YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . PERAN BAHASA INDONESIA DALAM PENERAPAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA ANAK USIA DINI -------------------------------------------------------------------------------------------------Yenni Fitria. Juwita Dosen FKIP Universitas Dehasen Bengkulu (Naskah diterima: 12 Agustus 2018, disetujui: 12 Oktober 2. Abstract Indonesia Language has an important role in implication of character values to early chilhood because Indonesia Language is used as a tool for the dissemination and absorption of knowledge, tools for self-development in general, tools for thinking reasoning, communication tools and socio-cultural development and educational tools. By using qualitative descriptive method, the function of language as a communication tool and teacher's self-expression in the classroom gives an overview of the use of verbal and nonverbal language teachers of early childhood education in the classroom clearly seen. The speech used by the teacher influences students to apply character values in the form of politeness in language. The use of polite verbal and nonverbal language can help teachers of early childhood education in the application of character values. Keywords: role of Indonesia Language. Implication Abstrak Bahasa Indonesia berperan dalam penerapan nilai-nilai karakter pada anak usia dini. Sebab bahasa Indonesia dijadikan sebagai alat penyebaran dan penyerapan ilmu, alat pengembangan diri secara umum, alat berpikir nalar, alat komunikasi dan pengembangan sosial budaya dan alat Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, fungsi bahasa sebagai alat komunikasi dan ekspresi diri guru di dalam kelas memberikan gambaran penggunaan bahasa verbal dan nonverbal guru pendidikan anak usia dini di dalam kelas terlihat dengan jelas. Tuturan yang digunakan guru mempengaruhi peserta didik untuk menerapkan nilai karakter berupa kesantunan dalam berbahasa. Penggunaan bahasa verbal dan nonverbal yang santun dapat membantu guru pendidikan anak usia dini dalam penerapan nilai-nilai karakter berupa kesantunan dalam berbahasa. Kata kunci : Peran bahasa Indonesia. Penerapan nilai-nilai karakter. Bahasa verbal dan YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . perilaku-perilaku menyimpang yang terjadi PENDAHULUAN pada masyarakat kita khususnya pelajar, dapat Indonesia Dengan demikian pendidikan karakter hingga 2018 ini masih begitu gencar tidak bisa hanya diceramahkan, atau dipaksa- Sejak mengambil kan lewat proses indoktrinasi berselubung mengarusutamakan pendidikan. Tetapi, pendidikan karakter perlu pembangunan karakter bangsa, usaha-usaha didasarkan pada strategi yang tepat. Oleh untuk penerapan nilai-nilai karakter terus karena itu, pendidikan karakter ini merupakan Jika dihitung, sudah delapan tahun gerakan yang sangat mendesak untuk dilakupembelajaran karakter diintegrasikan dalam kan oleh semua kalangan dan setiap orang. setiap mata pelajaran. Badan Penelitian dan Pendidikan karakter menjadi tanggung jawab Pengembangan. Pusat Kurikulum Kementerian bersama bagi semua pendidik khususnya di Pendidikan Nasional . telah dunia pendidikan, baik di rumah maupun di merumuskan materi pendidi-kan karakter yang sekolah. terdapat 18 nilai karakter yang harus dimilki oleh setiap individu. Selama ini, pembelajaran karakter di sekolah lebih fokus kepada penerapan nilai- Banyak praktisi dan pemerhati pendidi- Padahal kan, guru, dan peneliti ikut ber-partisipasi guna diutamakan bukan hanya tingkah laku. Sisi menemukan formula yang sesuai untuk pem- personal, hubungan antara individu-individu di belajaran karakter di sekolah-sekolah. Hal ini sekolah juga