ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 11- 19 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 EDUKASI AKUNTANSI SEDERHANA UNTUK PEKERJA HARIAN LEPAS SEBAGAI PERWUJUDAN EKONOMI KREATIF DI SAAT PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KELURAHAN TANJUNG DUREN JAKARTA BARAT Islamiah Kamil 1. Dewi Anggraini 2 Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial. Prodi Akuntansi. Universitas Dian Nusantara. Jakarta Corresponding author E-mail: Islamiah. kamil@undira. Diterima : 1 April 2021 Direvisi : 15 April 2021 Dipublikasi : 6 Mei 2021 Abstrak: Adanya pandemi virus COVID-19 telah menyebabkan berbagai macam persoalan serius di seluruh lini sektor kehidupan masyarakat. Mulai dari persoalan ekonomi, sosial, politik, hingga ketenagakerjaan. Indonesia pun, wabah pandemi virus COVID-19 Autelah memaksa pemerintahAy untuk mengeluarkan kebijakan khusus dengan menghimbau penghentian sementara aktivitasaktivitas yang menimbulkan kerumunan, seperti aktivitas pendidikan di sekolah, pekerjaan di perusahaan, kegiatan di ruang umum, hingga keagamaan di rumah ibadah. Ketika kondisi pandemi virus corona atau COVID-19 seperti saat ini, yang paling terdampak adalah para pekerja harian lepas. Mau tidak mau, mereka harus benar-benar tahu bagaimana cara mengatur uang agar bisa tetap bertahan di tengah pandemi seperti saat ini. Dalam kegiatan pengabdian kali ini target yang ingin dicapai adalah . Para peserta Edukasi Akuntansi Sederhana memahami pentingnya perencanaan dan pencatatan keuangan . Para peserta Edukasi Akuntansi Sederhana bersedia mengikuti pelatihan tentang pembuatan suatu perencanaan dan pencatatan keuangan yang sederhana, namun cukup baik untuk diterapkan pada kegiatan usaha peserta dan . Para peserta Edukasi Akuntansi Sederhana memahami pembuatan perencanaan dan pencatatan keuangan yang sederhana. Kata Kunci: Edukasi Akuntansi. Kelurahan Tanjung Duren Barat. Ekonomi Kreatif Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 11 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 11- 19 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PENDAHULUAN Adanya pandemi virus COVID-19 telah menyebabkan berbagai macam persoalan serius di seluruh lini sektor kehidupan masyarakat. Mulai dari persoalan ekonomi, sosial, politik, hingga ketenagakerjaan. Di Indonesia pun, wabah pandemi virus COVID-19 Autelah memaksa pemerintahAy untuk mengeluarkan kebijakan khusus dengan menghimbau penghentian sementara aktivitas-aktivitas yang menimbulkan kerumunan, seperti aktivitas pendidikan di sekolah, pekerjaan di perusahaan, kegiatan di ruang umum, hingga keagamaan di rumah Ketika kondisi pandemi virus corona atau COVID-19 seperti saat ini, yang paling terdampak adalah para pekerja harian lepas. Mau tidak mau, mereka harus benar-benar tahu bagaimana cara mengatur uang agar bisa tetap bertahan di tengah pandemi seperti saat ini. Sebenarnya, bukan hanya pekerja harian saja yang terdampak, tapi banyak juga karyawan dan buruh yang akhirnya diberhentikan. Pabrik tidak bisa berproduksi karena penjualan menurun. Agar tidak membebani keuangan, salah satu solusi yang diambil adalah sebagian atau seluruh karyawan dirumahkan. Status dirumahkan ini tentu tidak mengenakkan. Sebab, gaji yang biasanya diterima harus rela dipotong sepersekian persen atau bahkan tidak dibayarkan sama Hal ini pun berlaku untuk pekerja harian lepas. Ketika ada pandemi seperti saat ini, mereka langsung kehilangan penghasilan. Apalagi ketika kebijakan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar ini sudah dilakukan. Mereka yang bekerja sebagai penjual warteg, toko kelontong, dan bekerja ketika ada acara-acara besar langsung merasakan kehilangan Untuk itu, mereka harus pintar-pintar mengatur uang di tengah pandemi seperti saat ini. (Futuready. Pekerja Harian Lepas pada sector Usaha kecil dan menengah merupakan tulang punggung perekonomian rakyat. Masyarakat pada status sosial ekonomi kelas bawah dan menengah umumya bila tidak mempunyai profesi pekerjaan di perkantoran, maka kegiatan yang mereka lakukan untuk mendapatkan penghasilan adalah dengan membuka usaha kecil di berbagai Usaha kecil adalah suatu kegiatan bisnis dengan modal kecil, walaupun usaha ini adalah bisnis kecil namun dapat