RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS WEBSITE (STUDI KASUS PADA UD. PUTRI JAYA) Ni Kadek Sri Sekar Virgiani. I Putu Agus Swastika. Komang Tri Werthi. Program Studi Sistem Informasi Akuntansi. Program Studi Sistem Informasi. Program Studi Sistem Informasi Akuntansi. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Primakara. Denpasar. Bali. virgianisrisekar@gmail. ABSTRACT UD. Putri Jaya is a company that trades in building materials. At this time. UD. Putri Jaya was still manually recording a writing note. They still use a note when there a transaction and still use books by hand. So, by using accounting information systems it expected to minimize the clerical errors that employees do. The system development method used is System Development Life Cycle. This method is one of the methods of system development that normally used to describe the stages of the Research has shown that accounting information system already filling the needs of the user. In addition, it can provide a solution to the problems of the company while they in the process of the sales transaction, purchases, and also the number of the items in the storage. Key Words: Accounting Information System. System Development Life Cycle. ABSTRAK UD. Putri Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jual beli bahan bangunan. Pada saat ini UD. Putri Jaya masih melakukan pencatatan secara manual yaitu menggunakan nota tulis serta pembukuan secara manual. Sehingga dengan adanya sistem informasi akuntansi diharapkan dapat meminimalisir kesalahan pencatatan yang dilakukan karyawan, serta kemungkinan adanya kecurangan yang dilakukan karyawan terhadap persedian yang ada pada toko UD. Putri Jaya. Metode yang digunakan yaitu System Development Life Cycle yang merupakan salah satu metode pengembangan sistem yang biasanya digunakan untuk menggambarkan tahapan dari proses perancangan sistem yang dilakukan sampai akhir dari sistem informasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi berbasis website ini dapat memenuhi kebutuhan dari user. Selain itu, dapat memberikan solusi dari permasalahan yang dialami oleh perusahaan dalam melakukan proses transaksi penjualan, pembelian hingga persediaan barang yang tersimpan dalam gudang. Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi. System Development Life Cycle 365 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi saat ini semakin berkembang dari waktu ke memberikan kemudahan perusahaan dalam mengakses informasi dan proses operasional Dengan adanya perkembangan teknologi ini informasi menjadi semakin cepat diterima dan mudah disampaikan kepada siapa Sistem Informasi merupakan sistem yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan, karena dengan system tersebut perusahaan dapat mendukung Dalam penerapan system informasi perlu ditunjang dengan teknologi informasi yaitu pemanfaatan computer beserta aplikasi-aplikasinya dan penggunaan jaringan . computer pendistribusian data dan informasi. UD. Putri Jaya perusahaan yang bergerak dibidang jual beli bahan bangunan. Pada saat ini UD. Putri Jaya masih melakukan pencatatan secara manual yaitu menggunakan nota tulis apabila terjadi transaksi pembelian oleh konsumen dan masih melakukan pembukuan secara manual. Sehingga dengan adanya system informasi akuntansi diharapkan dapat meminimalisir kecurangan yang dilakukan karyawan terhadap persedian yang ada pada toko UD. Putri Jaya. TINJAUN PUSTAKA UD. Putri Jaya UD merupakan salah satu bentuk usaha yang paling sederhana dimana hanya memiliki satu pemegang saham dimana kekayaan pemegang saham dan pemilik menjadi satu karena masih dapat digabungkan. UD. Putri Jaya merupakan perusahaan dagang yang bergerak dibidang jual beli bahan bangunan dan didirikan pada tanggal 19 Oktober 2012. Toko ini bergerak dibidang Yang beralamatkan pada Jalan Tukad Badung No. 99x Renon Denpasar. Sistem Informasi Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk menyajikan informasi yang akan digunakan oleh pengguna informasi tersebut. Dari