Vol. 3 No. 1 Tahun 2022 id/index. php/MJNF : . mjnffkk@umj. id : . e-ISSN 2722Ae2942 Artikel Penelitian Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang Gizi Seimbang pada Siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta Fitria1*. Nia Musniati2. Devi Annisa Mulyawati3 1,3Program Studi Ilmu Gizi. Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA. Indonesia 2Program Studi Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Indonesia *Corresponding author: fitria@uhamka. ABSTRACT Background: adolescence is a period of transition from childhood to adulthood. At this time there is an increasing need for growth and development so that optimal nutritional intake is Unfortunately, until now there are still many teenagers who have nutritional problems. Based on the results of the RISKESDAS 2018, the prevalence of underweight nutrition in adolescents aged 12-18 years is 4. 7%, while in DKI Jakarta it has a higher prevalence is 7%. One of the causes of underweight nutrition is the lack of knowledge of adolescents about balanced nutrition. Purposes: therefore, researchers are interested in researching to know the description of knowledge about balanced nutrition in adolescents. Methods: this research was conducted on 127 students at SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. This research is an observational quantitative study with a cross sectional study design. Data collection was done online by sending a google form link. Result: based on the results of the study, it was found that most of the respondents still had a lack of knowledge of balanced nutrition, which was Conclusion: the school is expected to educate about balanced nutrition regularly so that students' knowledge about balanced nutrition increases. Keywords: balanced nutrition, knowledge, adolescents ABSTRAK Latar belakang: masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini terjadi peningkatan kebutuhan untuk pertumbuhan dan perkembangan sehingga dibutuhkan asupan gizi yang optimal. Namun, hingga saat ini masih banyak remaja yang memiliki masalah gizi. Berdasarkan hasil RISKESDAS tahun 2018 prevalensi gizi kurus pada remaja usia 12-18 tahun sebesar 4,7% sedangkan di DKI Jakarta memiliki prevalensi yang lebih tinggi yaitu 7%. Salah satu penyebab gizi kurus adalah kurang pengetahuan remaja tentang gizi seimbang. Tujuan: tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang gizi seimbang pada remaja. Penelitian ini dilakukan pada 127 siswa di SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni tahun 2021 secara online dengan mengirimkan link google form. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih memiliki pengetahuan gizi seimbang yang kurang yaitu sebesar 53,5%. Simpulan: pihak sekolah diharapkan untuk melakukan edukasi tentang gizi seimbang secara berkala agar pengetahuan siswa tentang gizi seimbang Kata kunci: gizi seimbang, pengetahuan, remaja Diterima: 24/02/2022 Diterima: 04/04/2022 Dipublikasi: 30/06/2022 DOI: 10. 24853/mjnf. Vol. 3 No. 1 Tahun 2022 id/index. php/MJNF : . mjnffkk@umj. id : . e-ISSN 2722Ae2942 PENDAHULUAN Prevalensi masalah gizi pada kelompok usia remaja di DKI Jakarta masih tinggi. Prevalensi status gizi kurus di DKI Jakarta pada remaja usia 16-18 tahun sebesar 8,9%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan angka nasional . ,1%). Selain itu, prevalensi obesitas pada usia >18 tahun sebesar 29,8%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan angka nasional yaitu sebesar 21,8%. Selain masalah kurus dan gizi lebih. DKI Jakarta juga memiliki prevalensi obesitas sentral pada penduduk usia Ou 15 tahun sebesar 41,9%. Angka tersebut lebih tinggi dari prevalensi nasional yaitu sebesar 31,0% . Salah satu penyebab masalah gizi yang telah disebutkan sebelumnya adalah masih rendahnya pengetahuan tentang gizi Berdasarkan hasil penelitian diketahui sebanyak 92,6% remaja di Kabupaten Gorontalo belum pernah memperoleh informasi tentang pedoman gizi seimbang. Pada penelitian tersebut juga diperoleh sebanyak 63% remaja memiliki pengetahuan gizi yang kurang . Pemenuhan gizi seimbang berperan penting dalam memengaruhi kesehatan Salah satu faktor yang dapat memengaruhi keadaan gizi seseorang yaitu pengetahuan gizi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari . Pengetahuan dan penerapan pola hidup sehat pada remaja melalui pemenuhan gizi seimbang merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah masalah terkait gizi dan dapat meningkatkan status gizi yang optimal pada remaja. Pengetahuan didasari oleh beberapa faktor antara lain sosial, ekonomi, budaya, kondisi kesehatan dan Diterima: 24/02/2022 Diterima: 04/04/2022 lain sebagainya . SMA Muhammadiyah 13 merupakan salah satu sekolah yang berada di DKI Jakarta. Berdasarkan wawancara dengan pihak sekolah diperoleh informasi bahwa belum ada penelitian tentang gambaran pengetahuan gizi seimbang pada siswa di sekolah tersebut. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan siswa tentang gizi Siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. METODE Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional yang dilakukan pada siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta pada bulan Juni 2021. Perhitungan responden menggunakan software sample size 2. dengan rumus uji hipotesis dua proporsi. Hasil perhitungan diperoleh 115 siswa dan untuk menghindari drop out ditambah 10% dari jumlah sampel sehingga total sampel minimal sebanyak 127 siswa. Responden pada penelitian ini adalah siswa di SMA Muhammadiyah 13 Jakarta dengan kriteria inklusi . ercatat sebagai siswa aktif dan bersedia menjadi responde. dan kriteria eksklusi . idak hadir/sakit pada saat pengumpulan dat. Pemilihan sampel menggunakan teknik stratifikasi random sampling dengan mengambil semua kelas yaitu kelas X. XI, dan XII. Variabel pengetahuan siswa tentang gizi seimbang. Data yang dikumpulkan adalah data primer berupa kuesioner terstruktur dengan memberikan link google form. Kuesioner tersebut merupakan kuesioner pengetahuan Dipublikasi: 30/06/2022 DOI: 10. 24853/mjnf. Vol. 3 No. 1 Tahun 2022 id/index. php/MJNF : . mjnffkk@umj. id : . e-ISSN 2722Ae2942 yang terdiri dari 14 pernyataan benar atau salah dengan maksimal skor 14. Uji validitas dan reliabilitas kuesioner pengetahuan dilakukan pada 30 siswa SMA Muhammadiyah 13. Hasil validitas menunjukkan ke-14 pertanyaan valid (R hitung > R tabel 0,3. dengan reliabilitas baik . ilai CronbachAos Alpha > 0,. Penelitian ini telah mendapatkan persetujuan dari Komisi Etik Penelitian Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (KEPK-UHAMKA) di Jakarta, 02 Juni 2021 No: 03/21. 06/01057. HASIL Pada penelitian ini diperoleh bahwa data skor pengetahuan tidak berdistribusi normal berdasarkan hasil uji Kolmogorov Smirnov (P value 0,. sehingga digunakan cut off point nilai median yaitu Variabel pengetahuan selanjutnya dikategorikan berdasarkan nilai median yaitu kategori baik jika > median . dan kurang baik jika O median . Skor pengetahuan terendah adalah 6 dan tertinggi adalah 14 . Tabel 1. Nilai Statistik Total Skor Pengetahuan Gizi Seimbang pada Siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta Tahun P value mean med min max Kolmogorov Smirnov 11,24 11,00 0,000 Tabel 2 menunjukkan bahwa sebagian besar siswa . ,5%) memiliki pengetahuan dengan kategori kurang baik. Tabel 3 menunjukkan bahwa paling banyak siswa menjawab dengan benar yaitu pada pernyataan AuIkan, daging, tempe, tahu, dan Diterima: 24/02/2022 Diterima: 04/04/2022 kacang-kacangan merupakan sumber protein yang berfungsi sebagai zat pembangunAy dan pernyataan AuUntuk mencapai berat badan ideal dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan dengan mutu dan kualitas yang baik dengan jumlah tidak berlebihanAy. Sementara itu, siswa paling sedikit menjawab dengan benar pada AuRemaja beraktivitas fisik minimal 60 menit setiap harinyaAy yaitu sebanyak 85%. Tabel 2. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Pengetahuan Gizi Seimbang pada Siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta Tahun Pengetahuan Baik Kurang Baik Tabel 3. Distribusi Responden Berdasarkan Skoring Jawaban Benar Tiap Item Pengetahuan pada Siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta Tahun Jawaban Benar Item Pengetahuan 1 Konsumsi sayur dan buah dapat mencegah susah buang air besar 2 Mangga dan jeruk merupakan sumber utama vitamin A 3 Ikan, daging, tempe, tahu, dan kacangkacangan merupakan sumber protein yang berfungsi sebagai zat 4 Berikut ini menu makanan seimbang: nasi uduk bihun telur balado Dipublikasi: 30/06/2022 DOI: 10. 