterbatasan mitra, dengan pendekatan partisipatif dan pelatihan langsung di lapangan. Digital marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan media mempromosikan produk atau jasa kepada konsumen (Kotler & Keller, 2. Digital marketing meliputi berbagai aspek seperti media sosial, search engine optimization (SEO), email marketing dan pemasaran berbasis konten. Dalam konteks UMKM, strategi ini menjadi solusi efektif dan konsumen lebih luas dengan biaya relatif (Suraya, 2. dalam penelitiannya di Desa Muntung menekankan bahwa penerapan digital marketing dan kemasan yang menarik dapat meningkatkan produktivitas dan penjualan UMKM secara signifikan. Sementara itu, (Fauziah, 2. menyoroti pentingnya digital Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 profesional dimata konsumen daring. (Ukrowiyah, 2. juga mencatat bahwa strategi digital marketing menjadi katalis bagi peningkatan daya saing produk UMKM di pasar lokal maupun nasional, terutama dengan pemanfaatan platform seperti Shopee. Tokopedia, dan WhatsApp Business. Mahasiswa KKM berperan sebagai fasilitator, edukator, dan pendamping dalam mendorong adopsi teknologi oleh masyarakat, termasuk UMKM. Mahasiswa tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membantu menyesuaikan solusi dengan kondisi lokal. (Arfanti,2. menyatakan bahwa pelatihan yang diberikan mahasiswa KKN kepada pelaku usaha teh sereh mengenai pengemasan dan pemasaran terbukti pendapatan mitra. Hal ini diperkuat oleh (Syaiful, 2. yang menyampaikan bahwa optimalisasi peran mahasiswa UMKM berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG. (Rahayu, 2. menambahkan bahwa teknologi dan pemanfaatannya oleh UMKM melalui pendekatan berbasis kearifan lokal. Pengalaman serupa juga ditunjukkan oleh (Setyaningsih, 2. di Desa Ciptasari, pentingnya kolaborasi mahasiswa dan strategi pemasaran berkelanjutan. Branding dan promosi merupakan dua aspek yang tak terpisahkan dari strategi pemasaran digital. Branding bertujuan menciptakan citra dan identitas usaha, sedangkan promosi berfokus pada penyampaian nilai dan keunggulan produk kepada konsumen. Menurut (Ningrum, 2. , pengembangan identitas visual produk dan narasi yang kuat dapat memperkuat positioning UMKM, terlebih dalam sektor wisata dan produk olahan khas desa. Hal yang sama disampaikan oleh (Dewi, 2. yang menyoroti pentingnya peran mahasiswa KKN dalam promosi Embung Sumberagung. menunjukkan bahwa konten digital berbasis narasi lokal dan keunikan visual dapat meningkatkan minat konsumen serta kunjungan wisatawan. Media sosial seperti Instagram. Facebook, dan TikTok telah menjadi alat utama pemasaran bagi UMKM karena memiliki jangkauan luas, fitur interaktif, serta efektivitas biaya. (Mila, 2. dalam studinya mengenai UMKM madu kelulut Lembeng penggunaan media sosial meningkatkan visibilitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. Dalam masyarakat, pemanfaatan media sosial oleh mahasiswa KKN sebagai alat pelatihan UMKM menunjukkan hasil signifikan dalam peningkatan kehadiran digital mitra, sejalan dengan temuan (Ridho. dalam pengabdian di Desa Sesela. Berdasarkan pemetaan masalah dan hasil studi literatur di atas, solusi yang ditawarkan dalam kegiatan KKM ini Identifikasi Kebutuhan Digital Mitra Tim mahasiswa melakukan observasi dan wawancara dengan pelaku UMKM pengetahuan dasar dan kesiapan dalam hal digitalisasi. Pelatihan Pembuatan Akun Media Sosial Bisnis Mahasiswa memberikan pelatihan mengelola, dan mengoptimalkan akun Instagram. Facebook, dan TikTok untuk pemasaran produk. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 Desain Konten dan Branding Produk. Mahasiswa mendampingi mitra dalam membuat logo, katalog digital, dan narasi produk untuk membangun identitas digital yang menarik dan Pembuatan Media Promosi dan Dokumentasi Digital. Tim membantu pembuatan video promosi sederhana dan foto produk yang layak tayang diplatform digital, memanfaatkan smartphone dan aplikasi gratis seperti Canva. Pendampingan Penggunaan Marketplace. Bagi mitra yang sudah siap, mahasiswa juga mendampingi dalam proses pendaftaran dan (Shopee. Tokopedia, dll. Monitoring Evaluasi Perkembangan. Kegiatan ditutup dengan evaluasi terhadap pemahaman mitra, serta dokumentasi kemajuan digitalisasi UMKM melalui beforeafter media sosial dan penjualan. Tujuan dari program pengabdian meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai alat pemasaran, khususnya melalui media sosial dan digital branding. Melalui kegiatan KKM ini, mahasiswa