JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPE JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 PENGARUH PROSEDUR PEMBIAYAAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGAMBILAN PEMBIAYAAN PADA BPD KALIMANTAN BARAT KCP SYARIAH CABANG SINTANG Munawar Thoharudin1, Yulia Suriyanti2, Fatkhan Amirul Huda3 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Indonesia E-mail: munnawar.thoha99@gmail.com, suryantiyuli@yahoo.co.id, fatkhanamirulhuda@gmail.com Diterima: 10 Januari 2019; Disetujui: 2 Maret 2019; Diterbitkan: 1 April 2019 Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of the Financing Procedure on Financing Decision Making at the Regional Development Bank of West Kalimantan, Kcp Syariah, Sintang Branch. This research has a quantitative, descriptive type. The population in this study were customers who applied for funding to the Sintang BPD KCP Syariah. The research sample in this study was 56 respondents. Where all of them are customers who have taken financing at the Sintang Syariah KCP BPD both employees and non-employees. The analysis in this study examines how the influence of independent variables is the procedure on the independent variables of customer decisions. Financing procedures have a positive direct effect on Customer Decisions Taking Financing, with py2 coefficient value = 0.341 sig 0,000 at the significance level α = 0.05 Financing Procedure contributes 12.60%. The rest is not examined in this study. Keyword: Financing Procedure, Financing Decision Making Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Prosedur Pembiayaan Terhadap Keputusan Pengambilan Pembiayaan Pada Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat Kcp Syariah Cabang Sintang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan berjenis deskriptif. Adapaun populasi penelitian ini adalah nasabah yang mengajukan pembiayaan kepada BPD KCP Syariah Sintang. Jumlah Sampel penelitian dalam penelitian ini sebanyak 56 responden. Dimana semuanya adalah nasabah yang telah mengambil pembiayaan di BPD KCP Syariah Sintang baik pegawai maupun non pegawai. Analisis dalam penelitian ini menguji bagaimana pengaruh variabel-variabel bebas yakni prosedur terhadap variabel bebas keputusan nasabah. Prosedur Pembiayaan berpengaruh langsung positif terhadap Keputusan Nasabah Mengambil Pembiayaan, dengan nilai koefisien py2= 0,341 sig 0,000 pada taraf signifikansi α = 0,05 Prosedur Pembiayaan memberikan kontribusi sebesar 12,60%. Sisanya tidak diteliti dalam penelitian ini Kata Kunci: Prosedur Pembiayaan, Keputusan Pengambilan Pembiayaan Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 2 | Munawar Thoharudin, Yulia Suriyanti, Fatkhan Amirul Huda, Pengaruh Prosedur Menurut Griffin (2002) keputusan PENDAHULUAN Bagi suatu negara bank dapat pengambilan kredit yang dilakukan oleh dikatakan sebagai darahnya perekonomian, seorang nasabah merupakan suatu tindakan oleh karena itu peranan perbankan sangat memilih satu alternatif dari serangkaian mempengaruhi kegiatan ekonomi suatu alternatif yang ada. Keputusan ini penting negara. Peranan dunia perbankan dalam dilakukan sebelum nasabah mengambil mengendalikan kredit pada lembaga keuangan supaya perekonomian negara tersebut dapat diartikan keberadaan dunia tidak perbankan oleh pengambilan kredit dan memperoleh apa pemerintah dan masyarakatnya. Saat ini yang diharapkan. Keputusan kredit yang dunia perbankan merupakan mitra usaha dilakukan nasabah didorong oleh beberapa yang sangat penting bagi perusahaan- faktor yang dapat mempengaruhi, yaitu perusahaan ataupun faktor internal dan faktor eksternal. Faktor perusahaan jasa non keuangan lainnnya. internal meliputi faktor pribadi dan faktor Bank berperan perantara di bidang jasa psikologis, faktor pribadi meliputi usia dan keuangan semua