ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SELF EFFICACY DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SISWA SMP KARTINI 2 KOTA BATAM Cevy Amelia1. Rusdani2. Fauziah Mellinia Wulan Febriani3 1Fakultas Kedokteran Universitas Batam, cevy_psychology@univbatam. 2Fakultas Kedokteran Universitas Batam, rusdani@univbatam. 3Fakultas Kedokteran Universitas Batam, fauziah_mellinia@yahoo. ABSTRACT Background: Self-efficacy is a belief in an individual's ability to successfully deal with challenges and have the confidence to achieve their desired outcomes. The purpose of this study was to determine the Factors Associated with Self Efficacy in the Learning Activities of Students in SMP Kartini 2 Batam. Methods: The study uses a descriptive analytic survey research design with cross sectional study The sampling technique was simple random sampling with a sample size of 48 students. Collecting data using a questionnaire sheet and measuring intellectual intelligence with the assistance of a psychologist. Analyzing the data using Spearman's Rho statistics. Results: Spearman's Rho test showed that the experience of success, the experience of others, and psychological conditions had a relationship with self-efficacy, while intellectual intelligence did not. The p-value for experience of success is 0. 004, experience of others is 0. 039, verbal persuasion is 0. psychological condition is 0. 007, and intellectual intelligence is 0. The correlation coefficient, the experience of success is 0. 404, the experience of others is 0. 300, verbal persuasion is 0. psychological conditions are 0. 383, and intellectual intelligence is 0. Conclusion: Based on the results of this study, there is a significant relationship between the experience of success, the experience of others, verbal persuasion, and psychological conditions with self-efficacy and there is no significant relationship between intellectual intelligence and self-efficacy. The most influential factor on student learning is verbal persuasion. Keywords: Verbal persuasion. Learning. Self Efficacy ABSTRAK Latar Belakang: Self efficacy merupakan keyakinan atau kepercayaan individu terhadap kemampuan yang dimiliki dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugas yang dihadapi sehingga dapat mengatasi rintangan dan dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan self efficacy dalam kegiatan pembelajaran siswa SMP Kartini 2 Kota Batam. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik survey dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 48 siswa. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner dan pengukuran kecerdasan intelektual yang dibantu dengan psikolog. Analisis data dengan menggunakan uji statistiik SpearmanAos Rho Hasil: Hasil uji SpearmanAos Rho didapatkan bahwa pengalaman keberhasilan, pengalaman orang lain, persuasi verbal dan kondisi psikologis memiliki hubungan dengan self efficacy, sedangkan kecerdasan intelektual tidak memiliki hubungan dengan self efficacy. Didapatkan nilai p-value untuk pengalaman keberhasilan 0,004, pengalaman orang lain 0,039, persuasi verbal 0,000, kondisi psikologis 0,007, dan kecerdasan intelektual 0,823. Didapatkan koefisien korelasi, pengalaman keberhasilan 0,404, pengalaman orang lain 0,300, persuasi verbal 0,515, kondisi psikologis 0,383, dan kecerdasan intelektual 0,033. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara pegalaman keberhasilan, pengalaman orang lain, persuasi verbal, kondisi psikologis dengan self efficacy dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan intelektual dengan self efficacy. Faktor yang paling berpengaruh terhadap pembelajaran siswa adalah persuasi verbal. Kata Kunci : Persuasi verbal. Pembelajaran. Self efficacy Universitas Batam Page 213 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 experience 67%. Penelitian lain yang dilakukan PENDAHULUAN Self efficacy termasuk keyakinan atau kepercayaan individu terhadap kemampuan yang dimiliki dalam melaksanakan danmenyelesaikan tugas yang dihadapi sehingga dapat mengatasi rintangan dan dapat mencapai tujuan yang diinginkan (Jannah, 2. Self Efficacy pelajar terdapat 55,3% dari total 614 pelajar di School of Biomedical Sciences Australia (Ainscough et al. Self Efficacy di Italia terdapat 35% dari total 320 pelajar (Beck & Blumer, 2. Self Efficacy di Indonesia terdapat 90,4% dari total 124 pelajar (Novferma, 2. menggapai hal tersebut. Sehingga siswa tidak akan mudah menyerah, melainkan terus berusaha sampai berhasil (Janatin, 2. Adapun Self oleh lima factor experience, verbal persuasion, physiological states, dan Kecerdasan intelektual. Kelima faktor self-efficacy tersebut mempunyai kontribusi terhadap self-efficacy siswa (Maryam, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Hasan 2014, dengan jumlah responden yang terlibat 187 berpengaruh terhadap self efficacy berupa verbal persuasion dengan nilai signifikansi 79%(Hasan. Hossain, & Islam, 2. Kemudian disusul dengan physiological states 69%, vicarious experience 68% dan mastery penelitian bahwa self efficacy dapat dipengaruhi oleh kecerdasan intelegensi pada pelajar dengan hasil perhitungan self-efficacy . eyakinan dir. sebesar 40,59 % (Riskinanti & Ningrum, 2. Kecerdasan (IQ) dikaitkan dengan kemampuan untuk berfikir menangkap masalah dengan solusi yang cepat. Intelegensi hambatan dalam menerima dan memahami suatu yang tinggi akan lebih mudah menerima dan memahami materi yang diberikan (Beck & Blumer, 2021. Riskinanti & Ningrum, 2. diinginkan, walaupun terdapat masalah untuk Efficacy dapat dipengaruhi materi, sedangkan individu dengan intelegensi Siswa dengan self-efficacy yang tinggi,akan Julinawati Pengalaman yang dialami oleh siswa Mastery . engalaman pribad. , baik itu pengalaman keberhasilan maupun pengalaman kegagalan, sama-sama membangun efficacy belief siswa. Pengalaman keberhasilan meningkatkan efficacy belief siswa kesempatan bagi siswa untuk belajar mengubah kegagalan tersebut menjadi keberhasilan melalui usaha yang dilakukan terus-menerus (Maryam. Faktor siswa yang mengamati pengalaman keberhasilan atau kegagalan orang lain yang Vicarious karakteristik yang sama dengan siswa dapat berpengaruh terhadap kepercayaan diri siswa. Hal selanjutnya yang menjadi faktor kepercayaan diri siswa, dimana ada tidaknya dukungan verbal dari lingkungan Universitas Batam Page 214 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 sekitar siswa atau yang dinamakan verbal Ketika siswa berhasil dan bila ia kepercayaan diri siswa tersebut akan meningkat dan sebaliknya. Faktor physiological states berpengaruh terhadap kepercayaan diri,keadaankeadaan fisik seperti lelah, capai, tegang, cemas, bila keadaan keadaan fisik tersebut dirasakan sebagai tantangan maka akan memperkuat self efficacy siswa (Dewi et al. , 2019. Hasan et al. metode simple random sampling pada siswa SMP Kartini 2 Kota Batam yang berjumlah 48 Penelitian ini dilaksanakan di SMP Kartini 02 Kota Batam pada tanggal 26 Januari 2022. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor dari self efficacy yaitu kecerdasan pengalaman orang lain, persuasi verbal, dan kondisi psikologis. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah self efficacy pada siswa. Persiapan Responden Penelitian. Awal SMP Kartini 2 Kota Batam termasuk peneliti responden harus mematuhi protokol sekolah swasta tertua di Batam dan memiliki kesehatan selama masa pandemi, serta tidak siswa dengan latar belakang yang beragam, mengadakan kumpul. Selanjutnya, responden karena SMP Kartini 2 Kota Batam juga menerima diberikan penjelasan mengenai penelitian yang kelas inklusi. Survey pendahuluan yang telah akan dilakukan, tujuan, manfaat, dan cara dilakukan. SMP Kartini 2 Kota Batam memiliki mengisi kuesioner