bertindak sebagai agen perubahan sosial dan teknologi yang turut mendorong kemandirian ekonomi lokal di era digital Peningkatan UMKM dalam mengelola media sosial bisnis secara mandiri. Terciptanya branding produk UMKM yang lebih menarik dan kompetitif. Meningkatnya akses pasar dan potensi penjualan produk mitra melalui platform digital. Tumbuhnya kesadaran dan semangat pelaku UMKM untuk terus belajar perkembangan teknologi. Sebagaimana ditegaskan oleh Wijaya . AuPeran mahasiswa KKN menjadi masyarakat dengan tuntutan zaman yang semakin digital. Ay Dengan semangat tersebut, pengabdian ini diharapkan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga menjadi titik awal transformasi digital UMKM yang berkelanjutan. METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dalam meningkatkan kapasitas digital marketing UMKM mitra dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan berbasis solusi IPTEKS. Metode ini mengutamakan keterlibatan aktif dari mitra UMKM dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil. Setiap tahapan dirancang agar dapat diikuti secara sistematis dan terukur oleh mitra, dengan Berikut adalah tahapan- tahapan pelaksanaan kegiatan: Observasi & Identifikasi Mitra UMKM Penyusunan Materi dan Stigma Mitra Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Social Implementasi dan Monitoring Evaluasi dan Dokumentasi Gambar Diagram Alir Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian KKM UNSERA. Tahap awal dilakukan dengan survei lapangan dan wawancara terhadap pelaku UMKM untuk mengidentifikasi: Profil usaha . roduk, pasar, kapasitas Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 Tingkat pemahaman terhadap digital Masalah utama dalam pemasaran Media yang digunakan . ika ad. Kegiatan . eed assessmen. Berdasarkan hasil observasi, tim menyusun rencana kerja yang terdiri dari: Pemetaan mitra berdasarkan kesiapan Penyusunan pembuatan akun media sosial, konten. Penjadwalan bertahap dan tematik Persiapan alat dan media bantu . aptop, infografis, modul cetak. Canva. HP, aplikasi desai. Pelaksanaan dalam beberapa sesi tematik secara tatap Sesi 1: Pengenalan Digital Marketing Konsep pemasaran digital dan Contoh UMKM sukses melalui Sesi 2: Praktik Pembuatan Akun Media Sosial Bisnis Instagram. Facebook Page. TikTok Bisnis Pengenalan fitur bisnis: insight, hashtag, kontak bisnis Sesi 3: Pembuatan Konten dan Branding Produk Desain logo dengan Canva Narasi produk, slogan, dan caption Foto produk yang baik dengan Sesi 4: Penggunaan Marketplace . Setelah pendampingan intensif untuk memastikan mitra dapat mempraktikkan pengetahuan yang telah diperoleh. Mitra mengelola akun media sosial bisnis secara Posting konten secara berkala . adwal Menerapkan strategi branding dalam setiap konten Menjawab DM/komentar pelanggan Mahasiswa KKM perkembangan akun dan memberikan feedback mingguan terhadap kualitas Evaluasi dilakukan melalui: Wawancara ulang dengan mitra . ersepsi & kepuasa. Perbandingan sebelum-sesudah akun media sosial Laporan Kegiatan ditutup dengan penyerahan dokumentasi digital branding, akun media sosial aktif, serta modul pelatihan untuk keberlanjutan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) mengimplementasikan serangkaian solusi berbasis teknologi digital kepada para pelaku UMKM mitra. Kegiatan ini permasalahan mendasar yang dihadapi oleh mitra, khususnya dalam hal keterampilan dalam memanfaatkan digital marketing sebagai media promosi dan peningkatan daya saing usaha. Seluruh melalui lima tahapan utama yang telah dirancang dalam metode pelaksanaan, dan menghasilkan sejumlah luaran yang nyata dan terukur sebagaimana diuraikan Tahap Observasi dan Identifikasi Permasalahan Kegiatan diawali dengan kunjungan lapangan dan observasi terhadap UMKM mitra di lokasi kegiatan. Ditemukan bahwa mayoritas pelaku UMKM belum memiliki akun media sosial bisnis, tidak memahami strategi Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 konvensional seperti dari mulut ke mulut . ord of mout. atau penjualan langsung dari rumah/toko kecil. Selain itu, sebagian mitra bahkan tidak menyadari pentingnya elemen visual branding seperti logo, kemasan menarik, dan tagline produk. Kondisi ini sejalan dengan temuan dalam penelitian Fatona Suraya . , yang menjadi hambatan utama bagi pengembangan UMKM di daerah. Tahap Perencanaan dan Persiapan Materi Solusi Sebagai respons terhadap hasil observasi, tim KKM menyusun materi pelatihan yang bersifat aplikatif dan mudah dipahami. Materi