termasuk dalam pembelajaran dilakukan agar penerapan nilai-nilai karakter karakter. Hubungan interpersonal tersebut berlangsung lama dan bukan hanya sekadar biasanya lebih banyak pada kemampuan Pendidikan karakter merupakan upaya berbahasa individu maupun guru di sekolah. membantu perkembangan jiwa anak-anak baik Terlebih guru di Pendidikan Anak Usia Dini, lahir maupun batin dari sifat kodrati menuju ke setiap gerak-gerik tingkah laku dan perkataan arah peradaban manusiawi yang lebih baik guru menjadi contoh yang setiap saat kapan (Mulyasa, 2011:. Karakter berkaitan dengan saja dapat ditiru oleh anak usia dini. nilai-nilai. Melalui Pendidikan Hal itu berarti komunikasi dalam Karakter, penerapan nilai-nilai karakter menjadi penting. YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . Komunikasi merupakan salah satu bentuk didik, bahasa juga. Oleh karena itu, seorang interaksi sosial yang dapat dilakukan oleh pendidik akan menggunakan bahasa secara setiap manusia agar terhubung dengan individu Media baik agar dapat menjadi contoh bagi peserta untuk didik. Hal ini dikarenakan bahwa bahasa mencapai tujuan tersebut ialah bahasa. Bahasa sebagai jembatan dalam bertukar informasi. Maka untuk mengajarkan karakter. Bahasa yang digunakan dapat berupa lisan bahasa harus mengambil peran menyukseskan maupun tertulis. penerapan nilai-nilai karakter. Penggunaan bahasa sebagai bagian dari II. KAJIAN TEORI kebutuhan manusia, menjadikan kedudukan Berbahasa adalah proses penyampaian bahasa menjadi lebih penting. Semua orang informasi dalam berkomunikasi (Chaer, 2. bisa menggunakan bahasa terutama bahasa Berbahasa Indonesia dalam berkomunikasi. Tetapi tidak menyampaikan makna oleh penutur kepada semua orang dapat menggunakan bahasa pendengar, dalam hal ini guru dan peserta dengan cermat. Penggunaan bahasa Indonesia didik melalui satu atau serangkaian ujaran. yang tidak cermat akan menghambat informasi Proses berbahasa akan berjalan dengan baik yang diberikan atau diterima. Akibatnya, orang jika maksud pembicaraan yang dimaksudkan lain akan kesulitan dalam memaknai apa yang oleh pembicara dapat dipahami dengan baik oleh pendengar. Jadi, jika seorang guru paud Berdasarkan UUD 1945 yang diatur yang menggunakan bahasa dengan baik artinya dalam pasal 36, bahasa negara adalah bahasa anak usia dini dapat memahami maksud Indonesia. Karena berfungsi sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia wajib digunakan pembicaraan guru tersebut. Komunikasi yang terjadi antara guru sebagai bahasa pengantar di pendidikan. Di dan peserta didik di dalam kelas dilakukan sekolah, bahaasa merupakan wujud interaksi dengan tetap menomorsatukan karakter yang antara guru dan peserta didik. Untuk itu, sudah ada pada proses belajar mengajar berlangsung. menjadi keharusan bagi seorang pendidik Pelaksanaan pendidikan karakter di Indonesia bahwa bukan hanya penampilan dan tingkah saat ini, dirasakan sangat mendesak (Samani laku saja yang menjadi teladan bagi peserta dan Hariyanto, 2. Dari sudut pandang YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . behavioral yang menekankan unsur somato- pembelajaran yang baik yaitu dengan mempsikis yang dimiliki individu sejak lahir, istilah berikan contoh-cotoh dan etika-etika dalam karakter sama dengan kepribadian. Kepribadi- Bahasa an dianggap sebagai ciri atau karakteristik atau kepribadian seseorang. Sehingga saat menggaya atau sifat khas dari diri seseorang yang bentukan-bentukan gunakan bahasa seorang guru harus melaku- yang kannya denga cermat dan hati-hati. Sebab anak diterima dari lingkungan, (Koesoema, 2. usia dini akan meniru apa pun yang mereka Penguatan Nilai-nilai Karakter dalam dengar