ISSN 2541-3252 Vol. No. Mar. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia EFEKTIVITAS METODE HYPNOTIC SPEED WRITING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS RESENSI CERPEN Nana Triana Winata1. Imas Juidah2. Ine Musfiroh Saniyatunisa3 Universitas Wiralodra, nana. winata@unwir. Universitas Wiralodra, imas. juidah@unwir. Universitas Wiralodra, inesannisa3@gmail. ABSTRAK Menulis resensi cerpen merupakan salah satu keterampilan menulis yang menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis. Namun, banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam menulis resensi karena kurangnya pemahaman struktur, minimnya ide, serta rendahnya motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode hypnotic speed writing dalam meningkatkan keterampilan menulis resensi cerpen. Metode penelitian yang digunakan adalah pretestposttest control group design, dengan subjek penelitian terdiri dari dua kelompok: kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan metode hypnotic speed writing dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, serta dianalisis menggunakan uji statistik t-test for Equality of Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar kelas eksperimen, dengan rata-rata nilai pretest 72 meningkat menjadi 88 pada posttest. Sementara itu, pada kelas kontrol, rata-rata nilai hanya meningkat dari 70 menjadi 80. Hasil uji t-test menunjukkan nilai t = -14. 868 dengan Sig. -taile. = 0. 000, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, metode hypnotic speed writing terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis resensi cerpen dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode hypnotic speed writing dalam pembelajaran menulis untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas peserta didik. Kata Kunci: Hypnotic Speed Writing. Menulis Resensi. Pembelajaran Bahasa. ABSTRACK Writing short story reviews is a writing skill that requires critical, analytical, and systematic thinking However, many students experience difficulties in writing reviews due to a lack of structural understanding, limited ideas, and low motivation. This study aims to determine the effectiveness of the hypnotic speed writing method in improving students' ability to write short story reviews. The research method used is a pretest-posttest control group design, with research subjects divided into two groups: an experimental class that received the hypnotic speed writing method treatment and a control class that used conventional teaching methods. Data were collected through pretest and posttest assessments and analyzed using the statistical test t-test for Equality of Means. The results showed a significant improvement in the experimental class, where the average pretest score of 72 increased to 88 in the Meanwhile, in the control class, the average score increased only from 70 to 80. The results of the t-test showed a value of t = -14. 868 with Sig. -taile. = 0. 000, indicating a significant difference between the experimental and control groups. Thus, the hypnotic speed writing method is proven to be more effective in enhancing students' ability to write short story reviews compared to conventional This study recommends the implementation of the hypnotic speed writing method in writing instruction to improve students' productivity and creativity. Keywords: Hypnotic Speed Writing. Writing Review. Language Learning. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Mar. How to Cite: inata. Juidah. , & Saniyatunisa. EFEKTIVITAS METODE HYPNOTIC SPEED WRITING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS RESENSI CERPEN. Bahtera Indonesia. Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10. , 235Ae https://doi. org/10. 31943/bi. DOI: https://doi. org/10. 