secara benar. Responden 113 siswa. selanjutnya mengisi persetujuan izin secara Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka peneliti tertarikmembahas AuFaktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Self tertulis . nformed consen. dan selanjutnya untuk dapat mengisi kuesioner yang telah dibagikan. Tahap Tes CFIT (Culture Fair Efficacy Dalam Kegiatan Pembelajaran Siswa Intelligence Tes. Pengalaman Keberhasilan. Smp Kartini 2 Kota BatamAy. Pengalaman Orang lain. Persuasi Verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kondisi Psikologis dan Self Efficacy. Peneliti faktor-faktor yang berhubungan dengan self eficacy dalam kegiatan pembelajaran siswa SMP mengisi pertanyaan dengan alat ukur CFIT Kartini 2 Kota Batam. (Culture Fair Intelligence Tes. mengacu pada METODE PENELITIAN pedoman lembaga psikologi yang sudah dibuat. Penelitian ini dilakukan dengan metode Selanjutnya dilakukan tes IQ (Intelligence observasional yang bersifat analitik dengan Quotien. dengan menggunakan alat ukur CFIT desain atau pendekatan cross sectional. Pada (Culture Fair Intelligence Tes. dengan skala penelitian ini populasi yang digunakan adalah Weschler. siswa SMP Kartini 2 Kota Batam kelas VII dan Selanjutnya dilakukan dengan Pengukuran Vi dengan jumlah 80 siswa dengan teknik self-efficacy dan faktor- faktonya yaitu dengan pengambilan sampel random sampling dengan menggunakan kuesioner yang merujuk kepada Universitas Batam Page 215 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 Jurnal Validitas Konstruk Instrumen General Self Efficacy Scale. Setelah informasi dirasa cukup, hasil di terima dan ditutup dengan kesepakatan bahwa peneliti akan menghubungi informan jika untuk memastikan tidak ada informasi yang hilang selama proses pengisian. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Univariat masih ada hal-hal yang perlu ditanyakan. Setelah selesai, segera dilakukan pengecekan kembali Tabel 1. Analisis Univariat Karakteristik Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Kecerdasan Intelektual Mentally Retarded Boderline Rata - Rata Bawah Rata Ae Rata Rata - Rata Atas Superior Very Superior Total Pengalaman Keberhasilan Gagal Berhasil Total Pengalaman Orang lain Rendah Sedang Tinggi Total Persuasi Verbal Negatif Positif Total Kondisi Psikologis Rendah Sedang Tinggi Total Self Efficacy Sangat Rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi Total Frekuensi . Persentase (%) Berdasarkan tabel 1 mengenai analisis jumlah 28 siswi . ,3%), sebagian besar univariat, menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kecerdasan intelektual rata- responden berjenis kelamin perempuan dengan rata dengan jumlah 23 siswa . ,9%) , sebagian Universitas Batam Page 216 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 memiliki self efficacy yang sedang denganjumlah 20 siswa . ,7%). keberhasilan yaitu pengalaman berhasil dengan Jadi dapat disimpulkan jumlah siswa paling jumlah 35 siswa . ,9%), sebagian besar banyak terdapat di pengalaman keberhasilan responden melihat pengalaman orang lain yang dengan jumlah 35 siswa, dan jumlah siswa paling sedang dengan jumlah 20 siswa . ,7%), sedikit berada di kategori sedang yaitu 20siswa. sebagian besar responden memiliki persuasi Analisis Bivariat verbal yang positif dengan jumlah 27 siswa Hubungan antara Kecerdasan Intelektual . ,3%), sebagian besar responden memiliki dengan Self Efficacy kondisi psikologis yang sedang dengan jumlah 25 siswa . ,1%), dan sebagian besar responden Tabel 2. Hubungan antara Kecerdasan Intelektual dengan Self Efficacy Kecerdasan Intelektual Mentally Retarded Boderline Rata - Rata Bawah Rata Ae Rata Rata - Rata Atas Superior Very Superior Total Rendah Self Efficacy Sedang Sangat Rendah Tinggi Sangat Tinggi Total Pvalue 0,826 0,033 Berdasarkan tabel 2 menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual besar maka