Jurnal Manajemen. Bisnis & Akuntansi Vol. No. April 2025. Hal 6 - 10 e-ISSN : 3089 - 3313 https://jurnal. com/index. php/wlb/index PENERAPAN PENGENDALIAN BIAYA BERDASARKAN STANDAR UKM (Analisis Pada Dua UKM) Inul Puji Yuniarti1. Julianti Erika Theresia2. Maria Adelningsih Wea3. Yohana Oratmangun4. Yohanes Mawen5. Mohamad Ilham6 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Musamus, nulpujiyuniar@gmail. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Musamus, juliantitheresia@gmail. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Musamus, mariaadelnigsih@gmail. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Musamus,yohanaoratmangun@gmail. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Musamus, yuhanismawen17@gmail. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Musamus, m_ilham@unmus. Riwayat Artikel: Received: 10 December 2024 Revised: 14 Maret 2025 Accepted: 24 Maret 2025 Publlished: 22 April 2025 Corresponding Author: Nama: Mohamad Ilham Email: m_ilham@unmus. Abstract: This article discusses the implementation of standard-based cost control in Small and Medium Enterprises (SME. as a strategy to enhance efficiency and profitability. Through a case study approach, this research explores how several SMEs in the food and beverage sector implement standardbased cost control. The findings reveal that the implementation of this strategy successfully reduces production costs and enhances the ability to compete in the These findings provide valuable insights for SMEs in implementing better cost control. Keywords: Cost control, standard-based costing. SMEs, efficiency, profitability. Abstrak: A 2025 The Authors. This open access article is distributed under a (CC-BY Licens. Artikel ini membahas penerapan pengendalian biaya berdasarkan standar di Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sebagai strategi untuk meningkatkan efisiensi dan Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana beberapa UKM di sektor pengendalian biaya berdasarkan standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi ini berhasil mengurangi biaya produksi dan meningkatkan kemampuan untuk bersaing di pasar. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi UKM dalam menerapkan pengendalian biaya yang lebih baik. Kata Kunci: Pengendalian biaya, biaya berdasarkan standar. UKM, efisiensi, profitabilitas. PENDAHULUAN Pengendalian biaya produksi sangat penting untuk memastikan apakah proses produksi berlangsung dengan efisien atau tidak. Amalia dan Avriyanti . menyatakan bahwa pengendalian biaya merupakan aspek penting dalam manajemen keuangan yang bertujuan untuk memastikan efisiensi dan efektivitas operasional Dalam konteks Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pengendalian biaya Vol. No. April 2025 menjadi hal yang lebih krusial mengingat terbatasnya sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. UKM seringkali menghadapi tantangan besar dalam mengelola biaya operasional yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha. Oleh karena itu, penerapan pengendalian biaya berdasarkan standar yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan dan pertumbuhan usaha mereka. Hansen dan Mowen . menyatakan bahwa dalam pengendalian biaya, manajemen perlu menetapkan biaya standar. Pengendalian biaya produksi memerlukan patokan atau standar sebagai dasar yang dipakai sebagai tolok ukur terhadap pengendalian biaya produksi. Biaya yang dipakai sebagai tolok ukur pengendalian disebut biaya standar. Oleh karena itu, untuk dapat mengendalikan proses produksi perusahaan menggunakan biaya standar. Biaya standar merupakan biaya yang telah ditetapkan sebelum biaya yang semestinya dikeluarkan dalam proses produksi. Penetapan biaya standar ini akan sangat berpengaruh terhadap biaya produksi yang dikeluarkan suatu perusahaan, baik dari perusahaan berskala kecil, menengah, maupun Standar pengendalian biaya pada UKM mencakup serangkaian prosedur dan kebijakan yang digunakan untuk memonitor, mengontrol, dan mengurangi biaya produksi serta biaya lainnya yang tidak perlu. Pengendalian biaya ini berfungsi sebagai alat bagi manajemen untuk membuat keputusan yang lebih rasional terkait