pemaparan diatas penulis dapat mnyimpulkan bahwa sistem informasi merupakan suatu sistem yang dirancang untuk mendapatkan suatu informasi yang tepat, cepat, serta akurat sehingga memudahkan manajemen yang menbutuhkan informasi tersebut serta sangat berguna dalam menjalankan operasional perusahaan dimana dengan adanya system informasi semua proses yang terjadi langsung tersimpan dan menghindarkan dari kesalahan kecil. Akuntansi Akuntansi merupakan sebagai sebuah sistem informasi yang dapat memberikan laporan kepada para pengguna informasi akuntansi atau kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap hasil kinerja dan kondisi keuangan suatu perusahaan. Dari pemaparan materi diatas dapat disimpulkan akuntansi merupakan suatu pengolahan data yang dilakukan untuk mendapatkan suatu informasi sehingga dapat memudahkan pengguna informasi akuntansi untuk menggunakan data serta mengambil keputusan yang akan digunakan untuk perusahaan pada masa kedepannya. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem yang mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan juga memproses data menjadi informasi yang berguna dalam membantu proses pengambilan keputusan. Dari pemaparan diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi merupakan suatu alat yang keputusan yang terdiri dari semua proses akuntansi yang terjadi dari pencatatan sampai menghasilkan laporan yang akan digunakan oleh manajemen perusahaan untuk mengambil Virgiani. Swastika. Werthi. Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi. keputusan dalam menjalankan operasional Pembelian Sistem pembelian terjadi karena dipicu dari adanya transaksi penjualan yang terjadi secara operasional pada perusahaan sehingga mengakibatkan pengurangan persediaan yang ada pada perusahaan. Dari pemaparan materi diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa pembeliaan merupakan suatu proses yang terjadi dalam mempengaruhi persediaan yang ada pada perusahaan sehingga bagian pembelian pada perusahaan mempunyai tanggung jawab untuk menyesuaikan stok/persediaan yang ada pada suatu perusahaan. Penjualan Konsep dari suatu penjualan biasanya mempunyai perspektif dari dalam keluar dimana konsep itu dimulai pertama dari pabrik, dimana konsep ini akan berfokus pada produk yang sudah ada/tersedia, serta menuntut penjualan untuk menghasilkan laba. Menurut pemaparan tersebut penulis dapat menyimpulkan bahwa penjualan merupakan suatu proses yang terjadi antara penjual dengan pembeli yang sedang membutuhkan barang tersebut, dimana dapat dilakukan baik secara tunai ataupun kredit yang bertujuan untuk dapat menghasilkan laba/keuntungan untuk dapat meningkatkan asset yang dimiliki perusahaan. Persediaan Istilah persediaan merupakan total persediaan barang yang dipakai untuk menunjukkan barang-barang yang dimiliki memproduksi barang-barang yang akan dijual. Setiap persediaan untuk menghindari resiko tidak terpenuhinya keinginan pelanggan atau konsumen. Dari pemaparan tersebut penulis dapat menyimpulkan persediaan merupakan barangbarang yang tersedia didalam gudang baik persediaan barang jadi maupun barang setengah jadi serta persediaan bahan baku yang akan dijual atau dipergunakan untuk melakukan proses produksi sehingga menjadi barang jadi dan siap untuk dijual/dipasarkan. Laporan Keuangan Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan Neraca Neraca merupakan laporan posisi keuangan yang menggambarkan semua aset . arta kekayaa. , kewajiban, dan modal . yang dimiliki oleh suatu perusahaan pada suatu waktu tertentu didalam laporan keuangan yang dapat dilihat pada periode tertentu. Elemen yang terdapat dalam neraca yaitu : Aset adalah sumber ekonomi perusahaan yang diharapkan dapat memberikan keuntungan untuk usaha dimasa depan serta dapat menunjang perusahaan dimasa yang akan Kewajiban adalah hutang yang harus dibayarkan oleh perusahaan pada suatu waktu Modal atau ekuitas merupakan asset/kekayaan yang dimiliki oleh suatu Laporan Laba Rugi Laporan laba rugi merupakan laporan keuangan yang