INDIKATOR FASILITAS KERJA DAN KINERJA KARYAWAN DI PT. KARYA MAKMUR LANGGENG KALIMANTAN BARAT Working Facilities And Employee Performance Indicators At PT. Works Of Prosperous Langgeng West Kalimantan Albertus Yandi1. Ismiasih2. Resna Trimerani3 Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. INSTIPER Yogyakarta Email korespondensi: resnarani. rr@gmail. Abstrak Dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan, selain tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten terdapat salah satu faktor penting yaitu pemberian fasilias kerja yang memadai. Fasilitas kerja sangat penting dalam menunjang kinerja karyawan suatu perusahaan karena fasilitas kerja yang baik dan alat yang sesuai akan mendukung kinerja karyawan menjadi lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan jumlah responden sebanyak 60 orang dari Divisi 1 dan 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator fasilitas kerja di PT. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat diantaranya adalah sesuai dengan kebutuhan, mampu mengoptimalkan hasil kerja, mudah dalam penggunaan, mempercepat proses kerja dan penempatan ditata dengan benar. Dengan demikian, pemberian fasilitas kerja yang baik dan benar akan meningkatkan kinerja karyawan. Kata Kunci: Fasilitas Kerja. Kinerja Karyawan. PT. Karya Makmur Langgeng. Indikator Abstract The effort to improve employee performance, in addition to the availability of competent human resources (HR), there is one important factor, namely the provision of adequate work facilities. Work facilities are very important in supporting the performance of a companyAos employees because good work facilities and appropriate tools will support employee performance to be more effective and efficient. This study aims to determine the effect of work facilities on employee performance at PT. Karya Makmur Langgeng. West Borneo. The method used in this study is descriptive with a qualitative approach, with a total of 60 respondents from Division 1 and 2. The results of the research show that the work facilities indicators at PT. Karya Makmur Langgeng. West Borneo, among others, are in accordance with needs, able to optimize work results, easy to use, speed up the work process and the placement is arranged properly. Thus, providing good and correct work facilities will improve employee performance. Indikator Fasilitas Kerja Dan Kinerja Karyawan Di Pt. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat Albertus Yandi. Ismiasih. Resna Trimerani Keywords : Work facilities. Employee Performance. PT. Karya Makmur Langgeng. Indicators PENDAHULUAN Dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan, selain tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten terdapat salah satu faktor penting yaitu pemberian fasilias kerja yang memadai. Fasilitas yang dimaksud disini adalah segala jenis peralatan, perlengkapan kerja dan fasilitas lain yang berfungsi sebagai alat bantu dalam melaksanakan pekerjaan. Fasilitas kerja sangat penting dalam menunjang kinerja karyawan suatu perusahaan karena fasilitas kerja yang baik dan alat yang sesuai akan mendukung kinerja karyawan lebih efektif dan efisien (Jufrizen, 2. Fasilitas kerja adalah sesuatu yang harus disediakan oleh suatu perusahaan, baik fasilitas yang disediakan secara langsung maupun fasilitas penunjang. Selain fasilitas kerja yang menunjang pekerjaan, ada fasilitas lain yang juga tidak kalah pentingnya seperti tersdianya tempat ibadah, tempat olahraga, balai pengobatan dan lain sebagainya. Pemberian fasilitas merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap karyawan agar mampu menunjang kinerja (Sabri dan Susanti, 2. Menurut Ahmadi . , kurangnya fasilitas kerja yang dimiliki suatu organisasi atau perusahaan dapat menurunkan kualitas layanan dan kinerja yang