dan lihat. Melalui penggunaan bahasa. Pembelajaran terus dilakukan, termasuk dalam nilai-nilai penggunaan bahasa oleh guru. Melalui bahasa yang digunakan, penerapan nilai-nilai karakter karakter dapat diterapkan dengan cara berbicara santun. Anak usia dini adalah anak yang berusia cara sejak lahir sampai enam tahun (Mulyani, menunjukkan 2016:. Berbeda karakter orang tersebut. Jika bahasa yang diungkapkan oleh The National Asoociation digunakan baik, maka akan terlihat bahwa for Education for Young Children (NAECY), orang tersebut memiliki karakter yang baik rentang usia dini. arly childerhoo. yaitu sejak Dalam Proses lahir hingga usia delapan tahu (Mulyani, penguasaan bahasa sebagai alat ekspresi diri 2016:. profesional merupakan kebutuhan mendasar i. METODE PENELITIAN (Lestyarini, 2. sehingga penguasaan bahasa Penelitian ini menggunakan metode seorang guru harus benar-benar dicermati. deskriptif kualititif yang bertujuan untuk Apalagi Paud senantiasa menggambarkan penggunaan bahasa verbal berkomunikasi denga anak usia dini, butuh dan nonverbal oleh guru pendidikan anak usia cara yang tepat agar komunikasi dilakukan dini dalam rangka usaha untuk menerapkan dapat dipahami peserta didik. Pendidikan nilai-nilai karakter di dalam kelas. karakter pada usia dini di sekolah bertujuan Penelitian untuk pembentukan dan penerapan karakter observasi, lalu dilakukan rekam dan catat pada kegiatan belajar mengajar (Miftahudin, penggunaan bahasa verbal dan nonverbal guru Berbahasa memberikan Paud Multitalent Dehasen Kota Bengkulu. Dari YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . hasil observasi tersebut dihubungkan dengan keteladanan, nilai-nilai karakter yang diajarkan guru di keterampilan (Zuchdi, 2. dalam kelas beserta penerapannya dan dilihat dari bahasa yang digunakan oleh guru. Sekolah harus berperan aktif dalam Untuk meyakinkan data yang sudah membantu menerapkan nilai-nilai karakter didapatkan, peneliti menggunakan wawancara (Prasanti dan Dinda. Dari kepada siswa Paud Multitalent Dehasen Kota penelitian sebelumnya, bahwa metode dalam Begkulu untuk mengetahui pandangan mereka nilai-nilai mengenai guru mereka pada penggunaan menggunakan video blog (Vlo. Vlog tersebut bahasa nonverbal yang dilakukan. Data yang dapat dijadikan sebagai bahan refleksi bagi Setelah dianalisis, selanjutnya adalah membuat simpulan secara generalisasi dan spesifik pada guru dalam pencapaian penerapan nilai-nilai karakter (Fitria, dan Juwita, 2. Namun, ada satu hal yang harus diingat peran bahasa dalam penerapan nilai-nilai bahwa dalam pembelajaran tidak lepas dari komunikasi di dalam kelas, yaitu komunikasi IV. HASIL PEMBAHASAN antara guru dan peserta didik. Dari komunikasi Banyak pemerhati yang dilakukan tersebut, menjadikan bahasa pendidikan, guru, dan peneliti ikut ber- sebagai media utama dalam penerapan nilaipartisipasi guna menemukan formula yang nilai karakter. Jika selama ini pembelajaran sesuai untuk pembelajaran karakter di sekolah- karakter selalu diselipkan dalam pendidikan di Hal ini dilakukan agar penerapan Indonesia melalui tingkah laku yang baik baik nilai-nilai karakter berlangsung lama dan oleh guru maupun oleh orang-orang di sekolah. bukan hanya sekadar wacana. Hasil Penelitian Melalui penggunaan bahasa, seorang guru banyak yang menunjukkan keberhasilan dalam dapat memberikan contoh dan teladan bagi penerapan nilai-nilai karakter melalui metode, anak usia dini agar penerapan nilai-nilai media pembelajaran dan sebagainya. Metode karakter. Berbahasa adalah proses penyampaian komprehensif ada empat macam, yaitu inklusi, informasi dalam berkomunikasi (Chaer, 2. Berbahasa itu sendiri adalah proses