dibuat pada suatu periode untuk mengetahui laba dan rugi perusahaan dalam periode tersebut sehingga dapat membantu managemen perusahaan dalam mengambil suatu keputusan. SDLC(System Development Life Cicl. System Development Life Cycle merupakan salah satu metode pengembangan sistem yang biasanya digunakan untuk perancangan sistem yang akan dilakukan sampai akhir dari system informasi tersebut. Tahapan-tahapan yang ada pada SDLC secara umum adalah sebagai berikut: Perencanaan . Pada tahap ini akan membuat perencanaan untuk mengetahui permasalahan yang dialami user sehingga dapat menyiapkan 367 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 dasar-dasar untuk mendapatkan sumber daya . yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah yang terjadi. Analisis kebutuhan . equirements Analisa kebutuhan pengguna sistem meliputi proses yang dilakukan untuk mengetahui kebutuhan sistem dari user sehingga sesuai dengan kebutuhan user. Desain . Proses mengetahui kebutuhan user, dokumen desain sistem fokus pada bagaimana dapat memenuhi fungsi-fungsi yang dibutuhkan oleh user. Pengembangan . Proses pengembangan yang dilakukan setelah melakukan proses perencanaan dan desain untuk mendapatkan sistem informasi yang dibutuhkan oleh user, serta dapat menyiapkan prosedur untuk pengujiaan apabila sistem informasi sudah selesai di Pengujian . Pada tahap ini akan dilakukan pengujiaan untuk mengetahui apakah sistem yang sudah dibangun sudah dapat memenuhi kebutuhan dari user dengan memudahkan dalam melakukan pekerjaan sehingga dapat mengetahui apakah sistem tersebut dapat Implementasi . Tahap mengetahui apakah sistem yang dirancang sudah dapat memecahkan masalah yang terjadi serta dapat mengetahui masalah apa saja yang terjadi pada saat penginstalan hingga sistem dijalankan, sehingga dapat diketahui letak Pemeliharaan . Berisi tentang proses pemeliharaan yang akan dilakukan pada sistem setelah sistem berhasi diimplementasikan untuk mengetahui apakah sistem berhasil dijalankan oleh user. METODOLOGI PENELITIAN Kerangka Berpikir Gambar 1. Kerangka Berpikir Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan penulis dalam perancangan yang dilakukan ini adalah metode System Development Life Cycle (SDLC), yang mana dalam proses melakukan perancangan sistem informasi ini penulis akan melakukan beberapa tahapan dalam perancangan sistem informasi ini, dimana tahapan yang akan dilakukan untuk dapat menghasilkan sistem informasi yang baik dan berguna untuk pihak manajemen perusahaan serta dapat memenuhi kebutuhan user dalam sistem ini. Teknik Pengumpulan Data Adapun jenis pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut Wawancara (Intervie. Studi Pustaka (Literatur. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Analisis Masalah Seiring dengan berkembang pesatnya perusahaan yang ada maka mengakibatkan proses pencatatan transaksi yang dilakukan akan semakin banyak dan pada perusahaan masih menggunakan pencatatan secara manual seperti menggunakan nota tulis untuk bukti persediaan/stok barang yang dimiliki juga masih dicatat secara manual sehingga Virgiani. Swastika. Werthi. Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi. memungkinkan adanya kesalahan catat yang dilakukan oleh karyawan serta proses keperusahaan juga masih dilakukan secara Dengan memahami permasalahan serta kebutuhan yang ada pada perusahaan maka penulis merancang sebuah sistem informasi akuntansi berbasis website untuk membantu perusahaan dalam melakukan pencatatan transaksi yang terjadi secara digital sehingga semua transaksi yang tersedia dapat tersimpan pada sistem tersebut dan tidak mudah hilang. Analisa Kebutuhan Sistem Berdasarkan analisa permasalahan yang dilakukan penulis pada perusahaan UD. Putri Jaya penulis dapat menyimpulkan dalam perancangan sistem informasi akuntansi berbasis website pada UD. Putri Jaya terdapat beberapa menu yang dapat digunakan berdasarkan dengan kebutuhan dan fungsinya antara lain : Login User Transaksi Barang Suplier Laporan Rancangan Sistem Karyawan