Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 2 Oktober 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat PENINGKATAN NUTRISI PAKAN IKAN LELE MELALUI FORMULASI VARIASI KEONG MAS DAN IKAN ASIN RIJEK Muhammad Sami1. Cut Yusnar2 Teknik Kimia. Politeknik Negeri Lhokseumawe Email: msridha27@yahoo. Teknik Sipil. Politeknik Negeri Lhokseumawe Email: cut_rusnar@yahoo. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan keong mas dan ikan asin rijek sebagai bahan penunjang peningkatan nutrisi pada peracikan pakan ikan lele yang mengandung nutrisi berupa protein dan karbohidrat. Metode penelitian dilakukan dengan merekayasa perbandingan campuran bahan baku dan bahan penolong kemudian dianalisa kandungan nutri berupa protein dan karbohidrat. Parameter yang diamati adalah pertambahan nutrisi dalam pakan dengan menggunakan alat Spektrometer UV-VIS. Pada hasil penelitian penggunaan dedak beras dan ikan rucah 1,5 : 0,5 dengan campuran keong mas dan ikan asin rijek 2,0 :0,0 diperoleh peningkatan kadar protein tertinggi yaitu 27,77%. Sedangkan pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah 0,5 : 1,5 dengan campuran keong mas dan ikan asin rijek 1,0 :1,0 diperoleh peningkatan kadar protein tertinggi yaitu 47,73%. Pengujian kenaikan karbohidrat pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah 2,25 : 0,75 dengan campuran keong mas dan ikan asin rijek 0,0 :3,0 diperoleh peningkatan karbohidrat tertinggi yaitu 41,70%. Sedangkan pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah 0,75 : 2,25 dengan campuran keong mas dan ikan asin rijek 0,0 :3,0 diperoleh peningkatan kadar karbohidrat tertinggi yaitu 46,74%. Keyword: Ikan lele. Keong mas. Karbohidrat. Protein teratas dalam jumlah produksi yang Selama ini ikan lele menyumbang 10% lebih produksi perikanan budidaya nasional dengan tingkat pertumbuhan mencapai 17Ae18%, selain itu lele diharapkan menjadi pendongkrak produksi perikanan budidaya dengan target mencapai 38%. Lele sekarang telah menjadi salah satu ikan primadona dimana-mana, ikan lele dari makanan rakyat berubah menjadi makanan modern. Tingkat konsumsi masyarakat akan lele meningkat terus dari waktu ke waktu. Permasalahan yang sering menjadi kendala yaitu penyediaan pakan buatan ini memerlukan biaya yang relatif tinggi, bahkan mencapai 60Ae70% dari komponen biaya produksi (Harwi K. Umumnya harga pakan ikan yang terdapat di pasaran relatif mahal. Alternatif diupayakan adalah dengan membuat pakan buatan sendiri melalui teknik sederhana dengan memanfaatkan sumber-sumber bahan baku yang relatif murah. Tentu saja PENDAHULUAN Indonesia merupakan Negara dengan didukung oleh wilayah perairan yang sangat luas, meliputi 11,95 juta (H. sungai dan rawa, 1,87 juta (H. danau alam, 0,003 (H. danau buatan serta perairan laut yang luas, telah memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya petani ikan untuk mengembangkan usaha perikanan di Indonesia (Dewi 2. Seiring dengan peningkatan populasi penduduk dunia, kebutuhan masyarakat terhadap protein hewani dari ikan semakin Sejak tahun 1990 produksi perikanan tangkap . asil lau. mengalami penurunan, hal ini terus berlanjut hingga sekarang sebagai akibat dari kerusakan lingkungan laut dan penangkapan ikan ilegal secara besar-besaran. Satu-satunya harapan untuk tetap dapat memenuhi konsumsi ikan dunia, yaitu dengan usaha budidaya ikan. Ikan lele sebagai salah satu produk ikan hasil budidaya tampaknya akan tetap menempati urutan Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 2 Oktober 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat bahan baku yang digunakan harus memiliki kandungan nilai gizi yang baik yaitu yang mudah didapat ketika diperlukan, mudah diolah dan diproses, mengandung zat gizi yang diperlukan oleh ikan sesuai dengan Standard Nasional Indonesia (SNI: 01-6484. 