24853/mjnf. Vol. 3 No. 1 Tahun 2022 id/index. php/MJNF : . mjnffkk@umj. id : . e-ISSN 2722Ae2942 Minum air putih saat haus saja Cuci tangan sebelum makan dengan sabun dan air mengalir dapat mencegah penyakit Tidak perlu menutup hidung dan mulut saat Mengatur pola makan mencegah gizi lebih Remaja minimal 60 menit setiap harinya Untuk mencapai berat badan ideal dapat mutu dan kualitas yang baik dengan Melakukan aktivitas fisik merupakan salah Membiasakan perilaku hidup bersih merupakan satu pilar gizi seimbang Mengonsumsi makanan beragam merupakan salah satu pilar gizi seimbang Mempertahankan dan merupakan salah satu pilar gizi seimbang PEMBAHASAN Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dimana terjadi pertambahan massa otot, jaringan Diterima: 24/02/2022 Diterima: 04/04/2022 lemak tubuh, dan perubahan hormon. Selain itu, pada masa remaja juga terjadi perubahan cepat tidak hanya pada pertumbuhan fisik tetapi juga kognitif, dan psikososial . Batasan usia remaja menurut WHO adalah 12-24 tahun, sedangkan batasan usia remaja menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yaitu 10-24 tahun serta belum menikah . Remaja merupakan salah satu golongan rentan gizi. Oleh sebab itu, pada usia remaja memerlukan zat-zat gizi dengan jumlah yang lebih besar dibandingkan pada usia lainnya karena di usia remaja sedang berada perkembangan . Angka kecukupan gizi (AKG) yang perlu dipenuhi oleh remaja dapat dilakukan dengan cara makan dengan porsi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi melalui pedoman dari Kemenkes RI . yaitu AuIsi PiringkuAy. Terdapat beberapa pedoman dari AuIsi PiringkuAy diantaranya konsumsi makanan pokok, konsumsi beraneka ragam lauk pauk, sayuran dan buah-buahan, minum 8 gelas air setiap harinya serta melakukan aktivitas fisik 30 menit dalam sehari . Dalam Penyempurnaan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) pada tahun 2014 tercipta 10 pesan gizi seimbang yang tercakup dalam 4 . pilar gizi Pada dasarnya prinsip ini merupakan upaya mencapai keseimbangan antara zat gizi yang masuk melalui asupan makanan dan zat gizi yang dikeluarkan oleh tubuh yang dapat dipantau secara teratur melalui berat badan. Empat pilar gizi seimbang terdiri dari konsumsi makanan beraneka ragam, membiasakan Dipublikasi: 30/06/2022 DOI: 10. 24853/mjnf. Vol. 3 No. 1 Tahun 2022 id/index. php/MJNF : . mjnffkk@umj. id : . e-ISSN 2722Ae2942 perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), melakukan aktivitas fisik secara teratur, memantau dan mempertahankan berat badan yang normal . Adanya Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) memiliki tujuan untuk memberikan pedoman kepada masyarakat tentang pola makan dengan gizi seimbang dan perilaku hidup yang sehat . Di dalam Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) ada empat lapis berurutan dari bawah ke atas dan semakin ke atas lapisannya akan semakin kecil. Semakin ke lapisan atas maka ukuran tumpeng akan semakin kecil, hal ini memiliki makna bahwa pada lapisan paling atas terdapat gula, garam dan lemak yang perlu dibatasi konsumsinya . Pengetahuan merupakan hasil dari tahu yang diperoleh dengan melibatkan panca indera baik disadari maupun tidak . Pada penelitian ini pengetahuan siswa diukur dengan menggunakan kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 14 pernyataan benar/salah dan diperoleh sebagian besar siswa . ,5%) memiliki pengetahuan dengan kategori kurang baik. Hal ini sejalan dengan penelitian Ghosh et al . yang menunjukkan bahwa mayoritas siswa . ,4%) memiliki pengetahuan gizi seimbang yang kurang . Penelitian lain menunjukkan hanya 24% siswa dengan pengetahuan gizi seimbang yang termasuk dalam kategori baik . Hasil penelitian Sari juga menunjukkan bahwa 78,2% dari siswa SMAN 1 Pontianak memiliki pengetahuan tidak baik mengenai Pedoman Gizi Seimbang . Penelitian lain menemukan hasil berbeda bahwa sudah banyak siswa yang memiliki pengetahuan gizi yang baik seperti pada penelitian Diterima: 24/02/2022 Diterima: 04/04/2022 Veronika . sebesar 81% . dan penelitian Amilia . sebesar 86,1% . SIMPULAN Pada penelitian ini ditemukan masih pengetahuan tentang gizi seimbang yang UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lemlitban. Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jakarta. Indonesia yang sudah memberikan dana dengan No SPK 151/F. 03/2021. KONFLIK KEPENTINGAN Penulis tidak memiliki konflik kepentingan dalam penulisan artikel ini. REFERENSI