nilai self hasil uji statistik dengan SpearmanAos Rho antara efficacy besar. Begitu sebaliknya, apabila nilai variabel kecerdasan intelektual dengan self kecerdasan intelektual kecil maka nilai self efficacy p-value sebesar 0,826 (<0,. , maka efficacy kecil. dapat ditarik kesimpulan bahwa H0 diterima dan Hal ini dapat terjadi karena adanya faktor Ha ditolak, dimana tidak terdapat hubungan lain yang lebih berpengaruh terhadap self efficacy antara kecerdasan intelektual dengan selfefficacy siswa dalam pembelajaran itu sendiri. Adapun pada SMP Kartini 2 Kota Batam. kecerdasan intelektual siswa, lebih berpengaruh Hasil ini juga diperoleh nilai koefisien korelasi . sebesar 0,033 yang berarti interpretasi meningkatkan self efficacy pada siswa. Hal ini nilai . tidak ada korelasi, kemudian koefisien sesuai dengan teori yang diungkapkan oleh bertanda positif menunjukkan terdapat hubungan Goleman, bahwa kecerdasan intelektual (IQ) positif antara kecerdasan intelektual dengan self hanya menyumbang 20% bagi kesuksesan. Hubungan kedua variabel searah yang sedangkan 80% adalah sumbangan faktor berarti apabila apabila nilai kekuatan-kekuatan lain, diantaranya adalah Universitas Batam Page 217 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 intelegensi dengan efikasi diri pada siswa kelas kecerdasan emosional atau Emotional Quotient vii SMP negeri AuxAy kota bogor bahwa tidak (EQ) (Goleman, 2. Penelitian terdapat hubungan antara IQ dengan Efikasi Diri pada siswa kelas VII SMP Negeri X Kota Bogor Jurecska & Lee-Zorn . tentang hubungan (Riskinanti & Ningrum, 2. Hal ini dapat antara IQ dengan efikasi diri, hasil penelitian ini disebabkan adanya faktor eksternal yaitu faktor memang berkorelasi positif, namun hasil IQ Efikasi Diri sosial-ekonomi Intelegensi Efikasi Diri. (Jurecska et al. , 2. Penelitian Hubungan Pengalaman Keberhasilan dengan Self Efficacy Ningrum . tetang hubungan antara Tabel 3. Hubungan antara Pengalaman Keberhasilan dengan Self Efficacy Pengalaman Keberhasilan Gagal Berhasil Total Sangat Rendah 3 23,1 3 6,3 Self Efficacy Rendah Sedang Tinggi Total p- value Sangat Tinggi 0,004 9 25,7 35 9 18,8 48 0,404 Berdasarkan tabel 3 diperoleh hasil uji self efficacynya, namun hal tersebut juga bisa statistik dengan SpearmanAos Rho antara variabel dijadikan contoh untuk dikemudian hari dan pengalaman keberhasilan dengan self efficacy p- tidak terlalu berlebihan di dalam kecemasan value sebesar 0,004 (<0,. , maka dapat ditarik Siswa akan menanggapi kecemasan kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, tersebut dengan perbaikan diri, sehingga self dimana terdapat hubungan antara pengalaman efficacy akan meningkat. Hal ini sesuai dengan keberhasilan dengan self efficacy pada SMP teori yang dipaparkan oleh Alwisol yang Kartini 2 Kota Batam. mengemukakan bahwa mencapai keberhasilan Diperoleh nilai koefisien korelasi . akan memberikan dampak yang berbeda-beda sebesar 0,404 yang berarti interpretasi nilai . sesuai dengan proses bagaimana mencapainya. korelasinya cukup, kemudian koefisien bertanda Dimana pengalaman keberhasilan adalahprestasi positif menunjukkan terdapat hubungan positif yang telah dicapai antara pengalaman keberhasilan dengan self Hubungan kedua variabel searah yang Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurfauziah . tentang keberhasilan besar maka nilai self efficacy besar. analisis self efficacy matematik siswa kelas vi Hal ini dapat terjadi dikarenakan adanya smp 7 cimahi dilihat dari gender yang (Alwisol, 2. dimasa yang telah lalu menyatakan bahwa mastery experince termasuk menjadikan siswa merasa cemas atau tertekan dalam indikator self efficacy dengan persentase dalam pembelajaran sehingga akan menurunkan 65,74% dimana persentase ini masih kurang Universitas Batam Page 218 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 Mastery Experience (Pengalaman Keberhasila. berpengaruh