memberikan penghasilan guna mempertahankan kehidupan Contoh kegiatan ekonomi rakyat dengan modal kecil adalah menjual makanan minuman atau kuliner, jual jasa pulsa, laundry, cuci motor atau mobil dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Umumnya pasar yang mereka Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 12 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 11- 19 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 bidik ada di wilayah yang dekat keramaian seperti sekolah, universitas, perkampungan padat dan lokasi strategis lainnya. Produk atau barang yang merupakan kebutuhan utama yang memang setiap harinya mereka konsumsi adalah makanan. Makanan untuk sarapan, siang atau malam menjadi bagian yang perlu diperhitungkan jenis makanan apa untuk waktu-waktu yang berbeda. Pedagang yang mendominasi kegiatan usaha perdagangan di sekitar wilayah Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) saat ini adalah pedagang makanan. Mereka berdagang disekitar Universitas Dian Nusantara (UNDIRA). Berbagai jenis makanan ringan, minuman instan, makanan untuk kebutuhan makan siang mahasiswa tersedia baik dengan kelas pedagang kecil atau kelas restoran dengan tempat yang agak luas untuk menampung mahasiswa di dalamnya. Pedagang yang menjual makanan seperti bakso, ketoprak, siomay, restoran padang, dan lainnya harus mampu membuat penyajian yang dapat menarik pembeli karena para pembeli mempunyai daya tawar tinggi karena banyaknya pedagang yang dapat mereka pilih dari jenis yang sama atau jenis makanan yang berbeda pada pedagang yang berbeda pula. Bila dihitung dari jumlah mahasiswa dan jumlah pedagang yang tersedia, maka jumlah suply dan demand keduanya relatif masih cukup. Hal ini terbukti dari observasi peneliti pada pedagang usaha makanan yang rata-rata memiliki pelanggan yang cukup banyak walaupun terdapat juga pengusaha makanan di kelurahan Kembangan yang sedikit dikunjungi konsumen. Sebenarnya pengelolaan usaha oleh para pekerja harian lepas di Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) belum dilakukan secara profesional terlihat dari cara pelayanan yang masih seadanya, hal ini dilakukan karena pemilik atau pedagang umumnya masih menggunakan tenaga kerja dengan taraf kelas berpendidikan rata-rata SMP ke bawah . asil tanya jawab pendahulua. , karena kemampuan pemilik usaha yang masih rendah untuk menggaji para Apabila usaha terbilang sangat kecil, umumnya mereka melaksanakan kegiatan dagangnya sendiri atau beserta anggota keluarganya. Selain itu kemampuan pengololaan usaha para pedagang yang rendah juga terlihat dari inovasi atau kreativitas usahanya yang masih terpaku pada memberikan kebutuhan makan atau jajanan pada para konsumen tanpa memperhatikan sisi keunikan dalam penampilan warung atau tata cara penyajian sehingga lebih menarik dan memberikan kenyamanan pada konsumen. Kemampuan melakukan proses pemasaran juga menjadi bagian yang relatif kurang dibenahi pada kegiatan usaha dagang kuliner mereka yang pada umumnya mereka melakukan promosi, menjaga kualitas barang. Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 13 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 11- 19 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 strategi harga dan distribusi produk dilakukan secara tradisional sesuai pengetahuan mereka. Untuk meningkatkan minat pelanggan untuk bertransaksi pada akhirnya akan meningkatkan upaya para pengusaha agar dapat merencanakan suatu kegiatan yang dapat mendorong peningkatan jumlah pelanggan, hal ini tentu tidak mudah dan memerlukan tambahan biaya. Selama ini pengelolaan keuangan tidak dilakukan melalui perencanaan terlebih dahulu, sehingga tidak ada target yang harus dicapai agar kegiatan usaha meningkat. Misalnya pengelola usaha ingin mempercantik warungnya dengan memberikan sentuhan tema tertentu tentu memerlukan biaya, juga seandainya ingin dilakukan promosi. Namun demikian jika pengelola usaha telah memiliki sisim pencatatan keuangan yang baik dan melakukan suatu perencanaan untuk mencapai target tertentu di suatu periode maka diharapkan kegiatan usaha dapat meningkat. Selain kegiatan pemasaran kegiatan pengelolaan keuangan tentu menjadi hal yang penting Biasanya pengusaha akan mencari pinjaman untuk