E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN PT. Vara Mayda Larasati1. Tanti Susilarinyaya Fakultas Psikologi. Universitas Persada Indonesia Y. Email : vara. larasati@upi-yai. id dan tanti. susilarini@upi-yai. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja pada karyawan PT. X Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 50 Karyawan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus sampling karakteristik : karyawan yang aktif bekerja di PT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dengan arah positif antara lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja sebesar R = 0,604. R2 = 0, 0,365 dengan p = 0,001 dan terdapat pengaruh yang signifikan dengan arah positif antara kompensasi terhadap kepuasan kerja sebesar R = 0,522. R2 = 0,273 dengan p 0,001 Selanjutnya, hasil analisis data dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS 0 for Windows diperoleh koefisien determinasi R Square sebesar 0,389 dan berdasarkan hasil analisis menggunakan metode regresi linear berganda juga diperoleh nilai koefisien korelasi R = 0,623 dan p = 0,001 yang berarti terdapat pengaruh antara lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja pada karyawan PT. Kata Kunci: Lingkungan Kerja,Kompensasi,Kepuasan Kerja ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect of the work environment and compensation on job satisfaction at PT. X This research is a quantitative research. The sample of this research is 50 employees. The sampling technique was carried out using a census sampling method. Characteristics: Employees who are actively working at PT. The results showed that there was a significant influence in a positive direction between work environment on job satisfaction of R = 0. R2 = 0. 365 with p = 0. 001 and there was a significant influence in a positive direction between compensation on job satisfaction of R = 0. R2 = 0. 273 with p = 0. 001 Furthermore, the results of data analysis using multiple linear regressionSPSS 29. 0 for Windows obtained the coefficient of determination R Square of 0. 389 and based on the results of the analysis using the multiple linear regression method also obtained the correlation coefficient R = 0. 623 and p = 0. 001, which means there is an influence between the work environment and compensation on job satisfaction at PT. X employees. Keywords: work environment, compensation, job satisfaction Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 1 Maret 2024 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. PENDAHULUAN globalisasi yang semakin pesat ditandai dengan persaingan yang ketat di segala bidang sehingga untuk menghadapi tantangan di era gobalisasi, organisasi membutuhkan keahlian dan kemampuan agar perusahaan dapat bertahan dan berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Suatu organisasi yang baik tentu dibutuhkan sumber daya manusia (SDM), yang dinilai sebagai sumber penting karena langsung dalam menjalankan kegiatan Dalam mencapai tujuan yang keberhasilan suatu organisasi. Menurut Hasibuan . kepuasan kerja adalah sikap emosional dan mencintai Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan, dan prestasi Kepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan dan kombinasi Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual karena setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik yang berlaku pada dirinya. Masalah kepuasan kerja karena kepuasan yang tinggi akan menyenangkan dan akan mendorong karyawan untuk berprestasi. Berdasarkan dilakukan oleh peneliti dengan HRD pemanfaatan sumber daya manusia yang bagian finance Manager PT Dan Enam dimiliki secara maksimal. Sumber daya Karyawan PT. pada tanggal 19 April manusia sendiri merupakan aset utama organisasi yang menjadi perencana dan perusahaan tersebut ditiadakan lembur pelaku aktif setiap aktivitas organisasi. tetapi harus bekerja diatas jam normal untuk mendapatkan hasil yang terbaik atau overtime tetapi tidak dihitung diperlukan adanya sumber daya manusia dalam waktu lembur. juga porsi dalam yang berkualitas. Kualitas sumber daya bekerja tidak setara dengan upah yang diterima itulah yang sering terjadi. Dikarenakan insentif yang diberikan perusahaan yang bersangkutan agar perusahaan masih tergolong rendah hal menunjang tercapainya tujuan. LATAR