ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal Vol 4 No 1 Maret 2024 p-ISSN : x Available Online : https://journal. id/index. php/eleste/index e-ISSN : 3032-7261 PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TABUNGAN EMAS DI PT PEGADAIAN CABANG RENGASDENGKLOK Bambang Suntoro1. Nurhayati2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI. Depok bsuntoro761@gmail. com1, nurhayatibatujaya@gmail. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Metode penelitian berupa penelitian kuantitatif. Model analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Adapun sampel tersebut berjumlah 100 Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan variabel produk, harga, promosi, dan tempat secara serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan hasil analisis yaitu nilai Fhitung . > Ftabel . Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel produk menunjukkan hasil analisis thitung (-3,. dan variabel promosi menunjukkan hasil analisis thitung . dimana ttabel . maka secara parsial kedua valiabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Adapun variabel harga dan tempat tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Variabel yang dominan mempengaruhi keputusan pembelian di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok adalah promosi. Kata Kunci: Produk. Harga. Promosi. Tempat. Keputusan Pembelian. Abstract The purpose of this research is to determine and analyze the influence of the marketing mix on purchasing decisions at PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. The research method is a quantitative The data analysis model used is multiple linear regression analysis. Sample selection was carried out by purposive sampling. The sample consisted of 100 respondents. The results of the F test show that the product, price, promotion and place variables simultaneously have a positive and significant effect on purchasing decisions with the analysis results being the value Fcount . Ftable . The results of the t test show that the product variable shows the results of tcount analysis (-3. and the promotion variable shows the results of tcount analysis . where ttable . means that partially these two variables have a positive and significant effect on purchasing decisions at PT Pegadaian Cabang Rengasdengklok. The price and place variables do not have a positive and significant effect on purchasing decisions at PT Pegadaian Cabang Rengasdengklok. The dominant variable influencing purchasing decisions at PT Pegadaian Cabang Rengasdengklok is promotion. Keywords: Product. Price. Promotion. Place. Purchasing Decision. (*) Corresponding Author : Bambang Suntoro1. Nurhayati2, bsuntoro761@gmail. nurhayatibatujaya@gmail. com1, 081290228542 -9- Bambang Suntoro1. Nurhayati2 /ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal 4 . Maret 2024 INTRODUCTION Pemerintah Republik Indonesia mendirikan lembaga keuangan yaitu lembaga keuangan bank maupun lembaga keuangan bukan bank untuk membantu masyarakat yang bertugas memberikan pinjaman modal. Kedua lembaga tersebut memiliki tugas untuk membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat salah satunya dengan cara menyalurkan dana atau modal usaha kepada masyarakat berupa dana atau pinjaman kredit. PT. Pegadaian merupakan lembaga keuangan bukan bank, seta menjadi salah satu perusahaan BUMN di Indonesia yang kegiatan utamanya melaksanakan penyaluran uang pinjaman atas dasar hukum gadai. Tabungan Emas pegadaian adalah layanan penitipan emas yang memungkinkan nasabah melakukan investasi emas secara mudah, aman dan terpercaya. Adapun latar belakangnya yaitu untuk mencegah pinjaman tidak wajar (Renteni. , untuk meningkatkan kesejahteraa rakyat kecil, dan untuk mendukung program pemerintah di bidang ekonomi. Hal tersebut sesuai dengan motto yang digunakan pegadaian yaitu AuMengatasi Masalah Tanpa MasalahAy. PT. Pegadaian memiliki lini bisnis yaitu Bisnis Utama dan Bisnis Pendamping. PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan non bank. PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok sendiri memiliki kedua lini bisnis tersebut. Yang mana pada lini bisnis pendamping yaitu produk Tabungan Emas. Yang dimana konsumen melakukan transaksi dengan cara menyimpan uang di pegadaian dan uang tersebut dikonversikan kedalam saldo emas. Tabungan Emas yaitu layanan penitipan saldo emas dengan cara membeli emas dalam bentuk logam mulia 24 karat melalui fasilitas selayaknya menabung sehingga dapat memudahkan masyarakat unuk berinvestasi emas. Produk tabungan ini menggunakan sistem menyimpan uang yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berinvestasi emas, dimana nasabah bisa menabung sesuai yang di kehendaki minimal Rp. 000,00 maka nasabah tersebut sudah mendapatkan emas. Emas yang diperoleh nasabah, tentunya sesuai dengan jumlah nilai tabungannya. Adapun frekuensi menabung diserahkan penuh dari pihak PT. Pegadaian kepada nasabah dengan waktu yang tidak ditentukan. Jadi, nasabah dapat menabung setiap hari, seminggu sekali, atau sebulan sekali. Produk Tabungan Emas memungkinkan nasabah melakukan investasi emas secara mudah, murah, aman dan terpercaya. Produk tabungan emas ini juga merupakan investasi emas yang pertama kali ada di Pegadaian bahkan di Indonesia karena produk ini memiliki perbedaan dari produk-produk investasi emas yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan lainnya. Program ini ditujukan kepada masyarakat, dikeluarkan dengan tujuan agar masyarakat cerdas menggunakan uang serta program ini mengajak masyarakat khususnya masyarakat menengah kebawah untuk belajar berinvestasi sehingga kedepannya dapat membantu mereka dibidang ekonomi. Program tabungan emas ini juga diharapkan mampu membuka pemikiran masyarakat tentang berinvestasi tidak hanya dilakukan oleh masyarakat menengah keatas saja melainkan masyarakat menengah kebawah juga bisa berinvestasi terkhusus menjadikan emas sebagai sarana dalam Meski demikian. PT. Pegadaian tetap membuka peluang bagi seluruh masyarakat dari berbagai kalangan untuk ikut bergabung bersama produk tabungan emas yang sudah diluncurkan pihak PT. Pegadaian. Pegadaian Cabang Rengasdengklok, juga melakukan semua strategi yang secara umum sudah digariskan oleh kantor pusat tersebut. Namun demikian hasilnya masih belum terlalu banyak dirasakan dimana tingkat penjualan yang ada masih belum menunjukkan peningkatan secara signifikan sesuai dengan yang di harapkan. Kalaupun ada kenaikan hasil penjualan, itu masih di bawah target yang telah Guna memperoleh faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian suatu produk di Pegadaian Cabang Rengasdengklok dan sebagai upaya untuk melakukan perbaikan di masa yang akan datang, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Tabungan Emas Di PT. Pegadaian Cabang RengasdengkokAy METHODS Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian Kuantitatif. Menurut Sugiyono . metode kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan - 10 - Bambang Suntoro1. Nurhayati2 /ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal 4 . Maret 2024 tujuan untuk menggambarkan dan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu penelitian secara survei. Yaitu penelitian yang datanya dikumpulkan dari sampel atas populasi untuk mewakili seluruh populasi. Karena penelitian ini berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik untuk mengukur serta mendapatkan hasil penelitian melului kuesioner. RESULTS & DISCUSSION Results Uji Kualitas Data Langkah selanjutnya yang dilakukan setelah mengetahui berbagai tanggapan atas responden adalah melakukan uji kualitas data. Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah berbagai item pernyataan atau indikator yang digunakan tersebut valid atau tidak serta reliabel atau tidak. Hal ini penting karena salah satu syarat bahwa sebuah data dapat dilakukan uji hipotes adalah harus valid dan reliabel. Dibawah ini disajikan hasil uji kualitas data berupa uji validitas dan uji reliabilitas. Uji Validitas Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel Produk INDIKATOR KESIMPULAN Desain Produk 1 0,381 0,197 Valid Desain Produk 2 0,356 0,197 Valid Kualitas Produk 1 0,355 0,197 Valid Kualitas Produk 2 0,302 0,197 Valid Desain 1 0,373 0,197 Valid Desain 2 0,381 0,197 Valid Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected Item-Total Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel ekuitas merek tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya. Tabel 2. Hasil Uji Validitas Variabel Harga INDIKATOR KESIMPULAN Diskon 1 0,321 0,197 Valid Diskon 2 0,354 0,197 Valid Periode Pembayaran 1 0,389 0,197 Valid Periode Pembayaran 2 0,314 0,197 Valid Harga Eceran 1 0,398 0,197 Valid Harga Eceran 2 0,425 0,197 Valid Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected Item-Total Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel ekuitas merek tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya. Tabel 3. Hasil Uji Validitas Variabel Promosi INDIKATOR Periklanan 1 Periklanan 2 Penjualan Pribadi 1 Penjualan Pribadi 2 Promosi Penjualan 1 0,388 0,414 0,453 0,409 0,416 - 11 - 0,197 0,197 0,197 0,197 0,197 KESIMPULAN Valid Valid Valid Valid Valid Bambang Suntoro1. Nurhayati2 /ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal 4 . Maret 2024 Promosi Penjualan 2 Hubungan Masyarakat 1 Hubungan Masyarakat 2 Pemasaran Langsung 1 Pemasaran Langsung 2 0,419 0,382 0,421 0,404 0,489 0,197 0,197 0,197 0,197 0,197 Valid Valid Valid Valid Valid Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected Item-Total Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel ekuitas merek tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya. Tabel 4. Hasil Uji Validitas Variabel Tempat INDIKATOR Lokasi 1 Lokasi 2 Inventaris 1 Inventaris 2 0,464 0,466 0,395 0,353 0,197 0,197 0,197 0,197 KESIMPULAN Valid Valid Valid Valid Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected Item-Total Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel ekuitas merek tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya. Tabel 5. Hasil Uji Validitas Variabel Keputusan Pembelian INDIKATOR KESIMPULAN Sesuai Keinginan 1 0,384 0,197 Valid Sesuai Keinginan 2 0,310 0,197 Valid Merek 1 0,377 0,197 Valid Merek 2 0,369 0,197 Valid Kemantapan 1 0,350 0,197 Valid Kemantapan 2 0,395 0,197 Valid Rekomendasi 1 0,339 0,197 Valid Rekomendasi 2 0,422 0,197 Valid Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected Item-Total Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel ekuitas merek tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya. Uji Reliabilitas Tabel 6. Hasil Uji Reliabilitas Cronbach KETERANGAN Produk 0,627 Reliabel Harga 0,636 Reliabel Promosi 0,758 Reliabel Tempat 0,637 Reliabel Keputusan Pembelian 0,677 Reliabel Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai Cronbach Alpha yang tertera dalam Tabel Reability Statistics . hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS untuk masing-masing variabel lebih besar dari 0,6 sehingga dapat dikatakan bahwa semua instrumen penelitian ini handal . dan dapat digunakan untuk uji selanjutnya. VARIABEL - 12 - Bambang Suntoro1. Nurhayati2 /ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal 4 . Maret 2024 Hasil Uji Asumsi Klasik Setelah melakukan uji kualitas data dan semua data yang dihasilkan layak untuk digunakan dalam uji selanjutnya maka yang perlu dilakukan adalah uji asumsi klasik. Uji ini wajib dilakukan sebelum seseorang melakukan analisis regresi linier berganda. Adapun uji klasik yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: . uji normalitas, . uji multikolinieritas dan . uji Hasil Uji Normalitas Gambar 1. Hasil Uji Normalitas Pada grafik histogram di atas terlihat bahwa variabel berdistribusi normal. Hal ini ditunjukkan oleh gambar histogram tidak miring ke kanan maupun ke kiri sehingga model regresi layak digunakan untuk memprediksi keputusan pembelian. Uji Multikolinieritas Uji multikolinieritas bertujuan untuk melihat apakah terdapat korelasi antara variabel bebas atau Multikolinieritas