31943/bi. PENDAHULUAN Menulis merupakan keterampilan kompleks yang memerlukan penguasaan aspek-aspek kebahasaan maupun nonkebahasaan. Proses menulis tidak hanya sebatas menyusun kata dan kalimat, tetapi juga menyampaikan ekspresi dan gagasan secara jelas, lancar, logis, serta terstruktur. Sejalan dengan pendapat (Winata, 2. Keterampilan menulis peserta didik bisa menaikkan kecerdasan, membuatkan daya mengumpulkan berbagai informasi. Dengan demikian, ide atau gagasan sebagai elemen kepenulisan yang merupakan bagian dari struktur internal bahasa. Menurut Hyland . , menulis tidak hanya berkaitan dengan keterampilan linguistik, tetapi juga dengan proses kognitif yang kompleks, termasuk perencanaan, pengorganisasian ide, dan pemahaman konteks sosial (Hyland. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Graham dan Perin keberhasilan dalam menulis dipengaruhi oleh pemahaman terhadap struktur teks, strategi berpikir kritis, dan kemampuan mengembangkan argumen secara runtut (Graham. , & Perin. Dengan menulis yang efektif harus mampu mengintegrasikan antara aspek linguistik dan pemahaman mendalam terhadap ide yang ingin disampaikan. Dalam dunia pendidikan, tantangan dalam keterampilan menulis tidak dapat dilepaskan dari berbagai faktor yang Dari perspektif internal, terdapat tiga kendala utama yang berdampak pada kemampuan peserta didik dalam Pertama, kurangnya pemahaman terhadap materi menulis. Menurut Sari dkk. 0, hlm. , keterbatasan pemahaman mengenai konsep kepenulisan membuat peserta didik mengalami kesulitan dalam memulai tulisan, menentukan topik, menyampaikan ide secara jelas, serta menafsirkan makna kata dengan baik. Kedua, keterampilan berbahasa lainnya. Wulandari dan Rahmi . 2, hlm. menyatakan bahwa menulis merupakan keterampilan yang kompleks karena seseorang yang mampu menulis dengan baik harus memiliki keterampilan lain yang mendukung, seperti menyimak, membaca, dan berbicara. Ketiga, rendahnya motivasi peserta Berdasarkan wawancara dengan Juariyah, seorang pendidik Bahasa Indonesia di SMA N 2 Indramayu, rendahnya motivasi ini dipengaruhi oleh pola pikir yang berkembang di kalangan peserta didik bahwa menulis adalah aktivitas yang sulit dan membutuhkan banyak usaha. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Mar. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Keterampilan menulis merupakan kemampuan esensial yang harus dikuasai setiap siswa karena tidak hanya berperan dalam keberhasilan akademik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kemampuan menulis yang baik, siswa dapat mengekspresikan ide, gagasan, dan perasaan mereka secara jelas dan sistematis. Sebagai penulis di masa depan, siswa perlu memiliki wawasan yang luas, pengetahuan yang mendalam, serta pengalaman hidup yang beragam agar mampu menghasilkan tulisan yang berkualitas dan bermakna (Sapitri. Menulis resensi termasuk salah satu keterampilan yang menantang untuk dikuasai dalam pembelajaran. Berdasarkan wawancara dengan Juariyah, seorang guru Bahasa Indonesia, disimpulkan bahwa menulis resensi sebagai salah satu kompetensi akhir dalam pembelajaran Bahasa Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam hal bakat dan minat peserta didik. Hanya sebagian kecil siswa yang menunjukkan ketertarikan terhadap kegiatan menulis resensi cerpen. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya perkembangan serta kreativitas dalam pengelolaan majalah dinding . di setiap kelas. Pada dasarnya, setiap peserta didik memerlukan bimbingan agar dapat mengembangkan keterampilan menulis yang baik dan benar. Setiap permasalahan tentu memiliki solusi, termasuk kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam menulis resensi cerpen. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pembelajaran yang sesuai dengan kondisi Dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang aktif, efektif, meningkatkan motivasi serta mengasah kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dari berbagai metode pembelajaran yang tersedia, salah satu pendekatan yang berpotensi untuk dikembangkan dalam pembelajaran menulis resensi cerpen adalah hypnotic speed writing. Menurut (Laksana, 2. , penulis pemula sering menghadapi berbagai kendala dalam proses menulis, seperti kesulitan menuangkan ide yang ada di pikiran ke dalam bentuk tulisan serta tantangan dalam menyusun karya yang menarik. Hambatan ini sering kali membuat mereka merasa terbebani, bingung, dan bahkan gagal menyelesaikan tulisannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan metode yang tepat guna mengurangi ketegangan yang tidak perlu saat menulis. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah hypnotic speed writing, yang membantu penulis memasuki kondisi rileks sehingga dapat menulis dengan lebih lancar dan percaya diri. Metode hypnotic speed writing pertama kali diperkenalkan oleh A. Laksana dalam berbagai kelas dan workshop kepenulisan yang ia selenggarakan. Pendekatan ini berfokus pada prinsip serta prosedur menulis dengan cepat tanpa mengorbankan daya tarik teks yang Metode kombinasi dari teknik speed writing, yang menekankan kecepatan dalam menuangkan gagasan, serta hypnotic writing, yang bertujuan membuat tulisan lebih mengalir dan memikat bagi pembaca (Vitale, 2. Teknik dirancang untuk menghasilkan tulisan yang kurang menarik. Salah satu prinsip utama dalam metode ini adalah menciptakan teks yang dapat menarik perhatian pembaca, mengarahkan mereka dalam alur tulisan, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia membangkitkan emosi atau hasrat. Selain itu, teknik ini juga menekankan pentingnya memberikan alasan yang logis, menyertakan mendukung, menawarkan jaminan, dan tentu saja, menulis secara efektif (Vitale. Resensi diambil dari bahasa Belanda recentie yang artinya wawasan. Wawasan yang dimaksud adalah gambaran tentang kelebihan dan kekurangan dari suatu karya (Marwoto, 2. Kata resensi berasal dari bahasa Belanda recensie dan bahasa Inggris review, yang keduanya memiliki akar dari bahasa Latin, yaitu revidere. Dalam bahasa Latin, res berarti "kembali," sementara "melihat" (Andrianto 2. Sejalan dengan Kosasih . , resensi adalah sebuah tulisan yang berisi tinjauan atau ulasan terhadap suatu karya, seperti buku, film, atau album musik. Resensi memperkenalkan sebuah buku atau karya seni kepada pembaca serta membantu mereka dalam memahami isi maupun mempertimbangkan pilihan karya tersebut (Fauzani, dkk. , 2. Teks resensi cerpen merupakan kegiatan menilai, mengulas tentang isi suatu karya, serta memberikan sebuah informasi kepada pembaca akan layak atau tidaknya buku, atau karya tersebut (Mustika, dkk. Tujuan dalam penelitian ini yaitu . untuk mengetahui kemampuan menulis resensi cerpen peserta didik kelas XI IPA 6 SMA Negeri 2 Indramayu Tahun Ajaran 2024/2025 sebelum pembelajaran dengan metode hypnotic speed writing. untuk mengetahui kemampuan menulis resensi cerpen peserta didik kelas XI IPA 8 SMA Negeri 2 Indramayu Tahun Ajaran 2024/2025 sesudah pembelajaran dengan ISSN 2541-3252 Vol. No. Mar. metode hypnotic speed writing. Untuk mengetahui keefektifan metode hypnotic speed writing. METODE Metode pendekatan yang digunakan oleh peneliti dalam melaksanakan penelitian guna memperoleh data serta mencapai hasil yang Arikunto . 3, hlm. menjelaskan bahwa metode penelitian adalah teknik yang digunakan dalam proses pengumpulan data. Adapun metode yang dapat diterapkan dalam penelitian meliputi angket, wawancara, observasi, tes, serta analisis dokumen. Sementara itu, menurut (Sugiyono, 2. , metode penelitian mencakup serangkaian proses yang meliputi interpretasi hasil penelitian sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Desain dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control grup design. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random . , kemudian diberikan pretest untuk mengetahui keadaan awal adakah perbedaan antara kelompok (Sugiyono, 2. Dalam hal ini, kedua kelompok diberikan tes awal . terlebih dahulu dengan tes yang sama. Kelompok eksperimen diberi perlakuan khusus yaitu dengan metode pembelajaran kelompok kontrol dilakukan dengan metode Tabel 1 Disain Metode Penelitian Populasi merupakan semua objek atau subjek sasaran penelitian. Adapun Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Mar. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Indramayu tahun ajaran 2024/2025. Dalam penelitian ini, cara pengambilan sampel dilakukan dengan cara menggunakan teknik random sampling dengan cara acak tanpa memerhatikan strata yang ada dalam populasi tersebut. Berikut merupakan sebaran kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian. Tabel 2 Sampel Penelitian Jumlah Sampel Total Laki-laki Perempuan XI IPA 6 XI IPA 8 Jumlah Proses pengumpulan data dilakukan dalam berbagai situasi dan aktivitas yang sesuai dengan pendekatan penelitian yang Menurut Sugiyono . 2, hlm. , teknik pengumpulan data merupakan tahap yang sangat penting dalam penelitian, karena memperoleh data yang valid dan relevan merupakan tujuan utama dari setiap Untuk memastikan data dapat dikumpulkan secara optimal, peneliti menerapkan berbagai teknik pengumpulan data yang sesuai dengan kebutuhan penelitian beruda tes, observasi, dan Teknik analisi data merupakan langkah yang paling menentukan dari suatu Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan SPSS versi 26. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada pertemuan pertama, peneliti memberikan tes awal . kepada peserta didik di dalam kelas dengan alokasi waktu 2x45 menit untuk memperoleh gambaran awal kemampuan peserta didik dalam menulis resensi. Peserta didik diminta untuk menulis resensi dari buku yang sebelumnya pernah dibaca. Pada perlakuan kedua, dilakukan pemberian perlakuan I dari peneliti berupa pembelajaran menulis resensi cerpen dengan penerapan metode hypnotic speed writing di kelas eksperimen. Sehari sebelumnya, peneliti meminta peserta didik untuk membawa sebuah cerpen yang akan diresensi, dengan catatan cerpen sudah dibaca terlebih dahulu oleh peserta didik. Tabel 3 Kelas Kontrol Nama Siswa Pretest Posttest SW1 SW2 SW3 SW4 SW5 SW6 SW7 SW8 SW9 SW10 SW11 SW12 SW13 SW14 SW15 SW16 SW17 SW18 SW19 SW20 SW21 SW22 SW23 SW24 SW25 SW26 SW27 SW28 SW29 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SW30 Rata-rata Berdasarkan data dalam Tabel 3, terdapat peningkatan nilai pretest dan posttest pada kelas kontrol. Rata-rata nilai pretest siswa sebelum perlakuan adalah 69, yang kemudian meningkat menjadi 78 pada posttest, menunjukkan adanya kenaikan Peningkatan mengindikasikan adanya perbaikan dalam pemahaman atau keterampilan menulis resensi cerpen setelah pembelajaran Secara individu, seluruh siswa mengalami peningkatan nilai, meskipun dengan variasi yang berbeda. Beberapa siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan, seperti SW8 dan SW12, yang mengalami kenaikan 15 poin. Sementara itu, siswa dengan peningkatan paling kecil hanya mengalami kenaikan 5 poin, seperti SW10. SW16. SW17. SW19, dan SW25. Dari segi rentang nilai, hasil pretest berkisar antara 55 hingga 85, dengan nilai terendah diperoleh oleh SW20 . dan nilai tertinggi oleh SW6 . Setelah mengikuti pembelajaran, rentang nilai posttest meningkat menjadi 70 hingga 90, di mana SW6 tetap memperoleh nilai tertinggi . , sementara nilai terendah meningkat menjadi Peningkatan menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan dalam kelas kontrol memberikan dampak positif terhadap keterampilan menulis siswa. Namun, peningkatannya masih bervariasi, di mana sebagian besar siswa memperoleh nilai posttest dalam rentang 70Ae80. Meskipun seluruh siswa mengalami peningkatan, efektivitas metode yang digunakan dalam ISSN 2541-3252 Vol. No. Mar. kelas kontrol masih perlu dibandingkan dengan kelas eksperimen untuk mengetahui apakah ada pendekatan lain yang lebih optimal dalam meningkatkan kemampuan menulis resensi cerpen. pada kelas eksperimen, yang merupakan kelompok yang mendapatkan perlakuan dengan metode Hypnotic Speed Writing dalam pembelajaran menulis resensi Untuk menganalisis efektivitas metode ini, dilakukan pengukuran terhadap hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan melalui pretest dan posttest. Data yang diperoleh dari