MUST: Journal of Mathematics Education. Science and Technology Vol. No. Juli 2023 Hal 13-23 DOI: http://dx. org/10. 30651/must. PENILAIAN KUALITAS INSTRUMEN MEDIA PENGAJARAN PORTAL E-MODUL SISTEM PEREDARAN DARAH MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH Radeswandri1. Anggie Dwimaya Amanda2. Rian Vebrianto3* Prodi Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Terbuka. Prodi Tadris IPA. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau Prodi Magister PGMI. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau rades@ecampus. id1, 12011126755@students. uin-suska. vebrianto@uin-suska. Received 20 Desember 2022. revised 18 Januari 2023. accepted 06 Februari 2023. ABSTRAK Pemanfaatan media yang baik dapat digunakan sebagai pengoptimalan peserta didik dalam melakukan proses pembelajaran. E-modul Sistem Peredaran Darah merupakan salah satu media transformasi hasil perkembangan teknologi yang dapat menarik perhatian dan minat baca peserta didik. Pada penelitian ini untuk menghasilkan E-modul Sistem Peredaran Darah sebagai media yang berkualitas maka perlu dilakukan penilaian 3 konstrak yaitu design produk, informasi yang dimuat, dan keefektifan produk. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner secara online dengan analisis pengolahan data menggunakan SPSS versi 23. Hasil dari pengujian validitas nilai Corrected Item Ae Total Correlation di atas 0,3. dan reliabel yang dibuktikan dengan koefisien pada alpha Cronbach > 0,6 yaitu 0,69. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan memenuhi kriteria valid dan reliabel. Oleh karena itu. E-modul Sistem Peredaran Darah dapat digunakan untuk pembelajaran. Kata kunci: E-modul. Corrected Item-Total Correlation, alpha Cronbach ABSTRACT Utilization of good media can be used as an optimization of students in carrying out the learning process. The E-module of the Circulatory System is one of the transformation media resulting from technological developments that can attract students' attention and interest in In this study, to produce the E-module of the Circulatory System as a quality media, it is necessary to evaluate 3 constructs, namely product design, information contained, and product Data collection techniques were carried out by filling out online questionnaires with data processing analysis using SPSS version 23. The results of testing the validity of the Corrected Radeswandri. Anggie Dwimaya Amanda. Rian Vebrianto Item Ae Total Correlation value were above 0,3. and reliable as evidenced by the coefficient on Cronbach's alpha > 0,6, which is 0,69. The results of the analysis show that the instruments used meet the valid and reliable criteria. Therefore, the Circulatory System E-module can be used for Keywords: E-modul. Corrected Item-Total Correlation, alpha Cronbach PENDAHULUAN Seiring dengan berkembangnya zaman, ilmu pengetahuan dan teknoologi semakin canggih dan menjadi pendukung terciptanya teknologi-teknologi yang baru (Darmaji et al. , 2. Kemajuan teknologi telah mempengaruhi pada setiap kehidupan dan tidak dapat dihindari, karena dari teknologi dan ilmu pengetahuan telah memberikan banyak manfaat dan juga memudahkan dalam hal pekerjaan dan pendidikan (Astalini et al. , 2. Tugas pendidik yang dijadikan sebagai penanggung jawab yang lebih kritis untuk mempersiapkan penggunaan teknologi dan memeriksa apa dampak dari penggunaan teknologi bagi anak-anak dalam pembelajaran atau pendidikan disekolah (Widodo et al. , 2. Dikarenakan guru adalah mentor utama penggerak dalam proses pelaksanaan pembelajaran (Deich et al. , 2. Di dalam proses pembelajaran teknologi dapat digunakan sebagai alat atau sarana yang dapat membantu tugas dari pendidik agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif (Seruni et al. , 2. Proses pembelajaran dikatakan efektif apabila terdapat media yang digunakan