4,2. Penganalisaan kualitas dedak padi dilaborotorium dengan menggunakan metode proksimat. Dimana dedak padi yang berkualitas baik mempunyai protein rata-rata dalam bahan kering adalah 4%, lemak 13. 6% dan serat kasar Dedak padi menyediakan protein yang lebih berkualitas dibandingkan dengan jagung. Dedak padi kaya akan thiamin dan sangat tingi dalam niasin. Tepung bekicot . eong ma. merupakan bahan makanan ternak sumber protein hewani yang dapat menggantikan tepung ikan dalam ransum babi, bebek dan Tepung bekicot terbuat dari bekicot mengandung protein 60% (Cresswell dan Kompiang, 1. , 56. 1% (Pujowiyatno, 1. , sedangkan menurut Emmy S. adalah 69-70,39%. kandungan serat kasarnya hanya 0. 08%, bahan kering 9,199,25%. kandungan Ca 2%. P 8%, lysine 6%, methionin % dan ME = 3. kkal/kg. Ampas tahu merupakan salah satu limbah organik yang dapat di daur ulang Namun jika tidak dimanfaatkan, maka ampas tahu akan menjadi limbah dan mencemari lingkungan, dan akan menimbulkan penyakit penyakit bagi Pada umumnya pemanfaatan ampas tahu hanya digunakan sebagai pengganti pupuk kandang maupun biogas (Muryanto, 2. , dan ampas tahu dapat digunakan menjadi makanan pengganti bagi ikan atau pelet. Penelitian Melati dkk . menerangkan penggunaan ampas tahu sebagai pakan ikan patin dan menujukan hasil terbaik dari kombinasi ampas tahu 75% dan tepung tapioka 25% dapat meningkatkan protein 129,58%, dibanding kombinasi lainnya. Tribina . juga menerangkan penggunaan ampas tahu sebagai pakan ikan nila merah dan menjelaskan pemberian jumlah pakan dari limbah tahu memberi pengaruh pertumbuhan pada ikan nila. Sedangkan dalam penelitian Rahmi dkk . menerangkan hal yang sama terhadap pertumbuhan ikan mas (Cyprinus carpio Pembuatan pelet dari ampas tahu sebagai bahan pakan ikan dapat menjadi alternatif karena faktor ketersediaan bahan yang sederhana dan murah. Pembuatan pelet dari ampas tahu sudah dilakukan oleh beberapa peneliti dengan cara dilakukan pembuatan pakan untuk lele, dari bahan pengisi keong mas dan ikan mempengaruhi pertumbuhan yang lebih baik pada ikan lele. Oleh karena itu berdasarkan uraian diatas maka dilakukan penelitian dengan judul Au Peningkatan Nutrisi Pakan Ikan Lele Melalui Formulasi Variasi Keong Mas dan Ikan Asin Rijek Au METODE PELAKSANAAN Penelitian ini adalah eksperimen yang dilakukan di Laboratorium. Dedak beras, ikan rucah, ikan asin rijek, dan keong mas dipotong-potong Kemudian dihaluskan dengan blender hingga semua bahan diperoleh dalam bentuk tepung. Masing-masing tepung perbandingan yang telah ditetapkan pada tabel percobaan. Selanjutnya dianalisa kandungan protein dan karbohidrat dengan alat Spektomater UV-VIS. Adapun langkah kerja sebagai berukut Persiapan Bahan Keong Mas Siapkan keong mas segar 1 kg, bersihkan cangkangnya dari kotoran Setelah bersih rendamkan ke dalam air mendidih selama 15 menit, lalu dinginkan sampai hangat kuku Keluarkan isi . dari cangkang dengan cara mengcongkel menggunakan besi bengkok yang Dagingnya dipisahkan dari kotoran dan lendirnya kemudian potong halus 1 mm bilas lagi dengan air bersih Keringkan pada sinar matahari sampai rapuh Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 2 Oktober 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Giling pada blender 5 menit hingga menjadi tepung keong mas. Persiapan Bahan Ikan Rucah Siapkan ikan rucah 500 gr dan bersihkan dari kotaran sampah yang terikut bersamanya Keringkan pada sinar matahari sampai rapuh Giling pada blender 5 menit hingga menjadi tepung ikan rucah. Dedak Beras Ikan Rucah 2,25 : 0,75 Persiapan Ikan Asin Rijek Siapkan ikan asin rijek 500 gr dan bersihkan dari kotaran sampah yang