Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 EVALUASI KUALITAS LAYANAN JASA SERTIFIKASI TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) DI PT. SUCOFINDO (Perser. Indah Susanti Teknik Industri. Universitas Mercu Buana ABSTRAK Objek penelitian ini adalah layanan sertifikasi TKDN PT. Sucofindo (Perser. , yang merupakan bagian dari tugasnya untuk memverifikasi setiap barang atau jasa dengan output berupa sertifikat. Layanan berkualitas dibuat jika layanan yang disediakan oleh penyedia layanan dapat memuaskan pelanggan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menganalisis atribut kualitas layanan yang perlu diperbaiki oleh PT. Sucofindo (Perser. berdasarkan dimensi kualitas pelayanan dan perbaikan proses dengan menganalisis atribut kualitas untuk mengurangi keluhan pelanggan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sertifikasi konten lokal melalui metode Kaizen. Dari sepuluh dimensi kualitas layanan diukur dan dikelompokkan menjadi tujuh dimensi kualitas seperti Tangible. Assurance. Komunikasi. Kredibilitas. Keandalan. Access. Empati. Dua puluh empat atribut kualitas pelayanan dianalisis dan diukur dengan metode servqual yang didasarkan pada indikator servqual, lanjut bahwa atribut dikelompokkan ke dalam tabel variabel GAP berdasarkan atribut yang memiliki nilai-nilai negatif atau atribut yang paling mempengaruhi kualitas pelayanan sertifikasi TKDN. Dari hasil pemetaan diagram Cartesian ada 5 dimensi dalam dimensi yang 8 atribut masuk ke kuadran A. Kemudian indikator pertanyaan diidentifikasi lagi oleh 4 . faktor penyebab akar masalah adalah faktor manusia, alat , metode dan lingkungan. Dan dari hasil analisis ditemukan bahwa X16 atribut dengan indikator penyampaian laporan TKDN tepat waktu memiliki pengaruh besar pada 4 faktor yang menyebabkan masalah. Kata kunci: Kualitas Layanan. Analisis GAP. Analisis Kepentingan Kinerja, diagram Cartesian. Analisis Kaizen. ABSTRACT The object of this study is TKDN PT certification services. Sucofindo (Perser. , this part of the task to verify any goods or services that are carried out on a manufacturing or service company, with the output of the certificate. Quality services created if the service provided by the service provider can satisfy the customer. The aim this study to identify, measure, and analyze the service quality attributes that need to be repaired by PT. Sucofindo (Perser. based on the dimensions of service quality and process improvement by analyzing quality attributes in order to reduce customer complaints to improve service quality local content certification through Kaizen method. From the ten dimensions of service quality were measured and grouped into seven dimensions of quality such as Tangible. Assurance. Communication. Credibility. Reliability. Access. Empathy. Twenty-four service quality attributes were analyzed and measured by servqual method which is based on servqual indicators, further that attribute grouped into variable gap table based on attributes that have negative values or attributes that most affects the quality of TKDN certification From the results of mapping the Cartesian diagram there are 5 dimensions within that dimensions are 8 attributes go into quadrant A. Then the indicator of the questions identified again by 4 . factors of the root cause of the problem is the human factor, tools, methods and And from the results of the analysis found that the X16 attributes with the indicator of delivering report TKDN on time has big effect on 4 factors causing the problem. Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 Keywords: Quality Service. Gap Analysis. Importance performance Analysis. Cartesian diagram. Analysis Kaizen. PENDAHULUAN TKDN (Tingkat Komponen Dalam Neger. adalah Suatu batasan atau nilai yang mereprentasikan berapa tingkat kandungan lokal dalam negeri dalam suatu produk Barang/Jasa. Dalam mengukur TKDN untuk suatu produk, ada 3 aspek yang akan menjadi penilaian yakni Material. Tenaga Kerja. Biaya Jasa Umum (Overhea. Pertama. Material dinilai berdasarkan daerah asal . ountry of origi. artinya material tersebut dibuat dan diproduksi dimana?. Kedua. Tenaga kerja yang digunakan dinilai berdasarkan Ketiga. Overhead . lat kerja/mesin, dan biaya lain-lain yang berhubungan dengan produksi Barang/Jasa tersebu. Tujuan utama TKDN, secara teoritis yaitu menyingkirkan segala hal yang berhubungan dengan impor dan menggiatkan usaha lokal dan bahkan menumbuhkan usaha-usaha baru sehingga baik material ataupun overhead bisa mengunakan komponen lokal dan biaya produksi diminimalisir. Manfaat sertifikat TKDN ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengajukan penawaran di setiap pelelangan atau pengadaan yang dilakukan oleh pemerintah, karena mayoritas setiap pelelangan pemerintah mengunakan nilai TKDN sebagai acuan dalam menentukan hasil evaluasi akhir (HEA) dan pemenang lelang. Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan terhadap produk barang/jasa suatu perusahaan maka dibuka akses yang lebih besar dalam memasok barang/jasa kepada pemerintah. PT. Sucofindo (Perser. adalah sebuah BUMN Indonesia yang bergerak dalam bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian, yang senantiasa berupaya meningkatkan nilai perusahaan melalui penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Ruang lingkup jasa hasil verifikasi yang dilakukan PT. Sucofindo dapat digunakan oleh penyedia barang/jasa bagi pengadaan pemerintah. Dalam skema yang berbeda, jasa ini dapat dibutuhkan oleh pemerintah sebagai pengguna untuk mengevaluasi harga penawaran dari penyedia barang/jasa pada proses pengadaan barang/jasa yang dilakukannya. Berdasarkan laporan PT. Sucofindo, . ementerian perindustria. akan mengeluarkan sertifikat TKDN yang berlaku selama 2 tahun. Perusahaan menekankan bahwa kualitas pelayanan bukan merupakan pilihan, tapi suatu keharusan. Untuk sebuah perusahaan agar bertahan dan bisa berkembang dalam lingkungan kompetisi global, perusahaan tersebut harus memberikan tingkat kepuasan pelanggan yang akan mengarahkan pada loyalitas pelanggan. Namun, untuk mencapai loyalitas pelanggan tidak mungkin tanpa terlebih dahulu memberikan kualitas layanan yang akan memastikan kepuasan pelanggan. Dalam penyampaian kualitas jasa tentu mengalami banyak kendala dan yang menjadi permasalahannya adalah apakah tingkat pelayanan yang telah diberikan oleh PT. Sucofindo (Perser. belum dapat memuaskan para pelanggannya. Hal ini dapat dilihat pada grafik data keluhan pelanggan tahun 2013. Pada grafik tersebut menunjukkan bahwa tingkat keluhan pelanggan yang paling tinggi terdapat pada keterlambatan waktu penyerahan laporan TKDN yaitu sebesar 34. 09 %. Kebutuhan pelanggan sangat menentukan kualitas yang akan diberikan oleh perusahaan sehingga kualitas yang tinggi adalah berdasarkan pada persepsi pelanggan. seperti yang dikemukakan oleh Zeithaml dan Berry . bahwa perusahaan harus menetapkan customer defined standards yang merupakan pelaksanaan standar layanan berdasarkan kebutuhan pelanggan. Penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan. Seperti penelitian yang dilakukan oleh anderson and Sullivan Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 . Gorlieb. Grewal and Brown . , jamal and Naser . Patterson and Spreng . Roest and Pieters . Cronin dan Taylor . menunjukan bahwa kualitas pelayanan yang diterima berpengaruh positif terhadap consumer behavioral intension melalui