BELAKANG Dalam Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 1 Maret 2024 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. itu membuat karyawan merasa belum diduga mempengaruhi dalam kepuasan terpuaskan dalam bekerja. Disamping kerja selain lingkungan kerja yaitu itu perusahaan belum memiliki fasilitas Hasibuan atau benefit mengenai asuransi swasta atau asuransi kesehatan yang belum merupakan bentuk penghargaan atau diperoleh oleh karyawan. dan hanya perusahaan kepada karyawannya baik sedangkan asuransi dalam perusahaan yang berbentuk finansial maupun barang dan jasa pelayanan agar karyawan kondisi itu yang membuat karyawan merasa dihargai dalam bekerja. Keadaan kurang puas dalam bekerja karena tersebut akan merangsang karyawan wujud patuh pada peraturan kerja dan dapat disimpulkan bahwa lingkungan lingkungan kerja karyawan. kerja memiliki fungsi untuk mendukung kerja dan memperlancar proses kerja . alam Adveni Aoliso & Hans Lao,2. Lingkungan sehari-hari. kondusif memberikan rasa aman dan memungkinkan para karyawan untuk dapat bekerja optimal. Faktor lain yang Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 1 Maret 2024 Sehingga AuPengaruh Lingkungan Kerja dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT XAy sehingga karyawan akan merasa puas Mardiana Berdasarkan uraian diatas kepuasan kerja salah satunya adalah Menurut Faktor yang diduga mempengaruhi tanggung jawab terhadap kelancaran . Berdasarkan rumusan masalah sebagai berikut: Apakah Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja pada Karyawan di PT. Apakah Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja pada Karyawan di PT. E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. Apakah terdapat pengaruh antara Lingkungan Kerja dan Kompensasi Kepuasan Kerja Karyawan di PT. Kepuasan terhadap rekan sekerja. Faktor Ae faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja yaitu Menurut Robbins Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : Untuk . alam Meithiana Indrasari,2. Yaitu dapat dijelaskan sebagai berikut :a. Mentally Challenging Work ((Pekerjaan Pengaruh Yang Menantan. Karyawan Kerja menyukai pekerjaan yang memberikan terhadap Kepuasan Kerja pada peluang kepadanya untuk menggunakan karyawan di PT. Lingkungan Untuk Pengaruh menyelesaikan pekerjaan yang diberikan Kompensasi secara bebas. karyawan mengharapkan Kepuasan Kerja pada karyawan tanggapan atasan tentang seberapa baik di PT. pekerjaan menantang cenderung akan Untuk Pengaruh antara Lingkungan Kerja dan Equitable Rewards (Kompensasi Yang Kompensasi dengan Kepuasan Adi. Kerja pada karyawan di PT. kebijakan organisasi dalam sistem Karyawan pembayaran dan kesempatan promosi LANDASAN TEORI Menurut Tiffin yang adil dan sesuai dengan yang (AsAoad,2. Kepuasan dengann sikap dari karyawan terhadap dilakukan dengan adil yakni sesuai ruang lingkup pekerjaan,. Supportive Working Conditions ( sesama karyawan. Menurut Smith et. Lingkungan Kerja Yang Mendukun. alam Meithiana Indrasari Karyawan terdiri 5 . Dimensi yakni sebagai untuk memperoleh rasa nyaman. berikut: 1. Kepuasan terhadap pekerjaan Karyawan itu sendiri, 2. Kesempatan terhadap gaji, fasilitas kerja tidak menyenangkan Kesempatan promosi,4. Kepuasan Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 1 Maret 2024 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. dan berbahaya bagi keselamatan Yang Supporti. Karyawan tidak hanya bekerja untuk uang atau Bagi kebanyakan karyawan bekerja pada dasarnya adalah untuk memenuhi kebutuhan interaksi sosial. Memiliki dukungan rekan kerja positif akan Perilaku pimpinan Iverizkinawati,2. lingkungan kerja bagian komponen yang sangat penting ketika karyawan melakukan aktivitas bekerja. Dengan motivasi untuk bekerja, maka akan kegairahan atau semangat karyawan Sedarmayanti Menurut (Munardi, menyatakan lingkungan kerja terbagi menjadi 2 lingkungan kerja fisik . erdiri dari: pencahayaan,sirukulasi kerja,tata yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan. Menurut Farida Elmi (Sofiana&Winarno,2. menyatakan dekorasi,kebisinga dan fasilitas. ),dan kompensasi langsung . erdiri dari: gaji,insentif,bonu. dan kompensasi . erdiri dari:tunjangan,asuransi,cuti Menurut Sunyoto (Rini Astuti & . kompensasi adalah semua pendapatan Supportive Colleagues ( Rekan Hasibuan fasilitas kerj. METODOLOGI Populasi Sugiyono . populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri mempunyai kualitas dan karakeristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik Pada penelitian ini populasi yang digunakan adalah karyawan di PT. X dengan jumlah 50 orang. Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel lingkungan kerja non fisik . erdiri Metode pengambilan sampel dalam dari: hubungan dengan pimpinan dan penelitian ini menggunakan metode hubungan sesama rekan kerj. otal samplin. Karena jumlah populasinya kurang dari 100 orang. Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 1 Maret 2024 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. yang dilakukan terhadap 30 partisipan adalah teknik penentuan sampel bila karyawan cabang PT. Skala kepuasan semua anggota populasi digunakan CronbachAos Alpha sebesar 0,920, skala Metode (Sugiyono,2. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. koefisien CronbachAos Alpha sebesar yang berjumlah 50 orang. 0,939, sampel yang dipergunakan dalam uji coba penelitian sebanyak 30 karyawan Alpha sebesar 0,915. cabang PT. Metode CronbachAos Penelitian ini memiliki tiga digunakan dalam penelitian ini adalah variabel penelitian, yaitu lingkungan teknik regresi linear sederhana, regresi kerja, kompensasi dan kepuasan kerja. linear berganda. Analsis data penelitian Variabel kepusan kerja diukur melalui ini diolah menggunakan program SPSS skala yang dikonstruk menggunakan 0 for Windows. dimensi-dimensi Smith,et. (Indrasari,2. , variabel lingkungan Pelaksanaan penelitian dilakukan tiga Pertama, penulis melakukan uji kelayakan item pada tanggal 5 Juni 2023 (Munardi,2. Sedarmayanti HASIL DAN PEMBAHASAN Judgement. Expert Setelah melakukan uji coba . ry ou. yang Farida Elmi . Sebelum digunakan dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2023 pada karyawan perusahaan logistics lain dimensi-dimensi skala-skala digunakan dalam penelitian ini sudah melalui proses expert judgement yang mengetahui validitas dan reliabilitas dilakukan oleh lima dosen Fakultas pada setiap dimensi yang digunakan Psikologi Universitas Persada Indonesia dalam penelitian ini. Setelah melakukan I dan satu mahasisswa magister try out, penulis kemudian Universitas Uji reliabilitas alat ukur dalam penelitian ini Persada Indonesia. menggunakan nilai Alpha CronbachAos Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 1 Maret 2024 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2023 melalui gform berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan analisa data pada Berdasarkan analisa data pada hipotesis hipotesis pertama menggunakan Simple kedua Multiple Linear Regression antara Linear Regression lingkungan kerja dengan kepuasan kerja kompensasi terhadap kepuasan kerja pada karyawan PT. X Berdasarkan pada karyawan PT. X output model output model summary, hasil hipotesis diperoleh R sebesar 0,623 . R sebesar sebesar 0,365 dengan p . < 0,05. 0,389,F sebesar 15,256 dan B sebesar Hal ini berarti (Ha. adanya pengaruh 462 dengan p . < 0,05. Hal ini berarti (Ha. adanya pengaruh antara pertama diperoleh R sebesar 0,604 . R kepuasan kerja karyawan PT. X Hal tersebut didukung dengan penelitian terhadap kepuasan kerja karyawan PT. yang dilakukan oleh Jasmine Edalmen . Berdasarkan hasil uji dengan metode Output Stepwise Method yang menyatakan bahwa lingkungan diketahui variabel yang dominan kerja berpengaruh positif dan signifikan adalah lingkungan kerja dengan R terhadap kepuasan kerja. Square Berdasarkan analisa data pada Simple Linear Regression antara variabel kompensasi terhadap kepuasan kerja pada karyawan PT. X output model summary, hasil hipotesis kedua diperoleh R sebesar Change Koefisien 0,365. bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh yang lebih dominan bagi terbentuknya kepuasan kerja yaitu 36,5% kompensasi sebesar 21,1% 0,522 . R2 sebesar 0,273 dengan p Hasil . < 0,05. Hal ini berarti (Ha. bahwa hasil variabel kepuasan kerja adanya pengaruh antara kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT. tinggi,lingkungan kerja berada pada kategori sedang dan kompensasi Hal Damayanti Julinar Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 4 No 1 Maret 2024 Kategorisasi berada pada kategori sedang. E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA