Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal PEMBERIAN BEBERAPA TAKARAN KOMPOS BAGLOG JAMUR TIRAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt. TRI YUDA PUTRA1. YUSNAWETI2. YUSTITIA AKBAR3 Program studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat1,2,3 Email: triyudaputra62@ gmail. com1, yusnaweti21@gmail. Abstract: The research entitled "Giving Several Doses of Oyster Mushroom Baglog Compost to the Growth and Yield of Sweet Corn Plants (Zea mays saccharat. has been carried out in a research field of the Faculty of Agriculture. University of Muhammadiyah West Sumatra (UMSB). Tanjuang Gadang Koto Nan Ampek Village. West Payakumbuh District. Payakumbuh City, with a type of inceptisol soil, and has an altitude of A 514 meters above sea The research was conducted from July to September 2024. The purpose of this study is to obtain the best dose of oyster mushroom baglog compost for the growth and yield of sweet corn plants. This study used a Group Random Design (RAK) with 5 treatments of 4 groups, so that there were 20 experimental plots with a size of 1. 2 cm. In each plot there are 6 plants, 3 plants are used as sample plants. The treatment given is the size of Oyster mushroom baglog compost 0 tons/ha, the dosage of 10 tons/ha, the dosage of 20 tons/ha, the dosage of 30 tons/ha, the dosage of 40 tons/ha. The observation data were averaged and statistically analyzed with the F test at a real level of 5%. The observations made were plant height, number of leaves, leaf length, leaf width, number of cobs, length of cobs, plant weight, weight of plots, weight per hectare of sweet corn plants. From the results of this study, it can be concluded that the administration of several doses of oyster mushroom baglog compost has not been able to increase the growth and yield of sweet corn plants. Keywords: Sweet corn. Oyster mushroom baglog compost. Dosage Abstrak: Penelitian dengan judul AuPemberian Beberapa Takaran Kompos Baglog Jamur Tiram Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharat. telah dilaksanakan dilahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat(UMSB), kelurahan Tanjuang Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh, dengan jenis tanah inceptisol, dan memiliki ketinggian A 514 mdpl. Penelitian di lakukan bulan Juli sampai dengan bulan September 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak percobaan dengan ukuran 1,2x 1,2 cm. Dalam setiap petak terdapat 6 tanaman, 3 tanaman dijadikan sebagai tanaman sampel. Perlakuan yang di berikan adalah takaran kompos baglog jamur Tiram 0 ton/ha, takaran 10 ton/ha, takaran 20 ton/ha, takaran 30 ton/ha, takaran 40 ton/ha. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis statistika dengan uji F pada taraf nyata 5%. Dari hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian beberapa takaran kompos baglog jamur tiram belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Kata kunci: Jagung manis. Kompos baglog jamur tiram. Takaran Pendahuluan Tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt. ) merupakan bahan pangan kedua yang terbilang sangat penting setelah beras. Jagung manis adalah salah satu komoditas yang di P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal gemari di Indonesia. Selain rasanya manis, jagung manis juga memiliki nilai jual yang relatif Permintaan akan jagung manis dari tahun meningkat drastis seiring dengan pertumbuhan penduduk di Indonesia yang semakin pesat, kebutuhan pangan juga terus meningkat (Budiman, 2. Hal tersebut didukung karena kandungan gizi didalam jagung yang cukup tinggi. Jagung manis mengandung gizi yaitu Energi 96 cal. Protein 3,5 g. Lemak 1,0 g. Karbohidrat 22,8 g. Kalsium 3,0 mg. Fosfor, 111 mg. Besi 0,7 mg. Vitamin A 400 SI. Vitamin B 0,15 mg. Vitamin C 12,0 mg, dan air 72,7 g. Kandungan gizi penting pada jagung adalah karbohidrat dan lemak jagung yang sebagian besar terdapat pada bagian lembaganya. Kandungan Karbohidrat jagung terdiri dari pati . milosa dan amilopektin, dan sukros. , gula, serat kasar dan pentosan. Asam lemak penyusun lemak jagung terdiri dari asam lemak jenuh . almitat dan stearat. serta asam lemak tidak jenuh . leat lisin dan tripofa. (Elvinawati. Rohiat. Cangdra, dan Amir 2. Menurut Badan Pusat Statistik Indonesia . , produksi tanaman jagung di Sumatra Barat pada tahun 2022 adalah 569. 