kepuasan pelanggan. Dan berdasarkan penelitian terdahulu oleh Parasuraman et . menyatakan bahwa yang menjadi dasar untuk mengukur kualitas pelayanan jasa dengan menganalisa kesenjangan . yang terjadi akibat ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi pelanggan terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Atas dasar latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk membahas masalah mengenai kepuasan pelanggan yang berupaya untuk menurunkan keluhan pelanggan dengan meningkatkan kualitas layanan jasa sertifikasi TKDN. Hal ini menjadi dasar metode SERVQUAL, yaitu suatu metode untuk mengukur kualitas pelayanan berdasarkan sepuluh dimensi kualitas jasa. Kemudian mengidentifikasi dan pengendalian kualitas pelayanan jasa TKDN dengan melalui metode Kaizen . W 1H). Penelitian ini dilakukan dengan memakai model konseptual kualitas pelayanan yang berimplikasi bagi penelitian dimasa yang akan datang pada sektor jasa. METODE Desain dan Pendekatan Penelitian Analisis yang digunakan adalah dengan cara Deskriptif Kualitatif. Serta metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan model SERVQUAL melalui 10 dimensi kualitas jasa untuk melihat gap antara harapan dan kenyataan yang dipersepsikan oleh pelanggan melalui jawaban-jawaban yang disampaikan dalam Data yang Digunakan Definisi Operasional Definisi operasional merupakan penjelasan yang menunjukkan indikator- indikator dari suatu gejala, sehingga memudahkan dalam menganalisis data. Untuk menghindari kesalahan dalam mengartikan variabel-variabel yang dianalisis, berikut ini dijelaskan definisi operasional kualitas layanan dikelompokkan berdasarkan indikator SERVQUAL Tabel 1. Definisi Operasional Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 No. Variabel Atribut Bukti Fisik (Tangibe. Jaminan (Assuranc. Komunikasi (Communicatio. Pernyataan Kenyamanan fasilitas ruang pertemuan (Meetin. Alat/prosedur verifikasi TKDN mudah dimengerti oleh pelanggan . eklist dokumen & formulir dokumen TKDN Kerapihan pakaian dan penampilan verifikator Verifikator dapat dipercaya Jaminan kerahasian dokumen-dokumen perusahaan Jaminan keamanan dokumen-dokumen perusahaan Kesesuaian biaya verifikasi TKDN dengan layanan jasa yang diberikan oleh PT. Sucofindo Pelanggan mudah menghubungi verifikator Status perkembangan laporan TKDN Kredibilitas (Credibilit. X10 Transparansi dan konsistensi antara pikiran, perkataan, & perbuatan verifikator terhadap pelanggan atas hasil capaian laporan TKDN Sopan Santun X11 Sopan santun verifikator menghadapi pelanggan Kemampuan (Competenc. Kehandalan (Reliabilit. X14 X15 kemampuan verifikator dalam penyampaian informasi TKDN Pengetahuan teknis verifikator terhadap produk/jasa yang dihasilkan oleh pelanggan kesesuaian pelaksanaan dengan jadwal . kerja keakuratan data dan hasil capaian TKDN X16 ketepatan waktu pengiriman hasil laporan TKDN X12 X13 X17 Akses (Acces. X18 X19 Responsif (Responsiv. Empati (Emphat. X20 kemudahan dalam pengajuan permohonan jasa verifikasi TKDN . ecara onlin. Birokrasi pelayanan jasa verifikasi mudah dan cepat Kemudahan transaksi pembayaran jasa sertifikasi TKDN unai maupun onlin. Kesigapan verifikator untuk membantu pelanggan dalam memberikan asistensi TKDN X21 Ketelitian verifikator dalam proses verifikasi TKDN X22 Upaya membina hubungan dengan pelanggan X23 Upaya Div. TKDN dalam penangan keluhan pelanggan X24 Upaya memberikan kenyamanan pelayanan dengan (Sumber: Pengolahan data 20. Sedangkan kepuasan pelanggan (Y) adalah respon konsumen terhadap evaluasi ketidaksesuaian . yang dirasakan anatara harapan sebelumnya . tau norma kinerja lainy. dan kinerja aktual produk yang dirasakan setelah pemakainnya. Jenis Data Dalam penelitian ini digunakan