rendah dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki fasilitas lengkap dan Karyawan yang kompeten namun tidak didukung fasilitas yang memadai akan memperlihatkan masalah kinerja. Pribadi . menyatakan penggunaan peralatan atau fasilitas yang tidak terpelihara dengan baik dapat menimbulkan pemborosan waktu, pemborosan bahan baku serta menghambat pencapaian sasaran yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Contoh diatas memperlihatkan bahwa fasilitas pendukung kerja sangat berpengaruh terhadap tingkat kinerja karyawan. Peralatan yang disediakan oleh PT. Karya Makmur Langgeng mempermudah karyawan dalam melakukan pekerjaannya dan semua alat yang disediakan oleh PT. Karya Makmur Langgeng dapat berfungsi dengan baik. Berbekal oleh fasilitas-fasilitas yang telah disediakan tersebut maka kinerja yang dihasilkan juga lebih baik dan berkualitas. Fasilitas kerja yang tersedia seperti fasilitas umum: komputer, meja, kipas angina/AC dan ruangan yang nyaman. Fasilitas produksi seperti dodos, egreg, gancu, kapak angkong, helm, sepatu dan sarung tangan. Berdasarkan uraian latar belakang diatas, peneliti tertarikn melakukan penelitian tentang AuIndikator Fasilitas Kerja Dan Kinerja Karyawan Di PT. Karya Makmur Langgeng Kalimantan BaratAy Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui indikator fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Karya Makmur Langgeng. Kusus nya di divisi 1 dan divisi 2, penelitian ini dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana fasilitas kerja dapat mempengaruhi kinerja karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya, sasaran penelitian seperti Jenis fasilitas kerja yang tersedia di PT. Karya Makmur Langgeng kususnya divisi 1 dan divisi 2, sejauh mana fasilitas tersebut dapat mempengaruhi kinerja karyawan di PT. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat. Jimanggis. Vol. No. Juni 2023 Indikator Fasilitas Kerja Dan Kinerja Karyawan Di Pt. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat Albertus Yandi. Ismiasih. Resna Trimerani LANDASAN TEORI Fasilitas Kerja Menurut Bachrun . , fasilitas adalah kenikmatan dalam bentuk nyata yang diberikan oleh perusahaan oleh karena hal-hal yang sifatnya khusus atau untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Runtunuwu . , fasilitas kerja adalah segala jenis peralatan, perlengkapan kerja, dan fasilitas lain yang berfungsi sebagai alat pembantu dalam melaksanakan pekerjaan dan juga fungsi sosial dalam rangka kepentingan orang-orang yang berhubungan dengan organisasi kerja atau perusahaan. Menurut Sabri dan Susanti . , fasilitas kerja adalah sarana atau wahana atau alat untuk mempermudah aktivitas perusahaan dan juga untuk kesejahteraan karyawan. Fasilitas kerja merupakan sesuatu yang harus disediakan oleh suatu perusahaan, baik fasilitas yang disediakan secara langsung maupun fasilitas penunjang. Harpis . menyatakan bahwa selain fasilitas kerja yang menunjang pekerjaan, ada fasilitas lain yang juga tidak kalah pentingnya seperti tersedianya tempat ibadah, tempat olahraga, balai pengobatan dan lain sebagainya. Pemberian fasilitas merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap karyawan agar mampu menunjang kinerja. Menurut Suhardi . fungsi fasilitas secara umum adalah sebagai Untuk mengalokasikan secara efisien sumber tenaga pekerja ke arah pekerjaan - pekerjaan yang kurang dapat memberikan kontribusi yang lebih wajar. Ini berarti bahwa fasilitas dapat membantu para pekerja dari pekerjaan tambahan yang akan dilaksanakan diluar jam kerja, dengan kata lain para pekerja akan betah dengan pekerjaan yang dilakukannya. Untuk mengadakan sumber-sumber tenaga kerja yang efisien. Pemberian fasilitas yang tinggi akan memaksa suatu lembaga atau instansi memanfaatkan tenaga kerja secara ekonomis atau seefisien