menyam- YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . paikan makna oleh penutur kepada pendengar, dalam hal ini guru dan peserta didik melalui berkomunikasi satu atau serangkaian ujaran. Proses berbahasa karakter orang tersebut. Jika bahasa yang akan berjalan dengan baik jika maksud digunakan baik, maka akan terlihat bahwa oleh orang tersebut memiliki karakter yang baik pembicara dapat dipahami dengan baik oleh pula. Jadi, jika seorang guru paud yang Dalam Proses menggunakan bahasa dengan baik artinya anak penguasaan bahasa sebagai alat ekspresi diri usia dini dapat memahami maksud pem- profesional merupakan bicaraan guru tersebut. (Lestyarini, 2. sehingga penguasaan bahasa kebutuhan mendasar Komunikasi yang terjadi antara guru seorang guru harus benar-benar dicermati. dan peserta didik di dalam kelas dilakukan Apalagi Paud dengan tetap menomorsatukan karakter yang berkomunikasi denga anak usia dini, butuh ada pada proses belajar mengajar berlangsung. cara yang tepat agar komunikasi dilakukan Pelaksanaan pendidikan karakter di Indonesia dapat dipahami peserta didik. Pendidikan saat ini, dirasakan sangat mendesak (Samani karakter pada usia dini di sekolah bertujuan dan Hariyanto, 2. Dari sudut pandang untuk pembentukan dan penerapan karakter pada kegiatan belajar mengajar (Miftahudin, somatopsikis yang dimiliki individu sejak lahir, istilah karakter sama dengan kepribadian. Kepribadian contoh-cotoh Berbahasa etika-etika karakteristik atau gaya atau sifat khas dari diri dalam berbicara. Bahasa dapat mencerminkan seseorang yang bersumber dari bentukan- kepribadian Sehingga bentukan yang diterima dari lingkungan, menggunakan bahasa seorang guru harus (Koesoema, 2. melakukannya denga cermat dan hati-hati. Penguatan Nilai-nilai Karakter dalam Sebab anak usia dini akan meniru apa pun Pembelajaran terus dilakukan, termasuk dalam yang mereka dengar dan lihat. Melalui penggunaan bahasa oleh guru. Melalui bahasa penggunaan bahasa, nilai-nilai karakter dapat yang digunakan, penerapan nilai-nilai karakter diterapkan dengan cara berbicara santun. YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . Kesantunan dalam berbahasa dapat dilihat pada kegiatan komunikasi yang terjadi yang diminta Siang antara guru dan peserta didik di dalam kelas dapat tercermin melalui bahasa verbal dan Bahasa Verbal adalah bahasa yang diungkapkan dengan kata-kata dalam bentuk Sedangkan nonverbal adalah bahasa yang diungkapkan dalam bentuk mimik, gerak-gerik tubuh, sikap atau perilaku (Pranowo, 2. Berbahasa Berbahasa yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran di dalam kelas, mulai dari anak-anak sampai di sekolah hingga anak-anak Sehingga memiliki peran yang penting dalam penerapan nilai-nilai karakter. Berbahasa verbal dan nonverbal dilihat dari kegiatan pagi hingga Guru Kegiatan Berbahasa Bahasa verbal Bahasa Nonverbal Pagi AuAssalamualaik umAy AuSelamat Pagi. NakAy AuApa Ananda?Ao Guru Inti AuTerima kasihAy Saat (Pemb AuIbu mau sudah elajar bertanya?Ay anak merupakan bahasa yang cermat. Bahasa yang pemilihan kata-kata sangat memperhatikan kondisi peserta didik yang merupakan anak usia dini. Dengan Kegiat Bahasa yang didengar oleh anak- kegiatan siang siswa selama di sekolah. Tabel I. Bentuk Bahasa Verbal dan Nonverbal AuSelamat ya. Guru sudah mendapat mengucapkan bintang 3Ay selamat pada Indonesia komunikasi di dalam kelas memiliki peran yang sangat penting dalam penerapan nilainilai karakter pada anak usia dini. Melihat respon yang diberikan anakanak usia dini, banyak yang menyenangi guru paud dalam menajar. Hal ini terlihat dari cara diberikann oleh guru. Dengan mudah guru memberikan tugas-tugas atau perintah untuk mengerjakan