sebagai pendukung didalam proses pembelajaran (Febro et al. , 2. Pemanfaatan media yang baik dapat digunakan sebagai pengoptimalan peserta didik dalam melakukan proses pembelajaran. Media ini digunakan sebagai alat atau sarana untuk menyampaikan pesan (Bodaghi & Grailoo Tanha, 2. Perkembangan teknologi tersebut dapat dikembangkan melalui keunggulan dari E-modul Sistem Peredaran Darah untuk menghasilkan media yang berguna bagi peserta didik (Vial, 2. Dari hasil penelitian yang menyatakan bahwa E-modul Sistem Peredaran Darah merupakan media transformasi yang awalnya berupa buku yang dicetak berubah menjadi format elektronik secara online (Scherer et al. E-modul Sistem Peredaran Darah juga merupakan media yang digunakan sebagai penyampaian informasi kepada peserta didik yang memiliki desain yang Penilaian Kualitas Instrumen Media Pengajaran Portal E-Modul Materi Sistem Peredaran Darah menarik sehingga dapat menarik perhatian dan minat baca peserta didik tersebut (Nambisan et al. , 2. Penggunaan media E-modul Sistem Peredaran Darah maka para pendidik tidak harus membawa buku bacaan yang tebal ataupun berat. E-modul Sistem Peredaran Darah memberikan fleksibilitas untuk peserta didik maupun pendidik dapat mengakses dimana saja dan kapan saja serta mempermudah dalam proses pembelajaran (Kohli & Melville, 2. Keunggulan E-modul Sistem Peredaran Darah yaitu media ini tidak dapat lapik seperti modul yang dicetak pada umumnya, format digital yang terdapat pada E-modul Sistem Peredaran Darah dapat bertahan dengan format yang tidak dapat berubah . on Briel et al. , 2. METODE PENELITIAN Penelitian ADDIE Analyze . , . Design . , . Development . , . Implementation . , . Evaluation . Model pengembangan ADDIE merupakan salah satu model desain sistem pembelajaran yang memperlihatkan tahapan-tahapan dasar sistem pembelajaran yang mudah untuk dilakukan (Trust & Pektas, 2018. Rancangan penelitian ini menggunakan model ADDIE (Wardhani & Setiyarsih, 2. Model ADDIE yang memiliki 5 tahapan (Spatioti et al. Analyze, langkah pertama yaitu suatu proses mendefinisikan apa yang akan dipelajari oleh peserta belajar yaitu melakukan needs assessment . nalisis kebutuha. , mendefinisikan masalah . dan melakukan tugas . ask analysi. (Ghani & Daud, 2. Disini peneliti melakukan analisis keperluan peserta didik dan kemudian menganalisis materi yang sukar untuk difahami siswa sehingga dapat mengatasi masalah siswa untuk menghasilkan media pembelajaran yang berkualitas, untuk itu perlu dihasilakn instrumen yang berkualitas untuk menilai media pembelajaran Design . embuat rancanga. , tahapan yang dilaksanakan pada proses Kemudian menentukan strategi pembelajaran yang tepat Radeswandri. Anggie Dwimaya Amanda. Rian Vebrianto harusnya seperti apa untuk mencapai tujuan tersebut (Baharuddin, 2. Pada tahap ini, peneliti focus pada design instrumen yang tepat untuk media pembelajaran yang sederhana namun cukup efektif untuk menilai kualitas media tersebut. Intrumen ini disusun secara spesific, measurable, applicable dan realistic sehingga dapat dilanjutkan ketahap pengembangan lebih lanjut. Development (Pengembanga. , proses mewujudkan blue-print atau design tadi menjadi kenyataan. Hal pertama yang dilakukan yaitu menganalisis penggunaan sistem dan hal-hal apa saja yang bisa dilakukan pengguna dan hal-hal apa saja yang bisa dilakukan pengguna pada sistem. Pengguna sistem adalah administrator, guru dan siswa (Trust & Pektas, 2018. kemudian, peneliti, membinan dan mengembangakn kuisioner yang terdiri dari 3 konstrak penting untuk mengetahui bagaimana kualitas sebuah media yang efektif dan efesien yaitu dilihat dari aspek . : Design produk, informasi yang dimuat, dan keefektifan produk. Implementation (Implementas. yaitu langkah nyata untuk menerapkan sistem pembelajaran yang dikembangkan. Artinya pada tahap ini semua yang telah