tahap siklus hidup, pekerjaan dan keadaan sektor ekonomi baik yang berskala besar ekonomi, kepribadian dan konsep diri, maupun kecil. hal ini mendorong berbagai serta gaya hidup dan nilai, sedangkan kalangan faktor semakin dibutuhkan industri, yang menjembatani untuk memajukan dagang ikut berpartisipasi perekonomian Indonesia terjadi persepsi, hambatan psikologis pada meliputi pembelajaran, dan saat motivasi, memori. Langkah-langkah strategis yang dilakukan Faktor eksternal meliputi faktor sosial, yaitu faktor diantaranya dengan mendorong kebudayaan faktor perusahaan, meningkatkan kelompok referensi, keluarga, peranan dan terhadap status, serta memberikan bantuan modal bagi kebudayaan, sub-budaya dan kelas sosial, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah sedangkan faktor dari dalam perusahaan (UMKM). Lembaga keuangan merupakan meliputi kualitas pelayanan dan prosedur salah satu pihak yang berpartisipasi dalam kredit. pemberdayaan kebudayaan meliputi konsumen, memperbaiki kualitas produk, mendorong faktor sosial dari sektor-sektor usaha dalam negeri supaya perlindungan faktor dan meliputi masyarakat Persepsi pemilik UMKM dalam yaitu sebagai sumber pendanaan kegiatan memilih pendanaan kreditnya didasarkan usaha, khususnya masyarakat berpenghasil pada pengetahuan yang dimiliki terhadap menengah kebawah dan UMKM prosedur pemberian kredit, jaminan yang dibutuhkan dalam pinjaman kredit, bunga Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 3 dalam pemberian, promosi yang dilakukan cara dan kualitas pelayanan yang ada pelaksanaan kerja yang seragam. Kebutuhan masyarakat akan dana yang Menurut sama untuk Mulyadi menjamin (2001:6) yang aman, cepat dan mudah membuat karakteristik prosedur diantaranya sebagai masyarakat memilih pinjaman ke lembaga berikut: keuangan yang memiliki proses atau 1. Prosedur menunjang tercapainya tujuan prosedur yang tidak rumit. Prosedur yang tidak rumit ini akan menjadi pertimbangan untuk nasabah pengambilan dalam kredit organisasi. 2. Prosedur mampu menciptakan adanya keputusan pengawasan-pengawasan yang baik dan lembaga menggunakan biaya yang seminimal pada keuangan yang bersangkutan. Pada Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat KCP Syariah Cabang Sintang prosedur yang ditawarkan hampir sama dengan mungkin. 3. Prosedur menunjukkan urutan-urutan yang logis dan sederhana. 4. Prosedur menunjukkan adanya yang ditawarkan lembaga keuangan lain. penetapan keputusan dan tanggung KAJIAN TEORI jawab. Beberapa pendapat yang menulis tentang pengertian prosedur salah satunya 5. Prosedur menunjukkan tidak adanya keterlambatan dan hambatan Ardiyos (2004:73) menyatakan bahwa: Adapun manfaat dari prosedur “Prosedur adalah suatu bagian sistem yang menurut Mulyadi (2001:6) adalah sebagai merupakan rangkaian tindakan yang berikut: menyangkut beberapa bagian yang 1. Lebih memudahkan dalam menentukan ditetapkan untuk menjamin agar suatu langkah-langkah kegiatan dimasa yang kegiatan usaha atau transaksi daat terjadi akan datang. berulangkali dan dilaksanakan secara seragam”. Sedangkan menurut Nafarin (2004:9) prosedur merrupakan urutan-urutan seri tugas berhubungan yang menjamin pelaksanaan seragam. Dengan 2. Mengubah pekerrjaan yang berulangulang menjadi rutin dan terbatas. suatu 3. Adanya suatu petunjuk atau program yang saling kerja yang jelas dan harus dipatuhi oleh diadakan untuk kerja demikian seluuh pelaksana. yang 4. Membantu dalam usaha menginkatkan prosedur produktifitas kerja yang lebih efektif merrupakan tata cara atau urutan yang dan efisien. saling berhubungan satu sama lain dan 5. Mencegah dilakukan secara berulang-ulanng dengan terjadinya penyimpangan dan memudahkan dalam pengawasan. Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 4 | Munawar Thoharudin, Yulia Suriyanti, Fatkhan Amirul Huda, Pengaruh Prosedur Dengan demikian prosedur memiliki d. Meningkatkan peredaran barang manfaat untuk mempermudah langkah- e. Sebagai alat stabilitas ekonomi langkah kegiatan, mengubah pekerjaan yan f. Untuk berulang-ulang menjadi rutin, menjadi petunjuk yang harus dipatuhi, membantu kegairahan meningkatkan pemerataan berusaha g. Untuk meningkatkan produktifitas kerja serta mencegah terjadinya penyimpangan meningkatkan pendapatan h. Untuk Tujuan dan Fungsi Kredit Adapun meningkatkan hubungan nasional. tujuan utama pemberian kredit menurut Jenis-Jenis Kredit Menurut Kasmir Kasmir (2009:100) adalah sebagai berikut: (2009:104), secara umum jenis-jenis kredit 1. Mencari keuntungan Yaitu bertujuan bila untuk memperoleh dilihat dari segi tujuan kredit hasil dari dibedakan sebagai berikut: tersebut. Hasil 1. Kredit Produktif Kredit yang digunakan tersebut terutama dalam bentuk bunga untuk peningkatan usaha, produksi atau yang diterima sebagai balas jasa dan investasi. Kredit ini diberikan untuk biaya administrasi kredit menghasilkan pemberian kredt barang jasa. pertanian akan 2. Membantu usaha nasabah Untuk Misalnya membantu usaha nasabah yang menghasilkan produk pertanian. memerlukan dana, baik dana investasi maupun dana untuk modal kerja. 3. Membantu pemerintah kredit dan 2. Kredit Konsumtif digunakan untuk Kredit yang konsumsi secara Bagi pribadi. Dalam kredit ini tidak ada pemerintah semakin banyak kredit pertambahan barang dan jasa yang yang disalurkan oleh pihak perbankan, dihasilkan. maka perumahan, kendaraan dan lain-lain. semakin baik, mengingat semakin banyak kredit berarti adanya 3. Kredit Misalnya Perdagangan untuk kredit Kredit yang peningkatan pembangunan diberbagai digunakan untuk perdagangan biasaya sektor. untuk membeli barang dagangan yang Selain itu fasilitas kredit juga pembayarannya diharapkan dari hasil mempunyai fungsi sebagai berikut: penjualan a. Untuk meningkatkan daya guna uang Kredit ini sering diberikan kepada b. Untuk meningkatkan peredaran dan supplier atau agen-agen perdagangan lalu lintas uang yang akan membeli barang dalam c. Untuk meningkatkan daya guna barang dagang tersebut. jumlah besar. barang Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 5 METODOLOGI PENELITIAN Analisis dalam penelitian ini Metode penelitian yang digunakan menguji bagaimana pengaruh variabel- dalam penelitian ini yaitu kuantitatif variabel bebas yakni prosedur terhadap deskriptif. Dikatakan variabel bebas keputusan nasabah kuantitatif sebab pendekatan Penelitian ini Uji prasyarat analisis guna menggambarkan data kuantitatif yang mengetahui apakah analisis data untuk diperoleh menyangkut keadaan subjek atau pengujian hipotesis dapat dilanjutkan atau fenomena tidak. dari sebuah pupulasinya. Populasi dalam penelitian ini adalah Meliputi Uji Normalitas, Uji Linieritas, uji Multikolinieritas nasabah yang mengajukan pembiayaan kepada BPD KCP Syariah Sintang. HASIL DAN PEMBAHASAN Sampel penelitian dalam penelitian Berdasar angket yang dijawab ini adalah sebanyak 56 responden. Dimana responden yang dijadikan sampel yaitu semuanya adalah nasabah yang telah sebanyak mengambil pembiayaan di BPD KCP gambaran variabel Prosedur Pembiayaan Syariah Sintang baik pegawai maupun non (X) yaitu rata-rata hitung (mean) 19,9107, pegawai. median (Me) 20, modus (mode) 19. Dapat Teknik Responden, diperoleh yang dikatakan bahwa Prosedur Pembiayaan digunakan peneliti dalam penelitian ini termasuk kategori Baik. Selanjutnya untuk adalah Kuesioner melihat sebaran data hasil penelitian merupakan angket merupakan pertanyaan- variabel Prosedur Pembiayaan ditunjukkan pertanyaan yang berhubungan erat dengan dengan gambar berikut: teknis masalah pengumpulan 56 kuesioner. penelitian yang hendak dipecahkan, disusun, dan disebarkan ke