kelas eksperimen akan disajikan dalam tabel berikut untuk menunjukkan peningkatan nilai yang terjadi setelah penerapan metode pembelajaran Tabel 4 Kelas Eksperimen Nama Siswa Pretest Posttest SW1 SW2 SW3 SW4 SW5 SW6 SW7 SW8 SW9 SW10 SW11 SW12 SW13 SW14 SW15 SW16 SW17 SW18 SW19 SW20 SW21 SW22 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Mar. SW23 SW24 SW25 SW26 SW27 SW28 SW29 SW30 Rata-rata BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Berdasarkan data yang ditampilkan dalam tabel, hasil pretest dan posttest pada kelas eksperimen menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar setelah diterapkannya metode Hypnotic Speed Writing pembelajaran menulis resensi cerpen. Nilai rata-rata pretest pada kelas eksperimen adalah 72, yang kemudian meningkat menjadi 88 pada posttest, menunjukkan peningkatan sebesar 16 poin. Seluruh peningkatan nilai setelah perlakuan diberikan, dengan peningkatan tertinggi mencapai 20 poin, seperti yang dialami oleh SW1. SW2. SW6. SW8. SW11. SW14. SW16. SW20. SW25, dan SW26. Sementara itu, peningkatan terendah tercatat sebesar 12 poin, yang terjadi pada SW3 dan SW9. Dari segi rentang nilai, sebelum perlakuan diberikan, nilai pretest berkisar antara 65 hingga 75, sedangkan setelah penerapan metode Hypnotic Speed Writing, rentang nilai meningkat menjadi 85 hingga 90. Hasil ini menunjukkan bahwa Hypnotic Speed Writing keterampilan menulis resensi cerpen pada Peningkatan yang terjadi secara konsisten di seluruh siswa mengindikasikan bahwa metode ini efektif dalam membantu siswa menuangkan gagasan dengan lebih lancar dan menarik. Dengan perbedaan ratarata yang cukup signifikan dibandingkan kelas kontrol, metode ini dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa. Tabel 4 Uji Data Menggunakan SPSS Levene's Test for Equality of t-test for Equality of Variances Means Sig. Sig. Hasil Equal . Belajar varianc Equal es not Berdasarkan hasil uji Levene's Test for Equality of Variances, diperoleh nilai F = 0. 309 dengan Sig. = 0. Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0. 05, maka asumsi kesamaan varians . qual variances assume. terpenuhi, sehingga analisis menggunakan hasil t-test dengan asumsi varians yang sama. Hasil t-test for Equality of Means menunjukkan nilai t = -14. 868 dengan df = 58 dan Sig. -taile. = 0. Nilai signifikansi p < 0. 05 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara dua kelompok yang dibandingkan dalam penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sangat signifikan dalam hasil belajar antara kelompok yang diuji, yang berarti perlakuan atau metode yang digunakan dalam penelitian ini berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. PEMBAHASAN Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode hypnotic speed writing memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis resensi cerpen pada peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai posttest pada kelas eksperimen, yang rata-rata meningkat dari 72 menjadi 88 setelah diberikan perlakuan, dengan peningkatan sebesar 16 poin. Sementara itu, pada kelas kontrol, yang tidak diberikan perlakuan dengan metode ini, peningkatan nilai hanya mencapai 10 poin, dari rata-rata 70 menjadi Peningkatan yang lebih besar pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa penerapan metode hypnotic speed writing efektif dalam membantu peserta didik meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis resensi cerpen. Metode ini memungkinkan siswa untuk menulis dengan lebih lancar, mengurangi hambatan psikologis seperti rasa takut salah, serta meningkatkan daya tarik tulisan melalui teknik pemanduan ide yang lebih Hal ini sejalan dengan pendapat Vitale . 0, hlm. , yang menyatakan bahwa teknik hypnotic writing membantu penulis dalam menarik minat membangun emosi, serta menyampaikan informasi dengan lebih menarik dan logis. Berdasarkan analisis uji statistik dengan t-test for Equality of Means, diperoleh nilai t = -14. 868 dengan df = 58 dan Sig. -taile. = 0. 000, yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan ISSN 2541-3252 Vol. No. Mar. antara hasil belajar peserta didik di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil ini menunjukkan bahwa metode hypnotic speed writing memiliki dampak nyata terhadap peningkatan keterampilan menulis resensi Dengan kata lain, metode ini tidak hanya membantu siswa menulis dengan lebih cepat, tetapi juga meningkatkan kualitas tulisan mereka dalam aspek struktur, analisis, dan kreativitas. Selain itu, penerapan metode ini juga mengatasi beberapa kendala yang sering ditemukan dalam pembelajaran menulis, kepercayaan diri, serta kesulitan dalam mengorganisasikan gagasan (Laksana. Dalam konteks penelitian ini, siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam menuangkan gagasan, setelah diberikan perlakuan dengan metode menghasilkan tulisan yang lebih jelas, sistematis, dan menarik. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai posttest yang cukup signifikan di kelas eksperimen, di mana sebagian besar siswa mencapai nilai dalam rentang 85Ae90, dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 70Ae80. Temuan ini juga mendukung hasil penelitian Graham dan Perin . , yang menyatakan bahwa strategi pembelajaran menulis yang memberikan pengalaman langsung dalam menghasilkan teks, terutama dengan teknik menulis cepat dan terstruktur, dapat meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Selain itu, penelitian Hyland . menegaskan bahwa menulis bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga proses berpikir yang memerlukan strategi tertentu untuk mengoptimalkan produksi Meskipun hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas metode hypnotic Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. No. Mar. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia speed writing, terdapat beberapa faktor yang mungkin memengaruhi hasil penelitian, seperti kondisi psikologis siswa, tingkat pengalaman dalam menulis, serta perbedaan gaya belajar. Oleh karena itu, untuk penelitian lebih lanjut, disarankan agar metode ini diterapkan dalam berbagai konteks pembelajaran menulis lainnya, seperti menulis esai argumentatif atau artikel ilmiah, guna menguji efektivitasnya dalam berbagai jenis teks dan tingkat pendidikan yang berbeda. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa metode hypnotic speed writing dapat menjadi salah satu alternatif inovatif dalam pembelajaran menulis, keterampilan menulis resensi cerpen. Dengan pendekatan yang lebih kreatif, menarik, dan mampu mengatasi hambatan psikologis dalam menulis, metode ini memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif bagi peserta didik. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode hypnotic speed writing terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis resensi cerpen peserta didik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam nilai dibandingkan dengan kelas kontrol. Ratarata nilai pretest kelas eksperimen adalah 72, yang meningkat menjadi 88 setelah perlakuan, sedangkan pada kelas kontrol, peningkatan nilai hanya mencapai 10 poin, dari 70 menjadi 80. Hal ini menunjukkan bahwa metode hypnotic speed writing memiliki dampak yang lebih besar dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa Hasil uji statistik menggunakan ttest for Equality of Means juga menunjukkan nilai t = -14. 868 dengan Sig. -taile. = 0. 000, yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil belajar peserta didik di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, metode hypnotic speed writing dapat dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis resensi cerpen. Selain itu, metode ini tidak hanya membantu siswa dalam meningkatkan kecepatan menulis, tetapi juga mengatasi kendala umum dalam pembelajaran ketidakpercayaan diri, serta kesulitan dalam mengorganisasikan gagasan. Oleh karena itu, metode hypnotic speed writing dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks pembelajaran menulis lainnya. DAFTAR PUSTAKA