Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 PERBANDINGAN TERAPI MUROTTAL DENGAN MUSIK KLASIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI SECTIO CESAREA Tita Suwanti1. Vivi Silawati2. Bunga Tiara Carolin3 1,2,3 Prodi Kebidanan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Nasional Jl. Harsono RM No. 1 Ragunan. Jakarta Selatan 12550 e-mail : titasuwanti@gmail. com, vivi. sila@civitas. , tiara@civitas. Artikel Diterima : 14 Agustus 2022. Direvisi : 8 September 2022. Diterbitkan : 27 September 2022 ABSTRAK Pendahuluan: Ibu yang melahirkan dengan tindakan section cesarea tidak saja menimbulkan gangguan fisik juga menimbulkan gangguan psikologis salah satunya menimbulkan kecemasan. Salah satu upaya terapi untuk mengurangi kecemasan yaitu dengan pemberian murottal Al QurAoan dan terapi musik klasik. Berdasarkan Kemenkes RI . , data kecemasan ibu hamil pada trimester i dalam menghadapi persalinan sekitar 28,7%. Sedangkan di Provinsi Jawa Barat ditemukan 4,97%. Tujuan : Untuk mengetahui perbandingan terapi murottal dan musik klasik terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio cesarea. Metodologi : quasi eksperimental desain dengan rancangan two group pretest and posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 ibu yang mau melahirkan secara SC dengan kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik total sampling. Instumen penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxienty (HRS-A). Hasil : Hasil dari analisis univariat kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum diberikan terapi murottal mean 22,54 dan sesudah sesudah mean 17,88. Kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum diberikan terapi musik klasik mean 22,50 dan sesudah mean 21,23. Hasil analisis bivariat nilai mean pada kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sesudah diberikan terapi murottal sebesar 17,04 dan nilai mean pada kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sesudah musik klasik sebesar 35,96 dengan p value 0,000. Simpulan dan Saran : Pemberian terapi murottal lebih efektif menurunkan kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea. diharapkan terapi murattal Al-QurAoan maupun terapi musik klasik dapat dipertimbangkan untuk diterapkan sebagai suatu tindakan dalam mengatasi respon cemas pada pasien khususnya pada ibu pre operasi sectio cesarea. Kata Kunci : terapi murottal, terapi musik klasik, tingkat kecemasan, pre operasi sectio Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 71 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ABSTRACT Background: Mothers who give birth by caesarean section not only cause physical disorders but also cause psychological disorders, one of which causes anxiety. One of the therapeutic efforts to reduce anxiety is by giving murottal Al Qur'an and classical music therapy. Based on the Indonesian Ministry of Health . , data on the anxiety of pregnant women in the third trimester in dealing with anxiety is around 28. while in West Java Province found 4. Objective: To determine the comparison of murottal therapy with classical music on the level of anxiety in preoperative cesarean section patients. Methodology: Quasi experimental research design with two group pretest and posttest design. The sample in this study to 52 mother who wanted to give birth by section cesarea with inclusion criteria with total sampling technique. The research instrument used the Hamilton Rating Scale for Anxienty (HRS-A) questionnaire. Results: The results of the univariate analysis of anxiety of preoperative cesarean section patients before murottal therapy was given a mean of 22. 54 and after a mean of 17. Anxiety of preoperative cesarean section patients before classical music therapy was given a mean of 50 and after a mean of 21. The results of the bivariate analysis mean that the anxiety of preoperative sectio cesarean patients after being given murottal therapy was17. 04 and after classical music was 35. 