dilakukan dengan melihat nilai Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF). Dikatakan tidak terjadi multikolinieritas jika nilai tolerance > 0,1 atau VIF < 5. Di bawah ini disampaikan hasil uji multikolinieritas dengan melihat Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF) Variabel Produk Harga Promosi Tempat Tabel 7. Hasil Uji multikolinieritas COLLINEARITY STATISTICS TOLERANCE VIF HASIL SIMPULAN HASIL SIMPULAN 0,979 > 0,1 1,022 0,624 > 0,1 1,604 0,431 > 0,1 2,319 0,365 > 0,1 2,738 Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai tolerance variabel independen yang ada diatas 0,1 serta nilai VIF variabel independennya semua dibawah 5 yang berarti bawah tidak terjadi multikolinieritas. Uji Heteroskedastisitas Gambar 2. Hasil Uji Heteroskedastisitas Dengan Pendekatan Grafik - 13 - Bambang Suntoro1. Nurhayati2 /ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal 4 . Maret 2024 Grafik Scatterplot di atas memperlihatkan bahwa titik-titik menyebar secara acak tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka nol pada sumbu Y. Hal ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi, sehingga model regresi layak digunakan untuk memprediksi keputusan membeli berdasarkan masukan variabel independennya. Hasil Uji Hipotesis Setelah semua data dinyatakan layak untuk dilakukan uji selanjutnya, maka langkah terakhir yang dilakukan adalah melakukan uji hipotesis. Uji ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah sekaligus dugaan sementara atas jawaban rumusan masalah tersebut yang tertuang dalam hipotesis. Beberapa hal yang termasuk ke dalam uji hipotesis ini anatara lain persamaan regresi, uji F . ji simulta. , koefisien determinasi (R. dan uji t . ji parsia. Persamaan Regresi Linier Berganda Tabel 8. Hasil Uji Regresi Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Std. Error 1 (Constan. 13,725 3,001 Produk_X1 -,236 ,068 Harga_X2 ,095 Promosi_X3 Tempat_X4 Standardized Coefficients Beta Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF 4,574 ,000 -,211 -3,488 ,001 ,979 1,022 ,085 ,085 1,122 ,264 ,624 1,604 ,474 ,073 ,594 6,513 ,000 ,431 2,319 ,293 ,159 ,183 1,843 ,068 ,365 2,738 Dependent Variable: Keputusan. Pembelian_Y Melihat nilai Unstandardizet Coefficients Beta di atas, maka dapat ditentukan persamaan regresi linier berganda yang dihasilkan darienelitian ini, sebagai berikut: Y = 13,725 -0,236X1 0,095X2 0,474X3 0,293X4 Yang berarti bahwa: Konstanta sebesar 13,725 yang berarti jika variabel produk, harga, promosi, dan tempat dianggap nol maka variabel keputusan pembelian hanya sebesar 13,725. Koefisien regresi variabel produk diperoleh nilai sebesar - 0,236 yang berarti jika variabel produk mengalami penurunan sementara variabel harga, promosi, dan tempat diasumsikan tetap maka keputusan pembelian juga akan mengalami penurunan sebesar 0,236. Koefisien regresi variabel harga diperoleh nilai sebesar 0,095 yang berarti jika variabel harga mengalami penurunan sementara variabel produk, promosi, dan tempat diasumsikan tetap maka keputusan pembelian juga akan mengalami penurunan sebesar 0,095. Koefisien regresi variabel promosi diperoleh nilai sebesar 0,474 yang berarti bahwa jika variabel promosi penurunan sementara variabel produk, harga, dan tempat diasumsikan tetap maka keputusan pembelian juga akan mengalami penurunan sebesar 0,474. Koefisien regresi variabel tempat diperoleh nilai sebesar 0,293 yang berarti bahwa jika variabel tempat penurunan sementara variabel produk, harga, dan promosi diasumsikan tetap maka keputusan pembelian juga akan mengalami penurunan sebesar 0,293. - 14 - Bambang Suntoro1. Nurhayati2 /ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal 4 . Maret 2024 Hasil Uji F (Uji Simulta. Tabel 9. Hasil Uji F ANOVAa Sum of Squares Model Mean Square Regression 276,252 69,063 Residual 142,748 1,503 Total 419,000 Sig. 45,962 ,000b Dependent Variable: Keputusan. Pembelian_Y Predictors: (Constan. Tempat_X4. Produk_X1. Harga_X2. Promosi_X3 Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai Fhitung yang diolah dengan menggunakan SPSS adalah sebesar 45,962. Sementara itu nilai Ftabel yang dilihat pada Tabel Nilai-nilai untuk Distribusi F adalah 2,467. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa nilai Fhitung = 45,962 > dari Ftabel = 2,467. Ini berarti bahwa variabel independen yang terdiri dari produk, harga, promosi, dan tempat berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian para calon nasabah Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Koefisien Determinasi (R. Tabel 10. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Model R Square ,812a Adjusted R Square ,659 Std. Error of the Estimate ,645 DurbinWatson 1,226 1,835 Predictors: (Constan. Tempat_X4. Produk_X1. Harga_X2. Promosi_X3 Dependent Variable: Keputusan. Pembelian_Y Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square adalah 0,645 atau 64,5%. Ini berarti bahwa variabel independen berupa Produk. Harga. Promosi, dan Tempat secara bersama-sama mempengaruhi variabel dependen keputusan pembelian di Pegadaian Cabang Rengasdengkok sebesar 64,5% sedangkan sisanya sebesar 35,5% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak termasuk dalam penelitian ini, misalnya suasana lingkungan, segi ekonomi, dan lain sebagainya. Hasil Uji t (Uji Parsia. Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah melakukan Uji t atau yang lebih dikenal dengan nama Uji Parsial. Jika Uji F bertujuan untuk melihat pengaruh secara bersama-sama, maka Uji t ini bertujuan untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependennya secara parsial atau sendiri-sendiri. Tabel 11. Hasil Uji t (Uji Parsia. VARIABEL Produk Harga -3,488 1,122 < 1,985 < 1,985 Sig. Hasil = 5% 0,001 < 0,05 0,264 > 0,05 Promosi Tempat 6,513 1,843 > 1,985 < 1,985 0,000 0,068 - 15 - < 0,05 > 0,05 KESIMPULAN Berpengaruh signifikan Tidak berpengaruh Berpengaruh signifikan Tidak berpengaruh Bambang Suntoro1. Nurhayati2 /ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal 4 . Maret 2024 Guna menentukan H0 maupun H1 yang ditolak atau diterima maka nilai thitung di atas dapat dibandingkan dengan nilai ttabel pada tingkat signifikansi 5% (A = 0,. Nilai ttabel pada tingkat signifikansi 5% (A = 0,. adalah 1,985. Dengan membandingkan thitung dan ttabel maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Pegadaian Cabang Rengasdengklok karena thitung (-3,. < ttabel . serta nilai signifikansinya di bawah 0,05. Secara parsial harga tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian di Pegadaian Cabang Rengasdengklok karena thitung . < ttabel . serta nilai signifikansinya di atas 0,05. Secara parsial promosi berpengaruh positif dan signifikan tehadap keputusan pembelian di Pegadaian Cabang Rengasdengklok karena thitung . > ttabel . serta nilai signifikansinya di bawah 0,05. Secara parsial tempat tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian di Pegadaian Cabang Rengasdengklok karena thitung . < ttabel . serta nilai signifikansinya di atas 0,05. DISCUSSION Sesuai dengan latar belakang yang telah disampaikan diawal dimana sampai saat ini masih ditemui permasalahan di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok, khususnya mengenai produk Tabungan Emas, perlu melakukan penelitian diantaranya menggunakan variabel produk, harga, promosi, dan tempat terhadap keputusan pembelian maka permasalahan tersebut setidaknya mulai Dari variabel tersebut produk, dan promosi dikatakan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian tabungan emas di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Hasil pengujian hipotesis variabel promosi, menjadi variabel yang dominan. Terbukti bahwa promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian berdasarkan penelitian. Dimana dalam Uji t didapatkan hasil nilai t hitung untuk promosi sebesar 6,513 lebih besar dibandingkannilai t tabel sebesar 1,985. Selain hal tersebut diatas dalam Uji t juga diperoleh hasil sig untuk variabel promosi adalah 0,000 lebih kecil dari nilai alpha sebesar 0,05. Artinya secara parsial