450,41 ton/ha sedangkan produksi jagung pada tahun 2023 055,73 ton/ha. Angka tersebut menunjukan bahwa produksi jagung menurun pada Hal ini di sebabkan oleh produksi berbagai macam di lapangan sehingga menyebabkan produksi menurun salah satunya adalah berkurangnya kesuburan tanah. Oleh karena itu, perlu di lakukan upaya peningkatan produksi tanaman jagung dengan penggunaan teknologi yang sesuai. Upaya pertama untuk menghasilkan produksi tanaman yang berkelanjutan dapat dilakukan dengan cara memperbaiki kesuburan tanah dengan menggunakan sumber daya alami yaitu dengan memberikan bahan organik. Pada kenyataannya dalam upaya peningkatan produksi jagung manis dihadapkan pada berbagai kendala teknis maupun nonteknis. Petani yang umumnya kekurangan modal akan kesulitan karena semakin meningkatnya harga sarana dan prasarana terutama meningkatnya harga dan kurangnya tersedia pupuk anorganik (Priyani. Haryono, dan Suprapto, 2. Penggunaan pupuk anorganik dalam jumlah besar secara terus menerus tentunya akan berdampak buruk pada tanah dan menyebabkan tanah terdegradasi. Penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus akan membuat tanah menjadi padat akan mengakibatkan terhambatnya infiltrasi dan penyerapan air sehingga berdampak kepada pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanah yang padat sangat mudah jenuh air yang mengakibatkan sistem perakaran tanaman yang terganggu serta rusaknya struktur tanah. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi kerusakan tanah tersebut adalah dengan menambahkan pupuk organik pada tanah (Susiania. Zahraha, dan Sablia, 2. Salah satu ragam pupuk organik berupa kompos bersumber dari limbah baglog jamur tiram yang merupakan media bekas budidaya jamur tiram putih. Salah satu cara pemanfaatan limbah baglog jamur tiram yaitu dengan cara pengomposan agar dapat bermanfaat untuk tanaman dan juga tanah (Putri. Jumar, dan Saputra 2. Limbah baglog jamur tiram sangat tepat untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kompos karena mengandung 0,23% N, 0,30% P, 0,20% K, dan 17,93% C (Hasbiah. Yustiani, dan Desiriani 2. Dilihat dari sisa nutrisi tersebut, maka limbah baglog masih dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, yang salah satunya dengan cara dikomposkan dengan menggunakan mikroorganisme (Wanti. Shovitri, dan Kuswytasari 2. Hasil penelitian Purwanto dan Nugroho . , menyatakan pemberian kompos baglog jamur tiram sebanyak 20 ton/ha di tanah ultisol berpengaruh nyata terhadap jumalah daun, panjang daun, jumlah umbi, bobot segar umbi, bobot . selanjutnya hasil penelitian Ali . menunjukan pemberian kompos baglog jamur tiram 40 ton/ha bisa meningkaktkan parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah cabang dan bobot buah cabai per petak. Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Metodologi Penelitian Penelitian ini telah telah dilaksanakan dilahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat(UMSB), kelurahan Tanjuang Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh, dengan jenis tanah inceptisol, dan memiliki Bahan gunakan adalah benih jagung exsotic. Kompos baglog jamur tiram, pupuk urea, pupuk SP 36, pupuk KCL dan insektisida Emacell dan fungisida Ratamortf . Adapun alat yang di gunakan ad alah timbangan,ember,cangkul,gunting,ajir, papan label. Hand sprayer, kalkulator dan alat Ae alat tulis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak percobaan dengan ukuran 1,2x 1,2 cm. Dalam setiap petak terdapat 6 tanaman, 3 tanaman dijadikan sebagai tanaman sampel. Perlakuan yang di berikan adalah takaran kompos baglog jamur Tiram 0 ton/ha, takaran 10 ton/ha, takaran 20 ton/ha, takaran 30 ton/ha, takaran 40 ton/ha. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis statistika dengan uji F pada taraf nyata 5%. Hasil dan Pembahasan Tinggi tanaman jagung manis merupakan perubah pengamatan ini. Rata-rata tanaman jagung mnais pada setiap takaran kompos baglog jmaur tiram. Tabel 1. Rata-rata tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman jagung manis akibat pemberian beberapa takaran kompos jamur tiram Takaran Kompos Jamur Tinggi Tanaman Jumlah Daun Tiram 0 ton/ha 10 ton/ha 20 ton/ha 30 ton/ha 40 ton/ha 12,91 % Angka-angka pada kolom diatas yang berbeda tidak nyata menurut uji F pada taraf nyata 5% Tinggi tanaman jagung manis dan jumlah daun pada beberapa takaran kompos baglog jamur tiram di sebabkan karena kompos baglog jamur tiram belum dapat di manfaatkan oleh tanaman, di karenakan pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun di lakukan sampai tanaman berumur 6 MST sehingga menyebabkan tanaman hanya memanfaatkan unsur hara yang ada di dalam tanah, maupun pupuk anorganik yang di tambahkan seperti Urea,KCl dan SP 36. Adanya pengolahan tanah yang maksimum akan menyebabkan tanah menjadi gembur ,airase dan drainase jadi baik sehingga akar mudah berkembang dengan baik sehingga unsur hara hara yang tersedia di dalam tanah akan di serap oleh akar. Terutama unsur N,P dan K yang sangat berguna untuk pertumbuhan tanaman jagung manis seperti tinggi tanaman dan jumlah daun. Hal ini sejalan dengan pendapat Riza . , yang mengatakan bahwa Peningkatan tinggi tanaman dan jumlah daun sangat dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara dalam tanah, seperti Nitrogen. Fosfor dan Kalium . Ketiga unsur hara ini memiliki fungsi yang saling P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal mendukung dalam proses pertumbuhan tanaman. Nitrogen berperan penting dalam mendukung pertumbuhan vegetatif, khususnya perkembangan daun dan batang. Selanjutnya Maula . menyatakan fosfor berfungsi merangsang perkembangan akar, pembentukan buah, dan biji. Kalium berkontribusi dalam mempercepat proses fotosintesis serta mendistribusikan enzim, mineral, dan air, sehingga meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit (Novianto, 2. Tabel. 2 Rata-rata panjang daun dan lebar daun tanaman jagung manis akibat pemberian beberapa takaran kompos jamur tiram Takaran Kompos Jamur Panjang Daun . Lebar Daun . Tiram 0 ton/ha 10 ton/ha 20 ton/ha 30 ton/ha 40 ton/ha Angka-angka pada kolom diatas yang berbeda tidak nyata menurut uji F pada taraf nyata 5%. Panjang daun dan lebar daun sangat erat kaitanya dengan sifat genetik varietas jagung Dimana pada percobaan ini varietas jagung yang digunakan adalah sama yaitu varietas Sehingga dengan demikian genetic tanaman juga sama, contoh pada Tabel 2 panjang daun berkisar 75. 58 cm -81. 92 cm dan lebar 8-8,5 cm-9,5 cm ini menunjukan panjang daun dan lebar daun tanaman telah mendekati deskripsi yang ada pada Tabel 1. Menurut Riskiyah . , varietas tanaman yang di budidayakan mempengaruhi pertumbuhan dan hasil. Pemeliharaan yang baik bagi tanaman jagung manis telah di kondisikan sebaik mungkin seperti pengolahan tanah yang maksimum, penyiangan, pembumbunan, pengendalian hama dan penyiraman. Pemberian Air yang cukup sangat berguna dalam proses fotosintesis bagi Hal ini sesuai dengan pendapat Astutik. Suryaning dari Rafanda . menyatakan bahwa ketersedian air berpengaruh terhadap proses fotosintesis. Air yang cukup akan berpengaruh terhadap jumlah klorofil yang di butuhkan dalam proses fotosintesis. Tabel. 