96 with a p value of 0. Conclusions and Suggestions: murottal therapy is more effective in reducing anxiety in patients with preoperative of cesarean section. is hoped that murattal Al-Qur'an therapy and classical music therapy can be considered to be applied as an action in overcoming the anxious response in patients, es pecially in mothers with preoperative cesarean section. Keywords: murottal therapy, classical music therapy, anxiety levels, preoperative cesarean Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 72 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index PENDAHULUAN Kelahiran sebagai kelahiran janin melalui insisi pada dinding abdomen . dan dinding uterus . Menurut Rasjidi . , menambahkan ibu yang melahirkan dengan tindakan section caesarea tidak saja menimbulkan risiko medis tapi juga risiko psikologis salah satunya menimbulkan kesulitan dekat dengan bayinya. Bahkan jarang bisa menyusui dibandingkan dengan melahirkan normal karena rasa tidak nyaman akibat section caesarea. Hal ini dapat menimbulkan terjadinya kecemasan Menurut Rahmaiah mengatakan bahwa setiap menghadapi operasi selalu menimbulkan ketakutan dan kecemasan pada pasien. Kondisi psikologis ibu hamil dapat merasa cemas dan takut akan hal-hal yang mungkinakan terjadi, baik pada diri ibu maupun pada bayinya. Berdasarkan data kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan di Negara maju sekitar 7-20% dan di Negara berkembang sekitar lebih dari 20% (Biaggi, et all. , 2. Sementara itu, menurut Kemenkes RI . di Indonesia terdapat sekitar 28,7% ibu hamil yang mengalami kecemasan pada trimester i dalam menghadapi persalinan, sedangkan di Provinsi Jawa Barat ditemukan 4,97% ibu hamil yang mengalami kecemasan pada trimester i dalam menghadapi persalinan. Menurut Kartono . faktor penyebab terjadinya kecemasan diantaranya kecemasan terhadap dirinya sendiri seperti takut mati, takut berpisah dengan bayi . rauma kesehatan, cemas terhadap rasa nyeri saat persalinan, kemungkinan komplikasi saat hamil atau bersalin, cemas disebabkan rasa bersalah pada ibu, khawatir tidak segera mendapat pertolongan dan perawatan saat Faktor kecemasan yang kedua yaitu secara tidak langsung berhubungan JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 dengan persalinannya seperti: masalah rumah tangga, pekerjaan suami, masalah hubungan seksual, bentuk tubuh setelah melahirkan, takut suami tidak hadir pada saat persalinan, takut beban hidup semakin berat, takut akan tanggung jawab sebagai ibu, dan sebagainya. Faktor ketiga yaitu kandungannya seperti bayi cacat, takut bayi bernasib buruk karena dosa, kematian di dalam kandungan, takut jenis kelamin dan keadaan bayi tidak sesuai dengan harapan. Dampak yang terjadi jika mengalami kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan adanya perubahan secara fisik maupun psikologis yang akhirnya dapat meningkatkan kerja saraf simpatis dan akan terjadi peningkatan denyut jantung, frekuensi nafas, tekanan darah, keringat dingin, merasa mulas, gangguan perkemihan dan secara umum mengurangi tingkat energi pada pasien sehingga merugikan pasien itu sendiri (Fidayanti, 2. Salah satu upaya terapi untuk mengurangi kecemasan pada ibu pre operasi sectio caesarea adalah dengan memberikan terapi non farmakologi dalam bentuk distraksi agar pasien dapat rileks dan dapat mengalihkan rasa cemas yang akan dihadapi pada saat operasi yang akan dihadapinya. Terapi yang dapat digunakan yaitu dengan pemberian murottal Al QurAoan. Kinoysan . , mengatakan bahwa Al-QurAoan dapat menyembuhkan penyakit hati ataupun jiwa, seperti kecemasan, kegundahan hati dan Proses tersebut terjadi karena adanya getaran suara bacaan Al-qurAoan akan ditangkap oleh daun telinga yang menuju otak tepatnya di area pendengaran. Apabila mendengarkannya dengan penuh keikhlasan menimbulkan suasana hati yang positif. Sesuai dengan hasil penelitian Azzahroh, et . didapatkan hasil terdapat Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 73 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi murottal Al-Qur'an. Rahmaiah bahwa setiap menghadapi operasi selalu menimbulkan ketakutan dan kecemasan pada pasien yang umum diantaranya takut anastesinya . idak bangun lag. , takut nyeri akibat luka operasi, takut terjadi perubahan fisik menjadi buruk atau tidak berfungsi normal, takut operasi gagal, takut mati dan lain-lain. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan adanya perubahan secara fisik maupun psikologis. Salah satu teknik distraksi yang bisa digunakan yaitu murottal Al-QurAoan. Murottal Al-QurAoan merupakan rekaman suara Al-QurAoan yang dilantunkan oleh seorang Qori (Potter dan Perry, 2. Firdayanti . mengatakan bahwa suara dapat menurunkan hormon-hormon stres, mengaktifkan endorphin alami, mengalihkan perhatian dari rasa takut, cemas, dan tegang, memperbaiki sistem kimia tubuh sehingga menurunkan tekanan darah, memperlambat pernafasan, detak jantung, denyut nadi, dan aktifitas gelombang otak. Menurut Abdurrochman . murottal bekerja pada otak dimana ketika didorong dengan rangsangan terapi murottal maka otak akan memproduki zat kimia yang disebut zat neuropetide. Molekul ini akan menyangkut kedalam reseptorreseptor dan memberikan umpan balik berupa kenikmatan dan kenyamanan. Selain pemberian murottal Al QurAoan, musik klasik ternyata dapat menurunkan kecemasan pada ibu bersalin pre operasi sectio caesarea. Menurut Musbikin mempengaruhi gelombang dalam otak hingga meningkatkan daya berpikir dan ketajaman berkonsentrasi lebih tinggi. Penelitian ini juga menyebutkan bahwa pada gelombang nada rendah seseorang dapat JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 berada pada level ketenangan untuk bisa melakukan meditasi secara baik sehingga menimbulkan terjadinya relaksasi otot dan menekan emosi yang bisa dimanfaatkan untuk mengurangi kecemasan dan rasa takut Hasil dilakukan oleh Purwaningrum . menunjukan bahwa pemberian terapi musik selama 30 menit lebih efektif menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesaria dibandingkan dengan pemberian terapi musik selama 15 menit. Hasil penelitian tersebut diperkuat dengan Emilda penelitiannya dengan pemberian terapi music klasik selama 30 menit dapat menurunkan kecemasan pada ibu pre operasi sectio caesarea dengan hasil sebelum diberikan perlakukan didapatkan nilai ratarata 68,29 artinya berada pada kategori cemas sedang . dan sesudah diberikakan perlakuan didapatkan nilai rerata 27,38 artinya dengan kategori tidak cemas . Menurut Musbikin . musik dapat mempengaruhi gelombang dalam otak hingga meningkatkan daya berpikir dan ketajaman berkonsentrasi lebih tinggi. Penelitian ini juga menyebutkan bahwa pada gelombang nada rendah seseorang dapat berada pada level ketenangan untuk bisa melakukan meditasi secara baik. Musik juga akan mempengaruhi ambang munculnya stress dan tekanan psikis lainnya, menyokong terjadinya relaksasi otot dan menekan emosi sehingga dimanfaatkan untuk mengurangi kecemasan dan rasa takut. Musik dapat mempengaruhi ambang munculnya stress dan tekanan secara psikis yang lain, meningkatkan terjadinya relaksasi otot dan menekan emosi sehingga menimbulkan efek ketenangan. Pemberian terapi musik klasik menimbulkan rasa aman dan sejahtera. Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 74 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index melepaskan rasa gembira dan sedih, melepaskan rasa sakit dan menurunkan tingkat stress. Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan Adrenal Corticotropin Hormone (ACTH) yang merupakan hormon Semua intervensi akan sangat berhasil bila dilakukan sebelum nyeri menjadi lebih parah, dan keberhasilan terbesar sering di capai jika beberapa intervensi di terapkan secara simultan (Solehati & Kosasih, 2. Berdasarkan studi pendahuluan di Rumah Sakit Graha Juanda Kota Bekasi pada bulan April 2022 tercatat yang jumlah persalinan pada tahun 2019 sebanyak 1. dengan jumlah ibu bersalin secara SC 235 . ,3%), tahun 2020 jumlah persalinan sebanyak 1. 306 dengan jumlah ibu bersalin secara SC sebanyak 1. ,5%), sementara itu tahun 2021 jumlah persalinan sebanyak 1. 