ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 PENYULUHAN PEMANFAATAN SILASE KULIT NANAS SEBAGAI PAKAN DOMBA DI KELOMPOKTANI LAKSANA JAYA KECAMATAN CIATER Counseling on The Utilizing Pineapple Peel Silage as Sheep in Laksana Jaya Group Farmers Ciater Sub-District Achmad Raisman Saiful MuAominAN*). Kenedy PutraA). Lilis RiyantiA) Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan. Jurusan Peternakan. Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor Jalan Snakma. Kec Caringin. Kab Bogor . *E-mail: riyantililis23@gmail. Diterima: 14 April 2023 Direvisi akhir: 28 Mei 2023 Disetujui terbit: 31 Mei 2023 ABSTRACT The aim of the study was to analyze the level of knowledge and skills of farmers in utilizing pineapple peel Counseling was carried out using the applied study method, lectures, demonstrations, demonstrations and discussions and then analyzed aspects of knowledge and skills through the distribution of pre-test and post-test questionnaires. The target of counseling on members of the Laksana Jaya farmer group was 30 members of the farmer group. Counseling material in the form of an introduction to silage, making pineapple skin silage and sheep farming agribusiness. The instrument was tested for validity and reliability. The results of measuring the knowledge of breeders in utilizing silage technology in the Laksana Jaya farmer group showed a score of 38. 96 with the criteria of being quite successful while the skills aspect showed a score of 50% with the criteria of being quite successful. The conclusion is the increasing knowledge and skills of farmers in the utilization of pineapple peels as animal feed silage. Keywords: counseling, pineapple skin silage, knowledge, skills ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pemanfaatan silase kulit nanas. Penyuluhan dilaksanakan dengan menggunakan metode kaji terap, ceramah, anjangsana, demonstrasi dan diskusi kemudian dianalisis aspek pengetahuan dan keterampilan melalui penyebaran kuesioner pre test dan post test. Sasaran penyuluhan pada anggota kelompoktani Laksana Jaya sebanyak 30 anggota kelompoktani. Materi penyuluhan berupa pengenalan silase, pembuatan silase kulit nanas dan agribisnis ternak domba. Instrumen dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Hasil pengukuran pengetahuan peternak dalam memanfaatkan teknologi silase pada kelompoktani Laksana Jaya menunjukkan skor 38,96 dengan kriteria cukup berhasil sedangkan pada aspek keterampilan menunjukkan skor 50% dengan kriteria cukup berhasil. Kesimpulannya yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan kulit nanas sebagai silase pakan ternak. Kata kunci: penyuluhan, silase kulit nanas, pengetahuan, keterampilan Avaliable online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 PENDAHULUAN Peternakan merupakan subsektor yang sangat penting, diantaranya dalam hal peningkatan sumberdaya manusia melalui penyediaan pangan hewani yang berkualitas, disamping itu dalam bidang ekonomi sektor pertanian memiliki peranan strategis dalam pembangunan nasional. Seiring berjalannya waktu dengan semakin besarnya jumlah penduduk, pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi makanan bergizi serta berkembangnya gaya hidup yang semakin Hal ini berakibat terhadap produk peternakan yang semakin tinggi pula. Ini menunjukkan bahwa kedepan usaha sektor peternakan adalah usaha yang menjanjikan dan memiliki peluang usaha yang sangat Domba merupakan salah satu ternak penghasil daging di Indonesia. Domba banyak diternakan di Indonesia karena memiliki beberapa keuntungan seperti bersifat prolifik . eranak lebih dari satu eko. , cepat berkembangbiak, sumber protein hewani, mudah beradaptasi, hasil ikutannya berupa pupuk dapat menyuburkan lahan pertanian, dan kulitnya dapat dijadikan hiasan. Provinsi Jawa Barat adalah salah satu provinsi yang memiliki populasi domba terbanyak pada tahun 2021 yaitu 12. 608 ekor. Populasi domba tersebut tersebar di beberapa kabupaten di Jawa Barat salah satunya adalah kabupaten Subang. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Subang tahun 2021, populasi ternak domba di Kabupaten Subang 164 ekor. Populasi tersebut tersebar dibeberapa kecamatan di Kabupaten Subang, salah satunya yaitu kecamatan Ciater. Populasi ternak domba di kecamatan Ciater yaitu 5. 