3 Rata-rata jumlah dan lebar tongkol dan panjang tongkol jagung manis akibat pemberian beberapa takaran kompos jamur tiram Takaran Kompos Jamur Jumlah Tongkol Panjang Tongkol Tiram 0 ton/ha 10 ton/ha 20 ton/ha 30 ton/ha 40 ton/ha Angka-angka pada kolom diatas yang berbeda tidak nyata menurut uji F pada taraf nyata 5%. Jumlah tongkol dan panjang tongkol sangat berkaitan erat dengan sifat genetik dari tanaman jagung manis yang di gunakan. Dimana jumlah tongkol pada percobaan ini 1. 25 dan panjang tongkol 30. 42 sampai 32. Hal ini sesuai dengaan deskripsi Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal varietas tanaman jagung manis dimana jumlah tongkol 1 dan panjang tongkol 17. 3cm sampai 3 seperti yang terlihat pada lampiran 1. Sejalan pendapat Mabakotawasi. Sutardi, dan Istiqomah . , faktor genetik adalah substansi heriditas kromosom yang mempengaruhi ukuran dan bentuk tubuh tanaman. Varietas yang sesuai dengan kondisi lingkungan akan optimal pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pemberian beberapa takaran kompos baglog jamur tiram tidak berpengaruh terhadap varietas yang di gunakan, hal ini di sebabkan karena varietas tanaman yang sudah memiliki genetik tertentu sehingga pertumbuhan dan hasil tanaman jagung tidak akan bertambah serta akan sesuai dengan deskripsi varietas selama kebutuhan tanaman tersebut tercukupi. Faktor yang mempengarugi pertumbuhan dan hasil tanaman adalah faktor genetik dan faktor Menurut Khairiyah. Khadijah. Iqbal. Erwan. Norlian dan Mahdinooe . , pengaruh varietas terhadap variabel pengamatan di sebabkan karena faktor genetik yang dimiliki tanaman. Tabel. 4 Rata- rata berat tongkol per tanaman, per petak dan per hektar jagung manis akibat pemberian beberapa takaran kompos baglog jamur tiram Takaran Kompos Jamur Tiram Berat Tongkol per Tanaman . Berat per Petak . Berat per Hektar . 0 ton/ha 10 ton/ha 20 ton/ha 30 ton/ha 40 ton/ha Angka-angka pada kolom diatas yang berbeda tidak nyata menurut uji F pada taraf nyata 5%. Berat tongkol per tanaman, per petak, per hektar pada tanaman jagung manis setetah pemberian takaran kompos baglog jamur tiram di pengaruhi oleh pertumbuhan vegetatifnya. Selain pertumbuhan vegetatif, faktor yang turut mempengaruhi berat tongkol pertanaman adalah kadar N,P dan K didalam pupuk. Ketersedian unsur hara yang di serap tanaman saling mempengaruhi satu sama lain. Dalam pertumbuhannya, nitrogen menjadikan tanaman lebih hijau, meningkatnya jumlah daun keseluruhan,mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan kandungan karbohidrat pada hasil panen. Tanaman membutuhkan akar yang subur dan kokoh berdiri sehingga meningkatkan penyerapan nutrisi. Fosfor di gunakan dalam membantu perakaran muda dan Kalium dalam ketersedian cukup akan mendukung fotosintesis, mengaktifkan enzim esensial pada reaksi Parintak . menyatakan apabila tanaman di berikan nitrogen yang cukup, maka kebutuhan unsur hara lain seperti fosfor ikut meningkat untuk mengimbangi cepatnya laju pertumbuhan. Selanjutnya menurut Prawangsyah . bahwa berat tanaman di pengaruhi oleh pertumbuhan vegetatifnya. Jika pertumbuhan vegetaif baik maka ada kemungkinan beratnya ikut meningkat. Penutup Dari hasil penelitian dapat kesimpulan bahwa pemberian beberapa takaran kompos baglog jamur tiram belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Daftar Pustaka Adellyna. Teknik Budi Daya Jamur Tiram. Yogyakarta: Diva Press. Ali. Kartina. Sari. R M. , & Taisa. R 2021 . Pengaruh limbah baglog dan sungkup plastik terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah keriting. Agrovigor: jurnal Agroteknologi, 14. Alqamari. , dan Cemda. Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Dari Limbah Baglog Untuk Peningkatan Pendapatan Pada Kelompok Tani Jamur Tiram Di Kelurahan Medan Denai Kecamatan Medan Denai. Ihsan:JurnalPengabdianMasyarakat,3. ,7381. org/10. 