terhadap self efficacy pada siswa memberikan bukti yang paling otentik bahwa (Nurfauziah et al. , 2. dengan melakukan segala usaha dengan baik Penelitian lain yang dilakukan oleh Van adalah cara untuk berhasil. Hal ini juga 85 Dinther. Dochy, dan Segers menemukan bahwa dikarenakan Mastery Experience merupakan mastery experiences berpengaruh pada efikasi faktor yang berasal dari dalam individu dan juga diri akademik siswa. Hal itu dikarenakan hasil dari pengalaman individu itu sendiri. Hubungan antara Pengalaman Orang Lain dengan Self Efficacy Tabel 4. Hubungan antara Pengalaman Orang Lain dengan Self Efficacy Pengalaman Orang Lain Sangat Rendah Rendah Rendah Sedang Tinggi Total Self Efficacy Sedang Tinggi Pvalue Total Sangat Tingg % f 6,3 16 18,8 48 0,039 Berdasarkan tabel 4 didapatkan uji yang juga berpengaruh terhadap self efficacy statistik dengan SpearmanAos Rho antara variabel siswa SMP Kartini 2 Kota batam adalah guru. pengalaman orang lain dengan self efficacy p- Hal ini didapatkan dari wawancara terhadap value sebesar 0,039 (<0,. , maka dapat ditarik siswa dimana apabila terdapat role model guru kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang positif, maka siswa akan menunjukkan dimana terdapat hubungan antara pengalaman sikap yang positif atau kooperatif dalam orang lain dengan self efficacy pada SMPKartini 2 Kota Batam. penelitian ini tingkat pengalaman orang lain Diperoleh nilai koefisien korelasi . Sehingga, sebesar 0,300 yang berarti interpretasi nilai . berpengaruh terhadap siswa SMP 2 Kartini Kota korelasinya cukup, kemudian koefisien bertanda Batam, dikarenakan tidak adanya pertanyaan positif menunjukkan terdapat hubungan positif tentang role model seorang guru. antara pengalaman orang lain dengan self Hasil penelitian ini sejalan dengan Hubungan kedua variabel searah yang penelitian yang dilakukan oleh Nurfauziah berarti apabila apabila nilai pengalaman orang . dimana didapatkan hubungan antara lain besar maka nilai self efficacy besar. Begitu pengalaman orang lain dengan self efficacy sebaliknya, apabila nilai pengalaman orang lain dengan 63,69%. Faktor ini merupakanpersentase kecil maka nilai self efficacy kecil. terendah dalam mempengaruhi selfefficacy pada Pengalaman orang lain yang dimaksud adalah role model dari senior maupun teman Namun, dalam kenyataannya role model Universitas Batam siswa (Nurfauziah et al. , 2. Hubungan antara Persuasi Verbal dengan Self Efficacy Page 219 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 Tabel 5. Hubungan antara Persuasi Verbal dengan Self Efficacy Self Efficacy Rendah Sedang Persuasi Verbal Sangat Rendah Negatif Positif Total Total Sangat Tinggi 9 33,3 100 0,000 9 18,8 Berdasarkan tabel 5 didapatkan uji Tinggi 0,515 statistik dengan SpearmanAos Rho antara variabel kemampuan-kemampuan persuasi verbal dengan self efficacy p-value sehingga individu tersebut mencapai tujuanyang sebesar 0,000 (<0,. , maka dapat ditarik diinginkan (Stajkovic. Bandura. Locke. Lee, & kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Sergent, dimana terdapat hubungan antara persuasi verbal diyakinkan secara verbal akan dengan self efficacy pada SMP Kartini 2 Kota usaha yang lebih keras jika dibandingkan dengan Batam individu yang memiliki keraguan dan hanya Diperoleh nilai koefisien korelasi . sebesar 0,515 yang berarti interpretasi nilai . Seseorang memikirkan kekurangan diri ketika menghadapi korelasinya kuat, kemudian koefisien bertanda Penelitian ini sejalan dengan penelitian positif menunjukkan terdapat hubungan positif yang dilakukan oleh Nurfauziah . tentang antara persuasi verbal dengan self efficacy. analisis self efficacy matematik siswa kelas vi Hubungan kedua variabel searah yang berarti smp 7 cimahi dilihat dari gender, didapatkan apabila apabila nilai persuasi verbal besar maka adanya hubungan antara persuasi verbal dengan nilai