178 ekor. Selain populasi peternakan khususnya ternak domba yang cukup banyak. Kecamatan Ciater juga buah-buahan melimpah yaitu produksi buah nanas . 736,20 ton/ tahun. Dengan melimpahnya produksi buah nanas tentunya akan ada peluang yang didapatkan dari buah nanas tersebut seperti kulit nanas dan mahkota nanas yang merupakan limbah dari buah nanas. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan limbah kulit nanas yang terbuang tak terpakai. Limbah kulit nanas dapat dijadikan sebagai pakan ternakDengan melimpahnya produksi buah nanas tentunya akan ada peluang yang didapatkan dari buah nanas tersebut seperti kulit nanas dan mahkota nanas yang merupakan limbah dari buah nanas. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan limbah kulit nanas yang terbuang tak terpakai. Limbah kulit nanas dapat dijadikan sebagai pakan ternak. Raharjo . melaporkan bahwa produksi kulit nanas mencapai 596. ton/tahun dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan sumber serat kasar bagi ternak Hasil upaya Berdasarkan hasil survey langsung dan tidak langsung yaitu via media online berupa whatsapp, dijelaskan bahwa rata-rata peternak domba di Kecamatan Ciater masih menggunakan rumput lapang sebagai pakan ternak. Oleh karena itu pemanfaatan kulit nanas dijadikan silase sebagai pakan ternak akan menjadi inovasi baru bagi peternak domba di Kecamatan Ciater. Penggunaan silase kulit nanas sebagai pakan sudah pernah dilakukan di beberapa Kulit nanas dapat dikombinasikan dengan beberapa bahan pakan lain seperti tongkol jagung dan molases (Putri et al. Kulit nanas memiliki kandungan nutrien seperti protein kasar (PK) 8,78% dan kandungan serat kasar (SK) 17,09%, lemak kasar (LK) 1,15%, abu 3,82% dan BETN 66,89% (Nurhayati 2. Keuntungan penggunaan bahan pakan alternatif seperti kulit nanas mampu menekan biaya pakan (Tarigan et al. Penelitian bertujuan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pemanfaatan silase kulit nanas. METODE PENELITIAN Waktu dan Tempat Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai 28 Juni 2022 di Desa Cisaat Avaliable online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 Kecamatan Ciater Kabupaten Subang. Materi dan Metode Materi yang diterapkan dalam penelitian berupa pemanfaatan dan penerapan silase kulit nanas terhadap performa ternak domba sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan peternak. Selain itu disampaikan pula beberapa materi terkait demonstrasi pemberiannya pada ternak domba. Penyuluhan menggunakan metode kaji terap, ceramah, anjangsana, dan diskusi sesuai kebutuhan dan permintaan peternak. Penyuluhan ini mengunakan media power point dan poster, karena dianggap sesuai dengan keadaan lokasi penyuluhan. Instrumen Instrumen yang digunakan dalam kegiatan TA ini berupa kuesioner tertutup. Kuesioner tersebut berupa daftar pertanyaan beserta pilihan jawabannya, sehingga Pertanyaan dalam kuesioner tersebut berhubungan dengan penyuluhan tentang pemanfaatan silase kulit nanas terhadap performa ternak domba. Uji validitas kuesioner dilaksanakan dengan membagikan kuesioner kepada peternak yang bukan merupakan sampel responden, dalam upaya peternak mengetahui dalam uji probiotik sebelum melakukan uji terdapat pengumpulan dan analisis data menggunakan SPSS versi 21 serta aplikasi Microsoft Excel. Validitas Instrumen valid atau tidaknya item tersebut. Uji validitas pada instrumen ini menggunakan formula analisis korelasi Pearson dengan langkah berikut: . Membagikan kuesioner Pengumpulan kuesioner yang telah dijawab responden. Pengolahan data menggunakan microsoft excel. Uji validitas menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 25 dengan mengikuti formula analisis korelasi Pearson menurut Ratnaningsih . dengan mengikuti formula analisis korelasi Pearson menurut Ratnaningsih . sebagai berikut: Keterangan: rxy= Koefisien korelasi, x = Skor item, y = Skor total. N = Banyaknya subjek, r tabel . = 30, sig = 0,. Reliabilitas Instrumen Uji reliabilitas adalah suatu pengujian yang dipakai untuk menentukan reliabilitas kehandalannya mengukur variabel atau sejauh mana pengukuran tersebut dapat dipercaya jika dilakukan