sesuatu karena bahasa yang YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . digunakan guru sengan intonasi yang lembut, ditunjukkan guru. Maka peneliti menganalisis suara yang tipis dengan volume yang dapat data ini yang berhubungan dengan penerapan dijangkau oleh siswa. Selain bahasaverbal karakter di sekolah. yang diucapkan oleh guru, juga terlihat bahasa Peneliti juga melakukan analisis atas penerapan nilai-nilai karakter yang telah membuat siswa merasa senang belajar bersama dilakukan oleh peserta didik khususnya yang guru mereka. berhubungan dengan instruksi atau informasi Dari hasil wawancara yang dilakukan berupa lisan. Sebab kita mengetahui bahwa kepada anak-anak Paud Mulitalent Kota fungsi bahasa sebagai ekspresi diri dapat Bengkulu, dapat digeneralisasikan, bahwa guru menunjukkan ekspresi guru dalam mengguna- yang mengajar mereka tidak pernah marah kan ungkapan-ungkapan yang digunakan untuk dengan suara tinggi, atau berbicara dengan peserta didik. Melalui ungkapan yang bagus, cara yang menakutkan siswa. Bahkan guru tanpa memburukkan posisi peserta didik, sudah Paud Multitalent jarang marah karena anak menunjukkan bahwa bahasa yang digunkan Paud Multitalent selalu mematuhi perkataan guru telah membuat peserta didik menerapkan guru dengan tepat. Selain nilai-nilai karakter. Fungsi bahasa dalam memberikan informasi, telah melatih guru dilakukan terlihat bahasa nonverbal yang untuk memberikan informasi dengan bahasa ditunjukkan oleh guru. Bahasa nonverbal ini yang mudah dipahami oleh peserta didik, merupakan bahasa yang tidak bisa dimani- dengan memperhatikan kondisi peserta didik, pulasi, sehingga hasil yang didapatkan peneliti guru tetap menunjukkan nilai-nilai yang lebih akurat. Pengamatan yang dilakukan baggus untuk penerapan nilai-nilai karakter. secara berkesinambungan membuat peneliti Fungsi mendapatkan data yang dibutuhkan. Dari hasil membawa guru untuk menggunakan bahasa pengamatan terhadap pembelajaran di kelas Indonesia dalam menjelaskan sesuatu dengan khususnya pada bahasa verbal dan nonverbal tetap memperhatikan nilai-nilai kesopanan yang digunakan oleh guru, dengan tambahan dalam berbahasa. Fungsi bahasa sebagai persuasi telah menjadikan guru untuk tetap menggunakan YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . bahasa Indonesia yang tepat dan baik dalam kesantunan. Setelah analisis yang dilakukan, rangka mempengaruhi atau mengajak peserta maka peneliti menyimpulkan bahwa bahasa didik melakukan sesuatu. Dengan begitu, memiliki peran yang sangat penting dalam mudah bagi guru untuk menerapkan nilai-nilai penerapan nilai-nilai karakter pada anak usia karakter pada peserta didik. Fungsi selanjutnya dini. Sebab, bahasa yang baik dari seorang adalah bahasa sebagai entertainment. Artinya kepentingan-kepentingan guru akan menularkan bahasa yang baik pula untuk bagi siswa. Bahasa yang digunkaan oleh guru atau selama pembelajaran, baik itu verbal maupun Namun, konteks menyenang- nonverbal akan mendapat respon dari peserta kan ini tetaplah dalam pembelajaran. Dengan didik. Dari respon yang diperlihatkan oleh penggunaan bahasa yang baik, guru memberi- anak didik tersebut dapat dilihat bahwa anak- kan kemudahan bagi peserta didik dalam anak lebih cepat meniru atau mendengarkan penerapan nilai-nilai karakter. perkataan gurunya. Seperti KESIMPULAN Bahasa Indonesia yang digunakan oleh berbahasa seseorang menjadi sangat penting guru dalam mengajar di Paud Multitalent sebab dari bahasa yang digunakan tersebut Dehasen Bengkulu baik secara verbal maupun dapat nonverbal memiliki peran yang sangat penting dalam penerapan nilai-nilai karkter. Pengguna- penerapan nilai-nilai karakter. DAFTAR PUSTAKA