DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial p-ISSN: 2809-3585, e-ISSN: 2809-3593 Volume 5, nomor 2, 2024, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/diksi. Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial Peserta Didik di SMPN 5 Kota Bima Ade Yustina Wardani*. Nasution Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nggusuwaru. Kota Bima. Indonesia *Coresponding Author: ysuju44@gmail. Article history Dikirim: 24-12-2024 Direvisi: 29-12-2024 Diterima: 30-12-2024 Key words: game online, perilaku sosial siswa, lingkungan SMP Abstrak: Penelitian ini di latar belakangi oleh game online yang membuat siswa kecanduan dalam bermain game online, motivasi belajar siswa menurun, dan siswa menjadi kurang disiplin terhadap waktu, serta siswa tidak mempedulikan lingkungan disekitar mereka hanya mempedulikan teman yang ada didunia maya game Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan metode deskriptif. Informannya adalah siswa, guru BK, orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak kecanduan game online terhadap perilaku sosial siswa di SMPN 5 Kota bima berdampak positif yaitu siswa memiliki banyak teman, melatih kosa kata atau pengucapan bahasa dan dampak negatifnya yaitu motivasi belajar siswa menurun, membuat anak kurang waktu untuk belajar, makan, tidur. Sehingga upaya yang dilakukan yaitu melalui bimbingan orang tua dan guru dengan memberikan nasehat kepada anak, melakukan razia handphone oleh guru dan memeriksa sosial media yang digunakan bekerjasama dengan orang tua siswa. PENDAHULUAN Di era globalisasi, sikap individual siswa semakin meningkat, siswa lebih suka bermain gadget daripada bermain dengan temannya. Kepedulian siswa dengan lingkungan sekitarnya juga semakin berkurang. Hal ini merupakan salah satu tantangan yang dihadapi pendidikan, pendidikan harus mampu memperbaiki sikap siswa yang belakangan ini semakin buruk. Sikap adalah suatu yang menetukan sifat, hakikat, baik perbuatan sekarang, maupun perbuatan yang akan datang. Gadget adalah suatu piranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis yang secara spesifik dirancang lebih canggih dibandingkan dengan teknologi yang diciptakan sebelumnya. Gadget merupakan alat komunikasi yang memiliki banyak sekali manfaat bagi manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sehingga membuat kehidupan manusia mengalami perubahan. Gadget sangat diperlukan pada zaman sekarang, karena mayoritas kegiatan dapat dilakukan dengan bantuan gadget. Tetapi gadget dapat menimbulkan dampak negative apabila tidak digunakan dengan Di dalam gadget banyak aplikasi yang dapat diunduh, salah satunya adalah game. Game adalah permainan yang diprogram pada suatu perangkat yang dapat dijalankan secara offline maupun online. Game online adalah game yang harus terkoneksi data atau tersambung dengan jaringan internet. Game offline adalah game yang tidak @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ade Yusnita Wardani & Nasution. Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial. tersambung dengan jaringan internet atau tidak menggunakan data seluler atau lebih ringan untuk dimainkan. Kualitas sendiri biasanya lebih menarik game online karena lebih asik untuk dimainkan. Di zaman yang modern ini, game online sudah tidak asing lagi di telinga kaum anak-anak. 10 tahun terakhir permainan elektronik atau yang kita sering sebut dengan game online sudah menjamur dimana-mana. Pemain game online biasanya didominasi dari kalangan pelajar, mulai dari SD. SMP. SMA, mahasiswa, bahkan orang dewasa. Pelajar yang sering memainkan suatu game online, akan menyebabkan mereka menjadi ketagihan atau kecanduan. Ketagihan memainkan game online akan berdampak buruk, terutama dari segi akademik dan sosialnya. Bahkan game online juga membawa dampak yang besar terutama pada perkembangan anak maupun jiwa Walaupun siswa dapat bersosialisasi dalam game online dengan pemain Namun, game online kerap