pengukuran pada waktu yang berbeda pada subjek yang sama menggunakan instrumen tersebut kemudian memperoleh hasil yang relatif sama (Ratnaningsih 2. Pengujian reliabilitas menggunakan metode Alpha Cronbach diukur berdasarkan rumus Alpha Cronbach sebagai berikut: Validitas merupakan ukuran yang menunjukkan tingkat kesahihan suatu alat Dalam pengkajian ini item-item yang terdapat dalam kuesioner akan diukur ketepatan atau kecermatannya dalam Keterangan: n = Jumlah butir pertanyaan. Si2 = Varians butir. St2 = Varians total mengukur apa yang ingin diukur. Validitas diperoleh dari korelasi skor dari setiap item dengan skor total kemudian hasil korelasi yang diuji signifikannya untuk menentukan Kriteria keputusan uji dengan melihatanalisis pada output SPSS yaitu melihat nilai Alpha Cronbach keseluruhan instrumen. Suatu instrumen dikatakan reliabel jika memberikan Avaliable online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 nilai Alpha Cronbach Ou0,70 (Abdurrahman dan Muhidin 2. Pengumpulan dan Analisis Data Populasi dan Sampel Populasi dalam pelaksanaan penelitian ini di Desa Cisaat Kecamatan Ciater Kabupaten Subang yang memelihara ternak Pemilihan dan penetapan sampel dilakukan secara sampling jenuh . Sampel untuk pelaksanaan kaji terap adalah berdasarkan kriteria, yaitu peternak yang memelihara ternak domba jantan. Keterangan: = Persentase hasil Nilai pre test = Nilai awal Nilai post test = Nilai akhir Nilai Maksimal = Nilai tertinggi x jumlah pertanyaan x jumlah responden. Keberhasilan penyuluhan diukur dengan menggunakan kriteria sebagai berikut: 0 - 25% 26 - 50% 51 - 75% 76 - 100% Analisis Data Penyuluhan Uji validitas dan reliabilitas dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Aspek penyuluhan . uesioner pre test dan post tes. ditabulasikan dalam aplikasi microsoft excel Untuk perubahan pengetahuan dan keterampilan maka dilakukan penilaian dengan rumus = Kurang Berhasil, = Cukup Berhasil, = Berhasil, = Sangat Berhasil HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan penyuluhan pada kelompoktani Laksana Jaya tentang pemanfaatan silase kulit nanas terhadap performa ternak domba dilaksanakan di Kp. Cilimus Desa Cisaat. Penyuluhan dilakukan dengan cara pertemuan kelompok dan Kegiatan penyuluhan dihadiri oleh anggota kelompok Laksana Jaya dan juga masyarakat sekitar. Secara ringkas pelaksanaan kegiatan penyuluhan dapat dilihat pada Tabel 1 dibawah ini. Menurut Padmowihardjo . untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari kegiatan penyuluhan yaitu dengan rumus sebagai Tabel 1. Pelaksanaan penyuluhan di Desa Cisaat Materi Penyuluhan Pengenalan silase Media Leaflet dan Pembuatan silase dari kulit Poster dan Agribisnis ternak domba Tujuan penyuluhan yang ingin dicapai adalah agar peternak mengetahui dan mampu menerapkan teknologi pakan silase dengan memanfaatkan limbah kulit nanas yang tersedia di daerah sekitar. Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah peternak domba yang tergabung dalam kelompok Laksana Jaya Desa Cisaat yang terdiri atas dari peternak yang aktif beternak domba. Materi penyuluhan yang digunakan yaitu pembuatan dan juga Leaflet Metode Anjangsana, ceramah dan Anjangsana Anjangsana Waktu/Lokasi 6 Juni 2022 7 Juni 2022 20 Juni 2022 pemanfaatan limbah kulit nanas. Limbah kulit nanas adalah salah satu jenis limbah pertanian sisa industri pengolahan hasil pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak salah satunya ternak domba (Saputro et al. Materi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan sasaran dimana melimpahnya limbah pengolahan nanas di Desa Cisaat belum banyak dimanfaatkan serta keterbatasannya tingkat pengetahuan Avaliable online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 petani/peternak dalam upaya pemanfaatan limbah nanas sebagai pakan. Secara umum limbah kulit nanas yang dibiarkan dalam waktu lama akan mengering dan bahkan busuk jika tidak ditangani dengan benar. Diperlukan teknologi pengawetan seperti teknologi silase dalam pemanfaatan limbah nanas di Desa Cisaat. Oleh karena itu materi yang disampaikan dalam penyuluhan ini adalah pengenalan silase, pembuatan silase dari kulit nanas serta agribisnis ternak domba. Media penyuluhan yang digunakan