pengeluaran Melalui pengendalian biaya yang baik. UKM dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang terbatas, memaksimalkan keuntungan, dan meminimalkan kerugian yang mungkin timbul akibat pemborosan. Penerapan pengendalian biaya berbasis standar memiliki beberapa keuntungan yang signifikan bagi UKM. Pertama, pengendalian biaya yang efektif dapat membantu meningkatkan daya saing perusahaan di pasar yang semakin ketat. Dalam industri yang dinamis, biaya yang efisien memungkinkan UKM untuk menawarkan produk atau layanan dengan harga yang kompetitif tanpa mengorbankan kualitas. Kedua, pengendalian biaya juga dapat meningkatkan kestabilan keuangan perusahaan, yang penting dalam menghadapai fluktuasi ekonomi yang tidak terduga. Namun, penerapan pengendalian biaya tidak selalu berjalan mulus bagi UKM. Beberapa hambatan yang sering ditemui dalam implementasi pengendalian biaya antara lain kurangnya pemahaman tentang pentingnya pengelolaan biaya, keterbatasan alat ukur yang tepat, serta kesulitan dalam mengakses informasi yang akurat dan relevan. Oleh karena itu, penting bagi pemilik dan manajer UKM untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menerapkan pengendalian biaya yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik usaha mereka. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam pengendalian biaya adalah penerapan standar biaya. Standar biaya adalah suatu patokan yang digunakan untuk membandingkan biaya yang seharusnya terjadi dengan biaya yang sesungguhnya Dengan membandingkan kedua jenis biaya tersebut, perusahaan dapat mengidentifikasi adanya penyimpangan yang perlu ditindaklanjuti. Standar biaya ini juga memberikan gambaran yang jelas mengenai efisiensi biaya yang tercapai, serta membantu dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Untuk memaksimalkan manfaat dari penerapan standar biaya. UKM perlu melibatkan seluruh pihak dalam organisasi, mulai dari manajemen puncak hingga karyawan operasional. Pendekatan kolaboratif ini penting untuk menciptakan kesadaran tentang pentingnya pengendalian biaya dan untuk memastikan bahwa setiap individu dalam perusahaan turut serta dalam upaya pengurangan pemborosan biaya. Selain itu, pengendalian biaya juga harus didukung oleh sistem informasi yang memadai untuk memberikan data yang tepat waktu dan akurat. Sebagai bagian dari strategi pengendalian biaya. UKM perlu melakukan evaluasi secara berkala terhadap pengeluaran yang telah dilakukan. Evaluasi ini bertujuan untuk Yuniarti, dkk : Penerapan Pengendalian Biaya menilai apakah biaya yang dikeluarkan telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, serta untuk mengidentifikasi peluang perbaikan di masa depan. Proses evaluasi ini juga memungkinkan perusahaan untuk mengambil tindakan korektif yang diperlukan, seperti menyesuaikan anggaran atau mengganti supplier yang lebih efisien. Penerapan pengendalian biaya berbasis standar pada UKM juga tidak dapat dipisahkan dari faktor eksternal yang memengaruhi biaya, seperti kondisi pasar, kebijakan pemerintah, dan faktor ekonomi global. Oleh karena itu, dalam mengembangkan standar biaya. UKM perlu mempertimbangkan berbagai faktor eksternal tersebut agar pengendalian biaya yang diterapkan tetap relevan dan efektif dalam menghadapi perubahan yang terjadi di luar organisasi. Dari beberapa penjelasan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan UKM adalah proses atau pengupayaan yang dilakukan untuk memberdayakan usaha kecil menengah melalui pemberian bimbingan atau pembelajaran untuk menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan serta daya saing dalam menjalankan sebuah usaha terutama pada pelaku usaha UKM. METODE Bagian ini memuat rancangan penelitian atau desain penelitian, sasaran dan target penelitian . opulasi dan sampe. , teknik pengumpulan data, model penelitian, dan teknik analisis penelitian ini menggunakan metode pendekatan analisis deskriptif kualitatif dengan menganalisis dua UKM di sektor makanan dan minuman yang telah menerapkan pengendalian biaya berdasarkan standar. Data dikumpulkan melalui analisis dari masing-masing UKM. Analisis ini memfokuskan pada identifikasi metode pengendalian biaya yang