membuat pemainnya melupakan kehidupan sosial dalam kehidupan sebenarnya. Memperhatikan fenomena game online beserta dampakdampaknya yang saat ini sangat marak di khalayak Indonesia. Termasuk di kota Bima, maka peneliti ingin mengetahui lebih dalam AuDampak kecanduan game online terhadap perilaku sosial peserta didik di SMPN 5 Kota Bima. Ay Hurlock E. B . berpendapat bahwa perilaku social menunjukan kemampuan untuk menjadi orang yang bermasyarakat. Lebih lanjut lagi, perilaku sosial adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku umum yang ditunjukan oleh individu dalam masyarakat, yang pada dasarnya sebagai respon terhadap apa yang dianggap dapat diterima atau tidak dapat diterima oleh kelompok sebaya seseorang. Perilaku tersebut ditunjukkan dengan perasaan, tindakan, sikap, keyakinan, kenangan, atau rasa hormat terhadap orang lain. Perilaku sosial adalah aktifitas fisik dan psikis seseorang terhadap oranglain atau sebaliknya dalam rangka memenuhi diri atau oranglain yang sesuai dengan tuntutan sosial. (Hurlock E. B, 2003:. Dari hasil studi pendahuluan yang di lakukan terdapat beberapa masalah siswa yang kecanduan game online, seperti susah berkonsentrasi karena selalu berpikir tentang game yang mengganggu kegiatan belajar dan sosial mereka, sulit mengendalikan emosi saat kalah dalam bermain game yang membuat mereka menjadi gampang marah, mereka juga akan menarik diri dari lingkungan sosial karena terlalu focus dalam bermain game, lebih banyak menghabiskan sebagian waktunya untuk bermain game tanpa menjalani aktivitas lain seperti makan, mandi, dan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Dampak kecanduan game online terhadap perilaku sosial peserta didik di SMPN 5 Kota Bima. Game Online . Pengertian Game Kata game berasal dari bahasa inggris yang berarti permainan. Permainan adalah sesuatu yang digunakan untuk bermain yang dimainkan dengan aturan-aturan tertentu. Dalam permainan ada yang menang dan ada yang Permainan adalah kegiatan yang kompleks, di dalamnya terdapat peraturan, play dan budaya. Permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan. Peraturan dalam permainan bertujuan untuk membatasi perilaku pemain dan menentukan permainan. Pada dasarnya permainan merujuk pada pengertian kelincahan intelektual (Intellectual @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ade Yusnita Wardani & Nasution. Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial. Playability Gam. yang juga bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi Game ada target-target yang ingin dicapai pemainnya. Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa game adalah sesuatu yang digunakan untuk bermain yang dibuat dengan teknik dan metode tertentu yang dapat memberi kesenangan atau kepuasan batin. Pengertian Game Online Secara terminologi game online berasal dari dua kata, yaitu game dan Game adalah permainan dan online adalah terhubung dengan internet. Menurut Aji game online adalah suatu bentuk permainan yang dihubungkan melalui jaringan internet. Game online tidak terbatas pada perangkat yang digunakan, game online bisa dimainkan di komputer, laptop, smartphone bahkan ditablet sekalipun. Asal gadget itu terhubung dengan jaringan internet, game online dapat dimainkan. Game online merupakan permainan . yang dapat diakses oleh banyak pemain, di mana mesin-mesin yang digunakan pemain dihubungkan oleh satu jaringan, umumnya jaringan yang digunakan adalah internet. Jadi, dapat disimpulkan game online adalah game yang terhubung dengan koneksi internet sehingga pemainnya dapat terhubung dengan pemain lainnya yang memainkan permainan yang sama. Jenis-jenis Game Menurut Samuel Henry . bahwa jenis game merupakan jenisjenis game yang berarti format atau gaya sebuah game. Format sebuah game bisa murni sebuah jenis atau bisa merupakan campuran . dari beberapa game lainnya. Jenis-jenis game yang ada menurut Henry adalah sebagai berikut: Board Game Puzzle Game