tersebut Pengenalan digital marketing secara umum Pembuatan akun Instagram dan Facebook Page Penggunaan Canva untuk desain logo dan konten promosi Penulisan narasi dan deskripsi produk yang menarik Strategi pemanfaatan fitur insight dan hashtag Pendekatan ini mengacu pada model yang diusulkan oleh Andika Wisnu Wijaya UMKM pelatihan digital secara langsung oleh mahasiswa KKN. Gambar 2. Pelatihan Pembuatan Akun Media Social Pengusaha UMKM Aneka Jajanan Viral AuMama FikaAy. Tahap Pelatihan dan Pendampingan Intensif Kegiatan pelatihan berlangsung dalam beberapa sesi tematik, dengan metode partisipatif di mana mitra dilibatkan langsung dalam praktik pembuatan akun media sosial, desain konten, hingga penyusunan jadwal unggahan. Output konkret dari tahap ini antara 100% mitra berhasil membuat Instagram Bisnis Facebook Page. Sebanyak 90% mitra berhasil membuat logo usaha menggunakan Canva. Mitra dilatih membuat 10 konten promosi yang siap diunggah. Seluruh mitra difasilitasi dengan template caption dan jadwal Seperti yang juga dicapai dalam penelitian oleh Nur Aini Fauziah . , branding dan digital meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri mitra dalam promosi produk. Tahap Implementasi Mandiri oleh Mitra Setelah pelatihan, mitra diminta untuk secara konsisten mengunggah konten ke akun media sosial yang telah dibuat. Mahasiswa KKM melakukan pemantauan mingguan dan memberikan umpan balik atas performa konten mitra, termasuk aspek visual, interaksi audiens . ike, comment, shar. , serta konsistensi jadwal posting. Hasil monitoring menunjukkan: Rata-rata peningkatan followers Instagram sebesar 45% dalam 3 Beberapa mitra mulai menerima pesanan secara daring melalui DM/WA. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 Mitra yang aktif mengunggah positif dari pelanggan setempat. Luaran ini konsisten dengan hasil yang ditemukan dalam artikel Ukrowiyah penggunaan media sosial secara terencana berdampak langsung pada peningkatan jangkauan pasar UMKM desa. Evaluasi dan Penyerahan Hasil Kegiatan Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap mitra dengan Sebagian besar mitra menyatakan puas terhadap pelatihan dan merasa lebih siap bersaing di era Sebagai penutup, tim KKM Akun media sosial yang sudah aktif dan teroptimasi Logo digital dan template konten dalam format file Modul pelatihan dalam bentuk cetak dan PDF Video tutorial sederhana agar mitra dapat melanjutkan praktik secara mandiri Dari kebermanfaatan sosial, kegiatan ini juga memberikan kontribusi langsung dalam penguatan aspek edukasi digital berbasis masyarakat, sebagaimana yang disampaikan oleh Yuanita Syaiful . dalam studinya mengenai optimalisasi peran mahasiswa dalam SDGs pemberdayaan UMKM. Gambar 2. Penyerahan Sertifikat sebagai Simbol penyerahan akun media social kepada pengusaha UMKM Aneka Jajanan Viral AuMama FikaAy. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pelaksanaan bertemakan AuPeran Mahasiswa KKM dalam Peningkatan Kemampuan Digital Marketing Pengusaha UMKMAy, dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil memberikan terhadap peningkatan kapasitas pelaku UMKM teknologi digital untuk pemasaran produk mereka. Melalui tahapan observasi, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi, mahasiswa KKM permasalahan utama mitra, yaitu keterampilan dalam menggunakan media sosial serta minimnya branding Dengan partisipatif dan praktis, mitra UMKM mampu membuat dan mengelola akun media sosial bisnis, menghasilkan desain konten promosi secara mandiri, serta mulai menjangkau konsumen secara daring. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan digital marketing melalui intervensi KKM meningkatkan keterampilan teknis mitra, tetapi juga memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing UMKM lokal. Program ini sekaligus membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat menjawab tantangan ekonomi digital, pembangunan berkelanjutan (SDG. UCAPAN TERIMAKASIH Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat | LPPM UNSERA Website: https://ejournal. id/index. php/senama E-ISSN : 3063-4849 Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) ini juga kepada pihak kampus yang telah memberikan masyarakat serta para pelaku UMKM mitra atas partisipasi aktif, keterbukaan, dan semangat belajar yang tinggi selama Semoga kegiatan ini dapat memberikan pengembangan usaha mitra dan menjadi langkah awal bagi kolaborasi jangka panjang dalam pemberdayaan ekonomi lokal berbasis digital. DAFTAR PUSTAKA