Input Pembelian Menerim a Barang Output Lap. Pembelian Invoice Menerim Pesanan Barang Input Penjualan Mengeluarkan Invoice Invoice Gambar 3 Rancangan Sistem Rancangan Sistem Karyawan Suplier Start Dok. SPB Dok. SPB Mendafta r daftar SPB Crossche Membuat Faktur Pembelia Owner Suplier Input Tanggal Input Transaksi Lain - Lain Owner Proses Menampilkan Laporan & Cetak Laporan Akuntansi Customer Proses Lap. Akuntansi (L/B Neraca. Jurnal Umu. End Dok. SPB Dok. Faktur Gambar 4 Rancangan Sistem Melakuk an PO Menerim a Barang Gambar 2 Rancangan Sistem Customer Melakuk Pemesan Dok. Faktur Data Transaksi Lain - Lain Karyawan Suplier Rancangan Sistem Rancangan Sistem Owner Customer 369 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 DFD (Data Flow Diagra. Tampilan Dashboard Setelah user berhasil login pada program akan menampilkan menu utama atau beranda yang menampilkan dashboard dan menu-menu yang tersedia pada halaman Gambar 5 Diagram Konteks Gambar 8 Tampilan Dashbord . Tampilan Data Barang Pada halaman barang user dapat melihat berapa stok/persediaan barang yang dimiliki perusahaan. Gambar 6 Data Flow Diagram Level 1 Perancangan User Interface Perancangan merupakan rancang bangun dari dialog antara pemakai sistem dengan komputer. Dialog ini dapat terdiri dari proses memasukkan . data ke sistem, menampilkan output informasi kepada pemakai atau dapat keduanya. Gambar 9 Tampilan Data Barang . Tampilan Transaksi Pembelian Pada halaman pembelian barang user dapat menginputkan barang baru apa saja yang dibeli dari supplier dan berapa jumlah barang yang dibeli serta belum terdapat pada sistem. Tampilan Halaman Login Pada halaman Login berisikan Username dan Password yang digunakan untuk akses masuk user . pada sistem ini. Gambar 10 Transaksi Pembelian Gambar 7 Tampilan Halaman Login Virgiani. Swastika. Werthi. Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi. Tampilan Transaksi Penjualan Pada halaman ini user dapat melakukan transaksi penjualan barang kepada . Tampilan Data User Pada halaman ini manager dapat menambahkan, mengedit serta menghapus data user yang ada pada sistem ini. Gambar 11 Transaksi Penjualan . Tampilan Transaksi Lain-Lain Pada halaman transaksi lain-lain digunakan untuk mencatat transaksi lainnya seperti biaya, hutang, piutang, dll. Setelah transaksi diinputkan akan langsung tersimpan pada jurnal umum. Gambar 15 Data User . Tampilan Menu Laporan Pada halaman laporan manager dapat melihat semua laporan yang ada pada sistem ini yaitu, laporan penjualan, laporan stok/persediaan, jurnal umum, neraca, serta laporan laba rugi. Gambar 12 Transaksi Lain-Lain . Tampilan Menu Suplier Pada halaman ini user dapat melihat data supplier yang dimiliki serta user dapat menambahkan, mengedit serta menghapus nama supplier yang ada pada sistem. Gambar 13 Menu Suplier . Tampilan Dashbord Manager Setelah manager sukses melakukan login, maka tampilan utama yang terlihat adalah sebagai berikut. Gambar 14 Dashbord Manager Gambar 16 Menu Laporan Pembahasan dan Hasil Uji Coba Sebelum melakukan implementasi pada suatu sistem informasi yang akan digunakan, perlu dilakukannya pengukuran untuk mengetahui kesuksesan dari perancangan sistem yang akan digunakan secara menyeluruh oleh user. Dengan banyaknya metode yang digunakan untuk mengukur kepuasan pengguna sistem yang ada dimana salah satunya ada metode pengukuran yang biasa digunakan untuk mengukur kepuasan pengguna yaitu metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Kepuasan pengguna merupakan hal yang sangat penting untuk mengetahui apakah sistem yang sudah di rancang berhasil dan memberikan kepuasan bagi penggunanya. Uji kepuasan pengguna ini dilakukan dengan beberapa respoden yang akan menggunakan sistem ini, berikut merupakan hasil evaluasi dan uji coba sistem ini : Content (Is. Pada tahap ini menjelaskan tentang content/isi dari sistem yang dirancang, dimana penulis 371 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer. Volume 7. Nomor 4. Oktober 2021 melakukan wawancara kepada user dengan