283 dengan jumlah ibu bersalin secara SC sebanyak 1. ,4%), hal ini menandakan bahwa setiap tahunnya jumlah ibu bersalin secara SC terus meningkat. Banyaknya pasien dengan persalinan SC perlu diketahui tingkat Berdasarkan wawancara pada 10 responden yang akan dilakukan operasi sectio caesarea terdapat 7 ibu merasa cemas ditandai dengan ibu mengeluh susah tidur, sering kencing bahkan selalu menanyakan apabila sudah dilakukan operasi sectio caesarea apakah akan menimbulkan komplikasi. Selama ini dirumah sakit tersebut pemberian terapi murottal Al-QurAoan maupun musik klasik belum dijadikan sebagai intervensi, akan tetapi sebagian bidan pernah menganjurkan pada pasien untuk mendengarkan murottal QurAoan bagi yang muslim dan terapi musik klasik bagi yang non muslim akan tetapi tidak difokuskan sebagai terapi khususnya untuk mengurangi tingkat kecemasan pada ibu pre operasi section caesarea. JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang AuPerbandingan Terapi Murottal dengan Musik Klasik Terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre operasi sectio cesarea di Rumah Sakit Graha Juanda Kota Bekasi Tahun 2022Ay. BAHAN DAN METODE Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental desain. Rancangan yang digunakan adalah rancangan penelitian two group pretest and posttest design dengan membandingkan keadaan sebelum dan sesudah perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester i yang akan menghadapi persiapan pre operasi section cesarea di Rumah Sakit Graha Juanda. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik purposive sampling yakni dengan pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 52 responden ibu hamil trimester i dengan kriteria inklusi adalah ibu yang beragama islam . ntuk murotta. dan beragama non muslim . ntuk musik klasi. , ibu yang pertama kali akan dilakukan operasi section cesarea, ibu yang kooperatif, dan bersedia menjadi responden secara tertulis. Instrument penelitian ini berupa lembar kuesioner HARS. HASIL Tabel 1. Hasil Uji Statistic Pengaruh Terapi Murottal Terhadap Tingkat RataRata Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Cesarea di Rumah Sakit Graha Juanda Kota Bekasi Tahun 2022 Variabel Terapi Murottal Pre-Test Ae Post Negative Ranks Positive Ranks Mean Rank Sum of Ranks 13,50 351,00 0,00 0,00 A value 0,000 Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 75 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Test Ties Total di Rumah Sakit Graha Juanda Kota Bekasi Tahun 2022 Berdasarkan tabel 1 didapatkan hasil 26 pasien pre operasi sectio cesarea dengan hasil kecemasan setelah pemberian terapi murottal lebih rendah dibandingkan sebelum diberikan terapi murottal. Hasil uji beda menggunakan uji wilcoxon memiliki A value 0,000 (< 0,. artinya terdapat perbedaan penurunan rata-rata kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum dan sesudah terapi murottal. Terapi Musik Klasik Pre-Test Ae Post Test Negative Ranks Positive Ranks Mean Rank Sum of Ranks 12,50 300,00 0,00 0,00 Ties Total A value 0,000 Berdasarkan tabel 2 didapatkan hasil 24 pasien pre operasi sectio cesarea dengan hasil kecemasan setelah pemberian terapi musik klasik lebih rendah dibandingkan sebelum diberikan terapi musik klasik dan 2 pasien pre operasi sectio cesarea tidak mengalami perubahan tingkat kecemasan. Hasil uji beda menggunakan uji wilcoxon memiliki A value 0,000 (< 0,. artinya terdapat perbedaan penurunan rata-rata kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum dan sesudah terapi musik klasik Tabel 3. Hasil Uji Statistik Perbedaan Pengaruh Pemberian Terapi Murottal dan Musik Klasik Terhadap Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Sectio Cesarea Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Sectio Cesarea Mean Rank Sum of Ranks Terapi Murottal 17,04 443,00 Terapi Musik Klasik 35,96 935,00 A value 0,000 Berdasarkan tabel 3 didapatkan peringkat rata-rata . ean ran. kecemasan setelah diberikan terapi murottal sebesar 17,04 dan setelah diberikan terapi musik klasik sebesar 35,96. Hasil uji beda setelah diberikan terapi murottal dan terapi musik klasik menggunakan Mann-Whitney Test memiliki A value 0,000 (< 0,. artinya terdapat perbedaan penurunan kecemasan pada pasien pre operasi sectio cesarea antara terapi murottal dengan musik klasik di Rumah Sakit Graha Juanda Kota Bekasi Tahun 2022. Tabel 2. Hasil Uji Statistic Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Rata-Rata Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Cesarea