dikembangkan di-setting sedemikian rupa sesuai dengan peran atau fungsinya agar bisa diimplementasikan (Zulkifli et al. , 2. Untuk menilai kualitas sebuah instrumen yang dihasilkan, maka peneliti melakukan pilot study untyuk menilai bagiaman kualitas instrumen yang telah dibina dan dihasilkan baik dari aspek bahasa dan pemahaman responden, kemudian dari apa yang telah di fahami responden kemudian melakuakn penilain instrumen tersebut di tahap evaluasi. Evaluation (Evaluas. , penelitian ini dilaksanakan sampai evaluasi formatif bertujuan untuk kebutuhan revisi. Tahapan evaluasi bertujuan untuk kelayakan produk akhir. Layak dari segi isi, desain dan user friendly (Iswati, 2. Hasil dalam riset ini dapat dilihat lebih detail pada Hasil penelitian ini, bahwa instrumen yang digunakan telah valid dan reliabel. Adapun kelebihan dari model pengembangan ADDIE yaitu adanya evaluasi di setiap tahapan sehingga dapat meminimalisir tingkat kesalahan atau kekurangan produk pada tahapan sehingga dapat meminimalisir tingkat kesalahan Penilaian Kualitas Instrumen Media Pengajaran Portal E-Modul Materi Sistem Peredaran Darah atau kekurangan produk pada tahapan akhir model ini (Adri et al. , 2. Model ADDIE juga memiliki kekurangan terletak pada tahap desain karena model ADDIE tidak mengatakana bagaimana membagi tujuan utama menjadi tujuan yang praktis (Bamrara & Chauhan, 2. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pengembangan Instrumen Pengembangan instrumen pada penelitian ini memiliki 3 konstrak . yaitu: . design produk, . informasi yang dimuat, dan . keefektifan produk dengan 8 item (Janna & Herianto, 2. Butir pertanyaan berdasarkan konstrak instrumen yang telah dikembangkan terlihat pada Tabel 1 berikut ini. Tabel 1. Kisi-Kisi Instrumen Penilaian Produk E-modul Sistem Peredaran Darah Konstrak Nomor Soal Design produk 3,4,5,8 Informasi yang dimuat Keefektifan produk Validitas dan Reliabilitas Instrumen Salah satu tahapan yang penting dalam penelitian ini adalah perancangan instrumen melalui pengukuran yang dilengkapi dengan uji validitas dan reliabilitas (Yusup, 2. Validitas yang dilakukan pada konstrak menunjukkan bahwa sejauh mana alat ukur pada konstrak yang diperoleh dengan cara uji coba (Hamdani et al. , 2. Validitas Instrumen Setelah instrumen disusun selanjutnya akan divalidasi oleh validator (Paka. (Lestari et al. , 2. Instrumen ini diuji coba (Bashooir & Supahar, 2. dengan melibatkan 7 guru IPA yang telah tersertifikasi dan dianggap menjadi expert dalam bidang ini yang berasal dari berbagai sekolah untuk mengetahui hasil validitas dan realibilitas dari instrumen tersebut, terdiri dari 3 guru laki-laki dan 4 guru perempuan. Radeswandri. Anggie Dwimaya Amanda. Rian Vebrianto Gambar 1. Perbandingan Grafik Validator Berdasarkan Jenis Kelamin Selain data diatas, peneliti juga melakukan analisis terhadap validitas instrumen dengan menggunakan nilai korelasi (Hidayat, 2. Hasil dari data validasi instrumen terdapat pada Tabel 2 sebagai berikut. Tabel 2. Validitas Instrumen Konstrak Item Corrected Item Ae Total Correlation Design Informasi yang dimuat Kesesuaian E-modul Sistem Peredaran Darah dengan model pembelajaran yang dipilih Kesesuaian E-modul Sistem Peredaran Darah dengan materi yang dipilih Kesesuaian komponen warna pada E-modul Sistem Peredaran Darah Ketepatan komponen pada E-modul Sistem Peredaran Darah 0,476 Penyajian E-modul Sistem Peredaran Darah Materi mudah dipahami 0,333 Keefektifan Bahasa pada E-modul Sistem Peredaran Darah mudah dipahami Unsur-unsur dalam E-modul Sistem Peredaran Darah menarik 0,381 0,476 0,333 0,476 0,476 0,809 Hasil analisis pada Tabel 2 untuk mengukur validasi instrumen penilaian E-modul Sistem Peredaran Darah berdasarkan semua konstrak menunjukkan bahwa keseluruhan nilai Corrected Item Ae Total Correlation di atas 0,3. Hal tersebut berarti bahwa