variabel promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian tabungan emas di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Berpengaruhnya variabel promosi terhadap variabel keputusan pembelian disebabkan karena promosi ini memang sering terjadi, dimana pada umumnya nasabah akan tertarik terhadap sebuah promosi yang diberikan oleh karyawan pegadaian. Karena dengan sering dilakukannya promosi maka masyarakat atau konsumen tahu apa saja keunggulan yang diberikan oleh pihak Pegadaian Cabang Rengasdengklok khususnya yang berhubungan dengan keputusan pembelian di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Hasil pengujian hipotesis variabel produk, terbukti bahwa variabel produk berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan pembelian berdasarkan penelitian. Dimana dalam Uji t didapatkan hasil nilai t hitung untuk produk sebesar -3,488 lebih besar dibandingkan nilai t tabel sebesar 1,985. Selain hal tersebut diatas dalam Uji t juga diperoleh hasil sig untuk variabel disiplin kerja adalah 0,001 lebih kecil dari nilai alpha sebesar 0,05. Artinya secara parsial variabel produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian tabungan emas di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Berpengaruhnya variabel produk terhadapvariabel keputusan pembelian disebabkan karena produk tabungan emas bisa dijadikan sebagi investasi yang menjanjikan sehingga setiap nasabah atau konsumen sudah terlebih dahulu mengetahui keunggulan pada setiap produk yang ditawarkan oleh pegadaian. Hasil pengujian hipotesis variabel tempat, terbukti bahwa variabel tempat tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan pembelian berdasarkan penelitian. Dimana dalam Uji t didapatkan hasil nilai t hitung untuk variabel tempat sebesar 1,843 lebih kecil dibandingkan nilai t tabel sebesar 1,985. Selain hal tersebut diatas dalam Uji t juga diperoleh hasil sig untuk variabel gaya kepemimpinan adalah 0,068 lebih besar dari nilai alpha sebesar 0,05. Artinya secara parsial variabel tempat tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian tabungan emas di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Tidak berpengaruhnya variabel tempat terhadap variabel keputusan - 16 - Bambang Suntoro1. Nurhayati2 /ELESTE : Economic Learning Experience & Social Thingking Education Journal 4 . Maret 2024 pembelian disebabkan kemungkinan karena tempat yang kurang stategis sehingga banyak calon nasabah tidak mengetahuinya. Hasil pengujian hipotesis variabel harga, terbukti bahwa variabel harga tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan pembelian berdasarkan penelitian. Dimana dalam Uji t didapatkan hasil nilai t hitung untuk variabel tempat sebesar 1,122 lebih kecil dibandingkan nilai t tabel sebesar 1,985. Selain hal tersebut diatas dalam Uji t juga diperoleh hasil sig untuk variabel gaya kepemimpinan adalah 0,264 lebih besar dari nilai alpha sebesar 0,05. Artinya secara parsial variabel harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian tabungan emas di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Tidak berpengaruhnya variabel harga terhadap variabel keputusan pembelian disebabkan kemungkinan karena harga tabungan emas ini tidak tetap melainkan harganya bisa berubahubah mengikuti harga emas terkini, dan pada saat saldo tabungan emas dicetak kedalam bentuk emas logam mulia itu dikenakan biaya cetaknya. CONCLUSION Sesuai dengan uraian-uraian di atas serta hasil analisis dan interpretasi data yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan, sebagai berikut: Secara serempak produk, harga, promosi dan tempat berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Secara parsial produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Secara parsial harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Secara parsial promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. Secara parsial tempat tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian di PT. Pegadaian Cabang Rengasdengklok. REFERENCES