30596/ihsan. Asikin. , and M. Thamrin. AuHama Dan Penyakit Utama Jagung Dan Alternatif Pengendaliannya Di Lahan Pasang Surut. Ay Pertanian. Asriani, and Dhian Herdhiansyah. Analisis Penawaran Komoditas Jagung Nasional. Yogyakarta: Penerbit NEM. Astutik. Suryaningdari. D dan Rafanda. Hubungan Pupuk Kalium dan Kebutuhan Air Terhadap Sifat Biologis. Sistem Perakaran Biomassa http://journal,politekcwe. id/index. php/journalCitrawidyaedukasi/article/view/188. Diakses pada tanggal 22 desember 2024 Atini. Zulhidiani. , & Heiriyani. T 2019 . Pemanfaatan Limbah Media Tanam Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatu. sebagai Kompos dan Pengaruhnya terhadap Hasil Tanaman Okra (Abelmosschus esculentus (L. ) Moenc. Agroekotek View, 1. , 9-18. Ayu. , jumar, j. , dan Sari. Limbah Baglog Jamur Tiram Putih sebagai Kompos pada Cabai Rawit (Capsicum frutescens L. ) Var. Hiyung. Jurnal Budidaya Pertanian, 17 . , 83-88 https://doi. org/10. 30598/jbdp. Badan Pusat Statistik Sumatra Barat (BPS). luas panen produktivitas dan produksi tanaman jagung di Sumatra Barat. http//sumatra barat. Biba. AuPreferensi Petani Terhadap Jagung Hibrida Berdasarkan Karakter Agronomik. Produktivitas Dan Keuntungan Usahatani. Ay Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 35. Budiman. Budidaya Jagung Organik Varietas Baru Yang Kian Diburu. Pustaka Baru Press. Yogjakarta. Cahyadi. Analisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan. Bumi Aksara. Jakarta. Edy. Pengantar Teknologi Budidaya Tanaman Serelia. Yogyakarta: Nas Media Pustaka. Elvinawati. Salastri Rohiat. I Nyoman Candra, dan Hermansyah Amir. AuPelatihan Pembuatan Susu Jagung Sebagai Keterampilan Alternatif Untuk Meningkatkan Pendapatan Anggota Kelompok Pengajian Guba Kota Bengkulu. Ay ANDROMEDA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia 3. Fikri. M S. Indradewa. , & Putra. Pengaruh Pemberian Kompos Limbah Media Tanam Jamur Pada Pertumbuhan dan Hasil Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir. Vegetalika, 4. , 79-89. Fiqriansyah. Putri. Syam. Ramadhani. Frianie. Anugrah. Sari. Adhayani. Nurdiana. Fauzan. Baghok. Manggabarani. A dan Utami. Teknologi Budidaya Tanaman Jagung dan Sorgum. Jurusan Biologi FMIPA UNM. Makassar. Eprints. id Diakses pada 4 Februari 2025. Hasbiah. Astri W. Yonik M Yustiani, dan Nabila Sari Desiriani. AuPengomposan Limbah Baglog Jamur Tiram secara Anaerobik dengan Variasi Aktivator. Kotoran Kambing dan Urea di Desa Cisarua. Lembang Kabupaten Bandung Barat. Ay Proceeding of Community Development 1. Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Hadianto. Ariska. , & Husen. Sistem olah tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L. Jurnal Agrotek Lestari, 5. , 39-47. Hunaepi et al. AuPengolahan Limbah Baglog Jamur Tiram Menjadi Pupuk Organik Komersil. Ay Jurnal SOLMA 7. Hunaepi. Dharmawibawa D I. Samsuri T 2018. Pemanfaatan Limbah Media Jamur Tiram Sebagai Pupuk Organik (IbM Kelompok Tan. Jurnal Ilmiah IKIP Mataram . Irvan. Mhardela. Trisakti. Pengaruh Penambahan Berbagai Aktivator dalam Proses Pengomposan Sekam Padi. Jurnal Teknik Kimia USU. Vol. 3 No. 2 Hal:5-9. Jumadi. Oslan et al. Teknologi Budidaya Tanaman Jagung Dan Sorgum. Makassar: Penerbit Jurusan Biologi FMIPA UNM. Jurhana. Usman Made, and Ichwan Madauna. AuPertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharat. Pada Berbagai Dosis Pupuk Organik. Ay e-J. Agrotekbis 5. Jurhana. Usman Made, dan Ichwan Madauna. AuPertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharat. Pada Berbagai Dosis Pupuk Jazuri. Budidaya jamur tiram Kuping. http://doublejzeria. com /tag/ budidayajamurtiramkuping/. Organik. Ay e-J. Agrotekbis 5. Julyadi. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L. ) Pada Pemberian Beberapa Takaran Kompos Baglog Jamur Tiram. Khairiyah, et al. AuPertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Jagung Manis (Zea mays saccharata Stur. Terhadap Berbagai Dosis Pupuk Organik Hayati Pada Lahan Rawa Lebak. Ay Ziraoah 42. Mansyur. Nur Indah. Eko Hary Pudjiwati, and Aditya Murtilaksono. Pupuk Dan Pemupukan. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press. Mabakotawasi. Sutardi dan Istiqomah. Uji Efektifitas Penggunaan MA-11 Terhadap Pertumbuhan tanaman Tomat. Bioleaening Journal. : 14- 16 Maula. Pengelolaan Limbah Pertanian: Pemanfaatan Kotoran Kambing Sebagai Pupuk Organik. Action Research Literate, 7. , 70-76. Nur. Lilik. Mengenal Tanaman Makanan Pokok. Semarang: Alprin. Novianto. Effendy. , & Aminurohman. Respon pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica Junceea L. ) terhadap pupuk organik cair hasil fermentasi sabut Agroteknika, 3. , 35-41. Oelviani. Renie. Heru Praptana, and Sodiq Jauhari. AuPotensi Pengembangan Perbenihan Jagung Hibrida Mendukung Kawasan Pertanian Di Jawa Tengah. Ay Prosiding Seminar Nasional Kesiapan Sumber Daya Pertanian dan Inovasi Spesifik Lokasi Memasuki Era Industri 4. Paeru. Rudi H. , and Trias Qurnia Dewi. Panduan Praktis Budidaya Jagung. Bogor: Penebar Swadaya. Pandiangan. Pengaruh Pemberian Bokashi Kotoran Sapi dan Pupuk SP-36 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L. Skripsi. Universitas HKBP Nammensen Parantak. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dari Limbah Buah Pepaya Dan Kulit Nanas Terhadap Pertumbuhan Kangkung Darat (Ipomea reptains poi. Universitas sanata dharna Yogjakarta . Skripsi. Prawansyah. Efektivitas Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro Dan Kompos Daun Kirinyuh Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt. Fakultas Pertanian Universitas Medan Area. Skripsi. P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Prabowo . Peningkatan Kualitas Umbi dan Kandungan Antosianin Genotip Lokal Ubi Jalar . pomea betatas L. ) Melalui Aplikasi Kompos Baglog Jamur Tiram Skripsi. Jurusan Agroteknologi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. Prasetyo. Wawan Banu, dan Muhammad Amin. AuTingkat serangan hama penggerek batang pada beberapa varietas jagung di lahan kering Kabupaten Kutai Kartanegara. Kalimantan Timur. Ay PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON 5. Priyani. Fitriana Eka. Gembong Haryono, dan Agus Suprapto. AuHasil jagung manis (Zea mays Var. Saccharat. pada berbagai macam pupuk kandang dan konsentrasi Em4 VIGOR. Ay VIGOR: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika 2. Prakoso. Alpandari. , & Sridjono. Respon pemberian unsur hara makro essensial terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea may. Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknolog. , 1. , 8-13. Purwono, and Rudi Hartono. Bertanam Jagung Unggul. Bogor: Penebar Swadaya. Purnawanto. A M . , dan Nugroho. B 2015 . Efektifitas Kompos Limbah Media Tanam Jamur Tiram Sebagai Pupuk Organik pada Budidaya Bawang Merah di Tanah Ultisol. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 17. Rangga. Priatmadi. , & Zulhiadiani. Pengaruh Pemberian Limbah Baglog Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostrearu. terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Kacang Tanah (Arachis hipogea L. Agroekotek View, 1. Riskiyah. Uji Volume Air Pada Berbagai Varietas Tanaman Tomat. Jurnal Online Fakultas Pertanian Universitas Riau. Neliti. Diakses Pada 11 Desember 2024 Rizal. Pengaruh nutriasi yang diberikan terhadap pertumbuhan tanaman sawi pakcoy (Brassica rapa l. ) Yang ditanam secara hidroponik. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 14. , 38-44. Sari. W dan Rispatijarti. Keragaman dan Heribilitas 10 Genotip Cabai. Jurnal Produksi Tanaman 4. : 301-307. DOI: 10. 21176/protan. Diakses pada 22 januari 2025 Sholika. Paduan Lengkap dan Praktis Budidaya jagung manis Yang Paling Menguntungkan. Jakarta. Garud Pustaka