pertanyaan yang berhubungan dengan fiturfitur yang ada pada sistem ini apakah isi dari sistem ini sudah sesuai dengan kebutuhan dari user sehingga dapat memberikan informasi yang diinginkan dan dapat menentukan kepuasan dari user tersebut. Dari hasil wawancara pengguna menyatakan sudah puas dengan fitur-fitur yang tersedia pada sistem serta dapat memberikan informasi kepada Accuracy (Keakurata. Untuk mengetahui keakuratan suatu sistem informasi, dimana sebuah sistem yang baik harusnya dapat memberikan informasi yang akurat dan tepat, hal ini dapat dilihat dari ketepatan sistem dalam melakukan proses pengolahan data inputan yang dapat dilihat dari seberapa banyaknya eror yang terjadi pada saat user melakukan input data. Maka dari itu penulis melakukan wanwancara dengan mengajukan pertanyaan yang menjurus tentang keakuratan informasi sistem yang penginputan pada sistem. Dari hasil wawancara didapatkan bahwa sistem ini sudah memiliki keakuratan dan dapat memberikan informasi kepada user. Format Pada dimensi ini membahas tentang format dari sistem ini, dimana dapat dinilai dari tampilan sistem/user interface, kemudahan dalam menggunakan serta memahami sistem ini sehingga dapat meningkatkan kepuasan pengguna, dalam wawancara ini penulis mengajukan pertanyaan yang mengacu pada bagaimana tanggapan user dengan tampilan yang diberikan sistem ini, serta apakah dalam proses menjalankan sistem ini ada suatu Dari hasil wawancara yang dilakukan penulis mendapatkan bahwa sistem ini memiliki tampilan yang mudah dimengerti dan menarik bagi orang awam serta pengguna merasa nyaman dengan user interface yang ditampilkan oleh sistem tersebut. Ease of Use (Kemudahan Dalam Penggunaan Siste. Kemudahan dalam menggunakan sistem merupakan hal yang penting dalam tingkat keberhasilan suatu sistem, karena dengan adanya kemudahan dalam menggunakan sistem meliputi semua proses yang dilakukan dengan sistem tersebut, dimana meliputi proses input data, mengolah data, maupun output data yang dihasilkan, maka dari itu penulis melakukan wawancara dengan mengajukan pertanyaan tentang bagaimana kepuasan yang didapatkan user dalam menggunakan sistem tersebut. Dari hasil wawancara ini penulis dapat menyimpulkan bahwa user merasa puas dalam menggunakan sistem tersebut. Timeliness (Wakt. Waktu merupakan salah satu indikator yang sering digunakan sebagai tolak ukur dalam berbagai bidang, dalam sebuah sistem merupakan salah satu penilaian kepuasan pengguna dalam menggunakan sistem tersebut, sehingga dalam wawancara ini penulis mengajukan pertanyaan tentang tingkat kepuasan pengguna dengan ketepatan waktu sistem dalam mengolah inputan data menjadi informasi yang akan digunakan oleh user untuk pengambilan keputusan. Sehingga dari wanwancara yang penulis lakukan terhadap user,user menyatakan bahwa memberikan informasi secara realtime sudah SIMPULAN Berdasarkan hasil dari pembahasan dan uji coba yang dilakukan penulis diatas dapat disimpulkan dengan adanya sistem informasi akuntansi berbasis website ini sudah memenuhi kebutuhan dari user serta memberikan solusi dari permasalahan yang dialami oleh perusahaan dalam melakukan proses transaksi penjualan, pembelian hingga persediaan dimana dengan adanya sistem informasi akuntansi ini membantu pihak perusahaan dalam melakukan pengecekan terhadap stok barang yang tersedia pada Kemudiaan setelah dilakukannya menggunakan sistem informasi akuntansi tersebut tentang kepuasan pengguna, yang menggunakan sistem informasi ini penulis dapat menyimpulkan bahwa sistem informasi Virgiani. Swastika. Werthi. Rancang Bangun Sistem Informasi Akuntansi. akuntansi ini sudah memberikan solusi dari permasalahan yang dialami oleh perusahaan serta memenuhi tujuan dari penggunaan sistem informasi akuntansi ini sendiri. Dengan menggunakan metode cut-off point dalam menghitung hasil kuisioner yang sudah diisi oleh responden penulis dapat menyimpulkan bahwa dengan adanya sistem informasi akuntansi ini sudah membantu perusahaan dalam menjalankan proses operasional DAFTAR PUSTAKA