terikut bersamanya Keringkan pada sinar matahari sampai rapuh Giling pada blender 5 menit hingga menjadi tepung ikan asin rijek. Keong mas dan Ikan asin riject, sesuai Mixing Bahan Pereaksi Kimia Mixing Spektometer UV-VIS. Analisa PROTEIN DAN KARBOHIDRAT Gambar 1. Blok Diagram Peracikan Pakan Ikan Lele D Persiapan Dedak Halus Beras Siapkan dedak beras halus 800 gr, keringkan pada sinar matahari sampai benar kering Semua bahan-bahan berupa tepung disimpan pada tempat masing-masing . ebas lemba. Analisa Protein Disiapkan bahan sampel dengan perbandingan sesuai yang telah Ditimbang 5 gr sampel, tambahkan sedikit aquades lalu digerus dengan terbentuk pasta. Tanda bataskan dengan aquades pada labu ukur 100 Sampel disaring, filtrat disentrifuse pada kecepatan 3. 000 rpm Sampel yang telah disentrifuse diambil 1 ml ditambahkan 9 ml Diambil diencerkan 1 ml untuk pengujian Sampel no 5 dianalisa kadar proein dengan menggunakan alat spektro UV-VIS Gambar 2. Mengecilkan Daging Keong Mas Agar Mudah Pengeringan Sinar Matahari Gambar 3. Proses Analisa Protein dan Karbohidrat Dengan Spektrometer UV-VIS Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 2 Oktober 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat seperti diberikan pada Tabel 5. 1 dan 5. memberikan hasil analisa kadar Protein dan Karbohidrat dengan menggunakan alat spektrometer UV-VIS HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperolah data pengamatan Tabel 1. Hasil Analisa kandungan Protein menggunakan Spektrometer UV-VIS Dedak : Ikan Rucah Protein Berdasarkan ratio Keong Mas dan Ikan Asin Rijek, ppm Blank 2,0 : 0,0 1,0: 1,0 0,0 : 2,0 1,5 : 0,5 0,5 : Tabel 2. Hasil Analisa Kadar Karbohidrat menggunakan Spektrometer UV-VIS Dedak : Ikan Rucah Karbohidrat Berdasarkan ratio Keong Mas dan Ikan Asin Rijek, ppm Blank 3,0 : 0,0 1,5 : 1,5 0,0 : 2,25 : 0,75 0,75 : 2,25 Pada tabel 3 diberikan data hasil persentase kandungan protein terlarut pada pakan ikan dengan perbandingan dedak beras dan ikan rucah 1,5 : 0,5 terhadap penggunaan ratio keong mas dan ikan asin rijek 2,0 : 0,0 sebesar 27,77 % berarti berpengaruh komposisi pemakaian keong mas, sedangkan pada komposisi 1,0 : 1,0 dan 0,0 : 2,0 memberikan kenaikan hanya 16,7 % dan 6,39 %. Perlakuan pada penggunaan perbandingan dedak beras dan ikan rucah 0,5 : 1,5 terjadi peningkatan kadar protein terlarut tertinggi pada campuran keong mas dan ikan asin rijek 1,0 : 1,0 yaitu 47,73 % sedangkan pada perbandingan 2,0 . 0,0 dan 0,0 : 2,0 masing-masing 20,96 % dan 6,84 %, hal ini disebabkan oleh pengontrol kandungan ikan rucah yang lebih banyak. Teknik Pengumpulan Data Setiap beaker gelas diisi dengan dedak beras, ikan rucah, keong mas, dan ikan asin rijek dengan perbandingan sesuai variasi data rencana penelitian. Kemudian sesuai langkah kerja yang telah diberikan dianalisa kadar protein dan karbohidrat dengan menggunakan alat spetrometer UV_VIS, di mana nilainya diberikan dalam ppm. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperolah data pengamatan seperti diberikan pada Tabel 3 dan 4 hasil analisa kadar persentase Protein dan Karbohidrat dengan menggunakan alat spektrometer UV-VIS Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 2 Oktober 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tabel 3. Hasil Analisa kandungan Protein . menggunakan Spektrometer UV-VIS Dedak : Kenaikan Protein ratio Keong Mas Ikan dan Ikan Asin Rijek, % Rucah Blanko, ppm 2,0 : 0,0 1,0: 0,0 : 2,0 1,5 : 27,77 16,70 6,39 20,96 47,73 6,84 0,5 : Penggunaan keong mas dan ikan asin rijek terhadap perubahan kenaikan kandungan karbohidrat diberikan pada tabel 4 Campuran dedak beras, ikan rucah 2,25 : 0,75 karbohidrat pada penggunaan keong mas dan ikan asin rijek 0,0 : 3,0 yaitu 41,7 %, sedangkan penggunaan perbandingan 3,0 : 0,0 dan 1,5 : 1,5 masing-masing diberikan 29,55% dan 12,75%. Pada penggunaan campuran dedak beras dan ikan rucah 0,75 : 2,25 terhadap campuran keong mas dan ikan asin rijek 3. 