yaitu leaflet, poster/infografis dan juga sinopsis. Media penyuluhan digunakan disesuaikan dengan situasi dan kondisi dilapangan. Leaflet digunakan untuk memperjelas materi yang Metode anjangsana dan demonstrasi. Ceramah yaitu penyampaian materi yang dilakukan secara lisan kepada sasaran. Diskusi yaitu bersamaan dengan kegiatan penyuluhan. Anjangsana yaitu kunjungan terencana ke kediaman peternak atau tempat usaha petani/ Analisis penyuluhan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat perubahan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan limbah kulit nanas dijadikan silase untuk pakan ternak Perubahan keterampilan peternak digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan Keberhasilan menggunakan instrumen penyuluhan yaitu berupa kuesioner yang telah teruji validitas dan realibilitasnya. Kuesioner ini terdiri kuesioner pre test dan post test yang berhubungan dengan pemanfaatan silase kulit nanas dalam usaha penggemukan domba. Analisis Awal Analisis awal atau pre test adalah analisi yang dilakukan sebelum peternak mendapatkan materi mengenai pemanfaatan silase kulit nanas terhadap peningkatan performa ternak domba di Kelompok Laksana Jaya. Adapun data hasil pre test tersaji pada Tabel 2. Tabel 2 Data rekapitulasi hasil pre test pengetahuan dan keterampilan Pre Test Aspek Nilai Jumlah Nilai Persentase Jumlah Nilai Maksimal (%) Pengetahuan 49,55 Keterampilan 19,55 Analisis Akhir Analisis akhir atau post test dilakukan setelah peternak mendapatkan materi tentang pemanfaatan silase kulit nanas terhadap performa ternak domba di Kelompok Laksana Jaya. Adapun data hasil post test tersaji pada Tabel 3. Tabel 3 Data hasil post test pengetahuan dan keterampilan Post Test Aspek Nilai Jumlah Nilai Jumlah Nilai Maksimal Pengetahuan Keterampilan Aspek Pengetahuan Dari Tabel 2 dapat dilihat bahwa nilai yang didapakan dari pre test pengetahuan yaitu 669 dengan persentase 49,55%. Setelah dilakukannya penyuluhan. Pengetahuan Persentase (%) 88,51 69,55 responden mengalami peningkatan yang Dapat dilihat bahwa nilai post test pada Tabel 3 yang didapatkan sebesar 1. dengan persentase 88,51%. Hasil akhir pre test dan post test dapat dijadikan penentu Avaliable online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 dikatakan berhasil atau tidak. Dari perhitungan tersebut dapat dibuktikan bahwa terjadi peningakatan pengetahuan peternak yaitu sebesar 38,96% dengan kategori cukup Aspek Keterampilan Berdasarkan Tabel 2 dapat dilihat bahwa nilai yang didapakan dari pret test pengetahuan yaitu 176 dengan persentase 19,55%. Setelah dilakukannya penyuluhan. Pengetahuan peningkatan yang signifikan. Dapat dilihat bahwa nilai post test pada Tabel 3 didapatkan sebesar 626 dengan persentase 69,55%. Hasil akhir pre test dan post test dapat dilaksanakan dapat dikatakan berhasil atau Berdasarkan hasil perhitungan dapat dibuktikan bahwa terjadi peningakatan keterampilan peternak yaitu sebesar 50,00% dengan kategori cukup berhasil. Hawkins dan Ban persepsi penerima terhadap suatu inovasi ditinjau dari karakteristik inovasi teknologi Karakteristik inovasi yang dapat keunggulan relatif, tingkat kesesuaian, tingkat kerumitan, kemudahan untuk dicoba dan kemudahan untuk diamati (Rogers 2. Menurut Nurcahyo et al. , faktor kekuatan peternak domba meliputi internal dan eksternal. Pada faktor internal seperti kemauan untuk menigkatkan ilmu dan petani/peternak memiliki motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi hewan ternaknya, mampu bekerjasama dan bekerja keras serta mau meningkatkan kompetensi tentang implementasi teknologi yang mereka ikuti baik secara langsung maupun tidak SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Pengetahuan pemanfaatan silase kulit nanas meningkat dengan persentase 38,96% berada pada kriteria cukup berhasil dan keterampilan peternak juga meningkat dengan persentase 50% berada pada kriteria cukup berhasil. Saran Saran yang dapat penulis sampaikan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan peternak dalam agribisnis penggemukan domba yakni dengan adanya tindaklanjut dari stakeholder terkait terhadap penerapan teknologi pakan dengan memanfaatka limbah kulit nanas dijadikan silase untuk pakan DAFTAR PUSTAKA