Fighting Game Racing Game Mobile legend Pubg mobile Free fire Adventure Game . Perbedaan Game Online Dengan Game Offline Game Online Game online adalah game yang dimainkan secara online yang dapat dimainkan dalam berbagai platform seperti Handphone atau Komputer. Dengan terhubungnya internet game online memungkinkan kita dapat bermain bersama dengan player di sekitar. Kelebihan : Dapat bermain dengan orang lain meskipun jarak terpisah. Dapat dimainkan di manapun dan kapanpun. Tidak memerlukan tempat khusus, dapat di mainkan di berbagai macam Platform atau Gadget. Kekurangan : Memerlukan jaringan internet yang stabil. Diharuskan mengikuti pembaruan game dengan mengupdate versi. @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ade Yusnita Wardani & Nasution. Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial. Game Offline Game Offline adalah game yang dapat kita mainkan tanpa koneksi Karena tidak terhubung dengan internet untuk melakukan Player harus bermain di tempat yang sama dan menggunakan Platform yang sama. Beberapa contoh platform Game Offline yang populer ialah Playstation. Kelebihan Pengalaman bermain yang lebih memuaskan dari Game Online. Memiliki grafis yang memanjakan mata. Tidak memerlukan koneksi internet. Tidak diharuskan mengikuti pembaruan dalam game. Kekurangan Memerlukan Platform Khusus. Lebih bersifat ke Single Player. Tidak dapat bermain bersama player lain bila berjauhan. Dampak Kecanduan Game Online . Dampak Positif . Anak untuk mengenal dunia teknologi dan berbagai fiturnya. Game dapat memberikan pelajaran dalam hal mengikuti pengarahan dan . Melatih perkembangan motorik, ketika anak memainkan game dengan tangkas, sistem motoriknya akan ikut berkembang sesuai dengan gerakan yang dilibatkan. Dampak Negatif . Penurunan aktifitas gelombang otak depan. Penurunan aktifitas gelombang otak depan yang memiliki peranan sangat penting, dengan pengendalian emosi dan agresifitas. Menjadikan seseorang superior karena keberhasilannya dalam meraih score yang tinggi dan tak terkalahkan atau game menjadi tempat pelarian dari tumpukan masalah sehari-hari. Game juga dapat memupuk rasa egois yang tinggi, ketika ia kurang mendapat perhatian dari keluarga atau orang di sekitarnya. Bermain game dijadikan sebagai usaha pelampiasan atas ketidakpuasannya itu. Dica Freprinca . mengemukakan bahwa terdapat empat komponen indikator yang menunjukan seseorang kecanduan game yakni: Excessive use adalah penggunaan yang berlebihan, terjadi ketika bermain game menjadi aktifitas yang paling penting dalam kehidupan individu. Komponen ini mendominasi pikiran individu . angguan kogniti. , perasaan . erasa sangat butu. dan tingkah laku . emunduran dalam perilaku sosia. Withdrawal symptoms adalah perasaan tidak menyenangkan karena penggunaan game kurang atau tidak dilanjutkan. Gejala ini akan berpengaruh pada fisik pemain. Perasaan dan efek antara perasaan dan fisik akan timbul seperti pusing dan insomnia. Gejala ini juga berpengaruh pada psikologisnya misalnya mudah marah atau moodiness. Tolerance merupakan proses dimana terjadinya peningkatan jumlah penggunaan game untuk mendapat efek perubahan dari mood. Kepuasan yang diperoleh dalam menggunakan game akan menurun apabila digunakan secara @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ade Yusnita Wardani & Nasution. Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial. terus menerus dalam jumlah waktu yang sama. Pemain tidak akan mendapatkan perasan kegembiraan yang sama seperti jumlah waktu pertama bermain sebelum mencapai waktu yang lama. Oleh karena itu untuk memperoleh pengaruh yang sama kuatnya dengan sebelumnya jumlah penggunaan harus ditingkatkan. Negative repercussion adalah reaksi negatif, dimana komponen ini mengarah pada dampak negatif yang terjadi antara penggunaan game dengan lingkungan Komponen ini juga berdampak pada tugas lainnya seperti pekerjaan, hobi, dan kehidupan sosial. Dampak yang terjadi pada diri pemian dapat berupa konflik intrafisik atau merasa kurangnya kontrol diri yang diakibatkan karena terlalu banyak menghabiskan waktu bermain game. Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa game juga memiliki dampak negatif dan dampak positif bagi anak salah satunya game memiliki dampak negatif yaitu memupuk rasa egois yang tinggi. Hal ini terkait juga dengan penelitian karena berkaitan dengan interaksi anak. Game juga memiliki dampak positif salah satunya yaitu melatih kosa kata atau bahasa, dalam hal ini berkaitan dengan penelitian karena interaksi sosial juga butuh kemampuan kosa kata yang baik dan berbahasa yang baik. Tergantung bagaimana anak menyikapi game itu sendiri akan bermanfaat atau tidaknya. Kecanduan . Pengertian kecanduan Kecanduan merupakan perasaan yang sangat kuat terhadap sesuatu yang diinginkannya sehingga ia akan berusaha untuk mencari sesuatu yang sangat diinginkan itu, misalnya kecanduan internet, kecanduan menonton televisi, kecanduan belanja, kecanduan makanan, kecanduan sex, kecanduan narkoba, kecanduan olahraga atau kecanduan bekerja. Seseorang dapat dikatakan mengalami kecanduan jika tidak mampu mengontrol keinginan untuk melakukan sesuatu, sehingga menyebabkan dampak negatif bagi individu, baik secara fisik maupun psikis. Apabila seseorang telah menjadi pecandu maka ia akan menghabiskan waktunya lebih dari 4-6 jam sehari untuk melakukan akitivitas yang membuat kecanduan. Kecanduan ini membuat seseorang lebih senang melakukan aktivitas tersebut sehingga melupakan segalanya, termasuk makan, keluarga, lingkungan sekitar. Durasi dikatakan seseorang kecanduan game online Seorang yang mengalami kecanduan game online biasanya dapat menghabiskan waktu bermain game online 2 sampai 10 jam perminggu. Bahkan ada yang bisa menghabiskan waktu hingga 39 jam dalam seminggu. Rata-rata pecandu game online menghabiskan waktu 20-25 jam dalam seminggu utnuk bermain game online. Ciri-ciri kecanduan C Memiliki keinginan bermain game setiap waktu C Merasa murung, stres, atau marah ketika tidak bisa bermain game C Memerlukan lebih banyak waktu untuk bermain agar merasa lebih baik C Menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bermain game tanpa menjalani aktivitas lain, seperti makan, mandi, belajar, atau bekerja C Mengalami masalah di rumah atau sekolah terkait kebiasaan bermain game C Memiliki kebiasaan berbohong kepada orang lain karena dorongan untuk selalu bermain game @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ade Yusnita Wardani & Nasution. Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial. Menghamburkan uang untuk membeli game Perilaku Sosial Pengertian perilaku sosial Perilaku sosial merupakan gabungan dua kata yaitu perilaku dan Pengertian perilaku didefinisikan oleh beberapa ahli. Teori kognitif skinner mendefinisikan bahwa perilaku merupakan Respon yang timbul diikuti oleh stimulus-stimulus tertentu maka teori Skinner ini disebut teori AuS-O-RAy atau Stimulus Ae Organisme Ae Respon. Menurut Lewin perilaku bergantung kepada lingkungan dan organisme yang bersangkutan. Perilaku manusia adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang diamati langsung, maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar. Jenis perilaku menurut skinner terbagi menjadi dua yaitu Innate behavior atau perilaku alami yaitu perilaku yang dibawa sejak organisme dilahirkan, yaitu yang berupa refleks-refleks dan insting insting dan Operant behavior atau perilaku operan perilaku yang terbentuk dari proses belajar. Uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perilaku adalah respon yang diberikan oleh manusia akibat dari faktor dari dalam maupun dari luar diri Manusia merupakan makhluk sosial, dimana tidak dapat hidup tanpa orang disekitarnya atau dengan kata lain hidup sendiri. Sosial menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah hal-hal yang berkenaan dengan masyarakat atau sifat-sifat kemasyarakatan yang