mungkin . entunya dikombinasikan dengan faktor-faktor produksi lainny. Menghubungkan penerimaan dengan kontribusi produktivitasnya perusahaan berarti memberikan fasilitas yang tinggi, apabila pekerjaan para karyawan tinggi tingkat produktivitasnya. Fasilitas kerja tidak hanya menunjang kinerja karyawan tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan keluarga karyawan Pentingnya penyediaan fasilitas kerja juga diatur dalam UU No. Tahun 2003 Ketenagakerjaan dan Surat Edaran Mentri Ketenagakerjaan No. Menurut Soetrisno, . , penyediaan fasilitas kerja erat kaitannya dengan kemampuan suatu perusaan, namun pada umumnya terdapat beberapa fasilitas yang sering disediakan antara lain fasilitas lingkungan kerja, kesehatan, transportasi, konsumsi dan perumahaan. Menurut Ahmadi . , fasilitas kerja merupakan bagian dari linglungan kerja yang sangat menunjang pekerjaan karyawan dalam suatu organisasi, oleh karena itu fasilitas kerja memerlukan perhatian khusus. Jimanggis. Vol. No. Juni 2023 Indikator Fasilitas Kerja Dan Kinerja Karyawan Di Pt. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat Albertus Yandi. Ismiasih. Resna Trimerani Indikator fasilitas kerja harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan karyawan dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Menurut Sabri dan Susanti . , indikator fasilitas kerja antara lain: Sesuai dengan kebutuhan. Mampu mengoptimalkan hasil kerja. Mudah dalam penggunaan. Mempercepat proses kerja. Penempatan ditata dengan benar. Fasilitas kerja ditinjau dari segi kegunaan terdiri dari tiga golongan yaitu: Peralatan kerja, yaitu semua jenis benda yang berfungsi memproses suatu barang menjadi barang lainnya yang memiliki fungsi dan kegunaan lain. Perlengkapan kerja, yaitu semua jenis benda yang berfungsi sebagai alat bantu tidak langsung dalam produksi, mempercepat proses, membangkitkan dan menambah kenyamanan dalam pekerjaan. perlengkapan komunikasi, perlengkapan pengolahan data dan furnitur. Untuk menghubungkan pemberian fasilitas dengan finansial perusahaan. Semakin sukses finansial perusahaan, sebaliknya skala pemberian fasilitas disesuaikan dengan kesuksesan secara proposional, dengan anggapan bahwa fasilitas yang disediakan sudah cukup memenuhi prinsip keadilan dan Kinerja Keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan organisasi selalu tergantung pada partisipasi kerja karyawan yang mereka miliki. Kenyamanan karyawan dalam melakukan pekerjaan sangat penting mengingat kinerja karyawan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu organisasi (Suryani al, 2. Menurut Nugroho et. , secara estimologis kata kinerja dapat disama artikan dengan kata performance. Kinerja atau performance pada umumnya diberi batasan pada kesuksesan seseorang dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan yang dibebankan padanya. Kata performance atau kinerja dapat diartikan sebagai hasil kerja yang dapat dicapai seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masingmasing dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Menurut Febrianty et. , kinerja karyawan adalah kemampuan mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan, dimana suatu target kerja dapat tercapai atau terselesaikan pada waktu yang tepat sehingga kinerja karyawan dapat memberikan kontribusi bagi organisasi atau perusahaan. Menurut Jackson dan Yohanes . , terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja seseorang, antara lain: Personal Factor Ditunjukan oleh tingkat keterampilan dan kompetensi yang dimiliki, motivasi dan komitmen individu Leadership Factor Ditentukan oleh kualitas dorongan bimbingan dan dukungan yang dilakukan manajer dan team leader. Te am Factor Ditunjukan oleh kualitas dukungan yang diberikan oleh rekan sekerja. System Factor Jimanggis. Vol. No. Juni 2023 Indikator Fasilitas Kerja Dan Kinerja Karyawan Di Pt. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat Albertus Yandi. Ismiasih. Resna Trimerani Ditunjukan oleh adanya system kerja dan fasilitas yang Contextual / Situation Factor Ditunjukan oleh tingginya tingkat tekanan dan perubahan lingkungan internal dan eksternal Indikator kinerja adalah ukuran kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran yang telah ditetapkan dengan memperhatikan berbagai indikator antara lain: Indikator masukan . adalah segala sesuatu yang dibutuhkan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dan menghasilkan output. Indikator ini dapat berupa dana, sumber daya manusia, informasi, kebijakan dan peraturan perundang-undangan. Indikator keluaran . adalah sesuatu yang diharapkan langsung dicapai dari suatu proses kegiatan yang dapat berupa fisik maupun Indikator hasil . adalah segala sesuatu yang mencerminkan berfungsinya keluaran kegiatan dalam jangka menengah . fek langsun. Indikator manfaat . adalah sesuatu yang berkaitan dengan tujuan akhir dari pelaksanaan kegiatan. Indikator dampak . adalah pengaruh yang ditimbulkan baik positif maupun negatif terhadap setiap tingkatan indikator bedasarkan asumsi yang telah ditetapkan. Menurut Warella et. , penilaian kinerja masing-masing karyawan merupakan suatu sistem secara periodik untuk melihat serta melakukan evaluasi atas pekerjaan setiap individu di dalam organisasi. Penilaian kinerja dapat dijadikan pedoman agar karyawan dapat menunjukkan kemampuan dan prestasi dalam menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan yang dibebankan. Penelitian Terkait Terdapat beberapa penelitan yang menjadi acuan dalam penelitian ini adalah antara lain: Penelitian yang dilakukan oleh Jufrizen . dengan judul Pengaruh fasilitas kerja terhada kinerja melalui motivasi kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian asosiatif. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Fasilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Fasilitas kerja sebagai variabel mediator tidak berperan sebagai mediasi pada pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja Penelitian Nisa . , judul penelitian ini adalah Pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan PT. Indoking Aneka Agar-Agar Industri. Metodologi penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Fasilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Roni dan Afriani . dengan judul Fasilitas kerja dan budaya organisasi mempengarhi kinerja karyawan KUD. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptifkuantitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa fasilitas kerja dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan secara parsial dan simultan. Berdasarkan hasil R2 = 0,775 didapatkan bahwa kontribusi fasilitas kerja (X. , buday aorganisasi (X. terhadap kinerja karyawan (Y) adalah sebesar 77,5%. Jimanggis. Vol. No. Juni 2023 Indikator Fasilitas Kerja Dan Kinerja Karyawan Di Pt. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat Albertus Yandi. Ismiasih. Resna Trimerani METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan menggunakan metode penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permasalahan dan fokus penelitian. Pendekatan kualitatif mencakup langkah-langkah penelitian untuk mendapatkan data deskriptif yang selanjutnya diuraikan dengan menggunakan kata-kata (Nursalam, 2. Populasi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Divisi 1 dan Divisi 2 di PT. Karya Makmur Langgeng Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 60 orang, dengan pembagian Divisi 1 sebanyak 32 orang dan Divisi 2 sebanyak 28 orang Berdasarkan total populasi seluruh karyawan divisi 1 dan 2 di PT. Karya Makmur Langgeng Provinsi Kalimantan Barat, penghitungan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin, yaitu sebanyak 38 responden. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Distribusi Jawaban Responden Pada Pertanyaan Fasilitas Kerja dimensi Sesuai dengan kebutuhan (Tabel . Pernyataan Faslitas kerja yang diperoleh sesuai dengan Saya mendapatkan fasilitas kerja di Pt. Karya Makmur Fasilitas yang saya dapatkan sangat membantu saya dalam Total (Oran. (Oran. STS Sesuai dengan kebutuhan (Oran. (Oran. (Oran. Sumber: data primer . , 2022 Berdasarkan Tabel 1 mayoritas responden di PT. Karya Makmur Langgeng sudah menerima fasilitas kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka dalam menyelesaikan perkerjaan di perusahaan tersebut, dan sebagian responden juga sudah mendapatkan fasilitas kerja yang dapat mereka gunakan dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan di PT. Karya Makmur Langgeng, dan fasilitas yang diberikan perusahaan kepada karyawannya sangat membantu mereka dalam menyelesaikan pekerjaannya. Distribusi Jawaban Responden Pada Pertanyaan Fasilitas Kerja dimensi Mampu Mengoptimalkan Hasil Kerja (Tabel 2a. dan Tabel 2b. Tabel 2a. Mampu mengoptimalkan hasil kerja (Oran. (Oran. (Oran. STS Pernyataan Faslitas kerja yang diperoleh membantu dalam mengoptimalkan hasil kerja (Oran. (Oran. Jimanggis. Vol. No. Juni 2023 Indikator Fasilitas Kerja Dan Kinerja Karyawan Di Pt. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat Albertus Yandi. Ismiasih. Resna Trimerani Tersedia fasilitas perlengkapan kerja yang lengkap Saya puas dengan mutu dan peralatan kerja yang saya peroleh Total Sumber: data primer . , 2022 Tabel 2a. menunjukkan bahwa fasilitas dan perlengkapan kerja di PT. Karya Makmur Langgeng sudah lengkap, fasilitas tersebut antara lain fasilitas umum: Kipas angin / AC, ruangan yang nyaman, meja dan bangku. Fasilitas produksi: Dodos, angkong, egrek, helem, kapak, sepatu, gancu, sarung tangan. Fasilitas dan perlengkapan kerja yang dimiliki oleh PT. Karya Makmur Langgeng juga berkualitas sehingga mendukung karyawan dalam bekerja. Tabel 2b. Pernyataan Semua alat yang disediakan berfungsi dengan baik Semua alat yang digunakan mudah dalam penggunaan Peralatan kerja yang memudahkan dalam Jumlah peralatan yang ada sesuai dengan jumlah karyawan Total Mudah dalam penggunaan (Oran. (Oran. STS (Oran. (Oran. (Oran. Sumber: data primer . , 2022 Tabel 2b. menunjukkan bahwa fasilitas dan peralatan kerja yang ada di PT. Karya Makmur Langgeng mudah dalam penggunaanya, meskipun ada beberapa fasilitas produksi yang sudah rusak sehingga tidak maksimal dalam Selain itu, ada beberapa karyawan yang belum familiar dengan alat yang digunakan sehingga membutuhkan waktu untuk mengoperasikannya. Distribusi Jawaban Responden Pada Pertanyaan Fasilitas Kerja dimensi Mempercepat proses kerja (Tabel . No. Pernyataan Peralatan kerja yang diberikan mempercepat proses kerja Peralatan yang dalam bekerja Total Mempercepat proses kerja (Oran. (Oran. (Oran. STS (Oran. (Oran. Jimanggis. Vol. No. Juni 2023 Indikator Fasilitas Kerja Dan Kinerja Karyawan Di Pt. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat Albertus Yandi. Ismiasih. Resna Trimerani Sumber: data primer . , 2022 Tabel 3 menunjukan bahwa dengan pemberian fasilitas dan peralatan kerja yang diberikan oleh PT. Karya Makmur Langgeng dapat membantu karyawan dalam menyelesaikan pekerjaanya sehingga pekerjaan menjadi mudah terselesaikan dan memberikan hasil yang maksimal. Distribusi Jawaban Responden Pada Pertanyaan Fasilitas Kerja dimensi Penempatan ditata dengan benar (Tabel 4. No. Pernyataan Penempatan ditata dengan benar (Oran. (Oran. (Oran. STS Terdapat tempat dalam menyimpan peralatan Peralatan di simpan dan ditata dengan rapi Peralatan yang digunakan harus disimpan pada Fasilitas yang disediakan membuat nyaman dalam bekerja Fasilitas kerja meningkatkan kepuasan bagi karyawan Total (Oran. (Oran. Tabel 4 menunjukkan bahwa peralatan kerja yang terdapat di PT. Karya Makmur Langgeng sudah diletakkan sesuai dengan tempatnya sehingga ketika akan menggunakan tidak sulit mencari. Karyawan juga tidak diperkenankan membawa fasilitas peralatan ke mess tetapi harus dikembalikan ke tempatnya setelah selesai menggunakannya. Indikator Kinerja karyawan di PT. Karya Makmur Langgeng (Tabel . Pernyataan Masukan . Keluaran . Hasil . Manfaat . Dampak . Total Persen . STS . T . 