digunakan, proses penerapannya, dan dampaknya pada kinerja HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian mengungkapkan beberapa tema utama terkait penerapan pengendalian biaya berdasarkan standar: Penerapan biaya bahan baku standar merupakan proses penentuan biaya yang diperlukan untuk mengolah bahan mentah menjadi produk jadi yang siap dijual. Pada UKM Kerupuk Tengiri Produksi Rosita, penetapan biaya bahan baku standar dilakukan dengan menganalisis data historis pembelian bahan baku, seperti kacang kedelai untuk produksi tahu pada UKM Tahu Eco. Analisis ini melibatkan perhitungan pemakaian bahan baku yang digunakan untuk produksi atau pekerjaan serupa dalam periode tertentu di masa lalu. Pendekatan ini membantu dalam menentukan biaya standar berdasarkan pola pembelian dan penggunaan bahan baku sebelumnya Harga standar per kg (R. Ikan tenggiri Tepung tapioka Garam Micin Soda Perwarna makanan Gula Bawang putih *Dalam satu bulan UKM ini beroperasi selama 24 hari, maka: Nama Bahan Baku Vol. No. April 2025 Kebutuhan per bulan = kebutuhan per hari x 24 hari. Total biaya = kebutuhan per bulan x harga standar per Kg. Penetapan Biaya Overhead Pabrik (Hans Snack and Cake ) Biaya Overhead Pabrik Gas Plastik Label Upah karyawan Garam Biaya (R. Penetapan biaya tenaga kerja standar di UKM Tahu Eco didasarkan pada jam kerja standar yang telah disepakati, yaitu 8 jam kerja per hari. Pada bulan Desember, produksi berlangsung selama 31 hari. Dalam operasional sehari-hari. UKM ini mempekerjakan 20 karyawan yang terbagi ke dalam berbagai tugas untuk mengolah kedelai secara langsung. Tarif upah standar ditentukan melalui kesepakatan antara pemilik UKM. Bapak Warsino, dan para pekerja. Tarif upah bervariasi sesuai dengan bagian pekerjaan masing-masing, yakni Rp 60. 000 untuk 4 orang di bagian tukang. Rp 000 untuk 11 orang di bagian harian, dan Rp 42. 500 untuk 5 orang di bagian potong. Keterangan Standar jam TKl Desember 0,0016 jam/potong Tarif upah standar Biaya TKL per potong Rp 6. 354 /jam Rp 10/ potong Analisis varians. Horngren . Analisis Varians mengacu pada selisih antara hasil aktual dan jumlah yang telah dianggarkan atau diperkirakan. Varians mencerminkan perbedaan antara biaya standar dan biaya aktual, yang dapat memberikan keuntungan atau kerugian. Proses analisis varians dilakukan secara rutin untuk mengidentifikasi penyebab perbedaan tersebut. Responden menyatakan bahwa analisis ini sangat berguna dalam menentukan langkah perbaikan yang tepat serta meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan. Penerapan pengendalian biaya berbasis standar turut mendorong peningkatan Mkesadaran akan pentingnya menjaga kualitas produk. Melalui pengendalian yang ketat. UKMberupaya mengurangi jumlah produk cacat yang dapat memicu biaya tambahan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan peningkatan kualitas produk, layanan, atau proses, dengan melibatkan semua pihak dalam memahami dan menerapkan standar yang telah ditentukan. Tantangan dalam Implementasi: Meskipun penerapan pengendalian biaya berdasarkan standar membawa manfaat, responden juga mencatat tantangan, seperti keterbatasan dalam pelatihan karyawan dan resistensi terhadap perubahan. Dukungan manajemen dan keterlibatan karyawan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan Yuniarti, dkk : Penerapan Pengendalian Biaya SIMPULAN Penerapan pengendalian biaya berdasarkan standar terbukti efektif dalam membantu UKM di bidang makanan mengendalikan biaya produksi dan meningkatkan Metode-metode seperti Flexible Budget. Standard Costing, dan EOQ dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing UKM. Penerapan pengendalian biaya berdasarkan standar di UKM memiliki dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan profitabilitas. Dengan menetapkan standar biaya yang jelas dan melakukan analisis varians secara rutin. UKM dapat mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan serta meningkatkan kualitas produk. Namun, tantangan dalam implementasi harus diatasi untuk mencapai hasil yang optimal. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pengendalian biaya berdasarkan standar di sektor UKM lainnya. DAFTAR PUSTAKA