menjalankan usahanya, namun tentu tidaklah mudah bagi para calon pemberi pinjaman untuk memberikan pinjaman jika tidak ada jaminan bahwa dana yang telah mereka berikan akan kembali beserta imbalannya yang sesuai dengan harapan. Pada umumnya untuk mengajukan pinjaman, para pedagang harus membuat suatu laporan keuangan yang menunjukkan bahwa pengelolaan kegiatan usaha mereka selama ini cukup baik sehingga dapat memberikan kepercayaan kepada calon pemberi Berdasarkan hal inilah maka perlu dibuat Edukasi Akuntansi Sederhana Untuk Pekerja Harian Lepas Sebagai Perwujudan Ekonomi Kreatif Di saat Pandemi covid-19 agar para pedagang mampu membuat perencanaan dan pencatatan keuangan agar dapat digunakan untuk pengembangan usaha. METODE Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan cara ceramah, diskusi dan tutorial soal praktis melalui Teleconference dengan Aplikasi Meeting Online. Materi yang diberikan meliputi pembahasan tentang: I. Pengantar Manajemen Keuangan Usaha yang meliputi: Tujuan Pengelolaan Keuangan Usaha - Manfaat Melakukan Pengelolaan Keuangan Usaha - Ruang Lingkup Kegiatan Pengelolaan Keuangan Usaha . Permodalan Usaha yang meliputi : Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 14 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 11- 19 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Pengertian Modal - Tujuan & Manfaat Perhitungan Modal Usaha - Unsur-Unsur yang Diperhitungkan dalam Perhitungan Kebutuhan Modal Usaha - Sumber Modal - Akses Permodalan - Jenis Permodalan . Pembukuan Sederhana Keuangan Usaha untuk Usaha Mikro yang meliputi : Tujuan & Manfaat Pembukuan Bagi Kegiatan Usaha Mikro - Pembukuan & Prinsip Prinsip Pembukuan - Alat - Alat Pembukuan Keuangan Mekanisme Evaluasi Evaluasi dalam kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu evaluasi awal dan evaluasi Evaluasi keberhasilan kegiatan ini disesuaikan dengan metode yang dilakukan. Untuk kegiatan yang dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab evaluasi yang dilakukan bertujua untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman atas materi yang telah Evaluasi untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman ini dilakukan dengan memberikan tes kepada peserta yang berntuknya adalah tes pilihan berganda. Sedangkan untuk kegiatan menggunakan metode ceramah, evaluasi dilakukan pada saat peserta membuat laporan keuangan. Penilaian terhadap peserta diberikan dalam bentuk angka dan dibagi atas empat kategori: Nilai Kategori < 60 Kurang memuaskan 61 Ae 70 Cukup memuaskan 71 Ae 80 Memuaskan > 80 Sangat memuaskan Evaluasi keberhasilan kegiatan ini ditentukan oleh nilai tes akhir yang diperoleh peserta. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini dikatakan berhasil bila sebanyak 70 % peserta memperoleh minimal memuaskan. Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 15 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 11- 19 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dalam bentuk sebagai berikut: Penyuluhan. menyampaikan materi yang berupa teori. Tanya jawab. memberikan kesempatan bagi peserta yang belum jelas dalam . Demonstrasi. Implementasi Pembukuan Sederhana Keuangan Usaha untuk Usaha Mikro yang meliputi : Tujuan & Manfaat Pembukuan Bagi Kegiatan Usaha Mikro Pembukuan & Prinsip - Prinsip Pembukuan - Alat - Alat Pembukuan Keuangan Adapun alur praktek perencanaan keuangan: Tahap persiapan, yang terdiri dari tahap : penyiapan bahan materi sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan kegiatan, . melakukan koordinasi dengan warga Kelurahan Tanjung Duren Barat Jakarta Barat khususnya RW 05, . menyiapkan materi teori kegiatan, dan . menyiapkan jadwal kegiatan selama 1 hari efektif, . Tahap pelaksanaan, yang terdiri dari : Memberikan Penyuluhan perencanaan keuangan islamin yang baik . Memberikan kesempatan tanya jawab bagi peserta yang belum jelas dalam . Tahap evaluasi, yang terdiri dari: Presentasi hasil latihan Edukasi Akuntansi Sederhana Untuk Pekerja Harian Lepas Sebagai Perwujudan Ekonomi Kreatif Di saat Pandemi covid-19 . Implementasi Edukasi Akuntansi Sederhana Untuk Pekerja Harian Lepas Sebagai Perwujudan Ekonomi Kreatif Di saat Pandemi covid-19 Pembahasan Kegiatan Dalam Pengabdian Masyarakat ini