di Rumah Sakit Graha Juanda Kota Bekasi Tahun 2022 Variabel JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 PEMBAHASAN Hail penelitian menunjukkan jumlah responden penelitian adalah 26 orang pada pasien pre operasi sectio cesarea dengan hasil kecemasan setelah pemberian terapi murottal lebih rendah dibandingkan sebelum diberikan terapi murottal. Hasil uji beda menggunakan uji wilcoxon memiliki A value 0,000 (< 0,. artinya terdapat perbedaan penurunan rata-rata kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum dan sesudah terapi murottal di Rumah Sakit Graha Juanda Kota Bekasi Tahun 2022. Risnawati . mengatakan bahwa mendengarkan ayat-ayat suci Al-qurAoan, seorang muslim baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, akan terasa lebih indah dan menyentuh apabila dilagukan dengan irama yang indah, sehingga dengan memberikan terapi murottal QurAoan pada ibu bersalin dapat membantu ibu dalam mengurangi nyeri persalinan. Heru . mengemukakan bahwa Al-QurAoan Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 76 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index sedangkan suara manusia merupakan instrumen penyembuhan yang menakjubkan dan alat yang paling mudah dijangkau. Suara dapat menurunkan hormon-hormon stres, mengaktifkan hormon endorfin alami, mengalihkan perhatian dari rasa takut, cemas dan tegang, memperbaiki sistem kimia tubuh sehingga menurunkan tekanan darah serta memperlambat pernafasan, detak jantung, denyut nadi, dan aktivitas gelombang otak Peneliti berasumsi terapi murottal memberikan pengaruh positif mengenai kecemasan ibu pre operasi sectio cesarea, karena dengan terapi ini dapat mendekatkan idiri kita kepada AllahSWT. Terjadinya penurunan kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum dan sesudah terapi murottal hal ini disebabkan oleh karena melalui terapi murottal perasaan ibu menjadi lebih tenang, rileks, lebih bisa berfikir positif dan optimis. Selain itu ibu menyatakan lebih ikhlas dan pasrah atas kehendak Allah SWT dengan apapun yang akan terjadi selama menjalani persalinan dan senantiasa selalu berdoa untuk keselamatan diri dan bayinya agar diberi kelancaran pada saat proses persalinan. Hail penelitian menunjukkan jumlah responden penelitian adalah 24 orang pada pasien pre operasi sectio cesarea dengan hasil kecemasan setelah pemberian terapi musik klasik lebih rendah dibandingkan sebelum diberikan terapi musik klasik dan 2 pasien pre operasi sectio cesarea tidak mengalami perubahan tingkat kecemasan. Hasil uji beda menggunakan uji wilcoxon terdapat perbedaan penurunan rata-rata kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum dan sesudah terapi musik klasik. (Natalina, 2. mengemukakan musik bersifat teraupetik artinya dapat JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 menyembuhkan, salah satu alasannya karena musik menghasilkan rangsangan ritmis yang kemudian di tangkap melalui organ pendengaran dan di olah dalam system saraf tubuh dan kelenjar otak yang selanjutnya mereorganisasi interpretasi bunyi ke dalam ritme internal pendengarnya. Ritme internal ini mempengaruhi metabolisme tubuh manusia sehingga prosesnya berlangsung dengan lebih baik menjadi lebih tangguh terhadap serangan penyakit. Pemberian terapi musik klasik menimbulkan rasa aman dan sejahtera, melepaskan rasa gembira dan sedih, melepaskan rasa sakit dan menurunkan tingkat stress. Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan Adrenal Corticotropin Hormone (ACTH) yang merupakan hormon Semua intervensi akan sangat berhasil bila dilakukan sebelum nyeri menjadi lebih parah, dan keberhasilan terbesar sering di capai jika beberapa intervensi di terapkan secara simultan (Solehati & Kosasih, 2. Peneliti berasumsi adanya penurunan kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum dan sesudah terapi musik klasik, hal ini disebabkan oleh karena musik memiliki sifat yang universal dan sangat mudah diterima oleh organ pendengaran dan tidak dibatasi pula oleh fungsi intelektual. Pada dasarnya semua jenis musik sebenarnya dapat digunakan dalam usaha menurunkan kecemasan. Musik klasik sering menjadi acuan karena berirama tenang dan mengalun lembut, melalui musik klasik dapat menciptakan rasa rileks sehingga memberikan perasaan nyaman, mengurangi respon stres, khususnya stres ringan, memberikan ketenangan, dan mengurangi ketegangan. Berdasarkan hasil peringkat rata-rata . ean ran. kecemasan setelah diberikan terapi murottal sebesar 17,04 dan setelah diberikan terapi musik klasik sebesar 35,96. Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 77 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Hasil uji beda setelah diberikan terapi dan terapi menggunakan Mann-Whitney Test memiliki A value 0,000 (< 0,. artinya terdapat perbedaan penurunan kecemasan pada pasien pre operasi sectio cesarea antara terapi murottal dengan musik klasik. Rosalina . mengatakan bahwa ketika diperdengarkan murottal Al-QurAoan, maka neuropeptide akan diproduksi oleh otak sehingga mengurangi ketegangan emosi, memberikan rasa nyaman dan relaks. Hajiri, et al. menambahkan bahwa murottal Al-QurAoan juga berfungsi sebagai pengingat terhadap Allah SWT hingga koping yang positif akan terbentuk. Lantunan ayat suci dengan intensitas suara 50 desibel dapat berfungsi sebagai terapi yang berdampak positif bagi tubuh manusia. Menurut Aziza, et al. intensitas suara tersebut dapat menimbulkan kenyamanan untuk siapa saja yang mendengarkannya, baik yang paham atau tidak arti dari murottal Al-QurAoan tersebut. Otak kemudian akan memproduksi analgesic opioid natural endogen yang berfungsi untuk memblokir nociceptor nyeri. Sementara itu pemberian terapi musik klasik menurut Solehati & Kosasih . membuat seoarang menjadi rileks, menimbulkan rasa aman dan sejahtera, melepaskan rasa gembira dan sedih, melepaskan rasa sakit dan menurunkan tingkat stress. Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan Adrenal Corticotropin Hormone (ACTH) yang merupakan hormon Semua intervensi akan sangat berhasil bila dilakukan sebelum nyeri menjadi lebih parah, dan keberhasilan terbesar sering di capai jika beberapa intervensi di terapkan secara simultan. Peneliti berasumsi, ada perbedaan penurunan kecemasan pada pasien pre operasi sectio cesarea terhadap kelompok terapi murottal dan kelompok terapi musik JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 klasik dimana pemberian terapi murotal dapat menurunkan kecemasan lebih banyak dibandingkan dengan pemberian terapi musik klasik, karena terapi murottal memiliki kemampuannya dalam membentuk koping baru untuk mengatasi kecemasan dalam menghadapi persalinan. Kebutuhan terbesar adalah kekuatan penyokong yaitu realitas kesadaran terhadap Allah SWT, dengan terapi murottal maka kualitas kesadaran seseorang akan kepasrahan kepada Alla SWT akan meningkat, baik orang tersebut mengetahui arti Al Quran atau tidak. Sementara itu terapi musik kecemasan, akan tetapi setelah terapi musik selesai dilaksanakan, pasien kembali dihadapkan pada kenyataan stesor yang akan dihadapinya, sehingga rasa cemas kembali KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Pada kelompok terapi murottal diketahui tingkat rata-rata kecemasan sebelum yaitu 22,54 dan sesudah yaitu 17,88 dengan selisih tingkat rata-rata kecemasan sebesar 4,66. Pada kelompok terapi musik klasik diketahui tingkat rata-rata kecemasan sebelum yaitu 22,50 dan sesudah yaitu 21,23 dengan selisih tingkat rata-rata kecemasan sebesar 1,27. Terdapat perbedaan penurunan kecemasan pada pasien pre operasi sectio cesarea antara terapi murottal dengan musik klasik dengan A value = 0,000. Saran Terapi murattal Al-QurAoan maupun terapi musik klasik berpengaruh dalam menurunkan tingkat kecemasan, sehingga diharapkan terapi ini dapat dipertimbangkan untuk diterapkan sebagai suatu tindakan dalam mengatasi respon cemas pada pasien khususnya pada ibu pre operasi SC. Pada ibu pre op section cesarea sendiri, harus yakin Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 78 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 bahwa operasi dilakukan sesuai dengan SOP sehingga segala resiko dapat dihindari. Disamping itu, harus lebih yakin dan ikhlas kepada Allah SWT atas segala yang terjadi http://trainermuslim. com/feed/rss. Diunduh tanggal 27 April 2022. KEPUSTAKAAN