6,1% . S . S Sumber: data primer . , 2022. Berdasarkan Tabel 5. Menunjukkan bahwa indicato kinerja karyawan PT. Karya Makmur Langgeng adalah masukan, keluaran, hasil, manfaat dan Hal tersebut dapat dilihat bahwa dengan adanya fasilitas dan peralatan kerja yang lengkap akan mempengaruhi kinerja karyawan menjadi lebih baik. Dengan demikian, karyawan akan bekerja sesuai dengan standar operasional dan perusahaan dapat mencapai target dalam tujuannya. Jimanggis. Vol. No. Juni 2023 Indikator Fasilitas Kerja Dan Kinerja Karyawan Di Pt. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat Albertus Yandi. Ismiasih. Resna Trimerani Pembahasan Fasilitas kerja adalah segala sesuatu yang digunakan dan dipakai oleh pegawai untuk melaksanakan tugas yang dapat memudahkan dan memperlancar pelaksanaan segala sesuatu pekerjaan. fasilitas kerja berfungsi untuk mempercepat proses pekerjaan sehingga selesai dengan tepat waktu, meningkatkan produktivitas dalam bekerja, serta menimbulkan rasa kenyamananan bagi karyawan dalam bekerja. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Asep . mengungkapkan jika fasilitas yang digunakan oleh karyawan lengkap dan baik maka akan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Purnawijaya . mengungkapkan bahwa apabila fasilitas kerja meningkat maka akan meningkatkan kinerja karyawan dan sebaliknya apabila fasilitas kerja menurun maka kinerja karyawan juga akan menurun. Lebih lanjut Jufrizen . mengungakapkan bahwa fasilitas kerja merupakan pendorong dalam membantu kerja karyawan agar lebih produktif dan dapat menambah semangat kerja karyawan untuk mencapai tujuan perusahaan. Penelitian lain yang sejalan dengan penelitian ini adalah penelitian oleh Darmansyah . , mengungkapkan kinerja karyawan mempunyai peran penting didalam upaya meningkatkan output produksi pada sebuah perusahaan. Dalam suatu pencapaian tujuan perusahaan, diperlukan alat atau sarana pendukung yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari diperusahaan tersebut, fasilitas yang digunakan bermacam-macam bentuk, jenis, maupun manfaatnya, disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan. maka dari itu pentingnya fasilitas yang mendukung dalam bekerja sebagai faktor dalam meningkatkan kinerja. Penelitian yang dilakukan oleh Thomas dan Arie . mengungkapkan bahwa fasilitas kerja memiliki peran untuk memberikan motivasi kerja bagi Fasilitas kerja berperan meningkatkan kinerja. Dengan fasilitas kerja serta pelayanan yang berkwalitas dari organisasi pemerintah maka secara tidak langsung akan menguntungkan bagi pihak perusahaan. Fasilitas kerja yang memadai dengan kondisi yang layak pakai dan terpelihara dengan baik akan membantu kelancaran proses kerja dalam suatu perusahaan. SIMPULAN Indikator fasilitas kerja di PT. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat diantaranya adalah sesuai dengan kebutuhan, mampu mengoptimalkan hasil kerja, mudah dalam penggunaan, mempercepat proses kerja dan penempatan ditata dengan benar yakni sebagian besar responden menjawab setuju terhadap indikator fasilitas kerja di PT. Karya Makmur Langgeng. Indikator kinerja Divisi 1 dan Divisi 2 di PT. Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat diantaranya adalah masukan . , keluaran . , hasil . , manfaat . dan dampak . DAFTAR PUSTAKA