memperhatikan kepentingan umum. Sosial adalah keadaan yang didalamnya terdapat kehadiran orang lain. Definisi sosial diatas dapat disimpulkan bahwa sosial adalah hubungan individu dalam bermasyarakat. Melihat definisi perilaku dan sosial diatas tentunya memberikan gambaran akan pengertian dari perilaku sosial. Perilaku sosial merupakan aktifitas fisik dan psikis seseorang terhadap orang lain atau sebaliknya dalam rangka memenuhi diri atau orang lain yang sesuai dengan tuntutan sosial. Menurut Baron dan Byrne perilaku sosial identik dengan reaksi seseorang terhadap orang lain, perilaku tersebut ditunjukan dengan perasaan, tindakan, sikap keyakinan, kenangan atau rasa hormat terhadap orang lain (Rusli Ibrahi. Dalam berperilaku sosial erat kaitannya dengan interaksi sosial, karena meningkatnya interaksi sosial anak terhadap dunia baru mempengaruhi cara berperilaku anak. Melalui interaksi sosial anak dapat memiliki kesempatan belajar kode moral dan belajar mengevaluasi perilaku mereka, sehingga dapat mengambil tindakan untuk menjadi standar berperilaku (Hurlock Elizabeth B). Berdasarkan beberapa pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa perilaku sosial adalah aktivitas psikis dan fisik yang menimbulkan peran sosial, hubungan sosial dan ekspresi pada diri seseorang untuk memenuhi kebutuhan diri atau orang lain melalui interaksi dengan orang lain. Bentuk dan Jenis Perilaku Sosial Bentuk dan perilaku sosial seseorang dapat ditunjukan oleh sikap sosialnya, suatu sikap sosial yang dinyatakan oleh cara kegiatan yang sama dan berulangulang terhadap objek sosial maka akan membentuk tingkah laku. Perilaku @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ade Yusnita Wardani & Nasution. Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial. sosial adalah suatu dasar dari karakter seseorang. Perilaku sosial dapat dilihat melalui sifat-sifat dan pola respons antar peribadi berikut:(Arifin Syamsu. Kecenderungan Perilaku Peran . Sifat pemberani dan pengecut secara sosial . Sifat berkuasa dan sifat patuh . Sifat inisiatif secara sosial dan pasif . Sifat mandiri dan bergantung . Kecenderungan perilaku dalam hubungan sosial . Dapat diterima atau ditolak oleh orang lain . Suka bergaul dan tidak suka bergaul . Sifat ramah dan tidak ramah . Simpatik atau tidak simpatik . Kecenderungan perilaku Ekspresif . Sifat suka bersaing ( tidak kooperati. dan tidak suka bersaing . uka Bekerja sam. Sifat agresif dan tidak agresif . Sifat kalem atau tenang secara sosial . Sifat suka pamer atau menonjolkan diri. Faktor-faktor Pembentuk Perilaku Sosial Perilaku sosial dapat terbentuk oleh beberapa faktor diantaranya: Faktor internal. Faktor yang berasal dari dalam diri seseorang. Faktor tersebut dapat berupa insting, motif dari dalam dirinya, sikap, serta nafsu. Faktor internal adalah faktor yang ada dalam diri anak. Jika dalam diri anak baik maka akan menimbulkan perilaku yang baik, begitu juga sebaliknya ketika faktor dari dalam diri buruk maka akan menimbulkan perilaku yang buruk pula. Faktor internal yang bermacam-macam yang berada dalam diri seseorang akan menimbulkan bentuk perilaku sosial yang bermacammacam. Faktor eksternal, faktor yang berasal dari luar individu. Faktor yang timbul dari keluarga, sekolah dan masyarakat akan memengaruhi perilaku sosial seorang individu pengaruh lingkungan sangat berpengaruh terhadap perilaku individu. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini dapat dilihat dari dua segi adalah sebagai berikut: Kegunaan Teoritis Memberikan gambaran tentang Dampak kecanduan game online terhadap perilaku sosial peserta didik di SMPN 5 Kota Bima tahun pelajaran 2022/2023 . Kegunaan Praktis Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi guru, sekolah, dan peneliti . Bagi guru Digunakan sebagai salah satu bahan acuan serta informasi mengenai dampak kecanduan game online terhadap perilaku sosial peserta didik. Bagi sekolah Digunakan sebagai referensi, informasi, dan bahan kajian tentang dampak kecanduan game online terhadap perilaku sosial peserta didik. Bagi orang tua @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ade Yusnita Wardani & Nasution. Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial. Dijadikan sebagai refrensi agar lebih bijak dalam menyikapi penggunaan gadget dan memberi ruang anak dalam bermain game online dirumah maupun . Bagi peneliti Dapat menambah wawasan dan pengalaman langsung mengenai dampak kecanduan game online terhadap perilaku sosial peserta didik. METODE PENELITIAN Pendekatan penelitian yang dilakukan adalah pendekatan. Jenis penelitian kualitatif yang digunakan adalah deskriptif. Informannya adalah siswa, guru BK, orang tua Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini memfokuskan pada dampak game online terhadap perilaku sosial siswa di SMPN 5 Kota Bima. Sumber primer dalam penelitian ini adalah siswa kelas Vi SMPN 5 Kota Bima. Sedangkan sumber sekunder yakni sumber yang diperoleh melalui buku, jurnal, internet dan artikel ilmiah lainnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dengan sumber data peneliti mendapatkan 2 dampak yang terjadi terhadap peserta didik seperti: Dampak positif. Dari yang tidak tahu tentang teknologi menjadi tahu dan bisa teknologi, yang biasanya tidak bisa computer sekarang sudah bisa dan lebih kreatif, sekarang sudah menguasai kosa kata yang dulunya tidak lancar berbahasa sekarang sudah lancar dan mendapat lebih banyak teman. Dampak negative. Menjadikan anak sulit berkonsentrasi, suka menunda pekerjaan, suka lupa waktu, lebih sering boros uang, malas, suka berbiacara bahasa kotor. Hal ini juga didapat peneliti melalui pengamatan yaitu sikap anak di SMPN 5 Kota Bima ini memang memiliki perilaku pembangkang seperti tidak menghiraukan orang lain ketika berbicara baik itu ketika bersama dengan teman maupun ketika orang tua bahkan guru yang mereka abaikan serta saat berada di rumah anak akan kadang-kadang mengabaikan nasehat orang tua mereka. Sikap ini terbiasa dilakukan anak karena saat bermain game online mereka kerap bersikap tidak perduli dengan orang yang berdada di sekitarnya. Dari pengamatan yang dilakukan peneliti serta wawancara bahwa bermain game online juga dapat membuat anak terbiasa berperilaku mengganggu orang lain seperti mengejek orang lain dengan kata-kata yang kurang baik karena saat bermain game online anak akan mengejek teman yang kalah saat pertarungan game yang dimainkan ia menangkan karena anak merasa paling hebat. Sikap mengganggu/ mengejek memang ada pada anak SMPN 5 Kota Bima berdasarkan dari hasil wawancara yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ketika main game dan menjadi pemenang ia akan mengejek teman yang kalah sampai dia kesal karena ini merupakan kebiasaan yang ia dengar ketika bermain game online bersama bahkan saat berada di rumah anak juga sering mengejek atau menganggu adiknya hal ini karena terbiasa ia lakukan dalam bermain game online sehingga terus terbawa dan ia lakukan di dalam kehidupan sehari-hari. @2024 DIKSI . ttps://jurnal. com/index. php/diks. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Ade Yusnita Wardani & Nasution. Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Perilaku Sosial. KESIMPULAN Hasil yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sebagian besar dari siswa laki-laki kelas Vi C mendapatkan pengaruh perilaku sosial dan pada penelitian ini juga menemukan bahwa pengaruh game online terhadap perilaku sosial berdampak bagi peserta didik, dikarenakan penggunaan bermain game tersebut secara berlebihan. Pengaruh game online ini memengaruhi perilaku sosial peserta didik dan terganggunya aktivitas belajar dan ativitas lainnya. Diantaranya membuat anak menjadi malas belajar, malas berkreatif, malas melakukan aktivitas pada anak umumnya. Dan sehingga mengalami kesulitan untuk dapat berfungsi secara normal dalam kehidupan bermasyarakat nantinya. DAFTAR PUSTAKA