0 : 0,0 diperoleh kenaikan komposisi karbohirat 11,41 %, keong mas dan ikan rijek 1,5 : 1,5 adalah 16,85 %, karbohidrat tertinggi diperoleh pada perbandingan keong mas dan ikan asin rijek 0,0 : 3,0 yaitu sebesar 46,74 %. Hal komposisi ikan rucah dan ikan asin rijek yang lebih banyak. pada peracikan pakan ikan, di mana pada campuran tanpa melibatkan kandungan keong mas . ,0 : 2,. atau hanya menggunakan ikan asin rijek saja terjadi peningkatan protein 6,39 %, pada penggunaan keong mas dan ikan asin rijek . ,0 : 1,. diberikan peningkatan protein perbandingan . ,0 : 0,. peningkatan protein terlarut mencapai 27,77 %. Berarti peran penggunaan keong mas dan ikan rucah sangat berpengaruh terhadap peningkatan kandungan protein terlarut pada peracikan pakan ikan. % Kenaikan Protein Gambar . 1 memberikan hubungan perbandingan penambahan komposisi keong mas dan ikan asin rijek pada campuran dedak beras dan ikan rucah . ,5 : 0,. terhadap kenaikan persentase kandungan protein terlarut dalam bahan pakan ikan. Berdasarkan grafik 1 meningkatkan kandungan protein terlarut 2,0:0,0 1,0:1,0 0,0:2,0 Keong Mas : Ikan Asin Rijeh Gambar 4. Pengaruh perbandingan komposisi dedak beras dan ikan rucah ( 1,5 : 0,. terhadap peningkatan protein Jurnal Vokasi. Vol 2 No. 2 Oktober 2018 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tabel 4. Hasil Analisa Kadar Karbohidrat menggunakan Spektrometer UV-VIS Dedak : Kenaikan Karbohidrat Ikan Rucah Mas dan Ikan Asin Rijek, % Blanko, ppm 2,25 : ratio Keong 3,0 : 0,0 1,5 : 1,5 0,0 : 3,0 29,55 12,75 41,70 11,41 16,85 46,74 0,75 0,75 : 2,25 Gambar 4 memberikan hubungan penggunaan campuran dedak beras dan ikan rucah . ,75 : 2,. terhadap kombinasi komposisi keong mas dan ikan asin rijek, dimana pada penggunaan komposisi keong mas banding ikan asin rijek . ,0 : 0,. terjadi peningkatan karbohidrat sebesar 11,41 %, dan dengan peracikan komposisi keong mas banding ikan asin rijek . ,5 : 1,. terjadi % Kenaikan Karbohidrat peningkatan protein 16,85 %. Sedangkan pada penggunaan dedak beras banding ikan rucah . ,75 : 2,. terhadap pencampuran keong mas banding ikan asin rijek . ,0 : 3,. dapat meningkatkan kenaikan kandungan karbohidrat sampai 46,74 %. Jadi kenaikan kandungan karbohidrat pada perlakuan proses ini dapat dikendalikan oleh komposi ikan rucah dan ikan asin rijek. Pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah . ,5 : 0,. dengan pencampuran keong mas banding ikan asin rijek . ,0 : 0,. dapat meningkatkan kandungan protein 27,77% Pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah . ,5 : 1,. dengan pencampuran keong mas banding ikan asin rijek . ,0 : 1,. dapat meningkatkan kandungan protein 47,73% Pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah . ,75 : 2,. dengan pencampuran keong mas banding ikan asin rijek . ,0 : 3,. dapat meningkatkan kandungan Karbohidrat 46,74% Pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah . ,25 : 0,. dengan pencampuran keong mas banding ikan asin rijek . ,0 : 3,. dapat meningkatkan kandungan Karbohidrat 41,70% 3,0:0,0 1,5:1,5 0,0:3,0 Keong Mas : Ikan Asin Rijeh Gambar 5. Pengaruh perbandingan komposisi dedak beras dan ikan rucah ( 0,75 : 2,. SIMPULAN Dalam budidaya ikan faktor pakan merupakan komponen biaya terbesar sekitar 60 Ae 70% biaya untuk budidaya pembesaran ikan berasal dari pakan sehingga perlu pengelolaan yang efektif dan efisien. Pada penelitian ini dilakukan variasi penggunaan keong mas dan ikan asin rijek maka dapat disimpulkan beberapa hasil sebagai berikut: REFERENSI