responden Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui gambaran umum tanggapan responden tentang, prosedur pembiayaan dan keputusan pengambilan pembiayaan. frekuensi relatif, rata-rata hitung, nilai Gambar 5.3 Deskripsi Prosedur Pembiayaan (X) Berdasar angket yang dijawab maksimum, minimum dan deviasi standar responden yang dijadikan sampel yaitu dari variabel indikator maupun item-item sebanyak penelitian. gambaran variabel Keputusan Nasabah Dalam usulan ini dilakukan analisis Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 56 Responden, diperoleh 6 | Munawar Thoharudin, Yulia Suriyanti, Fatkhan Amirul Huda, Pengaruh Prosedur Mengambil Pembiayaan (Y) yaitu rata-rata Selanjutnya taraf signifikansi linieritas hitung (mean) 19,2679, median (Me) 19, terlihat dari hasil perhitungan bahwa nilai modus (mode) 18. Dapat dikatakan bahwa p-value < alpha (0,000 < 0,05). Dengan sebagian demikian persamaan regresi Ŷ = 8,903 + besar Keputusan Nasabah Mengambil Pembiayaan termasuk kategori 0,521X Cukup Baik. Selanjutnya untuk melihat Prosedur Pembiayaan (X) sebesar satu sebaran data hasil penelitian variabel satuan akan menyebabkan peningkatan Keputusan pada Nasabah Mengambil signifikan, Keputusan setiap Nasabah kenaikan Mengambil Pembiayaan ditunjukkan dengan gambar Pembiayaan (Y) sebesar 0,521. Artinya berikut: setiap terjadinya peningkatan dan penurunan satu skor pada variabel X1 menyebabkan terjadi kenaikan atau penurunan pada variabel Y sebesar 0,521 pada konstanta 8,903. Secara grafis dapat digambarkandengan gambar berikut: Gambar 5.1 Deskripsi Keputusan Nasabah Mengambil Pembiayaan (Y) Uji Linieritas Regresi dan signifikansi Regresi Y atas X Dari hasil perhitungan uji Linieritas persamaan regresi Prosedur Pembiayaan (X) terhadap Keputusan Nasabah Mengambil Pembiayaan (Y) diperoleh persamaan regresi Ŷ = 8,903+0,521X, tampak pada tabel berikut dilakukan dengan uji kolmogorov-smirnov Berdasarkan hasil pengujian tersebut diperoleh koefisien Flinierity 1,478 Ftabel(8;46) 2,147288 dan signifikansi < deviation from linierity 0,192 > 0,05. Maka dapat Gambar 5.8: Kurva linieritas Variabel Y atas Variabel X Uji Normalitas Variabel Y atas X Pengujian residual Variabel Y atas X dikemukakan bahwa persamaan regresi tersebut bersifat linier. berdasarkan regresi Ŷ = a + bX. Hasil perhitungan atas konstanta a dan nilai kemiringan b dari X1 yang telah dilakukan diperoleh persamaan regresi Ŷ = 8,903 + 0,521X. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai signifikansi p-value = 0,687 Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 7 sehingga p-value > α. Dengan demikian H0 disimpulkan bahwa Prosedur Pembiayaan diterima, dapat disimpulkan bahwa data berpengaruh langsung positif terhadap residual berasal dari populasi berdistribusi Keputusan normal. Hasil perhitungan dapat dilihat Pembiayaan. juga pada pengujian P-P Plot Regression Standart Residual Nasabah Mengambil of Berdasarkan hasil perhitungan dapat yang diketahui bahwa Prosedur Pembiayaan digambarkan pada gambar berikut: memberikan sumbangan relatif sebesar 17,49% dan sumbangan efektif sebesar 12,60%, serta Pembiayaan Kualitas memberikan Layanan sumbangan relatif sebesar 37,55% dan sumbangan efektif sebesar 27,05%. Gambar 5.5:Normalitas Residual Variabel Y atas X Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif signifikan prosedur pembiayaan terhadap keputusan nasabah mengambil pembiayaan di Bank Uji Hipotesis Kalbar Syariah KCP Sintang. Pada hasil Prosedur Pembiayaan (X2) perhitungan kuesioner mengenai Prosedur berpengaruh positif signifikan terhadap pembiayaan yang diberikan oleh BPD Keputusan Kalbar Syariah Cabang Sintang kepada Nasabah Mengambil Pembiayaan (Y) Hipotesis statistik yang nasabah diuji adalah : sedang. Berdasarkan data angket dapat H0 ; βy2 ≤0 dilihat skor jawaban responden