uji validitas instrumen penilaian E-modul Sistem Peredaran Darah berdasarkan Corrected Item Ae Total Correlation pada taraf signifikansi 5% dinyatakan valid. Penilaian Kualitas Instrumen Media Pengajaran Portal E-Modul Materi Sistem Peredaran Darah Reliabilitas Instrumen Non Tes Dalam pengembangan instrumen evaluasi penggunaan media E-modul Sistem Peredaran Darah setiap item yang ada dinilai konsistensi internalnya (Syahlani & Setyorini, 2. Ini juga merupakan pengukuran yang dilakukan untuk mengukur sejauh mana item-item dalam skala yang diukur dalam konstraknya (Amelia et al. , n. Berikut ini adalah hasil analisis reliabilitas menggunakan koefisien Cronbach alpha untuk angket yang didasarkan pada instrumen pengembangan media E-modul Sistem Peredaran Darah. Tabel 3. Reliabilitas Instrumen E-modul Sistem Peredaran Darah Konstrak (N = . Nilai Alpha Cronbach Keseluruhan Design produk 0,69 Informasi yang dimuat 0,72 Keefektifan produk 0,68 Total Intrumen penilaian Media 0,69 Nilai alfa keseluruhan sebesar 0,69 dengan item konstrak adalah 0,69. 0,72. 0,68 masing-masing. Pada Tabel 3 menunjukkan bahwa nilai dari reliabilitas lebih besar dari 0,6 untuk semua konstrak yang telah diteliti. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa semua konstrak yang digunakan di dalam penelitian dinyatakan reliabel (Novrianto et al. , 2019. Bashooir & Supahar, 2. Selanjutnya dapat mengevaluasi penggunaan media E-modul Sistem Peredaran Darah (Laili, 2. Berdasarkan dari hasil uji validitas dan reliabilitas kuisioner evaluasi pada penggunaan media E-modul Sistem Peredaran Darah menunjukan diatas nilai Nilai valid Corrected Item Ae Total Correlation di atas 0,3. dan reliabel yang dibuktikan dengan koefisien pada alpha Cronbach > 0,6 yaitu 0,69. dapat disimpulkan bahwa instrumen valid dan reliabel. Hasil penelitian itu diperkuat oleh penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa instrumen pada penelitian yang digunakan adalah instrumen yang memiliki kriteria valid (Handayani et al. , 2. Asrial, dkk. menyatakan bahwa instrumen layak digunakan jika memenuhi syarat yaitu validitas, reliabel, tingkat dalam kesukaran Radeswandri. Anggie Dwimaya Amanda. Rian Vebrianto soal, dan memiliki daya beda (Akhsan et al. , 2. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan Lestari dan Parmiti . , kuesioner yang bisa dikembangkan dalam penggunaan media E-modul Sistem Peredaran Darah (Solikin, 2. bagi peserta didik yaitu memiliki validitas yang baik dan reliabilitas yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam penelitian pengembangan media E-modul Sistem Peredaran Darah (Sidiq, 2020. Farida et al. , 2. SIMPULAN Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan yaitu penyusunan dan pengembangan pada evaluasi penggunaan media E-modul Sistem Peredaran Darah menggunakan model pengembangan teoretik dengan menguji tiga konstrak yaitu design produk, infomasi yang dimuat, dan keefektifan produk yang melibatkan 7 validator yaitu guru dari berbagai sekolah dengan jumlah guru laki-laki 3 dan guru perempuan 4. Instrumen pada evaluasi pengembangan media E-modul Sistem Peredaran Darah dinyatakan valid dengan nilai Corrected Item Ae Total Correlation > 0,3. dan reliabel yang dibuktikan dengan koefisien pada alpha Cronbach > 0,6 yaitu 0,69. Untuk itu instrumen ini sudah dapat dimanfaatkan untuk menilai media pembelajaran yang baik dan efektif. Dan memungkinkan untuk diadaptasi untuk lebih baik dan sempurna instrumen yang digunakan dalam menilai media. UCAPAN TERIMA KASIH Pada bagian ini, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihakpihak yang telah memberikan dukungan dalam proses penelitian maupun dalam penyusunan artikel yang melibatkan kerjasama yang bagi sesama para penulis terutama Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim dan Universitas Terbuka. DAFTAR PUSTAKA