self efficacy besar. Begitu sebaliknya, self efficacy. Persuasi verbal memiliki persentase apabila nilai persuasi verbal kecil maka nilai self tertinggi dibandingkan dengan faktor lainnya efficacy kecil. dengan persenase sebesar 71,27% (Nurfauziah et Hal ini sesuai dengan teori menurut Bandura . individu yang diarahkan dengan saran, nasihat dan bimbingan dapat , 2. Hubungan Kondisi Psikologis dengan Self Efficacy Tabel 6. Hubungan antara Kondisi Psikologis dengan Self Efficacy Kondisi Psikologis Rendah Sedang Tinggi Total Sangat Rendah Self Efficacy Rendah Sedang Tinggi 5 33,3 Berdasarkan tabel 6 didapatkan uji statistik dengan SpearmanAos Rho antara variabel Universitas Batam Sangat Tinggi 3 37,5 9 18,8 Total Pvalue 0,007 0,383 kondisi psikologis dengan self efficacy p-value sebesar 0,007 (<0,. , maka dapat ditarik Page 220 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, psikologis dengan self efficacy pada SMP Kartini 2 Kota Batam Diperoleh nilai koefisien korelasi . sebesar 0,383 yang berarti interpretasi nilai . korelasinya cukup, kemudian koefisien bertanda positif menunjukkan terdapat hubungan positif antara kondisi psikologis dengan self efficacy. Hubungan kedua variabel searah yang berarti apabila nilai kondisi psikologis besar maka nilai self efficacy besar. Begitu sebaliknya, apabila nilai kondisi psikologis kecil maka nilai self efficacy kecil. Psycological kontribusi dalam membangun Self Sefficacy namun bukan sebuah predikor. Keadaan emosi mempengaruhi efikasi di bidang kegiatan itu. Emosi yang kuat, takut, cemas, stress, dapat mengurangi efikasi diri. namun bisa terjadi, peningkatan emosi . ang tidak berlebiha. dapat meningkatkan efikasi diri. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurfauziah . dimana terdapat hubungan antara kondisi psikologi Kondisi 69,77% mempengaruhi self efficacy siswa. Hal ini didapatkan karena kesehatan jasmani itu banyak dipengaruhi oleh kesehatan rohani, atau bisa psikologis, yang akan berdampak pada hasil pembelajarannya (Nurfauziah et al. , 2. KESIMPULAN Sebagian besar responden berjenis kelamin Universitas Batam perempuan dengan jumlah 28 siswi . ,3%) Sebagian rata-rata jumlah 23 siswa . ,9%) Sebagian dengan jumlah 35 siswa . ,9%) Sebagian pengalaman orang lain sedang dengan jumlah 20 siswa . ,7%) Sebagian besar responden memiliki persuasi verbal yang positif dengan jumlah 27 siswa ,3%) Sebagian besar responden memiliki kondisi psikologis sedang dengan jumlah 25 siswa ,1%) Sebagian besar responden memiliki self efficacy yang sedang dengan jumlah 20 siswa ,7%) Diketahui tidak terdapat hubungan antara kecerdasan intelektual dengan self efficacy dalam kegiatan pembelajaran siswa SMP Kartini 2 Kota Batam dengan nilai p = 0,823 Diketahui efficacy dalam kegiatan pembelajaran siswa SMP Kartini 2 Kota Batam dengan nilai p = 0,004 Diketahui pengalaman orang lain dengan self efficacy dalam kegiatan pembelajaran siswa SMP Kartini 2 Kota Batam dengan nilai p = 0,039 Diketahui terdapat hubungan antara persuasi verbal dengan self efficacy dalam kegiatan pembelajaran siswa SMP Kartini 2 Kota Batam dengan nilai p = 0,000 Diketahui terdapat hubungan antara kondisi Page 221 ZONA KEDOKTERAN VOL. 12 NO. 3 SEPTEMBER 2022 psikologis dengan self efficacy dalam kegiatan pembelajaran siswa SMP Kartini 2 Kota Batam dengan nilai p = 0,007 SARAN Perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan jenis dan variabel yang berbeda untuk lebih mengetahui faktor lain yang dapat berhubungan dengan self efficacy. motivasi dan masukan pada penelitian ini. Ucapan terimakasih juga penulis Wennas. Sp. MARS Suryanti. Kes yang telah memberikan Ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada pihak SMP Kartini 02 Kota Batam yang telah UCAPAN TERIMA KASIH Penulis memberikan banyak bimbingan, dorongan melangsungkan penelitian. Sukma Sahreni. Gizi yang telah DAFTAR PUSTAKA