BARAKATI: Journal of Community Service Volume 02 Number 2 | Maret 2024: 54-58 e-ISSN: 2961-8207 __________________________________________________________________________________ Identifikasi Potensi Pantai Kalomang sebagai Destinasi Wisata Baru di Watubangga Sudarnice1*. Titin Juniarti2 Program Studi Manajemen. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Indonesia e-mail: usnnays@gmail. ABSTRAK Kecamatan Watubangga. Kabupaten Kolaka merupakan desa pesisir yang memiliki potensi yang luar biasa, baik dari segi kerukunan bermasyarkat, pendidikan, maupun pariwisata, hal ini juga dididukung oleh beberapa potensi pasar dari Kampus Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Bandar Udara Sangia Nibandera dan merupakan jalan poros penghubung Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Bombana. Oleh karena itu, potensi pantai Kalomang perlu di identifikasi karena merupakan Destinasi Wisata baru yang memiliki banyak pengunjung baik dari masyarakat Kabupaten Kolaka sendiri maupun dari Kabupaten Kolaka Timur, dan Kabupaten Bombana. Kegiatan ini merupakan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Kampus Membangun Desa bermitra denga Pemerintah Lura Watubangga dengan tema Identifikasi Potensi Pantai Kalomang sebagai Destinasi Wisata Baru di Kecamatan Watubangga. Kegiatan PkM ini merupakan langka awal dalam pengembangan potensi daerah Wisata Kec. Watubangga dengan metode observasi, dan wawancara bertujuan untuk mengetahui potensi Wisata Pantai Kalomang. Hasil kegiatan menunjukan bahwa potensi Pantai Kalomang masih dalam kategori cukup dilihat dari potensi internalnya. Sedangkan potensi eksternal termasuk dalam kategori baik sehingga perlu dikembangkan lagi agar dapat menjadi destinasi wisata andalan yang ada di Kecamatan Watubangga Kab. Kolaka. Selain itu, anggapan bagi wisatawan yang berkunjung bahwa terdapat potensi yang ada diobjek wisata Pantai Kalomang sehingga perlu pengelolaan yang lebih baik dengan melengkapi fasilitasfasilitas yang belum tersedia sehingga wisatawan yang datang berkunjung bisa menikmati keindahan dan tidak merasa bosan di tempat tersebut. Kata kunci : identifikasi wisata. potensi wisata. destinasi wisata. ABSTRACT Watubangga District. Kolaka Regency is a coastal village that has extraordinary potential, both in terms of community harmony, education and tourism, this is also supported by several market potentials from the Ninebelas November Kolaka University Campus. Sangia Nibandera Airport and is a connecting axis road Kolaka Regency and Bombana Regency. Therefore, the potential of Kalomang beach needs to be identified because it is a new tourist destination that has many visitors both from the people of Kolaka Regency itself and from East Kolaka Regency and Bombana Regency. This activity is Community Service through the Village Building Campus which took place with the Lura Watubangga Government with the theme of identifying the potential of Kalomang Beach as a New Tourist Destination in Watubangga District. This PkM activity is an initial step in developing the potential of the district's tourism area. Watubangga, using observation and interview methods, aims to determine the tourism potential of Kalomang Beach. The results of the activity show that the potential of Kalomang Beach is still in the sufficient category seen from its internal potential. Meanwhile, the external potential is included in the good category so it needs to be developed further so that it can become a mainstay tourist destination in Watubangga District. Kab. Kolaka. Apart from that, visiting tourists think that there is potential at the Kalomang Beach tourist attraction so it needs better management by completing the facilities that are not yet available so that tourists who come to visit can enjoy the beauty and not feel bored at the place. Keywords: tourism identification, tourism potential, and tourist destinations. Copyright . 2024 Sudarnice. Titin Juniarti This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. BARAKATI: Journal of Community Service Volume 02 Number 2 | Maret 2024: 54-58 e-ISSN: 2961-8207 __________________________________________________________________________________ PENDAHULUAN Pariwisata merupakan industri gaya baru yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, taraf hidup, dan dalam mengaktifkan sektor lain di dalam daerah penerima wisatawan. Pembangunan di bidang kepariwisataan mempunyai tujuan akhir untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat (Waluyo, 1. samping itu pariwisata sebagai suatu sektor yang kompleks, mampu menghidupkan sektor-sektor lain meliputi industri-industri seperti industri kerajinan tangan, industri cinderamata, penginapan, dan transportasi (Wahab, 1. Disebutkan pula bahwa pariwisata sebagai industri jasa yang digolongkan sebagai industri ke tiga cukup berperan penting dalam menetapkan kebijaksanaan mengenai kesempatan kerja, dengan alasan semakin mendesaknya tuntutan akan kesempatan kerja yang tetap sehubungan dengan selalu meningkatnya wisata pada masa yang akan datang (Spillane, 1. , tentu juga perlu memperhatikan kepuasan dari pengunjung akan memberikan loyalitas (Sudarnice. Potensi pariwisata adalah segala hal dalam keadaan baik yang nyata dan tidak dapat diraba yang digarap, diatur dan disediakan sedemikian rupa sehingga dapat bermanfaat atau dimanfaatkan, diwujudkan sebagai kemampuan faktor dan unsur yang diperlukan atau menentukan pengembangan kepariwisataan, baik itu berupa suasana, kejadian, benda maupun layanan atau jasa-jasa (Damardjati, 1. Menurut (Pearce, 1. , faktor-faktor lokasional yang mempengaruhi pengembangan potensi destinasi wisata adalah kondisi fisik, aksesibilitas, pemilikan dan penggunaan lahan, hambatan dan dukungan serta faktor-faktor lain seperti upah tenaga kerja dan stabilitas politik. Selain itu unsur-unsur pokok yang harus diperhatikan meliputi destinasi dan daya tarik wisata, prasarana wisata, sarana wisata, infrastruktur dan masyarakat/lingkungan (Suwantoro. Salah satu daerah yang memeliki potensi wisata yang bagus di daerah Kabupaten Kolaka adalah Kecamatan Watubangga sebagai wilayah yang berada dipesisir pantai. Kecamatan Watubangga memiliki potensi sebagai daerah tujuan wisata yang cukup Potensi sebagai destinasi wisata ini semakin menjanjikan seiring dengan Lokasi Bandara Udara Sangia Nibandera dan kampus USN Kolaka yang berada pada Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka yang tidak jauh dari pantai Kalomang. Selain itu, aktivitas yang dapat dilakukan adalah menyelam, snorkeling, dan berjemur. pantai ini juga beberapa titik penyelaman yang baik terdapat di perairan ini. Namun objek wisata Pantai kalomang belum banyak ditahu oleh masyarakat luar karena merupakan objek wisata baru yang ada di Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka. Berdasarkan hal tersebut maka perlu adanya usaha untuk mengidentifikasi potensipotensi destinasi wisata pantai tersebut sehingga dapat dimunculkan sesuai kemampuan daerah dalam hal sumberdaya dan kemampuan perencanaan serta pengelolaan (Simanjuntak et al. , 2. BARAKATI: Journal of Community Service Volume 02 Number 2 | Maret 2024: 54-58 e-ISSN: 2961-8207 __________________________________________________________________________________ METODE Kegiatan ini merupakan Program Kampus Membangun Desa melalui Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 10-11 Agustus 2022 yang meliputi beberapa tahapan yaitu . Identifikasi, . Sosialisasi, . Implementasi dan . Pengembangan Destinasi Wisata. Fokus pembahasan kami pada artikel ini adalah kegiatan tahap identifikasi yaitu observasi dan wawancara terhadap pengunjung dengan panduan kuesioner. Data yang diperoleh dari tahap observasi dan wawancara ini dituangkan dalam bentuk laporan. Laporan tersebut berupa laporan Identifikasi Potensi Pantai Kalomang sebagai Destinasi Wisata Baru di Kecamatan Watubangga yang didasarkan pada potensi internal dan eksternal. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Observasi dan wawancara potensi pantai kalomang berdasarkan potensi internal dan eksternal dalam objek wisata Pantai Kalomang dengan menggunakan penilaian dari pengunjung dengan skal likert 1-5, dapat dilihat pada tabel berikut: Faktor Internal Kualitas Destinasi Kondisi Destinasi Pengem Destinasi Tabel 1 Potensi Internal Objek Wisata Pantai Kalomang Rincian Rata-Rata Kriteria Potensi Skor Pantai yang menyuguhkan keindahan alam berupa hamparan pasir putih dan keindahan Kombinasi komponen mampu kualitas destinasi Destinasi memiliki atraksi pendukung Menjadi daya Tarik wisatawan Ada tempat sampah, dan air di toilet yang tersedia membuat lingkungan terlihat bersih. Destinasi dirawat dengan baik Air lautnya cukup jernih dan bersih Adanya kegiatan-kegiatan hiburan Destinasi Sangat menarik Destinasi sangat nyaman Keselamatan dalam Destinasi sangat terjamin Destinasi paraler terdapat dukungan destinasi wisata Luas lahan yang tersedia untuk pengembangan masih Adanya pemeliharaan pada fasilitas dan lingkungan wisata pantai Kolomang Adanya dukungan Pemda pada fasilitas Wisata Pantai Kalomang Rata-rata Total skor Klasifikasi 3,48 Cukup Sumber: Olahan Data Primer, 2022 BARAKATI: Journal of Community Service Volume 02 Number 2 | Maret 2024: 54-58 e-ISSN: 2961-8207 __________________________________________________________________________________ Berdasarkan hasil analisis data diatas diperoleh penilaian potensi internal menunjukkan bahwa destinasi wisata Pantai Kalomang berpotensi cukup dengan ratarata total skor 3,48. Dari hasil ini dapat diproyeksikan bahwa potensi internal yang dimiliki oleh destinasi wisata Pantai Kalomang memiliki unsur alam yang cukup baik seperti pemandangannya dengan udara yang sejuk, keindahan pasir putih, dan pantai. Kondisi alam dan jenis vegetasi yang ada di kawasan Pantai Kalomang merupakan pemandangan alami yang dapat memberikan kenyamanan bagi para wisatawan. Sehingga diharapkan kepada pemerinta desa setempat dan pengelolah wisata Pantai Kalomang agar meningkatkan kualitas fasilitas yang ada sehingga jumlah pengunjung dapat meningkat. Tabel 2 Potensi Eksternal Objek Wisata Pantai Kalomang Faktor Eksternal Aksesibilitas Fasilitas Rincian Potensi Rata-Rata Skor Kriteria Tersedia Aksesibilitas Tersedia Fasilitas Destinasi Penunjang Tersedia lahan parkir Tersedia toilet/kamar mandi Tersedia Mushola Tersedia Snorkeling Rat-rata Total skor Klasifikasi Baik Sumber: Olahan Data Primer, 2022 Berdasarkan analisis faktor eksternal diatas diketahui bahwa destinasi wisata Pantai Kalomang yang termasuk dalam klasifikasi potensi baik dengan rata-rata jumlah skor 4,0. Artinya bahwa potensi eksternal yang ada sudah memenuhi standar kebutuhan para Namun hal ini perlu adanya pemeliharaan agar fasilitas yang ada tetap terjaga dengan baik. Tentu juga perlu menambahkan sarana dan prasarana kebutuhan wisatawan yang belum tersedia di objek wisata Pantai Kalomang agar mampu meningkatkan jumlah pengunjung dan bisa bersaing dengan objek wisata lain yang ada di Ibu kota Kabupaten Kolaka. Berdasarkan faktor internal dan eksternal dari wisata Pantai Kalomang, maka sebagai tambahan masukan yaitu pengelola pantai kalomang harus berdasarkan program atau rencana pemasaran dengan menentukan produk/jasa yang sesuai dengan selera masyarakat. Dengan demikian, pantai kalomang bisa dikenal oleh masyarakat luar, dan dapat dikunjungi oleh masyarakat yang merasa tertarik. Hal-hal yang ditawarkan biasanya berupa campuran antara jasa dan produk. Oleh karena itu wisata Pantai Kalomang perlu mengadopsi bauran pemasaran jasa (Zeithaml, 2. yang berbasis UMKM (Sudarnice et al. , 2. BARAKATI: Journal of Community Service Volume 02 Number 2 | Maret 2024: 54-58 e-ISSN: 2961-8207 __________________________________________________________________________________ KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait potensi Pantai Kalomang. Dari analisis potensi internal, dapat disimpulkan bahwa masih terdapat potensi yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan daya tariknya. Sementara itu, potensi eksternal Pantai Kalomang telah tergolong baik, memberikan peluang besar untuk dijadikan destinasi wisata andalan di Kecamatan Watubangga. Kabupaten Kolaka. Selama kegiatan ini, kami juga mencatat adanya anggapan positif dari wisatawan yang berkunjung, menunjukkan bahwa terdapat potensi yang menarik di objek wisata Pantai Kalomang. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pengelolaan yang lebih baik, termasuk peningkatan fasilitas-fasilitas yang belum tersedia. Dengan demikian, diharapkan wisatawan yang datang dapat lebih menikmati keindahan Pantai Kalomang dan merasa terhibur tanpa merasa bosan selama berada di tempat tersebut. Upaya ini sejalan dengan tujuan pengembangan destinasi wisata lokal untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah ini. REFERENSI