paling H1 ; βy2 >0 rendah berada pada item pernyataan Berdasarkan diperoleh nilai hasil koefisien keseluruhan termasuk perhitungan “Pelaksanaan prosedur pembiayaan pada py2= BPD Kalbar Syariah Cabang Sintang 0,341 dengan thitung = 3,825 dan ttabel = 2,00665. th secara tt tergolong lambat” dan “Saya tidak Karena tht > ttabel yaitu 3,825> 2,00665, mengalami maka H0 ditolak yang berarti koefisien p y2 pencairan pembiayaan yang diberikan oleh 0,341 adalah signifikan pada taraf BPD Kalbar Syariah Cabang Sintang”. signifikansi α = 0,05. Demikian pula bila Walaupun prosedur yang ditawarkan dapat dilihat dari nilai signifikansi/probabilitas dengan mudah dipahami nasabah, namun yang tertera dalam kolom sig. lebih kecil mereka merasa proses verifikasi kredit dari membutuhkan = 0,05 yaitu 0,000. Jadi dapat Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 hambatan waktu dalam lama proses sehingga 8 | Munawar Thoharudin, Yulia Suriyanti, Fatkhan Amirul Huda, Pengaruh Prosedur membuat kendala saat proses pengajuan pemberian keputusan atau pencairan kredit. proses analisis dan verifikasi kredit (prakara, evaluasi, negosiasi, kredit dinilai masih terlalu lama, proses rekomendasi dan pemberian keputusan realisasi pencairan kredit), penyusunan pemberian kredit, waktu yang masih memerlukan lama. Hal tersebut dokumentasi dan menunjukkan bahwa sebagian nasabah persetujuan pencairan merasa prosedur pencairan pada BPD pengawasan dan Kalbar Syariah Cabang Sintang lebih Semakin mudah prosedur kredit suatu lambat dibandingkan lembaga keuangan lembaga keuangan dalam memberikan lain. kredit terhadap nasabah maka keputusan Dengan melihat nilai koefisien regresi nasabah dalam administrasi kredit, kredit serta pembinaan kredit. mengambil kredit di Prosedur Kredit sebesar 0,341 artinya lembaga keuangan tersebut akan semakin terdapat hubungan positif antara Prosedur tinggi. Hal senada juga diungkapkan Kredit nasabah (Kasmir, 2002: 123) prosedur pemberian mengambil pembiayaan di Bank Kalbar pinjaman adalah tahap-tahap yang harus Syariah KCP Sintang, Jika Prosedur Kredit dilalui sebelum suatu kredit diputuskan yang ditawarkan semakin mudah maka untuk akan meningkatkan keputusan nasabah untuk mempermudah mengambil pembiayaan di Bank Kalbar menilai kelayakan Syariah KCP Sintang. kredit. dengan keputusan Hasil penelitian ini yang suatu adalah bank dalam permohonan sejalan dengan penelitian Handayani dan Nurtantiono (2013) dikucurkan.Tujuannya menyebutkan PENUTUP Faktor Berdasarkan jhasil penelitian dapat prosedur pinjaman mempunyai pengaruh didimpulkan yang paling dominan terhadap keputusan berpengaruh langsung positif terhadap konsumen Keputusan dalam melakukan pinjaman Prosedur Nasabah Pembiayaan Mengambil pada KSU Jati Diri Simo Boyolali. Hasil Pembiayaan, dengan nilai koefisien py2= penelitian ini juga didukung oleh 0,341 sig 0,000 pada taraf signifikansi α = Mudrajad Kuncoro (2002) yang 0,05. Dapat disarankan untuk BPD Kalbar menyatakan prosedur kredit merupakan Syariah Cabang Sintang diharapkan lebih upaya bank dalam mengurangi resiko responsif terhadap persyaratan nasabah pemberian kredit, yang dimulai dengan yang belum lengkap sehingga nasabah tahap dapat penyusunan perencanaan pengkreditan, dilanjutkan dengan proses segera melengkapi serta mempermudah Prosedur pembiayaan yang Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi ditetapkan serta verifikasi persyaratan yang lebih JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 9 dokumen pada perumahan puri mediterania semarang)jurnal studi manajemen & organisasi volume 4, nomor 2, juli, tahun 2007 cepat sehingga nasabah segera mendapat kepastian apakah pengajuan diterima atau ditolak DAFTAR PUSTAKA Konvensional Dengan Pembiayaan Bank Syariah Pada Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah Universitas Negeri Surabaya. http://jurnalmahasiswa. unesa.ac.id/index.php/jurnalakuntansi/article/download/6757/ 3506 Afrizawati. M. 2016. Pengantar Perbankan. Palembang: Penerbit Citrabooks Agilwaseso, Satriyo. Saryadi,. Sri Suryoko. 