dua jenis data yaitu : Data Primer : wawancara. Kuesioner Data Sekunder : data literatur Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 Teknik Pengumpulan Data Dalam melakukan perhitungan hasil kuesioner digunakan skala likert dengan lima tingkatan yang terdiri sangat penting, penting, cukup penting, kurang penting, dan tidak penting untuk mengukur harapan, sedangkan sangat puas, puas, cukup puas, dan tidak puas untuk persepsi. Sampel Penelitian Obyek Penelitian dilaksanakan di PT. Sucofindo. Populasi yang menjadi obyek dalam penelitian ini adalah pelanggan yang terlibat langsung pada jasa sertifikasi TKDN sebanyak 133 responden perusahaan. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah Ausimple random samplingAy, dimana responden diambil secara acak untuk mengisi angket yang telah disebarkan Dari jumlah populasi tersebut maka ditentukan jumlah sampel dengan mempergunakan rumus slovin, sebagai berikut: 1 ( ) Ket : n = Jumlah Populasi N = Jumlah Sample e = Tingkat kesalahan sebesar 5% Dengan menggunakan rumus di atas, jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini 1 ( ) ( . = 99. 812, dibulatkan menjadi 100 perusahaan Maka jumlah angket kuesioner yang disebar dalam penelitian ini yaitu sebanyak 100 Pengolahan dan Analisis Data Tahapan-tahapan yang digunakan pada pengolahan dan Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: Uji validitas, menunjukkan sejauh mana alat pengukur yang dipergunakan untuk mengukur apa yang diukur. Untuk menguji validatas alat ukur, maka terlebih dahulu dihitung harga korelasi dengan rumus Product Moment, yaitu : ( Oc Oe (Oc )(Oc ) Oe ( ) )( Oc Oe( ) ) Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 Uji reliablitas, dilakukan terhadap item pertanyaan yang dinyatakan valid. Uji ini digunakan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk menurut Ghazali . Suatu kuesioner dikatakan reliable atau handal jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Suatu variabel dikatakan reliabel jika memiliki CronbachAos Alpha > 0. 60, menurut Imam Ghozali . Adapun rumus CronbachAos Alpha adalah sebagai berikut : ( Oe . Dimana = Koefisien reliabilitas k = Jumlah item r = Korelasi item Ea Ea Pengukuran GAP Indikator Gap Indikator atau perhitungan service quality yang dihitung dalam penelitian ini yaitu dengan mengukur kesenjangan . yang terjadi akibat ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi pelanggan terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Adapun rumus yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan rumus Zeithaml et al . Skor Gap Servqual = Skor Persepsi Ae Skor Harapan Sebelum mengetahui seberapa besar masing-masing setiap atribut pertanyaan skor harapan dan skor persepsi, ada baiknya untuk diketahui terlebih dulu nilai harapan dan nilai persepsinya, dengan cara menghitung : Menghitung skor total masing-masing atribut pertanyaan, rumus: = ( 1 . ( 2 2 ) ( 3 3 ) ( 4 4 ) ( 5 5 ) Menghitung skor harapan/persepsi, rumus : Jumlah Responden Menghitung persentase skor harapan/persepsi, rumus : Skor total Pengukuran GAP Variabel Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 Selanjutnya variable-variabel yang telah diukur ditentukan nilai rata-rata Gap per dimensi kualitasnya. Analisa Diagram Kartesius Diagram kartesius merupakan suatu bangun yang dibagi atas empat bagian yang dibatasi oleh dua buah garis yang berpotongan tegak lurus pada titik-titik (X,Y), dimana X merupakan rata-rata dari rata-rata skor tingkat pelaksanaan atau kepuasan konsumen seluruh faktor atau atribut, dan Y adalah rata-rata dari rata-rata skor tingkat kepentingan seluruh faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Model ini digunakan untuk mengetahui posisi