Tim kami lebih mengarah pada pemahaman Edukasi Akuntansi Sederhana Untuk Pekerja Harian Lepas Sebagai Perwujudan Ekonomi Kreatif Di saat Pandemi covid-19 dan memberikan penyuluhan kepada warga Kelurahan Tanjung Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 16 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 11- 19 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Duren Barat Jakarta Barat khususnya RW 05. Warga Kelurahan Tanjung Duren Barat Jakarta Barat diberikan pengarahan tentang bagaimana melakukan pencatatan Akuntansi Sederhana yang baik, diantaranya: Agar mudah dalam membaca dan memahami contoh pembukuan pengeluaran dan pemasukan. Anda harus memahami terlebih dahulu cara membuat pembukuan ini. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut: Buatlah Catatan Transaksi Keuangan Anda Bagi pengelola usaha kecil mencatat transaksi keuangan bukanlah hal yang sulit. Sebab, bagi usaha kecil jenis transaksi yang dilakukan umumnya tidak terlalu banyak. Hal yang perlu Anda lakukan dalam proses ini adalah membuat buku catatan yang terpisah antara satu jenis transaksi dengan transaksi lainnya. Umumnya ada tiga bentuk transaksi yang dilakukan dalam usaha kecil yakni pembelian perlengkapan, biaya operasional, pembelian bahan baku, dan gaji karyawan bila ada. Buatlah Buku Catatan Pemasukan Langkah kedua setelah membuat buku pengeluaran adalah membuat buku pemasukan. Terdapat dua akun yang harus Anda catat dalam buku ini yakni catatan pemasukan kas dan catatan pemasukan piutang. Membuat buku pemasukan ini sangatlah penting, sebab nantinya akan digunakan untuk mengukur penghasilan usaha kecil Anda dalam kurun waktu tertentu, bisa bulanan, triwulan, maupun tahunan. Buatlah Buku Kas Utama Setelah kedua buku di atas siap, barulah kemudian Anda bisa membuat buku catatan yang berfungsi untuk menggabungkan kedua catatan di atas. Nama buku ini adalah Buku Kas Umum. Pentingnya, membuat buku ini adalah untuk mengukur dan membandingkan jumlah pemasukan usaha kecil Anda dengan jumlah pengeluaran Anda. Dari buku inilah kemudian Anda bisa mengetahui apakah usaha Anda merugi atau untung. Buatlah Buku Stok Barang/Persediaan Dalam proses membuat pembukuan keuangan hal urgen yang tidak boleh terlewatkan oleh Anda adalah membuat catatan persediaan barang. Anda harus secara detail mencatat barang/persediaan apa saja yang keluar setiap harinya. Anda juga harus mencatat barang apa saja yang Anda beli dalam waktu tertentu. Buku ini berfungsi untuk melakukan pengawasan terhadap segala jenis barang yang ada pada usaha Anda. Buatlah Buku Inventaris Available Online: http://jurnal. id/index. php/andhara Page 17 ANDHARA Volume 1. Issue 1. Mei 2021 Page 11- 19 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Buku stok barang hanya bisa digunakan untuk mencatat barang yang habis pakai. Untuk barang yang sifatnya lama tidak bisa dicatat pada buku persediaan. Oleh karena itu, buku inventaris barang diperlukan. Buku inventaris ini juga berfungsi untuk mencatat barang tetap yang berasal dari hibah, belanja dan sumbangan yang sifatnya lama. Buatlah Laporan Laba Rugi Dalam proses pembukuan, tujuan utama Anda sebagai pelaku usaha kecil adalah untuk mengetahui apakah perusahaan Anda rugi atau untung. Nah, untuk mendapatkan data tersebut, caranya adalah dengan membuat buku laba-rugi. Dalam membuat buku laba rugi ini adalah beberapa siklus akuntansi yang harus Anda lewati terlebih dahulu. Untuk lebih detail nya. Anda bisa melihat artikel cara membuat laporan laba KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Adapun kesimpulan dari kegiatan ini adalah: Edukasi Akuntansi Sederhana yang kami selenggarakan ini telah dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada para warga Kelurahan Tanjung Duren Barat Jakarta Barat khususnya RW 05 mengenai pencatatan Akuntansi Sederhana yang baik. Kegiatan ini disikapi sangat positif oleh para peserta, terlihat dari antusiasme mereka dengan banyak bertanya mengenai keseharian pencatatan Akuntansi Sederhana yang baik nyata dalam usaha mereka dan para peserta meminta agar pemahaman dan pelatihan ini dilanjutkan dan diselenggarakan disemester yang akan datang dengan mengarah pada proses pembukuannya secara rinci secara prinsip akuntansi. Saran