2014. Pengaruh Kualitas Pelayanan, Suku Bunga Dan Lokasi Terhadap Keputusan Pengambilan Kredit Di PD BKK Pemalang (Effect of Service Quality, Interest Rates and The Location of The Credit Decision Making) DIPONEGORO JOURNAL OF SOCIAL AND POLITICAL SCIENCE Tahun 2014. http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/ Ahmad Wardi Muslich, 2010. Muamalat, Jakarta: Amzah Fiqh Anaga Bramantyo Dan Endra Murti Sagoro. 2017. Pengaruh Kualitas Layanan, Prosedur Kredit, Dan Promosi Terhadap Keputusan Kredit UMKM. Jurnal Profita Edisi 5 Tahun 2017 Bayu Hadyanto Mulyono, Yoestini 0, Rini Nugraheni, Mustofa. 2007. Kamal analisis pengaruh kualitas produk dan kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen(studi kasus Erlangga. Pamungkas. Sulis Adi. 2014. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nasabah Memilih Kredit Pada Bank BMT Ahmad Dahlan Di Cawas. Eprints.ums.ac.id/31019/14/naspu b.pdf Handayani R., Nurtantiono., A. (2013) Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Melakukan Pinjaman Pada Ksu Jati Diri Simo Boyolali GRADUASI Vol. 30 Edisi Mei 2013 ISSN 2088 – 6594 Kasmir. (2004). Pemasaran Bank. Jakarta: Prenada Media Kasmir. 2013. Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya, Edisi Revisi, Cetakan 12. Jakarta: Rajawali Pers. Kusumawati, N. N., , Nunung Nuryartono, N., & Beik, I., S (2017) Analisis Pembiayaan Dan Kredit Sektor Konstruksi Di Indonesia: Studi Perbankan Syariah dan Konvensional (Analysis of Financing and Credit on Construction Sector in Indonesia: Study of Islamic and Conventional Banking) Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembanguan Vol 6 No 1 tahun 2017 Economics, 445−460. Lolong. R.L., (2013). Suku Bunga Kredit Pengaruhnya Terhadap Kredit Usaha Kecil Pada Bank Umum Di Propinsi Sulawesi Utara Jurnal EMBA 881 Vol.1 No.3 September 2013, Hal. 881-889. https://media.neliti.com/media/pu blications/1708-ID-suku-bunga- Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 10 | Munawar Thoharudin, Yulia Suriyanti, Fatkhan Amirul Huda, Pengaruh Prosedur Laely kredit-pengaruhnya-terhadapkredit-usaha-kecil-pada-bankumum-di-prop.pdf Rivai Veithzal dan Arviyan Arifin. 2010. Islamic Banking. Jakarta: PT.Bumi Aksara Hidayah, Bulan Prabawani. Pengaruh Suku Bunga, Pelayanan Dan Kesadaran Merek (Brand Awareness) Terhadap Keputusan Pengambilan KPR (studi pada nasabah pt bank tabungan negara kantor cabang semarang) Sumarwan, Ujang. Konsumen. Indonesia. (2014). Bogor: Perilaku Ghalia Umam. Khotibul. 2016. Perbankan Syariah : Dasar-Dasar Dan Dinamika Perkembangannya Di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers Mudrajad Kuncoro dan Suhardjono. (2002). Manajemen Perbankan. Yogyakarta: BPFE. Munajim, Ahmad dan Saeful Anwar. 2016.Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Menjadi Nasabah Bank Syariah. Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia – ISSN : 2541-0849 e-ISSN : 2548-1398 Vol. 1, no 2 Oktober 2016 Muvika Perdana Putra. (2015). “Pengaruh Citra Perbankan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Mengambil Kredit Dengan Pelayanan dan Prosedur Kredit sebagai Variabel Moderating Pada BPR Bank Bantul”. Yogyakarta: Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta M. Nur Rianto Al Arif, 2012. Dasar-Dasar Pemasaran Bank Syariah, Bandung: Alfabeta Pamungkas, Sulis Adi. 2014. FaktorFaktor Yang Mempengaruhi Nasabah Memilih Kredit Pada Bank BMT Ahmad Dahlan Di Cawas. Eprints.ums.ac.id/31019/14/naspu b.pdf Philip Kotler dan Kevin Lane Keller. (2008). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938