persepsi pelanggan pada tiap variabel yang dinilai. Kaizen Setelah diketahui adanya kesenjangan GAP antara harapan dan kenyataan, kemudian dilakukan perbaikan melalui metode kaizen dengan menggunakan diagram fishbone untuk mengidentifikasi akar penyebab terjadinya masalah. Hal ini dapat diidentifikasi melalui 4 faktor yaitu faktor manusia, lingkungan, metode, alat yang menyebabkan terjadinya keterlambatan laporan sertifikat TKDN. Jika telah teridentifikasi akar penyebab permasalahannya, kemudian dicari solusi atau pemecahan masalahnya dengan metode kaizen . W 1H). HASIL DAN PEMBAHASAN Data yang diolah dalam penelitian ini yaitu data yang diambil dari sisi pelanggan mengenai tingkat harapan yang diinginkan oleh pelanggan dan tingkat persepsi yang dinilai oleh pelanggan mengenai kualitas layanan jasa yang telah diberikan oleh PT. Sucofindo. Tabel 2. Gap Indikator No. Dimensi Bukti Fisik (Tangibl. Jaminan (Assuranc. Atribut Harapan Pelanggan Persepsi Pelanggan GAP 3,86 3,89 0,03 4,54 3,70 -0,84 3,60 4,53 0,93 4,48 4,55 0,07 4,61 3,58 -1,03 4,53 3,75 -0,78 4,53 4,62 0,09 Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 Komunikasi (Communicatio. 4,43 -0,23 3,89 3,39 -0,50 Kredibilitas (Credibilit. X10 4,60 3,59 -1,01 Sopan Santun (Courtes. X11 4,53 4,53 0,00 Kemampuan (Competenc. Kehandalan (Reliabilit. Akses . X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 4,65 4,45 4,61 4,62 4,88 3,45 3,99 3,70 4,65 4,66 4,46 3,27 3,39 3,19 3,41 3,58 4,68 0,01 0,01 -1,34 -1,23 -1,69 -0,04 -0,39 -0,12 0,03 Responsif (Responsiv. X21 4,16 4,18 0,02 Empati (Empat. X22 X23 4,26 4,60 4,42 3,66 0,160 -0,94 X24 4,60 4,53 -0,07 (Sumber: Pengolahan data 20. Penyusunan dan penyebaran kuesioner dilakukan kepada 100 responden Kerangka kuesioner disusun berdasarkan keluhan pelanggan, hasil diskusi dengan sesama verifikator serta manajemen, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan jasa sertifikasi TKDN baik secara teknis maupun operasional yang telah disesuaikan berdasarkan 10 dimensi kualitas jasa. Untuk memastikan akurat tidaknya instrumen kuesioner dari atribut-atribut tentang subyek penelitian yang berkaitan dengan pelayanan jasa sertifikasi TKDN baik secara teknis maupun operasional maka dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas terhadap 30 Apabila data hasil penyebaran awal kuesioner telah valid dan reliabel, maka kuesioner akan disebar lagi kepada seluruh pelanggan atau perusahaan yang telah memakai jasa sertifikasi TKDN. Setelah seluruh kuesioner disebar keperusahaan. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan metode Servqual dan metode Kaizen. Analisa Diagram Kartesius Selanjutnya setelah dilakukan pengukuran gap, kemudian dilakukan plot terhadap harapan dan persepsi pelanggan dalam bentuk diagram kartesius. Hal ini dilakukan untuk mengetahui posisi masing-masing atribut kualitas pelayanan jasa. Sehingga dapat diambil keputusan mengenai atribut kualitas layanan yang perlu diperbaiki. Diagram kartesius dari hasil pengukuran gap tersebut dapat ditunjukkan pada gambar 1. Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 Gambar 1. Diagram Kartesius Dari sebaran diagram kartesius pada Gambar 1 terdapat 5 dimensi yang masuk kedalam kuadran A. Dimensi-dimensi tersebut yaitu Bukti fisik . Jaminan . Kredibilitas . Kehandalan . , dan Empati . Dimana dari dimensi-dimensi tersebut terdapat 8 atribut yang masuk kedalam kuadran A yaitu atribut X2. X5. X6. X10. X14. X15. X16. X23. Hal ini menunjukkan bahwa pelanggan merasa tidak puas terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh PT. Sucofindo dan perlu adanya perbaikan, khususnya pada pelayanan jasa sertifikasi TKDN. Atribut pertanyaan dari kuesioner yang masuk kedalam kudaran A dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Kuadran A Atribut Pernyataan Alat/prosedur verifikasi TKDN mudah dimengerti oleh pelanggan . eklist dokumen & formulir dokumen TKDN lainny. Jaminan kerahasian dokumen-dokumen perusahaan Jaminan keamanan dokumen-dokumen perusahaan Transparansi dan konsistensi antara pikiran, perkataan, & perbuatan verifikator terhadap pelanggan atas hasil capaian laporan TKDN X10 X14 Kesesuaian pelaksanaan verifikasi dengan jadwal kerja X15 Keakuratan data dan hasil capaian TKDN X16 Ketepatan waktu pengiriman hasil laporan TKDN X23 Upaya divisi TKDN dalam penangan keluhan pelanggan (Sumber: Pengolahan data 20. Analisa Diagram Fishbone Berdasarkan hasil pengukuran analisa gap variabel yang terdapat pada tabel 4. diperoleh hasil pengukuran Gap antara harapan dan persepsi pelanggan terdapat 7 . Jurnal PASTI Volume X No 1, 87 Ae 97 dimensi yang memiliki nilai negatif atau yang berpengaruh terhadap menurunnya kualitas pelayanan jasa sertifikasi TKDN. Kemudian dari 7 . dimensi tersebut diambil nilai rata-rata gap yang paling tinggi yaitu terdapat pada dimensi kehandalan . khususnya pada atribut X16 . etepatan waktu pengiriman hasil laporan TKDN) dengan nilai gap sebesar Ae1. Pembahasan Temuan Utama Analisa Atribut yang paling berpengaruh pada kuadran A Berdasarkan hasil identifikasi indikator 4 faktor penyebab masalah pada tabel 4. bahwa dimensi servqual yang paling berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan jasa sertifikasi TKDN yaitu terdapat pada dimensi kehandalan (Reliabilit. khususnya pada atribut X16 mengenai ketepatan waktu pengiriman laporan TKDN. Selanjutnya adalah melakukan pembahasan berdasarkan dimensi yang paling berpengaruh melalui usulan perbaikan terhadap kualitas layanan jasa sertifikasi TKDN. Tahap perencanaan dan pelaksanaan penelitian ini yaitu bertujuan untuk menyusun rencana dan melakukan tindakan perbaikan terhadap masalah guna menurunkan jumlah keluhan KESIMPULAN Dari penelitian ini didapat kesimpulan dan saran yang nantinya akan digunakan untuk bahan evaluasi juga masukan sebagai upaya peningkatan kualitas layanan jasa sertifikasi TKDN di PT. Suconfindo (Perser. Berdasarkan hasil pembahasan penelitian ini dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Hasil analisa diagram kartesius menunjukkan bahwa dari 10 . dimensi kualitas jasa terdapat 5 . dimensi yang masuk kedalam kuadran A yaitu dimensi Bukti fisik (Tangibl. Jaminan (Assuranc. Kredibilitas (Credibilit. , kehandalan (Reliabilit. dan Empati (Empath. Serta dari 5 . dimensi tersebut terdapat 8 . atribut kualitas layanan jasa yang harus segera diperbaiki oleh perusahaan. Adapun atribut-atribut tersebut yaitu X2 (Alat/prosedur verifikasi TKDN mudah dimengerti oleh pelanggan, seperti ceklist dokumen &formulir dokumen TKDN lainny. X5 (Jaminan kerahasian dokumen-dokumen perusahaa. X6 (Jaminan keamanan dokumen-dokumen perusahaa. X10 (Transparansi dan konsistensi antara pikiran, perkataan, & perbuatan verifikator terhadap pelanggan atas hasil capaian laporan TKDN). X14 (Kesesuaian pelaksanaan verifikasi dengan jadwal kerj. X15 (Keakuratan data dan hasil capaian TKDN). X16 (Ketepatan waktu pengiriman hasil laporan TKDN). X23 (Upaya divisi TKDN dalam penangan keluhan pelangga. Analisa gap menunjukkan bahwa dimensi kualitas jasa yang paling berpengaruh positif terhadap meningkatnya jumlah keluhan pelanggan yaitu terdapat pada dimensi kehandalan (Reliabilit. khususnya pada atribut X16 (Ketepatan waktu pengiriman hasil laporan TKDN), yang selanjutnya atribut tersebut dianalisa melalui 5W 1H yang bertujuan untuk mengurangi jumlah keluhan pelanggan dengan pengendalian kualitas layanan jasa sertifikasi TKDN. DAFTAR PUSTAKA